0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan46 halaman

Komponen dan Peran Sistem Informasi

sistem informasi kebijakan publik dilihat dari beberapa sumber

Diunggah oleh

little big brother
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan46 halaman

Komponen dan Peran Sistem Informasi

sistem informasi kebijakan publik dilihat dari beberapa sumber

Diunggah oleh

little big brother
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Sistem Informasi

1
Sistem Informasi
Sistem informasi (SI) adalah sekumpulan komponen yang saling
terkait yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan
menyebarkan data dan informasi; sebuah sistem informasi
menyediakan mekanisme umpan balik untuk memantau dan
mengontrol operasi untuk memastikannya terus memenuhi tujuan.
Mekanisme umpan balik sangat penting untuk membantu organisasi
mencapai tujuan, seperti meningkatkan keuntungan atau
meningkatkan layanan pelanggan.

2
Sistem Informasi Berbasis Komputer
Sistem informasi berbasis komputer (computer-based information
system atau CBIS) adalah sekumpulan perangkat keras, perangkat
lunak, database, jaringan, orang, dan prosedur yang dikonfigurasi
untuk mengumpulkan, memanipulasi, menyimpan, dan memproses
data menjadi informasi.
Semakin banyak organisasi yang memasukkan sistem informasi
berbasis komputer ke dalam produk dan layanannya.

3
Peran Sistem
Informasi

4
Mengelola Operasi
Setiap organisasi yang sukses harus unggul dalam manajemen
operasi yang melibatkan desain, operasi, serta peningkatan sistem
dan proses yang digunakan organisasi untuk menyampaikan barang
dan layanan.
Sistem informasi yang dirancang untuk menangani proses yang
terlibat dalam fungsi ini juga harus memenuhi standar kepatuhan
yang ditetapkan oleh pemerintah dan lembaga pengatur lainnya,
yang dapat berubah dari waktu ke waktu dan juga berbeda menurut
negara, negara bagian, atau provinsi.

5
Banyak organisasi memilih sistem informasi yang diproduksi secara
komersial untuk menangani kebutuhan informasi back-office, dengan
mengandalkan paket perangkat lunak seperti SAP, Oracle, NetSuite,
atau QuickBooks. Beberapa organisasi memindahkan fungsi ini ke
penyedia layanan atau bahkan melakukan outsourcing seluruhnya.

6
Bergantung pada misinya, organisasi juga memerlukan sistem
informasi untuk mengelola operasi khusus seperti ini:
▪ Produsen membutuhkan sistem untuk mengelola jalur perakitan,
kualitas produk, jadwal produksi, dan pengiriman pasokan tepat
waktu.
▪ Perguruan tinggi dan universitas membutuhkan sistem untuk
mengelola catatan akademik mahasiswa, penjadwalan kelas, tugas
fakultas, dan bantuan keuangan mahasiswa.

7
▪ Perusahaan transportasi mengandalkan sistem informasi yang
dilengkapi GPS untuk melacak armada, mengoptimalkan rute, dan
menghemat bahan bakar.
▪ Perusahaan yang membeli produk dari pemasok di seluruh dunia
memerlukan real-time updates pada rantai pasokan globalnya
untuk mengelola inventaris dan mengurangi biaya.

8
Mendukung Interaksi Pelanggan
Interaksi dengan pelanggan, klien, pelajar, pasien, pembayar pajak,
warga, dan orang lain yang datang ke organisasi untuk mendapatkan
produk atau layanan sangat penting untuk sukses. Sistem
manajemen hubungan pelanggan (customer relationship
management atau CRM) membangun dan memelihara hubungan
serta mendukung semua proses yang mendasarinya.
Mengembangkan hubungan ini dapat membangun loyalitas dan
kepuasan jangka panjang dengan mendengarkan pelanggan dan
mempelajari apa yang paling penting bagi mereka, termasuk juga
kepekaan terhadap masalah privasi.

