0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan27 halaman

Metode Kontrasepsi Keluarga Berencana

Ppt KB penyuluhan tentang KB . Macam macam alat kontrasepsi. Metode kontra sepsi

Diunggah oleh

winda febri yanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan27 halaman

Metode Kontrasepsi Keluarga Berencana

Ppt KB penyuluhan tentang KB . Macam macam alat kontrasepsi. Metode kontra sepsi

Diunggah oleh

winda febri yanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KELUARGA

BERENCANA
KONTRASEPSI ????
Kontrasepsi adalah upaya mencegah kehamilan
yang bersifat sementara ataupun menetap. Dengan
memggunakan alat atau tidak.
MANFAAT KB
1. Menunda Kehamilan
2. menjarangkan Kehamilan
3. membatasi kehamilan
JENIS METODE KB PASCA
PASCA PERSALINAN
PERSALINAN

MAL KONDOM AKDR TUBEKTOMI

VASEKTOMI PIL INJEKSI IMPLAN


JENIS METODE KB PASCA
PASCA PERSALINAN
PERSALINAN

NON HORMONAL HORMONAL


1. Metod
etode
e Ame
Ameno
norre Lak
Lakttasi
asi 1. Prog
Proges
esti
tin:
n: pil,
pil, inje
injeks
ksii dan
dan
(MAL) implan
2. Kondom 2. Kombi
ombina
nasi
si:: pil
pil dan
dan inje
injeks
ksii
3. Ala
Alat Kon
Kontr
tras
asep
epsi
si Dal
Dalam
am
Rahim (AKDR)
4. Kontr
ontras
asep
epssi Mant
antap
(Tubektomi dan Vasektomi)

Sumber:
Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan
di Fasilitas Kesehatan (BKKBN dan Kemenkes R.I., 2012)
Metode Amenore Laktasi (MAL)
 Metode Amenorea Laktasi (MAL) adalah kontrasepsi
yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI)
secara eksklusif, artinya hanya diberikan ASI tanpa
tambahan makanan ataupun minuman apa pun
lainnya.

 Syarat
untuk dapat menggunakan: Menyusui secara
penuh (full breast feeding), lebih efektif bila
pemberian lebih dari 8 kali sehari
 Cara kerja: Penundaan/ penekanan ovulasi

 Efek samping: Tidak ada

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


KEUNTUNGAN
METODE AMENORE LAKTASI (MAL)
KEUNTUNGAN KEUNTUNGAN NONKONTRASEPSI
KONTRASEPSI
 Efektivitas tinggi  Untuk Bayi:
(keberhasilan 98%  Mendapatkan kekebalan pasif (mendapatkan
pada enam bulan antibodi perlindungan lewat ASI)
pascapersalinan).
 Sumber asupan gizi yang terbaik dan
 Segera efektif. sempurna untuk tumbuh kembang bayi yang
 Tidak mengganggu optimal
senggama.  Terhindar dari keterpaparan terhadap
 Tidak ada efek kontaminasi dari air, susu lain atau formula,
samping secara atau alat minum yang dipakai
sistemik.
 Tidak perlu  Untuk Ibu:
pengawasan medis.
 Mengurangi pendarahan pascapersalinan
 Tidak perlu obat atau
 Mengurangi risiko anemia
alat.
 Meningkatkan hubungan psikologik ibu dan
 Tidak biaya.
bayi

Sumber: Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, Edisi Ketiga 2011


KETERBATASAN
METODE AMENORE LAKTASI (MAL)

 Perlu persiapan sejak perawatan kehamilan agar segera menyusui


dalam 30 menit pasca persalinan.

 Mungkin sulit dilaksanakan karena kondisi sosial.

 Efektifitas tinggi hanya sampai kembalinya haid atau sampai dengan


6 bulan.

 Tidak melindungi terhadap IMS termasuk virus hepatitis B/HBV dan


HIV/AIDS

Sumber: Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, Edisi Ketiga 2011


KONDOM
KONDOM

Kondom merupakan selubung/sarung karet sebagai salah satu


metode kontrasepsi atau alat untuk mencegah kehamilan dan
atau penularan penyakit kelamin pada saat bersenggama

Cara kerja:
 Menghalangi terjadinya pertemuan sperma dan sel telur
dengan cara mengemas sperma di ujung selubung karet yang
dipasang pada penis sehingga sperma tersebut tidak tercurah
ke dalam saluran reproduksi perempuan.
 Mencegah penularan mikroorganisme (IMS termasuk HBV
dan HIV/AIDS) dari satu pasangan kepada pasangan yang lain
(khusus kondom yang terbuat dari lateks dan vinil).

