0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan12 halaman

Pengaruh Promosi dan Kualitas di Graha Fitness

Diunggah oleh

Sari Devi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan12 halaman

Pengaruh Promosi dan Kualitas di Graha Fitness

Diunggah oleh

Sari Devi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGARUH PROMOSI, HARGA, DAN KUALITAS PELAYANAN

TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA GRAHA FITNESS DI


KOTA BATAM
OLEH
Yorin Pista1Brigida Endah Nuraeni2 Feliks Dabur3
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bentara Persada
Email: yorinpista@[Link], [Link]@[Link], felikpondo@[Link]

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Promosi, Harga, dan Kualitas Pelayanan terhadap
Kepuasan Pelanggan pada Graha Fitness di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian kuantitatif dengan jumlah responden 100 responden. Teknik pengumpulan data berupa studi
pustaka dan kuesioner. Hasil penelitian dengan taraf signifikan 5% menunjukkan bahwa: (1) Varibel
Promosi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan nilai
signifikansi 0,009 < 0,05 dan nilai t hitung 1,678 > ttabel 1,660. (2) Variabel Harga berpengaruh positif dan
signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan nilai signifikansi 0,014 < 0,05 dan nilai t hitung 1,808
> ttabel 1,660. (3) Variabel Kualitas Pelayanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap
kepuasan pelayanan dengan nilai signifikansi 0,000 < alpha 0,05 dan nilai t hitung 3,653 > ttabel 1,660.
Dan uji f mempunyai nilai 9,524 > 0,309 diketahui bahwa promosi, harga, dan kualitas pelayanan
memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan graha fitness dengan nilai signifikansi
0,000 < 0,05
Kata Kunci : Promosi, Harga, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan.

ABSTRACT
This study aims to determine the effect of promotion, price, and service quality on customer
satisfaction at Graha fitness in batam city. This study uses quantitative research methods with 100
respondents. Data colletion techniques In the form of literature and questionnaries. The results of the
study with a significant level of 5% showed that: (1) Promotional variables has a positive and
significant effect on customer satisfaction with a significance value of 0.009 < 0.05 and a bag value of
1,678 > ttable 1.660. (2) The price variable has a positive and significant effect on customer satisfaction
with a significance value of 0.014 <0.05 and the lowerst value is 1,808 > t-table 1.660. (3) service
quality variable has a positive and significant effect on customer satisfaction with a significance value
of 0.000 < alpha 0.05 and a te value of 3,653 > t table 1.660. And the f test has a value of 9,524 > 0,309.
It is known that promotion, price, and service quality have a significant influence on customer
satisfaction at graha fitness with a significance value of 0.000 < 0.05
Keywords: Promotion, Price, Service Quality, Customer Satisfaction.

PENDAHULUAN pelanggan secara konsisten.


Kualitas pelayanan merupakan tingkat Kepuasan pelanggan adalah tanggapan
kesempurnaan yang diharapkan dan konsumen terhadap evaluasi
pengendalian atas kesempurnaan tersebut ketidaksesuaian yang dirasakan antara
untuk memenuhi keinginan pelanggan. harapan yang sebelumnya dengan kinerja
Dengan kata lain, terdapat dua faktor produk yang dirasakan. Dengan
utama yang mempengaruhi kualitas jasa terpuaskannya keinginan dan kebutuhan
yaitu jasa yang diharapkan dan jasa yang para pelanggan, maka hal tersebut
dipersepsikan. Implikasinya, baik buruk memiliki dampak yang positif bagi
kualitas jasa tergantung pada kemampuan perusahaan. Apabila konsumen merasa
penyedia jasa dalam memenuhi harapan puas akan suatu produk tentunya

