0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan10 halaman

Pelatihan Code Blue RS Haji Kamino

Diunggah oleh

diandayen
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan10 halaman

Pelatihan Code Blue RS Haji Kamino

Diunggah oleh

diandayen
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TERM OF REFERANCE (TOR)

PELATIHAN CODE BLUE

Tahun 2022

RUMAH SAKIT HAJI KAMINO


Jl. Sriwijaya No. 56 Setia Negara, Kecamatan Baradatu
Kabupaten Way Kanan, Lampung
rs_hajikamino@[Link]
0812.720.95.786
TERM OF REFERANCE (TOR)
PELATIHAN CODE BLUE
RUMAH SAKIT HAJI KAMINO TAHUN 2022

A. PENDAHULUAN
Keadaan Gawat Darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja. Kondisi ini
menuntut kesiapan seluruh petugas rumah sakit baik medis maupun non medis untuk
mengantisipasi kejadian itu. Bila kita cermati, kematian-kematian karena henti jantung
dan henti nafas selama ini cukup banyak. Oleh sebab itu kemampuan seluruh petugas
rumah sakit baik medis maupun non medis sangat diperlukan untuk melakukan
pertolongan pertama kepada pasien terutama kasus emergency sejak mulai masuk RS
(Pre Hospital) dan di sekeliling areal rumah sakit (Intra Hospital). Kecepatan pertolongan
pertama kepada korban sangat menentukan keselamatan jiwa. Keterlambatan pertolongan
akan membuat kondisi fatal.

Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah pertolongan pertama yang dilakukan


pada pasien/korban henti jantung atau henti nafas. Resusitasi Jantung Paru merupakan
bagian dari tindakan bantuan hidup dasar. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga jalan
nafas tetap terbuka, menunjang pernafasan dan sirkulasi tanpa menggunakan alat-alat
bantu. Usaha ini harus dimulai dengan mengenali secara tepat keadaan tanda henti
jantung atau henti nafas dan segera memberikan bantuan sirkulasi dan ventilasi.

B. LATAR BELAKANG
Ketika berbicara tentang cardiac arrest, ingatan kita tidak bisa lepas dari penyakit jantung
dan pembuluh darah, karena penyebab tersering dari cardiac arrest adalah penyakit
jantung koroner. WHO menerangkan bahwa penyakit jantung, bersama-sama dengan
penyakit infeksi dan kanker masih tetap mendominasi peringkat teratas penyebab utama
kematian di Dunia. Demikian halnya di Indonesia, berdasarkan Survei Kesehatan
Nasional tahun 1986 dan 1991, penyakit jantung koroner bersamadengan penyakit infeksi
merupakan penyebab kematian utama di Indonesia.

Cardiac arrest dapat dipulihkan jika tertangani segera dengan cardiopulmonary


resuscitation dan defibrilasi untuk mengembalikan denyut jantung normal. Kesempatan
pasien untuk bisa bertahan hidup berkurang 7 sampai 10 persen
pada tiap menit yang berjalan tanpa cardiopulmonary resuscitation dan defibrilasi. Inti
dari penanganan cardiac arrest adalah kemampuan untuk bisa mendeteksi dan bereaksi
secara cepat dan benar untuk sesegera mungkin mengembalikan denyut jantung ke
kondisi normal untuk mencegah terjadinya kematian otak dan kematian permanen.
Penanganan secara cepat dapat diwujudkan jika terdapat tenaga yang memiliki
kemampuan dalam melakukan chain of survival saat cardiac arrest terjadi.

Keberadaan tenaga inilah yang selama ini menjadi masalah/pertanyaan besar, bahkan di
rumah sakit yang notabene banyak terdapat tenaga medis dan [Link] medis
dan paramedis di Rumah Sakit sebenarnya sudah memiliki kemampuan dasar g
1
melakukan lifesaving, akan tetapi belum semuanya dapat mengaplikasikannya secara
maksimal. Dan seringkali belum terdapat pengorganisian yang baik dalam
pelaksanaannya. Masalah inilah yang kemudian memunculkan terbentuknya tim reaksi
cepat dalam penangananarrest segera,yangdisebut Code Blue.

