0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan7 halaman

Persahabatan dalam Musik dan Kompetisi

Diunggah oleh

muqsithali2203
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan7 halaman

Persahabatan dalam Musik dan Kompetisi

Diunggah oleh

muqsithali2203
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

HARMONY PERSAHABATAN

1. M. Muqsith Ali ( Pemeran utama )


2. Ismoyo. ( Sahabat )
3. Dhona ( Sahabat )
4. Dea ( Sahabat )
5. Muddatsir A. Rozaq ( Ayah Ali )
6. Ninig Ratih Dwi Susati (Ibu Ali)

AdegAn 1
Prolog:

Di sebuah desa kecil, terdapat sekelompok anak muda yang


tumbuh bersama. Mereka adalah Ali, Dea, moyo, dan Dhona. Meskipun
memiliki kepribadian dan budaya yang berbeda, mereka saling
melengkapi dan membentuk ikatan persahabatan yang kuat.

(Instrumen pagi cerah) Mereka bertiga berkumpul di suatu tempat


sambil bermain gitar. (Kebersamaan) - Mereka menunjukkan
momenmomen kebersamaan mereka, seperti bermain, canda, tertawa,
dan saling mendukung di saat susah maupun senang.

(cuap cuap Random)

Ismoyo berlari tergesa-gesa sambil membawa tas pinknya

Ismoyo : " He rek ini lo enek info kalean mau nerimga nga ? (mereka
menjawab " afantuhh!") info Competition EVENT BAND".
(Ismoyo datang ke arah mereka dengan ekpresi bahagia)
Dhona : " Emang hadiah e apa? "
Ali : " Hadiah e omah ta! "
Dea : (Menggunakan ekspresi bingung)
Ali : " Yudah lek omah gas lahhh...”
(Dan meraka meninggalkan tempat dengan pemuh semangatt,
kemudian ismoyo dengan muka bingung dan berkata " hahah omahh")
AdegAn 2
Latar : Studio Prolog:

(Lagu aransemen upin ipin)Akhirnya mereka berkumpul di studio


amoeba untuk berlatih menuju kompetisi.
Dea : ” Enaknya lagu apa ini "
Dhona : ” Gimana klo lagu lebih baik dari CJR "
Ismoyo : ” Jagann! gimana klo lagu sahabat dari Padi "
Ali : ” Seng yokpo iku bolo! ”
Ismoyo : “ Seng dek upin ipin itu lo li alii ”
Dhona : “ yak udah kita coba ”
(Kemudian mereka mencoba lagu yang dari PADI tersebut)
Dea : “ Wah mantab nii. “
Ali : “ Keren lu yoo, klo aku gass wes ki. “
Dhona : “ Aku juga gass ”
Ismoyo : “ Yowes kita latian hari ini bar sek. ”
Ali : ” Iyo ki bolo aku wes ditelfon i bapaku e ket mau ”
Dhona : ” Iya ini,lagian ini udah jam 11 malam udah malem banget ”
(Kemudian mereka pulang menuju tempat tinggal mereka
masingmasing.)
AdegAn 3
Latar : Rumah bapak Ali

Prolog:

Sesampainya di rumah, Bapak Ali terlihat sangat marah.


