A.
Noun Phrase
1. Definisi
Noun Phrase Merupakan sebuah frasa yang merupakan hasil
penggabungan kata benda (noun), kata ganti benda (pronoun),
atau number.
Frasa ini digunakan ketika sebuah kata benda dirasa kurang spesifik
dalam menggambarkan sebuah kata benda.
Frasa ini dapat dibedakan menjadi basic dan complex noun phrase.
Lalu, bagaimana menyusun sebuah noun phrase? Untuk menyusunnya
secara sempurna, ada dua istilah yang perlu kamu ingat: pre-modifier dan
post-modifier.
Pre modifier merupakan kata imbuhan yang ditambahkan di depan
sebuah noun utama sedangkan post-modifier merupakan kata imbuhan
yang ditambahkan di belakang sebuah noun.
2. Pola Kalimat Noun Phrase
Menambahkan imbuhan-imbuhan untuk menjelaskan
sebuah noun ternyata tak semudah itu.
Ada pola kalimat yang perlu ingat untuk membentuk frasa ini. Apa saja
itu?
a. Noun + noun
Contoh noun phrase untuk kategori noun+noun, antara
lain newspaper, school bag, pizza box, dan air conditioner.
Dalam contoh-contoh ini, kamu bisa perhatikan bahwa walaupun ada
dua kata benda, namun yang dimaksud hanyalah satu benda saja.
Misalnya dalam kata pizza box, benda yang dimaksudkan adalah
kotak pizza-nya.
Oleh karena itu, benda yang dimaksud dalam noun phrase dari pizza
box adalah box-nya itu sendiri.
b. Noun + of + noun
Bagaimana contoh kata dengan pola ini? Kamu bisa lihat dengan
kata-kata seperti declaration of independence, city of angels, age of
empire, dan book of secrets.
Kata ‘of’ dalam rangkaian kata-kata tersebut digunakan untuk
menunjukkan arti dari pada kata benda yang disebut pertama kali.
Misalnya pada kata declaration of independence yang memiliki arti
naskah kemerdekaan. Kemerdekaan hanya berfungsi sebagai
penjelasan dari naskah yang dibicarakan.
c. Determiner + adverb + adjective + noun
Contoh kata dari pola noun phrase ini adalah extremely dangerous
sport, a totally gorgeous boy, a really nice car, dan lain sebagainya.
Pada pola ini kamu bisa melihat bahwa adanya
tambahan adverb atau adjective sebelum sebuah kata benda untuk
menerangkan benda tersebut secara lebih jelas.
Misalnya dalam frasa extremely dangerous sport, ada kata
sifat dangerous yang menjelaskan jenis olahraga yang sedang
dibicarakan.
Dengan tambahan kata sifat extremely akan membuat noun yang
dijelaskan semakin jelas.
d. V-ing + noun (as Gerund)
Untuk kategori pola kalimat ini kamu bisa menggunakan contoh
swimming pool, walking stick, dan smoking room.
Secara kontekstual, makna V-ing sebagai gerund adalah untuk
menandai kata benda yang disebut terakhir.
Dapat disimpulkan bahwa kata swimming pool memiliki arti a pool
for swimming activities.
V-ing yang terdapat dalam noun phrase ini berfungsi untuk
menjelaskan sebuah kegiatan.
e. V-ing + Noun (as Participle)
Selain noun yang bisa berfungsi sebagai gerund, noun juga bisa
berfungsi sebagai participle atau keterangan penjelas yang
menggunakan relative pronoun.
Contohnya adalah talking bird, walking dead, atau smoking man.
Noun sebagai participle dalam kalimat ini biasanya merupakan
penjelas yang berbentuk apa dan siapa.
Seperti dalam kalimat talking bird kita bisa merincikannya sebagai a
bird that talks.
Untuk menjadikannya sebuah objek yang utuh, kamu bisa
menggantikan kegiatannya dengan V-ing sebagai kegiatan dan noun
sebagai penjelas objek yang melakukannya.
f. V3 + Noun (as Participle)
Selain v-ing, ada juga verb ketiga yang bisa digunakan dalam
pembentukan noun phrase.
Contoh kata dari pola kalimat ini adalah hidden treasure, forbidden
city, cooked meals, frozen dairy.
Penggunaan V3 memiliki fungsi untuk sebagai
bentuk participle atau keterangan penjelas yang
menggunakan relative pronoun seperti who, which, that,
whom dalam adjective clause bentuk kalimat pasif.
