0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
333 tayangan41 halaman

Dampak Vulkanisme dalam Kehidupan

Diunggah oleh

yuli yulianingsih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
333 tayangan41 halaman

Dampak Vulkanisme dalam Kehidupan

Diunggah oleh

yuli yulianingsih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

VULKANISME DAN DAMPAKNYA BAGI KEHIDUPAN

A. Identitas Modul Ajar


Penyusun : Yuli Yulianingsih Satuan Pendidikan : SMA Bhakti Putra
Tahun Pelajaran : 2023 / 2024 Kelas/Fase : X/E
Semester : Genap AlokasiWaktu : 1 pertemuan (3 JP x 45menit)
Mata Pelajaran : Geografi

B. Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran
Di Akhir kelas 10 atau fase E, peserta didik mampu memahami konsep dasar ilmu geografi,
peta / penginderaan jauh / SIG, penelitian geografi, dan fenomena geosfer, mampu mencari
/ mengolah informasi tentang keberagaman wilayah secara fisik dan sosial, mampu
menganalisa wilayah berdasarkan ilmu pengetahuan dasar geografi, karakter fisik, dan social
wilayah (lokasi, keunikan, distribusi, persamaan dan perbedaan, dan lain-lain). Peserta didik
mampu menguraikan permasalahan yang timbul dalam fenomena geosfer yang terjadi dan
memberikan ide solusi terbaik untuk menghadapinya. Peserta didik mampu
mengkomunikasikan / mempublikasikan hasil penelitian dalam berbagai media.
Kunci Kunci
Vulkanisme, Erupsi,

C. Elemen CP, Tujuan Pembelajaran, dan Alur Tujuan Pembelajaran


Elemen Capaian Pembelajaran
1. Pemahaman Konsep:

Pada akhir kelas 10 atau fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi, memahami, berpikir
kritis, dan menganalisa secara keruangan tentang konsep dasar ilmu geografi, peta,
penelitian geografi dan lingkungan geosfer, memaparkan ide ,dan mempublikasikannya
dikelas tau media lain.

2. Keterampilan Proses:

Pada akhir fase, peserta didik terampil dalam membaca dan menuliskan tentang konsep
dasar ilmu geografi, peta, penelitian geografi dan fenomena geosfer. Peserta didik mampu
menyampaikan, mengomunikasikan ide antar mereka, dan mampu bekerja secara kelompok
ataupun mandiri dengan alat bantu hasil produksi sendiri berupa peta atau alat pembelajaran
lainnya.

Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran


Mengidentifikas Jenis-jenis Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis tipe gunung
Tipe Gunung Api Api

Menganalisis Dampak Peserta didik mampu Menganalisis Dampak Vulkanisme bagi


Vulkanisme bagi kehidupan kehidupan
Mengkomunikasikan dampak Peserta didik mampu mengkomunikasikan dampak
vulkanisme bagi kehidupan vulkanisme bagi kehidupan
D. Profil Pelajar Pancasila
Profil Pelajar Pancasila
1 Beriman, bertakwa Mengenali dan menanamkan keimanan bahwa Tuhan mengatur
kepada Tuhan segala sesutunya atas kehendak tuhan
YME, dan
berakhlak mulia
2 Berkebhinekaan Menerima pendapat dari teman sebaya, melakukan tolerasi di dalam
global kelas
3 Bernalar Kritis Mengidentifikasi, menganalisis dan mengolah informasi dan gagasan
mengenai dampak vulkanisme bagi kehidupan
4 Kreatif Membuat Laporan dan presentasi mengenai dampak vulkanisme bagi
kehidupan
5 Gotong Royong Menumbuhkan kerjasama serta diskusi kelompok terfokus pada
dampak vulkanisme bagi kehidupan
6 Mandiri Mengenali dampak vulkanisme gunung api di Indonesia

E. Materi Pembelajaran
1. Jenis-jenis Gunung Api
2. Dampak Vulaknisme bagi Kehidupan

F. Model, Metode, dan Media Pembelajaran


Pendekatan : Siantific
Model Pembelajaran : Problem Based Learning
Metode Pembelajaran : Diskusi dan Presentasi
G. Media Pembelajaran
Video Terkait Letusan Gunung terbesar di Indonesia:
[Link]

H. Assesment
1. Assessment Formatif
▪ Assesment for learning, berupa penilaian proses belajar yang mencangkup :
➢ Penilaian Individu (keaktifan)
➢ Penilaian kelompok (performa) melalui presentasi, diskusi dan pengerjaan LKPD
▪ Assesment as learning berupa penilaian dari peserta didik termasuk refleksi diri
2. Assessment Sumatif
▪ Assessment of learning berupa tes melalui google form
I. Sumber :
Buku Teks
Samadi. 2019. Geografi untuk SMA Kelas X : Quadra, Tika, Pabundu dkk. Jelajah Dunia
Geografi SMA/MA Kelas X

Website
[Link]

Youtube
[Link]
Berita
1. Artikel tentang erupsi gunung semeru tahun 2021
[Link]
di-penghujung-tahun-2021

2. Artikel tentang erupsi gunung Merapi tahun 2010


[Link]
merapi-2010-?page=all

3. Artikel tentang erupsi gunung Krakatau tahun 1883


[Link]
krakatau-gelapkan-dunia-selama-2-hari

4. Artikel tentang erupsi gunung Tambora 1815


[Link]
dahsyat-dan-bikin-dunia-gelap-pada-april-1815

J. Langkah Pembelajaran

KOMPONEN PEMBELAJARAN
Tahap Alokasi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan 10 • Guru Mengucapkan salam pembuka
• Peserta didik berdoa sebelum belajar (Beriman, bertakwa kepada
Tuhan YME, dan berakhlak mulia)
• Guru mengecek kehadiran siswa
• Guru mengajukan pertanyaan tentang materi sebelumnya dan
mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari pada pertemuan
yang berlangsung yaitu jenis-jenis gunung api dan dampaknya bagi
kehidupan
• Guru memberikan penjelasan mengenai tujuan pembelajarana,
kompetensi dasar yang akan dicapai serta manfaat mempelajari jenis-
jenis gunung api dan dampak vulkanisme bagi kehidupan
Kegiatan Inti 15 ▪ ORIENTASI PESERTA DIDIK PADA MASALAH DAN MATERI
▪ Guru memberikan pertanyaan pemantik dan beberapa peserta didik
memberikan pendapatnya (Critical Thinking, Communication, Bernalar
Kritis, Mandiri)

1) 1. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki gunung api terbanyak di
dunia, apakah kalian tahu jenis-jenis gunung api di Indonesia?
2) 2. Apa saja dampak dari letusan gunung api?