Tangannya yang bersilang di depan dada dan tatapan tajam ke arah Ali.
Berbeda dengan ibunya yang khawatir akan keadaan Ali.
Ali : ” Assalamualaikum. ” (dengan wajah sumringah)
Ibu : ” Alhamdulillah ya Allah akhire anak lanangku muleh. Teko
endi ae to le? Bapak ibuk iku khawatir.“
Ali : “ Hehe anu bu?.“
Bapak : “ Buk minggir. Aku arep ngomong nang Ali bene lungguh
arek e.” (ekpresi marah)
(Kemudian ali duduk dengan ketakutan.)
Bapak : “ Teko ngendi ae kok lagek muleh? Ga iso nyawang jam to
saiki jam piro?.” (ekpresi marah)
Ali : “ Maaf pak buk, Ali wau saking studio latihan band”
Bapak : “ Awamu arepe dadi opo to le? Arep ngamen!!.”
Ali : ” Mboten ngoten pak.”
Bapak : “ Ws to mandek o le. Fokuso nk kuliahmu, lihat o kuliahmu
morat maret.”
Ibu : ” Ho’oh le, rungokno omongane bapakmu. Bapakmu pengen
koe dadi guru, Ben iso manfaat kanggo liane.”
Ali : ” Buk, niki benten. Kuliah tetep nomer setunggal kok,bend -
bendan niku sakeng hobi kula.”
Bapak : ” Halah! Awamu diomongi kenek ora? Opo lehmu melu
band band koyo ngono kui ngejamin uripmu sukses? Ora le ”
(Ali bangkit dari duduknya dan beranjak pergi sambil menenteng
tasnya. Ibunya menenangkan bapak yang penuh emosi.)
AdegAn 4
Latar : Studio Prolog: Kesokan harinya, Ali, Dipta dan Aisya
sedang berada di studio. Mereka sedang asik mengulik lagu sahabat dari
Padi. Namun, Ali sedikit overthinking tentang perkataan bapak kemarin
malam. Sehingga mengganggu kegiatannya hari ini.

Dea : ” Nyapo Al kok ketok muring.”

Dhona : ” Lha iya, kmu ada masalah Al? Gapapa cerita aja.”

(Ali terdiam, hanya tersenyum kecut seraya menggelengkan


kepala. Saat sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing tiba tiba saja
mereka kaget dengan kehadiran Bapak dan Ibu Ali.)
Ali : ” Lho Pak Buk! Sampean ngapain ke sini.”

(Ekspresi bingung)
Bapak : ” All!!!, bapak muni koyo wingi bengi ora mbok anggep
blas!.”(ekpresi marah)
Ali : ” Pak, mengke rumiyen. Niki katah rencang rencang
(mencoba menenangkan)
Bapak : “ Awakmu! Kabeh! Sok arep dadi opo to? Opo kegiatan
ngeneki ngejamin uripmu sukses?.” (Marah dan menunjuk ke
arah teman teman Ali)
Ali : ”Ali kan nate sanjang jenengan. Iki iso gae aku sukses pak.”
Bapak : ” Meneng awakmu! Aku takon konco-koncomu!.”
(Di situasi menegangkan seperti itu kemudian ismoyo datang
dengan menggunakan tas kesayanganya. Ismoyo bingung dan
menyenggol tangan si Aisya.)

Ismoyo : “Aduh enek opo ikih rek kok rame-rame?.”

Dea : ” Ini lo, bapaknya Ali marah-marah, Sstt Diem, dengerin.”

Dhona : ” Permisi minta maaf bapak ibu Ali sebelumya, ini temen-
temen semua pengen ikut kopetinsi lomba EVEN BAND,
untuk mewujutkan bahwa temen-temen semua ini bisa
menjadi musisi yang terbaik nantinya.”

Bapak : ” Musisi! Awakmu yakin bakal sukses? Ngejamin?.”


Ismoyo : ” Yah kita semua disini lagi berusaha bapak, untuk nantinya
bisa di sebut pantas dan sukses sebagai musisi.”
Bapak : “ We iso ngejamin kui?.”

(Diam tidak ada yang menjawab)

Bapak : ” Ngejamin ora!.” (Tanya sekali lagi)

Dea : ” Enggeh, kita semua bakal berusaha menjadi yang terbaik,


kita semua yakin nanti bisa menang di acara kompetisi
tersebut, dan nantinya bisa sukses menjadi musisi.”
Bapak ali geram dengan sikap keras mereka. Lalu pergi
meninggalkan mereka.

Ismoyo : ” Yok opo rek? Opo awadwe yakin?.”

