Journal Of Social And Political Science
Volume 1 No. 2 Juli 2022, 135-143
Journal Of Social And Political Science
Journal homepage: [Link]
ISSN: 2809-4239
Peluang Dan Tantangan Program Smart City Pada Pelayanan Publik Di
Kabupaten Kendal
Maulida Putri Rahmawati(1), Muhammad Fatchuriza(2), Suwarji(3)
(1)
Universitas Selamat Sri, (2)Universitas Selamat Sri, (3)Universitas Selamat Sri
(1)
maulidaputri2791@[Link], (2)ezzamip@[Link], (3)suwarjiwarji29@[Link]
INFO ARTIKEL ABSTRAK
Riwayat Artikel: Smart city adalah konsep kota pintar yang dirancang untuk
Diterima pada 30 Juni 22 membantu berbagai aktivitas masyarakat, terutama upaya
Disetujui pada 15 Juli 22
Dipublikasikan pada 30 Juli 22 mengelola sumber daya yang ada secara efisien dan
memberikan kemudahan akses informasi kepada
Kata Kunci: masyarakat. Enam Pilar dalam penerapan smart city
Smart City, Pelayanan Publik, meliputi Smart Governance, Smart Branding, Smart
Kabupaten Kendal Ekonomi, Smart Living, Smart Enviroment dan Smart
Society. Fokus penelitian ini terdapat di Kabupaten Kendal
yang merupakan salah satu Kabupaten yang terpilih dalam
percontohan smart city di [Link] bahwa
konsep smart city masih terus dikembangkan, maka perlu
dianalisis apa saja peluang dan tantangan program smart
city khususnya pada bidang pelayanan [Link]
ini menggunakan studi kepustakaan melalui data sekunder.
Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peluang dan
tantangan program smart city pada pelayanan publik di
Kabupaten Kendal. Selain itu juga untuk menganalisis apa
saja pogram smart city yang berkaitan pada pelayanan
publik di Kabupaten Kendal. Dengan harapan
pemanfaatan teknologi pada bidang pelayanan publik
dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya
kecerdasan masyarakat untuk kesuksesan penerapan
konsep smart city.
PENDAHULUAN
Smart city adalah konsep kota pintar yang dirancang untuk membantu berbagai
aktivitas masyarakat, terutama upaya mengelola sumber daya yang ada secara efisien dan
135
Peluang dan Tantangan Program Smart City Pada Pelayanan Publik di Kabupaten Kendal
(Maulida Putri Rahmawati, Muhammad Fatchuriza, Suwarji)
memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi
kejadian yang tidak terduga sebelumnya. Sebuah kota dikatakan cerdas jika benar-benar
dapat mengetahui keadaan kota tersebut dan memperoleh pemahaman yang lebih
mendalam tentang permasalahan sehingga dapat ditindaklanjuti. Tujuan membangun
sebuah kota yang cerdas adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dengan menggunakan
informasi perkotaan dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi layanan dan memenuhi
kebutuhan warga. Teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan pejabat kota
untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan infrastruktur kota dan memantau apa
yang terjadi, bagaimana kabupaten atau kota ini berkembang, dan cara mengaktifkan
kualitas hidup yang lebih baik. (Utomo, 2017)
Kabupaten Kendal merupakan salah satu wilayah yang sedang berkembang,
ditandai dengan intensitas pertumbuhan pembangunan cukup tinggi dan terjadi sprawl,
masalah pelayanan publik, jalur mobilitas transportasi padat, dan isu masalah lingkungan
yang kompleks sehingga diperlukan manajemen kota untuk mengontrol permasalahan
tersebut termasuk dalam pelayanan publik yang maksimal. Inisiasi program smart city
Kabupaten Kendal sudah aktif sejak tahun 2018, yang menunjukkan bahwa Kendal
terpilih sebagai salah satu daerah percontohan implementasi smart city dalam gerakan
menuju 100 smart city.
Pemkab Kendal terus berupaya mewujudkan program smart city melalui berbagai
kolaborasi. Adapun 6 dimensi survei tinjauan lapangan meliputi Smart Governance,
Smart Branding, Smart Ekonomi, Smart Living, Smart Enviroment dan Smart Society.
