0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan7 halaman

Aplikasi Ujian Berbasis Komputer SMA

JURNAL YANG KEEMPAT DARI PEMBAHASAN

Diunggah oleh

jc.cyber.ed
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan7 halaman

Aplikasi Ujian Berbasis Komputer SMA

JURNAL YANG KEEMPAT DARI PEMBAHASAN

Diunggah oleh

jc.cyber.ed
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JOISIE Journal Of Information System And Informatics Engineering p- ISSN: 2503-5304

Vol. 4, No.2 Desember 2020, Hlm 105-111 e- ISSN: 2527-3116

APLIKASI COMPUTER BASED TEST UNTUK PELAKSANAAN


UJIAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Sri Restu Ningsih1), Sotar2), Riza Yusfika Marlis3)


1,2,3
STMIK Indonesia Padang, Jl. Khatib Sulaiman Dalam No. 1 Padang
email: srirestuningsih@[Link], sotar@[Link], rizayusfikamarlis@[Link]

Abstract

Currently, Indonesia is still hit by the Covid-19 pandemic. Covid-19 has had a negative impact on all
of us. One of them is in the field of education. Online learning policy, or in a network (online) for all
students to students due to social restrictions. Senior High School (SMA) as one of the national
educational institutions, where most students still take exams using conventional methods. In
evaluating the learning outcomes of conventional exams that have been running so far, it costs a lot of
money, time, place and personnel, in addition to the potential for student fraud and questions that are
not well documented. This is because conventional exams still use paper and writing instruments to
support exam activities. Good for making exam questions, multiplying exam questions, evaluating
exams, and so on. In order to make it easier for students to take exams and get information on fast
exam results, the authors designed a Computer Based Test Application for the implementation of high
school exams, especially for SMA N 5 Pariaman, using the wartelfall method and system design tools,
namely use cases diagrams, activity diagrams and class diagrams. The process of making this online
exam system uses the programming language PHP, HTML, CSS and MySQL database. The result of
this research is a computer based test application that can be used by students in conducting online
examinations.

Keywords: Computer Based Test, Application, PHP, HTML, CSS, MySQL database
Abstrak

Saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid–19. Covid–19 banyak membawa dampak buruk bagi
kita semua. Salah satunya adalah dalam bidang pendidikan. Kebijakan belajar online, atau dalam
jaringan (daring) untuk seluruh siswa/i hingga mahasiswa /i karena adanya pembatasan sosial. Sekolah
Menengah Atas (SMA) sebagai salah satu lembaga pendidikan nasional, dimana sebagian besar
siswanya masih melakukan ujian dengan metode konvensional. Di dalam evaluasi hasil belajar ujian
konvensional yang selama ini berjalan banyak memakan biaya, waktu, tempat, dan personil,
disamping terjadinya potensi kecurangan siswa dan soal yang tidak terdokumentasi dengan baik. Hal
itu disebabkan karena ujian konvensional masih menggunakan media kertas dan alat tulis sebagai
penunjang kegiatan ujian. Baik untuk pembuatan soal ujian, penggandaan soal ujian, evaluasi ujian,
dan lain-lain. Untuk dapat memudahkan para siswa dalam melakukan ujian dan mendapatkan
informasi hasil ujian yang cepat, maka penulis merancang sebuah Aplikasi Computer Based Test
untuk pelaksanaan ujian Sekolah Menengah Atas, khususnya untuk SMA N 5 Pariaman, dengan
menggunakan metode wartelfall dan alat bantu perancangan sistem yaitu use case diagram, activity
diagram dan class diagram. Proses pembuatan sistem ujian online ini menggunakan bahasa
pemrogaman PHP, HTML, CSS dan database MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi
computer based test yang dapat digunakan oleh siswa dalam pelaksanaan ujian secara online.
Kata Kunci: Computer Based Test, Aplikasi, PHP, HTML, CSS, database MySQL