Misalnya dalam kata hidden treasure, kita memecah kata tersebut
menjadi a treasure that was hidden.
Nah, untuk membuatnya lebih singkat dan membentuk subjek yang
utuh, kamu bisa menyingkatnya menjadi a hidden treasure.
Contoh Kalimat Noun Phrases
Masih bingung dengan bentuk kalimat noun phrases? Mari perhatikan contoh
dari Your Dictionary di bawah ini:
The spotted puppy is up for adoption. Spotted puppy merupakan bentuk
dari pola V3+ noun (as participle).
The bohemian house was brightly decorated for the holidays. Bohemian
house merupakan bentuk noun + noun, menjelaskan rumah yang
didekorasi untuk liburan.
At the zoo, I saw a striped zebra. Striped merupakan bentuk ketiga atau
V3. Maka dari itu, bentuk kalimat ini merupakan v3 + noun (as
participle).
I want a cute puppy for Christmas. Adjective + noun juga bisa
diaplikasikan dalam pola kalimat noun phrase. Dalam kalimat ini kita bisa
melihat adanya tambahan kata sifat sebelum kata benda untuk
memperjelas apa yang dimaksud. Cute ditambahkan untuk memperjelas
objek utama, yaitu puppy.
B. Pengertian Adjective Order
1. Pengertian Adjective Order
Sesuai yang sudah kamu ketahui, kata sifat (adjective) memiliki fungsi
untuk menerangkan atau mendeskripiskan kata benda (noun).
Namun, ketika kita ingin menerangkan kata benda sebagai attribute
adjective (berada di depan adjective) ada kemungkinan kita akan
menggunakan lebih dari satu adjective atau kata sifat.
Untuk penyebutan kata sifat tersebut ternyata memiliki aturan tersendiri
yang disebut sebagai adjective order. Kita tidak bisa menyebutkan secara
asal, namun harus menuruti aturan yang ada.
Bagaimana aturannya? Urutan kata sifat berdasarkan kategori dan kata
sifat yang bersifat opini biasanya disebutkan duluan diikuti yang
berdasarkan fakta.
2. Aturan Adjective Order
Dilansir dari Cambridge Dictionary, urutan yang perlu ditaati dalam
menulis atau menyebut kata sifat adalah:
a. Opinion
b. Size
c. Physical Quality
d. Shape
e. Age
f. Color
g. Origin
h. Material
i. Type
j. Purpose
Lalu, bagaimana cara kita mengklasifikasikan kata sifat menjadi kategori
di atas? Untuk lebih jelasnya, mari bahas secara mendalam di bawah ini.
a. Opinion
Kata sifat yang termasuk dalam opinion atau opini adalah:
Amazing
Awful
Beautiful
Diligent
Delicious
Easy
Good
Important
Lovely
Nice
Tidy
Unusual
Weird
b. Size
Kata sifat yang termasuk dalam ukuran tak hanya
sekadar big atau small. Jika kamu menemukan kata-kata di bawah ini,
berarti masuk ke dalam kategori size:
Big
Enormous
Large
Little
Long
Short
Small
c. Physical Quality
Physical quality merupakan pengungkapan ciri fisik dari suatu objek
Thin
Rough
Soft
Untidy
d. Shape
Merupakan deskripsi bentuk dari suatu objek. Kata sifat yang termasuk
dalam kategori ini adalah:
Annular
Even
Flat
Hexagonal
e. Age
Kata sifat yang termasuk dari age atau deskripsi dari umur suatu objek
adalah:
Ancient
Antique
Elderly
New
Old
Young
Youthful
f. Color
Sesuai dengan namanya, color menyatakan warna dari sebuah objek. Di
antaranya adalah:
Black
Black-haired
Blue
Brownish
Green
Pale
Purple
Reddish
White
g. Origin
Origin merupakan kata sifat yang menyatakan asal atau kebangsaan
dari suatu objek atau benda.
American
Canadian
Dutch
Eastern
French
Greek
Indonesian
Japanese
Scottish
Thai
Turkish
h. Material
Sesuai dengan namanya, material akan menjelaskan suatu benda atau
objek terbuat dari bahan yang spesifik, contoh:
Cotton
Glass
Gold
Marble
Metal
Metallic
Plastic
Silk
Silver
Wood
Wooden
Woolen
i. Type
Apa yang dimaksud tipe dari suatu benda? Bisa dikatakan macam dari
suatu benda. Apa saja yang termasuk dalam kategori ini?