153
konsumen tersebut akan selalu perusahaan akan dapat memperoleh laba
menggunakan atau mengkonsumsi produk dan akhirnya perusahaan akan tetap
tersebut secara terus menerus. Dengan survive atau dapat bertahan bahkan
begitu produk dari perusahaan tersebut kemungkinan akan berkembang.
dinyatakan laku di pasaran, sehingga Berdasarkan teori diatas dapat
perusahaan akan dapat memperoleh laba disimpulkan bahwa kepuasan pelanggan
dan akhirnya perusahaan akan tetap adalah respon atau tanggapan pelanggan
survive atau dapat bertahan bahkan yang berupa perasaan ataupun penilaian
kemungkinan akan berkembang. terhadap penggunaan produk dimana
Menurut Bachtiar kepuasan pelanggan harapan dan kebutuhannya terpenuhi.
merupakan perasaan positif konsumen Tabel.1
yang berhubungan dengan produk/jasa
selama menggunakan atau setelah
menggunakan jasa atau produk (Rahayu
& Syafe’i, 20226). Menurut Lesmana
kepuasan pelanggan adalah keterbatasan
selisih antara harapan yang dimiliki dan
bukti nyata yang sebenarnya didapatkan.
Jika harapan tinggi, sementara bukti
kerjanya tidak terlalu memuaskan,
kepuasan tidak akan terpenuhi dan akan Dari Tabel.1 dapat dilihat bahwa
membuat pelanggan merasa tidak jumlah penjualan member setiap tahun
[Link] bukti kerja melampaui selalu mengalami penurunan. Data awal
dari yang dibayangkan, kepuasan akan penjualan tahun 2018 sebayak 565 orang.
mengalami kenaikan (Marbun & Saputra). Pada tahun 2019 data penjualan member
Menurut Nazaria kepuasan pelanggan 207 orang. Pada tahun 2020 data penjualan
diartikan sebagai perasaan konsumen member menurun sebanyak 111 orang.
seperti rasa senang maupun tidak suka Pada tahun 2021 penurunan berjumlah 62
diperoleh dan menilai kinerja produk orang dan pada tahun 2022 mengalami
berkaitan dengan apa yang diharapkan kenaikan dengan jumlah penjualan
konsumen terhadap produk (Sutrisno & member 149 orang. Penurunan member ini
Darmawan, 2022). disebabkan oleh berbagai faktor baik
Kepuasan pelanggan adalah tanggapan faktor internal seperti mutu Fitness,
konsumen terhadap evaluasi keterjangkauan harga, kualitas pelayanan,
ketidaksesuaian yang dirasakan antara fasilitas dan juga promosi yang kurang
harapan yang sebelumnya dengan kinerja gencar. Sedangkan faktor eksternal seperti
produk yang dirasakan. Dengan banyaknya fitness-fitness yang menjadi
terpuaskannya keinginan dan kebutuhan kompetitor.
para pelanggan, maka hal tersebut Berdasarkan uraian di atas maka
memiliki dampak yang positif bagi penulis tertarik untuk melakukan penelitian
perusahaan. Apabila konsumen merasa dengan judul “Pengaruh Promosi, Harga,
puas akan suatu produk tentunya dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan
konsumen tersebut akan selalu Pelanggan pada Graha Fitness di Kota
menggunakan atau mengkonsumsi produk Batam.”
tersebut secara terus menerus. Dengan
begitu produk dari perusahaan tersebut
dinyatakan laku di pasaran, sehingga Kerangka berpikir

154
2. Sampel
Menurut sampel merupakan bagian
dari jumlah dan karateristik yang dimiliki
oleh populasi (Duli.2019) Bila populasi
besar dan peneliti tidak mungkin
mempelajari semua yang ada pada
populasi, maka peneliti dapat
menggunakan sampel yang diambil dari
populasi itu. Sampel yang diambil harus
betul-betul representatif Jika sampel tidak
METODELOGI PENELITIAN repressentatif maka hasil penelitian tidak
Metode kuantitatif adalah suatu dapat dipercaya. Dalam penelitian ini,
kegiatan pengumpulan, pengolahan, teknik yang digunakan adalah Random
analisis, dan penyajian data yang dilakukan sampling/probability sampling, yaitu cara
secara sistematis dan objektif untuk pengambilan sampel yang memberikan
memecahkan suatu persoalan atau menguji kesempatan yang sama untuk diambil pada
suatu hipotesis untuk mengembangkan setiap elemen populasi. Teknik
prinsip-prinsip umum. Metode ini pengambilan sampel random
digunakan untuk mengukur gejala-gejala sampling/probability sampling di mana
dan tidak memperhitungkan hubungan teknik pengambilan anggota sampel dari
antara variabel-variabel. Menurut ma’aruf populasi dilakukan secara acak tanpa
metode kuantitatif lebih menggunakan data memperhatikan strata yang ada di dalam
yang ada untuk memecahkan masalah yang populasi itu.
ada daripada pengujian hipotesis (Hurek &
Dabur, 2022). Teknik Pengumpulan Data
Teknik Pengumpulan Data Teknik
Populasi dan Sampel pengumpulan data merupakan cara yang
1. Populasi dilakukan peneliti untuk mengungkap atau
Menurut Sugiyono populasi adalah menjaring informasi kuantitatif dari
wilaya generaliasi yang terdiri dari responden sesuai lingkup penelitian (V.
objek/subjek yang merupakan kuantitas Wiratna Sujarweni, 2019: 118). Teknik
dan karateristik tertentu yang diterapkan pengumpulan data yang dilakukan dalam
oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik penelitian ini adalah sebagai berikut (V.
kesimpulannya (Jaya, 2020). Elemen Wiratna Sujarweni, 2019):
populasi adalah keseluruhan subyek yang 1. Studi kepustakaan adalah kegiatan
akan diukur, yang merupakan unit yang untuk menghimpun informasi yang
diteliti. Dalam hal ini populasi adalah relevan dengan topik atau masalah yang
wilayah generalisasi yang terdiri atas: menjadi obyek penelitian. Informasi
obyek/subyek yang mempunyai kualitas tesebut dapat diperoleh dari buku-buku,
dan karakteristik tertentu yang ditetapkan karya ilmiah, tesis, ensiklopedia,
oleh peneliti untuk dipelajari dan internet dan sumbersumber lain.
kemudian di tarik kesimpulan. Populasi Dengan melakukan studi kepustakaan
dalam penelitian ini adalah pelanggan tetap peneliti dapat memanfaatkan semua
pada Graha fitness di Batam yang informasi dan pemikiran-pemikiran
berjumlah 1.094 orang yang relevan dengan penelitiannya.
Studi kepustakaan dilakukan sebelum
melakukan penelitian, hal ini bertujuan