9
Membuat Keputusan
Manajer yang cerdas mengetahui bahwa sistem informasi
mendukung pengambilan keputusan berdasarkan data, dengan
memanfaatkan miliaran potongan data untuk mengungkapkan tren
dan pola penting.
Business intelligence mengacu pada semua informasi yang
digunakan manajer untuk membuat keputusan, dan dapat berasal
dari banyak sumber di luar sistem informasi organisasi itu sendiri.
Sistem pendukung keputusan dan business intelligence mencakup
kategori yang berkembang dan beragam yang memadukan analisis
cepat sumber informasi dengan kecerdasan buatan dan
pengetahuan manusia.
10
Berkolaborasi dalam Tim
Kolaborasi dan kerja tim mendapat dukungan yang cukup besar dari
sistem informasi inovatif yang memungkinkan orang untuk bekerja
sama kapan saja dan dari mana saja. Di mana pun mereka tinggal
dan bekerja, peserta dapat mengadakan rapat online, berbagi
dokumen dan aplikasi, serta berinteraksi menggunakan mikrofon,
kamera video, dan papan tulis.

11
Mendapatkan Keunggulan Kompetitif
Keunggulan kompetitif adalah segala sesuatu yang memberi
organisasi keunggulan atas para pesaingnya, yang dapat diperoleh
melalui pengembangan dan penerapan sistem informasi yang
inovatif.

12
Strategi sama pentingnya bagi organisasi nirlaba dan lembaga
pemerintah, dan sistem informasi membuka jalan baru dengan
menawarkan layanan baru kepada publik, merampingkan operasi,
dan meningkatkan pengambilan keputusan. Misalnya, warga dapat
mengajukan tunjangan jaminan sosial secara online, bukan
menunggu dalam antrean. Strategi pemerintah untuk memerangi
terorisme juga melibatkan sistem informasi — dan analisis data
dalam jumlah besar.

13
Meningkatkan Produktivitas Individu
Alat untuk membantu orang meningkatkan produktivitas sangat
berlimpah, mulai dari ponsel cerdas yang menggabungkan panggilan
suara dengan penjelajahan web, database kontak, email, musik, dan
game, hingga banyak aplikasi perangkat lunak yang menghilangkan
pekerjaan yang membosankan. Bahkan pengolah kata telah
mengubah pekerjaan di setiap organisasi.
Untuk meningkatkan produktivitas di tempat kerja, orang dapat
memilih dari berbagai perangkat lunak komputer dan perangkat
elektronik. Kita harus memilih dengan hati-hati, dengan
memperhatikan fungsi yang paling kita butuhkan, kemudahan
penggunaan, dan kurva pembelajaran yang singkat.
14
Sifat Informasi
Istilah data mengacu pada fakta individu atau potongan informasi,
dan informasi mengacu pada data atau fakta yang dikumpulkan dan
dianalisis untuk menambah makna dan kegunaan.
Pembacaan suhu seorang pasien di klinik 24 jam adalah satu bagian
data. Tetapi dimasukkan ke dalam sistem informasi klinik, dan
dikombinasikan dengan gejala lain pasien dan catatan medis
sebelumnya, itu menjadi jauh lebih berharga sebagai alat diagnostik.

15
Kita mendapatkan lebih banyak lagi dari satu pembacaan suhu ini
dengan menggabungkannya dengan data dari pasien lain yang
memasuki semua klinik minggu itu. Polanya mungkin
memperingatkan adanya wabah flu, atau bahkan epidemi besar. Staf
kesehatan di Pusat Pengendalian Penyakit menggunakan data seperti
ini untuk memetakan penyebaran penyakit dan mengambil tindakan
cepat untuk melindungi masyarakat.

16
Menyaring, menganalisis, dan menggabungkan informasi
membuatnya semakin berguna dan bermakna, dan upaya tersebut
menambah kemampuan kita untuk menggunakannya dalam
membuat keputusan dan mengambil tindakan.
Jalur dari data ke informasi, dan kemudian ke pengetahuan,
merupakan sebuah kontinum.

