Perhitungan Struktur
PERANCANGAN PEMBANGUNAN
DINDING PENAHAN TANAH PADA
BENDUNG AIR IKAN
Dimensi Retaining Wall
Dinding Tipe = Kantilever
Tinggi Total Retaining Wall, H = 3.00 m
Lebar Total Pondasi, B = 1.80 m
Tebal Pondasi, tb = 0.50 m
Tinggi Stem, h1 = 2.50 m
Tinggi Tanah Depan Dinding Stem, h2 = 0.60 m
Tinggi Permukaan Tanah Luar, h3 = 1.90 m
Tebal Stem Atas, ts = 0.30 m
Tebal Stem Bawah, b2 = 0.30 m
Lebar Pondasi Depan, b1 = 0.60 m
Lebar Pondasi Belakang, b3 = 0.90 m
Lebar Kemiringan, b4 = 0.00 m
Sudut Kemiringan Dinding Belakang Stem, ɑ = 90 °
1.57 radians
Sudut Kemiringan Dinding Depan Stem, ɑf = 90.00 °
1.57 radians
Sudut Permukaan Tanah, β 0 °
0.00 radians
Berat Jenis Beton, γb = 24 kN/m3
Luas Area Dinding Stem, Luas Area 1 = 0.75 m2
Luas Area Pondasi, Luas Area 2 = 0.90 m2
Luas Area Tanah Belakang , Luas Area 3 = 2.250 m2
Luas Tanah Depan, Luas Area 4 = 0.360 m2
Beban Mati Tambahan, WD = 5 kN/m2
Beban Hidup Tambahan, WL = 10 kN/m2
Propertis Tanah Belakang Dinding
Berat Jenis Tanah Kondisi Basah, γtb = 21.00 kN/m3
Berat Jenis Tanah Kondisi Jenuh Air, γja = 23.00 kN/m3
Sudut Geser Dalam Efektif, ϕr = 30.00 °
0.52 radians
Sudut Geser Pada Dinding, δr = 0.00 °
0.00 radians
Propertis Tanah Depan Dinding
Berat Jenis Tanah, γt = 18.00 kN/m3
Kohesi Tanah, c = 0.00 kN/m2
Sudut Geser Dalam Efektif, ϕb = 30.00 °
0.52 radians
Sudut Gesek Pada Dinding Pondasi, δb = 15.00 °
0.26 radians
Sudut Gesek Dasar Pondasi, δbb = 30.00 °
0.52 radians
Daya Dukung Ijin Tanah, P bearing = 300.00 kN/m2
Data Seismik
Faktor Akselerasi Seismik Horizontal, Kh = 0.20
Faktor Akselerasi Seismik Vertikal, Kv = 0.00
Sudut Akselerasi Seismik, Ɵ = 11.310 °
0.20 radians
Koefisien Tekanan Tanah Kondisi Normal (Metode Coulomb)
Koefisien Tekanan Tanah Aktif, ka = 0.333
Koefisien Tekanan Tanah Pasif, kp = 4.977
Koefisien Tekanan Tanah Kondisi Seismik (Mononobe-Okabe)
Koefisien Tekanan Tanah Seismik Aktif, kae = 0.473
Koefisien Tekanan Tanah Seismik Pasif, kpe = 4.129
Pembebanan Tambahan (Surcharge Load)
Beban Mati Tambahan, WD = 5.00 kN/m2
Beban Hidup Tambahan, WL = 10.00 kN/m2
Kontrol Stabilitas Kombinasi 1,0 D + 1,0 L + 1,0 Lateral Earth
Kontrol Stabilitas Guling (Overturning Check)
● Beban Vertikal
Berat Sendiri Dinding Stem = 18.00 kN/m
Berat Sendiri Pondasi = 21.60 kN/m
Berat Tanah Belakang Dinding = 47.25 kN/m
Berat Tanah Depan Dinding = 6.48 kN/m
Total Berat Beban Vertikal = 93.33 kN/m
● Beban Lateral
Beban Lateral Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 5.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 10.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Tanah Aktif Belakang Dinding = 31.50 kN/m
Beban Lateral Tanah Depan Dinding = -52.35 kN/m
Total Berat Beban Lateral = -5.85 kN/m
● Momen yang Menyebabkan Guling
Momen Guling Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 7.50 kN.m/m
Momen Guling Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 15.00 kN.m/m
Momen Guling Akibat Tekanan Tanah Belakang = 31.50 kN.m/m
Total Momen Penyebab Guling = 54.00 kN.m/m
● Tahanan Momen Guling
Jarak Titik Berat Dinding Stem ke Titik Guling, J1 = 0.750 m
Tahanan Momen Akibat Dinding Stem = 13.5 kN.m/m
Jarak Titik Berat Plat Pondasi ke Titik Guling, J2 = 0.900 m
Tahanan Momen Akibat Plat Pondasi = 19.44 kN.m/m
Jarak Titik Berat Tanah Belakang ke Titik Guling, J3 = 1.350 m
