RESUSITASI JANTUNG PARU
No. Dokumen :
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 01 Januari 2019
Halaman
: 1 dari 3
UPTD
dr. Lista
PUSKESMAS NIP.197411052008012007
GANG AUT
1 PENGERTIAN Resusitasi jantung paru adalah suatu metode untuk
mengembalikan fungsi nafas atau sirkulasi tubuh yang
terhenti
2 TUJUAN Untuk mengembalikan fungsi nafas atau sirukasi tubuh
yang terhenti
3 KEBIJAKAN
4 REFERENSI - Buku ajar ACLS tahun 2019
- Buku ajar ACLS tahun 2019
5 PROSEDUR/ 1. Petugas mencuci tangan, memakai masker dan
LANGKAH - handschoen
LANGKAH 2. Petugas mengecek kesadaran / respon pasien
3. Petugas menilai
Jika pasien sadar atau bergerak:
● Pertahankan jalan napas
● Pemeriksaan fisik
● Posisi pemulihan
● Penilaian berkelanjutan
Jika pasien tidak sadar / tidak bergerak, mintalah
bantuan
4. Petugas melakukan pengecekan C (Circulation) :
Cek nadi < 10 detik (karotis untuk dewasa, karotis
atau femoralis untuk anak, dan brachialis untuk
bayi)
Bila ada nadi, lakukan A (Airway) : membuka jalan
Hal 1
napas dengan metode head tilt, chin lift,atau jaw
trust
Bila pasien bernafas, pertahankan jalan napas dan
lakukan pemeriksaan fisik, posisi pemulihan dan
penilaian berkelanjutan
Bila pasien tidak bernapas, lakukan B (Breathing):
beri bantuan napas 1,5-2 detik (10-12 x/menit)
secara pelan dan mantap
Bila tidak ada nadi, lakukan pijat jantung luar ±
100x /menit
Bila masih tidak ada nadi, lakukan A (Airway)
Bila tidak ada nadi dan napas, lakukan pijat
jantung luar dan bantuan napas dengan
perbandingan 30 : 2 ( 1 atau 2 penolong) untuk
dewasa, 30 : 2 (1 penolong) atau 15 : 2 (2 penolong)
untuk anak, dan 3 : 1 ( 1 atau 2 penolong) untuk
bayi dilakukan selama 2 menit atau lima siklus
5. Petugas mengecek nadi karotis setiap 5 siklus atau
setiap 2 menit
6. Petugas bertukar tugas bila ada 2 penolong,
bergantian selama 5 siklus atau dua menit
6 DIAGRAM -
ALIR
7 UNIT Ruang Tindakan
TERKAIT
8. REKAMAN HISTORIS
No H alam an Yang dirubah Perubahan D iberlakukan Tgl.
Hal 2