17
Contoh Kontinum

18
Apa yang Membuat Informasi Berharga?
Ada tiga karakteristik menonjol yang berkontribusi untuk membuat
informasi menjadi sangat berharga: (1) ketepatan waktu, (2) akurasi,
dan (3) kelengkapan.
Ketepatan waktu sangat penting dalam beberapa pengaturan, dan
informasi yang mendekati real-time seringkali lebih mahal. Misalnya,
orang membayar biaya bulanan ke layanan keuangan untuk
mendapatkan harga saham terkini, bukan laporan harga tertunda.

19
Akurasi mungkin tampak seperti fitur yang jelas dari informasi
berharga, tetapi sebenarnya ada beberapa derajat keakuratan.
Semakin akurat informasi yang kita inginkan, semakin lama waktu
yang dibutuhkan untuk mendapatkannya, menjadikan akurasi
ekstrem sebagai trade-off untuk ketepatan waktu.
Kelengkapan menambah nilai, terutama sebagai sarana untuk
menghindari bias atau kebingungan. Namun, mengupayakan
informasi yang lengkap juga dapat menyebabkan penundaan yang
memengaruhi ketepatan waktu.

20
Komponen
Sistem
Informasi
Sistem informasi menyatukan
empat komponen penting
untuk mengumpulkan, mem-
proses, mengelola, mengana-
lisis, dan mendistribusikan
informasi: (1) orang, (2)
teknologi, (3) proses, dan (4)
data

21
Orang
Desain, pengembangan, peluncuran, dan pemeliharaan sistem
informasi apa pun melibatkan tim orang-orang. Mereka memainkan
sejumlah peran yang berbeda — sebagai visioner, pengembang, dan
manajer sistem informasi, dan juga sebagai analis, penghubung,
pengguna, pelanggan, kontributor, dan terkadang penghalang.
Seringkali diremehkan, elemen manusia memainkan peran penting
dalam keberhasilan atau kegagalan sebagian besar sistem informasi.

22
Pemimpin mungkin yang pertama mengusulkan sistem yang akan
mencapai tujuan strategis penting bagi organisasi. Namun, ide
inovatif untuk sistem semacam itu datang dari setiap tingkat.
Manajer dan staf dari banyak departemen berpartisipasi dalam tim
dengan ahli teknologi untuk merancang sistem baru atau
mengevaluasi sistem komersial yang mungkin dibeli. Tim teknologi
informasi biasanya bekerja sama dengan staf di berbagai bidang
fungsional untuk meluncurkan sistem berorientasi orang yang ramah
pengguna (user-friendly).

23
Banyak sistem menarik dari kumpulan orang yang jauh lebih luas,
yang melibatkan pengguna sebagai kontributor dan pengembang,
bukan hanya pelanggan atau klien. Konten buatan pengguna (user-
generated content atau UGC), misalnya, mengisi sebagian besar
informasi dalam sistem seperti Wikipedia, eBay, Craigslist, YouTube,
Facebook, dan Twitter. Sistem ini tidak akan ada tanpa kontribusi dari
komunitas.
UGC adalah unsur penting dalam Web 2.0, generasi kedua dari
pengembangan web yang memfasilitasi lebih banyak interaktivitas,
kontribusi pengguna akhir, kolaborasi, dan berbagi informasi
dibandingkan dengan model sebelumnya.
24
Teknologi
Teknologi informasi (TI) meliputi perangkat keras, perangkat lunak,
dan telekomunikasi.
Server di pusat data adalah contoh komponen ini, bersama dengan
semua komputer desktop, laptop, netbook, tablet, ponsel, perangkat
navigasi, kamera digital, pemindai, dan sensor. Apa pun yang mampu
mengumpulkan, memproses, menyimpan, atau menampilkan data
elektronik berpotensi menjadi bagian dari sistem informasi.