Tahanan Momen Akibat Berat Tanah Belakang = 63.79 kN.m/m
Jarak Titik Berat Tanah Depan ke Titik Guling, J4 = 0.300 m
Momen Akibat Berat Vertikal Tanah Depan = 1.944 kN.m/m
Jarak Titik Berat Tek. Tanah Depan ke Titik Guling, h/3 = 0.367 m
Momen Akibat Tekanan Lateral Tanah Depan = -19.19 kN.m/m
Tahanan Momen Akibat Berat dan Tek. Tanah Depan = 21.14 kN.m/m
Total Tahanan Momen Guling = 117.87 kN.m/m
Faktor Keamanan Minimum Guling = 2
Faktor Keamanan Akibat Guling = 2.183
Aman (OK)
Kontrol Stabilitas Geser Lateral (Sliding Check)
● Beban Vertikal
Berat Sendiri Dinding Stem = 18.00 kN/m
Berat Sendiri Pondasi = 21.60 kN/m
Berat Tanah Belakang Dinding = 47.25 kN/m
Berat Tanah Depan Dinding = 6.48 kN/m
Total Berat Beban Vertikal = 93.33 kN/m
● Beban Lateral
Beban Lateral Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 5.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 10.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Tanah Aktif Belakang Dinding = 31.50 kN/m
Total Beban Lateral = 46.50 kN/m
● Tahanan Gaya Geser Lateral
Tahanan Tanah Depan Dinding = 52.35 kN/m
Gesekan Dasar Pondasi = 53.88 kN/m
Tahanan Geser Lateral = 106.23 kN/m
Faktor Keamanan Minimum Geser Lateral = 1.5
Faktor Keamanan Geser Lateral Desain = 2.285
Aman (OK)
Kontrol Daya Dukung Tanah Dasar (Bearing Pressure Check)
● Beban Vertikal
Berat Sendiri Dinding Stem = 18.00 kN/m
Berat Sendiri Pondasi = 21.60 kN/m
Berat Tanah Belakang Dinding = 47.25 kN/m
Berat Tanah Depan Dinding = 6.48 kN/m
Beban Mati Tambahan Surcharge Load (WD) = 4.50 kN/m
Beban Hidup Tambahan Surcharge Load (WL) = 9.00 kN/m
Total Berat Beban Vertikal, Rv = 106.83 kN/m
● Beban Lateral
Beban Lateral Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 5.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 10.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Tanah Aktif Belakang Dinding = 31.50 kN/m
Beban Lateral Tanah Depan Dinding = -52.35 kN/m
Total Beban Lateral, = -5.85 kN/m
Total Gesekan Dasar Pondasi = 61.68 kN/m
Total Beban Lateral, = 0.00 kN/m
● Momen
Momen Akibat Dinding Stem = 13.5 kN.m/m
Momen Pada Plat Pondasi = 19.44 kN.m/m
Momen Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = -1.43 kN.m/m
Momen Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = -2.85 kN.m/m
Momen Akibat Tekanan Tanah Belakang = 32.3 kN.m/m
Momen Akibat Tanah Depan Dinding = 21.14 kN.m/m
Total Momen = 82.09 kN.m/m
● Kontrol Daya Dukung Tanah Dasar
Jarak Reaksi, X = 0.768 m
Eksentrisitas, e = -0.132 m
Panjang Dasar Pondasi, B = 1.80 m
Tekanan Dasar Pondasi Depan, σmin = Rv / B (1-6e/B) 85.38 kN/m2
Tekanan Dasar Pondasi Belakang, σmax = Rv / B (1+6e/B) = 33.32 kN/m2
Faktor Keamanan Minimum = 3
Faktor Keamanan Daya Dukung Tanah Dasar = 3.514
Aman (OK)
Kombinasi Ultimate 1,2 D + 1,6 L + 1,6 Lateral Earth
● Beban Vertikal
Berat Sendiri Dinding Stem = 21.60 kN/m
Berat Sendiri Pondasi = 25.92 kN/m
Berat Tanah Belakang Dinding = 56.70 kN/m
Berat Tanah Depan Dinding = 7.78 kN/m
Beban Mati Tambahan Surcharge Load (WD) = 5.40 kN/m
Beban Hidup Tambahan Surcharge Load (WL) = 14.40 kN/m
Total Berat Beban Vertikal, Rvu = 131.80 kN/m
● Momen
Momen Akibat Dinding Stem = 16.20 kN.m/m
Momen Pada Plat Pondasi = 23.33 kN.m/m
Momen Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = -1.7 kN.m/m
Momen Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = -4.6 kN.m/m
