0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan9 halaman

Prosedur Penyimpanan APAR yang Efektif

Diunggah oleh

Siti Munawaroh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan9 halaman

Prosedur Penyimpanan APAR yang Efektif

Diunggah oleh

Siti Munawaroh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROSEDUR PENYIMPANAN APAR

1. TUJUAN
Menjelaskan tentang tata cara penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
yang memadai untuk mendukung kegiatan program pemadaman kebakaran.

2. RUANGLINGKUP
Mencakup petunjuk tentang pembelian, ppenempatan, pemeriksaan, dan
pemeliharaan APAR dilingkungan PT. ARKANANTA APTA PRATISTA /
[Link] MULIA

3. DEFINISI;

APAR yaitu Alat Pemadam Api Ringan yang dapat digunakanoleh seseorang
untuk memadamkan api pada mula terjadi kebakaran.

4. REFERENSI :

Kebijakan dan peraturan mengenai K3 dan kondisi darurat di area PT’ARKA

dan di [Link]
PROSEDUR PENYIMPANAN APAR

5. PROSEDUR :

Berkoordinasi, mensosialisasikan, dan mengontrol serta menjamin seluruh tim

memahami dan mengimplementasikan prosedur ini.

5.1. Pembelian APAR

5.1.1. Hanya APAR jenis tertentu yang telah disetujui oleh Manajement dan
atas rekomendasi pihak Tim K3 serta sesuai dengan persyaratan yang
berlaku yang boleh digunakan.

5.1.2. Semua APAR yang dibeli hendaklah diberi label untuk menandakan jenis
media pemadam yang digunakan, batas kadaluwarsa, tanggal produksi
dan atau tanggal pengisian ulang serta cara-cara penggunaannya. Label
ini juga harus memuat instruksi penggunaannya, yang harus dapat
dibaca dengan jelas.

5.2. Penempatan dan Pemasangan

5.2.1.. APAR harus ditempatkan pada posisi yang mudah dilihat dengan jelas,
pada lokasi yang mudah dicapai oleh karyawan serta dilengkapi dengan
pemberiantanda / rambu APAR.
PROSEDUR PENYIMPANAN APAR

5.2.1. Bila diperlukan lebih dari satu APAR dalam satu ruangan, maka jarak
antara satu dengan lainnya tidak boleh lebih dari 15 m.

5.2.2.. Setiap APAR harus dipasang (ditempatkan) menggantung pada dinding


dengan konstruksi penguat, tetapi tidak boleh dikunci atau digembok
atau diikatmati.

5.2.3.. Pemasangan APAR harus sedemikian rupa sehingga bagian paling atas
berada pada ketinggian 1,2 m dari permukaan lantai, kecuali apabila
dinding tempat penempatannya tidak memungkinkan maka dapat
ditempatkan lebih rendah dengan syarat, jarak antara dasar APAR tidak
kurang 15 cm dari permukaan lantai.

5.2.4. Penempatan APAR tidak boleh tertutup dengan benda-benda lain


ataupun berlawanan arah dengan pintu evakuasi gedung

f. APAR ditempatkan sesuai dengan jenis potensi bahaya kebakaran yang ada

dan tingkat bahaya kebakaran pada suatu lokasi. APAR dengan media

pemadam dry chemical disyaratkan untuk dipasang pada hampir semua tempat

kerja gedung, sedangkan APAR dengan media gas (non halon / CO2) diletakkan

pada tempat-tempat tertentu yang mempunyai peralatan listrik dan atau

elektronik. APAR dengan media air dimana ia mengandung media yang

bersifat sebagai penghantar listrik, tidak boleh ditempatkan pada ruangan


bertegangan tinggi.

APAR is placed according to the type of potential fire hazard that exists and the

level of fire hazard at a location. APAR with dry chemical extinguishing media is

required to be installed in almost all building workplaces, while APAR with gas

media (non-halon / CO2) is placed in certain places that have electrical and or

electronic equipment. APAR with water media where it contains a medium that is

a conductor of electricity, should not be placed in the room high voltage.

g. Pada tempat-tempat kerja yang diidentifikasi memiliki potensi bahaya yang

berbeda-beda, maka akan ditempatkan APAR dengan media pemadam

multifungsi (APAR media pemadam ABC)

In workplaces identified as having different potential hazards, fire extinguishers

with multifunctional extinguishing media (APAR ABC extinguishing media) will be

placed.

3. Persyaratan penempatan APAR sesuai dengan jenis bahayanya/ Requirements for

placing APAR according to the type of hazard

a. APAR kelas A - Untuk bahaya kebakaran kelas A (bahan-bahan padat mudah

terbakar kecuali logam, seperti kayu, kertas, plastik), APAR ditempatkan pada

lokasi dengan jarak jangkauan pekerja tidak lebih dari 75 feet.

Class A fire extinguisher - For class A fire hazard (solid combustible materials

except metal, such as wood, paper, plastic), the fire extinguisher is placed on a

location with a worker's distance of not more than 75 feet.


b. APAR kelas B - Untuk bahaya kebakaran kelas B (gas atau cairan

mudah terbakar), APAR ditempatkan pada lokasi dengan jarak

jangkauan pekerja tidak lebih dari 50 feet.