kita semua. Salah satunya adalah dalam bidang


1. PENDAHULUAN pendidikan. Kebijakan belajar online, atau dalam
jaringan (daring) untuk seluruh siswa/i hingga
Indonesia masih dilanda pandemi Covid–19. mahasiswa/i karena adanya pembatasan sosial.
Covid–19 banyak membawa dampak buruk bagi Belajar adalah proses kognitif untuk mencapai
106 | Jurnal JOISIE, Volume 4, Nomor 2, Desember 2020

pengetahuan, dan teknologi melalui media dalam Lamanya waktu dalam proses ujian,
proses pembelajaran yang digunakan seperti alat menyebabkan terdapatnya faktor kecurangan
lain di Internet (Ningsih, Effendi, and Syah diantara para siswa dalam mengerjakan soal
2019). Sedangkan hasil belajar merupakan hasil ujian di ruang kelas. Kecurangan tidak hanya
evaluasi kemampuan siswa yang diperoleh dari terjadi di dalam ruang kelas, kecurangan dapat
serangkaian tes yang dilaksanakan setelah siswa terjadi di luar ruang kelas, yaitu dengan
mengikuti semua proses pembelajaran. Pada terjadinya kebocoran soal ujian. Permasalahan
penelitian sebelumnya, pembahasan penulis juga ini tidak sesuai dengan prosedural proses
terkait tentang Computer Based Test sebagai penilaian kompetensi siswa, faktor validitas dan
media dalam Latihan Ujian Nasional realibilitas soal sangat terjaga dan bersifat
Matematika. Dimana siswa dilatih untuk rahasia, tidak adanya faktor human error dalam
menggunakan komputer dalam mengerjakan proses evaluasi ujian, efisiensi proses penilaian
Latihan-latihan matematika untuk menghadapi baik dalam segi penggunaan kertas dan alat
Ujian Nasional. (Engineering and Ningsih 2018). tulis, efektifitas waktu ujian yang tidak
Penulis lain juga membahas tentang penggunaan memakan waktu yang panjang dalam suatu
CBT di sekolah tinggi dengan menggunakan proses ujian pencapaian kompetensi siswa.
metode Computerized Fixed-form Test (CFT). Pada era sekarang pelaksanaan pendidikan
CFT sebenarnya bentuk evaluasi/uji yang serupa tidak dapat terlepas dari perkembangan Ilmu
dengan bentuk evaluasi berbasis kertas (PPT, Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Salah
Paper and Pencil Testing), dengan perbedaan satu perkembangan IPTEK yang juga
bahwa pada CFT soal uji ditampilkan pada merambah ke dunia pendidikan adalah
computer. CFT digunakan atas pertimbangan penggunaan komputer. Lewat perangkat lunak
praktis antara lain hasil uji dapat langsung (software) yang terpasang di dalamnya,
dihitung setelah ujian selesai. Pertimbangan komputer dapat melakukan aplikasi untuk
penting dalam menyiapkan CFT adalah bahwa berbagai keperluan dari penggunanya (user)
model ini menyatakan bahwa hasil uji harus (Ningsih and Safii 2018). Komputer teknologi
segera ditampilkan setelah ujian ini selesai komunikasi dan elektronik sudah berkembang
dilaksanakan oleh siswa (Dwi and Pamungkas sedemikian pesat, sehingga menyebabkan
2017). bidang pendidikan turut mengalami
Penelitian lain tentang CBT ini juga telah peningkatan dalam hal kualitas, kecepatan,
dikembangkan oleh peneliti sebelumnya, dimana kepraktisan dan juga kemudahan. Ujian
metode penelitian yang digunakan dalam konvensional pun bergeser ke arah
penelitian ini adalah metode web enginering, komputerisasi, salah satunya dengan adanya
karena metode ini memberikan ide bagi ujian online. Evaluasi dengan sistem online
pengembang maupun user tentang cara sistem memiliki kelebihan yang tidak mungkin
akan berfungsi dan yang akan dikembangkan diperoleh pada evaluasi dengan sistem manual
(Karfindo and Mustafa 2017). Di dalam evaluasi atau evaluasi konvensional, yaitu pada
hasil belajar, siswa melaksanakan ujian secara kecepatan pengolahan hasil (Tedyyana 2017).
konvensional yang selama ini berjalan dan dilihat Ditinjau dari cara mengoreksi bentuk soal
kurang efektif karena banyak memakan biaya, pada sistem konvensional memiliki kelebihan
waktu, tempat, dan personil. Biaya dalam hal ini apabila bentuk soal yang digunakan untuk
adalah banyaknya dana yang dikeluarkan oleh menguji adalah bentuk uraian, guru akan lebih
pihak sekolah untuk menyediakan dokumen- mudah menilai hasil belajar siswa yang
dokumen ujian seperti fotokopi soal ujian. sebenarnya sesuai dengan kompetensi siswa
Waktu dalam hal ini adalah lamanya tahap-tahap dan kekurangan pada sistem ujian online akan
pengerjaan dan pelaporan hasil ujian. Pada ujian sangat sulit mengoreksi soal dalam bentuk
konvensional tidak lepas dari proses evaluasi dan uraian. Pada evaluasi online dalam
report data nilai siswa yang dilakukan secara penggunaanya, sistem memberikan hasil
manual satu-persatu. Pada evaluasi konvensional evaluasi secara real time. Hasil evaluasi
tidak memberikan hasil evaluasi secara real langsung diketahui pada saat itu juga, ketika
time. Siswa dan orang tua harus menunggu seseorang mengakhiri ujian tanpa harus
berhari-hari untuk mengetahui hasil evaluasi, menunggu berhari-hari. Ujian online terbagi
apakah anaknya lulus / tidak dalam mengikuti menjadi dua jenis yaitu ujian berbasis web dan
ujian kompetensi di sekolah. ujian online versi desktop. Ujian online versi
Ningsih, Aplikasi Computer Based Test Untuk Pelaksanaan Ujian Menengah Atas,105-111| 107