Momen Akibat Tekanan Tanah Belakang = 26.1 kN.m/m
Momen Akibat Tanah Depan Dinding = 33.04 kN.m/m
Total Momen = 92.45 kN.m/m
● Kontrol Daya Dukung Tanah Dasar Ultimate
Jarak Reaksi, X = 0.701 m
Eksentrisitas, e = -0.199 m
Panjang Dasar Pondasi, B = 1.800 m
Tek. Dasar Ultimate Pondasi Depan, Rvu / B (1-6e/B) = 121.68 kN/m2
Tek. Dasar Ultimate Pondasi Belakang, Rvu / B (1+6e/B) = 24.76 kN/m2
Gaya Geser dan Momen Pada Dinding dan Plat Pondasi
Komb. 1,2 D + 1,6 L + 1,6 Lateral Earth
● Momen Pada Dinding
Momen Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 6.25 kN.m/m
Momen Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 16.67 kN.m/m
Momen Akibat Tekanan Tanah Belakang = 29.17 kN.m/m
Total Momen Pada Dinding = 52.08 kN.m/m
● Gaya Geser Pada Dinding
Gaya Geser Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 5.00 kN/m
Gaya Geser Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 13.33 kN/m
Gaya Geser Akibat Tekanan Tanah Belakang = 35.00 kN/m
Total Gaya Geser Pada Dinding = 53.33 kN/m
● Momen Pada Plat Pondasi Depan
Momen Akibat Berat Plat Pondasi Depan = -2.59 kN.m/m
Momen Akibat Tanah Depan Dinding = -2.33 kN.m/m
Momen Akibat Reaksi Tanah Dasar = 19.96 kN.m/m
Total Momen Pada Plat Pondasi Depan = 15.04 kN.m/m
● Gaya Geser Plat Pondasi Depan
Gaya Geser Akibat Berat Plat Pondasi Depan = -8.64 kN/m
Gaya Geser Akibat Berat Tanah Depan Dinding = -7.78 kN/m
Gaya Geser Akibat Reaksi Tanah Dasar = 63.32 kN/m
Total Gaya Geser Pada Plat Dinding Depan = 46.90 kN/m
● Momen Pada Plat Pondasi Belakang
Momen Akibat Berat Plat Pondasi Belakang = -5.83 kN.m/m
Momen Akibat Berat Tanah Belakang = -25.51 kN.m/m
Momen Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = -2.43 kN.m/m
Momen Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = -6.48 kN.m/m
Momen Akibat Reaksi Tanah Dasar = 16.57 kN.m/m
Total Momen Pada Plat Pondasi Belakang = -23.69 kN.m/m
● Gaya Geser Plat Pondasi Belakang
Gaya Geser Akibat Berat Plat Pondasi Belakang = -12.96 kN/m
Gaya Geser Akibat Berat Tanah Belakang Dinding = -56.70 kN/m
Gaya Geser Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = -5.40 kN/m
Gaya Geser Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = -14.40 kN/m
Gaya Geser Akibat Reaksi Tanah Dasar = 44.09 kN/m
Total Gaya Geser Pada Plat Pondasi Belakang = -45.37 kN/m
85.38 33.32 kN/m2
121.68 24.76 kN/m2
qx1 = 89.37 kN/m2
qx2 = 73.22 kN/m2
L1 = 0.32 m
L2 = 0.38 m 121.68
Koefisien
sin(ɑ + ϕr)2 0.75 sin(ɑf - ϕb)2
sin(ɑ)2 1.00 sin(ɑf)2
sin(ɑ - δr) 1.00 sin(ɑf + δb)
sin(ϕr + δr) 0.50 sin(ϕb + δb)
sin(ϕr - β) 0.50 sin(ϕb)
sin(ɑ + β) 1.00 sin(ɑf)
sin(ɑ + Ɵ - ϕr)2 0.90 sin(ɑf - Ɵ + ϕb)2
cos(Ɵ) 0.98 sin(ɑf)2
sin(ɑ)2 1.00 sin(ɑf + Ɵ + δb)
sin(ɑ + Ɵ + δr) 0.98 sin(ϕb + δb)
sin(ϕr + δr) 0.50 sin(ϕb - Ɵ)
sin(ϕr - Ɵ - β) 0.32 sin(ɑf)
sin(ɑ - β) 1.00
5 kN/m2
26 kN/m2
24.76 kN/m2
0.75
1.00
0.97
0.71
0.50
1.00
0.90
1.00
0.90
0.71
0.32
1.00
Dimensi Retaining Wall
Dinding Tipe = Kantilever
Tinggi Total Retaining Wall, H = 3.00 m
Lebar Total Pondasi, B = 1.80 m
Tebal Pondasi, tb = 0.50 m
Tinggi Stem, h1 = 2.50 m
Tinggi Tanah Depan Dinding Stem, h2 = 0.60 m
Tinggi Permukaan Tanah Luar, h3 = 1.90 m
Tebal Stem Atas, ts = 0.30 m
Tebal Stem Bawah, b2 = 0.30 m
Lebar Pondasi Depan, b1 = 0.60 m
Lebar Pondasi Belakang, b3 = 0.90 m
Lebar Kemiringan, b4 = 0.00 m