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


(BKKBN dan Kemenkes R.I., 2012)
MANFAAT KONDOM
MANFAAT KONTRASEPSI MANFAAT NONKONTRASEPSI

 Efektif mencegah kehamilan  Membantu mencegah terjadinya


bila digunakan dengan benar
kanker serviks (mengurangi iritasi
 Tidak mengganggu produksi ASI
bahan karsinogenik eksogen pada
 Tidak mengganggu kesehatan
serviks)
klien
 Tidak mempunyai pengaruh  Mencegah penularan IMS, HIV
sistemik  Memberi dorongan kepada suami
 Murah dan dapat dibeli secara untuk ikit ber-KB
umum
 Mencegah ejakulasi dini
 Tidak perlu resep dokter atau
pemeriksaan kesehatan khusus  Saling berinteraksi sesama
 Metode kontrasepsi sementara pasangan
bila metode kontrasepsi lainnya
 Mencegah imuno infertilitas
harus ditunda

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


KETERBATASAN KONDOM

 Cara penggunaan sangat mempengaruhi


keberhasilan kontrasepsi
 Agak mengganggu hubungan seksual (mengurangi
sentuhan langsung)
 Harus selalu tersedia setiap kali berhubungan seksual
 Malu membeli kondom di tempat umum
 Pembuangan kondom bekas mungkin menimbulkan
masalah dalam hal limbah

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR)
AKDR

Alat kontrasepsi yang dipasang dalam rahim dengan


menjepit kedua saluran yang menghasilkan indung
telur sehingga tidak terjadi pembuahan, terdiri dari
bahan plastik polietilena, ada yang dililit oleh tembaga
dan ada yang tidak

Cara kerja:
Mencegah terjadinya fertilisasi, tembaga pada AKDR
menyebabkan reaksi inflamasi steril, toksik buat
sperma sehingga tidak mampu untuk fertilisasi

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR)

KEUNTUNGAN
 Efektivitas tinggi, 99,2-99,4% ( 0,6 – 0,8 kehamilan/100 perempuan dalam 1
tahun pertama)
 Dapat efektif segera setelah pemasangan
 Metode jangka panjang
 Sangat efektif karena tidak perlu lagi mengingat-ingat
 Tidak mempengaruhi hubungan sosial
 Meningkatkan kenyamanan seksual karena tidak perlu takut untuk hamil
 Tidak ada efek samping hormonal
 Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI
 Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus (apabila tidak
terjadi infeksi)
 Dapat digunakan sampai menopause (1 tahun atau lebih setelah haid terakhir)
 Tidak ada interaksi dengan obat-obat
 Membantu mencegah kehamilan ektopik

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR)

KETERBATASAN
 Tidak mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS)
 Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS
atau perempuan yang sering berganti pasangan
 Diperlukan prosedur medis termasuk pemeriksaan
pelvis
 Klien tidak dapat melepas AKDR sendiri
 Klienharus memeriksa posisi benang AKDR dari
waktu ke waktu. Untuk melakukan ini perempuan
harus memasukkan jarinya ke dalam vagina, sebagian
perempuan tidak mau melakukan ini.
Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan
KONTRASEPSI MANTAP
(TUBEKTOMI & VASEKTOMI)
 TUBEKTOMI
Tubektomi (Metode Operasi Wanita/ MOW) adalah metode
kontrasepsi mantap yang bersifat sukarela bagi seorang
wanita bila tidak ingin hamil lagi dengan cara mengoklusi
tuba falupii (mengikat dan memotong atau memasang
cincin), sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum

 WAKTU PENGGUNAAN
1. Idealnya dilakukan dalam 48 jam pasca persalinan
2. Dapat dilakukan segera setelah persalinan atau setelah
operasi sesar
3. Jika tidak dapat dikerjakan dalam 1 minggu setelah
persalinan, ditunda 4-6 minggu.