C. TUJUAN UMUM DAN KHUSUS


1. Tujuan Umum
Tujuan dari code blue adalah untuk memberikan resusitasi dan stabilisasi yang cepat
bagi korban yang mengalami kondisi darurat cardio-respiratory arrest yang berada
dalam kawasan rumah sakit.
2. Tujuan Khusus
a. Untuk membentuk suatu tim yang terlatih lengkap dengan perlatan medis darurat
yang dapat digunakan dengan cepat.
b. Untuk memulai pelatihan keterampilan Basic Life Suport (BLS) dan penggunaan
defibrillator eksternal otomatis (AED) untuk semua tim rumah sakit baik yang
berbasis klinis maupun non klinis.
c. Untuk memulai penempatan peralatan BLS di berbagai lokasi strategis di dalam
kawasan rumah sakit untuk memfasilitasi respon cepat bagi keadaan darurat
medis.
d. Untuk membuat rumah sakit mampu menangani keadaan medis yang darurat.

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Kegiatan pokok:

KEGIATAN POKOK NARASUMBER


1. Definisi code blue [Link] Jaya Gunawan,
2. Definisi tim code blue M.M, S.E, [Link]
3. Zona kewenangan tim Code Blue
4. Alur code blue
5. Manajemen Troly emergency

Rincian Kegiatan :
SUSUNAN ACARA
No Jam Kegiatan Penanggung Jawab
Hari/Tanggal : 24-25 Oktober 2022 (Pelatihan Code Blue)

1 07.00 - 08.00 Registrasi Peserta Sekretaris


2 08.00 – 08.10 Pembukaan Sie Acara
3 08.10 – 08.20 Pembacaan ayat Suci Al-Quran Sie Acara
4 08.20 – 08.30 Do’a Sie Acara
5 08.30 – 08.40 Safety Brifing Sie Acara
6 08.40 – 08.50 Menyanyikan Lagu Indonesia Raya Sie Acara

2
7 08.50 – 09.05 Sambutan-Sambutan: Direktur
1. Direktur
8 09.05 – 09.15 Coffe Break dan Pretest
9 09.15 – 11.15 Materi I [Link] Anestesi
1. Definisi Code Blue
2. Tim Code Blue
3. Zona dan Alur Code Blue
10 11.15-12.15 Materi II [Link] Anestesi
1. Simulasi
11 12.15 – 13.00 ISHOMA
12 13.00 – 14.30 SIMULASI Dr. sp anestesi
13 14.30- 14.55 Postest, foto Bersama, dan pembagian
doorprize
14 14.55 – 15.00 Penutupan Pembawa Acara

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Cara melaksanakan kegiatan dengan menggunakan metode tatap muka dan simulasi
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:

F. SASARAN
Seluruh staf medis ( Dokter spesialis, dokter umum, dann perawat ), daftar nama
karyawan yang mengikuti pelaitihan code blue terlampir.

G. JADWAL/SKEDUL
Hari/Tanggal : 24-27 Oktober 2022
Waktu : 09.00 wib s/d selesai
Tempat : Masjid Hessoh Abdul Rahman Al Mujahid
Susunan Acara : Terlampir

H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi dilakukan selama 1 bulan setelah kegiatan pelatihan code blue dengan
melakukan praktik ulang

I. PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI KEGIATAN


1. Pencatatan
Kegiatan didokumentasikan melalui tulisan dan foto maupun video
2. Pelaporan
Pelaporan dibuat setelah melakukn kegiatan dan diserahkan paling lambat 2 minggu
setelah kegiatan. Isi laporan adalah:
a. Pendahuluan
b. Pelaksaanan kegiatan
c. Hasil kegiatan dan rencana tindak lanjut
d. Kesimpulan dan saran
e. Penutup
Laporan Pelatihan dibuat sebelum 2 minggu setelah pelatihan code blue, laporan
diserahkan kebagian diklat dan direktur rumah sakit haji kamino
3
J. ANGGARAN DAN PEMBIAYAAN PELATIHAN
terlampir

