0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan72 halaman

Rencana Kerja Tahunan RA 2023

rkt

Diunggah oleh

RA ALKAMIL
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan72 halaman

Rencana Kerja Tahunan RA 2023

rkt

Diunggah oleh

RA ALKAMIL
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KEGIATAN TAHUNAN

(R K T)
RA………………………
TAHUN PELAJARAN 2023

RA …………………………….
Alamat............................................Kab. Tangerang Prov Banten

1444 H/2023
PENGESAHAN

Rencana Kerja Tahunan (RKT)


Raudhatul Athfal (RA) AL - KAMIL
Tahun Pelajaran 2023
Telah Diperiksa Dan Diuji oleh Tim Penilai Dan Penguji
Kementrian Agama Kabupaten Tangerang
Pada Tanggal ..................................... Dan Dinyatakan

LAYAK DAN SAH

Untuk Digunakan Sebagai Acuan dalam pedoman dan acuan dalam


Penyelenggaraan program dan kegiatan Pendidikan Pada Madrasah
tersebut.

Tangerang, Juli 2023


Mengetahui

Ketua Yayasan Kepala Madrasah

LIA ROSLIANA, AM.d NENENG HOLISOH, [Link]

Menyetujui dan Mengesahkan

a.n. Kepala Kantor Kementrian Agama Pengawas Pembina,


Kabupaten Tangerang
Kepala Bidang
Madrasah

H. Abdullah Hasyim, [Link]. Oyon Sahroni, MA


NIP. 1981112 200501 1 004 NIP. 196902122005011007

iii
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena atas
hikmah dan hidayah-Nya penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT)
Raudhatul Athfal ...........................................dapat diselesaikan.
Penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Raudhatul Athfal )
........................................... ini merupakan bagian dari serangkaian
kegiatan penyelenggaraan pengelolaan madrasah untuk dapat
dijadikan sebagai pedoman dan acuan standar dalam implementasi
kegiatan dan operasionalisasi program pendidikan dan pembelajaran.
Rencana Kerja Tahunan (RKT) Raudhatul Athfal )
........................................... ini disusun visi, misi, tujuan dan manfaat
penyusunan RKT. Rencana Kerja Tahunan (RKT) Raudhatul Athfal )
dalam penyusunannya telah memperhatikan analisa kondisi internal
madrasah dan potensi yang dimiliki madrasah untuk dikembangkan
sesuai dengan kebijakan strategis kementrian Agama kabupaten
Tangerang.
DemikianRencana Kerja Tahunan (RKT) Raudhatul Athfal
...........................................Tahun 2023 disusun sebagai pedoman dan
arah dalam melaksanakan pengelolaan dan penyelenggaraan
pendidikan di RA ......................................................................................
yang selanjutnya digunakan sebagai dasar, pedoman dan petunjuk
bagi madrasah dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, dan
pengendalian program madrasah secara sinergis dan
berkesinambungan setiap tahunnya sesuai dengan SNP.
Kepada semua pihak khususnya para penyusun yang telah
berperan serta aktif sehingga dapat terwujudnya Rencana Kerja
Tahunan (RKT) ini kami haturkan terimakasih. Dan kami tim penyusun
menyadari masih banyak kesalahan dan kelemahan dalam berbagai
komponen-komponennya. Untuk itu saran dan input konstruktif sangat
kami nantikan, agar penyusunan RKT di masa mendatang akan lebih
mendekati kesempurnaan.
Tangerang, …… Januari 2023
Tim Penyusun,

iv
DAFTAR ISI
RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT)
RA ..........................................................................

HALAMAN PENGESAHAN...................................................................iii
KATA PENGANTAR.............................................................................iv
DAFTAR ISI..........................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................1
A. Latar Belakang..........................................................................1
B. Landasan Hukum....................................................................12
C. Tujuan...................................................................................... 17
D. Manfaat..............................................................................................18
BAB II VISI, misiRA/MADRASAH
A. Indentitas …....................................................................,,,,,,, 19
B. Misi....................................................................................,,,,,,20
C. Misi...........................................................................................21
D. Tujuan Madrasah....................................................................22
BAB III PROFIL RA /MADRASAH BERDASAR SNP........................23
A. Standar Kompetensi Lulusan/STTPA......................................23
B. Standar Isi........................................................................................33
C. Standar Proses...............................................................................39
D. Standar penilaian............................................................................41
E. Standar PTK....................................................................................42
F. Standar Sarpras.............................................................................44
G. Stanadar Pengelolaan...................................................................45
H. Standar Pembiayaan......................................................................47
BAB IV RENCANA KERJA RA/MADRASAH..................................47
A. Program kerja RA/Madrasah...........................................................47
B. Jadwal Rencana Kerja Madrasah............................................,55
BAB V RENCANA PENDANAAN MADRASAH..............................58
A. Rencana Biaya Pengembangan.............................................58

v
B. Rencana Biaya Rutin..........................................................60
C. Sumber Pendanaan............................................................60
D. Rencana kegiatan dan Anggaran Madrasah.......................61
BAB V PENUTUP.........................................................................67
A. Kesimpulan....................................................................................67
B. Saran....................................................................................67

vi
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pembangunan nasional di bidang pendidikan merupakan bagian dari


upaya strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan
meningkatkan kualitas manusia indonesia. Hal ini bagian dari upaya dalam
rangka mewujudkan masyarakat damai, demokratis, berkeadilan, berdaya
saing, maju dan sejahtera, yang didukung oleh manusia indonesia yang
sehat, mandiri, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cinta tanah air,
berkesadaran hukum, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan
berdisiplin dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk
mewujudkan visi pendidikan nasional tersebut perlu peningkatan dan
penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan nasional, yang sesuai
dengan kebutuhan, tuntutan dan perkembangan masyarakat, serta
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kesenian.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan


Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan menyatakan, bahwa penyelenggaraan
madrasah harus berorientasi pada pemenuhan delapan Standar
Pendidikan Nasional (SNP). Delapan SNP merupakan acuan mutu
minimalpendidikan di Indonesia. Hal demikiantentunya berkaitan juga
dengan kondisi pendidikan di madrasah yang dimiliki sendiri secara umum.
Menurut Jejen Musfah, bahwa untuk menciptakan pendidikan yang
berkualitas diperlukan sinergi positif antara manjemen 8 standar
pendidikan, (yaitu standar isi, pendidik dan kependidikan, peserta didik,
proses pengelolaan, sarana prasarana, pembiayaan dan standar evaluasi),
kepemimpinan dan pemangku kepentingan, yang ketiga aspek tersebut
tidak bisa dipisahkan. (Musfah, 2018, hal. 3). Hingga saat ini dapat
dikatakan bahwa masalah mutu pendidikan yang masih rendah, menurut

1
Wardana salah satu faktor rendahnya mutu tersebut adalah faktor
kesemerawutan sistem administrasidan manajemen pendidikan. (Wardana,
2007, hal. 4). Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan
tidak terlepas dari manajemen pengelolaan madrasah yang baik
mencakup problematika yang komplek, yaitu berkaitan dengan
perencanaan, pendanaan, maupun efisiensi dan efektifitas
penyelenggaraan madrasah peningkatan kualitas pendidikan menuntut
sejalan dengan tantangan kehidupan global, pendidikan merupakan hal
yang sangat penting karena pendidikan salah satu penentu mutu Sumber
Daya Manusia.

Manajamen yang baik tergantung pada kepemimpinandalam


pengelolaan madrasah tersebut. Senada yang diungkapkan Sukmadinata,
bahwa masalah kualitas pendidikan diantaranya terkait dengan mutu
manajerial para pemimpin pendidikan, peningkatan mutu pendidikan
menuntut kepemimpinanprofesional dalam bidang pendidikan
(Sukmadinata, 2010, hal. 8). Hal ini seiring dengan diberikannya wewenang
yang lebih besar kepada madrasah untuk mengelola rumah tangganya
sendiri. Madrasah menjadi lembaga otonom yang penyelenggaraannya
tetap berada pada koridor Sistem Pendidikan Nasional (sisdiknas). Dalam
konteks ini kepala madrasah/RA harus bersinergi optimal dengan
pengawas madrasah/RA.

Dalam pemenuhan SNP di suatu madrasah memerlukan sumber


daya yang memadai. Salah satu sumber daya terpenting adalah sumber
daya manusia, dalam hal ini adalah guru, karyawan dan kepala madrasah.
Guru harus memiliki kompetensi yang memadai, minimal seperti yang
tertuang dalam Permendiknas. No. 16 tahun 2007 tentang Standar
Kompetensi Guru. Sedangkan kepala madrasah harus memiliki kompetensi
minimal seperti yang tertuang dalam Permendiknas Nomor 13 tahun 2007
tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Kepala Madrasah dan Guru.
demikian pula unsur SDM lainnya harus memiliki kualifikasi dan kompetensi

2
sesuai dengan regulasi yang ada. Untuk itu diperlukan berbagai upaya
peningkatan kemampuan guru, kepala madrasah dan karyawan melalui
kegiatan pengawasan yakni kegiatan pembinaan, pemantauan SNP,
penilaian kinerja, dan pembimbingan serta pelatihan

Dalam konteks ini peran dan fungsi pengawas madrasah/RA dengan


tupoksinya sangat dinanti kehadirannya di tengah-tengah lingkungan
madrasah dan guru binaanya, dengan harapan dapat membantu guru-guru
dan kepala madrasah dalam melaksanakan tugas - tugas pokonya,
terutama di dalam memberikan pembimbingan dan pelatihan baik dalam
hal melaksanakan proses pengelolaan perangkat pembelaran, dalam
proses pengelolaan manajemen madrasah, penyusunan EDM,
RKAM/RKM, eRKAM, RKT dan penyusunan perangkat pembelajaran dan
lain-lainnya. Sehingga pengawas pun lebih mempersiapkan dan membekali
diri dengan skill dan kemampuannya agar keberadaannya sangat
dinantikan dan rindukan oleh guru-guru dan kepala madrasah di masing-
masing madrasah binaanya.

Selain itu, kondisi pandangan covid-19 yang melanda negeri ini,


membuat pembelajaran normal tidak dapat dilaksanakan. Hal ini menuntut
guru untuk lebih berkreasi dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau
belajar dari rumah (BDR). Terkait hal tersebut, maka pembinaan dan
kegiatan kepengawasan juga banyak dilakukan dengan tatap muka
terbatas dan dalam jaringan (daring).

Lembaga yang memilikiperan signifikan dalam mendidik anak usia


dini salah satunya adalah lembaga Pendidikan PAUD dan TK/RA. Kedua
lembaga ini merupakan lembaga pendidikan dasar yang diperuntukkan
untuk anak yang berumur antara 0-6 tahun. Kedua jenjang pendidikan ini
memilikiperan sangat penting dalam mengembangkan kemampuan atau
potensi yang dimiliki oleh anak usia dini. Potensi atau kemampuan yang
harus dikembangkan ada empat yaitu kemampuan kognitif, fisik motorik
kasar dan halus, sosial dan emosional, serta bahasa. Ada juga yang

3
mengatakan bahwa ada enam kemampuan yang harus dikembangkan
yaitu kemampuan kognitif, nilai agama dan moral, fisik motorik kasar dan
halus, sosial emosional, seni, dan kemampuan berkomunikasi dan
berbahasa. Apabila potensi-potensi tersebut dapat dikembangkan maka
tujuan pendidikan di lembaga Pendidikan PAUD dan TK/RA akan tercapai.

Sampai saat ini, terdapat banyak lembaga pendidikan yang belum


mampu mencapai tujuan pendidikan tersebut karena berbagai masalah
atau problematika yang terjadi. Sebagaimana hasil penelitian dan studi
yang telah dilakukan sampai saat ini, berbagai problematika tersebut terjadi
pada berbagai aspek yang ada di dalam lembaga pendidikan PAUD dan
TK/RA. Masalah-masalah tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.

Pertama, problematika institusi. Salah satu masalah Institusi


lembaga PAUD adalah lembaga PAUD dan TK/RA masih belum diakui
secara de jure oleh pemerintah seperti lembaga sekolah lainnya karena
lembaga PAUD dan TK/RA tidak termasuk sebagai sekolah dasar atau
disebut dengan lembaga pendidikan Non Formal sebagaimana dalam UU
No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaga yang
dianggap sekolah dasar adalah tingkat SD saja

Kedua, problematika manajemen atau manajerial. Sumber


permasalahan manajemen atau manajerial di lembaga PAUD dan TK/RA di
Indonesia adalah pada jumlah atau kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM)
pengelola struktural lembaga PAUD dan TK/RA. Jumlah SDM-nya sangat
2023nim, sehingga banyak guru yang merangkap banyak jabatan, seperti
selain sebagai guru kelas, dia juga sebagai kepala sekolah, waka
kurikulum, pegawai administrasi dan sebagainya.

Ketiga, problematika kualitas kompetensi guru. Sampai saat ini


banyak guru PAUD dan TK/RA di Indonesia masih belum S-1 atau hanya
lulusan SMA sederajat, sehingga masalah ini juga akan mempengaruhi
terhadap kompetensi guru terutama kompetensi paedagogik dan

4
profesional guru PAUD dan TK/RA di Indonesia. Di jenjang perguruan
tinggi S-1 Prodi PAUD, PIAUD atau TK, calon guru atau mahasiswa akan
dididik atau diajari tentang bagaimana guru dapat menguasai semua
kompetensi pendidik terutama kompetensi paedagogik dan profesional baik
secara teoritis maupun praktis. Ketika mahasiswa tersebut lulus dari prodi
PAUD, PIAUD atau TK, maka mereka akan menjadi guru yang menguasai
kompetensi paedagogik, sosial, kepribadian dan profesional.

Keempat, problematika kurikulum. Di antara masalah kurikulum yang


terjadi adalah mayoritas lembaga PAUD dan TK/RA masih belum mampu
menerapkan kurikulum 2013 pada kegiatan pembelajarannya. Para guru
masih ada yang kebingungan untuk menerapkannya, ada yang kurang
kreatif dan ada yang kurang termotivasi untuk menggunakan kurikukulum
2013 dengan efektif di sekolah.

Kelima, problematika pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran di


lembaga PAUD dan TK/RA masih banyak yang cenderung berorientasi
pada teacher oriented dan menoton, sehingga anak didiknya cepat bosan
atau kurang semangat mengikuti pembelajaran karena gurunya kurang
kreatif dalam mengelola pembelajaran dan menghidupkan suasana
pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan kontekstual. Selain itu,
banyak kegiatan pembelajaran yang hanya terfokus pada pengembangan
kognitif saja dan kurang menyentuh pada aspek nilai agama dan moral,
fisik motorik kasar dan halus, sosial emosional, seni, dan kemampuan
berkomunikasi dan berbahasa.

Keenam, problematika pemanfaatan dan penerapan media


pembelajaran. Media pembelajaran memilikiperan yang sangat penting
untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, tetapi banyak
lembaga PAUD dan TK/RA yang belum memanfaatkan berbagai macam
media pembelajaran untuk digunaka dalam pembelajaran. Pengadaan
media pembelajaran yang kurang, kreatifitas guru yang kurang dalam
membuat dan mempraktekkan media pembalajaran, dan jumlah media

5
pembelajaran yang sedikit dan atau istilahnya ”hanya-hanya itu saja
medianya” adalah salah satu masalah dalam pemanfaatan dan penerapan
media pembelajaran.

