0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan12 halaman

Penyuluhan Hipertensi di RT 27 Bengkulu

Diunggah oleh

ALEN EFRIZAL
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan12 halaman

Penyuluhan Hipertensi di RT 27 Bengkulu

Diunggah oleh

ALEN EFRIZAL
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PENYULUHAN HIPERTENSI DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN


PENGOBATAN PADA MASYARAKAT DI RT 27
KELURAHAN SAWAH LEBAR BARU

OLEH :
TIM PENGABMAS KELURAHAN SAWAH LEBAR BARU
MAHASISWA/I SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BENGKULU
PRODI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
TAHUN AJARAN 2023/2024
LEMBAR PENGESAHAN

1. Judul : Penyuluhan hipertensi dalam meningkatkan kepatuhan


pengobatan pada masyarakat di RT 27 kelurahan sawah
lebar baru
2. Pengusul : Poltekkes Kemenkes Bengkulu
3. Ketua Tim Pengusul
a. Nama : Ns. Agung Riyadi,S,Kep.,[Link]
b. NIP : 196810071988031005
4. Anggota Pengusul : - Asmawati,SKp.,[Link]
- Sariman Pardosi, SKp.,MSi
- Ns. Ervan,[Link].,[Link]
- Ns. Hendri Heriyanto, [Link].,[Link]
- Ns. Zadam Marita, [Link].,Sp.K
5. Tim Mhs : Terlampir
6. Bentuk Kegiatan : Penyuluhan
7. Waktu Pelaksanaan : Minggu, 09 Juni 2024
8. Tempat : Rumah Ketua RT27

Bengkulu, 07 Juni 2024


Mengetahui,
Ka. Pusat PPM Poltekkes Ketua Tim Pengusul

Risda Yulianti,[Link],.[Link] Ns. Agung Riyadi,S,Kep.,[Link]


NIP.198807022010122001 NIP. 96810071988031005
Kepala Kelurahan Sawah Lebar Baru Direktur Poltekkes Bengkulu

Nellywati, S. PKP Eliana,SKM.,MPH


NIP.197012071993032003 NIP.196505091989032001
JUDUL : Penyuluhan hipertensi dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada
masyarakat di RT 27 kelurahan Sawah Lebar Baru

