Meningkatkan Produktivitas Restoran
Meningkatkan Produktivitas Restoran
Materi Kompetensi
5.1. Tujuan
5.2. Fungsi Layanan Makanan dan
Minuman Menyediakan Layanan
5.3. Organisasi Layanan Makanan dan Makanan dan minuman
Minuman
5.4. Kebersihan dan Keselamatan Kerja
5.5. Peralatan Makanan dan Minuman Menyediakan Layanan
5.6. Kriteria dan Jenis Menu Makanan di kamar
5.7. Jenis-jenis Pelayanan
5.8. Prosedur Pelayanan Makanan dan
Minuman
5.9. Jaringan Kerja Layanan
5.10. Rangkuman
5.11. Pertanyaan dan Soal
THE STAFF
375
Setelah menyelesaikan Bab ini anda
diharapkan mampu :
a. Memahami Fungsi Layanan Makanan
dan Minuman
b. Mengenali Organisasi Layanan
Makanan dan Minuman
c. Menerapkan Kebersihan dan
Keselamatan Kerja
d. Mengenali Peralatan Makanan dan
Minuman
e. Menentukan Kriteria dan Jenis Menu
f. Mengidentifikasi Jenis-jenis Pelayanan
g. Memahami Prosedur Pelayanan
Makanan dan Minuman
h. Memahami Jaringan Kerja Layanan
376
5.2. Fungsi Layanan Makanan dan Minuman
Penghasilan terbesar dari pengelolaan sebuah hotel adalah
penjualan kamar, dan penghasilan kedua terbesar adalah penjualan
makanan dan minuman, baik yang dijual di outlet–outlet restoran yang
dimiliki oleh hotel tersebut maupun penjualan makanan dan minuman
melalui layanan kamar ( room service ) pelaksanaan penyediaan dan
pengolahan, penyajian dan penjualan makanan dan minuman berada di
bawah tanggung jawab Divisi Makanan dan Minuman / Food and
Beverage Division. Bila kita urut apa saja yang dibutuhkan tamu hotel
disamping menginap dan beristirahat dengan menyediakan kamar yang
nyaman dan bersih dengan layanan yang cepat dan tepat, penyediaan
layanan makanan dan minuman di hotel merupakan suatu keharusan
agar para tamu dapat tinggal nyaman dan menyenangkan di hotel
tersebut. Di hotel-hotel berbintang sangat umum kita temui beberapa
restoran dan bar yang dibuka untuk kepentingan tamu hotel, akan tetapi
dewasa ini banyak hotel restoran- restoran di hotel di kunjungi
juga oleh pelanggan yang bertujuan hanya untuk menikmati makanan
yang di jual di restoran hotel tersebut misalnya waktu makan siang,
makan malam dan untuk kepentingan lainnya terkait dengan layanan
makanan dan minuman. Disamping meningkatkan penghasilan hotel
penyediaan makanan dan minuman juga dapat meningkatkan citra hotel
tersebut di masyarakat.
377
Jadi fungsi utama dari divisi makanan dan minuman ini adalah
menyediakan, menjual dan menyajikan dengan layanan yang
memuaskan kepada pelanggan dan yang paling penting adalah unsur
pelayanannya atau service yang diberikan kepada tamu/pelanggan.
Untuk menjamin keberhasilan penjualan makanan dan minuman,
disamping dituntut menyajikan makanan dan minuman yang lezat,
layanan yang cepat , tepat dan menyenangkan faktor harga yang sesuai
dan atmosfir atau suasana yang unik juga sangat memegang peranan.
Divisi ini dibagi menjadi beberapa bagian yang pada dasarnya terbagi
atas bagian persiapan dan produksi (preparation & production) serta
bagian pelayanan dan penjualan (service and sales). Pada bagian berikut
dapat kita lihat contoh salah satu struktur organisasi Food and Beverage
Division.
Bagian makanan dan minuman merupakan salah satu bagian yang
terdapat di hotel,yang mempunyai fungsi menjalankan penjualan
makanan dan minuman. Sekalipun melakukan fungsi menjual makanan
dan minuman, tetapi dibalik itu semuanya terdapat kegiatan yang sangat
komplek. Kegiatan-kegiatan yaitu:
1. Melaksanakan usaha pengembangan produk makanan dan
minuman
2. Merencanakan kegiatan yang dapat menarik tamu untuk kegiatan
yang dapat menarik tamu untuk makan dan minum di restoran
hotel
3. Melakukan pembelian bahan makanan dan minuman
4. Penyimpanan makanan dan minuman
5. Melakukan pengolahan makanan dan minuman
6. Penyajian makanan dan minuman
7. Perhitungan produk makanan dan minuman
Oleh karena fungsi tersebut maka gerak aktivitas bagian makanan dan
minuman dibagi menjadi dua fungsi ruang, yaitu:
1. Ruang/area yang dapat menghasilkan keuntungan yang disebut
revenue producing areas
2. Ruang atau area yang memberikan dukungan dalam pelayanan
seperti dapur(kitchen),gudang umum(store) dan lain-lain
378
2. Coffee shop adalah restoran yang menyediakan variasi menu
yang tidak selengkap dining room dengan harga yang relatif lebih
murah, suasana informal dan pelayanan ala America, umumnya
restoran ini buka selama 24 jam.
379
5. Supper club adalah restoran yang khusus dibuka pada malam
hari serta menyediakan hiburan yang berupa pertunjukan
hidup(live show).
