100% menganggap dokumen ini bermanfaat (9 suara)
7K tayangan2 halaman

Khutbah Jumat Ustadz Adi Hidayat

Diunggah oleh

aspasahrul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (9 suara)
7K tayangan2 halaman

Khutbah Jumat Ustadz Adi Hidayat

Diunggah oleh

aspasahrul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Khotbah Jumat Ustadz Adi Hidayat

Assalamulaikum Warahmatullohi Wabarokatuh

Hadirin jamaah Jumat yang insya Allah tanpa kecuali seluruhnya dimuliakan dirahmati oleh
Allah subhanahu wa ta’ala mengawali Jumat ini.

Khatib mengajak pada kita semua untuk bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,
masih diberikan kita semua kesempatan untuk menunaikan ibadah Jumat berjamaah. Ini
adalah bagian yang mesti kita syukuri, karena perintah Jumat dalam Alquran dilekatkan
dengan kalimat Iman sekaligus menandakan ukuran tingkat keimanan seorang hamba.
Alquran surah ke-62 dengan namanya Al Jumuah, di ayat ke-9 :

‫َيا َأُّيَها اَّلِذ يَن آَم ُنوا ِإَذ ا ُنوِدَي ِللَّص اَل ِة ِم ْن َيْو ِم اْلُج ُمَعِة‬

Hei seluruh orang-orang yang beriman tanpa kecuali panggilannya menggunakan kata
Aladzina, disebutkan sebanyak 1080 kali dalam Alquran menunjuk kepada objek Tanpa batas
besarkah, kecilkah, tuakah, mudakah, sepanjang punya iman. Diawali dengan kalimat ayyuha
dan ha’ tanbih sebagai penguat dan pengingat disebutkan 150 kali dalam Alquran. Seakan
Allah ingin mengatakan, Hei semua orang yang beriman tanpa kecuali aku ingatkan kalian
semua ‫ ِإَذ ا ُنوِدَي ِللَّص اَل ِة‬jika sudah tiba ada panggilan untuk menunaikan salat Jumat maka respon
bergegas untuk Ingat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Rumus tafsir mengatakan jika ada
informasi dalam Alquran apakah berupa perintah atau larangan atau sekedar informasi saja
namun dibuka dengan kalimat iman, maka Informasi yang disampaikan sekaligus menjadi
ukuran tingkat keimanan seorang hamba. Salat perintahnya dibuka dengan kalimat Iman
kalimat Iman al-baqarah ayat ke-3, sebelum dilakukan salat dibuka dengan iman, maka salat
menunjukkan tingkat keimanan seorang hamba, semakin semangat salatnya semakin
menunjukkan imannya kuat semakin malas berkurang kuantitas salatnya semakin
menunjukkan imannya lemah. Jumat dibuka dengan kalimat Iman sekaligus memberikan
kesan tingkat keimanan seorang hamba.

Hadirin jamaah Jumat yang insya Allah tanpa kecuali seluruhnya dimuliakan dirahmati oleh
Allah subhanahu wa ta’ala, Alhamdulillah dari sekian Jumat yang pernah kita tunaikan
Sampai detik ini kita masih diakui beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Sampai detik
ini kita masih dipanggil oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena tidak setiap hamba yang
tinggal di muka bumi bisa mendapatkan panggilan Iman dari sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Namun hadirin, dari sekian Jumat yang pernah kita tunaikan yang mempertaruhkan keimanan
Kita di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, berapa Jumat kah yang telah berhasil kita lalui
dalam pandangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam catatan Khatib yang sederhana seorang
balir yang berusia 20 tahun setidaknya telah menunaikan 650 kali Jumat dalam hidupnya Jika
ia berusia 30 tahun setidaknya ia telah menunaikan 1.150 kali Jumat dalam hidupnya, Jika ia
berusia 40 tahun setidaknya ia telah menunaikan Jumat 1650 kali dalam hidupnya dari sekian
ratus ribu Jumat , berhasilkah Jumat yang telah kita tunaikan itu benarkah Jumat yang telah
kita tunaikan dalam pandangan Allah itu maka perhatikanlah satu kalimat singkat yang
menjadi ukuran keberhasilan Jumat kita dalam pandangan Alquran. ‫َفاْس َع ْو ا ِإَلٰى ِذ ْك ِر ِهَّللا‬

Jumat yang benar itu kata Allah bukan Jumat yang sekedar datang untuk formalitas, datang
untuk sekedar duduk, mendengarkan khutbah, kadang-kadang mengantuk bahkan ada yang
tertidur lantas pulang begitu saja bukan itu yang diinginkan kata Alquran bukan Jumat seperti
itu kata Allah yang didambakan. Sekian pekan kita menunaikan Jumat ratusan ribuan kali
tujuan utamanya zikrillah.
Hadirin kalimat dzikir dalam Alquran setidaknya ketika diungkapkan oleh Allah subhanahu
wa ta’ala secara umum memiliki dua makna utama: dzikir, pertama adalah keadaan yang
mampu mengingatkan kita kepada Allah yang dengan ingat itu terdorong kita untuk
meningkatkan ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena itu segala jenis ibadah
dalam Alquran dinamakan dengan zikir. Kita menunaikan salat salat disebut dengan zikir oleh
Alquran Surah ke-20 Thaha ayat yang ke-14 Allah berfirman

‫ِاَّنِنْٓي َاَنا ُهّٰللا ٓاَل ِاٰل َه ِآاَّل َاَن۠ا َفاْع ُبْد ِنْۙي َو َاِقِم الَّص ٰل وَة ِلِذ ْك ِر ْي‬

Artinya : “Sungguh Akulah Allah Tuhan yang paling haq tidak ada Tuhan yang layak
dipertuhankan disembah selain aku: kata Allah ‫ َفاْع ُبْد ِنْۙي‬maka sembah aku bagaimana caranya
ya Allah ‫ َو َاِقِم الَّص ٰل وَة‬tunaikan salat sebagai bagian dzikir kepadaku kata Allah jadi saat kita
menunaikan salat itu adalah zikir kita kepada Allah subhanahu wa taala kita datang. Akhir
kata, marilah kita sama sama meningkatkat rasa penghambaan kita pada Allah Subhanahu Wa
Ta’aala dengan cara selalu meningkatkan ibadah kita setiap harinya agar senantiasa ada
dalam Rahmat Allah Subhanahu Wataala.

Anda mungkin juga menyukai