Arsitektur Gothic adalah gaya arsitektur yang
mewarnai era awal dan akhir dari periode
pertengahan. Gaya ini berevolusi dari
arsitektur Romanesque dan diteruskan oleh
arsitektur Renaissance.
.
Gaya Gothic dimulai di Perancis abad ke
12 sampai 16 Masehi. Arsitektur Gothic
dikenal sebagai periode “French Style”.
Era Gothic sendiri kemudian berkembang
menurut wilayahnya masing-masing. Seperti
di Perancis, Inggris, Italia, Spanyol, Portugal,
dan Polandia.
Arsitektur Gothic umum dikenal
dengan bangunan Cathedrals, abbeys,
dan Parish Churces di Eropa.
Selain itu juga terdapat banyak
istana, kerajaan, town hall,
universitas, dan bangunan pribadi.
Karakteristik yang paling tercermin
membentuk arsitektur Gothic adalah
Cathedrals.
`
Terdapat menara pada
bangunan gereja.
Biasanya terletak pada
bagian depan ataupun
belakang bangunan. Dan
pada masa Arsitektur
Gothic menara
difungsikan sebagai
isyarat adanya
peribadatan di dalam
gereja. Hal tersebut
berkembang sampai
saat ini, dan isyarat
tersebut merupakan
bunyi lonceng yang
ditempatkan dibagian
atas menara.
Contohnya adalah Notre Dame
structure khas Gothic cathedral
Terdapat seni
kaca patri (clear
storey) di dinding
bangunan gothic.
Hal ini merupakan
perkembangan
teknologi kaca
pada masa itu
yang diterapkan
pada bangunan.
Dan ketinggian
langit-langit yang
jauh melebihi skala
manusia, terutama
pada gereja-
gereja dan
katedral.
Ketinggian
langit-langit
yang jauh
melebihi skala
manusia,
terutama pada
gereja-gereja
dan katedral.
Pengembangan bentuk
rib vaults—bentuk
kubah yang
menyerupai rusuk.
Salah satu pembeda
arsitektur Gothic
dengan periode
sebelumnya adalah
sistem konstruksi
kolom dan langit-langit
tidak terpisah. Jadi
antara kolom dan
rusuk penyangga atap
menyatu. Sebagai
pengembangan dari
struktur busur silang
yang banyak digunakan
pada periode
sebelumnya, bentuk
busur rusuk dapat
dikatakan terinspirasi
dari bentuk ranting
pohon.
(Notre Dame Cathedral)
Bangunan Gotik
merupakan bangunan
dengan sistem kerangka
dan penopang. dinding-
dindingnya berfungsi
sebagai pelindung yang
melingkupi ruang dalam
gereja seperti selubung
tipis. Beban atapnya
yang melengkung dan
tiang tinggi, ditopang
oleh pilar-pilar,
ditempatkan
mengerombol dan saling
berkaitan.
Pada arsitektur Gotik
dinding luarnya diberi
hiasan patung-patung
orang suci yang indah
dalam jumlah yang
besar. fasade dan
gerbang utamanya
dijadikan sebagai titik
pusat perhatian
dengan cara diberi
banyak hiasan dan
ornamen yang bernilai
seni [Link]
diantara kerangka
gerbang yang
melengkung dan
mengarah keatas
serta mempunyai
kesan tenang. Foolish Virgins at Strasbourg
Diameter kolom besar tersebut merupakan
gabungan dari beberapa kolom kecil-kecil yang
langsung menopang rusuk. Meskipun sama-
sama berukuran besar, pada arsitektur Yunani
hal ini lebih dikarenakan kebutuhan struktural
untuk menopang beban atap dan entablature
yang sangat besar. Kolomnya berkembang
menjadi kolom strutural dan non struktural.
Jendela yang terbuka lebar, sehingga
arsitektur Gothik identik dengan permainan
cahaya di interior. Permainan cahaya ini
bertujuan untuk menambah keagungan dan
unsur spiritual.
Contoh gambar pada slide selanjutnya
Gloucester Cathedral Cloister of Zwettl Abbey, Lower Austria
Ciri -ciri
Notre Dame, Paris
Plan of Amiens Cathedral. [Link]
Gereja Katolik
Paul
menggambarkan
peningkatan
penyederhanaan
jenis bangunan
mempertinggi
transparasi dan
pandangan
keseluruhan
namun sebagian
penekanannya
hilang dalam
proses.
Dengan konstruksi campuran, jumlah bahan yang berbeda
memiliki peranan penting. Sebagai contohnya :
- kontruksi dinding padat di luar dan konstruksi kayu atau baja
di dalam.
- Inti masif dengan struktur kayu, baja atau beton di dalam.
St Jenis gereja Katolik Paul'S tampak Depan Gereja St Paul’s dilihat dari arah belakang
Ruangan persegi panjang
sebagai tempat ibadah ini
dengan bentuk langit-langit
yang melengkung merupakan
dasar dari gereja St Paul’s.
Biasanya dijumpai dalam
bentuk sepulchure. Bentuk
ruang ini sangat bagus dalam
menunjukkan pengaruh dari
bahan yang digunakan.
Tekstur permukaan yang
menentukan ruang lingkuup
dari tindakan yang akan
dilakukan, dari yang penting
sampai kontemporer. Dan ini
Ruang interior yang berbentuk persegi
berlaku untuk setiap ruangan
dalam gereja. panjang
Dengan menyisipkan
deretan kolom yang
melengkung,
kecenderungan ini
menjadi semakin
nyata. Daerah tepi
yang gelap dapat
digunakan untuk tujuan
dan aktivitas yang
sekunder. Jalan yang
memanjang ke arah
mimbar semakin
mempertegas arah
melintang yang
tertutup