380
c. Room service, merupakan salah satu outlet yang mempunyai fungsi
utama untuk melayani pemesanan makanan dan minuman ke kamar
tamu
d. Function room adalah suatu tempat yang dipergunakan untuk berbagai
macam kegiatan seperti pesta, rapat dll, bagian yang menangani
kegiatan tersebut dinamakan banquet.
381
Jika dilihat dari struktur organisasi diatas bahwa bagian ini, dipimpin oleh
Food & Beverage Director Yang Bantu Oleh Chef De Cuisine Dan
Assistant Food & Beverage Manager dan jajarannya untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan oleh hotel. Berikut ini adalah uraian tugas
dan tanggungjawab setiap posisi dibagian makanan dan minuman.
382
3. Restaurant & Bar Manager
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
Mengkoordinasi kegiatan operasi di outlet food & beverage
service
Mengkoordinasi persiapan dan mengawasi kelancaran
penyelenggaraan function/event
Membantu kelancaran pelaksanaan inventaris fisik
Menjalin dan membina hubungan dengan tamu
Membantu untuk membuat laporan monthly report F&B sales
Melakukan penilaian penampilan kerja bawahan
Mengani permasalahan yang memerlukan penanganan langsung
dan melaporkan kepada atasan
Menangani dan memonitor suatu perubahan dan penyimpangan
dalam kegiatan operasional
Memonitor dan mengawasi personal hygiene, grooming and
sanitasi
Menangani dan mengawasi langsung pelayanan tamu VIP
Menciptakan dan membina suasana kerja yang sehat
Menyelenggarakan briefing harian
4. Head Waiter
Uraian tugas dan tangungjawabnya:
Mengawasi penyimpangan penggunaan par stock
Memeriksa kelengkapan dan ketepatan dari “mise en place”
Meneliti ketepatan daily sales report
Mengarahkan dan mengawasi kelancaran pelayanan di restoran
Menangani keluhan tamu
Mengatur pembagian “station”
Memeriksa personel hygiene, grooming dan sanitasi
Mendampingi sous chef dalam penataan buffet
Menangani langsung pelayanan tamu VIP (Very important
Person)
Mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan clear up
Membantu kelancaran pelaksanan inventaris pisik
Memeriksa kelengkapan, ketepatan pengadaan”store room
requisition”
Menjalin hubungan baik dengan tamu
Membuat jadual kerja bawahan
Mengawasi disiplin bawahan
Menangani permasalahan tamu
Melakukan penilaian kerja bawahan
Menciptakan dan membina suasana kerja yang sehat
383
5. Assistant (Head Waiter Captain)
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
Membantu head waiter melaksanakan tugasnya
Melengkapi kelengkapan, ketepatan dari mise en place
Membuat daily sales report
Melengkapi penyimpanan dan penggunaan par stock
Mengawasi dan membantu kelancaran ketepatan pelaksanaan
pelayanan penjualan dan penyajian makanan dan minuman
Membuat repair dan maintanance order
Menangani langsung pelayanan tamu VIP
Mengatasi keluhan tamu
Mengawasi dan mengarahkan kelancaran pelayanan bawahan
Membantu kelancaran pelaksanaan inventaris fisik
Menjalin hubungan baik dengan tamu
Menciptakan dan membina suasana kerja yang sehat
6. Waiter/ Waitress
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
Mempersiapkan kelengkapan tehnis pelayanan
Melaksanakan persiapan set up-mise en place
Melakukan pelayanan langsung kepada tamu
Mengambil pesanan/order tamu dari captain untuk diteruskan
kepada kitchen
Melaksanakan penyajian hidangan kepada tamu
Melaksanakan clear up dari meja tamu
Mempersiapkan dan mengambil kebutuhan linen napkin, wares,
supplies
Mengumpulkan dan mengantarkan soiled linen dan dirty dishes ke
laundry/stewarding
Melakukan penyiapan table set up dan clear up
Melaksanakan dan mengikuti perintah captain dalam menjalankan
tugas-tugasnya
Melakukan pembersihan area kerja
Menjalin hubungan dengan tamu
Menghadiri briefing harian
7. Chief Bartender
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
Mengawasi penyimpanan, penggunaan bar stock
Melengkapi kelengkapan, ketepatan dari mise en place
Membuat daily sales report
Mengawasi kelancaran, ketepatan pelaksanaan mixing drinks,
penyajian, penjualan dan pelayanan
384
Menyusun standard portion, standard receipt, standard beverage
cost bersama dengan F&B cost control
Mengarahkan, mengawasi kelancaran pelayanan
Mengatasi keluhan tamu
Mengatur pembagian “station” serta mengawasi pelaksanannya
Memeriksa personel hygiene, grooming dan sanitasi
Menangani langsung pelayanan tamu VIP
Membantu kelancaran pelaksanaan inventaris fisik
Memeriksa kelengkapan, ketepatan pengadaan”store room
requisition”
Membuat repair dan maintanace order
Mengawasi disiplin bawahan
Menangani permasalahan tamu
Melakukan penilaian kerja bawahan
Menciptakan dan membina suasana kerja yang sehat
8. Room Service Order Taker
Uraian tugas adan tanggungjawabnya:
Menangani penerimaan, pencatatan room service order dan
menyampaikan kepada room service captain
Menyarankan dan membantu tamu dalam pemilihan menu
Menghubungi tamu untuk pelaksanaan clear up
Menerima keluhan tamu dan melaporkan kepada head waiter
Memelihara suasana kerja yang sehat
Menghadiri briefing head waiter
Pemeriksaan Kesehatan:.
Untuk itu semua karyawan Hotel bagian makanan dan minuman harus
secara teratur mengikuti pengecekan kesehatan setiap 6 bulan sekali.