Ketujuh, problematika penerapan metode atau strategi


pembelajaran. Di dalam teori pembelajaran, terdapat berbagai banyak
macam metode atau strategi pembelajaran yang dapat digunakan dalam
pembelajaran di lembaga PAUD dan TK/RA, tapi kenyataanya banyak guru
yang masih menggunakan metode atau strategi yang sama setiap
melaksanakan kegiatan pembelajaran. Banyak hasil penelitian yang
menunjukkan bahwa apabila guru menggunakan metode atau strategi
pembelajaran yang tidak variatif dan kolaboratif dalam pembelajaran, maka
motivasi dah hasil belajar siswa akan mengalami penurunan, karena siswa
akan merasa bosan dengan pola strategi yang sama dan selalu digunakan
oleh guru.

Kedelapan, problematika penerapan evaluasi pembelajaran. Realita


yang banyak terjadi dalam evaluasi pembelajaran di lembaga PAUD dan
TK/RA adalah pelaksanaan evaluasi pembelajaran hanya banyak
difokuskan pada aspek kemampuan kognitif dan bahkan ada beberapa
lembaga PAUD dan TK/RA hanya mengevaluasi siswanya pada aspek
kognitif saja. Sebenarnya evaluasi pembelajaran yang harus dilakukan oleh
guru tidah hanya mengarah pada aspek kemampuan kognitif saja, tetapi
juga pada aspek nilai agama dan moral, fisik motorik kasar dan halus,
sosial emosional, seni dan dan kemampuan berkomunikasi dan berbahasa.

Kesembilan, problematika biaya pendidikan dan anggaran


pendidikan. Biaya pendidikan mayoritas lembaga PAUD dan TK/RA di
Indonesia sangat minim, sehingga masalah ini berdampak terhadap
anggaran pendidikan yang minim untuk mengembangkan kualitas
kelembagaan atau institusi, manajerial, SDM, sarana dan sarana
pendidikan dan pembelajaran. Bantuan dari pemerintah baik depdiknas
maupun kementerian agama sudah ada, tetapi hal itu tidak cukup untuk

6
menutupi kekurangan yang sangat dibutuhkan oleh lembaga PAUD dan
TK/RA.

Kesepuluh, problematika sarana dan prasarana pendidikan. Sarana


pendidikan yang lengkap akan mendukung upaya untuk meningkatkan
kualitas institusi terutama dalam kegiatan pembelajaran para siswa, tetapi
banyak lembaga PAUD dan TK/RA di Indonesia yang masih minim sarana
dan prasarananya. Akibatnya, pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran
di lembaga tersebut kurang optimal.

Kesebelas, problematika kerjasama antara sekolah, orang tua dan


masyarakat. Tujuan pendidikan lembaga PAUD dan TK/RA akan tercapai
apabila sekolah, orang tua dan masyarakat saling bekerjasama untuk
mewujudkan tujuan tersebut, tetapi kenyatannya banyak orang tua dan
masyarakat yang masih berpandangan bahwa proses pendidikan dan
pembelajaran itu hanya ada di lembaga sekolah. Ini adalah pandangan
yang kurang benar karena proses pendidikan tidak hanya di sekolah saja,
tetapi proses pendidikan juga harus dilakukan oleh orang tua dan
masyarakat. Ketiga elemen tersebut harus bekerjasama agar tujuan
pendidikan di lembaga PAUD dan TK/RA dapat dicapai. Keduabelas,
problematika kekerasan pada anak usia dini di dalam dan di luar sekolah.
Kekerasan anak usia dini di dalam sekolah banyak terjadi seperti
contohnya: 1) berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan
Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) jumlah kekerasan di Sumatera Barat
terjadi peningkatan yang signifikan, pada tahun 2018 terdapat 39 kasus
dan tahun 2019 keadaan Juni terdapat sebanyak 43 kasus; 2) Seorang
bocah bernisial ST (4) diduga menjadi korban kekerasan oleh gurunya
sendiri di sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), yang terletak di
bilangan Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Sidomulyo, Samarinda Ilir; 3)
kisah penganiayaan murid TK terhadap adik kelasnya yang masih duduk di
bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Wates,
Kabupaten Kediri; dan sebagainya. Sedangkan kekerasan anak di luar

7
sekolah juga banyak terjadi di lingkungan keluarga dan masyarakat seperti
kekerasan fisik dan psikis, pelecehan seksual, penculikan dan
pembunuhan.

Berbagai persoalan di atas mengindikasikan bahwa pelaksanaan


pendidikan dan pembelajaran di dalam dan luar lembaga Pendidikan PAUD
dan TK/RA masih banyak persoalan yang terjadi dan harus ada solusi
untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Solusi utama yang harus
dilakukan adalah peran dan kerjasama dari berbagai elemen (pemerintah,
sekolah, orang tua, dan masyarakat) untuk mengembangkan lembaga
Pendidikan PAUD dan TK/RA harus ditingkatkan dalam mewujudkan tujuan
pendidikan dan pembelajaran. Jika berbagai elemen tersebut bersatu dan
memilikivisi dan misiyang sama, maka pelaksanaan pendidikan dan
pembelajaran di lembaga Pendidikan PAUD dan TK/RA terlaksana secara
efektif dan efisien.

UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas menempatkan


Pendidikan Usia Dini (PAUD) bukan pada jenjang tersendiri, tapi melalui
jalur formal dan nonformal yang menimbulkan dikotomi antara keduanya.
Dalam merespons masalah ini, Kepala Badan Standar, Kurikulum dan
Asesmen Pendidikan (BSKAP) Anindito Aditomo mengatakan, pemerintah
berencana menjadikan PAUD sebagai lembaga pendidikan formal dalam
jenjang tersendiri. "PAUD formal maupun nonformal yang ada ke
depannya akan diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal dan diikat
dengan standar input, proses dan capaian.

PAUD yang didalamnya ada RA/TK menjadi lembaga pendidikan


formal yang masuk dalam jenjang tersendiri. Hal itu, menurut Nino sangat
penting sehingga intervensi pemerintah dapat ditingkatkan. Apalagi, saat ini
banyak PAUD yang sudah terakreditasi tetapi belum mendapatkan
pengakuan sebagai pendidikan formal. "PAUD tidak lagi diselenggarakan
melalui jalur pendidikan nonformal. Alternatif dari PAUD jalur pendidikan
formal adalah pembelajaran informal oleh orang tua," imbuh Nino. Selain

8
itu, dalam UU Sisdiknas saat ini, pendidik PAUD nonformal juga belum
diakui secara yuridis formal sebagai guru. Lantas ke depan, guru PAUD
yang memenuhi syarat dapat diakui sebagai guru dan memperoleh hak-
haknya. Dalam UU Sisdiknas pembagian layanan PAUD juga belum diatur.
Sehingga dalam penyelenggaraannya masih bercampur antar anak dengan
berbagai kategori usia. Sementara di RUU yang baru, semuanya akan
dibagi atau diatur berdasarkan kelompok usia. "Layanan PAUD dibedakan
menjadi layanan pengasuhan anak, taman anak dan prasekolah sesuai
dengan kebutuhan

Secara umum, Kabupaten Tangerang mempunyai keragaman dalam


bidang pendidikan , terlebih pendidikan keagamaan. Sungguhpun program
pemerintahan Kabupaten Tangerang berorientasi kepada masyarakat yang
religius, pendidikan keagamaan masih lebih dilihat sebagai pemilik
masyarakat, dikembangkan dan diolah oleh masyarakat. Pandangan
tersebut kerap muncul seiring dengan kesan bahwa pendidikan keagamaan
tidak diotonimikan ke pemerintah daerah. Bersyukur, kondisi seperti ini
tidak menyurutkan pegiat pendidikan madrasah untuk terus berjuang
melanjutkan tradisi pendidikan untuk semua.

Problematika lainya kondisi RA sekabupaten Tangerang


berdasarkan EMIS berjumlah lebih kurang 270 lembaga yang dikelola oleh
masyarakat. Dari sejumlah RA tentunya telah memenuhi standar
pelayanan Minimal ( SPM ) terlebih berusaha untuk memenuhi standar
nasional pendidikan ( SNP ), sehingga dapat bersaing dengan TK dalam
berbagai bidang. Tetapi dil ain pihak banyak lembaga RA yang belum
memenuhi kelayakan dalam menca[pai SNP. Dengan jumlah yang begitu
banyak, tentunya menjadi tantangan bagi Kementrian Agama khususnya
Kabupaten Tangerang sebagai naungan dan pusat binaan seluruh RA.
Pada masalah lain, pengawas RA yang terbatas, menjadi kendala dalam
menaikkan kualitas RA. Dengan kata lain, kondisi RA sebagian besar

9
masih belum memenuhi harapan. Dari sisi delapan SNP, mungkin
beberapa bagian harus terus didorong dan diberi dukungan penuh.

Salah satu, manajemen yang harus tepat adalah manajemen


keuangan yang menyangkut perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan
pelaporan. Perencanaan dituangkan dalam bentuk Program Kerja
Madrasah yang di dalamnya memuat Rencana Kerja Jangka Menengah
(RKJM), Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah, dan Rencana Kerja
tahunan.
Rencana Kerja (RKT) ini disusun untuk berdasar pada hasil
Evaluasi Diri Madrasah dan dibandingkan dengan pencapaian Standar
Pelayanan minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) hasil
perbandingan ini dilakukan dengan Analisis Kesenjangan sehingga
memunculkan program prioritas. Sedangakan program prioritas dirancang
untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan di tahun pertama. Program-
program yang mencakup pengembangan kompetensi lulusan,
pengembangan kurikulum, pengembangan pembelajaran, pengembangan
penilaian, pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan,
pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan budaya
dan lingkungan, pengembangan karakter dan budi pekerti yang masing-
masing
Dengan demikian Sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan pada RA
........................................... harus dirumuskan dalam dokumen
perencanaan dalam tahunan.. Rencana Kerja Tahunan (RKT)
........................................... Tahun 2023 merupakan perencanaan dan
pengembangan madrasah/RA jangka pendek yang disusun selama satu
tahun sebagai dokumen yang diacu dalam melaksanakan program dan
kegiatan madrasah serta mewujudkan visi dan misi madrasah. Dalam
perkembangan dewasa ini, madrasah mempunyai Visi : menciptakan
lulusan yang memiliki budi pekerti luhur menuju prestasi berlandaskan iman
dan taqwa dengan berakar pada budya bangsa,

10
Perencanaan Jangka pendek/tahunan berfungsi sebagai pedoman
perencanaan jangka pendek/tahunan sekaligus indikator pengukuran
kinerja selama satu tahun bagi madrasah, sehingga penting bagi madrasah
untuk menyusun RKT 2023 agar pencapaian terhadap visi dan misi
madrasah menjadi terarah, jelas, fokus dan sesuai dengan harapan. Di
samping itu tujuan Penyusunan RKT merupakan suatu hal yang sangat
penting, karena RKT dapat digunakan sebagai Pedoman kerja (kerangka
acuan) dalam mengembangkan madrasah; Dasar untuk melakukan
monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan madrasah/madrasah;
serta bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya
pendidikan yang diperlukan untuk pengembangan madrasah.
Secara konseptual ciri-ciri Rencana Kerja Tahunan Madrasah
(RKT) yang baik diantaranya adalah :
1. Terintegrasi, yakni mencakup perencanaan keseluruhan
program yang akan dilaksanakan madrasah; multi-tahun, yaitu mencakup
periode empat tahun; dimutakhirkan, artinya setiap tahun terus
diperbaharui sesuai dengan perkembangan terakhir; multi-sumber, yaitu
mengindikasikan jumlah dan sumber dana masing-masing program.
2. Disusun secara partisipatif oleh kepala madrasah, komite
madrasah dan dewan pendidik dengan melibatkan pemangku kepentingan
lainnya; Dan pelaksanaannya dimonitor oleh komite madrasah/madrasah
dan pemangku kepentingan yang lainnya.
Dengan demikian tentunya RA.............................................dalam
penyelenggaraannya mengacu pada program tahunan dan program kerja
kepala madrasah yang telah disusun dan ditetapkan oleh kepala madrasah
dan seluruh stake holder madrasah. Program adalah upaya untuk
mencapai sasaran. Program ini disusun dan diharapkan sebagai pedoman
dan arahan kepala madrasah dan semua stake holder tersebut dalam
relisasi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di RA
........................................... yang efektif terprogram dan terarah sesuai
dengan sasaran yang akan dicapai.

11
Pada esensinya seluruh kegiatan pendidikan mengacu pada
terwujudnya ekspektasi dan idealisme visi, 2023si, tujuan, sasaran dan
target RA............................................ Insya Allah dalam kurun waktu 10
tahun ke depan ekspektasi dan idealisme yang mulia tersebut dapat
diwujudkan dengan baik tentunya dengan dukungan berbagai pihak dan
stake holder madrasah. kami menyadari tantangan madrasah semakin ke
depan semakin berat, maka bertekad sesuai dengan arahan dan
himbauan kasi pendidikan madrasah, tanggal 13 januari 2015, misi dan
slogan : Madrasah lebih Baik dan Lebih Baik Madrasah; Madraasah
Hebat Bermartabat, Madrasah Mandiri berprestasi. Lebih Baik Tidak
Jadi Guru dari pada Jadi Guru Tidak Baik; dan Berhentilah Mengajar
Kalau tidak mau Belajar”, dapat terwujud dengan baik, berkesinambung
dan kontinyus.
Karena begitu pentingnya RKT bagi madrasah/RA ini baik
dalam tahapan tujuan maupun sasaran, maka penyusunan RKT ini begitu
mendesak dan krusial. Sekali lagi bahwa adanya RKT diharapkan dan
hendaknya dapat dijadikan pedoman, arahan dan fasilitas dalam
mewujudkan penyelenggaraan pendidikan di RA yang ideal, dan mengacu
pada Standar Nasional Pendidikan (SNP), dan mendekati Standar
Pelayanan minimal (SPM); berdasarkan asumsi visi, misi dan tujuan
madrasah yang telah ditetapkan dan disepakati oleh stake holder
RA..............................

B. Landasan Hukum
.Landasan Hukum Rencana Kerja Tahunan (RKT) RA
........................................... 2023 adalah sebagai berikut:
1. Landasan Religius
 Pendidikan Luqman terhadap anaknya, sebagaimana terdapat
dalam Q.S Luqman ayat 12-19, yang meliputi antara lain: (1)
pembinaan jiwa orang tua (ayat 12); (2) pembinaan iman dan
tauhid (ayat 13-16); (3) pembinaan akhlak (ayat 14, 15, 18 dan

12
19); (4) pembinaan ibadah (ayat 17); dan (5) pembinaan
kepribadian dan sosial anak (ayat 16-17).
 Firman Allah dalam Q.S. An-Nahl: 78: “Dan Allah mengeluarkan
kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui suatu
apapun, dan dia memberi kami pendengaran, penglihatan dan
hati, agar kami bersyukur.”
 Firman Allah dalam Q.S Al-Furqon: 74: “Orang-orang yang
menyatakan: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami
pasangan-pasangan dan anak-anak keturunan kami sebagai
penyayang hati kami, dan jadikanlah kami iman bagi orang-orang
yang bertaqwa”. (Menurut ayat ini bahwa untuk menyiapkan
anak-anak yang qurrata a’yun (menyenangkan hati) diperlukan
azwaj (pasangan-paangan atau komponen-komponen
pendidikan) yang kompak dan harmonis.
 Pernyataan Shahabat Ali Karramullah Wajhah bahwa: “Didiklah
anak-anakmu, karena mereka diciptakan untuk zamannya bukan
zamanmu sekarang.”

