1.
Jelaskan proses kalendering dan cara menghitungnya
- Bahan yang digunakan untuk melakukan metode kalendering adalah spidol / pensil /
bolpoint, kertas millimeterblok, selotip dan kayu untuk mengarahkan spidol agar slalu
pada posisinya
- Saat kalendering telah ditentukan dihentikan pemukulannya oleh hammer
- Memasang kertas milimeterblock pada tiang pancang menggunakan selotip agar tidak
goyang ketika ditempelkan ke ujung spidol
- Menyiapkan spidol yang ditumpu pada kayu, kemudian menempelkan ujung spidol pada
kertas milimeterblock
- Setelah semua dilakukan. Lalu menjalankan pemukulan
- Satu orang melakukan kalendering dan satu orang mengawasi serta menghitung jumlah
pukulan
- Setelah itu lakukan proses kalendering
- Satu kertas millimeterblock berlaku hanya 10 kali pukulan saja, jika lebih dari 10 pukulan
maka kertas milimeterblock pun ditambah
- Setelah itu. Jika pukulan selanjutnya tidak bergerak (turun kebawah), maka proses
kalendering pun berhenti karna tiang pancang tersebut sudah mencapai di titik tanah
keras.
Cara menghitung proses kalendering
- Cara menghitung proses kalendering dengan menggunakan rumus Hiley yaitu
R : Kapasitas daya dukung tanah (ton)
W : Berat palu atau ram (ton)
P : Berat tiang pancang (ton)
H : Tinggi jatuh ram (cm)
S : Penetrasi tiang pancang pada saat penumbukan terakhir (cm)
K : Rata-rata rebound untuk 10 pukulan terakhir (cm)
N : Koefisien restitusi
0,4-0,5 untuk palu besi cor, tiang beton tanpa helm
0,3-0,4 untuk palu kayu (landasan kayu)
0,25-0,3 untuk tiang kayu
- Dari grafik kita ambil yang 10 pukulan atas. Didapatkan S dari 10 pukulan terakhir
adalah 2cm. jadi S = 2/10 = 0.2 cm. Sedangkan reboundnya (K) ada 10. Diambilkan rata-
rata K. dari grafik terbaca K sekitar : 0.9cm.
- Untuk menentukan berat ram bisa dilihat pada spesifikasi alat. Biasanya dituliskan berat
piston misalkan 2,5Ton atau 3,5 Ton. Sedangkan untuk mengetahui tinggi jatuh ram
dengan cara melihat ring yang tampak saat pemukulan dan mengkonversikan ke table dan
mengetahui jenis hammer yang dipakai misal D25 atau D32. Misalkan tinggi jatuh ram
adalah 70 cm.
- Setelah itu mencari berat tiang pancang (P). dengan rumus adalah sebagai berikut :
Berat tiang pancang = Dimensi pancang x Kedalaman pancang x Berat volume pancang
B = 0.5 (berat tiang pancang + berat topi pancang) + 500 (syarat minimal berat palu
2200kg) biasanya D25 atau D32
- Setelah itu daya dukung mendapatkan faktor koreksi yaitu:
Efisiensi palu (ef)
ef = 0,8-0,9 untuk diesel hammer
ef = 0,7-0,9 untuk drop hammer
ef= 0,7-0,85 untuk single/double acting hammer
Faktor aman (SF) :
SF = 3 untuk permanen load
SF = 1 untuk temporary load
- Setelah semua sudah memiliki nilai lalu cari nilai R, dengan memakai rumus diatas
- Setelah itu cari daya dukung
R pakai = eff x R x (1/SF)