Biasanya untuk pemeriksaan kesehatan yang lazim dilakukan bagi
karyawan bagian makanan dan minuman adalah Rectal Swab Test
385
5.5. Kebersihan dan Keselamatan Kerja
Kebersihan dan keselamatan kerja harus selalu diperhatikan oleh
setiap karyawan dibagian food & beverage, kebersihan dan keselamatan
kerja yang dilakukan di bagian pelayanan makanan dan minuman yaitu:
[Link] barang pecah belah
Memeriksa kekurangan barang pecah belah, piring gelas dan alat
makan dan minum dari perak sebelum dan sesudah digunakan,
buang segera gelas atau piring cangkir keramik yang pecah.
Pisahkan barang-barang dari perak dan kaca setelah digunakan, jika
sebuah gelas pecah, pindahkan gelas dengan hati-hati dan pastikan
tidak ada pecahannya yang tercecer
[Link] pelayanan
Pada saat memberikan pelayanan setiap prosedur harus
dilaksanakan dengan benar, hal yang dilakukan seperti pindahkan
cangkir-cangkir dari meja ketika mengisi cangkir dengan air panas,
jangan mengisi nampan berlebihan dan tidak diperbolehkan
membawa nampan melewati atas kepala tamu yang sedang duduk
dimeja dan selalu memberitahu mereka tentang kehadiran anda, pada
saat membuka anggur jauhkan dari tamu agar tidak terkena gabus
penutup botol.
c. Gelas dan piring
Pisahkan gelas dan piring yang pecah ketika memilih, gunakan trolley
untuk memindahkannya. Ketika menggunakan rak, periksa bahwa
bagian tepi yang dapat diatur. Pastikan dalam keadaan aman
sebelum menempatkan makanan dalam nampan
d. Menjaga penampilan pribadi
Gunakan pakaian seragam secara lengkap, baik dan benar, seperti
menggunakan sepatu bertumit rendah, perhiasan yang disesuaikan
dengan kebijakan hotel, baju yang sesuai dengan ukuran, serta
rambut pendek atau panjang tetapi menggunakan hairnet, kesemua
hal tersebut perlu dilakukan agar anda dapat bekerja dengan nyaman,
e. Mengurangi resiko
Melaporkan kepada atasan apabila menemukan karpet yang longgar,
penempatan tanda keselamatan yang tidak sesuai, pemisahan
sambungan kabel listrik dan semua yang akan menyebabkan resiko
tersandung dan jatuh.
386
Gambar 5.8 Karpet yang Gambar 5.9.
Longgar Tanda Keselamatan yang Tidak Benar
1. Dining restaurant
Alat yang digunakan di tempat ini umumnya lebih mewah, ini
disebabkan karena harga makanan dan minuman yang lebih mahal
dibandingkan dengan restoran lain juga karena pelayanan yang
sifatnya formal, para tamu akan memperhatikan segala peralatan
yang digunakan.
2. Coffee shop
Alat yang digunakan umumnya lebih sederhana, hal ini disebabkan
karena pelayanan yang diberikan tidak formal, yang dipentingkan
adalah kecepatan dalam penyajian, jumlah peralatan yang disediakan
di coffee shop ini umumnya dua setengah kali lipat dengan jumlah
kursi yang tersedia.
387
3. Room service
Penggunaan alat di bagian ini, umumnya tidak terlalu mewah, hal ini
untuk mengantisipasi kehilangan alat yang mungkin terbawa oleh tamu.
4. Banquet
Peralatan yang digunakan umumnya tergantung jenis dan sifat
acaranya, untuk jamuan resmi kenegaraan, peralatan yang digunakan
harus prima, mewah bahkan menggunakan show plate dari perak
murni, untuk acara lain alat yang di distribusikan umumnya sejumlah
tamu ditambah sampai 5% - 10%.
Berikut ini adalah peralatan yang digunakan di restoran yang
dikelompokkan menurut jenisnya.
a. Silver ware/table ware peralatan makan yang dibuat dari logam yang
dilapisi perak atau stainless steel, antara lain seperti terlihat pada
Gambar 5.10.
