Nama : Renita Ayu Agustin
NIM : 5551190136
Keas :
Riset Manajemen Pemasaran
Desain Penelitian
Pendahuluan
Desain penelitian sangat penting dalam melaksanakan suatu penelitian. Desain penelitian merupakan pedoman
(blue print) dalam melakukan proses penelitian, diantaranya dalam menentukan instrumen dari:
Pengambilan/pengumpulan data,
Pengukuran data
Penentuan sampel
Analisis data
Mengapa desain penelitian penting?
Tanpa desain yang benar seorang peneliti tidak akan dapat melakukan penelitian dengan baik
karena tidak memiliki pedoman penelitian yang jelas.
A. Definisi
Desain penelitian merupakan kerangka kerja/peta jalan (road map) untuk merinci dan
menganalisis hubungan-hubungan antar variable dalam suatu model penelitian
Merupakan cetak biru (blue print) yang memberikan garis besar dari setiap prosedur mulai dari
penentuan topik, perumusan masalah, hipotesis, sampai dengan analisis data dalam suatu
penelitian
B. Fungsi Desain Penelitian
Digunakan sebagai pedoman dalam melakukan proses penelitian
Berguna bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penelitian
C. KARAKTERISTIK DISAIN PENELITIAN
a. Berdasarkan metoda ilmiah
b. Dapat dilaksanakan dengam data dan metoda yang ada
c. Sesuai dengan tujuan penelitian → memecahkan masalah
d. Mempunyai orisinilitas dalam disain yang inventif sifatnya: adopsi + modifikasi
e. Disain yg seimbang
f. Sesuai dg biaya dan SDM
Tipe-Tipe Desain Penelitian
Metode adalah bagian dari metodologi (metode, teknik, prosedur, dan berbagai macam alat (tools),
dengan tahap-tahap terntentu dalam suatu penelitian)
disebut dengan metodologi.
Metode penelitian bisa juga disebut dengan desain penelitian.
Cara mengkatagorisasikan penelitian bisa dilakukan dengan melihat metode penelitian ataupun
dengan melihat riset desainnya atau ada juga yang membaginya berdasarkan dikotonomi penelitian
dasar dan penelitian aplikatif.
Metode penelitian dan metodologi penelitian, keduanya berbeda namun saling terkait satu sama
lainnya.
Metode penelitian merupakan suatu teknik atau prosedur untuk mengumpulkan dan menganalisa
data.
CONTOH METODE PENELITIAN
1. Variable penelitian. Misal X1 , X2
2. Model yang digunakan. Misal Y1, Y2
3. Rancangan penelitian
4. Teknik pengumpulan data
5. Analisa data
6. Cara penafsiran dan pengumpulan hasil penelitian
Tipe-Tipe Desain Penelitian, Cont......
1. Causal Comparative Research
2. EksperimentalResearch
3. Ethnographic Research
4. Historical Research
5. ActionResearch
6. SurveyResearch
7. CorrelationalResearch
8. CausalResearch
9. CaseStudyResearch
Dalam bidang riset ilmu manajemen desain penelitian yang paling banyak digunakan adalah desain asosiatif
(korelasional dan kausal)
1. CAUSAL – COMPARATIVE RESEARCH
❑ Causal – Comparative Research disebut juga dengan penelitian sebab akibat.
❑Penelitian kausal bisa dimasukkan dalam penelitian eksperimen dan bentuk lain misalnya dalam bentuk
komparatif riset.
❑ Indipendent variable pada penelitian komparatif tidak bisa dimanipulasi dan tidak bisa diberikan perlakuan
(treatment).
❑ Penelitian komperatif lebih terfokus pada dampak yang terjadi dengan mencari penyebab dari dampak
tersebut dan melihat perbedaan yang terjadi diantara dua grup atau lebih serta penjelasan terhadap
perbedaan diantara kedua kelompok/grup.
❑Misalnya kenapa perusahaan IT multinasional lebih inovatif daripada perusahaan IT lokal?
2. Eksperimental Research (RISET EKSPERIMENTAL)
❑ Untuk menggambarkan riset eksperimental bisa dilakukan pada dua kelompok dimana kelompok satu disebut
kontrol tanpa diberi perlakukan apapun sedangkan pada kelompok ke dua diberikan perlakuan
(treatment). Diasumsikan kedua kelompok ini sama.