2. Landasan Filosofis
 Berdasarkan landasan filosofis, secara ontologis anak sebagai
makhluk individu yang memilikiaspek biologis, psikologis,
sosiologis dan antropologis. Dengan demikianpembelajaran di
RA menggunakan konsep belajar sambil bermain (learning by
playing), belajar dengan berbuat (learbing by doing), belajar
melalui stimulus (learning by stimulating).
 Isi kurikulum disusun dan dikembangkan untuk seluruh potensi
anak yang berhubungan dengan spiritual, moral, nilai-nilai
agama, sosial-emosional, kognitif, bahasa, etetika, fisik-motorik,
seni, keindahan dan keselarasan yang mengarah pada
kebahagiaan dalam kehidupan anak sesuai dengan akar budaya
setempat.

13
3. Landasan Yuridis
a. UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak:
1) Pasal 4 berbunyi: Setiap anak berhak untuk dapat hidup,
tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai
dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat
perlindungan dari kekerasan dan diskri2023nasi.
2) Pasal 8 berbunyi: Setiap anak berhak memperoleh pelayanan
kesehatan dan jaminan sosial sesuai dnegan kebutuhan fisik,
mental, spiritual dan sosial.
3) Pasal 9 menyatakan bahwa: Setiap anak berhak memperoleh
pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan
pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat
dan bakatnya.
b. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional:
1) Pasal 1 ayat 14 menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini
adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak
sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui
pemberian rangsangan untuk membantu pertumbuhan dan
perkembangan jasmani dan rohani agar anak
memilikikesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
2) Pasal 28 ayat 1 berisi pendidikan anak usia dini
diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar.
3) Pasal 28 ayat 2 menguraikan bahwa pendidikan anak usia dini
dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, non
formal dan atau informal.
4) Pasal 28 ayat 3 yaitu pendidikan anak usia dini pada jalur
pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanan, Raudhatul
Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat.
5) Pasal 28 ayat 3 yaitu pendidikan anak usia dini pada jalur non
formal berbentuk kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan
Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.

14
6) Pasal 28 ayat 5 menjelaskan bahwa pendidikan anak usia
pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga
atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.
c. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
d. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib
Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008
Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4863);
e. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang
Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
f. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 53,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5157);
g. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun
2010 tentang Standar Pelayanan minima lPendidikan Dasar di
Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan

15
Menteri Pendidikan Nasional 15 Tahun 2010 tentang Standar
Pelayanan minimalPendidikan Dasar di Kabupaten/Kota
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 464);
h. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 44
Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya
Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 66); UU Nomor 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
i. Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 2015 tentang Standar
Nasional Pendidikan.

j. Peraturan Presiden Nomor 60 Tentang Pengembangan Anak


Usia Dini Holistik-Integratif.
k. Permendikbud no 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional
Pendidikan Anak Usia Dini.
l. Permendikbud no 146 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013
Pendidikan Anak Usia Dini
m. Keputusan Dirjen Pendis No. 3489 tahun 2016 tentang
Kurikulum Raudhatul Athfal.
n. Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 2015 tentang Standar
Nasional Pendidikan.
o. Peraturan Presiden Nomor 60 Tentang Pengembangan Anak
Usia Dini Holistik-Integratif.
p. Permendikbud no 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional
Pendidikan Anak Usia Dini.
q. Permendikbud no 146 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013
Pendidikan Anak Usia Dini
r. Keputusan Dirjen Pendis No. 3489 tahun 2016 tentang
Kurikulum Raudhatul Athfal.
s. KMA nomor 792tahun 2018 tentang implementasi kurikulum
RA

16
d. Landasan Filosofis
 Berdasarkan landasan filosofis, secara ontologis anak sebagai
makhluk individu yang memilikiaspek biologis, psikologis,
sosiologis dan antropologis. Dengan demikianpembelajaran di
RA menggunakan konsep belajar sambil bermain (learning by
playing), belajar dengan berbuat (learbing by doing), belajar
melalui stimulus (learning by stimulating).
 Isi kurikulum disusun dan dikembangkan untuk seluruh potensi
anak yang berhubungan dengan spiritual, moral, nilai-nilai
agama, sosial-emosional, kognitif, bahasa, etetika, fisik-motorik,
seni, keindahan dan keselarasan yang mengarah pada
kebahagiaan dalam kehidupan anak sesuai dengan akar budaya
setempat.
C. Tujuan

Tujuan penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) RA


........................................... tahun 2023 ini adalah sebagai berikut.

1. Mendiskripsikan kebijakan, arah, strategi sekaligus menformulasikan


program dan kegiatan madrasah dalam kurun waktu tahun 2023.
2. Menyediakan sebuah dokumen yang strategik dan Komprehensif
yang menjamin adanya konsistensi perumusan kondisi dan masalah
madrasah, perencanaan arah kebijakan, pembuatan strategi hingga
pemulihanan program strategis yang sesuai dengan kebutuhan
madrasah dalam rangka pencapaian visi dan misimadrasah.
3. Rencana Kerja Tahunan (RKT) 2023 RA ...........................................
untuk menjadikan pedoman kerja kepala madrasah dalam
mengembangkan KBM di madrasahnya.
4. Agar warga madrasah dapat mengetahui secara rinci tindakan-
tindakan yang harus dilakukan agar tujuan, kewajiban, dan sasaran
pengembangan madrasah dalam 1 tahun dapat dicapai.

17
5. RKT juga menjamin bahwa semua program dan kegiatan yang
dilakukan untuk mengembangkan madrasah sudah
memperhitungkan harapan-harapan pemangku kepentingan dan
kondisi nyata madrasah.
6. Memberikan gambaran akhir tujuan madrasah yang akan dicapai dan
Untuk memberikan gambaran ideal madrasah selama kurun waktu 1
tahun.
7. Untuk memberikan informasi menyeluruh mengenai RA yang meliputi
kondisi kekinian dan masa depan madrasah selama 1 tahun.

D. Manfaat

Manfaat penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) bagi RA


...........................................adalah sebagai berikut:
1. Pedoman kerja (kerangka acuan) dalam mengembangkan
madrasah;
2. Sebagai dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi
pelaksanaan pengembangan madrasah;
3. Sebagai bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan
sumberdaya pendidikan yang diperlukan untuk pengembangan
madrasah/

18
BAB II
VISI, Misi, dan Tujuan RA ………………………

Pada bab ini kami sajikan Indentitas RA, visi, misi, tujuan madrasah
berikut ini.

A. Indentitas Madrasah
1. Profil RA
a. Nama Raudlatul Atfal : RA.............................
b. NSM : …………………..
b. NPSN : …………………………
c. Alamat : Jalan : ………………………
RT/RW : ………………………………
Desa : ...........................................
Kecamatan : ...........................................
Kabupaten : Tangerang
Provinsi : Banten
Kode Pos : ………………..
No. Telp : …………………….
E-mail : ...............@[Link]
d. Yayasan : Yayasan Pendidikan
......................................................................................
Alamat : Jalan : ……………….
RT/RW : …………………………….
Desa : ...........................................
Kecamatan : ...........................................
Kabupaten : Tangerang
Provonsi : Banten
Kode POS : …………….
E-mail : -

19
2. Nama Kepala Raudlatul Atfal pada setiap periode
Tabel 2.1 Tabel Daftar Kepala Raudlatul Atfal Setiap Periode
Sumber Arsip : RA....................................

No. Nama Kepala Raudlatul Atfal Periode


…..............sd
1. ………………………………..
sekarang

3. Data Peserta Didik


a. Data Peserta Didik dari Tahun ke Tahun
Data Peserta Didik RA...........................................3 Tahun Terakhir
Tabel 2.5. Tabel Data Peserta Didik dari Tahun ke Tahun

Jumlah Peserta Didik


Kelompok
2020/2021 2021/2022 2022/2023
A
B
Jumlah

4. Status RA.............................
RA ...........................................merupakan satuan Taman Kanak-
Kanak/Raudlatul Athfal yang dikelola dengan manajemen berbasis
masyarakat di bawah naungan Yayasan Pendidikan
......................................................................................, telah
memilikiizin operasional dari Kementerian Agama Kantor Kabupaten
Tangerang No: …………………………. untuk program Raudlatul
Athfal RA ...........................................telah memilikiki NSM dengan
nomor: ……………… dan NPSN: …………………….

B. Visi

Visi menurut UU Nomor 25 tahun 2004 adalah rumusan umum


mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Visi
adalah gambaran madrasah yang dicita-citakan di masa depan, yaitu

20
sebagai imajinasi moral untuk menumbuhkan inspirasi, semangat, dan
komitmen warga madrasah. Visi harus dalam konteks pembangunan
nasinonal dan realistik sesuai dengan harapan masyarakat.

Adapun Visi RA ........................................... adalah sebagai


berikut.
“………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………….

C. Visi

Visi menurut UU Nomor 25 tahun 2004 adalah rumusan umum


mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi.
Atau visi adalah tindakan untuk mewujudkan visi madrasah, yaitu sebagai
bentuk layanan untuk memenuhi tuntutan visi. Berdasarkan Visi di atas
dan untuk mewujudkan visi tersebut, RA...........................................
memiliki visi sebagai berikut.
1. ………………..
2. ………………..
3. dst

D. Tujuan RA.............................
Berdasarkan Visi dan misiyang telah diuraikan di atas maka Tujuan
Madrasah Ibtidaiyah (2023) RA.............................................adalah
sebagai berikut
1. ………………..
2. ………………..
3. dst

21
BAB III
PROFIL RA/MADRASAH BERDASARKAN SNP

A. Standar Kompetensi Lulusan/STTPA


Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan adalah tingkat
pencapaian perkembangan sebagai aktualisasi potensi aspek
perkembangan anak sesuai dengan tahap perkembangannya masing-
masing. Pencapaian Perkembangan Anak dilihat berdasarkan atas 6
(enam) aspek lingkup perkembangan yang terdiri dari nilai agama dan
moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional dan seni, sebagai
dasar menstimulasi anak yang dapat dilihat pada Permendikbud No 137
Tahun 2014 tentang Standar PAUD.

Program Pengembangan dan Muatan Pembelajaran


Setiap Lembaga diharapkan mampu mengembangkan materi
pembelajaran yang diturunkan dari Kompetensi Dasar yang akan dicapai.
Materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan karakteristik satuan
Pendidikan.
Adapun Program Pengembangan STTPA dan Muatan
Pembelajaran RA ......................................................................................
adalah sebagai berikut:

PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN


KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
Nilai 1.1 Mempercayai  Mengetahui sifat Tuhan  Mengetahui sifat Tuhan
Agama & adanya Tuhan sebagai pencipta sebagai pencipta
Moral melalui  Mengenal ciptaan-ciptaan  Mengenal ciptaan-ciptaan
Ciptaannya Tuhan Tuhan
 Membiasakan  Membiasakan mengucapkan
mengucapkan kalimat pujian terhadap
kalimat pujian ciptaan Tuhan
terhadap ciptaan
Tuhan
1.2 Menghargai diri  Terbiasa saling mengormati  Terbiasa saling mengormati
sendiri, orang (toleransi) agama (toleransi) agama
lain, dan  Mengucapkan keagungan  Mengucapkan keagungan
lingkungan Tuhan sesuai agamanya Tuhan sesuai agamanya
sekitar sebagai  Merawat kebersihan diri,  Merawat kebersihan diri,

22
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
rasa syukur tidak menyakiti diri atau tidak menyakiti diri atau
kepada Tuhan teman, teman,
 Menghargai teman (tidak  Menghargai teman (tidak
mengolok-olok) mengolok-olok)
 Hormat pada guru dan  Hormat pada guru dan
orang tua, orang tua,
 Menjaga dan merawat  Menjaga dan merawat
tanaman, binatang tanaman, binatang
peliharaan dan ciptaan peliharaan dan ciptaan
Tuhan Tuhan
1.3 Memilikiperilak  Terbiasa berprilaku jujur  Terbiasa berprilaku jujur
u yang dalam perkataan. dalam perkataan.
mencermati  Terbiasa berprilaku jujur  Terbiasa berprilaku jujur
sikap jujur dalam perbuatan. dalam perbuatan.
1.1 Mengenal  Doa-doa (doa sebelum dan  Doa-doa (doa sebelum dan
kegiatan sesudah belajar, doa sesudah belajar, doa
beribadah sebelum dan sesudah sebelum dan sesudah
sehari-hari makan, doa sebelum dan makan, doa sebelum dan
bangun tidur, doa untuk bangun tidur, doa untuk
1.1 Melakukan kedua orang tua), kedua orang tua),
kegiatan Mengenal hari-hari besar Mengenal hari-hari besar
beribadah agama, agama,
sehari-hari  Tata cara ibadah sesuai  Tata cara ibadah sesuai
dengan dengan agama yang dianut dengan agama yang dianut
tuntunan orang  Tempat ibadah, tokoh  Tempat ibadah, tokoh
dewasa keagamaan. keagamaan.
 Hari besar agama
3.2 Mengenal  Tata cara memberi salam  Tata cara memberi salam
perilaku baik  Tata cara makan-minum  Tata cara makan-minum
sebagai  Tata cara menyampaikan  Tata cara menyampaikan
cerminan akhlak terima kasih setelah terima kasih setelah
mulia mendapat bantuan mendapat bantuan
 Tata cara meminta bantuan  Tata cara meminta bantuan
1.2 Menunjukkan  Tata cara berbicara secara  Tata cara berbicara secara
perilaku santun santun santun
sebagai cermin  cara berjalan melewati  Cara berjalan melewati
akhlak mulia orang tua orang tua
 Tata cara berpakaian
 Berprilaku menolong
teman, orang tua dan guru.
Fisik 2.1 Memilikiperilaku  Kebiasaan makan  Kebiasaan makan makanan
Motorik yang mencerminkan makanan bergizi seimbang bergizi seimbang
hidup sehat  Kebiasaan merawat diri  Kebiasaan merawat diri
misalnya; mencuci tangan, misalnya; mencuci tangan,
menggosok gigi, mandi, menggosok gigi, mandi,
berpakaian bersih, berpakaian bersih,
 Menjaga kebersihan  Menjaga kebersihan
lingkungan misalnya; lingkungan misalnya;
kebersihan tempat kebersihan tempat belajar
belajar dan lingkungan, menjaga
dan lingkungan, menjaga kebersihan alat main dan
kebersihan alat main dan

23
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
milikpribadi. milikpribadi.
3.3 Mengenal  Nama anggota tubuh  Nama anggota tubuh
anggota tubuh,  Fungsi anggota tubuh,  Fungsi anggota tubuh,
fungsi, dan
 Cara merawat anggota  Cara merawat anggota
gerakannya
untuk tubuh, tubuh,
pengembangan  Kebutuhan agar anggota  Kebutuhan agar anggota
motorik kasar tubuh tetap sehat, tubuh tetap sehat,
dan motorik  Berbagai gerakan untuk  Berbagai gerakan untuk
halus melatih motorik kasar melatih motorik kasar dalam
dalam kelenturan, kelenturan, kekuatan,
1.3 Menggunakan
anggota tubuh kekuatan, kestabilan, kestabilan, keseimbangan,
untuk keseimbangan, kelincahan, kelincahan, kelenturan,
pengembangan kelenturan, koordinasi koordinasi tubuh.
motorik kasar tubuh.  Kegiatan untuk latihan
dan halus  Kegiatan untuk latihan motorik kasar antara lain
motorik kasar antara lain merangkak, berjalan, berlari,
merangkak, berjalan, merayap, berjinjit, melompat,
berlari, merayap, berjinjit, meloncat, memanjat,
melompat, meloncat, bergelantungan,
memanjat, bergelantungan, menendang, seimbang dan
menendang, seimbang dan lincah dalam menirukan
lincah dalam menirukan berbagai gerakan yang
berbagai gerakan yang teratur misal:
teratur misal: menirukan menirukan gerakan
gerakan benda, senam, benda, senam,
tarian, permainan tarian, permainan tradisional,
tradisional, dll). dll).
 Keterampilan motorik halus  Keterampilan motorik halus
untuk melatih koordinasi untuk melatih koordinasi
mata dan tangan, mata dan tangan, kelenturan
kelenturan pergelangan pergelangan tangan,
tangan, kekuatan dan kekuatan dan kelenturan jari-
kelenturan jari-jari tangan, jari tangan, melalui kegiatan
melalui kegiatan antara lain; antara lain; meremas,
meremas, menjumput, menjumput, meronce,
meronce, menggunting, menggunting, menjahit,
menjahit, mengancingkan mengancingkan baju, menali
baju, menali sepatu, sepatu, menggambar,
menggambar, menempel, menempel, makan, dll
makan, dll  Permainan motorik kasar
 Permainan motorik kasar atau halus dengan aturan.
atau halus dengan aturan.
3.4 Mengetahui  Cara hidup bersih misal:  Cara hidup bersih misal:
cara hidup mencuci tangan, berlatih di mencuci tangan, berlatih di
toilet, merawat gigi, mulut, toilet, merawat gigi, mulut,