388
389
Demitasse spoon : sendok untuk kopi atau selai
Tea spoon : sendok the
Ice cream spoon : sendok ice cream
Long spoon : sendok es the/kopi
Mellon spoon : sendok untuk makan melon
Bouillon spoon : sendok sup encer
Onion soup : sendok sup kental
spoon
Dessert spoon : sendok untuk menyantap hidangan
penutup(dessert)
Dinner spoon : sendok makan besar, biasanya dipergunakan
untuk mengambil makanan sebagai pengganti
serving spoon
Serving spoon : sendok makan besar untuk penyajian makanan,
memindahkan makanan ke piring tamu,
biasanyan berpasangan dengan serving fork
390
Ice tong’s : jepitan untuk mengambil es batu, umumnya
dipergunakan dibar/tempat menjual minuman
dingin
Eggs stand : tempat untuk menyajikan telur rebus di restoran
Cake stand : tempat untuk menyajikan kue ulang tahun
Cake knife : pisau panjang untuk memotong kue ulangtahun
Sugar bowl : tempat untuk menempatkan gula yang berada
di atas meja makan
Finger bowl : tempat untuk mencuci tangan yang diletakkan
di atas meja makan
Butter bowl : tempat mentega yang diletakan diatas meja
makan
Supreme bowl : tempat untuk menyajikan shrimp cocktail, ice
cream di dalam kamar
Cream pitcher/ : tempat untuk menyajikan krim kopi
creamer
Water pitcher : poci besar untuk tempat air es
Tea pot : poci untuk tempat the
Coffee pot : poci untuk tempat kopi
Ice bucket : sejenis ember kecil yang terbuat dari logam,
yang gunanya untuk tempat es batu
Champagne/wine : sejenis ember yang terbuat dari logam,
cooler berukuran sedang yang digunakan unuk
mendinginkan champagne
Wine cooler stand : tempat untuk menyangah/meletakkan wine
cooler
Lobster pick : semacam, garpu kecil panjang untuk
mengambil daging udang untuk diletakkan di
atas piring makan, tetapi bukan garpu makan
Lobster tongs : penjempit untuk memegang kulit udang besar
Snail tongs : berpasangan dengan snail forks untuk menjepit
kulit kerang
Ashtray : asbak untuk abu rokok, yang diletakkan di atas
meja makan
391
Platter : piring lodor dengan berbagai ukuran, berbentuk
lonjong, bulat dan persegi panjang, banyak
digunakan dalam pelayanan ala Rusia, Perancis
maupun untuk acara buffet
Vegetable bowl : tempat/mangkok sayuran beserta hidangan
utama pada pelayanan gaya Rusia dan Perancis
Gravy boat : disebut juga sauce boat, tempat untuk
menyajikan saus dengan bentuk yang mirip
perahu
Tray : baki yang berbentuk bulat, ada beberapa
ukuran umumnya untuk menyajikan minuman,
hidangan pembuka, sup, salad dan hidangan
penutup, snack, untuk membawa gelas, cutleries
dll, sedangkan yang berbentuk persegi panjang
besar umumnya untuk menyajikan hidangan
utama
392
Gambar 5.11b. Peralatan Glassware
393
bentuknya sedikit lebih tinggi, digunakan untuk
menyajikan soto madura dsb
Bouillon : mangkuk besar dengan pegangan kanan kiri
cup/saucer dengan alasannya untuk menyajikan sup cair
Breakfast : cangkir dan alasnya untuk menyajikan minuman
cup/saucer kopi/teh pada waktu makan pagi di restoran
Tea cup/saucer : cangkir ukuran tanggung dan alasnya untuk
menyajikan kopi/teh biasa
Demitasse : cangkir kecil dengan ukuran setengah cangkir
cup/saucer biasa, untuk menyajikan kopi kental
394
5.7. Kriteria dan Jenis Menu
Menu berarti hidangan makanan yang disajikan dalam suatu acara
makan, baik makan pagi, siang ataupun malam. Ada beberapa faktor
yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan menu yang akan
disajikan yaitu:
1. Penampilan umum
Penampilan umum diusahakan dapat menimbulkan kesan dan
kepribadian yang dapat mencerminkan secara khusus jenis restoran
yang bersangkutan, beberapa komponen dari penampilan yang
mempengaruhi menu antara lain:
Kertas menu yang bersih, oleh sebab itu sebaiknya dipilih
kertas yang tebal dan diberi laminating sehingga tidak
mudah kotor.
Bentuk, ukuran dan warna huruf serta tulisan yang
digunakan harus mudah dibaca oleh tamu, namun tidak
mengindahkan kesesuaian dengan ukuran kertas menu
Desain menu yang dapat mengikuti kecenderungan
kebiasaan makan yang berlaku saat ini
Menu harus berisi hidangan yang tersedia ataupun menu
khusus yang disertai dengan harganya
2. Isi menu
Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan yang berkaitan
dengan isi menu makanan dan minuman yakni:
Bahasa
Di dalam membuat menu, bahasa yang dipakai dapat
menunjang pelayanan yang diberikan, jika ingin menggunakan
bahasa asing, maka bahasa terjemahan Indonesia sebaiknya
dicantumkan sehingga mempermudah tamu untuk menentukan
pilihan menunya.
Ketepatan
Kesesuaian antara menu yang tertulis dengan kenyataan menu
yang disajikan
Penetapan harga
Penetapan harga yang tepat adalah sangat penting untuk
mencapai tujuan penjualan, penetapan harga harus dapat
menutupi seluruh komponen biaya produksi, namun juga
mempertimbangkan pangsa pasar dan pesaing, artinya harga
menu harus bisa dikatakan harga yang kompetitif.
Ada beberapa kegunaan menu yang disajikan di hotel yaitu:
a. Menu menetapkan bahan makan yang akan dibeli
b. Menu mengatur gizi yang terkandung di dalam hidangan yang
disajikan
395
c. Menu mempengaruhi peralatan, fasilitas penataan dan dekorasi
ruangan yang dibutuhkan
d. Menu sebagai pedoman prosedur cost control
e. Menu mengatur kebutuhan untuk pelayanan
396
Pada umumnya jenis menu dibagi menjadi dua jenis, yaitu menu table
d’hote dan a la carte. Menu tersebut mempunyai ciri-ciri:
1. Menu table d’hote cirinya jenis makan sudah ditetapkan,
menyajikan beberapa bagian menu, pilihan untuk setiap makanan
terbatas, satu harga ditetapkan untuk satu kumpulan makanan,
disajikan dalam kumpulan waktu tertentu. Jenis menu ini biasanya
dapat disajikan untuk makan pagi, makan siang, makan malam dan
umumnya dengan tehnik penyajian:
a. Banquets; menu yang disajikan telah ditetapkan dengan set
harga tertentu dan penyajian makanan dengan pilihan yang
terbatas.
b. Buffets; jenis makanan ini biasanya disesuaikan dengan
suasana atau acara yang sedang berlangsung, makanan yang
disajikan jenis makanan dingin dan panas yang ditempatkan
diatas meja.
c. Coffee shop; menu coffee shop karakteristiknya adalah satu
kumpulan jenis makanan disajikan pada waktu dimulainya jam
makan seperti makan siang
2. Menu a la carte adalah menu yang telah disertai daftar harga
fix per item
397
ini banyak digunakan dirumah tangga. Contoh yang paling
umum adalah jika ada yang berulang tahun, maka yang
berulang tahun akan memotong kue dan langsung
memberikannya kepada tamu.