Contoh:
▪ Penelitian eksperimental yang dilakukan pada dua petak sawah. Pada petakan sawah pertama tidak diberikan
pupuk dan pada petak sawah kedua diberikan pupuk.
▪Apakah ada pengaruh peningkatan hasil belajar mahasiswa yang menggunakan e-learning dengan yang tidak
menggunakan e-learning.
Eksperimen merupakan salah satu prosedur dimana terdapat satu atau lebih faktor yang bisa dimanipulasi
dengan syarat semua faktor tesebut konstan.
3. ETHNOGRAPHIC RESEARCH
❑ Penelitian etnographi adalah penelitian yang memfokuskan diri pada budaya dari sekelompok orang.
❑ Umumnya penelitian etnogarhi meneliti tentang budaya secara umum.
❑ Penelitian ethographic hampir sama dengan action riset. ❑ Penelitian ini lebih terfokus pada organisasi yang
mendefenisikan grup of people.
✓ Misalnya kajian tentang pembagian irigasi di Bali (SUBAK). Masyarakatnya berkumpul untuk pembagian air ke
sawah.
4. Historical Research
Penelitian yang berkaitan dengan fenomena masa lalu, baik berkaitan dengan antropologi, arkeologi, sosiologi,
seni, budaya, ideologi, politik, dll Contoh:
- Awal kehidupan manusia
- Benda bersejarah
- Bangunan bersejarah
- Kerajaan
- dll
5. ACTION RESEARCH
❑ Action research merupakan penelitian yang berfokus langsung pada tindakan sosial.
❑Empowering ada peneliti yang terjun langsung ke daerah penelitian karena tidak bisa disurvei.
❑ Penelitian tindakan (action research) adalah bisa penelitian kualitatif maupun kuantitatif.
❑ Penelitian tindakan ini merupakan metode yang didasarkan pada tindakan masyarakat yang seringkali
diselenggarakan pada suatu latar yang luas, seperti di rumah sakit, pabrik, sekolah, dan lain sebagainya.
6. SURVEY RESEARCH
❑ Penelitian survei termasuk ke dalam penelitian kuantitatif untuk meneliti perilaku suatu individu atau
kelompok.
❑ Pada umumnya penelitian survei menggunakan kuesioner sebagai alat pengambil data.
❑ Penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner
sebagai alat pengumpulan data yang pokok.
❑ Jumlah populasi yang cukup besar jika penelitinya menginginkan hasil yang mencerminkan kondisi nyata di
lapangan.
❑ Metode survei ini sangat popular dan banyak digunakan dalam penelitian sosial dan bisnis karena cepat dan
mudah untuk dilaksanakan.
Contoh: Survey Research
❑ Pengambilan sampel sensus statistik.
❑ Contoh penggunaan Quick Count pada saat pemilu.
❑ Pembentukan opini belum tentu samplingnya benar, hal tersebut tergantung pada sampling tekniknya
representatif atau tidak.
❑ Informasinya harus distandarisasi dengan mengajukan pertanyaannya yang bersifat tertutup dan terbuka.
❑ Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik campuran antara wawancara dan pengisian
kuesioner oleh responden.
7. Correlational Research
❑ Correlational Research adalah penelitian kuantitatif. ❑ Penelitian ini dialakukan untuk melihat hubungan
diantara dua variable.
❑ Korelasi tidak menjamin adanya kausaliti (hubungan sebab akibat), tetapi kausaliti menjamin adanya korelasi.
Contoh: Correlational Research
❑ Tingkat pertumbuhan bayi di jakarta dengan tingginya curah hujan di Bogor.
❑ Semakin tinggi curah hujan di Bogor maka semakin tinggi tingkat kelahiran bayi di Jakarta.
❑ Lihat korelasinya bermakna atau tidak.
❑ Kita harus kritis waktu melihat korelasi bermakna ( siginifikansinya) atau tidak, bila tidak maka korelasi
tersebut akan gugur.
8. Causal Research
❑ Causal Research adalah penelitian kuantitatif.