24
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
telinga, hidung, buang telinga, hidung, buang
sampah memakai baju sampah memakai baju
bersih). bersih).
 Cara hidup sehat (olahraga,  Cara hidup sehat (olahraga,
makanan dan minum yang makanan dan minuman yang
sehat/bergizi, makanan sehat/bergizi, makanan yang
yang diperlukan tubuh agar diperlukan tubuh agar tetap
tetap sehat, sehat,
 Cara menghindarkan diri  Cara menghindarkan diri dari
dari bahaya kekerasan bahaya kekerasan
(melindungi anggota tubuh (melindungi anggota tubuh
yang terlarang : mulut, yang terlarang : mulut, dada,
dada, alat kelamin pantat; alat kelamin, pantat;
waspada terhadap orang waspada terhadap orang
asing/tidak dikenal), asing/tidak dikenal),
 Cara menghindari diri dari  Cara menghindari diri dari
benda-benda berbahaya benda-benda berbahaya
misalnya pisau, listrik, misalnya pisau, listrik,
pestisida, kendaraan saat di pestisida, kendaraan saat di
jalan raya jalan raya
 Cara menggunakan toilet  Cara menggunakan toilet
dengan benar tanpa dengan benar tanpa bantuan
bantuan  Cara menjaga keselamatan
 Cara menjaga keselamatan diri di jalan raya
diri di jalan raya
Kognitif  Pembiasaan pengenalan  Pembiasaan pengenalan
benda-benda baru benda-benda baru
2.2 Memilikiperilaku
 Pembiasaan pengenalan  Pembiasaan pengenalan
yang
lingkungan baru lingkungan baru
mencerminkan
sikap ingin tahu  Pembiasaan pengenalan  Pembiasaan pengenalan
cara-cara baru cara-cara baru
 Pembiasaan mau bertanya  Pembiasaan mau bertanya
 Pembiasaan eksplorasi
 Pembiasaan eksplorasi lingkungan
lingkungan  Pembiasaan
2.3 Memilikiperilaku
 Pembiasaan mengemukakan ide
yang
mencerminkan
mengemukakan ide  Pembiasaan berfikir luwes
sikap kreatif  Pembiasaan berfikir luwes dengan berbagai
dengan berbagai alternative/kreatif,
alternative/kreatif,  Pembiasaan penggabungan
ide
3.6 Mengenal  Bentuk dua dimensi  Bentuk dua dimensi
benda-benda (persegi, segi tiga, bulat, (persegi, segi tiga, bulat,
disekitarnya segi panjang), Bentuk tiga segi panjang), Bentuk tiga
(nama, warna, dimensi (kubus, balok, dimensi (kubus, balok, limas,
bentuk, ukuran, limas, tabung), ukuran tabung), ukuran (panjang-
pola, sifat, (panjang-pendek, besar- pendek, besar-kecil, berat-

25
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
suara, tekstur, kecil, berat-ringan, ringan, sebentar-lama),
fungsi, dan ciri- sebentar-lama), bilangan bilangan (satuan, puluhan),
ciri lainnya) (satuan, puluhan), tekstur tekstur (kasar-halus, keras-
(kasar-halus, keras-lunak), lunak), suara (cepat-lambat,
4.6 Menyampaikan suara (cepat-lambat, keras- keras-halus, tinggi-rendah),
tentang apa dan halus, tinggi-rendah),  Pengelompokkan
bagaimana  Pengelompokkan (berdasarkan warna, bentuk,
benda-benda di (berdasarkan warna, ukuran, fungsi, warna-bentuk
sekitar yang bentuk, ukuran, ,warna-ukuran, ukuran-
dikenalnya fungsi, warna-bentuk,warna- bentuk, warna-ukuran-
(nama, warna, ukuran, ukuran-bentuk, bentuk), Membandingkan
bentuk, ukuran, warna-ukuran-bentuk), benda berdasarkan ukuran
pola, sifat, Membandingkan benda “lebih dari – kurang dari”,
suara, tekstur, berdasarkan ukuran “lebih “paling/ter”)
fungsi, dan ciri- dari – kurang dari”,  Mengurutkan benda
ciri lainnya) “paling/ter”) berdasarkan 5 seriasi
melalui berbagai  Mengurutkan benda (sangat kecil – lebih kecil –
hasil karya berdasarkan 5 seriasi kecil – besar – lebih besar –
(sangat kecil – lebih kecil – paling besar), Pola ABC-
kecil – besar – lebih besar – ABC, ABCD-ABCD
paling besar), Pola ABC- berdasarkan urutan warna,
ABC, ABCD-ABCD bentuk, ukuran, bunyi,
berdasarkan urutan warna, warna, fungsi, sumber, dll.
bentuk, ukuran, bunyi,  Mencocokkan lambang
warna, fungsi, sumber, dll. bilangan dengan jumlah
 Mencocokkan lambang bilangan
bilangan dengan jumlah  Hubungan satu ke satu, satu
bilangan ke banyak, kelompok ke
 Hubungan satu ke satu, kelompok
satu ke banyak, kelompok  Suara (lantang-lembut,
ke kelompok cepat-lambat, tinggi-rendah.
 Suara (lantang-lembut,  Tekstur (kasar-halus, keras
cepat-lambat, tinggi-rendah. lunak
 Tekstur (kasar-halus, keras  Fungsi dan ciri-ciri benda
lunak
 Fungsi dan ciri-ciri benda
3.7 Mengenal  Keluarga (hubungan dalam  Keluarga (hubungan dalam
lingkungan keluarga, peran, kebiasaan, keluarga, peran, kebiasaan,
sosial (keluarga, garis keturunan, dst), garis keturunan, dst),
teman, tempat  Teman (nama, ciri-ciri,  Teman (nama, ciri-ciri,
tinggal, tempat kesukaan, tempat tinggal kesukaan, tempat tinggal
ibadah, budaya, dst), dst),
transportasi)  Lingkungan geografis  Lingkungan geografis
(pedesaan/ pantai/ (pedesaan/ pantai/
4.7 Menyajikan pegunungan/ kota), Kegiatan pegunungan/ kota), Kegiatan
berbagai karya orang-orang (di pagi/sore orang-orang (di pagi/sore
yang hari, dst), pekerjaan (petani, hari, dst), pekerjaan (petani,
berhubungan buruh, guru, dll), buruh, guru, dll),
dengan  Budaya (perayaan terkait  Budaya (perayaan terkait
lingkungan adat, pakaian, tarian, adat, pakaian, tarian,
sosial (keluarga, makanan, dst), makanan, dst),
teman, tempat  Tempat-tempat umum  Tempat-tempat umum

26
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
tinggal, tempat (sekolah, pasar, kantor pos, (sekolah, pasar, kantor pos,
ibadah, budaya, kantor polisi, terminal dst), kantor polisi, terminal, dst),
transportasi) Berbagai jenis transportasi Berbagai jenis transportasi
dalam bentuk (transportasi darat, air, (transportasi darat, air,
gambar, udara, transportasi dahulu udara, transportasi dahulu
bercerita, dan transportasi sekarang). dan transportasi sekarang).
bernyanyi, dan  Pekerjaan, atribut dan  Pekerjaan, atribut dan
gerak tubuh tugasnya (guru, petani, tugasnya (guru, petani,
pedagang dll) pedagang dll)
 Lambang Negara dan lagu  Lambang Negara dan lagu
kebangsaan kebangsaan
3.8 Mengenal  Hewan, misalnya : jenis  Hewan, misalnya : jenis
lingkungan alam (nama, ciri-ciri, bentuk), (nama, ciri-ciri, bentuk),
(hewan, Kelompok hewan Kelompok hewan
tanaman, berdasarkan makanan berdasarkan makanan
cuaca, tanah, (herbivore, omnivore, (herbivore, omnivore,
air, batu-batuan, carnivore), carnivore),
dll)  Kelompok hewan  Kelompok hewan
berdasarkan manfaat berdasarkan manfaat
4.8 Menyajikan (hewan ternak/ peliharaan/ (hewan ternak/ peliharaan/
berbagai karya buas), buas),
yang  Tanaman dikenalkan dengan  Tanaman dikenalkan dengan
berhubungan jenis (tanaman darat/air, jenis (tanaman darat/air,
dengan perdu/batang, perdu/batang,
lingkungan alam buah/hias/kayu, buah/hias/kayu,
(hewan, semusim/tahunan), semusim/tahunan),
tanaman,  Bermacam bentuk dan  Bermacam bentuk dan
cuaca, tanah, warna daun dan bermacam warna daun dan bermacam
air, batu-batuan, akar), akar),
dll) dalam
bentuk gambar,
bercerita,
bernyanyi, dan
gerak tubu
3.9 Mengenal  Nama benda,  Nama benda,
teknologi  Bagian-bagian benda,  Bagian-bagian benda,
sederhana  Fungsi manfaat benda  Fungsi manfaat benda
(peralatan
rumah tangga,
peralatan
bermain,
peralatan
pertukangan,  Cara menggunakan secara
dll) tepat, dan cara merawat.
4.9 Menggunakan Alat an benda yang
teknologi  Cara menggunakan secara dimaksud dapat berupa
sederhana tepat, dan cara merawat. peralatan sekolah, perabot
untuk Alat an benda yang rumah tangga, perkakas
menyelesaikan dimaksud dapat berupa kerja, peralatan elektronik,
tugas dan peralatan sekolah, perabot barang-barng bekas pakai.
kegiatannya rumah tangga, perkakas
(peralatan kerja, peralatan elektronik,
rumah tanga,

27
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
peralatan barang-barng bekas pakai.
bermain,
peralatan
pertukangan,
dll)
Sosial 2.5 Memilikiprilaku  Kebiasaan menyapa guru  Kebiasaan menyapa guru
Emosional yang atau teman atau teman
mencer2023nka  Kebiasaan berani  Kebiasaan berani
n sikap percaya menyampaiakan pendapat, menyampaiakan pendapat,
diri keinginan, berkomunikasi keinginan, berkomunikasi
dengan orang yang belum dengan orang yang belum
dikenal sebelumnya dalam dikenal sebelumnya dalam
engawasan guru engawasan guru
 Kebiasaan berani tampil di  Kebiasaan berani tampil di
depan teman, guru, orang depan teman, guru, orang
tua dan lingkungan social tua dan lingkungan social
lainnya lainnya
 Bangga terhadap hasil karya  Bangga terhadap hasil karya
 Bangga terhadap negara,  Bangga terhadap negara,
budaya dan identitas diri budaya dan identitas diri
2.6 Memilikiperilaku  Aturan di sekolah  Aturan di sekolah
yang  Aturan di rumah  Aturan di rumah
mencer2023nka  Aturan di lingkungan rumah  Aturan di lingkungan rumah
n sikap taat  Kesepakatan di kelas  Kesepakatan di kelas
terhadap aturan  Kebiasan baik di kelas dan  Kebiasan baik di kelas dan
sehari-hari lingkungan sekolah lingkungan sekolah
untuk melatih
kedisiplinan
2.7 Memilikiperilaku  Kesediaan diri untuk  Kesediaan diri untuk
yang menahan diri menahan diri
mencer2023nka  Sikap mau menunggu giliran  Sikap mau menunggu giliran
n sikap sabar  Sikap mau medengarkan  Sikap mau medengarkan
(mau menunggu ketika orang lain berbicara ketika orang lain berbicara
giliran, mau
mendengarkan
ketika orang lain
berbicara) untuk
melatih
kedisiplinan
2.8 Memilikiperilaku  Kebiasaan tidak tergantung  Kebiasaan tidak tergantung
yang kepada orang lain kepada orang lain
mencer2023nka  Kebiasaan menolong diri  Kebiasaan menolong diri
n kemandirian sendiri (misalnya mengambil sendiri (misalnya mengambil
botol, mencuci tangan, botol, mencuci tangan,
memakai sepatu) memakai sepatu)
2.9 Memilikiperilaku  Kebiasaan berbagi makanan  Kebiasaan berbagi makanan
yang dan 2023numan dan 2023numan
mencer2023nka  Kebiasaan menunjukan  Kebiasaan menunjukan
n sikap peduli perhatian kepada orang lain perhatian kepada orang lain
dan mau  Kebiasaan menawarkan  Kebiasaan menawarkan
membantu jika bantuan kepada orang lain bantuan kepada orang lain
di2023nta  Kepekaan membantu orang  Kepekaan membantu orang

28
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
bantuannya lain yang membutuhkan lain yang membutuhkan
 Kebiasaan menghargai  Kebiasaan menghargai
hak/pendapat/karya orang hak/pendapat/karya orang
lain lain
2.10 Memilikiperila  Perilaku anak yang  Perilaku anak yang
ku yang menerima perbedaan temen menerima perbedaan temen
mencer2023n dan dirinya dan dirinya
kan sikap  Cara menyelesaiak  Cara menyelesaiak
kerjasama pekerjaan/masalah dalam pekerjaan/masalah dalam
kelompok kelompok
 Perilaku menghargai  Perilaku menghargai
pendapat temen pendapat temen
 Perilaku berteman dengan  Perilaku berteman dengan
semua temen semua temen
2.11 Memilikiperila  Sikap adaptif terhadap  Sikap adaptif terhadap
ku yang dapat suasana/situasi baru suasana/situasi baru
menyesuaikan  Sikap adaptif dengan orang  Sikap adaptif dengan orang
diri orang baru orang baru
 Perpindahan kegiatan  Perpindahan kegiatan
(transisi) (transisi)
2.12 Memilikiperila  Merapihkan membersihkan  Merapihkan membersihkan
ku mainan mainan
mencer2023n  Menjalankan kegiatan yang  Menjalankan kegiatan yang
kan sikap menjadi tugasnya menjadi tugasnya
tanggung  Mau mengakui kesalahan  Mau mengakui kesalahan
jawab dengan me2023nta maaf dengan me2023nta maaf
 Mengerjakan sesuatu  Mengerjakan sesuatu
dengan tuntas dengan tuntas
 Menunjukan kesediaaan diri  Menunjukan kesediaaan diri
untuk menerima untuk menerima
konsekuensi konsekuensi
3.13 Mengenal  Cara menghadapi orang  Cara menghadapi orang
emosi diri dan yang tidak dikenal yang tidak dikenal
orang lain  Penyebab sedih marah,  Penyebab sedih marah,
gembira, kecewa, atau gembira, kecewa, atau
mengerti jika menggangu mengerti jika menggangu
temennya akan marah, jika temennya akan marah, jika
ia membantun temennya ia membantun temennya
akan senang akan senang
4.13 Menunjukan  Mengungkapkan emosi  Mengungkapkan emosi
reaksi emosi secara wajar secara wajar
diri secara  Mengenali perasaan orang  Mengenali perasaan orang
wajar lain lain
 Mengendalikan emosi diri  Mengendalikan emosi diri
3.14 Mengenal  Mengungkapkan apa yang  Mengungkapkan apa yang
kebutuhan, dirasakannya (lapar ingin dirasakannya (lapar ingin
keinginan dan makan, kedinginan, makan, kedinginan,
2023nat diri memerlukan baju hangat, memerlukan baju hangat,
perlu paying agar tidak perlu paying agar tidak
kehujanan, kepanasan, sakit kehujanan, kepanasan, sakit
perut perlu obat perut perlu obat
4.14 Menungkapka

