CHART
PATTERN
APA ITU CHART PATTERN?
• Chart Pattern adalah sebuah pola pergerakan grafik
harga yang terus berulangkali terjadi pada Market.
Sekilas, dari pengertian ini berarti Kalian akan
mengamati Pola-pola yang terbentuk sebagai
petunjuk untuk melakukan open position baik itu
Buy ataupun Sell.
• Chart Pattern bisa digunakan untuk memprediksi
kemana harga akan bergerak, apakah akan terjadi
Pergantian Tren? Atau akan terjadi pelanjutan Tren.
• Chart Pattern terbagi menjadi 2, Chart Pattern
Reversal &Chart Pattern Continuation.
• Chart Pattern sangat penting dalam analisa teknikal,
karena selain bisa mendeteksi arah harga, pola ini
juga bisa diamati di semua timeframe, mulai dari
menitan hingga bulanan.
3 JENIS CHART PATTERN
• Chart Pattern Reversal
Chart Pattern jenis ini dapat memberikan sebuah
informasi kepada Traders bahwa Trend yang sedang
terjadi akan mengalami perubahan.
• Chart Pattern Continuation
Chart Pattern jenis ini dapat memberikan informasi
kepada Traders bahwa pelanjutan trend akan terjadi.
• Chart Pattern Bilateral
Chart Pattern jenis ini memberikan informasi potensi
pembalikan arah tren & pelanjutan tren, ditandai
dengan Wedge Pattern yang terbentuk.
CHART PATTERN
1. Double Top & Double Bottom
2. Triple Top & Triple Bottom
REVERSAL 3. Head Shoulder & Inv erted Head Shoulder
[Link] TOP
& BOTTOM
DOUBLE TOP
Double Top adalah Chart Pattern pembalikan arah dari Bullish
ke Bearish.
• Pola ini terdiri dari 2 Puncak (Resistance) yang hampir sama
tinggi yang dipisahkan oleh lembah yang lebih rendah.
• Garis horizontal yang diletakan pada area bagian bawah
(Support) disebut sebagai ”Neckline".
• Chart Pattern ini memiliki 2 Resistance sebagai area Puncak &
memiliki 1 Support sebagai area Neckline.
• Ketika Candlestick berhasil berada dibawah area Neckline
pada saat itulah kalian bisa melakukan open position Sell.
• Pastikan sebelum melakukan open position Sell, Candlestick
benar-benar berada dibawah area Neckline.
DOUBLE BOTTOM
Double Bottom adalah Chart Pattern pembalikan arah dari
Bearish ke Bullish.
• Pola ini terdiri dari 2 Lembah yang hampir sama rendah
yang dipisahkan oleh puncak yang lebih tinggi.
• Garis horizontal yang ditarik melalui bagian atas (Resistance)
dari kedua lembah disebut sebagai ”Neckline".
• Chart Pattern ini memiliki 2 Support sebagai area Lembah &
memiliki 1 Resistance sebagai area Neckline.
• Ketika Candlestick berhasil berada diatas area Neckline
pada saat itulah kalian bisa melakukan open position Buy.
• Pastikan sebelum melakukan open position Buy, Candlestick
benar-benar berada diatas area Neckline.
2. TRIPLE TOP
& BOTTOM
TRIPLE TOP
Chart pattern Triple Top adalah pola grafik
yang digunakan dalam analisis teknikal untuk
menentukan Reversal dari Bullish ke Bearish.
• Pola ini terdiri dari 3 puncak yang hampir
sama tinggi & dipisahkan oleh 2 lembah
yang lebih rendah, sama seperti pada
Double Top, namun dalam hal ini, terdapat
tiga puncak.
• Garis horizontal yang ditarik melalui
bagian bawah (Support) dari ketiga
puncak disebut sebagai ”Neckline".
• Pola ini menandakan bahwa Harga sudah
tidak kuat untuk melakukan kenaikan &
membentuk resistance yang lebih tinggi
dari 2 resistance sebelumnya.
• Kalian bisa melakukan open position Sell
pada pola ini ketika Candlestick berhasil
berada dibawah area Neckline.
TRIPLE BOTTOM
Chart pattern Triple Bottom adalah pola grafik
yang digunakan dalam analisis teknikal untuk
menentukan Reversal dari Bearish ke Bullish.