155
diantaranya untuk menentukan kepuasan akan mengalami kenaikan
informasi yang relevan sesuai dengan (Marbun & Saputra, 2022)
obyek penelitian dan menambah Kotler dan Amstrong mengungkapkan
pengetahuan mengenai masalah yang bahwa harga adalah sejumlah uang yang
diteliti. dibebankan atas suatu produk atau jasa,
2. Kuesioner penelitian merupakan atau jumlah dari nilai yang ditukar
teknik pengumpulan data yang Konsumen atas manfaat-manfaat karena
dilakukan dengan cara memberi memiliki atau menggunakan produk
seperangkat pertanyaan atau pernyataan tersebut (Gofur, 2019). Menurut Kotler
tertulis kepada para responden untuk dan Amstrong Harga adalah sejumlah uang
dijawab. Kuesioner merupan instrumen yang dibayarkan atas jasa, atau jumlah
pengumpulan data yang efisien bila nilai yang konsumen tukar dalam rangka
peneliti tahu dengan pasti variabel yang mendapatkan manfaat dari memiliki atau
akan diukur dan tahu apa yang bisa menggunakan barang atau jasa (Kumrotin
diharapkan dari para responden. Dalam & Susanti, 2021). Menurut Swastha dan
penelitian ini kuesioner akan dibagikan Sukotjo harga adalah sejumlah uang
kepada pelanggan tetap pada Graha (ditambah beberapa produk kalau
fitness di Batam yang berjumlah 100 mungkin) yang dibutuhkan untuk
orang responden. mendapatkan sejumlah kombinasi dari
Menurut Kotler dan Keller produk dan pelayanannya” (Asti &
mengatakan bahwa pemasaran ialah Ayuningtyas, 2020)
rangkaian individu/kelompok dalam Menurut Ahmad Subagyo promosi
perolehan rasa butuh juga rasa ingin adalah suatu usaha dari pemasaran dalam
melalui penciptaan, penawaran, serta menginformasikan dan mempengaruhi
kegiatan pertukaran produk. jasa yang orang atau pihak lain sehingga tertarik
mejadi nilai lebih untuk orang lain untuk melakukan transaksi atau pertukaran
(Destamar 2021). Menurut Tjiptono dan produk barang atau jasa yang
Diana mendefinisikan Pemasaran adalah dipasarkannya (Marbun & Saputra, 2022).
proses manajemen yang mengidentifikasi, Alma mengatakan bahwa promosi adalah
mengantisipasi, dan menyediakan apa yang sejenis komunikasi yang memberi
dikehendaki pelanggan secara efisien dan penjelasan yang meyakinkan calon
menguntungkan (Destamar 2021) konsumen tentang barang dan jasa (Gery,
Menurut Bachtiar kepuasan pelanggan 2018). Menurut Fandy Tjiptono promosi
merupakan perasaan positif konsumen adalah menginformasikan, mempengaruhi
yang berhubungan dengan produk/jasa dan membujuk, serta mengingatkan
selama menggunakan atau setelah pelanggan sasaran tentang perusahaan dan
menggunakan jasa atau produk (Rahayu & bauran pemasarannya (Yuliyanto, 2020).
Syafe’i, 2022). Menurut Lesmana
kepuasan pelanggan adalah keterbatasan HASIL DAN PEMBAHASAN
selisih antara harapan yang dimiliki dan Karateristik yang diamati dalam
bukti nyata yang sebenarnya didapatkan. penelitian ini meliputi: jenis kelamin,
Jika harapan tinggi, sementara bukti umur, tingkat pendidikan, dan pekerjaan.
kerjanya tidak terlalu memuaskan, Data diolah berdasarkan hasil jawaban
kepuasan tidak akan terpenuhi dan akan responden terhadap pernyataan yang
membuat pelanggan merasa tidak diajukan dalam kuesioner dan dibagikan
[Link] bukti kerja melalui google form.
melampauidari yang dibayangkan,