29
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
n kebutuhan,  Me2023lih kegiatan main  Me2023lih kegiatan main
keinginan dan yang ditawarkan yang ditawarkan
2023nat diri  Mengambil makanan sesuai  Mengambil makanan sesuai
dengan cara kebutuhan kebutuhan
yang tepat  Menggunakan alat main  Menggunakan alat main
sesuai dengan gagasan sesuai dengan gagasan
yang di2023likinya yang di2023likinya
 Membuat karya sesuai  Membuat karya sesuai
gagasan sendiri gagasan sendiri

Bahasa 2.14 Memilikiperila  Menghargai teman dan  Menghargai teman dan


ku yang orang yang lebih tua orang yang lebih tua
mencer2023n usiannya usiannya
kan sikap  Cara berbicara secara  Cara berbicara secara
rendah hati santun santun
dan santun  Cara bertindak santun  Cara bertindak santun
kepada orang  Contoh prilaku rendah hati  Contoh prilaku rendah hati
tuan, pendidik, dan santun dan santun
dan teman
3.10 MemahamiBa  Memahaminada, jeda,  Memahaminada, jeda,
hasa reseptif intonasi, misal: saya pergi ke intonasi, misal: saya pergi ke
(menyimak Bandung, saya pergi ke Bandung, saya pergi ke
dan Bandung?, saya pergi ke Bandung?, saya pergi ke
membaca) Bandung!. Bandung!.
 Memahamiinformasi lisan,  Memahamiinformasi lisan,
4.10 Menunjukan misal: besok silahkan misal: besok silahkan
kemampaun membawa satu buah apel. membawa satu buah apel.
Bahasa  Memahamikata tanya (apa,  Memahamikata tanya (apa,
reseptif siapa, dimana, mengapa) siapa, dimana, mengapa)
(menyimak  Memahamiarahan tiga  Memahamiarahan tiga
dan pesan dalam satu perintah” pesan dalam satu perintah”
membaca) misal tolong ambilkan bola misal tolong ambilkan bola
merah, dan letakan di merah, dan letakan di
keranjang keranjang
 Memahamikata-kata yang  Memahamikata-kata yang
berlaku di tempat umum, berlaku di tempat umum,
2023sa: buang sampah 2023sa: buang sampah
pada tempatnya. pada tempatnya.
 Memahamikonsep waktu  Memahamikonsep waktu
dan tempat (siang-malam, dan tempat (siang-malam,
besok-sekarang, sebentar- besok-sekarang, sebentar-
lama, jauh-dekat, disini- lama, jauh-dekat, disini-
disana, luas sempit) disana, luas sempit)
 Memahamicerita yang  Memahamicerita yang
didengar didengar
 Mencertiakan kembali apa  Mencertiakan kembali apa
yang sudah didengar yang sudah didengar
3.11 MemahamiBa  Mengungkapkan sesuai  Mengungkapkan sesuai
hasa ekspresif nada, jeda, intonasi, saya nada, jeda, intonasi, misal:
(mengungkap pergi ke Bandung?, saya saya pergi ke Bandung?,
kan Bahasa pergi ke Bandung?, saya saya pergi ke Bandung?,
secara verbal pergi ke Bandung!. saya pergi ke Bandung!.

30
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
dan non  Menyampaikan informasi  Menyampaikan informasi
verbal) lisan misal: besok silakan lisan misal: besok silakan
membawa satu buah apel membawa satu buah apel
 Mengungkapkan kata tanya  Mengungkapkan kata tanya
(apa, siapa, mengapa) (apa, siapa, mengapa)
 Mengungkapkan tiga pesan  Mengungkapkan tiga pesan
dalam satu perintah 2023sal dalam satu perintah 2023sal
”tolong ambilkan bola merah ”tolong ambilkan bola merah
4.11 Menunjukan dan letakan di keranjang. dan letakan di keranjang.
kemampuan  Mengungkapkan kata-kata  Mengungkapkan kata-kata
berbahasa yang berlaku di tempat yang berlaku di tempat
ekspresif umum, misal: buang sampah umum, misal: buang sampah
(mengungkap pada tempatnya pada tempatnya
kan Bahasa  Menyampaikan konsep  Menyampaikan konsep
secara verbal waktu dan tempat, misal waktu dan tempat, misal
dan non (siang-malam, besok- (siang-malam, besok-
verbal) sekarang, sebentar-lama, sekarang, sebentar-lama,
jauh-dekat, disini-disana, jauh-dekat, disini-disana,
luas-sempit) luas-sempit)
 Menceritakan kembali apa  Menceritakan kembali apa
yang sudah dilakukan yang sudah dilakukan
3.12 Mengenal  Mengenal bunyi huruf dan  Mengenal bunyi huruf dan
keaksaraan angka misal : mama terdiri angka misal : mama terdiri
awal melalui dari bunyi em-a-em-a, dari bunyi em-a-em-a,
bermain satu=1 satu=1
 Membaca symbol huruf dan  Membaca symbol huruf dan
4.12 Menunjukan angka angka
kemampuan  Menghubungkan bunyi dan  Menghubungkan bunyi dan
keaksaraan symbol, misal: gambar symbol, misal: gambar
awal dalam pisang dihubungkan dengan pisang dihubungkan dengan
berbagai syimbol aksara; p-i-s-a-n-g syimbol aksara; p-i-s-a-n-g
bentuk karya  Merangkai kata yang  Merangkai kata yang
berakhiran huruf vocal, berakhiran huruf vocal,
2023sa; mata-buku-meja 2023sa; mata-buku-meja
Seni 2.4 Memilikiperilaku  Penampilan diri  Penampilan diri
yang  Cara menghargai hasil karya  Cara menghargai hasil karya
mencer2023nka baik dalam bentuk gambar, baik dalam bentuk gambar,
n sikap estetis likisan, pahat, gerak atau likisan, pahat, gerak atau
bentuk seni lainnya bentuk seni lainnya
 Cara merawat kerapihan,  Cara merawat kerapihan,
kebersihan, keutuhan benda kebersihan, keutuhan benda
mainan atau milikpribadinya mainan atau milikpribadinya
3.15 Mengenal  eksplorasi seni kriya, seni  eksplorasi seni kriya, seni
berbagai music, gerak dan lagu, music, gerak dan lagu,
karya dan drama drama
aktivitas seni  ekspresi seni kriya, seni  ekspresi seni kriya, seni
music, gerak dan lagu, music, gerak dan lagu,
4.15 menunjukan drama drama
karya dan  Apresiasi seni kriya, seni  Apresiasi seni kriya, seni
aktivitas seni music, gerak dan lagu, music, gerak dan lagu,
dengan drama drama
menggunakan

31
PROGRAM MATERI PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
PENGEM-
YANG DICAPAI 4-<5 5-<6
BANGAN
berbagai
media

B. Standar Isi

Standar isi adalah kriteria mengenai ruang lingkup materi dan tingkat
Kompetensi untuk mencapai Kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis
pendidikan tertentu. Standar isi mencakup : Kurikulum, (Dok. KTSP, Acuan
Kurikulum, Evaluasi kurikulum, dan kompetensi perilaku keselamatan diri.
Dokumen KTSP RA RA.............................telah disusun setiap tahun dan
disyahkan oleh pejabat yang berwenang. Outline penyusunannya sesuai
Permendikbud No 137 Tahun 2014 tentang Standar PAUD, dan untuk nilai
Agamanya, khususnya mengacu pada KMA 792 tahun 2018 tentang
impelemntasi kurikulum RA. Dokumen KTSP diberlakukan setelah kepala
RA dan mengeluarkan SK penetapan pemberlakuan kurikulum pada
tahun 2023. Setiap tahun pengawas pembina melakukan analalisis
dokumen dengan instrument yang digunakan berikut.

INSTRUMEN ANALISIS KTSP DOKUMEN I


Nama Madrasah/RA : ……………………………

No Aspek Deskriptor Skor Komentar


Penilaian
1. Cover/halaman  Terdapat logo yang diperlukan dan
judul sesuai dengan penempatannya
 Terdapat judul yang tepat
(Kurikulum ...)
 Menulis alamat sekolah dengan
lengkap

32
No Aspek Deskriptor Skor Komentar
Penilaian
2. Lembar  Mempunyai rumusan kalimat-kalimat
pengesah-an pengesahan yang baik dan benar
 Terdapat tanda tangan kepala
sekolah sebagai pihak yang
mensahkan beserta cap sekolah
 Terdapat tanda tangan ketua komite
sekolah sebagai pihak yang
menyetujui
 Terdapat tanda tangan kepala
kantor Ka. /Penmad kab/kota
sebagai pihak yang mengetahui

3. Daftar isi  Mempunyai daftar isi sesuai dengan


kerangka KTSP Dok. I yang terbaru
 Penulisan daftar isi sesuai dengan
aturan penulisan yang benar (Judul,
Bab, Subbab, dst...)

4. Bab I.  Berisi dasar pemikiran penyusunan


Pendahuluan KTSP
A. Latar  Rumusan menggunakan bahasa
Belakang yang baik dan benar

5. B. Tujuan Peng.  Terdapat tujuan yang


KTSP menggambarkan untuk siapa KTSP
ini disusun dan kegunaannnya
 Tujuan dirumuskan dengan bahasa
yang baik dan benar

6. C. Prinsip Peng.  minimalberisi prinsip yang terdapat


KTSP dalam Panduan Peny. KTSP dari

33
No Aspek Deskriptor Skor Komentar
Penilaian
BSNP
 Terdapat uraian dari setiap
prinsip tersebut
 Prinsip dan uraiannya menggunakan
bahasa yang baik dan benar

7. Bab II Tujuan …  Sesuai dengan rumusan tujuan


A. Tujuan pendidikan dasar yang terdapat
Pendidikan dalam peraturan perundang-
Dasar undangan

8. B. Visi Sekolah/  Berisi gambaran masa depan yang


Sekolah diinginkan sekolah
 Sesuai dengan profil, lingkungan,
peserta didik dan orang tua serta
personil sekolah
 Dirumusakan dengan bahasa yang
baik dan benar

9. C. misiSekolah/  Merupakan rumusan yang


Sekolah menggambarkan aksi/tindakan
sekolah untuk mencapai visi
 Sesuai dengan tugas pokok sekolah
dalam kelompok-kelompok yang
berkepentingan di sekolah
 Dirumuskan dengan bahasa yang
baik dan benar

10. D. Tujuan  Terdapat tujuan sekolah yang


Sekolah/ menggambarkan tahapan/langkah
Sekolah untuk mencapai visi dan misisekolah

34
No Aspek Deskriptor Skor Komentar
Penilaian
 Tujuan tersebut mempunyai waktu
pencapaian (biasanya antara 3 s.d 5
tahun)
 Dirumuskan dengan bahasa yang
baik dan benar

11. Bab III. Struktur  Terdapat struktur kurikulum yang


... disusun berdasarkan kebutuhan
sekolah (visi,misi,tujuan) yang
disusun berdasarkan Standar Isi
 Terdapat uraian alokasi waktu untuk
setiap mata pelajaran, muatan lokal
dan pengembangan diri
 Tidak melebihi 4 jam pelajaran
sebagai tambahan

12. B. Muatan lokal  Terdapat jenis-jenis muatan lokal


yang digunakan beserta alasan
penggunaan/pemililihannya
 Sesuai dengan karakteristik dan
potensi daerah/sekolah

13. C. Peng. diri  Terdapat jenis-jenis pengembangan


diri yang digunakan/dipilih beserta
alasan pemilihan
 Pengembangan diri yang dipilih
sesuai dengan karakteristik,
potensi, minat dan bakat serta
kondisi sekolah

14. D. Beban  Terdapat beban belajar yang berisi

35
No Aspek Deskriptor Skor Komentar
Penilaian
belajar jumlah beban belajar permata
pelajaran, persemester, dan
pertahun sesuai dengan struktur
kurikulum

15. E. Ketuntasan  Mempunyai tabel ketuntasan belajar


belajar untuk setiap mata pelajaran
 Ketuntasan belajar yang dirumuskan
diperkirakan sudah
mempertimbangkan kemampuan
rata-rata peserta didik, kompleksitas,
dan SDM yang tersedia

17. G. Pend.  Terdapat kompetensi-kompetensi


Kecakapan yang berisi pendidikan kecakapan
hidup hidup yang dapat diintegrasikan ke
mata pelajaran yang ada

18. H. Pend.  Terdapat kompetensi-kompetensi


berbasis yang merupakan keunggulan lokal
keunggulan dan daya saing global (yang
lokal dan materinya tidak bisa masuk ke mata
global pelajaran yang ada)

19. Kalender  Terdapat kalender pendidikan yang


pendidikan disusun berdasarkan kalender
pendidikan yang dikeluarkan oleh
dinas pendidikan dan
memperhatikan kalender pendidikan
yang ada di Standar Isi
 Kalender pendidikan tersebut

36
No Aspek Deskriptor Skor Komentar
Penilaian
disusun berdasarkan kebutuhan dan
karakteristik sekolah, serta peserta
didik dan masyarakat.

Catatan Kelebihan/Kekurangan

Kriteria Analisis
Setiap munculnya deskriptor secara sempurna mendapat skor 2
Deskripor yang muncul, namun kurang sempurna mendapat skor 1 dan tidak
munculnya deskriptor mendapat skor 0.

Jumlah dekriptor: 43 x 2 = 86

Nilai = Skor perolehan


x 100
Skor maksimal

C. Standar Proses

Standar Proses adalah kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satu


satuan pendidikan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan. Standar Proses
terdiri dari: Program Semester, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2023ngguan,
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian, Program Holistik integratif,
Keterlibatan Orang tua, Pengawasan pembelajaran. Sudah menjadi agenda
tahunan, guru dan kepala RA............................................menyusun prota, promes
dan kalender Pendidikan di awal tahun pelajaran. Untuk penyusunan RPPH
dibuat setiap hari seteleh selesai proses pembelajaran. Kemudian setiap minggu
RPPH dirangkum menjadi RPPM.
Berikut contoh RPPH yang digunakan di RA..............................

37
Rencana Pelaksanaan Program Harian
Semester / minggu / Hari ke : 1 / 1 / 3
Hari, tanggal : ………………, ………………………
Kelompok usia : 4 – 5 Tahun
Tema/subtema/sub subtema : Diri Sendiri / Identitas / Mengurus Diri Sendiri
Kompetensi Dasar (KD) : 1.1 – 2.1 – 2.5 – 3.2 – 4.2 – 3.3 -4.3– 3.12-
4.12 – 3.14 – 4.13

Materi Kegiatan :
- Aku ciptaan Tuhan
- Menjaga kebersihan diri
- Berani tampil di depan umum
- Memberi dan membalas salam
- Fungsi identitas diri
- Hobiku
- Menggerakkan jari-jari tangan

Materi Pembiasaan :
- Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan
- Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan
- Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP
pembukaan
- Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan
sesudah makan.