desktop adalah, setiap kali melakukan ujian cycle). Model air terjun menyediakan
guru harus mereset ulang dari konfigurasi pendekatan alur hidup perangkat lunak secara
aplikasi ujian online, sehingga dapat memakan sekuensial atau terurut dimulai dari analisis,
waktu yang cukup lama dalam mempersiapkan desain, pengkodean, pengujian, dan tahap
ujian online berbasis desktop. pendukung (support) atau pemeliharaan
SMA N 5 Pariaman sebagai salah satu (maintenance) (A.S and Shalahuddin 2015).
lembaga pendidikan nasional, dimana siswa-
siswi masih melaksanakan ujian secara 2.1 Use Case Diagram
konvensional. Perkembangan teknologi telah Use case diagram merupakan pemodelan
banyak berpengaruh dalam pendidikan. Salah untuk kelakuan (behavior) sistem informasi
satu pengaruh tersebut adalah perubahan model yang akan dibuat (M Teguh Prihandoyo
tes secara konvensional dengan kertas menjadi 2018). Use case digunakan untuk mengetahui
tes berbasis komputer yang biasa dikenal siapa saja yang ada di dalam sistem informasi
dengan istilah Computer Assisted Testing, dan siapa saja yang berhak menggunakan
Computerized Assessment, Computer Based fungsi-fungsi tersebut. Gambaran use case
Testing (CBT), Computer Aided Assessment diagram yang diusulkan dapat dilihat pada
(CAA), Computer Based Assessment (CBA), Gambar 1.
Online Assessment, E- Assessment, dan Web-
Based Assessment (Balan, Sudarmin, and Data Siswa
Kustiono 2017). <include> Data Siswa Login <extends>
<include>
Tes berbasis komputer merupakan tes yang Data Kelas
memanfaatkan komputer untuk menggantikan Manajemen Soal Guru
kertas-kertas yang digunakan dalam
Data Pegawai
pengadministrasian tes (Murniati, Magister, and Login Data Hasil Ujian
<<extends>> Siswa
Ekonomi n.d.). Senada dengan hal tersebut, Data Guru
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Admin <<include>>