Sudut Kemiringan Dinding Belakang Stem, ɑ = 90.00 °
1.57 radians
Sudut Kemiringan Dinding Depan Stem, ɑf = 90.00 °
1.57 radians
Sudut Permukaan Tanah, β 0.00 °
0.00 radians
Berat Jenis Beton, γb = 24.00 kN/m3
Luas Area Dinding Stem, Luas Area 1 = 0.75 m2
Luas Area Pondasi, Luas Area 2 = 0.90 m2
Luas Area Tanah Belakang , Luas Area 3 = 2.25 m2
Luas Tanah Depan, Luas Area 4 = 0.36 m2
Beban Mati Tambahan, WD = 5.00 kN/m2
Beban Hidup Tambahan, WL = 10.00 kN/m2
Propertis Tanah Belakang Dinding
Berat Jenis Tanah Kondisi Basah, γtb = 21.00 kN/m3
Berat Jenis Tanah Kondisi Jenuh Air, γja = 23.00 kN/m3
Sudut Geser Dalam Efektif, ϕr = 30.00 °
0.52 radians
Sudut Geser Pada Dinding, δr = 0.00 °
0.00 radians
Propertis Tanah Depan Dinding
Berat Jenis Tanah, γt = 18.00 kN/m3
Kohesi Tanah, c = 0.00 kN/m2
Sudut Geser Dalam Efektif, ϕb = 30.00 °
0.52 radians
Sudut Gesek Pada Dinding Pondasi, δb = 15.00 °
0.26 radians
Sudut Gesek Dasar Pondasi, δbb = 30.00 °
0.52 radians
Daya Dukung Ijin Tanah, P bearing = 300.00 kN/m2
Data Seismik
Faktor Akselerasi Seismik Horizontal, Kh = 0.20
Faktor Akselerasi Seismik Vertikal, Kv = 0.00
Sudut Akselerasi Seismik, Ɵ = 11.31 °
0.20 radians
Koefisien Tekanan Tanah Kondisi Normal (Metode Coulomb)
Koefisien Tekanan Tanah Aktif, ka = 0.333
Koefisien Tekanan Tanah Pasif, kp = 4.977
Koefisien Tekanan Tanah Kondisi Seismik (Mononobe-Okabe)
Koefisien Tekanan Tanah Seismik Aktif, kae = 0.473
Koefisien Tekanan Tanah Seismik Pasif, kpe = 4.129
Pembebanan Tambahan (Surcharge Load)
Beban Mati Tambahan, WD = 5.00 kN/m2
Beban Hidup Tambahan, WL = 10.00 kN/m2
Kontrol Stabilitas Kombinasi 1,0 D + 1,0 L + 0,7 Earthquake + 1,0 LE
Kontrol Stabilitas Guling (Overturning Check)
● Beban Vertikal
Berat Sendiri Dinding Stem = 18.00 kN/m
Berat Sendiri Pondasi = 21.60 kN/m
Berat Tanah Belakang Dinding = 47.25 kN/m
Berat Tanah Depan Dinding = 6.48 kN/m
Total Berat Beban Vertikal = 93.33 kN/m
● Beban Lateral
Beban Lateral Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 5.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 10.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Tanah Aktif Belakang Dinding = 31.50 kN/m
Beban Lateral Tanah Depan Dinding = -43.43 kN/m
Beban Gempa Lateral Akibat Tanah Belakang Dinding = 9.26 kN/m
Total Berat Beban Lateral = 12.32 kN/m
● Momen yang Menyebabkan Guling
Momen Guling Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 7.50 kN.m/m
Momen Guling Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 15.00 kN.m/m
Momen Guling Akibat Tekanan Tanah Belakang = 31.50 kN.m/m
Momen Guling Akibat Gempa Lateral = 18.51 kN.m/m
Total Momen Penyebab Guling = 72.51 kN.m/m
● Tahanan Momen Guling
Jarak Titik Berat Dinding Stem ke Titik Guling, J1 = 0.750 m
Tahanan Momen Akibat Dinding Stem = 13.5 kN.m/m 5 kN/m2
Jarak Titik Berat Plat Pondasi ke Titik Guling, J2 = 0.900 m
Tahanan Momen Akibat Plat Pondasi = 19.44 kN.m/m
Jarak Titik Berat Tanah Belakang ke Titik Guling, J3 = 1.350 m
Tahanan Momen Akibat Berat Tanah Belakang = 63.79 kN.m/m
Jarak Titik Berat Tanah Depan ke Titik Guling, J4 = 0.300 m
Momen Akibat Berat Vertikal Tanah Depan = 1.944 kN.m/m 26 kN/m2
Jarak Titik Berat Tek. Tanah Depan ke Titik Guling, h/3 = 0.367 m
Momen Akibat Tekanan Lateral Tanah Depan = -15.93 kN.m/m
Tahanan Momen Akibat Berat dan Tek. Tanah Depan = 17.87 kN.m/m
Total Tahanan Momen Guling = 114.60 kN.m/m