Alat dan bahan : Gambar anak laki dan perempuan, gunting, pensil

A. KEGIATAN PEMBUKA
1. Penerapan SOP pembukaan
2. Menyanyi lagu mandi
3. Berdiskusi tentang aku ciptaan Tuhan
4. Berdiskusi tentang menjaga kebersihan dirii
5. Berdiskusi memberi dan meminta maaf
6. Berdiskusi tentang hobiku
7. Mengenalkan kegiatan dan aturan yang digunakan bermain

B. KEGIATAN INTI
1. Bercerita tentang cara mengurus diri sendiri
2. Menggunting gambar mainan kesukaan
3. Membuat urutan bilangan pada gambar mainan kesukaan
4. Membiasakan anak memberi dan membalas salam yang baik

C. RECALLING
1. Merapikan alat-alat yang telah digunakan
2. Diskusi tentang perasaan diri selama melakukan kegiatan bermain
3. Bila ada perilaku yang kurang tepat harus didiskusikan bersama
4. Menceritakan dan menunjukkan hasil karyanya

38
5. Penguatan pengetahuan yang didapat anak

D. KEGIATAN PENUTUP
1. Menanyakan perasaannya selama hari ini
2. Berdiskusi kegiatan apa saja yang sudah dimainkannya hari ini, mainan apa
yang paling disukai
3. Bercerita pendek yang berisi pesan-pesan
4. Menginformasikan kegiatan untuk besok
5. Penerapan SOP penutupan

E. RENCANA PENILAIAN
1. Sikap
a. Mensyukuri bahwa aku sebagai ciptaan Tuhan
b. Menggunakan kata sopan pada saat bertanya
2. Pengetahuan dan ketrampilan
a. Berani tampil di depan temannya
b. Dapat menyebutkan identitas diri dengan lengkap
c. Dapat memberi dan meminta maaf yang baik
d. Dapat menggunting gambar dengan rapi
e. Dapat menceritakan dan mengurutkan cara mandi yang benar
f. Dapat membuat urutan bilangan dengan benar

D. Standar penilaian
Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria mengenai
mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar Peserta Didik.
Ruang lingkup penilaian terdiri dari: panduan penilaian, teknik penilaian
dan laporan perkembangan anak. Seperti ceklis, Catatan Anekdot dan
Hasil Karya Anak.
Secara garis besar pelaksanaan penilaian RA
...........................................adalah proses pengumpulan dan penelitian
informasi untuk menentukan tingkat pencapaian perkembangan anak didik
yang mencakup :
a. Teknik penilaian
 Observasi
 Penugasan
 Unjuk Kerja
 Hasil Karya

39
 Catatan Anekdot
 Laporan Orang Tua
 Portofolio
b. Lingkup Penilaian
 Seluruh TPP anak didik
 Mencakup data tentang status kesehatan, pengasuhan dan
Pendidikan
b. Proses Penilaian
 Dilakukan secara berkala, intensif, bermakna, menyeluruh
dan berkelanjutan.
 Dilaksanakan pada saat anak melakukan aktivitas sepanjang
hari
 Secara berkala tim pendidik mengkaji ulang catatan
perkembangan anak dan berbagai informasi lain termasuk
kebutuhan khusus anak yang di kumpulkan dari hasil catatan
pengamatan, anekdot, check list, dan portofolio.
 Melakukan komunikasi dengan orang tua tentang
perkembangan anak.
 Dilakukan secara sistematis, terpercaya dan konsisten.
 Memonitor semua aspek TPP anak.
 Mengutamakan proses dampak hasil.
 Pembelajaran melalui bermain dengan benda konkrit.
c. Pengelolaan Hasil Penilaian
 Pendidik membuat kesimpulan dan laporan kemajuan anak
berdasarkan informasi yang tersedia.
 Pendidik menyusun dan menyampaikan laporan
perkembangan anak secara tertulis kepada orang tua secara
berkala.
 Laporan perkembangan anka disampaikan kepada orang tua
dalam bentuk laporan lisan dan tulisan secara bijak disertai
saran-saran yang dapat dilakukan orang tua di rumah.
d. Tindak lanjut
 Pendidik menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan
kompetensi diri.
 Pendidik menggunakan hasil penilaian untuk memperbaiki
program, metode, jenis aktifitas/kegiatan, penggunaan dan

40
penataan edukatif, alat kebersihan dan kesehatan, serta
untuk memperbaiki sarana dan prasarana termasuk untuk
anak dan kebutuhan khususu.
 Mengadakan pertemuan dengan orang tua/keluarga untuk
mendiskusikan dan melakukan tindak lanjut untuk kemajuan
perkembangan anak.

E. Standar PTK
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah kriteria
mengenai kelayakan kualifikasi dan kompetensi yang relevan dari
pendidik/instruktur dan tenaga kependidikan/pengelola pada Satuan
pendidikan. Ruang Lingkup; Kualifikasi akademik pendidik, kompetensi
pendidik, kualifikasi akademik tenaga kependidikan, kompetensi tenaga
kependidikan.
Berikut adalah data guru dan tenaga kependidikan
RA..............................

a. Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan RA.............................


Tabel 2.2. Tabel Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Status Fungsional
No Nama L/P Jabatan
Pendidikan Sertifikasi
1. GTY Guru Kelas Sertifikasi
2. GTY Guru Kelas Sertifikasi
3. GTY Guru Kelas Belum
4. GTY Guru Kelas GTY
5. GTY Guru Kelas GTY
6. GTY Guru Kelas GTY

b. Tenaga Pendidik Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan


Jumlah tenaga pendidik RA/Raudlatul Atfal
...........................................dan kualifikasinya pada tahun pelajaran 2023
adalah sebagai berikut :

41
Tabel 2.3. Tabel Tenaga Pendidik Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan

Jumlah dan Status Guru


Tingkat PNS / GT GTT
No Jumlah
Pendidikan L P L P
1 S1 0 7 0 0 7
2 S2 1 0 0 1
3 D3 0 0 0 0 0
4 SMA 0 0 0 2 0
Jumlah 1 7 0 2 10

c. Tenaga Kependidikan Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan


Jumlah tenaga kependidikan dan kualifikasinya pada tahun
pelajaran 2023 adalah sebagai berikut :
Tabel 2.4. Tabel Tenaga Kependidikan Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan

No Tingkat Jumlah Staf Tata Usaha Jumlah


Pendidikan PNS / GT GTT
L P L P
1 S1 0 0 0 0 0
2 D3 0 0 0 0 0
3 D2 0 0 0 0 0
4 D1 0 0 0 0 0
5 SMA/Sederajat 0 0 0 1 1
Jumlah 0 0 0 1 1

Pada tahun 2023 diharapkan tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan


RA/Raudlatul Atfal ........................................... memilikijumlah dan kualifikasi
akademik sebagai berikut :
a. sebanyak 80 % tenaga pendidik memilikikualifikasi pendidikan S2 dan
S.1;
b. sebanyak 100 % tenaga kependidikan memilikikualifikasi pendidikan
S1;
c. jumlah guru sebanyak 9 orang.

F. Standar Sarpras
Standar sarpras adalah kriteria mengenai ruang belajar, tempat
beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat berkreasi,

42
media pembelajaran, alat dan bahan ajar, serta sumber belajar lain, yang
diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan
teknologi dan informasi.
Berikut adalah kondisi sarpras RA
.......................................................................................
a. Profil Ruang Kelas
Tabel 1.6. Tabel Profil Ruangan Kelas
Sumber Arsip

Jumlah dan ukuran Jumlah


Ruang Jumlah
Ukura lainnya Ruang
Kondisi Ukura Ukura Jumlah
n yang Seluruhna
Ruang n n (d) =
<63 digunaka yang
Kelas 7x9 >63 (a+b+c
m² n untuk dipergunak
m² (a) m² (b) ) ruangkela an
(c)
s
Baik - - 2 2 - 2
Rusak
- - 1 1 - 1
Ringan
Rusak
- - 1 1 - 1
Sedang
RusakBer
- - 1 1 - 1
at
Rusak
Total - - - - - -
Jumlah - 5 5 - 5

b. Alat bermain yang dimiliki


NO NAMA ALAT BERMAIN JUMLAH KONDISI KETERANGAN
1 Ayunan 3 2 baik
2 Junkat jungkit 2 2 baik
3 Papan peluncur 2 2 baik
4 Tangga bulat 2 2 baik
5 APE indor Lego 5 set baik
6 Balok 3 Set 1 baik 2 rusak
7 Puzzle 5 set 3 baik 2 rusak
8 Ronce 5 set 5 baik

G. Standar Pengelolaan
Standar Pengelolaan adalah kriteria mengenai perencanaan,

43
pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan
pendidikan, agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan
pendidikan. Ruang Lingkup Materi: Visi, misi, tujuan, rencana kerja
lembaga, kalender pendidikan, struktur organisasi, jaringan kemitraan,
peng-administrasian, supervisi. Secara umum dokumen manajerial kepala
RA lengkap dan setiap tahun dilaksanakan penilaian melalui PKKM
kepala RA oleh tim pengawas.
Jaringan kemitraan sampai saat ini sudah baik dilaksanakan
dengan berbagai pihak, kekurangan kami pada aspek pengadministrasian
kemitraan tersebut. Kedepan akan terus diperbaiki secara efektif dan
procedural.

H. Standar Pembiayaan
Komponen pembiayaan meliputi biaya operasional dan biaya
personal. Biaya operasional digunakan untuk gaji pendidik dan tenaga
kependidikan serta tunjangan yang melekat, penyelenggaraan program
pembelajaran, pengadaan dan pemeliharaan sarana-prasarana, serta
pengembangan SDM. Biaya personal meliputi biaya pendidikan yang
dikeluarkan untuk anak dalam mengikuti pembealajaran.
Secara umum sumber keuangan madrasah berasal ari dana
masyarakat dan BOP dari kementrian Agama. Dalam hal BOP, RA
...........................................telah melaksanakan tahapan-tahapan
pendaanaan dengan baik, mulai dari perencanaan dengan menyusun RKA
RA, pelaksanaan dan realisasi anggaran serta pelaporan telah sesuai
dengan juknis BOP Kemenag .

44
BAB IV
RENCANA KERJA RA/MADRASAH

A. Program Kerja RA/ Madrasah (Prioritas)


Berikut kami jelaskan rencana kegiatan dalam 1 tahun pelajaran.
TABEL IV. 1
RENCANA KEGIATAN MADRASAH BERDASARKAN SASARAN,
INDIKATOR, KEGIATAN DAN PENANGGUNGJAWAB

Program Penanggung
Sasaran (Indikator) Kegiatan Indikator Kegiatan Jawab
Pencapaian 1. Kompetensi 1. Analisi rekap 1.1 Menganalisis hasil Kepala
Perkembanga tingkat pencapaian rekap pencapaian Madrasah dan
n Anak dilihat pencapaian pertumbuha pertumbuhaan guru kelas
berdasarkan perkembang n anak yang berdasarkan usia/kelas
atas 6 (enam) an Anak berisi: berat A dan kelas B
aspek lingkup badan, 1.2 Analisis hasil deteksi
perkembanga tinggi pencapaian
n yang terdiri badan, dan pertumbuhan semua
dari nilai lingkar anak sesuai kelompok
agama dan kepala usia dalam bentuk kartu
moral, fisik sehat yang dikeluarkan
motorik, 2. Analisis hasil posyandu atau
kognitif, puskesmas
deteksi
bahasa, sosial 1.3 Melaksanakan efektifitas
emosional dan pencapaian kegiatan dalam
seni, sebagai pertumbuhan meningkatkan day
dasar abaca/literasi anak
semua anak
menstimulasi
anak sesuai 1.4 Melaksanakan kegiatan
kelompok yang menumbuh
usia, yang kembangkan kegiatan
seni
meliputi: 1.5 Mengikuti kegiatan
grafik tinggi pentas kreasi seni tari
badan dan hapalan Qur’an/
hadits piihan di tingkat
berbanding
IGRA kabupaten
tinggi badan,
grafik tinggi
badan
berbanding

45
usia, dan
grafik lingkar
kepala.

[Link]
literasi berupa
Penyediaan
sarana literasi (
pojok baca )
Pengemban [Link] 1. Merumuskan 1.1 Menjalinkerjasama Kepala
gan n KTSP ( Pembuatan dengan komite madrasah Madrasah ,
Kurikulum Dok 1 ) KTSP dan stake holder pengawas
(Standar Isi) [Link] Dokumen 1 lainnya dalam rangka pembina, dan
dokumen (Revisi ) mengoptimalkan potensi stake holder
warga madrasah dalam RA
pengembangan
Dokumen KTSP

2.1 Melakukan perbaiakan


pada bebrapa komponen
dokumen, terutama pada
perumusan visi, misi dan
tujuan

Pengemban [Link] [Link] 1.1 Pengadaan formulir Kepala


gan Proses Persiapan n Penerimaan Pendaftaran Madrasah dan
Pembelajaran pembelajaran Siswa Baru 1.2 Pengadaan formulir bio Guru dan
(Standar data siswa Tenaga
proses) 1.3 Administrasi pendaftaran kependidikan
pendaftaran
1.4 Pembuatan spanduk
madrasah gratis
1.5 Penerimaan peserta
didik baru
1.6 Pengenalan siswa
Baru (Matsama)

2. Pemenuhan [Link] 2.1Melengkapi Guru Kelas/TU


pelaksanaan administrasi administrasi
Pembelajaran guru kelas seluruh guru kelas

46
[Link] 3 Monitoring dan 3.1 Penyusunan RPPH dan Kepala
Proses supervisi RPPM yang sesuai Madrasah dan
Pembelajaran deng juknis pengawas
3.2 Program monitoring dan pembina
evaluasi internal
3.3 Supervisi pengawas
Pembina
[Link] 4. Melengkapi 4.1 Buku pegangan guru Guru
fasilitas buku sumber 4.2 Buku pengayaan
pembelajaran belajar guru
4.3 Buku teks
dan penilaian
4.4 Pengadaan alat
perbaikan
[Link] [Link] 5.1 Menambah alat peraga Guru
alat olah raga alat-alat olah dan alat bermain kelas/guru
raga olah raga
7. Melakukan 7.1 merencanakan Kepala
kunjungan ke kunjungan madrasah
rumah siswa 7.2 Melaksanakan dan Guru kelas
[Link] visit
yang kunjungan
bermasalah 7.3 Melaporkan hasil
Kunjungan

Pengemban [Link] 1. Pelaksanaan 1.1 Pembuatandaftar cek Kepala


gan system pelaksanaan penilaian list dan anekdot madrasah dan
Penilaian penilaian harian melalui 1.2 Display hasil karya guru kelas/
(standar daftar cek list, siswa operator
Penilaian) anekdot dan 1.3 Merapihkan
hasil karya Administrasi
penilaianaperkembanga
n siswa
Pengemban 1. Peningkatan 1. Kegiatan 1.1 Menyelesaiakn program Kemenag
gan Pendidik kompetensi perkuliahan S1 yang linear Kab.
dan Tenaga tenaga pendidik bagi guru dan 1. 2. Peningkatan kegiatan Tangerang,
Kependidik an dan pengembanga pengembangan diri bagi guru dan
(standar kependidikan n diri guru dan kepala RA kepala
tendik) (diusahakan 1. 3. Memajukan kegiatan madrasah
minimal 60 % KKRA di tingkat
guru berijazah kecamatan dan
S1 dan ada kabupaten
guru yang S1 1.4. In hose
nya linear0 Training/Pelatihan/Work
shop dan atau seminar
pembelajaran