Republik Indonesia menjelaskan bahwa Data Mata Hasil Ujian


Pelajaran
Computer Based Test (CBT) adalah sistem <include>
pelaksanaan ujian dengan menggunakan Setting Ujian Ujian Login <<extends>>
komputer sebagai media ujiannya (Pendidikan, <<include>>

Kebudayaan, and Indonesia 2016). Data Hasil Ujian


Siswa
Siswa
Computer Based Examinations adalah bentuk
penilaian yang menggunakan komputer sebagai
Gambar 1. Use Case Diagram
bagian integral dari penyampaian pertanyaan,
penyimpanan jawaban, dan pembuatan laporan 2.2 Activity Diagram
hasil tes atau latihan (Studi et al. 2016). Activity Diagram ujian menggambarkan
Berdasarkan uraian tersebut maka dapat kegiatan siswa yang telah login ke halaman
disimpulkan bahwa tes berbantuan komputer administrator untuk memilih menu ujian.
adalah bentuk tes yang menggunakan komputer Setelah itu sistem akan menampilkan daftar
sebagai media dalam pengadministrasian tes. mata pelajaran. Siswa memilih mata pelajaran
yang akan diujiankan. Jika siswa sudah
2. METODOLOGI PENELITIAN melaksanakan ujian maka dia bisa melihat hasil
ujian dari mata pelajaran yang telah selesai
Metode penelitian yang digunakan diujiankan, jika belum ujian maka siswa harus
adalah Systems Development Life Cycle melaksanakan ujian terlebih dahulu. Untuk
(SLDC) dengan model waterfall. SDLC yaitu lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 2.
sebuah siklus hidup pengembangan perangkat
lunak yang terdiri dari beberapa tahapan-
tahapan yang sangat penting dalam
keberadaan perangkat lunak yang dilihat dari
segi pengembangannya (Subjects 2019).
Model waterfall (air terjun) sering juga
disebut model sekuensial linier (sequential
linear) atau alur hidup klasik (classic life
108 | Jurnal JOISIE, Volume 4, Nomor 2, Desember 2020

Siswa Sistem diizinkan, dan sesuai dengan jadwal ujiannya.


Dengan aplikasi computer based test siswa sudah
Menu bisa langsung melihat hasil ujian setelah
Memilih Menu Ujian
Sistem menampilkan Daftar Mata
menyelesaikan ujian. Pengarsipan dapat dilihat
Pelajaran dan paket ujian
melalui sistem dan juga dapat dijadikan dalam
Memilih mata pelajaran
bentuk hardcopy.
Hasil penelitian sistem yang merupakan
Sudah melakukan Belum melakukan
bentuk tampilan dari sistem yang di rancang
ujian ujian
Sistem menampilkan soal ujian, terdiri dari beberapa form, dan user yang saling
Lihat Nilai Mulai Ujian waktu berdasarkan paket ujian
yang dipilih berinteraksi. Bentuk dari tampilan sistem tersebut
Memilih jawaban
Sistem menyimpan jawaban yang
adalah sebagai berikut:
dipilih
Selesai ujian

