Aplikasi Ujian Berbasis Komputer SMA
Aplikasi Ujian Berbasis Komputer SMA
Abstract
Currently, Indonesia is still hit by the Covid-19 pandemic. Covid-19 has had a negative impact on all
of us. One of them is in the field of education. Online learning policy, or in a network (online) for all
students to students due to social restrictions. Senior High School (SMA) as one of the national
educational institutions, where most students still take exams using conventional methods. In
evaluating the learning outcomes of conventional exams that have been running so far, it costs a lot of
money, time, place and personnel, in addition to the potential for student fraud and questions that are
not well documented. This is because conventional exams still use paper and writing instruments to
support exam activities. Good for making exam questions, multiplying exam questions, evaluating
exams, and so on. In order to make it easier for students to take exams and get information on fast
exam results, the authors designed a Computer Based Test Application for the implementation of high
school exams, especially for SMA N 5 Pariaman, using the wartelfall method and system design tools,
namely use cases diagrams, activity diagrams and class diagrams. The process of making this online
exam system uses the programming language PHP, HTML, CSS and MySQL database. The result of
this research is a computer based test application that can be used by students in conducting online
examinations.
Keywords: Computer Based Test, Application, PHP, HTML, CSS, MySQL database
Abstrak
Saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid–19. Covid–19 banyak membawa dampak buruk bagi
kita semua. Salah satunya adalah dalam bidang pendidikan. Kebijakan belajar online, atau dalam
jaringan (daring) untuk seluruh siswa/i hingga mahasiswa /i karena adanya pembatasan sosial. Sekolah
Menengah Atas (SMA) sebagai salah satu lembaga pendidikan nasional, dimana sebagian besar
siswanya masih melakukan ujian dengan metode konvensional. Di dalam evaluasi hasil belajar ujian
konvensional yang selama ini berjalan banyak memakan biaya, waktu, tempat, dan personil,
disamping terjadinya potensi kecurangan siswa dan soal yang tidak terdokumentasi dengan baik. Hal
itu disebabkan karena ujian konvensional masih menggunakan media kertas dan alat tulis sebagai
penunjang kegiatan ujian. Baik untuk pembuatan soal ujian, penggandaan soal ujian, evaluasi ujian,
dan lain-lain. Untuk dapat memudahkan para siswa dalam melakukan ujian dan mendapatkan
informasi hasil ujian yang cepat, maka penulis merancang sebuah Aplikasi Computer Based Test
untuk pelaksanaan ujian Sekolah Menengah Atas, khususnya untuk SMA N 5 Pariaman, dengan
menggunakan metode wartelfall dan alat bantu perancangan sistem yaitu use case diagram, activity
diagram dan class diagram. Proses pembuatan sistem ujian online ini menggunakan bahasa
pemrogaman PHP, HTML, CSS dan database MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi
computer based test yang dapat digunakan oleh siswa dalam pelaksanaan ujian secara online.
Kata Kunci: Computer Based Test, Aplikasi, PHP, HTML, CSS, database MySQL
pengetahuan, dan teknologi melalui media dalam Lamanya waktu dalam proses ujian,
proses pembelajaran yang digunakan seperti alat menyebabkan terdapatnya faktor kecurangan
lain di Internet (Ningsih, Effendi, and Syah diantara para siswa dalam mengerjakan soal
2019). Sedangkan hasil belajar merupakan hasil ujian di ruang kelas. Kecurangan tidak hanya
evaluasi kemampuan siswa yang diperoleh dari terjadi di dalam ruang kelas, kecurangan dapat
serangkaian tes yang dilaksanakan setelah siswa terjadi di luar ruang kelas, yaitu dengan
mengikuti semua proses pembelajaran. Pada terjadinya kebocoran soal ujian. Permasalahan
penelitian sebelumnya, pembahasan penulis juga ini tidak sesuai dengan prosedural proses
terkait tentang Computer Based Test sebagai penilaian kompetensi siswa, faktor validitas dan
media dalam Latihan Ujian Nasional realibilitas soal sangat terjaga dan bersifat
Matematika. Dimana siswa dilatih untuk rahasia, tidak adanya faktor human error dalam
menggunakan komputer dalam mengerjakan proses evaluasi ujian, efisiensi proses penilaian
Latihan-latihan matematika untuk menghadapi baik dalam segi penggunaan kertas dan alat
Ujian Nasional. (Engineering and Ningsih 2018). tulis, efektifitas waktu ujian yang tidak
Penulis lain juga membahas tentang penggunaan memakan waktu yang panjang dalam suatu
CBT di sekolah tinggi dengan menggunakan proses ujian pencapaian kompetensi siswa.