▪ Peserta didik menyaksikan tayangan video pada tautan berikut ini!


[Link]

[Link]

• Guru memberikan pertanyaan, apa yang peserta didik fahami dari


video tersebut (Communication, Bernalar Kritis, Mandiri)
• Guru memeberikan penguatan berupa materi jenis gunung api dan
dampaknya bagi kehidupan

10 MENGORGANISASIKAN PESERTA DIDIK UNTUK BELAJAR


▪ Guru membagi peserta didik dalam 4 kelompok, masing-masing
kelompok beranggotakan 5-6 orang(Collaboration, Communication,
Bergotong Royong)

▪ Guru membagikan LKPD yang memiliki permasalahan berbeda dan


menjelaskan teknik pengerjaannya (Collaboration, Communication,
Bergotong Royong)

45 MEMBIMBING PENYELIDIKAN INDIVIDU MAUPUN


KELOMPOK

• Guru mengarahkan peserta didik untuk mengumpulkan informasi,


mengolah, dan menganalisis data yang diperoleh
(Collaboration, Critical Thinking, Bernalar Kritis, Bergotong Royong)

• Guru membimbing siswa melakukan diskusi untuk memecahkan


masalah LKPD
(Collaboration, Critical Thinking, Bernalar Kritis, Bergotong Royong)


Guru membimbing dan mengarahkan siswa yang mengalami
kesulitan dalam pemecahan masalah
30 MENGEMBANGKAN DAN MENYAJIKAN HASIL
• Guru meminta semua kelompok untuk mengkomunikasikan hasil
diskusi (Communication, Critical Thinking, Bernalar Kritis)
15 MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI PROSES PEMECAHAN
MASALAH
• Guru bersama peserta didik menelaah hasil presentasi ynsg sudah di
lakukan
• Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
atau memberi tanggapan, baik menginformasi atau melengkapi
informasi (Communication, Mandiri)
• Guru mengevaluasi hasil presentasi kelompok

Penutup 10 • Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran


(Communication and Collaboration)
• Guru dan peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran
• Guru memberikan informasi terkait kegiatan pembelajaran untuk
pertemuan selanjutnya
• Peserta didik dan guru menutupkegiatan pembelajaran
BAHAN AJAR
JENIS-JENIS GUNUNG API
DAN DAMPAKNYA BAGI KEHIDUPAN
BAHAN AJAR
Materi : Proses Vulkanisme dan dampaknya bagi kehidupan
Sub materi : Jenis-jenis gunung api dan dampaknya bagi kehidupan
Kelas / Fase :X/E

Capaian Pembelajaran :
Pada akhir kelas 10 atau fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi, memahami, berpikir kritis, dan
menganalisa secara keruangan tentang konsep dasar ilmu geografi, peta, penelitian geografi dan lingkungan
geosfer, memaparkan ide ,dan mempublikasikannya dikelas tau media lain.

Tujuan Pembelajaran :
1) Siswa mampu Mengidentifikasi jeni-jenis gunung api
2) Siswa mampu menganalisis dampak vulkanisme bagi kehidupan
3) Siswa mampu mengkomunikasikan dampak vulkanisme bagi kehidupan

Petunjuk Pembelajaran
▪ Bacalah bahan ajar dibawah ini dengan teliti
▪ Tandai kata atau istilah yang tidak dipahami
▪ Diskusikanlah dengan teman atau tanyakan kepada guru, Jika ditemukan ahal yang kurang dipahami
atau tidak menegerti
Uraian Materi
hari ini kita akan membahas materi mengenai tipe-tipe jenis gunung api dan dampaknya bagi kehidupan

A. Jenis-jenis Gunung Api Berdasarkan Bentuknya


1. Gunung Api Maar
Gunung api ini terbentuk karena terjadinya erupsi eksplosif, sehingga meninggalkan kawah yang
cukup besar. Memiliki dapur magma yang dangkalContoh gunung api di Indonesia dengan bentuk
ini adalah Gunung Lamongan dan Gunung Dieng.

Gunung Api Maar Gunung Lamongan

2. Gunung Api Perisai


Sesuai namanya, gunung api perisai adalah gunung yang bentuknya relatif datar. Gunung ini hanya
terbentuk karena erupsi efusif. Karena magma yang keluar sangat cair, gunung ini memiliki lereng
yang sangat landai dan dasar yang relatif luas. Gunung api tipe ini tidak ditemukan di Indonesia ya
gais, melainkan di negara lain. Contohnya seperti Gunung Mauna Loa dan Gunung Kilauea di
Hawaii.
Gunung Api Perisai Gunung Mauna Loa

3. Gunung Api Kerucut


Gunung api kerucut atau biasa juga disebut strato merupakan bentuk gunung api yang paling umum
di Indonesia. Gunung ini terbentuk karena erupsi campuran antara eksplosif dan efusif. Tumpukan
magma yang bergantian dari letusan (eksplosif) dan lelehan (efusif) mengendap semakin tinggi
seiring perjalanan waktu. Inilah yang menyebabkan dinding kawah dari gunung jenis ini memiliki
batuan beku yang berlapis-lapis. Beberapa gunung api di Indonesia dengan bentuk ini antara lain
adalah Gunung Kerinci, Gunung, Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Pangrango.