156
1. Karateristik Responden Berdasarkan “setuju” sebanyak 60 responden
Jenis Kelamin Berdasarkan hasil olah (60%) dan “sangat setuju” sebanyak
data menggunakan program SPSS 21 responden (21%)
versi 26, menunjukkan bahwa 2. Distribusi Frekuensi Variabel Harga
mayoritas responden berjenis kelamin (X2) Berdasarkan data yang
laki-laki berjumlah 53 responden terkumpul menggunakan program
(53,0%) dan perempuan berjumlah 47 SPSS versi 26. hasil distribusi
responden (47%) frekuensi variabel harga, responden
2. Karakteristik responden berdasarkan yang menjawab “setuju” sebanyak 48
umur Berdasarkan hasil olah data responden (48%) dan “sangat setuju”
menggunakan program SPSS versi 26, sebanyak 17 responden (17%)
menunjukkan bahwa mayoritas 3. Distribusi Frekuensi Variabel Kualitas
responden berumur 32 s/d 17 Pelayanan (X3) Berdasarkan data
responden (17%), 39-<46 tahun yang terkumpul menggunakan
berjumlah 10 responden (10%) program SPSS versi 26. hasil
3. Karakteristik responden berdasarkan distribusi frekuensi variabel kualitas
pendidikan Berdasarkan hasil olah pelayanan, responden yang menjawab
data menggunakan program SPSS “setuju” sebanyak 75 responden
versi 26, menunjukkan bahwa (75%) dan “sangat setuju” sebanyak
mayoritas responden dengan 12 responden (12%)
pendidikan terakhir 4. Distribusi Frekuensi Variabel
SMA/SMK/Sederajat berjumlah 67 Kepuasan Pelanggan (Y) Berdasarkan
responden (67%) S1/S2/S3 berjumlah data yang terkumpul menggunakan
29 responden (29%). SMP berjumlah program SPSS versi 26. hasil
2 responden (2%), Diplomat distribusi frekuensi variabel kepuasan
Berjumlah 2 responden (2%) pelanggan, responden yang menjawab
4. Karakteristik responden berdasarkan “setuju” sebanyak 72 responden
pekerjaan Berdasarkan hasil olah data (72%) dan “sangat setuju” sebanyak
menggunakan program SPSS versi 26, 16 responden (16%)
menunjukkan bahwa mayoritas
responden bekerja sebagai Wiraswasta Pengujian Instrumen Penelitian
berjumlah 36 responden (36%), Uji Validitas dan Uji Reabilitas
Pegawai Swasta berjumlah 25 1. Uji Validitas Dasar pengambilan
resonden (25%), Ibu Rumah Tangga keputusannya berdasarkan nilai P-
berjumlah 18 responden (18%), value nilai signifikansi. Jika Sig <
Pelajar/Mahasiswa masing-masing 0.05 maka item pernyataan dinyatakan
berjumlah 15 responden (15%), valid ataupun jika rhitung > rtabel
Pegawai Negri berjumlah 5 responden maka item pernyataan dinyatakan
(5%), dan TNI/POLRI berjumlah 1 valid. Sampel yang digunakan dalam
responden (1%) penelitian ini berjumlah N= 100
responden dengan tingkat signifikansi
Distribusi Frekuensi Variabel Penelitian 0,05. Dari hasil olah data dengan
1. Distribusi Frekuensi Variabel Promosi menggunakan SPSS versi 26
(X1) Berdasarkan hasil olah data menjunjukan bahwa rhitung untuk
menggunakan program SPSS versi 26. semua variabel > diperoleh rtabel =
hasil distribusi frekuensi variabel 0,194 dengan demikian semua
promosi, responden yang menjawab

157
variabel dalam penelitian ini terjadi multikolinearitas terhadap data
dinyatakan valid yang diuji dan jika nilai VIF < 10.00
2. Uji Reabilitas Tingkat reliabilitas maka artinya terjadi multikolinearitas
suatu konstruk/variabel penelitian terhadap data yang diuji. Berdasarkan
dapat dilihat dari hasil statistik hasil olah data menggunakan program
Cronbach Alpha (α). Suatu variabel SPSS versi 26, menunjukkan nilai
dikatakan reliable jika memberikan variabel promosi dengan tolerance
nilai cronbach alpha > 0.60. Semakin sebesar 0,782 > 0,10 dan nilai VIF
nilai alphanya mendekati 1 maka nilai 1,279 < 10.00, nilai variabel harga
reliabilitas datanya semakin dengan tolerance sebesar 0,758 > 0,10
terpercaya. Berdasarkan hasil olah dan nilai VIF 1,320 < 10.00, nilai
data menggunakan program SPSS variabel kualitas pelayanan dengan
versi 26 dapat disimpulkan bahwa tolerance sebesar 0,900 > 0,10 dan
instrumen ketiga variabel adalah nilai VIF 1,111 > 0,10. Maka dapat
reliable. Seperti yang diketahui disimpulkan tidak terjadi
variabel promosi memiliki nilai multikolinearitas terhadap data yang
Cronbach Alpha 0,656 > 0,60; diuji
variabel harga memiliki nilai 3. Uji Heteroskedastisitas Dasar
Cronbach Alpha 0,689 > 0,60; pengambilan keputusan dalam uji
sedangkan variabel kualitas pelayanan heteroskedastisitas yakni jika nilai
memiliki nilai Cronbach Alpha 0,756 signifikansi α > = 0.05 maka data
> 0,60 dan kepuasan pelanggan 0,714 tersebut tidak terjadi
> 0,60. Hal ini menunjukan kriteria heteroskedastisitas dan jika nilai
reliabilitas untuk masing-masing signifikansinya α < = 0.05 maka data
variabel sangat bervariasi, antara lain tersebut terjadi heteroskedastisitas.
variable Berdasarkan hasil olah data
menggunakan program SPSS versi 26,
Pengujian Asumsi Klasik hasil uji heteroskedastisitas diketahui
1. Uji Normalitas Dasar pengambilan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,114
keputusan dalam uji normalitas yakni > 0,05, sehingga disimpulkan bahwa
jika nilai signifikansi lebih besar dari tidak terjadi gejala heteroskedastisitas
α > = 0.05 maka data tersebut (Lampiran 7, p 111).
berdistribusi normal dan jika nilai 4. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi ini
signifikansinya α < = 0.05 maka data bertujuan untuk memastikan apakah
tersebut tidak berdistribusi normal. terdapat keterkaitan antara galat
Berdasarkan hasil olah data interferensi pada periode t-1 (periode
menggunakan program SPSS versi 26. sebelumnya) dengan galat
Hasil uji normalitas, dpat disimpulkan pengganggu pada periode t. Masalah
bahwa kurva nilai residual autokorelasi adalah masalah di mana
terstandarisasi sebaran data normal. ada korelasi. Uji DurbinWatson (uji
Diketahui bahwa nilai signifikansi DW), suatu uji statistik yang dapat
sebesar 0,161 > 0,05, sehingga digunakan untuk mencari autokorelasi,
disimpulkan bahwa data yang diuji memiliki kelemahan mendasar yaitu
terdistribusi secara normal tidak dapat digunakan untuk
2. Uji Multikolinearitas Dasar menentukan distribusi statistik itu
pengambilan keputusan jika nilai sendiri. Selain itu, dilakukan
tolerance > 0.10 maka artinya tidak perbandingan dengan tabel DW.