25
Perangkat lunak berkisar dari kode yang diperlukan untuk mem-boot
komputer hingga program dengan kecerdasan buatan dan
kemampuan belajar sendiri. Internet dan World Wide Web
melepaskan ledakan kreativitas perangkat lunak, mengubah bisnis di
seluruh dunia. Organisasi dapat membuat aplikasi yang dapat
diakses oleh mitra, pemasok, dan pelanggan di mana pun berada.

26
Peran utama komponen telekomunikasi adalah untuk memindahkan
sinyal elektronik dari satu tempat ke tempat lain, mengarahkan lalu
lintas, dan menambahkan fitur untuk meningkatkan kecepatan
transmisi, menghilangkan kebisingan, meningkatkan keamanan, atau
menganalisis pola lalu lintas. Infrastrukturnya mencakup transmisi
kabel dan nirkabel.
Semakin banyak orang yang menyukai transmisi nirkabel karena
fleksibilitasnya dan biaya yang lebih rendah, meskipun kecepatannya
masih tertinggal.

27
Teknologi adalah pendorong utama dari "Web 3.0". Karena ratusan
juta sensor disematkan di kendaraan, pintu masuk, ternak, rak
gudang, pelampung laut, dan apa pun, dan semuanya terhubung ke
Internet (Internet of Things). Sensor dapat mendeteksi lokasi
geografis, suhu, gerakan, kecepatan angin, indikator polusi, detak
jantung, dan banyak lagi. Jika digabungkan dengan sumber data
tradisional dan UGC, koleksi yang sangat besar dan berkembang
pesat ini dikenal sebagai “Big Data", dan menawarkan peluang
inovasi yang menakjubkan.

28
Proses
Proses bisnis adalah sekumpulan aktivitas yang dirancang untuk
melaksanakan suatu tugas. Organisasi menerapkan sistem informasi
untuk mendukung, merampingkan, dan terkadang menghilangkan
proses bisnis. Keputusan yang tak terhitung banyaknya dibuat
tentang bagaimana setiap proses harus beroperasi, aturan apa yang
harus diikuti, bagaimana informasi harus ditangani dari masukan ke
keluaran, dan terutama bagaimana sistem informasi akan
mendukung proses tersebut.

29
Manajer mengembangkan kebijakan yang mempengaruhi proses
sistem informasi dan sistem dapat menegakkan kebijakan tersebut.
Kategori kebijakan utama melibatkan keamanan. Bagaimana sistem
mengotentikasi pengguna, dan akses apa yang akan diberikan
kepadanya? Jika sistem memerlukan kata sandi, berapa panjangnya,
dan kapan akan kedaluwarsa?

30
Manajemen proses bisnis (business process management atau BPM)
adalah bidang yang berfokus pada perancangan, pengoptimalan, dan
perampingan proses, dengan mempertimbangkan elemen manusia.
Analis melihat proses dari berbagai sudut untuk menimbang
masukan dari semua pemangku kepentingan, menyarankan
pendekatan inovatif yang memanfaatkan kekuatan sistem informasi,
dan mengusulkan perubahan pada setiap langkah. Perangkat lunak
tersedia untuk mensimulasikan proses bisnis dan melakukan
eksperimen "bagaimana jika" untuk membantu analisis.

31
Upaya untuk mengelola proses bisnis juga memperhatikan budaya
organisasi secara keseluruhan dan pendekatannya terhadap sistem
informasi.
Proses bisnis dan kebijakan organisasi juga harus sering ditinjau
karena keadaan berubah dengan cepat.

32
Data
Data adalah inti dari setiap sistem informasi, dan fakta mentah ini
dapat menampilkan dirinya dalam berbagai bentuk.
Terlepas dari bentuk awalnya, data yang masuk diubah menjadi
format digital, yang memungkinkannya diintegrasikan dalam sistem
informasi, dibaca oleh program komputer, dan dibagikan ke seluruh
sistem. Huruf, angka, uang, warna, titik-titik kecil pada sinar-X,
tingkat polusi udara, not musik, frekuensi vokal, interval waktu, dan
banyak lagi semuanya dapat ditampilkan dalam format digital.