French service
French service adalah suatu tipe pelayanan yang sifatnya
formal/resmi, awalnya pelayanan ini digunakan untuk tamu
bangsawan, sekarang ini disukai untuk orang yang ingin
mendapatkan pelayanan yang mewah. Makanan satu
persatu datang dari dapur dan setibanya di ruang
restaurant dimatangkan dekat tamu dengan menggunakan
“range oven atau rechaud oven” dan setelah matang.
Ditata atau disusun diatas oval platter dengan
menggunakan guerdion dan dihias dengan hiasan yang
baik kemudian satu persatu hidangan tersebut ditawarkan
oleh waiter secara berurutan kepada tamu. Pelayanan
jenis ini mempunyai ciri menyajikan makanan utama
secara utuh. Bila tamu telah memilih bagian dari hidangan
makanan yang disukai. Kemudian dipotong oleh waiter
yang telah ahli serta disajikan langsung ke atas piring
tamu, yang terbuat dari peralatan service serta dekorasi
yang baik dan mahal.
Russian service
Pelayanan jenis ini sering disebut juga dengan modified
french service karena dalam beberapa hal mempunyai
kesamaan dengan french service. Pelayanan ala rusia
sifatnya sangat formal, mewah dan para tamu merasa
mendapatkan perhatian yang luar biasa dari petugas,
perbedaan yang menonjol antara rusian dengan french
adalah:
- Russian service memerlukan seorang waiter,
sedangkan french service memerlukan dua orang
waiter
- Makanan yang disajikan pada russian service
disiapkan sepenuhnya di dapur sedangkan french
service sebagian disiapkan di dapur dan di
restoran
398
Gambar [Link] Service
2. Counter service
Suatu sistem pelayanan dimana para tamu datang lalu duduk di
counter, apabila makanan dan minuman yang dipesannya sudah siap,
maka akan disajikan kepada tamu di atas counter. Petugas yang
menyajikan bisa waiter ataupun juru masaknya. Pelayanan ini lebih
praktis, hemat tenaga dan waktu.
3. Self service
Self service atau buffet service adalah suatu sistem pelayanan
restoran dimana semua makanan secara lengkap(hidangan pembuka,
sup, hidangan utama, hidangan penutup) telah tertata dan diatur rapi di
atas meja hidang atau meja prasmanan. Para tamu secara bebas
mengambil sendiri hidangannya sesuai dengan selera.
399
Gambar [Link] Service
400
b. Mise en scene
Mise en scene adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan
persiapan ruangan kerja dan lingkungannya sehingga menjadi
menyenangkan, nyaman, aman dan bersih. Kegiatan yang
dilakukannya yaitu:
Karpet telah dibersihkan baik dengan penyedot debu atau
vacuum cleaner
Semua meja dan kursi siap dipergunakan untuk melayani
tamu
Lampu meja dan dinding harus menyala
Menu(daftar makanan) harus rapi, bersih dan menarik
Pintu utama dibuka untuk beberapa saat agar udara dari
luar masuk
Tutup pintu, nyalakan air conditioning untuk mendapatkan
suhu udara yang nyaman
Taplak meja yang kotor kusut atau cacat harus diganti
dengan yang baik dan bersih
Bunga dalam vase yang telah layu diganti dengan yang
segar
c. Mise en place
Mise en place adalah meletakkan alat makan yang sudah bersih
siap dipakai, ditata, diatur dan di susun dengan rapih;
dikelompokkan menurut jenisnya dan diletakkan di tempat tertentu
terutama dalam side stand atau meja samping
d. Side board/side stand/dummy waiter
Side board adalah sebuah perabot (furniture) yang terdiri dari laci-
laci atau lemari yang cukup luas untuk menyimpan alat-alat
seperti linen (under cloth, napkin, table cloth), cutlery(macam
pisau, sendok, garpu),crockery(macam cangkir dan piring) untuk
melayani sejumlah tamu dalam station. Sebelum restoran dibuka,
side stand harus dilengkapi dengan:
- air es dalam water pitcher yang dialasi dengan piring yang
diberi serbet makan
- saus yang digunakan seperti; tabascho,tomato ketchup,
chili, maggi sauce, mustard sauce, soya dan lain-lain
- tusuk gigi/toohpicks diisi penuh
- tempat gula(sugar bowl) diisi penuh dan dilengkapi dengan
sendoknya
- asbak(ashtray) yang sudah bersih dan dilap kering
- sendok dan garpu yang akan dipergunakan, sebaiknya
jumlahnya 2,5 lipat dari jumlah yang pergunakan untuk
menutup meja makan satu station
- baki, piring untuk alas, piring tadah remahan (crumbing
plate), dessert plate, bread plate, dinner plate, gelas
tersusun rapih
401
- kertas tisu dan alas(doyley napkin)
- tempat garam, merica yang telah diisi dan dalam keadaan
siap pakai
402
3. Menyambut tamu
Di dalam industri jasa, kesan pertama sangat mempengaruhi
image tamu, oleh sebab itu penyambutan yang baik sangat
berperan, jika mengetahui nama tamu, sambut dengan cara
menyebutkan namanya. Hindari menyambut dengan menanyakan
apakah sudah memesan tempat atau belum? Lebih baik
mengucapkan “Good evening, may I help you?, setelah itu baru
menanyakan apakah sudah memesan tempat atau belum?,
setelah itu arahkan tamu ke tempat yang sudah ditentukan.
