SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
ANTENATAL CARE (ANC)
DISUSUN OLEH:
NURUL FAJRAH
NIM PO7120122010
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALU
PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN PALU
TAHUN AJARAN 2023/2024
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
1. Topik : Antenatal Care/Pemeriksaan Kehamilan
2. Pokok Bahasan : Kunjungan ANC
3. Sub Pokok Bahasan :
- Pengertian antenatal care (ANC)
- Tujuan dan manfaat kunjungan ANC
- 10 Proses dalam ANC
- Jadwal kunjungan ANC
- Tempat kunjungan ANC
- Pemeriksaan yang dilakukan ketika
kunjungan ANC
4. Sasaran : Ibu hamil
5. Jumlah sasaran : 1 orang ibu hamil
6. Penyuluh : Mahasiswa Profesi Poltekkes Palu
7. Hari/Tanggal : Jum’at, 7 Juni 2024
8. Jam : 09.25 WITA.
9. Tempat : Pustu Bumi Roviga
A. Latar Belakang
Asuhan Antenatal Care (ANC) adalah pengawasan sebelum persalinan
terutama ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim
(Yulaikhah, 2020). Tujuan asuhan kehamilan adalah untuk memfasilitasi hasil
yang sehat dan positif bagi ibu maupun bayinya dengan cara membina hubungan
saling percaya dengan ibu, mendeteksi komplikasi-komplikasi yang dapat
mengancam jiwa, mempersiapkan kelahiran, dan memberikan pendidikan.
2
Asuhan antenatal penting untuk menjamin agar proses alamiah tetap
berjalan normal selama kehamilan. Kehamilan dapat menjadi masalah atau
komplikasi setiap saat. Sekarang ini secara umum telah diterima bahwa setiap saat
kehamilan membawa resiko bagi ibu. WHO (Word Health Organization)
memperkirakan bahwa sekitar 15% dari seluruh wanita yang hamil akan
berkembang menjadi komplikasi yang berkaitan dengan kehamilannya serta
mengancam jiwanya (Sunarsih, 2021). Oleh karena itu, kita sebagai tenaga
kesehatan yang peduli terhadap kesehatan ibu hamil akan memberikan beberapa
informasi mengenai perawatan sehari-hari pada ibu hamil agar menjadi ibu hamil
yang sehat dan janin yang dikandungnya menjadi anak yang sehat dan cerdas
tanpa kekurangan suatu apapun.
B. Tujuan Instruksional
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan Antenatal Care atau Pemeriksaan
Kehamilan diharapkan ibu hamil dapat mengetahui dan memahami tentang
kunjungan ANC
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mendapat penyuluhan mengenai tentang Antenatal Care atau
Pemeriksaan Kehamilan diharapkan ibu hamil:
- Menjelaskan tentang pengertian Antenatal Care (ANC)
- Menjelaskan tentang tujuan dan manfaat ANC
- Menjelaskan tentang jadwal kunjungan ANC
- Menjelaskan tentang tempat kunjungan ANC
- Menjelaskan tentang pemeriksaan yang dilakukan ketika kunjungan ANC
C. Metode
a. Ceramah
3
b. Tanya Jawab
D. Media
a. Leflet
E. Materi
(Terlampir)
F. Kegiatan Penyuluhan
No. Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Ibu Metode Dan
Hamil Media
1. 5 menit Pendahuluan: Membalas Ceramah dan
- Memberi salam pembuka dan salam tanya jawab
perkenalan diri Mendengarkan
- Menjelaskan tujuan Memberi
- Kontrak waktu respon
- Memberi leaflet
2. 10 menit Penjelasan : Mendengarkan Ceramah dan
- Pengertian antenatal care (ANC) dengan penuh tanya jawab
- Tujuan dan manfaat kunjungan perhatian Leaflet
ANC
- Jadwal kunjungan ANC
- Tempat kunjungan ANC
- Pemeriksaan yang dilakukan
ketika kunjungan ANC
3. 5 menit Penutup: Menanyakan Ceramah dan
Tanya jawab hal yang belum tanya jawab
Menyimpulkan hasil penyuluhan jelas Leaflet
4
Memberi salam penutup Aktif bersama
Menyimpulkan
G. Evaluasi
1. Mengajukan pertanyaan lisan, Peserta penyuluhan mampu menjawab
pertanyaan yang meliputi:
1) Pengertian antenatal care (ANC).