All-purpose
Bread-like
Four-sided
Heavy-duty
General-purpose
Last-minute
Part-time
Time-saving
Purpose
Dining
Meeting
Running
Sleeping
Sewing
Sports
Swimming
Touring
Traveling
3. Contoh Kalimat Penggunaan Adjective Order
Agar kamu lebih paham dengan urutan ini, mari kita aplikasikan ke dalam
kalimat bahasa Inggris!
She has beautiful big eyes. (opinion – size)
The large square dining table was decorated with white candles and
beautiful vases of white roses. (size-shape-purpose)
What are the best part-time jobs for retirees? (opinion – type)
My uncle had his old wooden chairs repaired yesterday. (age –
material)
My uncle had his old wooden chairs repaired yesterday. (opinion –
origin)
They sell large rough diamonds. (size – physical)
She takes a small round white pill with breakfast every day. (size –
shape – color)
I need two soft cotton blankets. (physical quantity – material)
Bagaimana jika kamu ingin mendeskrispikan objek namun dengan dua atau
lebih kategori yang sama? Kamu bisa menyematkan tanda koma atau “and”
sebagai pemisah. Contoh:
We are looking for nice, affordable restaurants for lunch and dinner.
This is a simple, important habit.
The only item in the room was a black and silver table.
I just bought a big black and white bag like this.
They are smart, talented and communicative workers.
C. Conjunction “But “ And “Or”
1. Penggunaan kata hubung BUT
Berikut ini adalah cara menggunakan dan menempatkan kata
penghubung atau conjunction “BUT”
a. Kata penghubung but digunakan untuk menunjukkan kontras atau
perbedaan yang tak terduga atau dalam bahasa inggris disebut
dengan to show the contrast or difference unexpected.
Contoh :
Dino newly purchased motor losses, but he still looks like a man who
did not lose
b. Dino kehilangan motor yang baru dibelinya, tapi dia masih tampak
seperti orang yang tidak kehilangan.
But digunakan untuk menunjukkan dalam arti afirmatif atau
menguatkan bagian pertama dari kalimat tersirat dalam cara negatif
(kadang-kadang diganti dengan sebaliknya) atau dalam bahasa inggris
disebut dengan to demonstrate the affirmative sense what the first part
of the sentence implied in a negative way (sometimes replaced by the
reverse).
Contoh :
he boy looked like a fool, but he often became an Olympic champion
Anak itu kelihatan seperti anak bodoh, tapi dia sering menjadi juara
olimpiade.
2. Penggunaan kata hubung OR
a. Kata penghubung or atau yang berarti “atau” digunakan untuk
menunjukkan bahwa hanya satu kemungkinan dapat direalisasikan,
termasuk satu atau yang lain.
Dalam bahasa inggris pengertiannya adalah to show that only one
possibility can be realized, including one or the other.
Contoh :
You must study hard for this exam or you can fail
kamu harus belajar dengan keras untuk ujian ini atau kamu bisa gagal.
b. kata penghubung or ini juga digunakan untuk menunjukkan kombinasi
termasuk alternative atau to demonstrate the combination including
alternative
Contoh :
We can broil chicken on the grill tonight, or we can just eat leftovers
Kita bisa memanggang ayam di panggangan malam ini, atau kita
hanya bisa makan makanan sisa.
c. Selain itu kata peghubung or digunakan untuk menunjukkan
penyempurnaan dari klausa pertama atau dalam bahasa inggris
adalah is used to indicate a refinement of the first clause
Contoh :
Yogyakarta is a university town, or so it seems many college campuses
stand in Jogjakarta.
Jogjakarta merupakan kota pelajar, atau begitulah tampaknya banyak
kampus kampus berdiri jogjakarta.
d. Or juga digunakan untuk menyarankan penyajian kembali atau
“koreksi” dari bagian pertama dari kalimat atau or is used to teach the
restatement or “correction” of the first part of the sentence.
Contoh :
Jogjakarta city culture or too thick most comfortable city in the survey
Jogjakarta kota yang kental budayanya atau juga kota paling
nyaman menurut survei yang ada.
e. Or digunakan untuk menunjukkan kondisi negatif atau or is used to
indicate a negative condition
Contoh :
NKRI is a fixed price or die
NKRI adalah harga tetap atau mati
f. Selanjutnya or digunakan untuk menyarankan alternatif negatif tanpa
menggunakan sebuah imperatif dengan kata lain or is used to suggest
a negative alternative without using an imperative)
Contoh :
They should stay in school or they will become street children back
Mereka harus tetap sekolah atau mereka akan kembali menjadi anak
jalanan.