❑ Penelitian ini dialakukan untuk melihat pengaruh
antara dua variable atau lebih.
❑ Kausalitas menjamin adanya korelasional (hubungan sebab akibat/pengaruh antar variable/kausaliti
menjamin adanya korelasi.
❑ Correlational dan Causal Research merupakan bentuk dari Assosiatif Research
Contoh: Causal Research
❑ Tingkat pertumbuhan ekonomi dengan tingginya kemakmuran.
❑ Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi maka semakin tinggi kemakmuran masyarakat
❑ Lihat kausalitas/pengaruhny bermakna atau tidak.
❑ Kita harus kritis waktu melihat pengaruh bermakna atau tidak, bila tidak maka pengaruh tersebut akan gugur.
Desain Asosiatif
Suatu desain penelitian yang menunjukkan sifat hubungan antara dua variable atau lebih
Terdapat 3 bentuk sifat hubungan antar variable yaitu:
1. Hubungan Simetris
Suatu hubungan antar dua variable atau lebih yang bersifat setara/ yang kebetulan munculnya
secara bersamaan.
Contoh:
o Hubungan antara hadirnya kupu-kupu di rumah dengan datangnya tamu
o Hubungan antara kepak sayap kupu-kupu di Kebun Raya Bogor dengan turunnya harga
saham di Bursa Wall Street New York
o Hubungan antara kunjungan ke Gunung Kawi dengan prestasi bisnis
2. Hubungan Kausal /Hubungan Sebab Akibat
• Hubungan Resiprokal/Interaktif/Timbal Balik
• Desain Asosiatif
Hubungan Kausal
• Suatu hubungan antar dua variable atau lebih yang bersifat sebab akibat (ada variable independent/yang
mempengaruhi dan variable dependen/yang dipengaruhi)
• Contoh:
• Hubungan intensitas belajar dengan IPK
• Hubunganantarahargadenganpermintaan
• Hubunganantarahargadenganpenawaran
• Hubungan antara tingkat profitabilitas dengan harga saham
Hubungan Resiprokal
• Suatu hubungan antar dua variable atau lebih yang bersifatsaling mempengaruhi
(interaktif/timbal balik)
• Contoh:
• Hubungan antara pendapatan dengan kekayaan • Hubunganantarakekayaandengankemakmuran
9. CASE STUDIES RESEARCH
❑ Studi kasus merupakan penelitian yang memusatkan perhatian pada suatu kasus tertentu dengan
menggunakan individu atau kelompok sebagai bahan studinya.
❑ Penggunaan penelitian studi kasus ini biasanya difokuskan untuk menggali dan mengumpulkan data
yang lebih dalam terhadap obyek yang diteliti untuk dapat menjawab permasalahan yang
sedang terjadi.
❑ Studi kasus dikatakan bahwa penelitian bersifat deskriptif dan eksploratif.
Dalam Suatu Riset Ada 2 Kegiatan Pokok yang Perlu Didisain
• Disain perencanaan penelitian
• Bertujuan untuk melaksanakan penelitian sesuai logika, baik dalam pengujian hipotesis maupun dalam
membuat kesimpulan
• Disain pelaksanaan penelitian
• Menurut Suchman ada 4 macam yaitu:
• Desain sampel
• Harus representatif
• Desain instrument
• Perlu dievaluasi instrument yang dipakai agar instrument tersebut dapat membantu diperolehnya data yang
cocok dengan kebutuhan
• Desain analisis
• Spesifikasi model hubungan antar variable dan penggunaan alat analisis statistik
• Desain administrasi
• Organisasi dan personalia serta penggunaan alat/bahan dan keuangan
a. IDENTIFIKASI MASALAH
b. KERANGKA TEORI + REFERENSI
c. SPESIFIKASI TUJUAN & HIPOTESA
d. METODOLOGI PENELITIAN
e. TENAGA & BIAYA
f. DISAIN PERENCANAAN
g. MEMBUAT PROSES PENGAMATAN/PERCOBAAN
h. DIFINISI VARIABEL & PENGUKURAN
i. METODA SAMPEL
j. ALAT & TEKNIK PENGUMPULAN DATA
k. CODING & PROCESSING
l. ANALISIS DATA
m. PELAPORAN: Interpretasi Data, Kesimpulan & saran
B. DISAIN PELAKSANAAN PENELITIAN
A. DISAINPERENCANAAN
➢ Penyelidikan & evaluasi terhadap penelitian yang sudah dilakukan
➢ Pemahaman bagaimana hipotesa dirumuskan dan diuji dalam memecahkan masalah
➢Pemilihan metoda dan ketersediaan data ➢Biaya tersedia
➢Kemampuan peneliti.