A. Latar Belakang
Penyakit hipertensi menjadi permasalahan kesehatan utama di negara
maju dan berkembang, hipertensi merupakan penyakit yang tidak menular dan
merupakan penyebab kematian nomor satu secara global (Mahfud et al, 2019)..
Menurut World Health Organization (WHO) Hipertensi adalah suatu keadaan
dimana tekanan darah sistolik pada tubuh seseorang lebih dari atau sama
dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama
dengan 90 mmHgm. Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah
faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular aterosklerotik, gagal
jantung, stroke, dan gagal ginjal(Pratiwi, 2020). Hipertensi termasuk masalah
yang besar dan serius karena sering tidak terdeteksi meskipun sudah bertahun-
tahun.
Hipertensi termasuk salah satu faktor resiko yang berpotensi
menimbulkan penyakit jantung dan pembuluh darah. Hipertensi sering tidak
menunjukkan gejala bagi penderita dan baru disadari setelah adanya gangguan
pada organ seperti organ jantung, otak dan ginjal (Fadhli, 2018). Tekanan
darah yang tidak terkontrol dapat menimbulkan komplikasi, jika organ yang
terkena jantung dapat menimbulkan penyakit gagal jantung kongestive, infark
miokard, dan jantung koroner. Bila organ yang terkena otak maka penyakit
yang bisa ditimbulkan seperti stroke, dan jika organ yang terkena adalah ginjal
maka dapat terjadi gagal ginjal. Penyebab rusak nya organ tersebut diakibatkan
oleh naiknya tekanan darah pada organ tersebut atau disebabkan karena adanya
autoantibodi reseptor angiotensin II (Nuraini, 2015).
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 972
juta jiwa di dunia atau 26,4% orang menderita hipertensi. Dari 972 juta jiwa
sebanyak 333 juta jiwa berada di negara maju dan 639 berada di negara
berkembang (Kurniawan dan Sulaiman, 2019). Berdasarkan hasil Riset
Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 prevalensi hipertensi berdasarkan
hasil pengukuran pada penduduk usia >18 tahun di Indonesia didapatkan
658.201 penderita terdiagnosa hipertensi dengan angka tertinggi terjadi di
Provinsi Jawa Barat yaitu sebanyak 131.153 penderita dan angka terendah
berada di Provinsi Kalimantan Utara yaitu sebanyak 1.675 penderita
(Riskesdas 2018). Dari insidensi hipertensi yang sangat tinggi dan bahaya
komplikasi yang ditimbulkan, maka perlu dilakukan penyuluhan tentang
penyakit hipertensi dan pemeriksaan tekanan darah agar masyarakat di RT 27
dapat memantau kondisi kesehatannya dengan lebih mudah.
Jumlah prevelensi penderita hipertensi ≥ 15 tahun di provinsi Bengkulu
tahun 2021 secara prevelensi mencapai 342.172 orang, mendapat pelayanan
sesuai standar 74,326 (22%) dan pelayanan tertinggi terdapat di kabupaten
Seluma sebanyak 102 %, terendah terdapat di provinsi Rejang Lebong. (Dinas
kesehatan provinsi Bengkulu, 2021).
Setelah dilakukan wawancara pada masyarakat binaan di RT 027
ditemukan bahwa 45% warga menderita penyakit hipertensi (PTM) dan
sebagian besar 62% warga tidak melakukan aktifitas fisik dan 38% warga tidak
rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan hasil survey yang
dilakukan oleh mahasiswa didapatkan beberapa masalah di lingkungan RT 027
maka akan dilakukan intervensi keperawatan komunitas : Komunitas Skrining
Kesehatan (6520) sehingga dapat mencegah hipertensi
B. Perumusan Masalah
Masalah pada penelitian ini adalah tingginya kejadian hipertensi pada
masyarakat di RT 27,
C. Tujuan Kegiatan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yang berupa penyuluhan
tentang hipertensi yang bertujuan untuk :
1. Tujuan umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan masyarakat rutin untuk
melakukan pemeriksaan kesehatan di pelayanan kesehatan kelurahan
sawah lebar baru khususnya RT 027.
2. Tujuan khusus
Setelah dilakukan intervensi selama 1 x 120 menit diharapakan
masyarakat mampu :
a. Prevensi Primer
1) Status kesehatan orang dewasa dari 2 (cukup baik) menjadi 4
(sangat baik)
2) Prevalensi program peningkatan kesehatan dari 1 (buruk)
menjadi 3 (baik)
b. Prevensi Sekunder
1) Tujuan program yang dapat dicapai dari 1 (buruk) menjadi 4
(sangat baik)
2) Jadwal untuk kegiatan program 1 (buruk) menjadi 3 (baik)
3) Tingkat partisipasi program 2 (cukup baik) menjadi 4 (sangat
baik)
c. Prevensi Tersier
1) Konsistensi konten dengan tujuan program dari 1 (buruk)
mendjadi 3 (baik)
2) Peningkatan status kesehatan peserta dari 2 (cukup baik)
menjadi 4 (sangat baik)
D. Manfaat Kegiatan
Dengan melakukan kegitan penyuluhan tentang hipertensi ini
diharapkan dapat memberikan manfaat untuk menambah ilmu pengetahuan
keperawatan khususnya tindakan keperawatan komunitas dalam mengatasi
masalah hipertensi.
E. Khalayak Sasaran Strategis
Khalayak yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat
RT 27, yang memerlukan pengetahuan tentang hipertensi dalam meningkatkan
kepatuhan pengobatan pada masyarakat.
F. Metode Kegiatan
Sebelum pelaksanaan kegiatan dilakukan terlebih dahulu penjajagan
lokasi. Dalam penjajagan lokasi ini dimusyawarahkan mengenai waktu
pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan masukan dari masyarkat.
Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah berupa Penyuluhan Hipertensi Dalam
Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan Pada Masyarakat.
G. Rencana Kegiatan
1. Topik/judul kegiatan : Penyuluhan dan Pemeriksaan Penyakit Hipertensi
2. Metode : Presentasi, ceramah, diskusi dan tanya jawab
3. Media : Leaflet, Proyektor, Mikrofon, speaker
4. Waktu dan Tempat
a. Hari/tanggal : Minggu, 09 Juni 2024
b. Jam : 07.00 WIB s/d Selesai
c. Kegiatan : Penyuluhan
No Kegiatan Waktu
1. Persiapan 5 menit
a. Mahasiswa menyiapkan alat dan bahan yang
diperlukan seperti poster, proyektor, mikrofon
dan speaker
b. Mahasiswa mempersiapkan lingkungan dan
tempat yang digunakan untuk kegiatan
2. Orientasi 3 menit
a. Mahasiswa mengucapkan salam kepada
peserta
b. Mahasiswa memperkenalkan dosen
pembimbing yang hadir
c. Mahasiswa membuat kontrak waktu
d. Menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan

3. Kerja 20 menit
a. Mengidentifikasi kesiapan dan kemampuan
menerima informasi
b. Mengdentifikasi faktor-faktor yang dapat
meningkatkan dan menurunkan motivasi warga
untuk mengetahui dan melakukan pemeriksaan
kesehatan
c. Menyediakan materi dan media pendidikan
kesehatan
d. Menjadwalkan pendidikan kesehatan sesuai
kesepakatan
e. Memeberikan kesempatan untuk bertanya
f. Menjelaskan faktor resiko yang dapat
mempengaruhi kesehatan
g. Mengajarkan strategi yang dapat digunakan
untuk meningkatkan keinginan warga untuk
melakukan pemeriksaan kesehatan
4. Terminasi 5 menit
a. Menanyakan kepada masyarakat tentang
perasaan setelah mengikuti kegiatan
b. Melakukan evaluasi kegiatan
c. Menyimpulkan hasil kegiatan yang telah
dilakukan bersama
d. Menjelaskan rencana tindak lanjut
e. Mengakhiri kontrak pertemuan hari ini dan
membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya
f. Mengucapkan salam
5. Penutup 2 menit
5. Setting Tempat