• Pola ini terdiri dari 3 lembah yang hampir
sama rendah & dipisahkan oleh 2 puncak
yang lebih tinggi, sama seperti pada Double
Bottom, namun dalam hal ini, terdapat tiga
lembah.
• Garis horizontal yang ditarik melalui bagian
atas (Resistance) dari ketiga lembah disebut
sebagai ”Neckline".
• Pola ini menandakan bahwa Harga sudah
tidak kuat untuk melakukan penurunan &
membentuk Support yang lebih rendah dari
2 Support sebelumnya.
• Kalian bisa melakukan open position Buy
pada pola ini ketika Candlestick berhasil
berada diatas area Neckline.
3. HEAD & SOULDER
INVERTED HEAD & SHOULDER
HEAD & SHOULDER Head & Shoulder adalah sebuah Pola Pattern Reversal
dari Bullish ke Bearish.
• Pola ini sering ditemui pada Bullish Trend &
merupakan indikasi bahwa setelah pola ini
terbentuk ada kemungkinan Trend akan berganti
menjadi Bearish.
• Pola ini terdiri dari 3 Puncak yang terlihat seperti
Kepala & 2 bahu. Puncak pertama adalah puncak
tertinggi yang disebut sebagai ”Kepala", diikuti oleh
Puncak kedua yang lebih rendah yang disebut
sebagai ”Bahu Kiri” & Puncak ketiga yang lebih
rendah lagi yang disebut sebagai ”Bahu Kanan".
• Garis horizontal yang ditarik melalui bagian bawah
dari kedua bahu disebut sebagai ”Neckline".
• Kalian bisa melakukan open position Sell pada saat
Candlestick berhasil berada dibawah area Neckline.
• Kalian juga bisa melakukan open position Sell
ketika harga retest di area Neckline, ada kala
sebelum akhirnya harga melanjutkan penurunan
akan retest terlebih dahulu di area Neckline &
membentuk Resistance.
INVERTED H&S Inverted Head & Shoulder adalah pola pembalikan arah
dari Bearish ke Bullish.
• Pola ini sering ditemui pada Bearish Trend &
merupakan indikasi bahwa setelah pola ini terbentuk
ada kemungkinan Tren akan berganti menjadi
Bullish.
• Pola ini terdiri dari 3 lembah yang terlihat seperti
Kepala & 2 bahu yang terbalik. Lembah pertama
adalah Lembah terendah yang disebut sebagai
”Kepala", diikuti oleh Lembah kedua yang lebih
tinggi yang disebut sebagai ”Bahu Kiri” & lembah
ketiga yang lebih tinggi lagi yang disebut ”Bahu
Kanan".
• Garis Horizontal yang ditarik melalui bagian atas
dari kedua bahu disebut sebagai ”Neckline".
• Kalian bisa melakukan open position Buy pada saat
Candlestick berhasil berada diatas area Neckline.
• Kalian juga bisa melakukan open position Buy ketika
harga retest di area Neckline, ada kala dimana
sebelum akhirnya harga melanjutkan kenaikan akan
retest terlebih dahulu di area Neckline & membentuk
Support.
CHART PATTERN
1. Bullish & Bearish Rectangle
2. Bullish & Bearish Pennant
CONTINUATION 3. Ascending & Descending Triangle
4. Falling Wedge & R ising Wedge
1. BULLISH
& BEARISH
RECTANGLE
BULLISH RECTANGLE
Bullish Rectangle adalah Pola pelanjutan tren, kalian
akan menemukan Pola ini pada pada Trend Bullish yang
sedang terjadi.
• Pola ini seperti Trend Sideways yang terjadi pada
Trend Bullish, memiliki 2-4 Resistance & Support yang
berada pada level yang hampir sejajar.
• Ketika Candlestick berhasil berada diatas area
Resistance maka kalian bisa melakukan open position
Buy, karena kemungkinan besar harga akan
melanjutkan kenaikan setelah berada pada fase
Sideways.
• Kita bisa menggunakan pola ini sebagai Strategi
Follow The Trend Bullish.
BEARISH RECTANGLE
Bearish Rectangle adalah Pola pelanjutan Trend
Bearish, kalian akan menemukan Pola ini pada pada
Trend Bearish yang sedang terjadi.
• Pola ini adalah Trend Sideways yang terjadi pada
Trend Bearish, memiliki 2-4 Resistance & Support
yang berada pada level yang hampir sejajar.
