ANGGARAN DASAR
ORGANISASI SOSIAL LEMBAGA SWADAYA MASYARAAKAT
GERAKAN PEMERHATI KEBIJAKAN PEMERINTAH PROVINSI
KALIMANTAN TIMUR
( LSM .............................................................. )
BAB I
NAMA, TEMPAT, KEDUDUKAN DAN WAKTU
Pasal 1
Nama Organisasi
Organisasi Sosial Lembaga Swadaya Masyarakat ini diberi nama Gerakan Pemerhati
dan Pemberdayaan Masyarakat atau disingkat LSM ....................................................................
Pasal 2
Waktu
Organisasi Sosial LSM ini didirikan sejak .................................................. untuk jangka waktu
yang tidak ditentukan.
Pasal 3
Tempat dan Kedudukan
Pengurus Organisasi Sosial Gerakan Pemerhati Kebijakan Pemerintah Provinsi
Kalimantan Timur dengan alamat Sekretariat Jln. ...................................................................
RT. ....... Kelurahan/Desa ......................................... Samarinda Kec. ..................................................
BAB II
AZAS, TUJUAN DAN USAHA
Pasal 4
Azas
Organisasi Sosial Gerakan Pemerhati Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
berdasarkan Panca Sila dan Undang-Undang Dasar 1945
2
Pasal 5
Maksud dan Tujuan
Lembaga Swadaya Masyarakat - Gerakan Pemerhati Kebijakan Pemerintah Provinsi
Kalimantan Timur dan masyarakat Kalimantan Timur ( LSM .......................................... )
didirikan dengan maksdud turut berperan serta aktif dalam upaya-upaya pemerhati
pemberdayaan masyarakat.
Organisasi Sosial Gerakan Pemerhari dan pemberdayaan masyarakat terhadap
kebijakan pemerintah provinsi kalimantan timur mempunyai tujuan dan menghimpun
potensi yang ada bersama-sama masyarakat mengupayakan peningkatan
pembangunan disegala bidang.
Pasal 6
Usaha Organisasi
1. Melakukan kontrol sosial disegala bidang kehidupan sosial masyarakat atas
kebijakan pemerintah provinsi kalimantan timur.
2. Berusaha meningkatkan kemampuan dan kesadaran anggota Organisasi untuk
berpartifasi menyukseskan program pemerintah provinsi kalimantan timur.
3. Menyatakan dan menyampaikan Visi - Misi persepsi sosial budaya dan potensi
provinsi kalimantan timur.
4. Untuk dapat berbuat mampu didalam menyalurkan aspirasi masyarakat provinsi
kalimantan timur kepada pihak yang berwajib/berwenang.
5. Mengembangkan kepeloporan masyarakat provinsi kalimantan timur sehingga
memeliki sikap kepekaan, berani tampil ditengah-tengah masyarakat secara
bertanggung jawab dan menjunjung tinggi rasa sosial, solidaritas dan kaadilan.
6. Meningkatkan peran serta masyarakat provinsi kalimantan timur dalam
pembangunan bangsa yang meliputi peran pelaksana, pembinaan, pengawasan dan
kontrol sosial yang dilaksanakan secara kritis, analistis, konstuktif, konsepsional
terhadap para pelaksana pemangku kebijakan pembanguan atau lembaga pemerintah
provinsi kalimantan timur.
7. Memberi bantuan-bantuan berupa jasa kepada seluruh anggota organisasi yang
memerlukan.
3
8. Memperjuangkan hak dan martabat masyarakat melalui program yang handal dan
profesional./
9. Mengembangkan lembaga-lembaga kajian, riset, analistis serta mampu melakukan
tindakan investigasi.
10. Mampu melakukan pendampingan-pendampingan sebagai konsultan, tanaga ahli,
pendampingan hukum dan konsultasi-konsultasi sosial.
11. Berupaya mampu untuk mendirikan, menyampaikan dan menyelenggarakan
pusat-pusat informasi masyarakat provinsi kalimantan timur.
12. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan-pelatihan untuk memberdayakan
usaha ekonomi kerakyatan, keuangan negara dan keuangan daerah ( APBN - APBD )
serta manajemen pemerintah.
13. Mampu memimpin dan terlibat aktif didalam mewujudkan masyarakat provinsi
kalimantan timur yangm berbudaya, beradab dan demokratis sehingga tata nilai
kehidupan berbudaya dan berbangsa dapat berjalan secara demokratis disemua
sektor-sektor sendi kehidupan masyarakat provinsi kalimantan timur.
14. Membina kerja sama dengan OKP, Ormas, LSM dan lain-lain dalam membangun
provinsi kalimantan timur.