Faktor Keamanan Minimum Guling = 1.1
Faktor Keamanan Akibat Guling = 1.580
Aman (OK)
Kontrol Stabilitas Geser Lateral (Sliding Check)
● Beban Vertikal
Berat Sendiri Dinding Stem = 18.00 kN/m
Berat Sendiri Pondasi = 21.60 kN/m
Berat Tanah Belakang Dinding = 47.25 kN/m
Berat Tanah Depan Dinding = 6.48 kN/m
Total Berat Beban Vertikal = 93.33 kN/m
● Beban Lateral
Beban Lateral Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 5.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 10.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Tanah Aktif Belakang Dinding = 31.50 kN/m
Beban Gempa Lateral Akibat Tanah Belakang Dinding = 9.26 kN/m
Total Beban Lateral = 55.76 kN/m
● Tahanan Gaya Geser Lateral
Tahanan Tanah Depan Dinding = 43.43 kN/m
Gesekan Dasar Pondasi = 53.88 kN/m
Tahanan Geser Lateral = 97.32 kN/m
Faktor Keamanan Minimum Geser Lateral = 1.1
Faktor Keamanan Geser Lateral Desain = 1.745
Aman (OK)
Kontrol Daya Dukung Tanah Dasar (Bearing Pressure Check)
● Beban Vertikal
Berat Sendiri Dinding Stem = 18.00 kN/m
Berat Sendiri Pondasi = 21.60 kN/m
Berat Tanah Belakang Dinding = 47.25 kN/m
Berat Tanah Depan Dinding = 6.48 kN/m
Beban Mati Tambahan Surcharge Load (WD) = 4.50 kN/m
Beban Hidup Tambahan Surcharge Load (WL) = 9.00 kN/m
Total Berat Beban Vertikal, Rv = 106.83 kN/m
● Beban Lateral
Beban Lateral Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 5.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 10.00 kN/m
Beban Lateral Akibat Tanah Aktif Belakang Dinding = 31.50 kN/m
Beban Gempa Lateral Akibat Tanah Belakang Dinding = 9.26 kN/m
Beban Lateral Tanah Depan Dinding = -52.35 kN/m
Total Beban Lateral, = 3.41 kN/m
Total Gesekan Dasar Pondasi = 61.68 kN/m
Max (Beban Lateral - Gesekan Dasar PondasI ; 0 ) = 0.00 kN/m
● Momen
Momen Akibat Dinding Stem = 13.5 kN.m/m
Momen Pada Plat Pondasi = 19.44 kN.m/m
Momen Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = -1.4 kN.m/m
Momen Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = -2.9 kN.m/m
Momen Akibat Tekanan Tanah Belakang = 32.3 kN.m/m
Momen Akibat Tanah Depan Dinding = 21.1 kN.m/m
Momen Akibat Gempa = -18.51 kN.m/m
Total Momen = 63.58 kN.m/m
● Kontrol Daya Dukung Tanah Dasar
Jarak Reaksi, X = 0.595 m
Eksentrisitas, e = -0.305 m
Panjang Dasar Pondasi, B = 1.80 m
Tekanan Dasar Pondasi Depan, σmin = Rv / B (1-6e/B) 119.66 kN/m2
Tekanan Dasar Pondasi Belakang, σmax = Rv / B (1+6e/B) = -0.96 kN/m2 119.66 -0.96 kN/m2
Faktor Keamanan Minimum = 1.1
Faktor Keamanan Daya Dukung Tanah Dasar = 2.507
Aman (OK)
Kombinasi Ultimate 1,2 D + 1,0 L + 1,0 Earthquake + 1,6 Lateral Earth
● Beban Vertikal
Berat Sendiri Dinding Stem = 21.60 kN/m
Berat Sendiri Pondasi = 25.92 kN/m
Berat Tanah Belakang Dinding = 56.70 kN/m
Berat Tanah Depan Dinding = 7.78 kN/m
Beban Mati Tambahan Surcharge Load (WD) = 5.40 kN/m
Beban Hidup Tambahan Surcharge Load (WL) = 9.00 kN/m
Total Berat Beban Vertikal, Rvu = 126.40 kN/m
● Momen
Momen Akibat Dinding Stem = 16.20 kN.m/m
Momen Pada Plat Pondasi = 23.33 kN.m/m
Momen Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = -1.7 kN.m/m
Momen Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = -2.9 kN.m/m
Momen Akibat Tekanan Tanah Belakang = 26.1 kN.m/m
Momen Akibat Tanah Depan Dinding = 33.0 kN.m/m
Momen Akibat Gempa = -26.45 kN.m/m
Total Momen = 67.71 kN.m/m