metode Computerized Fixed-form Test (CFT). Pada era sekarang pelaksanaan pendidikan
CFT sebenarnya bentuk evaluasi/uji yang serupa tidak dapat terlepas dari perkembangan Ilmu
dengan bentuk evaluasi berbasis kertas (PPT, Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Salah
Paper and Pencil Testing), dengan perbedaan satu perkembangan IPTEK yang juga
bahwa pada CFT soal uji ditampilkan pada merambah ke dunia pendidikan adalah
computer. CFT digunakan atas pertimbangan penggunaan komputer. Lewat perangkat lunak
praktis antara lain hasil uji dapat langsung (software) yang terpasang di dalamnya,
dihitung setelah ujian selesai. Pertimbangan komputer dapat melakukan aplikasi untuk
penting dalam menyiapkan CFT adalah bahwa berbagai keperluan dari penggunanya (user)
model ini menyatakan bahwa hasil uji harus (Ningsih and Safii 2018). Komputer teknologi
segera ditampilkan setelah ujian ini selesai komunikasi dan elektronik sudah berkembang
dilaksanakan oleh siswa (Dwi and Pamungkas sedemikian pesat, sehingga menyebabkan
2017). bidang pendidikan turut mengalami
Penelitian lain tentang CBT ini juga telah peningkatan dalam hal kualitas, kecepatan,
dikembangkan oleh peneliti sebelumnya, dimana kepraktisan dan juga kemudahan. Ujian
metode penelitian yang digunakan dalam konvensional pun bergeser ke arah
penelitian ini adalah metode web enginering, komputerisasi, salah satunya dengan adanya
karena metode ini memberikan ide bagi ujian online. Evaluasi dengan sistem online
pengembang maupun user tentang cara sistem memiliki kelebihan yang tidak mungkin
akan berfungsi dan yang akan dikembangkan diperoleh pada evaluasi dengan sistem manual
(Karfindo and Mustafa 2017). Di dalam evaluasi atau evaluasi konvensional, yaitu pada
hasil belajar, siswa melaksanakan ujian secara kecepatan pengolahan hasil (Tedyyana 2017).
konvensional yang selama ini berjalan dan dilihat Ditinjau dari cara mengoreksi bentuk soal
kurang efektif karena banyak memakan biaya, pada sistem konvensional memiliki kelebihan
waktu, tempat, dan personil. Biaya dalam hal ini apabila bentuk soal yang digunakan untuk
adalah banyaknya dana yang dikeluarkan oleh menguji adalah bentuk uraian, guru akan lebih
pihak sekolah untuk menyediakan dokumen- mudah menilai hasil belajar siswa yang
dokumen ujian seperti fotokopi soal ujian. sebenarnya sesuai dengan kompetensi siswa
Waktu dalam hal ini adalah lamanya tahap-tahap dan kekurangan pada sistem ujian online akan
pengerjaan dan pelaporan hasil ujian. Pada ujian sangat sulit mengoreksi soal dalam bentuk
konvensional tidak lepas dari proses evaluasi dan uraian. Pada evaluasi online dalam
report data nilai siswa yang dilakukan secara penggunaanya, sistem memberikan hasil
manual satu-persatu. Pada evaluasi konvensional evaluasi secara real time. Hasil evaluasi
tidak memberikan hasil evaluasi secara real langsung diketahui pada saat itu juga, ketika
time. Siswa dan orang tua harus menunggu seseorang mengakhiri ujian tanpa harus
berhari-hari untuk mengetahui hasil evaluasi, menunggu berhari-hari. Ujian online terbagi
apakah anaknya lulus / tidak dalam mengikuti menjadi dua jenis yaitu ujian berbasis web dan
ujian kompetensi di sekolah. ujian online versi desktop. Ujian online versi
Ningsih, Aplikasi Computer Based Test Untuk Pelaksanaan Ujian Menengah Atas,105-111| 107
desktop adalah, setiap kali melakukan ujian cycle). Model air terjun menyediakan
guru harus mereset ulang dari konfigurasi pendekatan alur hidup perangkat lunak secara
aplikasi ujian online, sehingga dapat memakan sekuensial atau terurut dimulai dari analisis,
waktu yang cukup lama dalam mempersiapkan desain, pengkodean, pengujian, dan tahap
ujian online berbasis desktop. pendukung (support) atau pemeliharaan
SMA N 5 Pariaman sebagai salah satu (maintenance) (A.S and Shalahuddin 2015).