15. Melakukan usaha-usaha lainnya yang tidak bertentangan dengan maksud dan
tujuan lembaga satu dan lain, dalam arti kata yang seluas-luasnya.
BAB III
SIFAT
Pasal 7
1. Organisasi Sosial LSM ini bersifat dinamis, fleksibel, sosial kemasyarakatan,
kekeluargaan, profesional serta independen.
2. Dalam perjuangannya organisasi LSM ini tetap melalui cara dialog dan konsultasi
secara profesional yang sesuai dengan azas organisasi yaitu Pancasila dan Undang-
Undang Dasar 1945.
3. Organisasi Sosial LSM ini lebih menekankan untuk kepentingan masyarakat provinsi
kalimantan timur yang bersifat terbuka serta menghindari sikap-sikaap
4
anarkis atau mengintimidasi Hak-Hak Azasi Manusia ( HAM ).
4. Organisasi Sosial LSM ini lebih menekankan untuk kepentingan dan kemajuan tata
kelola pemerintahan ( Pusat - Daerah ), tata kelola kehidupan sosial masyarakat
provinsi kalimantan timur.
BAB IV
KEKAYAAN
Pasal 8
Kekayaan lembaga ini terdiri dari :
1. Penghasilan dan usaha-usaha sendiri
2. Donatur-donatur tetap/tidak tetap, tidak mengikat ( pribadi maupun lembaga ).
3. HIbah, wakap, zakat dan shodaqoh.
4. Sumbangan atau bantuan badan nasional maupun internasional yang tidak
mengikat.
5. Dana yang masuk kelembaga disimpan disalah satu bank pemerintah atau lebih atas
nama lembaga atau dijalankan menurut cara yang ditentukan oleh dewan pengurus
atas persetujuan dewan pendiri.
6. Pengajuan dana sosial dari lembaga sosial lain kelembaga ini harus mengajukan
proposal, dan proposal tersebut diajukan kerapat dewan pengurus serta disetujui oleh
dewan pendiri.
BAB V
KEANGGOTAAN DEWAN PENDIRI DAN DEWAN PENGURUS
Pasal 9
Peraturan keanggotaan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga
5
Pasal 10
Dewan Pendiri
1. Anggota Dewan Pendiri Lembaga ini terdiri dari :
a. Mereka yang mendirikan Lembaga ini.
b. Seseorang atas usul dari seseorang anggota dewan pendiri yang hendak
menfunfurkan diri, telah disetujui oleh rapat dewan pendiri untuk menjadi
penggantinya.
2. Pengangkatan dan pemberhentian dilakukan oleh rapat anggota Dewan Pendiri.
3. Pemberhentian anggota dewan pendiri dilakukan karena meninggal dunia,
mengundurkan diri, melakukan tindakan yang menyimpang serta merusak Visi-Misi
citra baik lembaga.
4. Dewan pendiri berhak dan berkewajiban mengawasi jalannya lembaga.
5. Apabila anggota dewan pendiri tidak aktif selama 3 ( enam ) tahun berturut-turut
diharuskan mengundurkan diri dari keanggotaan Dewan Pendiri.
6. Apa bila salah satu anggota Dewan Pendiri meninggal dunia atau mengundurkan
diri, maka penggantinya ditentukan oleh rapat anggota Dewan Pendiri.
Pasal 11
Dewan Pengurus
1. Lembaga ini diurus oleh suatu Dewan Pengurus yang terdiri dari seorang Ketua
atau lebih, dibantu seorang sekretaris atau lebih, seorang Bendahara atau lebih
dan beberapa orang pembantu menurut bidang usaha dan keahliannnya
dibawah pengawasan Dewan Pendiri.
2. Anggota Dewan Pengurus dipilih dan diangkat dalam dalam kedudukannya masing-
masing serta ditentukan oleh Dewan Pendiri untuk 3 ( tiga ) tahun dan dapat diangkat
kembali untuk waktu yang sama.
3. Menyimpang dari waktu pengangkatan, masing-masing anggota Dewan Pengurus
sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh Dewan Pendiri dengan alasan-alasan
tertentu dan yang bersangkutan harus dipaanggil diminta keterangannya.
6
4. Dewan Pendiri dapat mengangkat beberapa Dewan Pakar, Penasehat atau
Pelindung dan atau Pengawas
BAB VI
KEWAJIBAN DEWAN PENGURUS DAN KEKUASAAN DEWAN PENGURUS
Pasal 12
Kewajiban Dewan Pengurus
1. Dewan Pengurus wajib menjunjung tinggi dan menjalankan peraturan-peraturan
dalam Anggaran Dasar ini, serta melakukan upaya terwujudnya tujuan Lembaga.