Class B fire extinguisher - For class B fire hazard (gas or liquid flammable), fire

extinguishers are placed in locations with a distance of not more than 50 feet

from workers.

c. APAR kelasC - Untuk bahaya kebakaran kelas C (bahaya listrik dan

perlengkapannya), persyaratan untuk bahaya kebakaran kelas A atau B dapat

digunakan sesuai kemiripannya dengan kelas C.

Class C fire extinguishers - For class C fire hazard (electrical hazard and

equipment), the requirements for class A or B fire hazard can be used according

to their similarity to class C.

d. APAR kelas D - Untuk bahaya kebakaran kelas D (kebakaran logam),

APAR ditempatkan pada lokasi dengan jarak jangkauan pekerja tidak lebih dari

75 feet.

Class D fire extinguisher - For class D fire hazard (metal fire), the fire extinguisher

is placed in a location with a distance of not more than 75 feet from workers.

4. APAR yang tidka boleh digunakan / APAR that cannot be used

• APAR yang menggunakan bahan cair yang mudah menguap, carbon

tetrachloride atau chlorobromomethane, tidak dapat digunakan lagi.

Fire extinguishers that use volatile liquid materials, carbon tetrachloride or

chlorobromomethane, can no longer be used


• Semua jenis APAR yang mempunyai dampak terhadap kerusakan lingkungan

hidup.

All types of fire extinguishers that have an impact on environmental damage.

• APAR yang sudah berlubang-lubang atau cacat karena karat

APAR with holes or defects due to rust

5. Penggunaan dan Pelatihan APAR / Use and Training of APAR

• Cara penggunaan APAR : sebelum digunakan pastikan tekanan dalam keadaan

baik, tarik pen dan tekan valve serta arahkan nozzle pada bagian tepi api dan

kibas-kibaskan dengan rata.

How to use the fire extinguisher: before use make sure the pressure is in the right

condition well, pull the pen and press the valve and point the nozzle at the edge of

the fire and flick it evenly.

• Setiap karyawan/staff harus dilatih tentang cara penggunaan APAR dan potensi

bahaya yang ada pada saat melakukan pemadaman api dan pelatihan

dilaksanakan paling sedikit satu tahun sekali.

Every employee/staff must be trained on how to use fire extinguishers and the

potential hazards that exist during fire fighting and training carried out at least

once a year.

• Hanya karyawan yang telah terlatih dan diberi wewenang yang diizinkan

menggunakan APAR.

Only trained and authorized employees are allowed to use the fire extinguisher.
• Setiap karyawan harus dilatih untuk mampu mengenali penyebab terjadinya

kebakaran, cara pencegahan dan pengendaliannya, termasuk cara penggunaan

alat pemadam api ringan.

Every employee must be trained to be able to recognize the causes of fires, how to

prevent and control them, including how to use light fire extinguishers.

6. Pemeriksaaan, Pemeliharaan, dan Pengujian / Inspection, Maintenance and Testing

a. Pemeriksaan harus dilakukan untuk memastikan APAR tersedia dan dapat

digunakan setiap waktu.

Checks must be carried out to ensure that fire extinguishers are available and can

be used at all times.

b. Pemeriksaan APAR dilakukan minimal sebulan sekali, dan hasil pemeriksaan

dicatat dalam kartu kontrol APAR (lihat lampiran). Hal penting yang perlu

dilakukan saat pemeriksaan APAR rutin adalah :

• Periksa kondisi dan kebersihan tabung

• Periksa kondisi segel

• Periksa tekanan pada pressure gauge (untuk jenis tanpa pressure gauge

lakukan penimbangan dan jika berat berkurang dari 10 % dari gross

weight berarti ada kebocoran)

• Periksa kondisi selang apakah terpasang dengan kuat dan tidak ada

sumbatan ataupun kebocoran pada selang

APAR inspection is carried out at least once a month, and the results of the

recorded in the APAR control card (see attachment). Important things need
carried out during routine APAR inspections are:

• Check the condition and cleanliness of the tube

• Check seal condition

• Check the pressure on the pressure gauge (for the type without a pressure

gauge, do the weighing and if the weight is less than 10% of the gross

weight, it means there is a leak)

• Check the condition of the hose whether it is firmly attached and there

are no blockages or leaks in the hose

c. Pemeliharaan tahunan dilakukan sesuai dengan rekomendasi pihak pembuat.

Annual maintenance is carried out in accordance with the manufacturer's

recommendations.

d. Catatan pemeliharaan disimpan paling tidak selama setahun atau sisa

waktu pemakaiannya setelah pengujian terakhir. Catatan pemeliharaan harus

tersedia bagi personil pabrik dan pihak lainnya sesuai kebutuhannya.

Maintenance records are kept for at least a year or the remaining useful life after

the last test. Maintenance records must available to plant personnel and others as

needed.

e. Bilamana ada APAR yang rusak maka pihak Departemen mengajukan

permintaan penggantian APAR dan selama proses pengadaan maka harus

disediakan cadangan untuk menggantikan APAR yang sedang rusak tersebut.

If any APAR is damaged, the Department shall submit a request for APAR
replacement and during the procurement process it must a backup is provided to

replace the damaged fire extinguisher

f. Karyawan yang ditunjuk bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan rutin

bulanan terhadap kondisi APAR

Designated employees are responsible for carrying out routine checks monthly on

the condition of APAR

Anda mungkin juga menyukai