33
Konsep Teknologi Informasi
Perangkat keras terdiri dari peralatan komputer yang digunakan
untuk melakukan kegiatan masukan, pemrosesan, penyimpanan, dan
keluaran. Tren dalam industri komputer adalah memproduksi
perangkat keras seluler yang lebih kecil, lebih cepat, dan lebih
banyak, seperti ponsel cerdas, laptop, dan komputer tablet.

34
Perangkat lunak terdiri dari program komputer yang mengatur
pengoperasian perangkat komputasi tertentu, baik itu komputer
desktop, laptop, tablet, ponsel cerdas, atau perangkat lainnya. Ada
dua jenis perangkat lunak: perangkat lunak sistem dan perangkat
lunak aplikasi. Perangkat lunak sistem — seperti Google Android
atau Apple iOS — mengawasi operasi komputer dasar seperti start-
up, mengontrol akses ke sumber daya sistem, dan mengelola
memori dan file. Perangkat lunak aplikasi, seperti Microsoft Office,
memungkinkan kita menyelesaikan tugas tertentu, termasuk
mengedit dokumen teks, membuat grafik, dan bermain game.

35
Perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi dibutuhkan
untuk semua jenis komputer, dari perangkat genggam kecil hingga
superkomputer besar. Dalam memilih perangkat lunak aplikasi, kita
harus memilih perangkat lunak yang akan bekerja dengan sistem
operasi yang di-install pada perangkat komputasi kita.

36
Tren penting dalam desain perangkat lunak aplikasi bisnis adalah
upaya untuk meniru tampilan, nuansa, dan kemudahan penggunaan
intuitif yang terkait dengan aplikasi konsumen yang dapat diunduh
dari Google Play Store dan Apple App Store.
Di beberapa organisasi, pegawai dapat masuk ke toko aplikasi
internal untuk mendapatkan perangkat lunak organisasi terbaru dan
peningkatan perangkat lunak. Tren praktik teknologi konsumen yang
memengaruhi cara perancangan dan penyampaian perangkat lunak
bisnis ini disebut konsumerisasi TI.

37
Database adalah kumpulan fakta dan informasi yang terorganisir,
biasanya terdiri dari dua atau lebih file data terkait. Database
organisasi dapat berisi fakta dan informasi tentang pelanggan,
pegawai, inventaris, penjualan, pembelian online, dan banyak lagi.
Gudang data (data warehouse) adalah database yang menyimpan
data historis dalam jumlah besar dalam bentuk yang siap
mendukung analisis dan pengambilan keputusan manajemen. Dalam
proses yang disebut proses extract-transform-load (ETL), data
mentah diekstraksi dari berbagai sumber, diubah menjadi format
yang akan mendukung analisis yang akan dilakukan, dan kemudian
dimuat ke dalam gudang data.
38
Alam semesta digital (digital universe) atau kumpulan semua data
yang ada, berlipat ganda setiap dua tahun. Organisasi ditantang oleh
pertumbuhan yang cepat ini dan pada saat yang sama berusaha
memanfaatkan peluang yang disediakan oleh data ini. Big Data
adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan kumpulan data
yang sangat besar dan kompleks (dari data sensor hingga data media
sosial) sehingga perangkat lunak manajemen data tradisional,
perangkat keras, dan proses analisis tidak mampu mengatasinya.