136
Journal Of Social And Political Science
Volume 1 No. 2 Juli 2022, 135-143
Gambar 1
Sumber : Pilar Smart City ([Link])
Melalui gambar 1 di atas, pembangunan kota pintar memiliki enam pilar sebagai berikut:
1. Smart environtment
Menyiapkan kawasan wisata prioritas menjadi kawasan yang bersih, bebas
sampah, dan tertib, tanpa meninggalkan unsur tradisionalnya;
2. Smart economy
Memastikan implementasi TIK dalam proses transaksi (cashless) berlangsung di
kawasan wisata prioritas dan pemerintah daerah sekitarnya;
3. Smart branding
Membantu pemerintah daerah pada kawasan wisata prioritas dalam meningkatkan
kunjungan wisata;
4. Smart government
Memastikan pemerintah daerah pada kawasan wisata prioritas menerapkan Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara berkualitas dalam upaya
pelayanan publik yang baik;
5. Smart society
137
Peluang dan Tantangan Program Smart City Pada Pelayanan Publik di Kabupaten Kendal
(Maulida Putri Rahmawati, Muhammad Fatchuriza, Suwarji)
Memastikan masyarakat tujuan wisata prioritas dan kawasan sekitarnya memiliki
kapasitas unggul dan mampu menjadi tuan rumah yang baik; dan
6. Smart living
Mendorong situasi kawasan wisata prioritas yang kondusif dan nyaman bagi
masyarakat dan wisatawan, melalui penyediaan transportasi, logistik yang tentram,
aman, dan ramah
Dalam kaitannya dengan pelayanan publik, konsep smart city di Kabupaten
Kendal menuntut pelayanan publik turut mendukung pilar pembangunan khususnya pada
prinsip smart government. Melihat tantangan yang dihadapi oleh Kabupaten Kendal
sebagai wilayah yang sedang berkembang sangat penting untuk mencari peluang dan dan
mengetahui tantangan untuk mengontrol problematika tersebut terutama yang berikaitan
dengan pelayanan publik. Kemudian peluang dalam pengelolaan pelayanan public dan
dapat menjadi pertimbangan dalam mengatasi tantangan terhadap penerapan program
smart city. Berdasarkan hal tersebut dalam penelitian ini akan dikaji terkait peluang dan
tantangan Kabupaten Kendal menuju smart city dengan melihat peluang dan tantangan
dan kaitannya dengan pelayanan publik.
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis peluang dan tantangan program
smart city pada pelayanan publik di Kabupaten Kendal. Selain itu juga untuk
menganalisis apa saja pogram smart city yang berkaitan pada pelayanan publik di
Kabupaten Kendal. Signifikansi penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan
secara akademis sebagai kajian terkait program smart city dan impilikasinya pada
pelayanan publik serta dapat memberikan sumbangan pemikiran berkenaan dengan
program smart city dan pengaruhnya pada pelayanan publik di Kabupaten Kendal.
METODE
Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research), yaitu merupakan
penelitian yang memanfaatkan sumber perpustakaan untuk memperoleh data
138
Journal Of Social And Political Science
Volume 1 No. 2 Juli 2022, 135-143
penelitiannya (2004:21), oleh karena itu penelitian ini merupakan telaah atau kajian
pustaka yang merupakan data verbal, hal ini peneliti melakukan dengan cara menuliskan,
mengklasifikasi dan mengkaji dengan metode deskriptif analisis dan deskripstif kualitatif.
Kajian teori yang digunakan dalam penulisan ini mengambil teori SWOT yakni
Strength, Weakness, Opportunity dan Threat. Analisis SWOT mengatur kekuatan,
kelemahan, peluang, dan ancaman sehingga tepat diambil dalam sebuah program yang
sedang berjalan untuk melihat sejauh mana khususnya peluang dan tantangan organisasi
dalam hal ini adalah Pemerintah Kabupaten Kendal pada pelayanan publik. Selain itu,
juga dapat melihat apa saja upaya dan tindakan yang telah dilakukan Pemerintah sebagai
perwujudan program Smart City.
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Peluang Smart City Pada Pelayanan Publik di Kabupaten Kendal
Program Smart City bertujuan untuk memberikan peluang dan arah kepada
Pemerintah Kabupaten Kendal menuju konsep smart city agar mampu memanfaatkan
teknologi secara maksimal baik dalam hal peningkatan pelayanan terhadap masyarakat
maupun peningkatan segala potensi yang ada di daerah Kabupaten Kendal. Agar suatu
daerah dapat berkembang, tentunya membutuhkan sarana dan prasarana pendukung.