B. DISAINPELAKSANAANPENELITIAN
1. DISAIN SAMPEL
1. Difinisi populasi
2. Sampel yg representatif: Probabilitas, Pertimbangan (purposive) 3. Jumlah sampel
4. Metoda eksperimen/percobaan: Akurasi yg ingin dicapai, validitas, error, homoginitas media percobaan.
2. DISAIN INSTRUMENT
1. Terstruktur: Check-list, Questionnaire
2. Kurang terstruktur: Interview
3. Alat harus dievaluasi terlebih dahulu → efisiensi pengambilan informasi/data.
3. DISAIN ANALISIS
1. Sudah dibuat sebelum data dikumpulkan 2. Konsisten dg hipotesa
3. Spesifikasi hubungan variabel→model 4. Penggunaan statistik sebagai alat analisa
4. DISAIN ADMINISTRASI
[Link] & personalia; Pembagian kerja; tanggung jawab [Link] & jadual
[Link] alat dan bahan
[Link] keuangan
DESAIN TUGAS AKHIR JURUSAN MANAJEMEN FEB
Sistematika Penulisan Skripsi
Pada Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 2021
TERDIRI DARI:
Bagian Awal Bagian Utama Bagian Akhir
Bagian Utama
• Yang dimaksud sebagai bagian utama di sini adalah bagian dari skripsi yang merupakan hasil karya ilmiah yang
ditulis oleh seorang mahasiswa yang terdiri dari beberapa bab.
• Skripsi terdiri dari 5 bab, yaitu : • Bab 1. Pendahuluan
• Bab 2. Tinjauan Pustaka (Kajian Pustaka dan Pengembangan Hipotesis) • Bab 3. Metode Penelitian
• Bab 4. Hasil dan Pembahasan
• Bab 5. Kesimpulan dan Implikasi Manajerial
Bagian Utama
• Bab 1. Pendahuluan
• Latar Belakang Masalah
• FenomenaGap/FenomenaBisnis • Research Gap
• Rumusan Masalah
• Pertanyaan Penelitian • Tujuan Penelitian
• Kegunaan Penelitian
• Bab 2. Tinjauan Pustaka (Kajian Pustaka dan Pengembangan Hipotesis) • Landasan Teori
• Pengembangan Hipotesis
Bagian Utama
• Bab 3. Metode Penelitian
• Jenis Penelitian
• Assosiatif → Kausal
• Definisis Operasional Variabel • Indikator Variabel
• Populasi, Sampel, dan Teknik Sampling
• Probability Sampling / Random Sampling
• Non Probability Sampling / Non Random Sampling
• Sumber Data
• Data Primer
• Data Skunder
• Metode Pengumpulan Data
• Observasi
• Wawancara • Kuesioner
• Dokumentasi
• Teknik Analisis
• Analisis Deskriptif
• Analisis Inferensial
Bagian Utama
• Bab 4. Hasil dan Pembahasan • Hasil Penelitian
• Statistik Deskriptif Variabel Penelitian
• Hasil Pengujian kualitas data dan atau pengujian Asumsi Klasik (bila ada)
• Hasil Pengujian Hipotesis
• Pembahasan (Hasil Pengujian Hipotesis)
• Bab 5. Kesimpulan dan Implikasi Manajerial • Kesimpulan
• Implikasi Manajerial
Bagian Akhir
• Bagian akhir terdiri atas :
• Daftar Pustaka
• Artikel jurnal ilmiah (yang hanya memiliki reputasi nasional dan atau internasional)
• Buku teks
• Dokumen publikasi lainnya yang relevan
• Lampiran yang berupa:
• SuratKeteranganPenelitian,
• Kuesioner Penelitian,
• DataPrimer/Sekunder
• Keluaran/outputpengolahandata.