LEMBAR PENGESAHAN

Proposal ini telah di verifikasi pada:


Hari/tanggal : Senin, 10 Oktober 2022
Tempat : Rumah Sakit Haji Kamino

Ketua Panitia Kepala Bagian Keuangan

Angga Wisnu Putra, [Link] Isti Setiawati, [Link]

Direktur
Rumah Sakit Haji Kamino

[Link] Nazaya

4
Lampiran 1
Susunan Panitia Code Blue
Rumah Sakit Haji Kamino

Pembina : dr. Mukhlis Dermawan, [Link]


Penanggung Jawab : Muhammad [Link]
Ketua Panitia : Angga Wisnu Putra, [Link]
Sekretaris : Diah SN Azizah, [Link]
Bendahara : Dian Fitriana, [Link]
Seksi-seksi
1. Ns. Wulan Krisna Sari, [Link]
1 Acara :
2. Ns. Annisa Purnama Shiam, [Link]
2 Pembaca Al-Qur’an : 1. Al Imron, [Link]
3 Doa : 1. Suwaji,[Link]
4 Perlengkapan : 1. Al Imron, [Link]
2. Lutfi Yulian Saputra, [Link]
3. Yunus
4. Aden Sutiono Putra, SKM
5. Hadyan Nur Amali, [Link]
1. Angga Wisnu Putra, [Link]
5 Dokumentasi : 2. Al Imron, [Link]
3. Novan Trio S, [Link]
6 Konsumsi : 1. Dian Fitriana, [Link]
2. Intan Permana, [Link]
3. Kris Hardiyati, [Link]
4. Diah SN Azizah, [Link]
5. Nova Tanzilia
7 Operator : 1. Wahyu Fitriansyah, [Link]
8 Kebersihan : 1. Yusuf
2. Udin
3. Seluruh Panitia

Lampiran ke 2
N Jumla Satua Harga
Kebutuhan Unit Vol Total
o h n Satuan
A. Konsumsi
5
Makan siang 50 Org 2 OH Rp 15.000 Rp 1.500.000
Snack 50 Org 2 OH Rp 5.000 Rp 500.000
Aqua botol 7 Pcs 2 OH Rp 5.000 Rp 70.000
Aqua gelas 2 Dus 2 OH Rp 25.000 Rp 100.000
Teh kotak 7 Pcs 2 OH Rp 5.000 Rp 70.000
Buah meja 2 Prg 2 OH Rp 50.000 Rp 200.000
Kopi dan Teh 1 Pkt 2 OH Rp 70.000 Rp 140.000
B. Lainnya
Dokter Spesialis 1 Org 2 OH Rp 1.500.000 Rp 3.000.000
Sertifikat 100 Org 1 Lbr Rp 5.000 Rp 500.000
Doorprize Mug 6 Org 2 Rp 25.000 Rp 300.000
OH
RSHK
Doorprize Pouch 6 Org 2 Rp 27.000 Rp 324.000
OH
RSHK
Dana Taktis 1 Pkt OH Rp1.430.400 Rp1.460.400
Total Rp 8.164.400