Gunung Api Kerucut Gunung Merapi

B. Erupsi Gunung Api


Erupsi adalah proses keluarnya magma dari perut bumi. Dengan kata lain, erupsi itu terjadi ketika suatu
gunung api meletus. Erupsi atau letusan gunung api berdasarkan kekuatannya ada 2 macam yaitu yaitu
yang berupa ledakan (eksplosif) dan berupa lelehan (efusif). Erupsi eksplosif adalah erupsi dengan
tekanan yang sangat kuat, hingga menghasilkan letusan yang besar atau ledakan. hal tersebut dikarenakan
magma di bawah gunung memiliki kandungan gas yang sangat tinggi, sehingga memiliki tekanan yang
tinggi dan menghasilkan ledakan besar yang biasanya hanya satu kali. Sedangkan erupsi efusif adalah
erupsi dengan tekanan yang kecil, sehingga hanya berupa lelehan yang berangsur keluar. Hal ini terjadi
karena magma di dalamnya bersifat basa dan memiliki kandungan gas yang sedikit ya gais. Jadi biasanya
erupsi tipe ini tidak menghasilkan ledakan yang dahsyat.

C. TIPE GUNUNG API

Pembagian tipe gunung api di dasarkan pada kekentalan lava, viskositas dan kedalaman dapur
magma dibagi menjadi 7 yaitu :
Table yang menggambarkan secara umum ciri-ciri visual tipe gunung api yang ada di dunia.

Berdasarkan karakter yang dimiliki gunung api, ada 7 tipe gunung api di dunia yang meliputi:

1. Tipe Hawaian

Gambar. Gunung api tipe Hawaiian

Gunung api tipe Hawwaian memiliki ciri:

1) magma/lava yang sangat cair,


2) dapur magma sangat dangkal
3) tekanan gas (viskositas) rendah.
Contoh gunung api tipe Hawaaian seperti: gunung Maona Loa, Maona Kea dan Kilauea yang
semua berada di Kepulauan Hawai Amerika Serikat
2. Tipe Stromboli

Gambar. Gunung api tipe Stromboli

Gunung api tipe Stromboli memiliki ciri:


1) Lava/magma sangat encer
2) kedalaman dapur magma dangkal
3) tekanan gas (viskositas) sedang
Contoh gunung api yang memiliki tipe stromboli seperti gunug Visuvius (Itali, Eropa) dan gunung
Raung (Jawa Timur)

3. Tipe vulkano/vulcanian

Gambar. Gunung api tipe vulkanian


Ciri-ciri gunung api vulkano/vulkanian adalah:
1) Lava encer
2) Tekanan gas/viskositasnya sedang
3) Kedalaman dapur magma dangkal
4) Memiliki 2 tipe yaitu vulkano lemah dengan tekanan gasnya sedang dan dapur magma yang
tidak terlalu dalam.
Contoh gunung api ini adalah gunung Bromo dan gunung Semeru di Jawa Timur. Sedangkan tipe
vulkano kuat memiliki ciri tekanan gas tinggi dengan dapur magma lebih dalam. Contohnya
gunung Etna di Italy
4. Tipe Perret

Gambar. Gunung api tipe Perret


Gunung api tipe perret atau plinian dikenal sebagai tipe gunung api dengan letusan yang paling
berbahaya. Tipe gunung api memiliki ciri:
1) Lava encer
2) Tekanan gas/viskositasnya sangat tinggi
3) Kedalaman dapur magma sangat dalam
Gunung api yang memiliki ciri-ciri tersebut adalah gunung Krakatau (Indonesia) dan St. Helens
(Amerika Serikat)
5. Tipe Merapi

Gambar. Gunung api tipe Merapi


Gunung api tipe Merapi, memiliki keunikan dengan awan panas yang sering dikenal oleh
masyarakat sekitar dengan sebutan wedus gembel. Awan panas ini keluar saat erupsi dan meluncur
menuruni lereng sangat cepat mencapai lebih dari 200km/jam. Warna yang abu-abu bergumpal
terlihat dari kejauhan seperti kambing biri-biri (wedus gembel) yang berlarian menuruni lereng.
Tipe gunung api memiliki ciri:
1) Keadaan lava kurang encer
2) Tekanan gas atau viskositasnya rendah
3) Memiliki dapur magma yang sangat dangkal
Gunung Merapi di Jawa Tengah Indonesia merupakan contoh dari gunung api tipe ini.
6. Tipe Pelle

Gambar. Gunung api tipe Pelle


Gunung api tipe pelle memiliki ciri:
1) Magma atau lava kurang encer
2) Tekanan gas/viskositas sangat tinggi
3) Dapur magma dangkal
Contoh gunung api tipe ini adalah gunung Pelle di Amerika Tengah.
7. Tipe St. Vincent

Gambar. Gunung api tipe St. Vincent


St Vincent merupakan tipe gunung api dengan ciri-ciri:
o 1) Lava atau magma kurang encer
o 2) Tekanan gas / viskositas sedang
o 3) Dapur magma dangkal
Gunung St Vincent di Kepulauan Antiles di laut Karibia Amerika dan gunung Kelud
di Jawa Timur merupakan contoh dari tipe gunung api ini.
D. Material Erupsi Gunung Api
1. Material Cair
Magma yang terkandung di dalam dapur magma akan keluar ke permukaan bumi dalam keadaan
cair bila saat keluarnya magma tersebut tidak ada hambatan atau tidak tersumbat. Material cair
tersebut antara lain:
a) Lava, adalah magma yang meleleh keluar dari gunung api.
b) Lahar panas, merupakan campuran magma dan air yang kemudian mengalir seperti lumpur panas.
c) Lahar dingin, merupakan campuran material padat (Efflata) dan air hujan yang kemudian menjadi
lumpur yang mengalir menuruni lereng gunung.
2. Material Padat
Material padat yang dikeluarkan oleh gunung api saat meletus atau terjadinya erosi antara lain bom
(metrial padat berupa bongkahan batu-batu yang besar) material seperti ini sering di manfaat sebagai
bahan bangunan sebgai pondasinya, lapilli (kerikil kecil), tuff (abu vulkanik)
3. Material Gas
a) Fumarol, berbentuk uap air (H2O).
b) Solfatar, berbentuk gas belerang (H2S).
c) Mofet, berbentuk gas asam arang (CO2). Mofet merupakan gas beracun. Massa jenis yang lebih
berat daripada massa oksigen membuat mofet bisa beredar tak jauh dari permukaan bumi
akibatnya memiliki peluang yang besar akan terhirup oleh makhluk hidup.