47
[Link] 2.1 Diklat
kecamatan Kamad
2.2 Bintek manajemen
pengelolaan madrasah
2.3 Diklat/IHT Peningkatan
Profesi Guru
Pengemban [Link] [Link] 1.1 Pengadaan media Kepala
gansarana dan sarana dan n Pemenuhan pembelajaran Madrasah, ko
Prasarana Prasarana sarana dan 1.2 Pengadaan Mebeulair mite dan guru
Madrasah minimal Prasarana
1.3 Pengadaan papan
(Standar minimal
tulis
sarpras)
[Link] [Link] 2.1 Pengadaan perangkat
sarana n Pemenuhan computer
media sarana dan 2.2 Pengadaan perangkat
pembelajara Prasarana internet
n untk lainnya 2.3 Pengadaan multi
mendukung Media
efektifitas
PMB
Pengemban 1. Penyusunan 1. Membuat 1.1 Rapat pembentukan Kepala
gan RKM/RKT yang RKM dan RKT tim perumus, tim madrasah,
Manajemen dapat manajemen komite
madrasah diwujudkan 1.2 Identifikasi analisis madrasah,
(Standar SWOT Guru kelas
pengelolaan) 1.3 Proyeksi Program dan
skala prioritas pengawas
pembina
1.4 Singkronisasi Program
1.5 Penyempurnaan draf
1.6 Rapat
pleno/sosialisasi
1.7. Menyusun dan
mengesahkan jaringan
kemitraan secara
administrative, berupa MOU
dengan pihak terkait

48
[Link] 4. Menyiapkan 4.1 Membuat
madrasah/IAS akreditasi Perencanaan
P Madrasah Melaksanakan sosialisasi
dengan standar
4.3 Melengkapi keperluan
BAN
akreditasi
PAUD/PNF
4.4 Melaksanakan
akreditasi Madrasah
4.5 Mengevaluasi hasil
akreditasi Madrasah

Standar 5. Pengelolaan Menyusun RKA 5.1 Mendistribusikan Kepala


Pembiayaan BOP dengan acuan 8 keuangan sesuai Madrasah
SNP dengan yang telah dan
Menyelengg dibuat bendahara
arakan 5.2 Membuat pelaporan BOP,
pengelolaan pertanggungjawaban Pengawas
BOP kegiatan (LPJ/SPJ) pembina
Memanfaatkan
dana komite
untuk
peningkatan
kualitas
pembelajaran
Pembinaan 1. Kegiatan siswa [Link] rutin 1.1 Perencanaan kegiatan Kepala
Kesiswaan/ 1.2 Pelaksanaan kegiatan madrasah
Ekstrakurik ,PKS
1.3 Evaluais kegiatan
uler Kesiswaan,
1.4 Pelaporan guru kelas
[Link] siswa [Link] Rutin 2.1 Perencanaan kegiatan
2.2 Pelaksanaan kegiatan
2.3 Evaluais kegiatan
2.4 Pelaporan
[Link] 5.1 Perencanaan kegiatan
lomba agama 5.2 Pelaksanaan kegiatan
dan seni tingkat
5.3 Evaluais kegiatan
IGRA
Kabupaten 5.4 Pelaporan

[Link] [Link] 5.1 Perencanaan kegiatan Kepala


Berjamaah 5.2 Pelaksanaan kegiatan madrasah ,
5.3 Evaluais kegiatan guru kelas

5.4 Pelaporan

49
6. Baca tulis 6.1 Perencanaan kegiatan Kepala
Alquran 6.2 Pelaksanaan kegiatan madrasah
,PKS
6.3 Evaluais kegiatan
Kesiswaan,
6.4 Pelaporan Pembina
[Link] 7.1 Perencanaan kegiatan keagamaan /
kilat ceria bagi 7.2 Pelaksanaan kegiatan guru kelas
anak kelas B /agama
7.3 Evaluasi kegiatan
7.4 Pelaporan
Budaya dan [Link] [Link] 1.1 Pembelian tempat Kepala
Lingkungan raan Budaya an budaya sampah madrasah,
madrasah lingkungan bersih 1.2 Pembelian sapu komite
madrasah
1.3 Pembelian alat madrasah,
Guru kelas
kebersihan lainnya
2. 2.1 Pemeliharaan WC
Pemeliharaan Guru
system sanitasi 2.2 Pemeliharaan WC
& Siswa
Drainase
Pendidikan 1. 1. Bintek 1.1 Perencanaan kegiatan Kepala
Karakter dan Pelaksana kurikulum madrasah,
an pendidikan
1.2 Pelaksanaan kegiatan
Budaya Pendidikan komite,
karakter dan 1.3 Evaluais kegiatan
Bangsa/Ke berkarakter perwakilan
budaya bangsa/ 1.4 Pelaporan
wira usahaan kewirausahaa n orang tua
siswa
madrasah,
Guru kelas

B. Jadwal Rencana kerja RA/Madrasah

Tahun Pelajaran
No. Uraian Program dan Kegiatan Strategis
Smt 1 Smt 2
1. STANDAR TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN
ANAK
Analisis hasil deteksi pencapaian pertumbuhan semua anak
sesuai kelompok usia dalam bentuk kartu sehat yang V V
dikeluarkan posyandu atau puskesmas
Pengembangan literasi bagi anak melalui display dan pojok
V V
baca
Melaksanakan efektifitas kegiatan dalam meningkatkan daya
V
V
baca/literasi anak

50
STANDAR ISI
1.2.1 Pembuatan KTSP Dokumen 1 ( revisi ) V
1.2.2 Penyusunan KTSP Dokumen 2/RPP V
1.2.3 Pengembangan Bahan ajar, metode/media/In V V
house training/Pelatihan/Workshop
1.2.4 Pengembangan panduan Evaluasi V V
3.. STANDAR PROSES
2.1 PENGEMBANGAN SILABUS

2.1.1 Penyusunan Silabus berdasarkan Standar Isi V V


Dan Standar kompetensi Lulusan
2.1.2 Pengembangan silabus dilakukan oleh guru V V
2.2 PENGEMBANGAN RPP

2.2.1 Pembuatan RPPH, RPPM Tematik V V


berdasarkan prinsip- prinsip RPPH dan RPPM
2.3 PEMENUHAN SUMBER BELAJAR

2.3.1 Pengadaan buku panduan, buku pengayaan V V


Buku referensi, dan buku pelajaran

2.4 PENGEMBANGAN SUPERVISI DAN


EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN
2.4.1Perencanaan supervisi Akademik V V
2.4.2 Pelaksanaan supervisi Akademik V V
2.4.3 Penilaian hasil supervisi akademik V V
2.4.4 Pelaporan dan tindak lanjut Supervisi akademik V V
STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA
4
KEPENDIDIKAN
4.1 Pemenuhan jumlah Pendidik dan Tenaga
V
Kependidikan
4.2 Peningkatan kompetensi tenaga pendidik
melalui peningkatan SDM guru dengan beriijzah S1, V V
kegiatan KKRA In house training/pelatihan workshop
a. Dalam kecataman V
b. Luar kecamatan V
4.3. Kegiatan KK2023, MGMP, KKG V V
5 STANDAR SARANA DAN PRASARANA
6.1 Pemenuhan sarana dan prasarana V V
minimal/Skala Prioritas
6.5 Langganan daya dan jasa V V
6.6 Pengembangan budaya bersih V V
6.7 Pemenuhan sistim sanitasi/Drainase V V

51
6.8 Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain V V
6.9 Pemenuhan Persiapan Pembelajaran V V
6.10 Pemenuhan Pelaksanaan Pembelajaran V V
6.11 Pemenuhan fasilitas Pembelajaran/penilaian V V
6.12 Pemenuhan alat seni V V
6.13 Pemenuhan alat peraga V V
6.14 Pembelian/pengadaan computer dan infocus V
6.15 Kegiatan refleksi Pembelajaran V V
6 STANDAR PENGELOLAAN
7.1 Penyusunan RKT dan RKM V
7.2 Penyusunan Evalusi Diri Madrasah ( EDM ) V
7.3 Kegiatan Rapat V V
7.4 Perjalanan Dinas
 Dalam kecamatan V V
 Kabupaten V V
7.5 Akreditasi Madrasah V
7.6 Pengelolaan BOP V V
7.7 Penyusunan Program Suvervisi PTK V V
7.9 Penyusunan Program akademik V
7.14 Keagamaan/Rohani islam V V
7.15 Kegiatan Kreativitas siswa V
7. STANDAR PEMBIAYAAN
8.1 Penyusunan RKA RA V
8.2. Pembinaan Bendahara V V
8.3 Penyusunan dan pelaporan SPJ/LPJ BOP V V
8.4 Penyusunan MOU dengan pihak lain V
8.5 Monitaring dan evaluasi BOP V V
8.6 Honor Tenaga Pendidik tidak tetap V V
8.7 Honor Tenaga Kependidikan tidak tetap V V
STANDAR PENILAIAN
Pembuatandaftar cek list dan anekdot V V
Display hasil karya siswa
8. Merapihkan Administrasi penilaianaperkembangan siswa
V V

52
BAB V
RENCANA PENDANAAN RA/MADRASAH

Pada bab ini, penyusun akan menjelaskan rencana biaya pengembangan


prioritas, rencana biaya rutin, sumber pendanaan dan rencana kegiatan
dan anggaran RA madrasah

A. Rencana Biaya pengembangan RA

No. Program dan Kegiatan Strategis Rencana


Biaya (RP.)
1. STANDAR TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN
ANAK
1.1. Analisis hasil deteksi pencapaian pertumbuhan semua
anak sesuai kelompok usia dalam bentuk kartu sehat yang 200,000
dikeluarkan posyandu atau puskesmas
1.2 Pengembangan literasi bagi anak melalui display dan pojok
500,000
baca

1.3 Melaksanakan efektifitas kegiatan dalam meningkatkan


100,000
daya baca/literasi anak

2. STANDAR ISI
1.1 PENGEMBANGAN KURIKULUM ( KTSP )
1.2.1 Pembuatan KTSP Dokumen 1 ( revisi ) 500,000,
1.2.2 Penyusunan KTSP Dokumen 2/RPP 500,000,
1.2.3 Pengembangan Bahan ajar, metode/media/In 1,500,000
house training/Pelatihan/Workshop
1.2.4 Pengembangan panduan Evaluasi 200,000
3. STANDAR PROSES
2.1 PENGEMBANGAN SILABUS, RPPH dan RPPM

2.1.1 Penyusunan Silabus, RPPH dan RPPM berdasarkan 700,000,


Standar isi Dan Standar kompetensi Lulusan (STTPA)
2.1.2 Pengembangan silabus dilakukan oleh guru

2.2.1 Pembuatan RPPH, RPPM Tematik 500,000


berdasarkan prinsip- prinsip RPPH dan RPPM

53
2.3 PEMENUHAN SUMBER BELAJAR

2.3.1 Pengadaan buku panduan, buku pengayaan 1000,000


Buku referensi, dan buku pelajaran

2.4 PENGEMBANGAN SUPERVISI DAN


EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN
2.4.1Perencanaan supervisi Akademik 100,000
2.4.2 Pelaksanaan supervisi Akademik 500,000
2.4.3 Penilaian hasil supervisi akademik 200,000,
2.4.4 Pelaporan dan tindak lanjut Supervisi akademik 50,000,
STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA
4
KEPENDIDIKAN
4.1 Pemenuhan jumlah Pendidik dan Tenaga
500,000
Kependidikan
4.2 Peningkatan kompetensi tenaga pendidik
melalui peningkatan SDM guru dengan beriijzah S1, 2,500,000
kegiatan KKRA In house training/pelatihan workshop
4.3. Kegiatan KKRA, MGMP, KKG
5 STANDAR SARANA DAN PRASARANA
6.1 Pemenuhan sarana dan prasarana 500,000
minimal/Skala Prioritas
6.5 Langganan daya dan jasa 2,000,000
6.6 Pengembangan budaya bersih 200,000
6.7 Pemenuhan sistim sanitasi/Drainase 200,000
6.8 Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain 500,000
6.9 Pemenuhan Persiapan Pembelajaran 200,000
6.10 Pemenuhan Pelaksanaan Pembelajaran 500,000
6.11 Pemenuhan fasilitas Pembelajaran/penilaian 400,000
6.12 Pemenuhan alat seni 2,000,000
6.13 Pemenuhan alat peraga 1000,000
6.14 Pembelian/pengadaan computer dan infocus 7,000,000,
6.15 Kegiatan refleksi Pembelajaran 200,000
6 STANDAR PENGELOLAAN
7.1 Penyusunan RKT dan RKM 100,000
7.2 Penyusunan Evalusi Diri Madrasah ( EDM ) 300,000
7.3 Kegiatan Rapat 1000,000
7.4 Perjalanan Dinas
 Dalam kecamatan 500,000
 Kabupaten 1,000,000
7.5 Akreditasi Madrasah 5,000,000

54
7.6, Pengelolaan BOP 200,000
7.7 Penyusunan Program Suvervisi PTK 500,000
7.8 Penyusunan Program akademik 200,000,
7.14 Keagamaan/Rohani islam 500,000
7.15 Kegiatan Kreativitas siswa 2,000,000
7 STANDAR PEMBIAYAAN
8.1 Penyusunan RKA RA 100,000
8.2. Pembinaan Bendahara 300,000
8.3 Penyusunan dan pelaporan SPJ/LPJ BOP 500,000
8.4 Penyusunan MOU dengan pihak lain 100,000
8.5 Monitaring dan evaluasi BOP 300,000
8. STANDAR PENILAIAN
Pembuatandaftar cek list dan anekdot 100,000
Display hasil karya siswa
300,000
Merapihkan Administrasi penilaianaperkembangan siswa

B. Anggaran biaya Rutin

Anggran biaya rutin bersumber dari dana komite/dana masyarakat


yang disepekati oleh komite dan dana yang bersumber dari Dana
Opearasional Pendidikan kementrian Agama tahun 2023. Lebih jelas
diuraikan secara terperinci pada bagian D bab ini.

C. Sumber pendanaan

Sumber pendanaan penyelenggaraan Pendidikan di RA


...........................................adalah bersumber dari dana komite/dana
masyarakat yang disepekati oleh komite dan dana yang bersumber dari
Dana Opearasional Pendidikan kementrian Agama tahun 2023.