● Kontrol Daya Dukung Tanah Dasar Ultimate
Jarak Reaksi, X = 0.536 m
Eksentrisitas, e = -0.364 m 155.49 -15.05 kN/m2
Panjang Dasar Pondasi, B = 1.800 m
Tek. Dasar Ultimate Pondasi Depan, Rvu / B (1-6e/B) = 155.49 kN/m2
Tek. Dasar Ultimate Pondasi Belakang, Rvu / B (1+6e/B) = -15.05 kN/m2
Gaya Geser dan Momen Pada Dinding dan Plat Pondasi
Komb. 1,2 D + 1,0 L + 1,0 Earthquake + 1,6 Lateral Earth
● Momen Pada Dinding
Momen Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 6.25 kN.m/m
Momen Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 10.42 kN.m/m
Momen Akibat Tekanan Tanah Belakang = 29.17 kN.m/m
Momen Akibat Gempa Lateral Tanah Belakang Dinding = 15.30 kN.m/m
Total Momen Pada Dinding = 61.14 kN.m/m
● Gaya Geser Pada Dinding
Gaya Geser Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = 5.00 kN/m
Gaya Geser Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = 8.33 kN/m
Gaya Geser Akibat Tekanan Tanah Belakang = 35.00 kN/m
Geser Akibat Gempa Lateral Tanah Belakang Dinding = 9.18 kN/m
Total Gaya Geser Pada Dinding = 57.52 kN/m
● Momen Pada Plat Pondasi Depan
Momen Akibat Berat Plat Pondasi Depan = -2.59 kN.m/m
Momen Akibat Tanah Depan Dinding = -2.33 kN.m/m
Momen Akibat Reaksi Tanah Dasar = 24.58 kN.m/m
Total Momen Pada Plat Pondasi Depan = 19.65 kN.m/m
● Gaya Geser Plat Pondasi Depan
Gaya Geser Akibat Berat Plat Pondasi Depan = -8.64 kN/m
Gaya Geser Akibat Berat Tanah Depan Dinding = -7.78 kN/m qx1 = 98.64 kN/m2
Gaya Geser Akibat Reaksi Tanah Dasar = 76.24 kN/m qx2 = 70.22 kN/m2
Total Gaya Geser Pada Plat Dinding Depan = 59.82 kN/m L1 = 0.32 m
L2 = 0.22 m
● Momen Pada Plat Pondasi Belakang
Momen Akibat Berat Plat Pondasi Belakang = -5.83 kN.m/m
Momen Akibat Berat Tanah Belakang = -25.51 kN.m/m
Momen Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = -2.43 kN.m/m
Momen Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = -4.05 kN.m/m
Momen Akibat Reaksi Tanah Dasar = 5.42 kN.m/m 155.49 -15.05 kN/m2
Total Momen Pada Plat Pondasi Belakang = -32.41 kN.m/m
● Gaya Geser Plat Pondasi Belakang
Gaya Geser Akibat Berat Plat Pondasi Belakang = -12.96 kN/m
Gaya Geser Akibat Berat Tanah Belakang Dinding = -56.70 kN/m
Gaya Geser Akibat Beban Mati Surcharge Load (WD) = -5.40 kN/m
Gaya Geser Akibat Beban Hidup Surcharge Load (WL) = -9.00 kN/m
Gaya Geser Akibat Reaksi Tanah Dasar = 24.83 kN/m
Total Gaya Geser Pada Plat Pondasi Belakang = -59.23 kN/m
PENULANGAN DINDING
Penulangan Vertikal Dinding
Kuat Tekan Beton, fc' Input 20 MPa
Kuat Leleh Tulangan, fy Input 420 MPa
Modulus Elastisitas Beton, Ec 4700 * √fc' 21019 MPa
Modulus Elastisitas Baja Tulangan, Es Input 200000 MPa
β1 0.65 <= 0.85 - 0.05 * (fc' - 28) / 7 <= 0.85 0.8500
Lebar Plat Dinding , b Ditinjau Selebar 1 m 1000 mm
Tebal Plat Dinding, t Input 300 mm
Diameter Tulangan Tekan, dv1 Input 13 mm
Jarak Antar Tulangan Tekan, Sv1 Input 125 mm
Jumlah Tulangan Tekan, Nv1 b / s (per meter lebar) 8 bh
As Pasang, Ast_v1 Nv1 * π/4 *dv2 1062 mm2/m
Diameter Tulangan Tarik, dv2 Input 16 mm
Jarak Antar Tulangan Tarik Sv2 Input 125 mm
Jumlah Tulangan Tarik, Nv2 b / s (per meter lebar) 8 bh
As Pasang, Ast_v2 Nv2 * π/4 *dv2 1608 mm2/m
Spasi Maksimum, smax 3 * t dan 450 mm 450 mm
Cek Spasi Maksimum s <= smax OK
Selimut Bersih Dinding Depan, Belakang dan Atas, cc1 Input 50 mm
Tebal Selimut Beton ke Tulangan, d' cc1 + (dv1 / 2) 58 mm