E. Dampak Positif dan Negatif Gunung Berapi

Keberadaan gunung berapi di suatu daerah, selain menimbulkan dampak negatif berupa bencana,
seperti letusan, gas beracun dan tanah longsor yang selalu mengancam penduduk sekitarnya, ternyata
dapat pula membawa dampak positif berupa manfaat yang sangat besar bagi kehidupan, antara lain
sebagai berikut:

1. Dampak Positif

Gunung api membentuk suatu kerucut raksasa yang mempengaruhi keadaan cuaca dan iklim
sekitarnya, sehingga membuat tanah akan menjadi sangat subur karena batuan dan mineral yang
membentuk komposisi tanah yang sangat dibutuhkan oleh tumbuh-tumbuhan. Selain itu, air adalah
sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup yang ada di permukaan bumi. Bila air meresap dan
mengalir kedalam tanah bersentuhan dengan sumber panas dari magma, akan terbentuklah suatu
sumber mata air panas, sedangkan pada bagian tanah yang lebih rendah sebagai mata air biasa.

Dengan banyak mata air di sekitar gunung api dan lebatnya hutan dan tumbuh-tumbuhan lainnya,
akan membentuk suatu lingkungan yang sejuk dan bermanfaat bagi penduduk yang hidup di
sekitarnya membentuk perkebunan dan pesawahan, akan menambah indahnya pemandangan dan
bertambah segarnya udara di sekitarnya.

Keberadaan suatu gunung api itu akan menghasilkan hutan alam, sehingga menghasilkan hasil hutan
yang melimpah, serta dengan segala isinya berupa makhluk hidup sebagai sumber daya flora dan
fauna, serta bahan galian yang membentuk gunung api tersebut.

Adapun dampak positif gunung berapi dapat dirinci sebagai berikut:

• Sebagai sumber energi, sebab sumber panas dari gunung berapi dapat dijadikan Pembangkit
Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) seperti yang terdapat di Gunung Kamojang di Jawa
Barat dan Gunung Dieng di Jawa Tengah.
• Sebagai sumber mineral dan bahan galian, seperti intan, timah, tembaga, belerang, dan batu
apung.
• Sebagai objek wisata dan olahraga, misalnya hiking, climbing, layang gantung, dan bersepeda
gunung.
• Sebagai daerah pertanian yang subur, hal ini disebabkan material yang dikeluarkan oleh
gunung berapi banyak mengandung unsur dan mineral yang dapat membuat tanah di
sekitarnya menjadi subur dan mengalami peremajaan.
• Sebagai daerah hujan orografis, yaitu hujan yang terjadi karena adanya penghalang berupa
gunung atau pegunungan, sehingga daerah gunung berapi merupakan tempat yang berfungsi
hidrologis bagi daerah sekitarnya.
• Sebagai sumber plasma nutfah, karena variasi ketinggian secara vertikal dari gunung berapi
dapat mengakibatkan plasma nutfah yang hidup menjadi sangat bervariasi pula.
2. Dampak Negatif
a) Mengakibatkan Gangguan Pernafasan
Mengutip dari laman resmi Kemenkes, letusan gunung api dapat mengakibatkan gangguan
pernafasan. Debu vulkanik yang terbawa oleh udara dapat menyebabkan masalah pernapasan
dan mengiritasi mata. Ketika partikel tersebut mengandung unsur-unsur logam tertentu,
dampaknya bisa lebih serius.

Partikel abu vulkanik yang dilepaskan saat gunung meletus mengandung sejumlah bahan
berbahaya, termasuk Sulfur Dioksida (SO2), gas Hidrogen Sulfida (H2S), Nitrogen Dioksida
(NO2), dan juga partikel debu dalam bentuk partikel terlarut secara keseluruhan (Total
Suspended Particulate atau Particulate Matter).

Salah satu unsur logam yang perlu dijaga adalah silika, yang berbentuk butiran kecil dan
memiliki tepi yang tajam. Jika terhirup, silika dapat menyebabkan batuk dan mengiritasi
saluran pernapasan. Selain debu, letusan gunung berapi mengandung gas yang bisa
membahayakan kesehatan masyarakat.

b) Ancaman Kehidupan
Letusan gunung dapat mengancam kehidupan manusia dan hewan di sekitarnya. Aliran lava,
awan panas, dan material piroklastik yang dilepaskan dapat merusak wilayah sekitarnya dan
membahayakan penduduk serta hewan.

c) Kerusakan Lingkungan
Letusan gunung dapat merusak lingkungan sekitar dalam jangka pendek maupun jangka
panjang. Tanaman, hutan, dan ekosistem lainnya bisa terkena dampak negatif dari material
vulkanik, abu vulkanik, dan gas beracun.

d) Gangguan Transportasi
Letusan gunung berapi sering menghasilkan debu dan abu vulkanik yang dilepaskan ke
atmosfer dapat mengganggu lalu lintas udara dengan mengganggu mesin pesawat dan
mengurangi jarak pandang, terutama jika letusan tersebut terjadi di jalur penerbangan yang
sibuk. Ini bisa menyebabkan pembatalan penerbangan dan ketidaknyamanan bagi perjalanan.