2. Dewan Pengurus mengatur seperlunya dalam Anggaran Rumah Tangga lembaga
peraturan-peraturan dari Anggaran Dasar ini dan membuat, serta menyusun
peraturan-peraturan pelaksana dari Anggaran Dasar ini dan membuat serta
menyusun-menyusun yang dianggap perlu bagi lembaga dengan ketentuan tidak
bertentangan dengan Anggaran Dasar.
3. Peraturan-peraturan yang dimuat dalam ayat 2 diatas baru dianggap syah setelah
memperoleh persetujuan dari Dewan Pendiri.
Pasal 13
Kekuasaan Dewan Pengurus
Ketua, Sekretaris dan Bendahara mewakili Dewan Pengurus dan karenanya mewakili
Lembaga didalam dan diluar pengadilan tentang segala hal dan kejadian dengan hak
untuk melakukan segala tindakan dan perbuatan, baik yang mengenai pengurus
maupun pemilikan, menjalin kerja sama Lembaga ini dengan pihak lain maupun
sebaliknya, akan tetapi dengan pembatasan, bahwa untuk :
*. Meminjamkan atau meminjam uang untuk dan atas nama Lembaga.
*. Membeli, menjual atau dengan cara lain melepaskan hak-hak atas kekayaan
Lembaga.
*. Memberati Lembaga sebagai penanggung atau peminjam, diperlukan persetujuan
tertulis dari Dewan Pendiri. Surat-surat keluar yang penting ditanda tangani oleh
7
Ketua dan Sekretaris. Surat-surat yang mengenai penerimaan keuangan ditanda
tangani oleh Ketua dan Bendahara.
BAB VII
RAPAT-RAPAT DAN KEPUTUSAN-KEPUTUSAN
Pasal 14
Dewan pengurus wajib untuk untuk mengadakan tapat sekurang-kurangnya setahun
sekali, atau setiap waktu jika dianggap perlu, didahului dengan undangan resmi dan
keterangan singkat tentang hal-hal yang dibicaraka. Semua rapat Dewan Pengurus
dipimpin oleh Ketua, jika tidak hadir diwakili oleh Sekretaris atau Bendahar. Dengan
tidak mengurangi ketentuan-ketentuan lainnya dalam Anggaran Dasar ini, maka rapat
anggota Dewan Pengurus dianggap syah jika dihadiri sekurang-kurangnya setengah
lebih satu dari jumlah anggota Dewan Pengurus. Keputusan-keputusan rapat Dewan
Pengurus dianggap syah apa bila disetujui sekurang-kurangnya setengah lebih satu
dari jumlah anggota yang hadir. Dalam rapat anggota Dewan Pengurus tiap-tiap
anggota mempunyai hak untuk mengeluarkan pendapat. Apabila salah satu Dewan
Pengurus tidak hadir dalam rapat Dewan Pengurus, maka yang bersangkutan memberi
kuasa kepada Dewan Pengurus yang hadir.
BAB VIII
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 15
Struktur organisasi sosial Lembaga Swadaya Masyarakat - Gerakan Pemerhati Kebijakan Pemerintah
Provinsi Kalimantan Timur ( LSM ........................................................ ) sebagai berikut :
- Ketua :
- Wakil Ketua :
- Sekretaris :
- Bendahara :
- Manajer Program
Bidang Agama & Budaya.
Koordinator :
Hukum dan HAM
Koordinator :
Keorganisasian & Kaderisasi.
Koordinator :
Pendidikan & SDM
Koordinator :
Hub, Pem & Masy ( HUMAS )
Koordinator :
Lingkungan Hidup
Koordinator :
Pemuda & Olah Raga.
Koordinator :
Kelautan & Perikanan.
Koordinator :
Pemberdayaan Perempuan.
Koordinator :
Perlengkapan & Transportasi.
Koordinator
Keamanan / SATGAS
9
Pasal 16
Periode Masa Bhakti Kepengurusan
Periode masa bhakti kepengurusan Organisasi Sosial Lembaga Masyarakat - Gerakan
Pemerhati Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
( LSM........................................................................... ) adalah selama 5 ( lima ) tahun.
Pasal 17
CABANG - CABANG
BAB IX
TAHUN BUKU
Pasal 18
BAB X
Pasal 19
BAB XI
LIKUIDASI
Pasal 20
10
BAB XII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 21
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LSM ................................................. adalah
merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Hal-hal
yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan diatur dalam Anggran Rumah Tangga.
DITETAPKAN DI :
PADA TANGGAL :
PENGURUS
Ketua, Sekretaris,
( ........... ................................ ) ( ................................................ ).