39
Jaringan menghubungkan komputer dan peralatan di ruangan,
gedung, kampus, kota, di seluruh negeri, atau di seluruh dunia untuk
memungkinkan komunikasi elektronik. Jaringan transmisi nirkabel
memungkinkan penggunaan perangkat seluler seperti ponsel cerdas
dan tablet. Perusahaan telekomunikasi saat ini sedang mengerjakan
komunikasi nirkabel generasi kelima yang akan memungkinkan
kecepatan transmisi 10 kali lebih cepat daripada yang tersedia pada
jaringan nirkabel saat ini — dengan area jangkauan yang lebih luas
dan konsumsi baterai yang lebih rendah. Teknologi tersebut akan
dibutuhkan untuk mendukung meningkatnya permintaan untuk
transfer data dan video yang lebih cepat.
40
Dengan komputasi awan publik (public cloud computing), organisasi
penyedia layanan memiliki dan mengelola perangkat keras,
perangkat lunak, jaringan, dan perangkat penyimpanan, dengan
organisasi pengguna awan (disebut penyewa) yang mengakses
bagian sumber daya bersama melalui Internet. Penyedia layanan
dapat memberikan peningkatan jumlah komputasi, jaringan, dan
kapasitas penyimpanan sesuai permintaan dan tanpa memerlukan
investasi modal apa pun dari pihak pengguna. Amazon, Cisco
Systems, IBM, Microsoft, Rackspace, Verizon Communications Inc.,
dan VMWare adalah penyedia layanan komputasi awan terbesar.

41
World Wide Web (www), lebih dikenal sebagai "Web", adalah
jaringan tautan di Internet ke file yang berisi teks, grafik, video, dan
suara. Informasi tentang dokumen dan aksesnya dikendalikan dan
disediakan oleh puluhan ribu komputer khusus yang disebut server
web. Web adalah salah satu dari banyak layanan yang tersedia
melalui Internet, dan menyediakan akses ke jutaan file. Teknologi
Internet baru dan peningkatan komunikasi dan kolaborasi Internet
secara kolektif disebut Web 2.0.

42
Teknologi yang digunakan untuk membuat Internet juga sedang
diterapkan dalam organisasi untuk membuat Intranet, yang
memungkinkan komunikasi, kolaborasi, fungsi pencarian, dan
berbagi informasi antara anggota tim organisasi menggunakan
browser web.

43
Extranet adalah jaringan berbasis teknologi Web yang
memungkinkan pihak luar yang dipilih, seperti mitra dan pelanggan,
untuk mengakses sumber daya resmi Intranet organisasi. Banyak
orang menggunakan Extranet setiap hari tanpa menyadarinya —
untuk memesan produk dari pemasok, melacak barang yang dikirim,
atau mengakses bantuan pelanggan dari organisasi lain. Federal
Express (FedEx) adalah salah satu organisasi besar pertama yang
memberdayakan pelanggan untuk melayani diri sendiri demi
kenyamanan mereka melalui penggunaan Extranet organisasi.

44
Internet of Things (IoT) adalah jaringan objek fisik atau "benda" yang
disematkan dengan sensor, prosesor, perangkat lunak, dan
kemampuan konektivitas jaringan untuk memungkinkan mereka
bertukar data dengan produsen perangkat, operator perangkat, dan
perangkat lain yang terhubung. Secara teori, IoT akan
memungkinkan kita untuk menghubungkan hampir semua perangkat
dengan sakelar on/off ke jaringan — mobil, peralatan, komponen
mesin pesawat, implan monitor jantung, label kemasan, pil yang
dapat dimakan, perangkat yang dapat dikenakan (wearable devices),
dan bahkan sensor jalan raya yang dapat memperingatkan lalu lintas
dan kondisi jalan yang berbahaya.
45
IoT juga mencakup layanan awan, yang memungkinkan
pengumpulan dan analisis data sehingga orang dapat memproses
data dan mengambil tindakan yang sesuai melalui aplikasi seluler.
Internet of Everything (IoE) tidak hanya mencakup mesin-ke-mesin
tetapi juga koneksi orang-ke-orang dan orang-ke-mesin.
Pertumbuhan pesat ini dipicu oleh semakin tersedianya akses
jaringan, pembuatan perangkat cerdas yang lebih murah dengan
sensor dan kapabilitas jaringan yang dibangun ke dalamnya,
pertumbuhan pesat dalam penetrasi ponsel cerdas, serta kreativitas
dan inovasi orang-orang yang mampu melihat dan memanfaatkan
peluang yang hampir tak terbatas.
46

Anda mungkin juga menyukai