Sistem menampilkan hasil ujian 3.1 Tampilan Halaman Utama


Halaman ini merupakan halaman pertama
Info Hasil Ujian
yang muncul pada saat aplikasi pertama kali di
buka yang bisa di akses oleh siapa saja. Halaman
Gambar 2. Activity Diagram Ujian utama terdiri dari 3 bagian yaitu header, menu,
konten, dan footer Tampilan halaman utama
2.3 Class Diagram dapat dilihat pada Gambar 4.
Class diagram mendefinisikan informasi
apa yang dimiliki suatu objek serta
mendefinisikan perilaku yang dimilikinya (A.S
and Shalahuddin 2015). Class
mengabstraksikan elemen-elemen dari sistem
yang sedang dibangun dan dirancang. Class
Diagram pada Aplikasi computer based test
untuk pelaksanaan ujian sekolah di SMA N 5
Pariaman dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 4. Tampilan Halaman Utama

3.2 Tampilan Login




Tambah()
Hapus()
Tampilan halaman login merupakan halaman
 Edit()

untuk masuk ke menu user. Pada halaman ini




Tambah()
Hapus()
seharusnya memasukkan username dan password



Tambah()
Hapus()
Edit()


Tambah()
Hapus()
untuk bisa masuk ke halaman user. Tampilan
 Edit()
 Cetak()
halaman login dapat dilihat pada Gambar 5.
 Tambah()
 Hapus()
 Edit()
 Tambah()
 Hapus()
 Edit()
 Cetak()

 Tambah()
 Hapus()  Tambah()  Edit()
 Edit()  Hapus()
 Cetak()  Edit()



Tambah()
Hapus()
 Tambah()



Tambah()
Hapus()
Edit()
Gambar 5. Tampilan Halaman Login
 Edit()
 Hapus()
 Edit()

Gambar 3. Class Diagram 3.3 Tampilan Halaman User


3. HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah melakukan login, muncul tampilan
halaman user yang merupakan halaman untuk
Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi mengelola data pada sistem. untuk masuk ke
computer based test untuk pelaksanaan ujian di menu halaman user user harus login dengan
SMA Negeri 5 Pariaman yang sudah dapat username dan password yang dan cocok dengan
dilakukan secara online. Dalam sistem ini semua username dan password yang terdaftar pada
siswa sudah bisa melakukan ujian jika sudah
Ningsih, Aplikasi Computer Based Test Untuk Pelaksanaan Ujian Menengah Atas,105-111| 109

database. Tampilan halaman user dapat dilihat .


pada Gambar 6.

Gambar 6. Tampilan Halaman User


Gambar 8. Tampilan Output Hasil Ujian
Tampilan halaman User pada setiap user per Mata Pelajaran
sama tetapi pada bagian menu terdapat perbedaan
sesuai dengan level yang dimiliki oleh user 3.6 Tampilan Output Hasil Ujian Siswa
tersebut. user terdiri dari 3 level akses yaitu : Tampilan Output hasil ujian siswa
admin, guru dan siswa. merupakan tampilan hasil ujian siswa untuk
semua mata pelajaran. Tampilan Output hasil
3.4 Tampilan Output Laporan Data Siswa ujian siswa dapat dilihat pada Gambar 9.
Perkelas
Tampilan Output laporan data siswa perkelas
ini merupakan tampilan cetak (print preview)
laporan data siswa perkelas. Tampilan Output
laporan data siswa per kelas dapat dilihat pada
Gambar 7.

Gambar 9. Tampilan Output Hasil Ujian Siswa


3.7 Input Data Siswa
Input data siswa merupakan tampilan form
yang akan digunakan untuk menambahkan data
siswa. Tampilan Input data siswa dapat dilihat
pada Gambar 10.