LAYAR

FA
O
D
E
R
A
O

L
A
FASILITATOR

6. Kriteria Evaluasi
a. Kriteria struktur
1) Laporan pendahuluan kegiatan telah dikonsulkan kepada
pembimbing 2 hari sebelum pelaksanaan kegiatan
2) Alat dan bahan untuk kegiatan implementasi telah disiapkan 1
hari sebelum kegiatan
3) Waktu dan tempt kegiatan telah disepakati dengan pihak
puskesmas 1 minggu sebelum kegiatan implementasi
4) Pihak puskesmas telah menyetujui waktu dan tempat kegiatan
implementasi akan dilaksanakan
5) Masyarakat bersedia mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
6) Tersedia ruangan tau Aula untuk implementasi kegiatan
b. Kriteria proses
1) Masyarakat terlibat aktif dan fokus dalam menerima materi yang
diberikan
2) Masyarakat terlibat aktif dalam kegiatan yang diberikan
3) Masyarakat antusias dan aktif kerja sama dalam kelompok
4) Masyarakat mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
5) Proses kegiatan implementasi berjalan sesuai rencana
c. Kriteria hasil
1) Masyarakat mampu berkolaborasi dalam program penyuluhan
hipertensi dan pemeriksaan tekanan darah.
2) Masyarakat mampu memahami manfaat pemeriksaan tekanan
darah pada lansia
3) Masyarakat mampu menjelaskan ulang materi tentang hipertensi
4) Masyarakat antusias mengikuti program untuk mengurangi,
mencegah dan mengendalikan hipertensi pada masyarakat RT 027
terutama pada lansia dengan hipertensi.
DAFTAR PUSTAKA

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu., 2020. Profil Kesehatan Provinsi Bengkulu


Tahun 2019. Bengkulu: Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.
Nuraini, Bianti. 2015. Risk Factors Of Hypertension. FAKULTAS
KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG. J. MAJORITY Volume 4
Nomor 5
Pratiwi, A. (2020). Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah Pada
Pasien Hipertensi. Masker Medika, 8(2), 263–267.
[Link]
Riset Kesehatan Dasar, 2018. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar Tahun
2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian
Kesehatan RI. Jakarta.
Lampiran I
DAFTAR NAMA TIM MAHASISWA
NO NAMA MAHASISWA NIM JABATAN
1. ALEN EFRIZAL P05120321050 Anggota
2. ANJESMARA AKNITA P05120321003 Anggota
3. ASEPTA P05120321073 Anggota
4. BEGI TRIYAZU P05120321053 Anggota
5. DIOBA SADEWO P05120321011 Anggota
6. ELISA CHRISTINA P05120321013 Anggota
7. FIKA APRIA ASTUTI P05120321063 Anggota
8. FIONA AMANTE P05120321015 Anggota
9. FRISKA MARSYANDA P05120321016 Anggota
10. GITA REVIANI P05120321018 Anggota
11. HARJA JUNAIDI P05120321067 Anggota
12. HUTRI AGUSTINA P05120321019 Anggota
13. IHQBAL PRANATA P05120321068 Anggota
14. IMAS HERAWATI P05120321020 Anggota
15 INTAN FITRIZA P05120321069 Anggota
16. ISTI SEPTRIANI P05120321022 Anggota
17. KEVIN PERSAULIAN P05120321071 Anggota
18. LEDYAH CITRAH P05120321023 Anggota
19. LORAN THESIA P05120321072 Anggota
20. LOZA NADELA P05120321024 Anggota
21. M. IQBAL FHADILLAH P05120321025 Anggota
22. MASAYU MUTIA P05120321075 Anggota
23. META ANGGRAINI P05120321027 Anggota
24. MUHAMMAD GILANG ILAHI P05120321029 Anggota
25. MUHAMMAD ZACHRI P05120321030 Anggota
26. NOSI TAMALA P05120321079 Anggota
27. NOVA ANDRIANI P05120321031 Anggota
28. OLIVIA VIRGI NITA P05120321032 Anggota
29. PUTRI AMELIA P05120321033 Anggota
30. PUTRI YANI P05120321082 Anggota
31. RADAH FITRIA P05120321034 Anggota
32. RAHMA PUSPITA P05120321083 Anggota
33. REZA ADRIYANSAR P05120321036 Anggota
34. RICHA ANGGELISA P05120321085 Anggota
35. RICHA OKTARIA P05120321037 Anggota
36. RINA PRATIWI P05120321086 Anggota
37. RIO BEGENTO P05120321038 Anggota
38. ROMDHAN ADANI P05120321088 Anggota
39. RONA ULI ARTA P05120321040 Anggota
40. SHANDYA BELLA P05120321041 Anggota
41. SHOPEA KHUSNUL P05120321042 Anggota
42. TASYA GHINANTIE P05120321093 Anggota
43. VIONA LOVINKA P05120321094 Anggota
44. WUJUD KAMILA P05120321096 Anggota
45. YASMINE AFIFAH P05120321097 Anggota

Anda mungkin juga menyukai