Ali : ” Ahh...Aku gak lanjut rek!” (ekspresi geram, marah, dan


sedih)
(Ali tiba tiba keluar dari studio.) Yang lain hanya menatap dengan
kebingungan

Ismoyo : “ Aku yakin rek, iki udu akhire awakdewe. (Senyum


menepuk pundak dengan penuh optimis)

( Kemudian mereka meninggalkan studio )

AdegAn 5
Prolog:

Sudah hampir H- 3 acara Competition, tapi ternyata band ini masih


belum kembali seutuhnya. Ali yang menuruti apa kata bapaknya masih
belum bisa kembali. Tapi sejujurnya mereka masih memiliki hasrat
untuk bermusik, namun tentu saja hal itu akan sulit baginya.
Sedangkan disisi lain Ismoy berusaha menyakinkan Ali, sehingga
Ali tetap bersedia mengikuti competisi itu.

(Ismoyo masuk panggung sambil membawa hp, sambil menelpon Ali)


AdegAn 6
Latar : Rumah Ali
Ali : ” Buk, Ali badhe lomba, nyuwun restune nggeh.”
Bapak : ”Nyandi neh le? Arep nge band neh !!!
Ali : ”Nggeh pak, Ali badhe.... (disaut bapak ali)
Bapak : ”Le Le ngeband ngeband urung tentu sukses!! Kowe ki
mung ngguwak wektu tok. Ora iso ora iso kowe dadi wong
[Link] ra njamin!! Buktekno omonganku le.”(nada ketus)
Ali
: ” sek to pak, Sakniki drung ketok pak hasile. tapi Ali yakin,
suatu saat Ali iso buktekne nek bapak ali iso banggakne
bapak.
Bapak : ” aku ra percoyo le, kowe gausah duwur-duwur ngimpimu.
Kowe ora bakal iso banggakne aku le liwat dalan kui. Wes
sembarang karepmu!! Kowe lek gaiso di omongi wong tuo,
ngalio saiki!!! (Dengan nada tinggi dan sangat marah)
Ali
: ” oke pak, lek memang bapak gak percoyo, nggeh mboten
nopo-nopo. Sing penting dungane panjenengan mawon. Ali
yakin, barniki bakal buktekne lek ali Saget banggakne
panjenengan. (Berjalan mengarah ke ibu)
Ibu
: ” Le cah bagus, ora popo sampean melu ngono kui, nanging
yo kudu weruh wayah, weruh hal hal seng kudu di
prioritaskan, ojo sakpenakmu dewe. Lek koe raiso
memperioritaskan waktumu, bapakmu ora Ridho lee, bapak
kaleh ibu iki mung khawatir.”

Ali : ” Enggeh Ibuu.” (Sambil mencium tangan ibu)


Ibu : “ Uwes yen sajane awamu yakin, lakonono buktino marang
bapakmu”.
Ali
: “ Enggih buk, mangke didelok sareng – sareng
pengumumanne disiarne dek televisi, Ali yakin bakal dadi
juara”

(Ibu mengangguk. Ali bergegas berangkat ke lokasi perlombaan)


Ibu berjalan ke arah bapak sambil mengelus pundak bapak (sambil
mantuk-mantuk)
AdegAn 7
Prolog:

Hingga pada akhirnya hari itupun tiba, pengumuman kejuaraan mereka


Ismoyo : ” Sudah siyap SEMUA???

( Mereka menjawab serentak ” SIYAPP )

Nobar Video pengumuman juara

Ayah : ( Video selesai, ayah berjalan ke arah Ali sambil memeluk

dan menepuk pundak dengan rasa bangga )


Keharmonisan- Begitulah akhirnya mereka bersatu kembali, lebih
kuat dari sebelumya, Dari kedua orangtua Ali yang meridhoinya
bermusik begitupun juga dengan teman-teman yang semakin yakin
dengan mimpi. Dan sesampainya mereka akhirnya menjadi juara 1
Competition EVENT BAND. Dari Mereka belajar bahwa dalam
kebersamaan mereka dapat mengatasi segala rintangan.

Epilog:

Disusul Dengan dipta dan alunan pianonya

Anda mungkin juga menyukai