Sarana dan prasarana yang ada tentunya harus diimbangi dengan sumber daya manusia
yang baik, potensi dan sumber daya alam yang melimpah, serta kepemimpinan visioner
untuk pembangunan. Pemerintah Kabupaten Kendal mengatakan bahwa setiap proyek
dan kegiatan harus selaras dengan visi misi Bupati dan 4 pilar pembangunan, kemudian
sinergi antar departemen dan dengan OPD terkait harus terjalin, dan filosofi kerja OPD
juga harus jelas dan inovatif. Kesempatan menjadikan Kendall Smart City Initiative
sebagai arahan Pemerintah Kabupaten Kendall tahun 2024, dengan fokus pada
penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, bersih, transparan dan akuntabel.
Dalam proses mewujudkan Kabupaten Kendal sebagai kawasan smart city, Bupati
Kendal telah menjalin hubungan dengan pihak lain seperti pemerintah dan swasta,
misalnya dengan Kabupaten Batang dalam pembangunan command centre, diikuti
139
Peluang dan Tantangan Program Smart City Pada Pelayanan Publik di Kabupaten Kendal
(Maulida Putri Rahmawati, Muhammad Fatchuriza, Suwarji)
perkembangan integrasi data base Kesehatan dan Perbaikan pada zona blank spot. Bupati
Kendal menilai bahwa upaya pembangunan pusat komando atau command centre ini
dinilai dibutuhkan oleh warga Kendal. Selain itu Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Kabupaten Kendal diharapkan agar tidak gentar dalam hal bersinergi dalam hal kerjasama
dengan pemerintah daerah lainnya sebagai upaya mewujudkan program smart city.
Rencana yang akan diimplementasikan Pemkab Kendal adalah Command Center
dan Mal Pelayanan Publik yang dinilai sangat baik dan menjadi contoh bagi beberapa
daerah lainnya. Tentunya hal yang mendukung rencana ini yakni perlu adanya penerapan
e-commerce atau elektronifikasi yang merupakan program pengembangan teknologi dan
juga aspek penting dari penerapan konsep smart city. Tidak hanya itu keterlibatan
masyarakat sangat penting dalam konsep smart city, dengan penunjukan smart city suatu
daerah mampu efisien di segala bidang karena semuanya terkoneksi dengan internet dan
jaringan internal. Rencana ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan pelayanan publik
pemerintah daerah Kabupaten Kendal untuk menghasilkan workflow yang lebih efisien
dan efisien.
Hal lain yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal yakni adanya
penandatanganan kerja sama antara Pemkab Kendal dengan pihak swasta, di antaranya
dengan perwakilan PT Administrasi Medika, perwakilan PT Indosat Tbk, Rektor
Unissula Semarang, Rektor Unisbank Semarang, Rektor Unaki Semarang dan Rektor
Stiepari Semarang. Manfaat pertama dari kerjasama ini adalah dapat melindungi
kesehatan warga Kabupaten Kendal secara terintegrasi dengan bantuan teknologi digital.
Kolaborasi terkait digitalisasi kesehatan ini sangat penting agar ke depan semua data
pasien di Kabupaten Kendal bisa menjadi satu pintu dan terintegrasi. Sehingga
pemerintah dapat mengambil keputusan dan mengambil langkah-langkah kebijakan
dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Peluang program smart city ini telah dimanfaatkan Kabupaten Kendal dalam
mewujudkan smart city pada pelayanan publik yakni terobosan atau inovasi-inovasi
pelayanan seperti ; Unit Pengelolaan Pelayanan Pengaduan Publik (UP4), Poskamling
pintar atau SIAPP, aplikasi PSC 119 berbasis android, Mall Pelayanan Publik (MPP). Hal
140
Journal Of Social And Political Science
Volume 1 No. 2 Juli 2022, 135-143
ini merupakan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kendal dalam memanfaatkan peluang
adanya program smart city dengan mewujudkan melalui inovasi-inovasi tersebut. Dengan
kata lain, pelayanan publik yang nantinya akan dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten
Kendal merupakan digitalisasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi.
Sehingga pelayanan publik dapat berkembang pada sektor-sektor lain yang akhirnya
mendorong masyarakat untuk menjadi modern dan berkembang.