Tebal Efektif Plat, dt t - d' 242.0 mm
Tinggi Blok Beton, a As * fy / (0.85 * fc' * 1000) 39.74 mm
β1 0.65 <= 0.85 - 0.05 * (fc' - 28) / 7 <= 0.85 0.85
Lokasi Garis Netral, c a / β1 46.75 mm
Regangan Tulangan Tarik, εs (d - c) / c * 0.003 0.0125
Faktor Reduksi, ϕ 0.65 <= 0.65 + (εs - 0.002) / 0.003 * 0.25 <= 0.9 0.900
Kapasitas Lentur, Mn As * fy * (d - a/2) 150.06 kN-m/m
Kapasitas Lentur Tereduksi, ϕMn ϕ * Mn 135.06 kN-m/m
Momen Ultimit Pada Dinding Bawah, Mu Kombinasi Maksimum dari 2 Kondisi 61.14 kN-m/m
Cek ϕMn > Mu ϕMn > Mu OK
Kapasitas Geser Dinding dan Penulangan
Faktor Reduksi, ϕ 0.75
Geser Ultimit, Vu Kombinasi Maksimum dari 2 Kondisi 57.52 kN/m
Kapasitas Geser Nominal Beton, Vc 0.17 * fc'0.5 * 1000 * dt 183.984 kN
Kapasitas Geser Dinding Tereduksi, ϕVc ϕVc 137.988 kN
Cek Keperluan Tulangan Geser Pelat Vu > ϕVc (Perlu) dan jika Vu < ϕVc (Tidak Perlu) Tidak Perlu
Jika Perlu Maka :
ϕ * Vs = Vu - ϕ * Vc - kN
Vs = 28.758 kN
Diameter Tulangan Geser, db Input 0 mm
Spasi Tulangan Geser Arah Horizontal, Hy Input 0 mm
Luas Tulangan Geser Arah Horizontal,Asv Asv = π/4 * db2 * (b / Hy) - mm2
Jarak Tulangan Geser Arah Vertikal, Vx Vx = Asv * fy * dt / (Vs * 1000) - mm
Dibulatkan 0 mm
Maka Digunakan Tulangan Geser :
Tulangan Geser Arah Vx D0-0 mm
Tulangan Geser Arah Hy D0-0 mm
Penulangan Horizontal Dinding
Luas Tulangan Minimum, Ash req 0,002 * (tebal dinding) 600 mm2/m
Diameter Tulangan Horizontal, dh Input 13 mm
Jarak Antar Tulangan Tekan, Sh Input 125 mm
Jumlah Tulangan, Nh b / s (per meter lebar) 8 bh
As Pasang, Ash_h Nh * π/4 *dh2 1062 mm2/m
Cek Luas Tulangan Minimum Ash_h > Ash req OK
TULANGAN PLAT PONDASI DEPAN
Penulangan Plat Pondasi Depan
Kuat Tekan Beton, fc' Input 20 MPa
Kuat Leleh Tulangan, fy Input 420 MPa
Modulus Elastisitas Beton, Ec 4700 * √fc' 21019 MPa
Modulus Elastisitas Baja Tulangan, Es Input 200000 MPa
β1 0.65 <= 0.85 - 0.05 * (fc' - 28) / 7 <= 0.85 0.8500
Lebar Plat Pondasi , b Ditinjau Selebar 1 m 1000 mm
Tebal Plat Pondasi, tb Input 500 mm
Diameter Tulangan Tekan, dp1 Input 13 mm
Jarak Antar Tulangan Tekan, Sp1 Input 100 mm
Jumlah Tulangan Tekan, Np1 b / s (per meter lebar) 10 bh
As Pasang, Ast_p1 Np1 * π/4 *dp2 1327 mm2/m
Diameter Tulangan Tarik, dp2 Input 16 mm
Jarak Antar Tulangan Tarik, Sp2 Input 100 mm
Jumlah Tulangan Tarik, Np2 b / s (per meter lebar) 10 bh
As Pasang, Ast_p2 Np2 * π/4 *dp2 2011 mm2/m
Spasi Maksimum, smax 3 * t dan 450 mm 450 mm
Cek Spasi Maksimum s <= smax OK
Selimut Bersih Plat Bawah Pondasi, cc2 Input 75 mm
Tebal Selimut Beton ke Tulangan, d' cc2 + (dp1 / 2) 83 mm
Tebal Efektif Plat, dt t - d' 417.0 mm
Tinggi Blok Beton, a As * fy / (0.85 * fc' * 1000) 49.67 mm
β1 0.65 <= 0.85 - 0.05 * (fc' - 28) / 7 <= 0.85 0.85
Lokasi Garis Netral, c a / β1 58.44 mm
Regangan Tulangan Tarik, εs (d - c) / c * 0.003 0.0184
Faktor Reduksi, ϕ 0.65 <= 0.65 + (εs - 0.002) / 0.003 * 0.25 <= 0.9 0.900
Kapasitas Lentur, Mn As * fy * (d - a/2) 331.17 kN-m/m
Kapasitas Lentur Tereduksi, ϕMn ϕ * Mn 298.05 kN-m/m
Momen Ultimit Pada Dinding Bawah, Mu Kombinasi Maksimum dari 2 Kondisi 19.65 kN-m/m
Cek ϕMn > Mu ϕMn > Mu OK
Kapasitas Geser Plat dan Penulangan
Faktor Reduksi, ϕ 0.75
Geser Ultimit, Vu Kombinasi Maksimum dari 2 Kondisi 59.82 kN/m
Kapasitas Geser Nominal Beton, Vc 0.17 * fc'0.5 * 1000 * dt 317.030 kN
Kapasitas Geser Dinding Tereduksi, ϕV c ϕVc 237.772 kN
