0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan18 halaman

Sistem Manajemen Basis Data Paralel

Diunggah oleh

z7jwyqvnr9
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan18 halaman

Sistem Manajemen Basis Data Paralel

Diunggah oleh

z7jwyqvnr9
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

13 Parallel Database

by: Ahmad Syauqi Ahsan


Latar Belakang
2

 Parallel Database Management System adalah DBMS yang


diimplementasikan pada parallel computer yang mana terdiri
dari sejumlah node (prosesor dan memory) yang saling
terhubung menggunakan jaringan super cepat.
 Sistem ini berusaha sebaik-baiknya untuk memanfaatkan
arsitektur mikroprosessor paling modern menggunakan solusi
yang berorientasi software untuk pengelolaan data.
Tujuan
3

 Permasalahan DBMS konvensional:


 Waktu akses disk yang tinggi
 Database dengan ukuran yang sangat besar tidak dapat didukung
menggunakan satu sistem
 Parallel Database Management System adalah satu-satunya
solusi yang mungkin untuk meningkatkan bandwidth I/O
melalui parallelism dan untuk menyimpan database dalam
jumlah yang sangat besar didalam satu sistem.
Keuntungan Parallel DBMS
4

 Performa tinggi  meningkatkan throughput (intra-query


parallelism) dan mengurangi waktu respon (intra-query
parallelism).
 High Availability  menggunakan replikasi data
 Extensibility  dapat diperbesar kapasitasnya serta
ditingkatkan kecepatannya secara linear.
Arsitektur Parallel DBMS
5

Shared Memory:
 Keuntungan:

 Simplicity
 Load Balancing
 Permasalahan:
 Harga
 Limited Extensibility
 Low Availability
Arsitektur Parallel DBMS (2)
6

Shared Disk
 Keuntungan:

 Biaya, Extensibility, Load Balancing, Availability


 Permasalahan:
 Higher Complexity, Potential Coherence problem
Arsitektur Parallel DBMS (3)
7

Shared Nothing
 Keuntungan:

 Cost, Extensibility, Availability


 Permasalahan
 Complex, penambahan node baru membutuhkan pengaturan ulang
database
Teknik Parallel DBMS
8

 Data Allocation: Metode untuk menyimpan database


kedalam beberapa disk yang berbeda guna untuk
memastikan proses input-output secara parallel yang efisien.
 3 Strategi Partitioning (Fragmentation):
 Round Robin: tuple ke I disimpan di partisi ke (I mod n) dimana n adalah
jumlah partisi
 Hashing: mengaplikasikan fungsi hash untuk beberapa atribut guna
memberikan nomor partisi #Range Partitioning – Distribute tuples based
 Range Partitioning: mendistribusikan tuple berdasarkan nilai dari
beberapa atribut.
Perbandingan Strategi Partitioning
9
Penggunaan Data Fragmentation
10

 Memaksimalkan performa sistem


 Meminimalkan waktu respon (melalui intra-query parallelism)
 Memaksimalkan throughput (melalui inter-query parallelism)
 Problems: distribusi data yang tidak seimbang membuat
partisi yang tidak seragam sehingga akan mengganggu
(mengurangi manfaat) load balancing
Query Parallelism
11

 Inter query parallelism: eksekusi secara parallel dari


beberapa query yang dihasilkan oleh beberapa transaksi
yang berjalan secara bersamaan
 Intra query parallelism, terdapat dua macam:
 Inter-operator: mengeksekusi beberapa operasi dari pohon query pada
beberapa prosessor secara parallel
 intra-operator: beberapa operator dieksekusi oleh beberapa prosesor,
dimana masing-masing prosesor bekerja mengerjakan sebagian (subset)
dari keseluruhan data
Level Parallel
12

 Coarse-grain Parallel: mesin komputer dengan tipe ini terdiri


dari sejumlah kecil processor dengan kemampuan tinggi
 Massively Parallel atau Fine-grain Parallel: mesin komputer
dengan tipe ini memanfaatkan ribuan processor kecil
Arsitektur Interkoneksi
13
Isu-isu pada Parallel DBMS
14

 Partisi Data (Data Partitioning)


 Pemrosesan Query secara parallel (Parallel Query
Processing)
Tipe-tipe Query Database yang umum
15

 Sequential scan
 Point query
 Range query
Perancangan Parallel System
16

 Beberapa isu dalam perancangan Parallel Systems:


 Dibutuhkan mekanisme untuk memasukkan data dari sumber
eksternal secara parallel guna menangani masuknya data
dalam jumlah yang sangat besar.
 Kelenturan untuk terjadi kegagalan pada processor atau disk
 Kemungkinan terjadinya kegagalan (failure) beberapa disk atau
processor pada parallel system lebih tinggi
 System masih bisa beroperasi (mungkin dengan performa yang
menurun) ketika terjadi kegagalan (failure)
 Redundancy dapat dicapai dengan menyimpan tambahan copy untuk
setiap data pada processor yang lain
Perancangan Parallel System (2)
17

 Harus ada dukungan untuk pengelolaan data dan perubahan


schema secara online.
 Contoh: pembentukan index didalam database berukuran terabyte
membutuhkan waktu beberapa jam atau hari, bahkan pada parallel
system
 Perlu untuk mengijinkan pemrosesan yang lain (insertions/deletions/updates)
untuk tetap dapat dilakukan bahkan ketika index sedang dibentuk.
 Ide dasar: pembentukan index melacak perubahan-perubahan dan
 Juga diperlukan dukungan untuk proses repartitioning secara
online dan perubahan schema (dieksekusi secara bersamaan
dengan pemrosesan lainnya)
18 Tanya Jawab
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai