NAMA : ALZENA FITRIYANI
NPM : 20322049
KELAS : 2TB05
1. Pasal 1 ayat 2 yang berbunyi suatu badan usaha atau perorangan yang "Praktik Arsitek adalah
penyelenggaraan kegiatan mendapat kepercayaan untuk memberikan untuk menghasilkan
karya Arsitektur yang meliputi jasa dalam bidang properti perencanaanatau perencanaan,
perancangan, pengawasan dan/atau yang berhubungan dengan persiapan pengkajian untuk
bangunan gedung dan pelaksanaan suaturancangan bangunan (Axel lingkungannya, serta
yang terkait dengan kawasan Hariyanto, 2018) dan kota."
Berdasarkan UU tersebut arsitek membutuhkan TUJUAN
praktik dan wadah untuk merealisasikan karya- Membantu memperkaya imajinasi
Menghindari karyanya, wadah dalam hal ini yakni konsultan kesalahan desainMembantu memilih
material prattestur atau biro arsitektur. yang tepat Menghitung dengan cermat waktu
pelaksanaan Memperkirakan biaya
FUNGSI
Konsultan arsitek bertujuan memberi konsultasi perencanaan bangunan agar lebih nyaman
dan estetik sesuai kebutuhan
LOKASI
saya memilih lokasi di Jl Permata Sari III, Blk. A4 No.25, Binong, Kec. Curug, Kabupaten
Tangerang, Banten 15810. karena daerah tersebut termasuk banyak perumahan dan adanya
biro yang saya bangun untuk membantu merealisasikan imajinasi konsultan
2. Tahapan tahapannya yaitu:
- Mengetahui lokasi dan kondisi Site
- mengetahui kegiatan dan perilaku klien
- melakukan analisis site
- menentukan konsep rancangan
- membuat desaun skematik (denah, tampak, potongan)
- mendiskusikan hasil rancangan dengan klien dan kontraktor
- membuat persetujuan hasil desain dengan klien
- membuat DED (Detail Engineering Design)
- melakukan konstruksi bangunan
- melakukan pengawasan secara berkala.
3. Dalam desain bangunan biro arsitektur, beberapa persoalan dan permasalahan yang penting
termasuk:
1. Efisiensi ruang untuk meningkatkan produktivitas tim.
2. Penempatan yang tepat dari ruang kerja terbuka dan ruang pribadi untuk keseimbangan
antara kolaborasi dan privasi.
3. Penggunaan material dan teknologi yang ramah lingkungan untuk menciptakan bangunan
berkelanjutan.
4. Faktor ergonomi untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan penghuni.
5. Desain yang memungkinkan adaptabilitas dan fleksibilitas ruang sesuai dengan
kebutuhan masa depan.
4. pertimbangan pada analisis/konsep di lahan ketika membuat denah yaitu:
- Lokasi tapak ini terletak di Jl. Permata sari yang dimana jalan ini merupakan jalan bundaran.
Jln tersebut merupakan jalan utama yang dilalui kendaraan pribadi, menjadikan sebagai
sumber kebisingan sehingga menimbulkan tingkat kebisingan yang tinggi pada utara pada
site.
jadi solusi yang saya buat pada buatan denah dan desain yang saya buat menempatkan
bangunan pada bagian selatan dan tenggara, dan menggunakan material kedap suara pada
bangunan, seperti kaca dan lainnya.
- Orientasi matahari juga pada tapak terbilang cukup panas terutama pada pukul 11.00 WIB
sampai pukul 14.00 WIB karena site terkena matahari langsung, dan pada pukul 14.00 WIB
sampai pukul 16.00 WIB site cukup panas karena pada sebelah barat site hanya terdapat
beberapa vegetasi tumbuhan yang kecil dan bangunan ruko-ruko yang cukup [Link]
saya menambahkan beberapa vegetasi tumbuhan pada site, dan memanfaatkan bentuk
bangunan untuk mengurangi pancaran sinar matahari langsung
5. Unsur-unsur pembentuk tampak bangunan fungsi biro arsitektur meliputi:
1. Massa: Bentuk keseluruhan bangunan yang mencakup volume dan proporsi.
2. Garis dan Siluet: Garis-garis yang membentuk kontur bangunan dan siluetnya dari
berbagai sudut pandang.
3. Warna dan Material: Pemilihan warna dan material yang memberikan identitas visual dan
kesan estetika pada bangunan.
4. Tekstur: Kekasaran atau kehalusan permukaan yang ditampilkan oleh material bangunan.
5. Pencahayaan: Cara pencahayaan alami maupun buatan yang memengaruhi tampilan visual
bangunan.
Contoh tampak bangunan biro arsitektur yang saya buat bisa meliputi:
- Massa: Bangunan berbentuk kubus dengan atap datar untuk memaksimalkan ruang
internal.
- Garis dan Siluet: Garis-garis bersih dan tegas dengan siluet bangunan yang terdefinisi
dengan jelas.
- Warna dan Material: Penggunaan kombinasi warna netral seperti putih dan abu-abu
dengan material modern seperti kaca dan baja.
- Tekstur: Tekstur halus pada dinding luar yang memberikan kesan minimalis dan profesional.
- Pencahayaan: Pemanfaatan jendela besar untuk memaksimalkan pencahayaan alami, serta
pencahayaan interior yang terencana dengan baik untuk menciptakan atmosfer yang
nyaman dan produktif.
6.