6
Lampiran 3

NO NAMA JENIS KETENAGAAN

DOKTER UMUM & SPESIALIS


1 dr. DESTI MARINI Dokter Umum
2 dr. DONI SURYA Dokter Umum
3 dr. HALIMATUS SAHDIAH S Dokter Umum
4 dr. KOMANG SUDIASE Dokter Umum
5 dr. KOMANG SUWARTANE Dokter Umum
6 dr. MAYAHATI NAZAYA Dokter Umum
7 dr. NAILA FIRJANIATI Dokter Umum
8 dr. REJA INSAN JUNGJUNGAN Dokter Umum
9 dr. RESKI YANTI BTR Dokter Umum
10 dr. SISCA SELVIA Dokter Umum
11 dr. YOHANA WI NDA TIUR MA SIDAURUK Dokter Umum
12 dr. YURITA DEVI YANTI PUSPITA Dokter Umum
13 dr. YUS WINARTI Dokter Umum
14 dr. YULIAN RHANDIKA TAMA Dokter Umum
15 dr. WAYAN ARY SANTIASIH Dokter Umum
16 drg. FADILAH HEPY HAPSARI Dokter Gigi
17 dr. AGUS SUTANTO, [Link].,[Link] Dokter Spesialis Penyakit Dalam
18 dr. MUHAMAD NURCAHYO, [Link] Dokter Spesialis Penyakit Dalam
19 dr. KALIS JOKO PURWANTO, Sp.A Dokter Spesialis Anak
20 dr. BURHANNUDIN, Sp.B.,MM Dokter Spesialis Bedah
21 dr. I NYOMAN OKAYASA, [Link] Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan

22 dr. MUKHLIS DERMAWAN, [Link] Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan

23 dr. ASWIN BOY PRATAMA, [Link] Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan

24 dr. SERUNI ERA LESTARI, Sp.M Dokter Spesialis Mata


Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan - Bedah
25 dr. JAROT KUNTO WIBOWO, Sp.T.H.T
Kepala dan Leher
26 dr. BETTY SOEDALY, Sp.S Dokter Spesialis Saraf
27 drg. PUSPITA NDARU PUTRI, [Link] Dokter Spesialis Ortodonsia
dr. FEBRI JAYA GUNAWAN,
28 Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
SE.,[Link].,[Link]
29 dr. PUTU RYSTIANING AYU, Mkes. SpPK Dokter Spesialis Patologi Klinik
Dokter Spesialis Radiologi
30 dr. SYIFA HIDAYATI, [Link]

PERAWAT
7
1 ABRORI Perawat
2 ABU THOLIB Perawat
3 AL IMRON Perawat
4 ANGGA WISNU PUTRA Perawat
5 ANNISA PURNAMA SHIAM Perawat
6 ARDIANSYAH Perawat
7 AYU PUTRI LESTARI Perawat
8 AZWAR RIYADI Perawat
9 BAMBANG KIRANA DEWA Perawat
10 DEDI FANDRA Perawat
11 DEDI IRAWAN Perawat
12 DEWI SELLA FITRIANI Perawat
13 DEWI SARTIKA Perawat
14 DIAN FITRIANA Perawat
15 DIMAS DWI SETIAWAN Perawat
16 DWIKI TANDA IKHTIARA Perawat
17 DWIYANTO Perawat
18 EKA APRIYANI Perawat
19 EKO HENDRIYANTO Perawat
20 ELLY ROHMAWATI Perawat
21 ENDANG EKOWATI Perawat
22 ENDANG MARTIA RINI Perawat
23 FATHON NUGROHO Perawat
24 FERA FITRIA DEVI Perawat
25 FITRI SUSIANI Perawat
26 GITA KRISTANTI Perawat
27 HENDRI KUSHERI MARSONO Perawat
28 INA RIANA Perawat
29 INDRA DWI SAPUTRA Perawat
30 JEMI APRIYANSYAH Perawat
31 LAILATUL ROHHIMAH Perawat
32 LELA KUSTIA Perawat
33 LUTFI YULIAN SAPUTRA Perawat
34 MARETA PRIHATININGSIH Perawat
35 MUHARNO Perawat
36 NURROHMAN Perawat
37 OKTA RISKA NOVITASARI Perawat
38 RAHMATIN VENIYA Perawat
39 REZA LITASARI Perawat
40 RIO RICARDO Perawat
41 RISKI DWI NOVITA NINGSIH Perawat
42 SAFITRI Perawat
43 SANETI ANANDA Perawat
44 SELVI ANDRIANI Perawat
45 SHERLY JUMAINI MAKMUR Perawat
46 SITI PARTIMAH Perawat
47 SUPARTINI Perawat
8
48 TRI SUPRIYONO Perawat
49 VENI ALPIONITA LESTARI Perawat
50 WULAN KRISNA SARI Perawat

Anda mungkin juga menyukai