55
D. Rencana Kegiatan dan Anggaran RA/Madrasah

RAKM yang disusun madrasah, mulai tahun 2023, harus mengacu pada petunjuk teknis BOP 2023 dan
template RKAM di portal BOP. Berikut RAB RA mengacu pada jumlah pencairan Bop Tahun 2023, Format
Menggunakan petunjuk Teknis BOP 2023
TABEL V.1
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN RAUDHATUL ATHFAL (RKA RA)
TAHUN ANGGARAN 2023

Nama RA : RA.............................
Desa/Kecamatan : ...........................................
Kabupaten/Kota : TANGERANG
Provinsi : BANTEN

No. Jumlah (dalam Tahap


No. Kode Uraian Penggunaan
Urut Rp.)
I II
1 2 3 4 5 6
1 STANDAR TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK
Pengembangan Perilaku Hidup Sehat dan Penanganan Stunting
Rp 3.000.000 Rp 1.500.000 Rp 1.500.000
pada Siswa RA
Belanja Bahan Perbaikan Sanitasi Rp 0 Rp 0 Rp 0
Belanja Bahan (Pembelian Obat-Obatan) Rp 0 Rp 0 Rp 0

56
Belanja Bahan Makanan sehat dan bergizi di RA Rp 3.000.000 Rp 1.500.000 Rp 1.500.000
Kegiatan Pengembangan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan
Rp 0 Rp 0 Rp 0
anak lainnya

2 STANDAR ISI
Pengelolaan Kurikulum 2013 Rp 8.000.000 Rp 4.000.000 Rp 4.000.000
Penyusunan Pembagian Tugas Guru dan Jadwal Pelajaran Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Penyusunan Program Tahunan Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Penyusunan Program Semester Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Pengembangan dan Validasi Silabus Rp 0 Rp 0 Rp 0
Pengembangan RPP Rp 0 Rp 0 Rp 0
Penyusunan Modul Rp 0 Rp 0 Rp 0
Penyusunan Program Pengelolaan Multimedia Rp 0 Rp 0 Rp 0
Penyusunan Program Ekstrakurikuler Rp 0 Rp 0 Rp 0
Penyusunan Program Kesiswaan Rp 0 Rp 0 Rp 0
Penyusunan Pengembangan kurikulum Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Kegiatan Pengembangan Standar Isi Lainnya Rp 0 Rp 0 Rp 0

3 STANDAR PROSES
Kegiatan Pembelajaran Rp 17.000.000 Rp 8.500.000 Rp 8.500.000
Pembelian Alat Peraga Edukatif dalam Kelas Rp 8.000.000 Rp 4.000.000 Rp 4.000.000
Pembelian Buku Perpustakaan Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK); Rp 0 Rp 0 Rp 0
Kegiatan pertemuan Orang Tua / Wali (parenting), home
Rp 0 Rp 0 Rp 0
visit/pemberdayaan orang tua di Raudlatul Athfal

57
Kegiatan rutin pertemuan dengan orang tua/wali murid (parenting), Rp 3.000.000 Rp 1.500.000 Rp 1.500.000
Kegiatan pertemuan Guru dan Kelompok Kerja Raudlatul Athfal Rp 0 Rp 0 Rp 0
Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Rp 0 Rp 0 Rp 0
Penyelenggaraan Pentas Seni Rp 0 Rp 0 Rp 0
Pendataan Pendidikan Rp 0 Rp 0 Rp 0
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), peralatan dan/atau obat-obatan Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Kegiatan yang terkait dengan penanganan COVID-19 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat/Pendidikan dan
pengembangan sekolah sehat, aman, ramah anak, dan Rp 0 Rp 0 Rp 0
menyenangkan
PTM - Penyediaan bak cuci tangan (outdoor) Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
PTM - Penyediaan Jaringan Air Bersih Rp 0 Rp 0 Rp 0
Lomba dalam rangka pengembagan bakat dan prestasi peserta didik
Rp 0 Rp 0 Rp 0
RA
Ekskul bidang Keagamaan Rp 0 Rp 0 Rp 0
Ekskul bidang Olahraga Rp 0 Rp 0 Rp 0
Ekskul bidang Seni Rp 0 Rp 0 Rp 0
Ekskul bidang UKS Rp 0 Rp 0 Rp 0
Kegiatan Pengembangan Standar Proses lainnya Rp 0 Rp 0 Rp 0

4 STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN


Pengembangan Guru dan Tenaga Kependidikan Rp 6.000.000 Rp 3.000.000 Rp 3.000.000
Kegiatan pertemuan Guru (KKRA atau sejenisnya) Rp 3.000.000 Rp 1.500.000 Rp 1.500.000
Transpor Kegiatan Rp 2.000.000 Rp 1.500.000 Rp 1.500.000

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) yang


Rp 0 Rp 0 Rp 0
meliputi pengembangan diri, publikasi il2023ah, karya inovatif.

58
Pengembangan profesi guru atau peningkatan kompetensi tenaga
kependidikan, satu kali/tahun selama tidak dibiayai dari sumber dana Rp 0 Rp 0 Rp 0
lainnya
Kegiatan pengembangan standar pendidik dan tenaga kependidikan
Rp 0 Rp 0 Rp 0
lainnya

5 STANDAR SARANA PRASARANA


Pemeliharaan Sarana Sekolah Rp 10.000.000 Rp 5.000.000 Rp 5.000.000
Pembelian/Perawatan Alat Multi Media Pembelajaran dan Perangkat
Rp 0 Rp 0 Rp 0
Pengolah Data
Penambahan alokasi kuota internet bagi RA yang memakai fixed-
modem atau paket internet lainnya yang dapat menunjang pembelian Rp 0 Rp 0 Rp 0
jarak jauh
Pembelian/sewa mobile modem yang diperuntukkan bagi guru
denganjumlah modem dan paket data internet sesuai dengan Rp 0 Rp 0 Rp 0
kebutuhan
Pembelian/sewa sarana/perlengkapan/peralatan atau pelaksanan
kegiatan yang diperlukan dalam rangka Pencegahan Penyebaran Rp 0 Rp 0 Rp 0
COVID-19
Pembelian sabun cuci tangan, anti septic, masker dan saran lainnya
Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
yang dapat menunjang pencegahan penyebaran COVID-19
Pengadaaan bahan ki2023a lainnya yang berfungsi unutuk
Rp 0 Rp 0 Rp 0
pencegahan penyebaran COVID-19
Biaya transportasi dan honor bagi petugas kesehatan/petugas lain
Rp 0 Rp 0 Rp 0
kegiatan pencegahan penyebaran COVID-19
Membiayai sewa peralatan untuk kegiatan yang mendukung
Rp 0 Rp 0 Rp 0
pencegahan penyebaran COVID-19
Pemeliharaan Sarana Sekolah Rp 0 Rp 0 Rp 0
Pemeliharaan dan Perbaikan Gedung,Ruang Kelas Rp 4.000.000 Rp 0 Rp 4.000.000
Biaya Lainnya Rp 0 Rp 0 Rp 0

59
Pemeliharaan RA, pengecatan gedung dan perbaikan fasilitas yang Rp 4.000.000 Rp 4.000.000 Rp 0
ada.
Belanja Bahan Pemeliharaan Rp 0 Rp 0 Rp 0
Perbaikan mebelair Rp 0 Rp 0 Rp 0
Belanja Bahan Perbaikan Mebelair Rp 0 Rp 0 Rp 0
Perbaikan dan perawatan alat komunikasi multimedia (PC, Laptop,
Rp 0 Rp 0 Rp 0
Printer)

6 STANDAR PENGELOLAAN
Pembayaran Honor Rutin Rp 18.000.000 Rp 9.000.000 Rp 9.000.000
Pembayaran Honor GBPNS Rp 18.000.000 Rp 9.000.000 Rp 9.000.000
Pembayaran Honor Operator/Tenaga Kependidikan Rp 0 Rp 0 Rp 0
Biaya Lainnya Rp 0 Rp 0 Rp 0

7 STANDAR PEMBIAYAAN
Pengelolaan RA Rp 13.000.000 Rp 6.500.000 Rp 6.500.000
Belanja keperluan sehari-hari RA sebagai persediaan. Rp 0 Rp 0 Rp 0
Belanja Bahan ( ATK) Rp 7.400.000 Rp 3.700.000 Rp 3.700.000
Belanja Bahan (Alat Kebersihan) Rp 2.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Pembelian alat absen guru dan tenaga kependidikan berupa finger
Rp 0 Rp 0 Rp 0
print.
Langganan daya dan jasa (listrik, air, telepon, dan internet). Rp 3.600.000 Rp 1.800.000 Rp 1.800.000
Pembayaran Listrik Rp 0 Rp 0 Rp 0
Pembelian Pulsa Data Rp 0 Rp 0 Rp 0
Langganan Akun Virtual Meeting (Google Meet, Zoom, Webex,
Rp 0 Rp 0 Rp 0
CloudX, dan sejenisnya).

60
Langganan majalah atau publikasi berkala yang terkait dengan
Rp 0 Rp 0 Rp 0
pembelajaran melalui luring maupun melalui daring.
Biaya tambah daya lisrik dan pasang baru. Rp 0 Rp 0 Rp 0
Belanja Pengelolaan RA lainnya Rp 0 Rp 0 Rp 0

8 STANDAR PENILAIAN
Model Penilaian yang Inovatif Rp 0 Rp 0 Rp 0
Pelaksanaan model penilaian yang inovatif Rp 0 Rp 0 Rp 0
Kegiatan Pengembangan Standar Penilaian Pendidikan Lainnya Rp 0 Rp 0 Rp 0

JUMLAH Rp 75.000.000 Rp 37.500.000 Rp 37.500.000

Tangerang, Januari 2023

Mengetahui :
Kepala RA............................. Bendahara BOP RA,

…………………………………… …………………………
NIP. NIP.

61
BAB VI
PENUTUP

A. Simpulan

Rencana Kerja Madrasah (RKT) RA..............................................tahun


pelajaran 2023 merupakan dokumen perencanaan tahunan yang disusun
dengan berpedoman pada petunjuk penggunaan dana Bantuan Operasional
Madrasah BOP tahun 2023
Sebagaimana uraian di atas,bahwa Rencana Kerja Tahunan ( RKT )
RA ........................................... , yang akan dilaksanakan pada tahun
pelajaran 2023 dengan sasaran program sebagai berikut :

1. Program berdasarkan aspek pemerataan, kualitas, relevansi, efisiensi


dan kapasitas RA /madrasah.
2. Program berdasarkan aspek pengembangan standar tingkat
pencapaian perkembangan anak, pengembangan kurikulum,
pengembangan proses pembelajaran, pengembangan sistim penilaian,
pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan, pengembangan
sarana dan prasarana madrasah, pengembangan manajemen
madrasah, pengembangan kegiatan kesiswaan, pengembangan
budaya lingkungan madrasah, pengembangan pendidikan berkarakter ,
dan kegiatan non program madrasah.

B. Saran

Dengan adanya Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) RA


........................................... ini, diharapkan dapat

1. Membantu madrasah dalam menentukan program yang diprioritaskan


sesuai dengan kebutuhan di madrasah.
2. Memfungsikan semua komponen madrasah baik warga madrasah

62
maupun orang tua peserta didik.
3. Memotivasi peran serta mastarakat untuk terlibat secara
langsung dalam menyukseskan wajib belajar usia 4-6/7 tahun dan
peningkatan mutu pendidikan
4. Dalam hal penyusunan RKT/RKM, banyak kebutuhan madrasah yang
tidak terakomodir dan tercukupi disebabkan dari segi kuantitas siswa
kami sangat tidak mencukupi idealitas anggaran madrasah yang
sesungguhnya. Apalagi ditambah dengan kondisi realiasisai
pembayaran honorarium tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
yang mencapai 74 % an Dengan demikiananggaran RA/ madrasah
yang seharusnya sesuai dengan harapan dan pretensi bahkan idealitas
kami, di bandingkan dengan RKA-RA yang disusun tidaklah sama,
bahkan jauh dari harapan RA/madrasah kami mencapai Standar
nasional pendidika. tentunya untuk madrasah yang lebih baik, lebih
baik [Link] demikianprogram prioritas pada 8 standar
SNP menjadi keharrusan dengan tidak mengurangi kualitas.

63
LAMPIRAN

64
KOP SURAT

SURAT KEPUTUSAN KEPALA RA.............................


Nomor : …….

TENTANG
PEMBENTUKAN TIM PENJAMIN MUTU MADRASAH (Tim PTM)
RA ...........................................
TAHUN PELAJARAN 2023

KEPALA RA ...........................................

Menimbang : a. bahwa Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003


tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
mengamanatkan bahwa Kurikulum jenjang pendidikan dasar dan
menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu pada
Standar isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman
pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan
(BSNP);
b. bahwa RA ......................................................................................
merupakan salah satu pendidikan madrasah di bawah binaan Kementrian
Agama;
c. berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada butir a dan b di
atas, perlu menetapkan Tim Pemnjamin Mutu RA
...................................................................................... Tahun pelajaran
2023;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional
Pendidikan;
4. Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 2015 tentang Standar Nasional
Pendidikan.
5. Peraturan Presiden Nomor 60 Tentang Pengembangan Anak Usia Dini
Holistik-Integratif.
6. Permendikbud no 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan
Anak Usia Dini.
7. Permendikbud no 146 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan
Anak Usia Dini
8. Keputusan Dirjen Pendis No. 3489 tahun 2016 tentang Kurikulum
Raudhatul Athfal.
9. Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 2015 tentang Standar Nasional
Pendidikan.
10. Peraturan Presiden Nomor 60 Tentang Pengembangan Anak Usia Dini
Holistik-Integratif.
11. Permendikbud no 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan
Anak Usia Dini.
12. Permendikbud no 146 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak
Usia Dini
13 Keputusan Dirjen Pendis No. 3489 tahun 2016 tentang Kurikulum Raudhatul
Athfal.
14. KMA nomor 792tahun 2018 tentang implementasi kurikulum RA

65
Memperhatikan : Masukan dan pertimbangan Komite Madrasah, Pendidik, Tenaga Kependidikan
dan seluruh pemangku kepentingan madrasah pada Rapat Awal awal tahun
pelajaran pada tanggal 11 Juli 2023.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : KEPUTUSAN KEPALA RA RA..............................TENTANG PEMBENTUKAN


PENYUSUN TIM PENJAMIN MUTU MADRASAH (Tim-TPM) RA
...........................................TAHUN PELAJARAN 2023;

PERTAMA : Mengangkat nama-nama sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan


ini sebagai Tim Penyusun Penjamin RA..............................................pada
Tahun pelajaran 2023.
KEDUA : Tim Penyusun penjamin Mutu Madrasah sebagaimana dimaksud dalam
diktum pertama mempunyai tugas:
1. Menyiapkan bahan penyusunan EDM
2. Mendiskusikan dan memfinalisasi rancangan dokumen pengembangan
kurikulum melalui kegiatan workshop yang diikuti oleh seluruh tim dan
pemangku kepentingan madrasah;
3. Melaporkan hasil kegiatan kepada Kepala Madrasah dan
merekomendasikan penetapan EDM RA.............................;
KETIGA : Segala pembiayaan yang timbul akibat dikeluarkannya Keputusan ini
dibebankan kepada APBM/ RA ...........................................
KEEMPAT : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan dalam
catatan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan maka akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di :....................
Pada Tangggal : 2023
Kepala RA,

…………………………
NIP.

Tembusan :

1. Ketua yayasan
2. Kepala Kantor Wiayah Kementrian Agam Provinsi Banten;
3. Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Tangerang;
4. Pengawas madrasah Kecamatan ...........................................
5. Ketua Komite Madrasah;
6. Seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan RA.............................

66
Lampiran 1 : Surat Keputusan Kepala RA............................................tentang Tim Penyusun Penjamin Mutu
RA/madrasah

SURAT KEPUTUSAN
PENETAPAN TIM PENJAMIN MUTU MADRASAH (Tim PTM)
RA.............................
KECAMATAN.............................................KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN
TAHUN PELAJARAN 2023

No. Nama/NIP Pangkat/Golongan Jabatan

1. Iing Sapii, S. Ag.,[Link]. Pembina/IV_a Pengarah


NIP. 196711032005012002
2. Penanggung jawab

3. Ketua

4. Sekretaris

5. Anggota

6. Anggota

7. Anggota

8. Anggota

9. Anggota

Ditetapkan di : Pasarkemis
Pada Tangggal : 2 Januari 2023
Kepala RA,

.................................
NIP.

67

Anda mungkin juga menyukai