2) Tujuan dan manfaat kunjungan ANC.
3) Jadwal kunjungan ANC.
4) Tempat kunjungan ANC.
5) Pemeriksaan yang dilakukan ketika kunjungan ANC.
2. Orientasi
a. Respon/tingkah laku ibu saat diberi pertanyaan : apakah diam atau
menjawab ( benar atau kurang tepat )
b. Ibu antusias atau tidak
c. Ibu mengajukan pertanyaan atau tidak
5
6
Materi Penyuluhan
Antenatal Care (ANC)
A. Pengertian antenatal care (ANC)
Antenatal Care adalah perawatan yang dilakukan atau diberikan
kepada ibu hamil mulai dari saat awal kehamilan hingga saat persalinan
(Rahmatullah, 2020).
Antenatal Care (ANC) adalah suatu pelayanan yang diberikan oleh
perawat kepada ibu hamil, seperti pemantauan kesehatan secara fisik,
psikologis, termasuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta
mempersiapkan proses persalinan dan kelahiran supaya ibu siap
menghadapi peran baru sebagai orang tua (Wagiyo & Putrono, 2020).
Antenatal care atau pemeriksaan kehamilan merupakan pemeriksaan
ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam
kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan mereka
postpartum sehat dan normal (Padila, 2014). Kunjungan antenatal care
adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak
wanita merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan
antenatal (Padila, 2022).
B. Tujuan kunjungan ANC
Tujuan antenatal care untuk menjamin perlindungan terhadap ibu
hamil dan atau janin berupa deteksi dini faktor risiko, pencegahan, dan
penanganan dini komplikasi kehamilan. (Kemenkes RI, 2022). Tujuan-
tujuan tersebut dapat diperinci sebagai berikut:
7
a. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh
kembang bayi.
b. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental, dan sosial ibu.
c. Mengenali dan mengurangi secara dini adanya penyulit-penyulit komplikasi
yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum,
kebidanan, dan pembedahan.
d. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, dan persalinan yang aman dengan
trauma seminimal mungkin.
e. Mempersiapkan peran ibu agar masa nifas berjalan normal dan mempersiapkan
ibu agar dapat memberikan ASI secara eksklusif.
f. Mengurangi bayi lahir prematur, kelahiran mati, dan kematian neonatal.
g. Mempersiapkan kesehatan yang optimal bagi janin.
h. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi, agar
dapat tumbuh kembang secara normal.
C. 10 Proses dalam ANC
1. Timbang berat badan dan ukur tinggi badan
2. Ukur tekanan darah
3. Nilai status gizi (Ukur lingkar lengan atas)
4. Ukur tinggi fundus uteri
5. Tentukan presentasi janin dan denyut jantung janin (DJJ)
6. Skrining status imunisasi tetanus toksoid(TT) bila diperlukan
7. Pemberian table besi minimal 10 tablet selama kehamilan
8. Test laboratorium (rutin dan khusus)
9. Tatalaksana kasus
8
10. Temu wicara (konseling) termasuk perencanaan persalinan dan
pencegahan komplikasi (P4K) serta KB pasca persalinan
D. Jadwal kunjungan ANC
1) Kunjungan pertama/K1 (Trimester I)
K1 adalah kunjungan pertama ibu hamil pada masa kehamilan ke
pelayanan kesehatan. Pemeriksaan pertama 1 kali kunjungan selama trimester
pertama (sebelum 14 minggu) kehamilan diharapkan dapat menetapkan data
dasar yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin dalam
rahim dan kesehatan ibu sampai persalinan.