4. Memberi tempat duduk
o Pemilihan tempat duduk, hendaknya dilakukan sesuai
dengan kesenangan tamu, khususnya untuk tamu yang
sudah seringkali datang di restoran,
o Memberi pelayanan tempat duduk dengan urutan
seperti:wanita, anak berusia 2 s.d. 8 tahun, tamu penting,
yang paling tua
o Mempersilahkan tamu duduk, dengan cara mendorong
kursi perlahan kearah dalam, saat tamu akan duduk
5. Menyodorkan menu kepada tamu
Menyodorkan menu dilakukan oleh captain, setelah menempatkan
napkin dipangkuan tamu, menyerahkan menu sebaiknya diberikan
terlebih dahulu kepada tamu wanita, baru kemudian kepada tamu
laki-laki, hendaknya beri tamu waktu yang cukup untuk
mempelajari dan menentukan menu yang ada, ada dua cara saat
memberikan menu, dengan cara menu tertutup dan menu terbuka
pada halaman pertama, setelah menu diserahkan bantu tamu
untuk menentukan pilihanya, bisa dilakukan dengan cara
menerangkan menu spesial hari ini
6. Menuangkan air es
Tidak semua restoran otomatis menghidangkan air kepada tamu
yang datang di restoran, untuk menambah hasil penjualan,
pramusaji akan menawarkan minuman kepada tamu sebelum
mereka makan
7. Menghidangkan roti dan mentega
Pada restoran mewah, tamu-tamu yang datang akan diberi roti
dan mentega, namun beberapa restoran hanya akan memberi roti
jika tamu memesan sup, sedangkan jika tidak memesan sup
maka tidak akan diberi roti dan mentega, ada beberapa
keuntungan jika tamu diberikan roti yaitu agar tamu tidak merasa
menunggu makanan apabila makanan yang dipesannya
memerlukan waktu pembuatan yang agak lama
8. Mencatat pesanan tamu
Beberapa restoran, tugas mencatat menu tamu dilakukan oleh
captain, namun ada juga yang mencatat menu adalah waiter, hal
ini tidak menjadi suatu keharusan tugas siapa. Menu yang dipilih
oleh tamu akan dicatat pada captain order.
403
9. Memberikan pesanan ke dapur (kitchen)
Pesanan segera diberikan ke dapur, umumnya captain order
dibuat 3 rangkap, asli akan diberikan ke dapur, salinan pertama
kepada kasir sedangkan salinan kedua menjadi arsip restoran.
10. Menyesuaikan peralatan makan
Perlu dilakukan penyesuaian terhadap peralatan makan yang
sudah tersedia di meja, penyesuaian ini dilakukan sesuai dengan
menu yang dipesan oleh tamu, kemungkinan akan mengurangi
atau menambah peralatan makan.
11. Menghidangkan makanan
Seperti telah dijelaskan bahwa tipe pelayanan ada bermacam-
macam tergantung dari jenis restorannya, seperti misalnya: plate
service/American service, gueridon service, platter service dan
sebagainya. Gaya pelayanan yang baik ialah ramah,sopan, cepat
dan tepat. Di dalam bidang pelayanan ada kata kunci yang harus
sering diucapkan oleh pramusaji, misalnya: silahkan, maaf, terima
kasih, selamat makan. Sebelum memberikan makanan dan
minuman di meja seharusnya seorang waiter mengetahui siapa
yang akan dilayani terlebih dahulu, hal ini disebut dengan alur
pelayanan. Jika pelayanan yang diberikan adalah pelayanan yang
formal/resmi, maka urutan siapa yang akan dilayani terlebih
dahulu harus diperhatikan. Beberapa saat setelah makanan
dihidangkan diatas meja dan tamu mulai makan, maka pramusaji
perlu datang mendekat dan menanyakan kepada tamu, apakah
segala sesuatunya sesuai dengan keinginan dan selera tamu,
pramusaji selalu harus memperhatikan tamu-tamu yang sedang
bersantap, kalau membutuhkan sesuatu. Gelas air tidak boleh
dibiarkan sampai kosong, gelas anggur diisi kembali kalau tamu
minum anggur, atau menawarkan kembali jika anggurnya sudah
habis.
12. Mengangkat peralatan kotor
Hal ini dilakukan dari sebelah kanan tamu kecuali piring roti dan
salad, karena keduanya memang terletak disebelah kiri tamu
13. Membersihkan meja
Crumb adalah serpihan roti dan crumbing berarti membersihkan
meja dari serpihan roti dan kotoran lainnya, crumbing ini
dilaksanakan setelah tamu selesai menikmati makanan utama,
dengan maksud memberikan keadaan yang tetap bersih dan
menyenangkan ketika tamu menikmati dessert/makanan penutup
14. Menawarkan makan penutup
Pada beberapa restoran tersedia kereta dorong yang berisi kue-
kue atau jenis makanan penutup lainnya. Kereta didorong kedekat
tamu sehingga memudahkan tamu memilih kue/dessert yang
disukai ataupun kalau tidak menggunakan kereta dorong,
pramusaji dapat menawarkan dessert melalui menu yang ada,
yang selalu harus diingat oleh pramusaji adalah berusaha menjual
404
makanan dan minuman sebanyak mungkin dalam rangka
meningatkan hasil penjualan.