158
Berdasarkan hasil olah data a. Nilai konstanta sebesar 14.865
menggunakan spss bersi 26 dapat mengandung pengertian jika variabel
diketahui sebagai berikut: promosi, harga, dan kualitas
pelayanan konstan (tidak berubah atau
Tabel.2 tetap) atau bernilai 1 maka kepuasan
pelanggan masih positif.
b. Jika nilai variabel promosi berubah
maka variabel penjualan akan
berubah. Tanda positif menunjukkan
adanya hubungan searah. Artinya
apabila promosi naik sebesar 1 poin
atau 1% maka kepuasan pelanggan
akan naik dengan koefisien regresi
sebesar 0,099. Sebaliknya apabila
promosi menurun sebesar 1 poin atau
1% maka kepuasan pelanggan akan
N = 100 DW = 2.071 DL = 1,613 DU menurun dengan koefisien regresi
= 1,736 (4-dL) = 2,386 (4-dU) = 2,263 sebesar 0,099.
Maka dapat disimpulakn bahwa dU < c. Jika variabel harga berubah maka
d < 4-dU yaitu 1736 < 2071 < 2,264 variabel kepuasan pelanggan akan
yang artinya tidak terdapat berubah. Tanda positif menunjukkan
autokorelasi (Lampiran 7, p 111). adanya hubungan searah. Artinya
5. Uji linearitas dasar pengambilan apabila harga naik sebesar 1 poin atau
keputusan dalam uji linearitas yakni 1% maka kepuasan pelanggan akan
jika nilai signifikansi α > = 0.05 maka naik dengan koefisien regresi sebesar
data tersebut tidak terjadi linearitas 0,155. Sebaliknya apabila harga
dan jika nilai signifikansinya α < = menurun sebesar 1 poin atau 1% maka
0.05 maka data tersebut terjadi kepuasan pelanggan akan menurun
linearitas. Berdasarkan hasil olah data dengan koefisien regresi 0,155
menggunakan spss versi 26, diketahui d. Jika variabel kualitas pelayanan
bahwa nilai uji linearitas signifikansi berubah maka variabel kepuasan
sebesar 0,000 < 0,05, sehingga pelanggan akan berubah. Tanda positif
disimpulkan bahwa data yang diuji menunjukkan adanya hubungan
tidak terjadi linearitas. searah. Artinya apabila kualitas
Analisis Regresi Linear Berganda pelayanan naik sebesar 1 poin atau 1
1. Analisis Regresi Linear Berganda Uji % maka kepuasan pelanggan akan
regresi linear berganda menujukkan naik dengan koefisien regresi sebesar
hasil dari model regresi yang dapat 0,247. Sebaliknya apabila kualitas
dianalisis berdasarkan koefisien- pelayanan menurun sebesar 1 poin
koefisiennya. Model persamaan atau 1% maka kepuasan pelanggan
regresi linear berganda berdasarkan akan turun dengan koefisien regresi
tabel adalah: 0,247
Y= 14.865 + 0,099X1+ 0,155X2 + Analisis Koefisien Determinasi
0,247X3 Berganda (R2) Uji koefisien determinasi
(R2 ) pada intinya digunakan untuk
Fungsi regresi di atas dijelaskan sebagai mengukur seberapa jauh kemampuan
berikut: model dalam menerangkan variabel