Kegiatan yang dilakukan sebagai berikut: anamnesa, pemeriksaan fisik
umum, pemeriksaan khusus obstetri, penilaian risiko kehamilan, menentukan
taksiran berat badan janin, pemberian imunisasi TT1, KIE pada ibu hamil,
penilaian status gizi, dan pemeriksaan laboratorium (Wagiyo & Putrono,
2020).
2) Kunjungan kedua/K2 (Trimester II)
Pada masa ini ibu dianjurkan untuk melakukan kujungan antenatal care
minimal 1 kali selama trimester kedua (antara minggu 14 - 28). Pemeriksaan
terutama untuk menilai risiko kehamilan, laju pertumbuhan janin, atau cacat
bawaan. Kegiatan yang dilakukan pada masa ini adalah anamnesis keluhan
dan perkembangan yang dirasakan ibu, pemeriksaan fisik, pemeriksaan USG,
penilaian risiko kehamilan, KIE pada ibu, dan pemberian vitamin (Wagiyo &
Putrono, 2020).
3) Kunjungan ketiga dan ke-empat/K3 dan K4 (Trimester III)
9
Pada masa ini sebaiknya ibu melakukan kunjungan antenatal care setiap
dua minggu sampai adanya tanda kelahiran (antara minggu 28-36 dan
sesudah minggu ke 36) Pada masa ini dilakukan pemeriksaan : anamnesis
keluhan dan gerak janin, pemberian imunisasi TT2, pengamatan gerak janin,
pemeriksaan fisik dan obstetri, nasihat senam hamil, penilaian risiko
kehamilan, KIE ibu hamil, pemeriksaan USG, pemeriksaan laboratorium
ulang (Wagiyo & Putrono, 2020).
E. Tempat kunjungan ANC
a. Puskesmas/Puskemas Pembantu
b. Pondok bersalin desa
c. Rumah Sakit Pemerintah/Swasta
d. Rumah Sakit Bersalin
e. Tempat Praktik Swasta (Bidan dan Dokter)
F. Pemeriksaan yang dilakukan ketika kunjungan ANC
Standar pelayanan antenatal care meliputi minimal empat kali
(anamnesis, dan pemantauan ibu dan janin dengan seksama), mengenali
kehamilan risiko tinggi/ kelainan, khususnya anemia, kurang gizi,
hipertensi, IMS/ infeksi HIV, memberikan pelayanan imunisasi, nasihat
dan penyuluhan kesehatan, serta tugas terkait lainnya yang diberikan oleh
Puskesmas, data tercatat dengan tepat pada setiap kunjungan, bila di
temukan kelainan mampu mengambil tindakan yang diperlukan dan
merujuknya untuk tindakan selanjutnya (Runjati, 2023).
10
Pelayanan kesehatan ibu hamil yang diberikan harus sesuai dengan
standar dan memenuhi elemen pelayanan sebagai berikut (Kemenkes RI,
2022):
1. Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.
2. Pengukuran tekanan darah.
3. Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA).
4. Pengukuran tinggi puncak rahim (fundus uteri).
5. Penentuan status imunisasi tetanus dan pemberian imunisasi tetanus toksoid
6. sesuai status imunisasi.
7. Pemberian tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan.
8. Penentuan presentasi janin dan denyut jantung janin (DJJ).
9. Pelaksanaan temu wicara (pemberian komunikasi interpersonal dan
konseling, termasuk keluarga berencana).
10. Pelayanan tes laboratorium sederhana, minimal tes hemoglobin darah (Hb),
11. pemeriksaan protein urin dan pemeriksaan golongan darah (bila belum pernah
12. dilakukan sebelumnya).
13. Tatalaksana kasus.
11