2. Tantangan Smart City Pada Pelayanan Publik di Kabupaten Kendal
Melihat tantangan yang dihadapi oleh Kabupaten Kendal sebagai wilayah yang
sedang berkembang dengan berbagai permasalahan yang terjadi sangat penting untuk
mencari solusi terbaik untuk mengontrol problematika tersebut terutama yang berikaitan
dengan pelayanan publik. Dalam penerapan Smart City Kabupaten Kendal yang paling
menonjol adalah penerbitan situs website yang saat ini masih belum ada namun tergabung
berpusat pada situs website resmi Pemerintah Kabupaten Kendal. Penelitian mengenai
analisis penerapan smart city di Kabupaten Kendal yang dilakukan oleh Bagus dkk,
menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang menhambat program smart city yakni
kurangnya sumber daya manusia, artinya sumber daya manusia pada bidang
pengembangan teknologi masih dibutuhkan karena Kominfo Kabupaten Kendal tidak
cukup memiliki sumber daya manusia yang memiliki keahlian dibidang pengembangan
teknologi. Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa pengembangan penerapan
Smart City Kabupaten Kendal terbilang belum cukup maksimal dikarenakan kurangnya
sumber daya manusia yang sesuai dengan kapasitasnya.
Selain itu, tantangan yang dialami dalam mewujudkan program smart city oleh
pemerintah Kabupaten Kendal yaitu belum tersedianya anggaran yang maksimal pada
tahun 2021. Sehingga hal tersebut menghambat arah kebijakan dan strategi untuk
mendorong percepatan pembangunan smart city di Kabupaten Kendal. Kabupaten Kendal
telah menerbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Kendal Nomor 33 Tahun 2020 tentang
Pelaksanaan Pengeluaran Pendanaan Keadaan Darurat Untuk Keperluan Mendesak
Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Dan Percepatan Penanganan Corona Virus
Diseases 2019 untuk tahun anggaran belanja 2020. Dijelaskan dalam Pasal 2 Ayat 1 Bab
141
Peluang dan Tantangan Program Smart City Pada Pelayanan Publik di Kabupaten Kendal
(Maulida Putri Rahmawati, Muhammad Fatchuriza, Suwarji)
2 tentang Pendanaan Keadaan Darurat, yang memuat ruang lingkup Peraturan Daerah ini
untuk mencegah, menyebarkan, dan mempercepat pengobatan Covid-19, menyediakan
dana darurat untuk kebutuhan mendesak. Refocusing kegiatan dan perubahan alokasi
anggaran TA 2020 Pemkab Kendal sebesar Rp. [Link].00 untuk mencapai
tujuan kinerja program dan kegiatan lainnya pada tahun anggaran berjalan dengan
menjadwal ulang dan memanfaatkan kas yang ada. Akibatnya, peruwujudan smart city
saat itu terhambat karena alokasi dana yang diambil karena wabah virus covid-19. Alasan
ini lah yang mempengaruhi implementasi smart city yang dapat dikatakan terhambat dan
menjadi tidak optimal.
SARAN
• Peran sumber daya manusia diharapkan memberi kesempatan bagi masyarakat
kabupaten Kendal terlibat dalam pemanfaatan teknologi pada bidang pelayanan
publik sebagai pengguna sehingga dapat meningkatkan kesadaran terhadap
pentingnya kecerdasan masyarakat untuk kesuksesan penerapan konsep smart
city.
• Kolaborasi pengembangan antara Pemerintah Kabupaten Kendal dan masyarakat
pada bidang pelayanan publik dalam penerapan konsep smart city harus
dioptimalkan, karena peran masyarakat dan industri adalah penting dalam
mendukung program smart city pemerintah Kabupaten Kendal.
DAFTAR PUSTAKA
Direktur Perkotaan dan Perdesaan. 2015. Pengembangan Kota Cerdas di Indonesia.
Kementrian Perencanaan Pembangunan [Link]. Jakarta. Diakses di:
[Link]
6_Bahan_EII_ITB_Smart_City_ v3[3].pdf
Diskominfo Kabupaten Kendal, 2021, 17 Juni. Kendal Menjadi Percontohan Atas
Implementasi Smart City. Diakses dari:
142
Journal Of Social And Political Science
Volume 1 No. 2 Juli 2022, 135-143
[Link]
implementasi-smart-city/
Halo Semarang, 2021, 10 Juni. Wujudkan Kendal Smart City, Pemkab Jalin Kerjasama
Dengan Perusahaan dan Kampus. Diakses dari:
[Link]
dengan-perusahaan-dan-kampus
Tim Peneliti Undip. 2017. Laporan Akhir Strategi Pengembangan Smart City Kabupaten
Kendal.
Utomo, dkk. 2017. Strategi Pembangunan Smart City dan Tantangannya bagi Masyarakat
Kota. LSP-Jurnal Ilmiah Dosen Unej
Widharetno, Siti. 2017. Implementasi Kebijakan Smart City di Kota Bandung. Jurnal
Ilmu Administrasi STIA LAN Bandung, Vol.14 No 1.
143