• Ketika Candlestick berhasil berada dibawah area
Support maka kalian bisa melakukan open position
Sell, karena kemungkinan besar harga akan
melanjutkan penurunan setelah berada pada fase
Sideways.
• Kita bisa menggunakan pola ini sebagai Strategi
Follow The Trend Bearish.
2. BULLISH
& BEARISH
PENNANT
BULLISH PENNANT
Bullish Pennant adalah pola pelanjutan Trend Bullish
yang memiliki bentuk seperti Bendera Segitiga.
• Biasanya pola ini memiliki 3 Resistance & 2 Support.
• Gunakanlan Trend Line untuk menentukan area
Trendline Resistance & Trendline Support, letakan
Trendline tepat pada area Resistance & Support
sehingga membentuk seperti Bendera Segitiga.
• Ketika Candlestick berhasil berada diatas Trendline
Resistance kalian bisa melakukan open position Buy,
karena ini adalah sebuah pertanda bahwa
pelanjutan Trend Bullish akan terjadi & harga akan
melanjutkan kenaikannya.
BEARISH PENNANT
Bearish Pennant adalah pola pelanjutan Trend Bearish
yang memiliki bentuk seperti Bendera Segitiga.
• Biasanya pola ini memiliki 2 Resistance & 3 Support.
• Gunakanlan Trend Line untuk menentukan area
Trendline Resistance & Trendline Support, letakan
Trendline tepat pada area Resistance & Support
sehingga membentuk seperti Bendera Segitiga.
• Ketika Candlestick berhasil berada dibawah
Trendline Support kalian bisa melakukan open
position Sell, karena ini adalah sebuah pertanda
bahwa pelanjutan Trend Bearish akan terjadi &
harga akan melanjutkan penurunannya.
3. ASCENDING
& DESCENDING
TRIANGLE
ASCENDING TRIANGLE
Ascending triangle adalah Pola pelanjutan Trend Bullish.
• Pola ini memiliki Resistance yang berada pada level
yang hampir sejajar & Support yang semakin
mengkerucut ke atas.
• Kita bisa melakukan open position Buy pada saat
Candlestick berhasil berada diatas area Resistance,
karena Ketika Candlestick berhasil berada diatas
Resistance akan ada kemungkinan Harga akan
melanjutkan kenaikannya.
• Pastikan sebelum melakukan open position Buy,
Candlestick benar-benar berada diatas area
Resistance.
DESCENDING TRIANGLE
Descending Triangle adalah Pola pelanjutan Trend Bearish.
• Pola ini memiliki area Support yang berada pada level
yang hampir sejajar & area Resistance yang semakin
mengkerucut ke bawah.
• Kita bisa melakukan open position Sell pada saat
Candlestick berhasil berada dibawah area Support,
karena ketika Candlestick berhasil berada dibawah
area Support akan ada kemungkinan Harga akan
melanjutkan penurunan.
• Pastikan sebelum melakukan open position Sell,
Candlestick benar-benar berada dibawah area Support.
4. FALLING &
RISING WEDGE
FALLING WEDGE CONTINUATION
Falling Wedge Continuation adalah Pola pelanjutan
Trend Bullish.
• Ciri-ciri dari pola ini bisa dilihat dari pembentukan
Resistance & Support yang terus mengalami
penurunan & terlihat mengkerucut semakin
kebawah.
• Gunakanlan Trendline untuk menentukan area
Trendline Resistance & Supportnya.
• Kalian bisa melakukan open position Buy ketika
Candlestick berhasil berada diatas Trendline
Resistance karena kemungkinan besar pelanjutan
Trend Bullish akan terjadi & harga akan
melanjutkan kenaikan.
RISING WEDGE CONTINUATION
Rising Wedge Continuation adalah Pola pelanjutan
Trend Bearish.
• Ciri-ciri dari pola ini bisa dilihat dari pembentukan
Resistance & Support yang terus mengalami
kenaikan & terlihat semakin mengkerucut keatas.
• Gunakanlah Trendline untuk menentukan area
Trendline Resistance & Supportnya.
• Kalian bisa melakukan open position Sell ketika
Candlestick berhasil berada dibawah Trendline
Support, karena kemungkinan besar pelanjutan
Trend Bearish akan terjadi & harga akan
melanjutkan penurunan.
CHART SHEET POLA PATTERN
Reversal, Continuation & Bilateral.
ARIGATOU
GOZAIMASU!!