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


MANFAAT DAN KETERBATASAN TUBEKTOMI
MANFAAT KETERBATASAN

 Kontrasepsi
 Harus dipertimbangkan
 Efektivitasnya tinggi 99,5% (0,5
kehamilan per 100 perempuan selama sifat permanen kontrasepsi
tahun pertama penggunaan) ini (tidak dapat dipulihkan
 Tidak mempengaruhi proses menyusui
 Tidak bergantung pada faktor sanggama
kembali, kecuali dengan
 Baik bagi klien apabila kehamilan akan operasi rekanalisasi)
menjadi risiko kesehatan yang serius.
 Dilakukan oleh dokter yang
 Tidak ada efek samping dalam jangka
panjang terlatih
 Tidak ada perubahan dalam fungsi
seksual
 Non Kontrasepsi
 Berkurangnya risiko kanker ovarium

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


KONTRASEPSI MANTAP
(TUBEKTOMI dan VASEKTOMI)
 VASEKTOMI
Vasektomi (Metode Operasi Pria/MOP) adalah prosedur klinik
untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan cara
mengoklusi vasa deferensia sehingga alur transportasi sperma
terhambat dan proses fertilisasi (penyatuan dengan ovum) tidak
terjadi

 JENIS
1) Insisi
2) Vasektomi Tanpa Pisau (VTP)

 WAKTU
Bisa dilakukan kapan saja
Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan
KEUNTUNGAN DAN KETERBATASAN VASEKTOMI

KEUNTUNGAN KETERBATASAN

 Efektivitas tinggi 99,6-99,8%  Tidak efektif segera, WHO


 Sangat aman, tidak ditemukan menyarankan kontrasepsi
efek samping jangka panjang tambahan selama 3 bulan
 Morbiditas dan mortalitas setelah prosedur (kurang lebih 20
jarang
kali ejakulasi)
 Hanya sekali aplikasi dan
efektif dalam jangka panjang  Teknik tanpa pisau merupakan
 Tinggi tingkat rasio efisiensi pilihan mengurangi perdarahan
biaya dan lamanya dan nyeri dibandingkan teknik
penggunaan kontrasepsi insisi

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


HORMONAL
HORMON PROGESTIN HORMON KOMBINASI

Hormon Progestin adalah Hormon Kombinasi adalah


metode kontrasepsi dengan metode kontrasepsi dengan
menggunakan progestin, yaitu menggunakan kombinasi
bahan tiruan dari progesteron hormon mengandung hormon
esterogen dan progesteron
 PIL
 INJEKSI/SUNTIKAN  PIL
 IMPLAN  INJEKSI/SUNTIKAN

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


HORMON PROGESTIN

PIL PROGESTIN INJEKSI/SUNTIKAN IMPLAN


PIL PROGESTIN
KEUNTUNGAN KETERBATASAN

 Efektif jika diminum setiap hari  Harus digunakan setiap hari dan
di waktu yang sama (0,05-5 pada waktu yang sama
kehamilan / 100 perempuan  Bila lupa satu pil saja, kegagalan
dalam 1 tahun pertama) menjadi lebih besar
 Tidak diperlukan pemeriksaan  Risiko kehamilan ektopik, tetapi
panggul risiko ini lebih rendah jika
 Tidak mempengaruhi ASI dibandingkan dengan perempuan
 Tidak mengganggu hubungan yang tidak menggunakan minipil
seksual  Efektifitas menjadi rendah bila
 Kembalinya fertilitas segera jika digunakan bersamaan dengan obat
pemakaian dihentikan tuberkulosis atau obat epilepsi
 Mudah digunakan dan nyaman  Tidak mencegah IMS
 Efek samping kecil

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


INJEKSI/SUNTIKAN PROGESTIN
KEUNTUNGAN KETERBATASAN
 Sangat efektif (0,3 kehamilan per 100 perempuan  Klien sangat tergantung
dalam 1 tahun pertama
pada tempat sarana
 Pencegahan kehamilan jangka panjang
pelayanan kesehatan
 Tidak berpengaruh pada hubungan suami isteri
 Tidak mengandung estrogen sehingga tidak
(harus kembali sesuai
berdampak serius terhadap penyakit jantung dan jadwal suntikan)
gangguan pembekuan darah  Tidak dapat dihentikan
 Tidak mempengaruhi ASI
sewaktu-waktu
 Sedikit efek samping
sebelum suntikan
 Dapat digunakan oleh perempuan usia > 35 tahun
sampai perimenopause berikut
 Membantu mencegah kanker endometrium dan  Tidak mencegah IMS
kehamilan ektopik
 Terlambatnya
 Menurunkan kejadian penyakit jinak payudara
kembalinya kesuburan
 Mencegah beberapa penyebab penyakit radang
panggul setelah penghentian
 Menurunkan krisis anemia bulan sabit (sicle cell) pemakaian