159
dependennya. Berdasarkan olah data a. Berdasarkan uji t pada variabel bebas
program SPSS versi 26 diperoleh data promosi (X1) diperoleh nilai thitung
dengan hasil sebagai berikut: 1,678 > t tabel 1,660 dengan tingkat
signifikansi 0,009 < alpha 0,05. Maka,
Tabel.3 dapat disimpulkan bahwa Ho diterima
dan Ha tolak. Artinya variabel bebas
promosi secara parsial berpengaruh
positif dan signifikan terhadap
kepuasan pelanggan.
b. Berdasarkan uji t pada variabel bebas
harga (X2) diperoleh nilai thitung
1,808 > t tabel 1,660 dengan tingkat
signifikansi 0,014 < alpha 0,05. Maka,
dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak
Nilai R2 dapat diinterpretasikan dan Ha diterima. Artinya variabel
sebagai presentase nilai yang menjelaskan bebas kualitas pelayanan secara
keragaman nilai Y yaitu 0,229 variabel parsial berpengaruh positif dan
promosi, harga, dan kualitas pelayanan signifikan terhadap kepuasan
berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pelanggan.
Graha Fitness, sedangkan sisanya variabel c. Berdasarkan uji t pada variabel bebas
kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh kualitas pelayanan (X3) diperoleh
faktor-faktor atau variabel bebas lainnya nilai thitung 3,653 > t tabel 1,660
yang tidak dijelaskan dalam penelitian dengan tingkat signifikansi 0,000 <
Pengujian Hipotesis Hipotesis dalam alpha 0,05. Maka dapat disimpulkan
penelitian ini menunjukkan bahwa adanya bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.
pengaruh yang signifikan baik secara Artinya variabel bebas loyalitas
parsial maupun secara simultan antara konsumen secara parsial berpengaruh
varaibel promosi, harga, kualitas pelayanan positif dan signifikan terhadap
terhadap kepuasan pelanggan terhadap penjualan.
Graha Fitness. d. Berdasarkan nilai Beta diketahui
Uji Parsial (uji t) bahwa variabel yang berpengaruh
Tingkat signifikansi dalam dominan terhadap kepuasan pelanggan
pengambilan keputusan dalam uji t dengan di graha fitness adalah variabel
menggunakan program SPSS versi 26 kualitas pelayanan dengan nilai Beta
adalah 5% atau 0,05 dengan nilai ttabel = sebesar 0,345 Tabel di atas
1,660. Berdasarkan olah data program menunjukkan bahwa nilai Fhitung
SPSS versi 26 diperoleh data dengan hasil untuk promosi, harga, kualitas
sebagai berikut: pelayanan adalah sebesar 9,524 > 3,09
Tabel.4 dengan tingkat signifikansi sebesar
0,000 > 0,05 hal ini menunjukan
bahwa variabel promosi, harga, dan
kualitas pelayanan secara simultan
berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepuasan pelanggan Graha
Fitness

160
PEMBAHASAN dan Ha diterima. Artinya variabel
Dalam penelitian ini, peneliti ingin bebas loyalitas konsumen secara
mengetahui apakah ada pengaruh promosi, parsial berpengaruh positif dan
harga dan kualitas pelayanan terhadap signifikan terhadap penjualan. Hasil
kepuasan pelanggan. Berikut uraian ini mendukung penelitian Andriasan
penjelasan atas jawaban hipotesis Sudarso dan mulia tamrin dari pada
penelitian sebagai berikut: tahun 2018 dengan judul Pengaruh
1. Hubungan Promosi Terhadap Kepuasa kualitas pelayanan, harga dan Kualitas
Pelanggan Berdasarkan pengujian Promosi terhadap Kepuasan
variabel promosi membuktikan Pelanggan. dari Pada hasil penelitian
pengaruh antara variabel bebas tersebut diperoleh nilai thitung sebesar
promosi terhadap kepuasan pelanggan 5,673 lebih besar dari 1,985 dan nilai
melalui perhitungan yang telah di signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil
lakukan diperoleh nilai thitung 1,678 dari 0,05 yang menyatakan bahwa
> t tabel 1,660 dengan tingkat kualitas pelayanan berpengaruh
signifikansi 0,009 < alpha 0,05. Maka, terhadap kepuasan pelanggan Sowe
dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak Bistro Medan.
dan Ha diterima. Artinya variabel 3. Hubungan Promosi, Harga dan
bebas promosi secara parsial Kualitas Pelayanan Terhadap
berpengaruh positif dan signifikan Kepuasan Pelanggan. Hubungan
terhadap kepuasan pelanggan. Hasil promosi, harga dan kualitas pelayanan
ini mendukung penelitian M Farid Tri secara bersama-sama berpengaruh
Adi, Sutopo, Indah Novian dari pada positif terhadap kepuasan konsumen
tahun 2021 dengan judul Pengaruh graha fitness. Berdasarkan hasil uji F
Promosi, Harga, dan Kualitas menunjukkan bahwa ketiga variabel
Pelayanan terhadap Kepuasan independen secara bersama-sama
Konsumen pada Layanan Gofood berpengaruh positif terhadap kepuasan
Gojek Dikawasan Rungkut Surabaya. pelanggan dengan Fhitung sebesar
Dari hasil penelitian tersebut 9,524. Dari hasil penelitian ini
menunjukan bahwa variabel Promosi diketahui juga nilai koefisien
(X1) diketahui 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 7,821 > 𝑡 determinasi sebesar 0,229 yang berarti
𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 1,985 dengan tingkat signifikan bahwa promosi, harga dan kualitas
0,000< 0,05. Artinya bahwa variabel pelayanan memiliki kontribusi
bebas Promosi secara parsial mempengaruhi kepuasan sebesar
mempunyai pengaruh yang signifikan 22,90% dan sisanya 77,10%
terhadap variabel terikat Kepuasan dipengaruhi oleh faktor lain di luar
pelanggan (Y) Gofood Gojek variabel. Hal ini menunjukkan bahwa
dikawaan Rungkut Surabaya. promosi yang maksimal, harga yang
2. Hubungan Harga Terhadap Kepuasan baik dan kualitas pelayanan yang
Pelanggan Berdasarkan pengujian tinggi akan meningkatkan kepuasan
variabel promosi membuktikan pelanggan Graha Fitness.
pengaruh antara Berdasarkan uji t
pada variabel bebas kualitas pelayanan SIMPULAN
(X3) diperoleh nilai thitung 3,653 > Simpulan Berdasarkan hasil
ttabel 1,660 dengan tingkat penelitian yang telah dilakukan, maka
signifikansi 0,000 < alpha 0,05. Maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak

161
1. Secara parsial promosi merupakan terhadap variabel dependen.
variabel yang berpengaruh positif dan Kesimpulan di atas menegaskan
signifikan terhadap kepuasan bahwa variabel independen (promosi,
pelanggan dengan diperoleh nilai harga, kualitas pelayanan)
thitung 1,678 > ttabel 1,660 dan berpengaruh positif dan signifikan
dengan tingkat signifikansi 0,09 < terhadap variabel dependen (kepuasan
alpha 0,05. Maka, dapat disimpulkan pelanggan) baik secara parsial maupun
bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. secara simultan.
Artinya variabel bebas promosi secara
parsial berpengaruh positif dan SARAN
signifikan terhadap kepuasan Saran Berdasarkan hasil penelitian di atas,
pelangggan. peneliti mengungkapkan saran sebagai
2. Secara parsial harga merupakan berikut:
variabel yang berpengaruh positif dan 1. Bagi Graha Fitness
signifikan terhadap kepuasan a. Promosi dalam memasarkan produk
pelanggan dengan diperoleh nilai harus lebih kreatif, efektif dan efisien
thitung 1,808 > ttabel 1,660 dan salah satunya adanya tawaran gratis
dengan tingkat signifikansi 0,014 < members di marketplace dan sosial
alpha 0,05. Maka, dapat disimpulkan media Graha Fitness. Dengan
bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. demikian, seperti itu peningkatan
Artinya variabel bebas kualitas kepuasan members pada Graha Fitness
pelayanan secara parsial berpengaruh dapat meningkat.
positif dan signifikan terhadap b. Harga members Graha Fitness
kepuasan pelanggan. terhadap calon new members harus
3. Secara parsial kualitas pelayanan lebih diperhatikan lagi. Karyawannya
merupakan variabel yang berpengaruh harus memberikan respon yang cepat
positif dan signifikan terhadap dan tepat terhadap calon new
kepuasan pelanggan dengan diperoleh members. Dengan demikian, calon
nilai thitung 3,653 > ttabel 1,660 new members merasa nyaman jika
dengan tingkat signifikansi 0,000 < berlatih di Graha Fitness.
alpha 0,05. Maka dapat disimpulkan c. Kualitas pelayanan berpengaruh pada
bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. tingkat kepuasan pelanggan Sehingga
Artinya variabel bebas kualitas semakin baik dalam pelayanan maka
pelayanan secara parsial berpengaruh semakin meningkat pula kepuasan
positif dan signifikan terhadap members. Maka dari itu Graha Fitness
kepuasan pelanggan. harus memprioritaskan keinginan
4. Secara simultan promosi, harga, konsumen. Dalam hal ini konsumen
kualitas pelayanan berpengaruh positif bersedia merekomendasikan fasilitas
dan signifikansi terhadap kepuasan dan peralatan fitness lainnya kepada
pelanggan Graha Fitness. Dengan nilai setiap orang sehingga konsumen
Fhitung untuk promosi, harga, dan merasa puas atas pelayanan yang telah
kualitas pelayanan adalah sebesar diberikan.
9,524 > 3,09 dengan tingkat 2. Bagi Peneliti Selanjutnya Peneliti
signisfikan sebesar 0,000 < 0,05. selanjutnya diharapkan dapat meneliti
Maka, Ho ditolak dan Ha diterima, dengan variabel lebih. Dengan
yang artinya ada pengaruh yang demikian dapat menemukan faktor
signifikan pada variabel independen lain yang dapat mempengaruhi