lembaga pendidikan nasional, dimana siswa-
siswi masih melaksanakan ujian secara 2.1 Use Case Diagram
konvensional. Perkembangan teknologi telah Use case diagram merupakan pemodelan
banyak berpengaruh dalam pendidikan. Salah untuk kelakuan (behavior) sistem informasi
satu pengaruh tersebut adalah perubahan model yang akan dibuat (M Teguh Prihandoyo
tes secara konvensional dengan kertas menjadi 2018). Use case digunakan untuk mengetahui
tes berbasis komputer yang biasa dikenal siapa saja yang ada di dalam sistem informasi
dengan istilah Computer Assisted Testing, dan siapa saja yang berhak menggunakan
Computerized Assessment, Computer Based fungsi-fungsi tersebut. Gambaran use case
Testing (CBT), Computer Aided Assessment diagram yang diusulkan dapat dilihat pada
(CAA), Computer Based Assessment (CBA), Gambar 1.
Online Assessment, E- Assessment, dan Web-
Based Assessment (Balan, Sudarmin, and Data Siswa
Kustiono 2017). <include> Data Siswa Login <extends>
<include>
Tes berbasis komputer merupakan tes yang Data Kelas
memanfaatkan komputer untuk menggantikan Manajemen Soal Guru
kertas-kertas yang digunakan dalam
Data Pegawai
pengadministrasian tes (Murniati, Magister, and Login Data Hasil Ujian
<<extends>> Siswa
Ekonomi n.d.). Senada dengan hal tersebut, Data Guru
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Admin <<include>>
Tambah()
Hapus() Tambah() Edit()
Edit() Hapus()
Cetak() Edit()
Tambah()
Hapus()
Tambah()
Tambah()
Hapus()
Edit()
Gambar 5. Tampilan Halaman Login
Edit()
Hapus()
Edit()
kelas. Tampilan Input data kelas dapat dilihat 3.11 Tampilan Proses Penambahan Guru
pada Gambar 11.
Tampilan proses penambahan guru
merupakan proses yang digunakan untuk
menambah guru mata pelajaran. Identitas guru
diambil dari data pendidik dantenaga
kependidikan dan mata pelajaran diambil dari
data mata pelajaran. Tampilan proses
penambahanguru dapat dilihat pada Gambar 14.
4. KESIMPULAN
menyelesaikan ujian. Pengarsipan dapat dilihat Berbasis Web.” Jurnal Informatika: Jurnal
melalui sistem dan juga dapat dijadikan dalam Pengembangan IT 3(1): 126–29.
bentuk hardcopy. SMAN 5 Pariaman sudah
memiliki aplikasi untuk ujian online yang dapat MURNIATI, EVI, PRODI MAGISTER, AND
diakses oleh siswa, guru, dan petugas tata usaha. PENDIDIKAN EKONOMI. “Computer
Based Test ( Cbt ) Sebagai Alternatif
5. UCAPAN TERIMAKASIH Instrumen Evaluasi Gall . Analysis of the
Data Used for the Development of
Pada kesempatan ini dan dengan selesainya Descriptive Analysis , Feasibility Analysis
penulisan artikel ini, maka kami sebagai penulis Instrument Based CBT Evaluation Score
tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Criteria , and the Analysis of Student
Yayasan Amal Bakti Muslimin yang telah Learning Out.”
memberi dukungan financial dalam penulisan
jurnal ini hingga selesai. Akhir kata kami NINGSIH, SRI RESTU, Z MAWARDI
mengucapkan terima kasih kepada Ketua STMIK EFFENDI, AND NURHASAN SYAH.
Indonesia Padang dan Ketua LPPM STMIK 2019. “Implementation of Cooperative
Indonesia Padang, yang telah mendorong dan Learning Model on E-Assignment
terus memberikan semangat serta motivasi Responsiveness at Higher Education.”
kepada kami dan dosen-dosen agar terus maju 14(18): 209–19.
dan berinovasi dalam melakukan penelitian. NINGSIH, SRI RESTU, AND IMAM SAFII.
2018. “Pengembangan Model Pembelajaran
6. DAFTAR PUSTAKA
Cooperative Learning Berbasis Multimedia
A.S, ROSA, AND M SHALAHUDDIN. 2015. Interaktif Pada Pendidikan Agama.” 3: 268–
“Rekayasa Perangkat Lunak.” : 43–157. 77.