e) Kehilangan Sumber Daya


Letusan gunung juga bisa mengakibatkan kehilangan sumber daya alam seperti hutan, tanah
pertanian, dan air bersih. Bencana alam semacam ini dapat mengganggu mata pencaharian
penduduk lokal dan merusak ekonomi daerah.
f) Mempengaruhi Iklim Global
Letusan gunung dengan jumlah material yang cukup besar dapat mempengaruhi iklim global
dengan melepaskan partikel dan gas ke atmosfer. Gas beracun seperti sulfur dioksida bisa
mencapai stratosfer dan berdampak pada iklim dan kesehatan manusia.
Rangkuman
1. Klasifikasi jenis gunung api berdasarkan bentuknya dibagi menjadi 3 , yaitu :
• Gunung Api Maar
• Gunung Api Perisai
• Gunung Api Kerucut
2. Tipe letusan gunung api berdasarkan kuat lemahnya letusan dibagi menjadi :
1) Letusan tipe hawai
2) Letusan tipe stromboli
3) Letusan tipe perret
4) Letusan tipe Merapi
5) Letusan tipe pellen
6) Letusan tipe St. Vincent
3. Dampak positif Letusan gunung Api
• Sebagai sumber energi
• Sebagai sumber mineral
• Sebagai objek wisata
• Sebagai daerah yang subur

4. Dampak Negatif
• Mengakibatkan Gangguan Pernafasan
• Ancaman Kehidupan
• Kerusakan Lingkungan
• Gangguan Transportasi
• Mempengaruhi Iklim Global
LEMBAR KERJA
PESERTA DIDIK

Materi :

1. Jenis-jenis gunung Api


Kelas : 2. Dampak Vulkanisme bagi kehidupan
Kelompok :
Tujuan Pemebelajaran :
Anggota :

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi


Jenis-jenis gunung Api
2. Peserta didik mampu menganalisis dampak
vulkanisme bagi kehidupan
3. Peserta didik mampu mengkomunikasikan
dampak vulkanisme bagi kehidupan

Petunjuk Kerja :

1. Cermatilah artikel tentang salah peristiwa gunung api di Indonseia dengan memindai
barcode dibawah ini!
2. Diskusikan soal-soal Lembar Kerja Peserta didik
3. Carilah data-data terkait erupsi gunung api tersebut !
4. Tuliskan hasilnya dalam lembar kerja
5. Kerjakan sesuai dengan waktu yang telah disepakati
6. Presentasikan hasilnya di depan kelas

INFORMASI : Skor maksimal 100


LEMBAR KERJA
PESERTA DIDIK

Materi :

1. Jenis-jenis gunung Api


Kelas : 2. Dampak Vulkanisme bagi kehidupan
Kelompok :
Tujuan Pemebelajaran :
Anggota :

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi Jenis-


jenis gunung Api
2. Peserta didik mampu menganalisis dampak
vulkanisme bagi kehidupan
3. Peserta didik mampu mengkomunikasikan
dampak vulkanisme bagi kehidupan

Petunjuk Kerja :

1. Cermatilah artikel tentang salah peristiwa gunung api di Indonseia dengan memindai
barcode dibawah ini!
2. Diskusikan soal-soal Lembar Kerja Peserta didik
3. Carilah data-data terkait erupsi gunung api tersebut !
4. Tuliskan hasilnya dalam lembar kerja
5. Kerjakan sesuai dengan waktu yang telah disepakati
6. Presentasikan hasilnya di depan kelas

INFORMASI : Skor maksimal 100


LEMBAR KERJA
PESERTA DIDIK

Materi :

1. Jenis-jenis gunung Api


Kelas : 2. Dampak Vulkanisme bagi kehidupan
Kelompok :
Tujuan Pemebelajaran :
Anggota :

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi Jenis-


jenis gunung Api
2. Peserta didik mampu menganalisis dampak
vulkanisme bagi kehidupan
3. Peserta didik mampu mengkomunikasikan
dampak vulkanisme bagi kehidupan

Petunjuk Kerja :

1. Cermatilah artikel tentang salah peristiwa gunung api di Indonseia dengan memindai
barcode dibawah ini!
2. Diskusikan soal-soal Lembar Kerja Peserta didik
3. Carilah data-data terkait erupsi gunung api tersebut !
4. Tuliskan hasilnya dalam lembar kerja
5. Kerjakan sesuai dengan waktu yang telah disepakati
6. Presentasikan hasilnya di depan kelas

INFORMASI : Skor maksimal 100


LEMBAR KERJA
PESERTA DIDIK

Materi :

3. Jenis-jenis gunung Api


Kelas : 4. Dampak Vulkanisme bagi kehidupan
Kelompok :
Tujuan Pemebelajaran :
Anggota :

4. Peserta didik mampu mengidentifikasi


Jenis-jenis gunung Api
5. Peserta didik mampu menganalisis dampak
vulkanisme bagi kehidupan
6. Peserta didik mampu mengkomunikasikan
dampak vulkanisme bagi kehidupan

Petunjuk Kerja :

7. Cermatilah artikel tentang salah peristiwa gunung api di Indonseia dengan memindai
barcode dibawah ini!
8. Diskusikan soal-soal Lembar Kerja Peserta didik
9. Carilah data-data terkait erupsi gunung api tersebut !
10. Tuliskan hasilnya dalam lembar kerja
11. Kerjakan sesuai dengan waktu yang telah disepakati
12. Presentasikan hasilnya di depan kelas

INFORMASI : Skor maksimal 100


1. Petunjuk Pengisian Nomor 1
• Tuliskan Nama gunung api sesuai artikel!
• berilah tanda ceklis pada kolom yang tersedia berdasarkan ciri-ciri bentuk gunung api
• Kelompokkan berdasarkan ciri-ciri tersebut

No Ciri-ciri Nama Gunung Api :

…………………..