Cek Keperluan Tulangan Geser Pelat Vu > ϕVc (Perlu) dan jika Vu < ϕVc (Tidak Perlu) Tidak Perlu
Jika Perlu Maka :
ϕ * Vs = Vu - ϕ * Vc - kN
Vs = 29.912 kN
Diameter Tulangan Geser, db Input 0 mm
Spasi Tulangan Geser Arah Horizontal, Hy Input 0 mm
Luas Tulangan Geser Arah Horizontal,Asv Asv = π/4 * db2 * (b / Hy) - mm2
Jarak Tulangan Geser Arah Vertikal, Vx Vx = Asv * fy * dt / (Vs * 1000) - mm
Dibulatkan 0 mm
Maka Digunakan Tulangan Geser :
Tulangan Geser Arah Vx D0-0 mm
Tulangan Geser Arah Hy D0-0 mm
TULANGAN PLAT PONDASI BELAKANG
Penulangan Plat Pondasi Belakang
Kuat Tekan Beton, fc' Input 20 MPa
Kuat Leleh Tulangan, fy Input 420 MPa
Modulus Elastisitas Beton, Ec 4700 * √fc' 21019 MPa
Modulus Elastisitas Baja Tulangan, Es Input 200000 MPa
β1 0.65 <= 0.85 - 0.05 * (fc' - 28) / 7 <= 0.85 0.8500
Lebar Plat Pondasi , b Ditinjau Selebar 1 m 1000 mm
Tebal Plat Pondasi, tb Input 500 mm
Diameter Tulangan Tekan, dp1 Input 13 mm
Jarak Antar Tulangan Tekan, Sp1 Input 100 mm
Jumlah Tulangan Tekan, Np1 b / s (per meter lebar) 10 bh
As Pasang, Ast_p1 Np1 * π/4 *dp2 1327 mm2/m
Diameter Tulangan Tarik, dp2 Input 16 mm
Jarak Antar Tulangan Tarik, Sp2 Input 100 mm
Jumlah Tulangan Tarik, Np2 b / s (per meter lebar) 10 bh
As Pasang, Ast_p2 Np2 * π/4 *dp2 2011 mm2/m
Spasi Maksimum, smax 3 * t dan 450 mm 450 mm
Cek Spasi Maksimum s <= smax OK
Selimut Bersih Plat Bawah Pondasi, cc2 Input 75 mm
Tebal Selimut Beton ke Tulangan, d' cc2 + (dp1 / 2) 83 mm
Tebal Efektif Plat, dt t - d' 417.0 mm
Tinggi Blok Beton, a As * fy / (0.85 * fc' * 1000) 49.67 mm
β1 0.65 <= 0.85 - 0.05 * (fc' - 28) / 7 <= 0.85 0.85
Lokasi Garis Netral, c a / β1 58.44 mm
Regangan Tulangan Tarik, εs (d - c) / c * 0.003 0.0184
Faktor Reduksi, ϕ 0.65 <= 0.65 + (εs - 0.002) / 0.003 * 0.25 <= 0.9 0.900
Kapasitas Lentur, Mn As * fy * (d - a/2) 331.17 kN-m/m
Kapasitas Lentur Tereduksi, ϕMn ϕ * Mn 298.05 kN-m/m
Momen Ultimit Pada Dinding Bawah, Mu Kombinasi Maksimum dari 2 Kondisi 32.41 kN-m/m
Cek ϕMn > Mu ϕMn > Mu OK
Kapasitas Geser Plat dan Penulangan
Faktor Reduksi, ϕ 0.75
Geser Ultimit, Vu Kombinasi Maksimum dari 2 Kondisi 59.23 kN/m
Kapasitas Geser Nominal Beton, Vc 0.17 * fc'0.5 * 1000 * dt 317.030 kN
Kapasitas Geser Dinding Tereduksi, ϕVc ϕVc 237.772 kN
Cek Keperluan Tulangan Geser Pelat Vu > ϕVc (Perlu) dan jika Vu < ϕVc (Tidak Perlu) Tidak Perlu
Jika Perlu Maka :
ϕ * Vs = Vu - ϕ * Vc - kN
Vs = 29.617 kN
Diameter Tulangan Geser, db Input 0 mm
Spasi Tulangan Geser Arah Horizontal, Hy Input 0 mm
Luas Tulangan Geser Arah Horizontal,Asv Asv = π/4 * db2 * (b / Hy) - mm2
Jarak Tulangan Geser Arah Vertikal, Vx Vx = Asv * fy * dt / (Vs * 1000) - mm
Dibulatkan 0 mm
Maka Digunakan Tulangan Geser :
Tulangan Geser Arah Vx D0-0 mm
Tulangan Geser Arah Hy D0-0 mm
Penulangan Tranversal Plat
Luas Tulangan Minimum, Ash req 0,0018 * (tebal plat pondasi) 900 mm2/m
Diameter Tulangan Horizontal, dh Input 13 mm
Jarak Antar Tulangan Tekan, Sh Input 200 mm
Jumlah Tulangan, Nh b / s (per meter lebar) 5 bh
As Pasang, Ash_h 2*Nh * π/4 *dh2 1327 mm2/m
Cek Luas Tulangan Minimum Ash_h > Ash req OK
TINGGI : 3.00 Meter
D 13 - 125
D 13 - 125
D0-0
D0-0 D 16 - 125
D 13 - 100 D 16 - 100
D 13 - 200
D0-0
D0-0
D 16 - 100 D 13 - 100
RETAINING WALL (DPT) AND REINFORCEMENT STRUCTURAL
EINFORCEMENT STRUCTURAL DESIGN TUTORIAL ([Link])