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


IMPLAN
Implan adalah alat kontrasepsi bawah kulit yang mengandung progestin yang
dibungkus dalam kapsul silastik silikon polidimetri

KEUNTUNGAN KONTRASEPSI KEUNTUNGAN NONKONTRASEPSI

 Sangat efektif (kegagalan 0,2 -1,0  Menguranginyeri haid.


kehamilan per 100 perempuan)  Mengurangi jumlah darah haid.
 Daya guna tinggi.  Mengurangi/memperbaiki anemia.
 Perlindungan jangka panjang  Melindungi terjadinya kanker
(sampai 5 tahun). endometrium.
 Pengembalian tingkat kesuburan  Menurunkan angka kejadian
yang cepat setelah pencabutan. kelainan jinak payudara.
 Tidak memerlukan pemeriksaan  Melindungi diri dari beberapa
dalam. penyebab penyakit radang panggul.
 Bebas dari pengaryh estrogen.  Menurunkan angka kejadian
 Tidak mengganggu kegiatan endometriosis.
sanggama.
 Tidak mengganggu ASI.

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


KETERBATASAN
KONTRASEPSI IMPLAN
 Membutuhkan tindak pembedahan minor untuk
insersi dan pencabutan.
 Tidak mencegah infeksi menular seksual
 Klientidak dapat menghentikan sendiri pemakaian
kontrasepsi, akan tetapi harus pergi ke klinik untuk
pencabutan
 Efektivitas menurun bila menggunakan obat
tuberkulosis atau obat epilepsi

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


PIL KOMBINASI
KEUNTUNGAN KETERBATASAN
 Efektivitas yang tinggi (1 kehamilan per 100 • Membosankan
perempuan dalam tahun pertama penggunaan)
karena harus
 Risiko terhadap kesehatan sangat kecil
 Tidak mengganggu hubungan seksual menggunakan
 Mudah dihentikan setiap saat nya setiap hari
 Kesuburan segera kembali setelah penggunaan pil • Tidak boleh
dihentikan
diberikan
 Dapat digunakan sebagai kontrasepsi darurat
kepada
 Dpat digunakan sejak usia remaja hingga
menopause perempuan
 Membantu mencegah kehamilan ektopik, kanker menyusui
ovarium, kanker endometrium, kista ovarium,
penyakit radang panggul, kelainan jinak pada
• Tidak
payudara, dismenore atau akne mencegah IMS

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


SUNTIKAN KOMBINASI
KEUNTUNGAN KEUNTUNGAN NONKONTRASEPSI
KONTRASEPSI
 Sangat efektif (0,1 -0,4  Mengurangi jumlah perdarahan.
kehamilan per 100  Mengurangi nyeri saat haid.
perempuan selama
 Mencegah anemia.
tahun pertama
penggunaan)  Khasiat pencegahan terhadap kanker
ovarium dan kanker endometrium.
 Risiko terhadap
kesehatan kecil.  Mengurangi penyakit payudara jinak
dan kista ovarium.
 Tidak berpengaruh pada
hubungan suami istri.  Mencegah kehamilan ektopik.
 Tidak diperlukan  Melindungi klien dari jenis-jenis
pemeriksaan dalam. tertentu penyakit radang panggul.
 Efek samping sangat  Pada keadaan tertentu dapat
kecil. diberikan pada perempuan usia
perimenopause.

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan


KERUGIAN SUNTIKAN KOMBINASI
 Pola haid tidak teratur, perdarahan bercak atau perdarahan sela
sampai 10 hari.
 Mual, sakit kepala, nyeri payudara ringan, dan keluhan seperti ini
akan hilang setelah suntikan kedua atau ketiga.
 Ketergantungan klien terhadap pelayanan kesehatan. Klien harus
kembali setiap 30 hari untuk mendapatkan suntikan.
 Efektivitasnya berkurang bila digunakan bersamaan dengan obat-
obat epilepsi (Fenitoin dan Barbiturat) atau obat tuberculosis
(Rifampisin).
 Penambahan barat badan.
 Tidak menjamin perlindungan terhadap penularan infeksi menular
seksual, hepatitis B virus, atau infeksi virus HIV.
 Kemungkinan terlambatnya pemulihan kesuburan setelah
penghentian pemakaian.

Sumber: Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan

Anda mungkin juga menyukai