15. Menawarkan kopi/teh
Kopi atau teh dihidangkan setelah tamu selesai menyantap
makanan penutupnya. Kita mengenal beberapa istilah dalam kopi,
ekspresso adalah kopi normal, sedangkan ristretto adalah kopi
yang porsinya kecil tetapi kadar kafeinnya tinggi, kedua macam
kopi ini lebih enak rasanya apabila dibuat dengan menggunakan
mesin pembuat kopi.
16. Menangai pembayaran tamu
Apabila tamu setelah makan dan minum, maka pramusaji harus
segera menghubungi kasir untuk mempersiapkan bon tagihan
kepada tamu. Hal ini dilakukan agar tamu tidak menunggu terlalu
lama, apabila hendak membayar. bon tagihan tersebut akan
disodorkan apabila tamu memintanya. bon atau sering disebut bill
ditaruh diatas baki kecil untuk”cash tray”. Ada dua kemungkinan
dalam menangani pembayaran ini, pertama tamu akan membayar
kontan atau menggunakan kartu kredit, yang kedua khusus untuk
tamu yang tinggal di hotel, diperbolehkan menandatangani bill
tersebut untuk kemudian ditagihkan pada saat tamu akan chek
out.
17. Mengantarkan tamu
Adalah suatu tindakan terpuji apabila ada seseorang
mengantarkan tamu sampai ke pintu keluar. Pramusaji harus
selalu mengucapkan terima kasih atas kedatangan tamu tersebut
ke restoran dan mengharapkan/mengundang para tamu untuk
berkunjung kembali
18. Menata meja
Setelah tamu meninggalkan meja, pramusaji segera
membersihkan dan menata kembali meja tersebut, agar tamu lain
yang datang dapat segera menempatinya.
ALUR PELAYANAN
Welcoming the guest Placing order
405
2. Prosedur pelayanan makanan dan minuman ke kamar tamu
Segala sesuatu yang terjadi pada pelayanan ke kamar, akan banyak
tergantung kepada apa yang terjadi dalam hubungan tamu dengan order
taker melalui telepon, dan mencatat pesanan tamu melalui telepon.
Orang yang bertugas di room service untuk mencatat pesanan tersebut
dinamakan order taker. Mencatat pesanan tamu melalui telepon,
biasanya dilaksanakan oleh bagian room service (pelayanan kamar),
mencatat pesanan makanan/minuman melalui telepon agak sedikit lebih
sulit jika dibandingkan secara langsung apalagi kalau tamu yang dihadapi
adalah orang asing. Taking order yang melakukan pemesanan hidangan
makanan untuk tamu yang ingin makan/minum memerlukan tehnik atau
tata cara khusus selain kemampuan berbahasa yang baik, juga harus
memiliki sopan santun serta kemampuan berkomunikasi, yang tidak kalah
pentingnya kemampuan dalam menguasai bahan untuk menjadi
salesman yang berhasil, pendengaran harus jelas dan mengerti akan
pembicaraan tamu atau apa yang diminta oleh tamu melalui telepon
tersebut. Beberapa hal yang akan dilakukan pada saat memberikan
pelayanan makanan dan minuman yaitu:
406
sebagai tanda yang menunjukkan jam berapa pesanan tersebut
diterima
i. Setiap bon pesanan harus dibuat rangkap tiga yaitu yang
pertama/asli untuk bagain pengolahan makanan(dapur atau bar)
salinan yang pertama untuk kasir guna dibuatkan bill, salinan
yang kedua untuk room service
j. Bon pesanan yang sudah dibuat kemudian diberikan kepada
pramusaji yang akan diteruskan ke dapur
k. Selama menunggu makanan yang sedang disiapkan oleh
bagian dapur pramusaji akan menyiapkan baki/trolley beserta
peralatan makanannya sesuai dengan pesanannya
l. Setelah semuanya siap, pramusaji kemudian mengirimkan
pesanan tersebut kekamar tamu, setelah sebelumnya diperiksa
oleh atasannya (captain), sambil membawa bon, hal penting
yang harus selalu diingat oleh waiter adalah pada saat pesanan
tersebut akan dikirim ke tamu harus membawa bon yang sudah
disiapkan sebelumnya oleh kasir
m. Sebelum memasuki kamar tamu, pramusaji harus mengetuk
pintu dan memberitahu kedatangannya kepada tamu dengan
mengatakan room service, sebelum ada jawaban dari tamu
yang mempersilahkan, maka penyaji tidak boleh membuka pintu
apalagi memasuki kamar tamu.