1 Letusan bersifat eksklusif


Lokasi :
Letusan bersifat efusif …………………………………

Letusan bersifat eksklusif dan efusip Jenis Gunung Api berdasarkan


bentuknya:
Mengeluarkan material berupa eflata
…………………………………

Mengeluarkan material berupa lava cair

Mengeluarkan material berlapis lapis

Magma bersifat encer

Magma bersifat kental

Berbentuk kerucut

Berbentuk landai

Membentuk kawah
2. Sebutkan ciri-ciri berdasarkan tipe letusan gunung api pada soal nomor 1

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………..……

3. Jelaskan dampak dari letusan gunung api diatas

No Dampak letusan Gunung Dampak yang di timbulkan


Api
1 Dampak Fisik

2 Dampak Sosial
4. Jelaskan Bagaimana cara mengatasi dampak sosial tersebut!

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………..……………………………………………………………………………………………………………………………………………

5. Bagaimana cara mengantisipasi terjadinya dampak sosial tersebut !

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………..……………………………………………………………………………………………………………………………………………
RUBRIK PENILAIAN LKPD

No Indikator Skor Nilai

1 Mengidentifikasi Ciri-ciri gunung Api berdasarkan 5-15

bentuknya

2 Menyebutkan ciri-ciri gunung api berdasasrkan 5-15

letusannya

3 Menganalisis dampak fisik dan sosial erupsi gunung api 20-30

4 Menganalisis solusi dampak erupsi gunung api 10-20

5 Menganalisis antisipasi dampak erupsi gunung api 10-20

Skor Minimal 50 Skor maksimal 100

LEMBAR PENILAIAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Hari / Tanggal :
Nama Kelompok :
Kelas :
Materi : Jenis-jenis Gunung Api dan dampaknya bagi kehidupan

LAMPIRAN PENILAIAN LKPD

No Nama Kelompok Skor Nilai

1
2
3
4
RUBRIK PENILAIAN PRESENTASI

No Kriteria Skor Nilai

1 Menjelaskan materi yang di presentasikan dengan jelas 10-20

2 Ketepatan materi yang di presentasikan 10-25

3 Penggunaan kalimat 10-20

4 Efektifitas waktu 10-15

5 Ketepatan Jawaban 10-20

Skor minimal 50, skor maksimal 100

LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI


Hari / Tanggal :
Nama Kelompok :
Kelas :
Materi : Jenis-jenis Gunung Api dan dampaknya bagi kehidupan
No Nama Kelompok Skor Nilai

1
2
3
4
PENIALAIAN FORMATIF

1. PENILAIAN SIKAP
a. Jenis : Non tes
b. Teknik Penilaian : Lembar Observasi

Rubrik Penilaian Sikap

No Dimensi Profil Pelajar Indikator


Pancasila
1 Bernalar Kritis • Dapat menyampaikan pendapatnya dalam diskusi dan
tanya jawab dengan bahasa sendiri
• Dapat menampilkan diri di depan kelas melalui
kegiatan presentasi kelompok
2 Bergotong Royong • Menerima dan melaksanakan tugas serta peran yang
diberikan kelompok dalam sebuah kegitan bersama
• Memahami informasi sederhana dari orang lain dan
menyampaikan informasi sederhana kepada orang lain
menggunakan kata-katanya sendiri.
3 Mandiri • Memiliki kepercayaan terhadap diri sendiri dalam
melaksanakan tugasnya sebagai individu maupun
anggota kelompok.
• Mempunyai rasa tanggung jawab terhadap tugas
individu maupun kelompok.
Instrumen Penilaian Sikap

Lembar Observasi

Nama : ……………………………………
Mata Pelajaran : ……………………………………
Materi : ……………………………………
Tanggal : ……………………………………

Berilah tanda centang (√) pada kolom yang sesuai aspek yang muncul pada diri peserta didik!

No Dimensi 3P BB MB BSH SB
1 Bernalar Kritis
Dapat menyampaikan pendapatnya dalam diskusi dan tanya
jawab dengan bahasa sendiri
Dapat menampilkan diri di depan kelas melalui kegiatan
presentasi kelompok
2 Bergotong Royong
Menerima dan melaksanakan tugas serta peran yang
diberikan kelompok dalam sebuah kegitan bersama
Memahami informasi sederhana dari orang lain dan
menyampaikan informasi sederhana kepada orang lain
menggunakan kata-katanya sendiri.
3 Mandiri
Memiliki kepercayaan terhadap diri sendiri dalam
melaksanakan tugasnya sebagai individu maupun anggota
kelompok.
Mempunyai rasa tanggung jawab terhadap tugas individu
maupun kelompok.

Keterangan:
BB = Belum Berkembang
MB = Mulai Berkembang
BSH = Berkembang Sesuai Harapan
SB = Sangat Berkembang
2. PENILAIAN KETERAMPILAN
a. Jenis : Non tes
b. Teknik : Unjuk Kerja

Rubrik Penilaian Keterampilan

Perlu
Sangat Baik
Indikator Capaian Pembelajaran Baik (3) Cukup (2) bimbingan
(4)
(1)
1.3 Menunjukkan Aspek
hasil diskusi (1) Keterampilan Mampu Mampu Kurang Perlu
kelompok. menampilkan menampilkan menampilkan bekerja sama bimbingan
(P3) diri di depan diri secara diri secara dengan dalam
kelas berkelompok berkelompok kelompok menampilkan
di depan kelas di depan kelas dalam diri di depan
dengan namun belum menampilkan kelas
percaya diri percaya diri diri di depan
kelas
(2) Ketepatan Mampu Mampu Kurang tepat Perlu
menjabarkan menjabarkan menjabarkan dalam bimbingan
hasil diskusi hasil diskusi hasil diskusi menjabarkan dalam
kelompok dengan baik namun hasil diskusi menjabarkan
dan menggunakan hasil diskusi.
menggunakan bahasa yang
bahasa yang kurang baik.
baik.
(3) Ketepatan Mampu Mampu Kurang Perlu
bersikap dan menunjukkan menunjukkan bersikap baik bimbingan
berprilaku sikap yang sikap yang saat dalam
baik dan baik namun presentasi. bersikap saat
intonasi yang intonasi presentasi.
jelas saat kurang jelas
presentasi. saat
presentasi.
Instrumen Penilaian Keterampilan
Petunjuk:
Isilah dengan angka 1 sampai dengan 4 sesuai dengan sikap yang ditunjukkan pada rubrikpenilaian!
Indikator
No Nama Peserta Didik Keterampilan Jumlah Nilai Kategori
Presentasi Skor
(1) (2) (3)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Pedoman Penskoran
Skor yang diperoleh
Penilaian : x 100
Skor maksimal
Skala Penilaian