162
ataupun meningkatkan penjualan Ansor, A. S. (2018). Pengaruh Kualitas
members pada Graha Fitness sehingga Pendidikan Dan Promosi Terhadap
target untuk Graha Fitness dapat Perolehan Jumlah Siswa Pada
tercapai secara maksimal. Sekolah Menengah Atas Swasta
3. Bagi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Maarif Kota Cilegon Banten. Islamic
Bentara Persada Penelitian ini Management: Jurnal Manajemen
diharapkan dapat menjadi bahan Pendidikan Islam, 1(02)
referensi ataupun bahan ajar yang Asti, E., & Ayuningtyas, E. (2020).
berhubungan dengan pemasaran, Pengaruh kualitas pelayanan, kualitas
sehingga STIE Bentara Persada produk dan harga terhadap kepuasan
semakin berkualitas, dan dapat konsumen. Ekomabis: Jurnal
bersaing lebih unggul. Ekonomi Manajemen Bisnis, 1(01)
Aulijaa FR, A., M Sasmita, E., & Sari, B.
(2020). Pengaruh Bauran Promosi,
DAFTAR PUSTAKA Harga, Dan Kualitas Layanan
Duli. (2019). Metodologi Penelitian Terhadap Kepuasan Pelanggan
Kuantitatif. Indihome PT. Telkom Indonesia,
Miguna Astuti. (2020). Pengantar Jakarta Timur. Jurnal Ikraith-
Manajemen Pemasaran. Ekonomika, 3(1)
Indrasari, M. (2019). Pemasaran dan Bahar, A., & Sjahruddin, H. (2018).
Kepuasan Pelanggan: Pemasaran dan Pengaruh kualitas produk dan
Kepuasan Pelanggan. Unitomo Press. kualitas pelayanan terhadap
Jaya, I. M. L. M. (2020). Metode kepuasan konsumen dan minat beli
Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: ulang.
Teori, Penerapan, dan Riset Nyata. Budiono, A. (2020). Pengaruh Kualitas
Anak Hebat Indonesia. Pelayanan, Harga, Promosi, Dan Citra
Firdaus, M. . (2021). Metodologi Merek Terhadap Kepuasan Pelanggan
Penelitian Kuantitatif. Melalui Keputusan Pembelian.
Jurnal: Equilibrium: Jurnal Penelitian
Aisyah, S. (2022). Analisis Peranan Pendidikan dan Ekonomi, 17(02)
Auditor Internal terhadap Fungsi Destamar, D. L., Aryani, L., & Pusporini,
Pemasaran (Promosi) pada Hotel P. (2021). Analisis Keputusan
Transit Syariah Medan. Accumulated Pembelian Pada Pengguna Aplikasi
Journal (Accounting and Gojek Fitur GoFood. Konferensi Riset
Management Research Edition), 3(2) Nasional Ekonomi Manajemen dan
Amalia, R., Sangga, U., & Ypkp, B. (n.d.). Akuntansi, 2(1)
Pengaruh Promosi Dan Kualitas Ekawati, D. L. (2019). Pengaruh Promosi,
Layanan Terhadap Kepuasan Kualitas Pelayanan Dan Citra
Pelanggan di Dealer Yamaha Deta Lembaga Terhadap Loyalitas Yang
Group Cabang Merdeka Bandung. Dimediasi Oleh Kepuasan Siswa Pada
Anggriana, R., Qomariah, N., & Santoso, Lembaga Kursus Bahasa Inggris Di
B. (2018). Pengaruh Harga, Promosi, Palembang. Jurnal Adminika, 5(2)
Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Evitha, Y., & HS, F. M. (2019). Pengaruh
Pelanggan Jasa Ojek Online “OM- Penerapan Metode Economic Order
JEK” Jember. Jurnal Sains Quantity (EOQ) Terhadap
Manajemen Dan Bisnis Indonesia, Pengendalian Persediaan Bahan Baku
7(2) Produksi di PT. Omron

163
Manufacturing Of Indonesia. Jurnal Kumrotin, E. L., & Susanti, A. (2021).
Logistik Indonesia, 3(2) Pengaruh kualitas produk, harga, dan
Fadli, M. D., & Rubiyanti, R. N. (2021). kualitas pelayanan terhadap kepuasan
Pengaruh Harga, Promosi, Dan konsumen pada cafe ko. we. cok di
Kualitas Pelayanan Terhadap solo. J-MIND (Jurnal Manajemen
Loyalitas Konsumen Melalui Indonesia), 6(1)
Kepuasan Pelanggan E-commerce Wongso, M. Y. S. Bin, & Mahargiono, P.
Shopee. eProceedings of B. (2020). Pengaruh Harga, Promosi
Management, 8(5). Dan Lokasi Terhadap Keputusan
Gery, M. H. (2018). Pengaruh kualitas Pembelian Konsumen pada Produk
pelayanan, lokasi dan promosi Burger King di Plaza Surabaya.
terhadap kepuasan konsumen the Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen
aliga hotel padang. Menara ilmu, (JIRM), 9(7).
12(9). Yuliyanto, W. (2020). Pengaruh promosi
Gofur, A. (2019). Pengaruh kualitas terhadap kepuasan pelanggan di Toko
pelayanan dan harga terhadap Aleea Shopid Kebumen. Journal of
kepuasan pelanggan. Jurnal Riset Business and Economics Research
Manajemen Dan Bisnis (JRMB) (JBE), 1(2)
Fakultas Ekonomi UNIAT, 4(1)

164

Anda mungkin juga menyukai