407
a. Setelah masuk kamar, maka pramusaji memberi salam seramah
mungkin kepada tamu serta langsung menyiapkan/meletakkan
makanan dan minuman ditempat yang dikehendaki oleh tamu
b. Setelah selesai menyiapkan makan dan minuman serahkan bon
kepada tamu untuk ditandatangani, kemudian bawalah kembali bon
tersebut ke room service dan serahkan ke kasir yang seterusnya akan
mengirimkan bon tersebut ke bagian kantor depan, jangan
menyimpan bon tamu untuk menghindari late charges
c. Pada waktu akan meninggalkan kamar tamu jangan lupa untuk
mengucapkan terima kasih dan selamat menikmati hidangan,
kemudian menutup kembali pintu kamar tamu
d. Nomor kamar dan waktu pelayanannya, serta apakah akan
dipergunakan tray atau meja harus dicantumkan pada clearing chart”
yang diisi oleh waiter setelah mengantarkan hidangan tersebut ke
kamar, sebagai tanda untuk dilakukan clearing
408
Gambar 5.23. Alur Jaringan Kerja Layanan
Pembelian
Tamu datang Penyiapan restoran
Memilih Penggudangan
makanan dan
minuman Menyapa &
memberi tempat
duduk tamu Penyiapan
Menerima
makanan dan
minuman
Taking orders
Memasak
Menikmati
makanan dan Pelayanan
minuman menyajikan
makanan dan
minuman Penyajian
makanan dan
minuman
Membayar
tagihan
/Paying
Clear up
Menyiapkan
Meninggalkan tagihan/ Billing
restoran
Membersihkan
peralatan yang
digunakan
Membersihkan
peralatan yang
digunakan
409
Keterangan customer process & service sequences
a. Setelah tamu datang dan menempati kursi yang diinginkan,
waiter akan memberikan menu makanan dan minuman dan
menawarkan menu spesial hari ini, apabila tamu sudah
menentukan menu kemudian dicatat pada captain order untuk
diserahkan pada bagian produksi/dapur
b. Apabila makanan dan minuman sudah selesai diramu, maka
segera diberikan kepada tamu untuk dinikmati, selama proses
ini mungkin saja tamu menginginkan menu tambahan oleh
sebab itu waiter harus selalu mengamati tamu
c. Jika makanan dan minuman telah selesai dinikmati, akan
membawa peralatan yang sudah tidak dipakai sehingga meja
bersih dari alat-alat kotor.
d. Waiter akan menginformasikan kepada kasir untuk
mempersiapkan bon dan segera menyampaikan kepada tamu
e. Pada saat menangani pembayaran, perlu diperhatikan metode
pembayarannya, apabila menggunakan kartu kredit harus dilihat
jenis kartu yang diterima oleh restoran dan masa berlakunya.
f. Setelah tamu menyelesaikan pembayarannyan, tamu akan
meninggalkan restoran, lakukan pengantaran tamu sampai
kedepan pintu.
g. Hal terakhir yang dilakukan oleh waiter adalah menata kembali
meja dan peralatannya agar bisa digunakan untuk tamu yang
lain.
410
terjadi adalah bahwa barang tersebut diterima (apabila sesuai,
ditolak apabila tidak sesuai
e. Bahan yang diterima akan langsung dikirimkan ke dapur atau
bar(apabila bahan tersebut adalah bahan langsung yang akan
dipergunakan atau sebagian disimpan di gudang makanan dan
minuman atau store room (apabila belum akan digunakan)
f. Bahan yang akan digunakan oleh kitchen atau bar harus diambil
dari gudang dengan formulir permintaan (store room requisition),
demikian juga bila suatu bahan penunjang akan diinginkan oleh
restoran, room service, banquet dll(tooth picks, paper, saus
makanan di meja dll)
g. Makanan yang diolah di dapur, penjualan dan penyajiannya
akan dilakukan melalui restoran, room service, banquet, bar
atau tempat penjualan yang telah ditentukan
h. Peralatan kotor dari bagian dapur, bar, restoran, room service
atau tempat lain di hotel pencuciannya diserahkan kepada
steward, demikian pula apabila section bersangkutan
membutuhkan peralatan tambahan, maka pengadaan tambahan
tersebut adalah urusan steward
5.11. Rangkuman
Bagian makanan dan minuman mempunyai fungsi
menyediakan pelayanan makanan dan minuman bagi tamu
hotel maupun pengunjung
Dalam menjalankan fungsinya bagian makanan dan miniman
dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu bagian yang disebut
revenue production areas seperti restaurant, room service,
lobby bar dan revenue supporting areas seperti
dapur(kitchen), gudang(store).
Restoran sebagai revenue production ares mempunyai
beberapa macam yaitu: dinning room, coffee shop, grill room,
speciality restaurant and supper club
Bagian makanan dan minuman dipimpin oleh Food &
Beverage Director yang membawahi Chef de cuisine dan
Assistant food & beverage director yang membawahi
restaurant & bar manager, banquet manager dan chief
steward
Peralatan makan dan minuman yang digunakan di bagain
makanan dan minuman dapat dikelompokkan menjadi silver
ware yaitu peralatan yang terbuat dari logam yang dilapisi
perak atau stainless steel, china ware yaitu peralatan yang
dibuat dari keramik dan glass ware yaitu peralatan yang
terbuat dari gelas.
Seluruh makanan dan minuman yang dijual, seharusnya
dibuat dalam daftar menu sehingga tam umudah untuk
411
mengetahui makanan dan minuman yang tersedia, dalam
pembuatan menu ada beberapa hal yang harus diperhatikan
yaitu; penampilan umum menu dan isi menu.
Pada dasarnya menu dibagi menjadi dua jenis yaitu menu
table d’hote dan menu a la carte, perbedaan menu ini adalah
pada menu table ‘d hote beberapa jenis menu sudah
ditetapkan, tamu hanya akan memilih untuk yang terbatas tadi,
jika menu a la carte, tamu akan diberikan menu yang lengkap
dan tamu akan memilih menu sesuai dengan keinginannya
dan tidak dibatasi.
Ada beberapa jenis pelayanan makanan dan minuman yang
dikenal pada table service yaitu; American style, English style,
French style dan Russian style.
Pelayanan yang formal atau resmi adalah ciri dari pelayanan
jenis Frech style dan Russian style, sedangkan American style
dan English style pelayanan non formal/tidak resmi.
412