Interval Nilai Predikat Kategori


90-100 A Sangat Baik
80-89 B Baik
70-79 C Cukup
70 D Perlu Bimbingan
3. PENILAIAN PENGETAHUAN
a. Jenis : Tes
b. Teknik : siswa mengerjakan melaui Google Form
Link :
Capaian Nomor Bentu Kunci
No Indikator k Soa Skor
Pembelajara Soal l Jawaban
n Soal
1 1.1 Peserta didik 1 PG 1. Amatilah gambar dibawah ini! C 10
mampu
mengidentifikasi
jenis-jenis gunung
api (C2)

Gambar diatas merupakan Letusan gunung


Krakatau pada tahun 1883. Letusan gunung
Krakatau merupakan letusan paling kuat dengan
fase gas setinggi 50 Km. karena letusannya
sangat hebat, menyebabkan puncak gunung
menjadi tenggelam dan merosotnya dinding
kawah, kemudian membentuk sebuah kaldera.
Dari peristiwa diatas letusan gunung api Krakatau
termasuk letusan gunung api tipe…..
a. Tipe Vulcano
b. Tipe Merapi
c. Tipe Perret
d. Tipe Pelle
e. Tipe Hawaii

2 PG 2. Erupsi ini hampir sama dengan tipe Hawaii, yaitu B 10


berupa lava pijar yang menyembur seperti air
mancur dari magma yang dangkal. Erupsi ini
tidak terlalu kuat, tetapi terjadi secara terus
menerus sehingga tidak bisa diperkirakan kapan
semburan itu berakhir. Erupsi tipe ini biasanya
terjadi pada gunung berapi yang berada di
Tengah atau tepi benua. Berdasarakan pernyataan
tersebut termasuk tipe letusan apa……..
a. Tipe Hawaii
b. Tipe Stromboli
c. Tipe Pelean
d. Tipe vulcanian
e. Tive perret

3 PG 3. Gunung api ini terbentuk karena materi letusan A 10


gunung api yang berupa campuran erupsi
eksplosif dan erupsi efusif yang menyebabkan
dinding kawah dari gunung jenis ini memiliki
batuan beku yang berlapis-lapis. Berdasarkan
pernyataan tersebut termasuk jenis gunung api
apa…..
a. Strato
b. Perisai
c. kaldera
d. Maar
e. Vulkano

4 PG 4. Gunung api yang memiliki dapur magma yang D 10


relative kecil dan dangkal, sehingga dengan
sekali terhenti [Link] api tersebut
termasuk jenis gunung api…….
a. Kaldera
b. Strato
c. Perisai
d. Maar
e. Vulkano

1.2 Peserta didik Perhatikan pernyataan di bawah ini!


mampu 5 PG 1) Abu vulkanis yang dikeluarkan gunung api E 10
menganalisis dapat menyuburkan tanah pertanian
dampak 2) Lava pijar yang menghanguskan areal yang
vulkanisme (C4) dilalui
3) Daerah gunung api dimanfaatkan untuk
pariwisata karena udaranya sejuk
4) Lahar dingin menerjang atau
menghancurkan areal yang dilalui
5) Magma yang dikeluarkan gunung api
banyak mengandung mineral logam

Dampak positif vulkanisme pada kehidupan


ditunjukkan dengan angka…..

a. 1), 2) dan 3)
b. 1) 2) dan 4)
c. 1), 3), dan 5)
d. 2), 4) dan 5)
e. 3), 4) dan 5)
6 Aktivitas gejala pasca vulkanisme berdampak D 10
positif bagi kehidupan. Salah satu bentuk dampak
positif tersebut dapat dikelola pada bidang
pariwisata, yaitu…..

a. Wisata petualangan di Kawasan Taman


nasional Gunung Bromo
b. Panorama sunset di Kawasan Taman
Nasional Rinjani
c. Wisata pendakian di Kawasan Taman
Nasional Gunung Papandayan
d. Wista pemandian air panas di Ciater dan
Baturraden
e. Wisata Landscap di Kawasan Gunung
Lokon Sulawesi Utara

7 Letusan gunung api dapat memberikan dampak A 10


positif. Akibat letusan gunung api yang
memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa
yaitu….
a. Munculnya sumber air mineral
b. Pasir vulkanik sebagai bahan bangunan
c. Gas belerang untuk pengobatan
d. Sumber air untuk pemandian
e. Debu vulkanik mengatur cuaca menjadi
sejuk

Cermati link artikel dibawah ini tentang erupsi

8 Isian Gunung Sinabung tahun 2014 30

[Link]

berdasarkan artikel tersebut sebutkan


Langkah-langkah antisipasi untuk
mengurangi dampak erupsi gunung api!
Total Skor =
100
a. Asesment Formatif (of learning)
1. Refleksi
Proses refleksi adalah proses dimana guru bersama-sama dengan peserta didik mengisi refleksi
diri mengenai hal-hal yang sudah dilalui berupa hal positif dan hal negatif proses pembelajaran;
atau dipahami dan belum dipahami dari materi; terkait tujuan pembelajaran yang telah
dikemukakan di awal pembelajaran.

a) Refleksi untuk peserta didik


No Pertanyaan Ya Tidak

1 Saya dapat mengklasifikasi jenis gunung api berdasarkan bentuknya

2 Saya dapat mengiklasifikasikan tipe letusan gunung api

3 Saya dapat menganalisis dampak letusan gunung api

4 Saya dapat menganalisis solusi dari dampak sosial letusan gunung api

5 Saya dapat melakukan Analisis Mengenai antispasi dampak soaial

letusan gunung api

b) Refleksi untuk Guru


No Pertanyaan Jawaban

1 Apakah pemilihan model pembelajaran pada pertemuan kali ini

meningkatkan motivasi peserta didik?

2 Apakah pemilihan media pembelajaran sudah mencerminkan tujuan

pembelajaran yang akan dicapai?

3 Apakah metode pembelajaran yang dierapkan pada pertemuan kali ini

meningkatkan motivasi peserta didik?

4 Apakah gaya penyampaian materi tidak membuat peserta didik jenuh

dan mampu ditangkap oleh pemahaman peserta didik?

5 Apakah pelaksanaan pembelajaran hari ini dapat meningkatkan

motivasi peserta didik?


c) Pengayaan dan Remidial
1) Pengayaan
Bagi peserta didik yang sudah memenuhi capaian belajar dapat melakukan kegiatan
pengayaan sebagai berikut:
▪ Aktivitas mengamati video dampak letusan gunung api
▪ Materi Vulkanisme dan dampaknya bagi kehidupan
▪ Asesment Pengayaan
No Indikator Rubrik Penilaian

mengamati video mengenai dampak letusan Penilaian menggunaan skala


1
gunung api likert 1-3 dengan penilaian

Membuat tulisan atau rangkuman mengenai 1 = Tidak sesuai


2
dampak letusan gunung api 2 = Kurang sesuai

Membuat tulisan analisis mengenai koneksi 3 = Sesuai

3 jenis-jenis gunung api dan dampak letusan

gunung api

2) Remidial
▪ Aktivitas
Bagi siswa yang belum memenuhi syarat tujuan dan capaian pembelaajaran maka akan
dilakukan remidial. Remidial akan dialakukan dengan aktivitas FGD (Forum Disussion
Group) Bersama guru untuk menguatkan pemahaman siswa terhadap materi dan membuka
forum untuk menampung pendapat siswa mengenai membuat tulisan analisis mengenai
Dampak letusan Gunung api.
▪ Asesmen Remidial
Siswa mengerjakan soal Remidial pada google form
LAMPIRAN SOAL

1. Amatilah gambar dibawah ini!

Gambar diatas merupakan Letusan gunung Krakatau pada tahun 1883. Letusan gunung
Krakatau merupakan letusan paling kuat dengan fase gas setinggi 50 Km. karena letusannya
sangat hebat, menyebabkan puncak gunung menjadi tenggelam dan merosotnya dinding kawah,
kemudian membentuk sebuah kaldera. Dari peristiwa diatas letusan gunung api Krakatau
termasuk letusan gunung api tipe…..
a. Tipe Vulcano
b. Tipe Merapi
c. Tipe Perret
d. Tipe Pelle
e. Tipe Hawaii
2. Erupsi ini hampir sama dengan tipe Hawaii, yaitu berupa lava pijar yang menyembur seperti
air mancur dari magma yang dangkal. Erupsi ini tidak terlalu kuat, tetapi terjadi secara terus
menerus sehingga tidak bisa diperkirakan kapan semburan itu berakhir. Erupsi tipe ini
biasanya terjadi pada gunung berapi yang berada di Tengah atau tepi benua. Berdasarakan
pernyataan tersebut termasuk tipe letusan apa……..
a. Tipe Hawaii
b. Tipe Stromboli
c. Tipe Pelean
d. Tipe vulcanian
e. Tipe perret
3. Gunung api ini terbentuk karena materi letusan gunung api yang berupa campuran erupsi
eksplosif dan erupsi efusif yang menyebabkan dinding kawah dari gunung jenis ini memiliki
batuan beku yang berlapis-lapis. Berdasarkan pernyataan tersebut termasuk jenis gunung api
apa…..
a. Strato
b. Perisai
c. Kaldera
d. Maar
e. Vulkano
4. Gunung api yang memiliki dapur magma yang relative kecil dan dangkal, sehingga dengan
sekali terhenti [Link] api tersebut termasuk jenis gunung api…….
a. Kaldera
b. Strato
c. Perisai
d. Maar
e. Vulkano
5. Perhatikan pernyataan di bawah ini!
1) Abu vulkanis yang dikeluarkan gunung api dapat menyuburkan tanah pertanian
2) Lava pijar yang menghanguskan areal yang dilalui
3) Daerah gunung api dimanfaatkan untuk pariwisata karena udaranya sejuk
4) Lahar dingin menerjang atau menghancurkan areal yang dilalui
5) Magma yang dikeluarkan gunung api banyak mengandung mineral logam

Dampak positif vulkanisme pada kehidupan ditunjukkan dengan angka…..

a. 1), 2) dan 3)
b. 1) 2) dan 4)
c. 1), 3), dan 5)
d. 2), 4) dan 5)
e. 3), 4) dan 5)
6. Aktivitas gejala pasca vulkanisme berdampak positif bagi kehidupan. Salah satu bentuk
dampak positif tersebut dapat dikelola pada bidang pariwisata, yaitu…..
a. Wisata petualangan di Kawasan Taman nasional Gunung Bromo
b. Panorama sunset di Kawasan Taman Nasional Rinjani
c. Wisata pendakian di Kawasan Taman Nasional Gunung Papandayan
d. Wista pemandian air panas di Ciater dan Baturraden
e. Wisata Landscap di Kawasan Gunung Lokon Sulawesi Utara
7. Letusan gunung api dapat memberikan dampak positif. Akibat letusan gunung api yang
memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa yaitu….
a. Munculnya sumber air mineral
b. Pasir vulkanik sebagai bahan bangunan
c. Gas belerang untuk pengobatan
d. Sumber air untuk pemandian
e. Debu vulkanik mengatur cuaca menjadi sejuk

8. Cermati link artikel dibawah ini tentang erupsi Gunung Sinabung tahun 2014

[Link]
berdasarkan artikel tersebut sebutkan Langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi
dampak erupsi gunung api!

Anda mungkin juga menyukai