Gambar 7. Tampilan Output Laporan Data


Siswa Perkelas
3.5 Tampilan Output Nilai Ujian Per Mata Gambar 10. Input Data Siswa
Pelajaran
3.8 Input Data Kelas
Tampilan output nilai ujian per mata pelajaran
merupakan tampilan hasil ujian siswa untuk satu Input data kelas merupakan tampilan form
mata pelajaran. Tampilan Output nilai ujian per yang akan digunakan untuh menambahkan data
mata pelajaran dapat dilihat pada Gambar 8
110 | Jurnal JOISIE, Volume 4, Nomor 2, Desember 2020

kelas. Tampilan Input data kelas dapat dilihat 3.11 Tampilan Proses Penambahan Guru
pada Gambar 11.
Tampilan proses penambahan guru
merupakan proses yang digunakan untuk
menambah guru mata pelajaran. Identitas guru
diambil dari data pendidik dantenaga
kependidikan dan mata pelajaran diambil dari
data mata pelajaran. Tampilan proses
penambahanguru dapat dilihat pada Gambar 14.

Gambar 11. Input Data Kelas

3.9 Input Data MataPelajaran


Input data mata pelajaran merupakan tampilan
form yang akan digunakan untuk menambahkan Gambar 1. Tampilan Proses Penambahan
data mata pelajaran. Tampilan Input data mata Guru
pelajaran dapat dilihat pada Gambar 12. 3.12 Tampilan Proses Pembagian Mata
Pelajaran Pada kelas
Tampilan proses pembagian mata pelajaran
pada kelas merupakan memilih mata pelajaran
untuk kelas tertentu. Tampilan pembagian mata
pelajaran pada kelas dapat dilihat pada Gambar
15.

Gambar 12. Input Data Mata Pelajaran

3.10 Input Soal Dan Jawaban


Input soal dan jawaban merupakan
tampilanform yang akan digunakan ntuk
membuat soal dan jawaban untuk ujian online.
Tampilan Input soal dan jawaban dapat dilihat Gambar 15. Tampilan Proses Pembagian
pada Gambar 13. Mata Pelajaran Pada kelas

4. KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan yang telah


dilakukan di atas serta analisa yang telah
dilakukan terhadap sistem yang lama, maka
penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa
dengan aplikasi computer based test maka
pelaksanaan ujian di SMA Negeri 5 Pariaman
sudah dapat dilakukan secara online dan dapat
berjalan dengan efektif, dimana semua siswa
Gambar 13. Input Soal Dan Jawaban sudah bisa melakukan ujian jika sudah diizinkan,
dan sesuai dengan jadwal ujiannya. Dengan
aplikasi computer based test siswa sudah bisa
langsung melihat hasil ujian setelah
Ningsih, Aplikasi Computer Based Test Untuk Pelaksanaan Ujian Menengah Atas,105-111| 111

menyelesaikan ujian. Pengarsipan dapat dilihat Berbasis Web.” Jurnal Informatika: Jurnal
melalui sistem dan juga dapat dijadikan dalam Pengembangan IT 3(1): 126–29.
bentuk hardcopy. SMAN 5 Pariaman sudah
memiliki aplikasi untuk ujian online yang dapat MURNIATI, EVI, PRODI MAGISTER, AND
diakses oleh siswa, guru, dan petugas tata usaha. PENDIDIKAN EKONOMI. “Computer
Based Test ( Cbt ) Sebagai Alternatif
5. UCAPAN TERIMAKASIH Instrumen Evaluasi Gall . Analysis of the
Data Used for the Development of
Pada kesempatan ini dan dengan selesainya Descriptive Analysis , Feasibility Analysis
penulisan artikel ini, maka kami sebagai penulis Instrument Based CBT Evaluation Score
tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Criteria , and the Analysis of Student
Yayasan Amal Bakti Muslimin yang telah Learning Out.”
memberi dukungan financial dalam penulisan
jurnal ini hingga selesai. Akhir kata kami NINGSIH, SRI RESTU, Z MAWARDI
mengucapkan terima kasih kepada Ketua STMIK EFFENDI, AND NURHASAN SYAH.
Indonesia Padang dan Ketua LPPM STMIK 2019. “Implementation of Cooperative
Indonesia Padang, yang telah mendorong dan Learning Model on E-Assignment
terus memberikan semangat serta motivasi Responsiveness at Higher Education.”
kepada kami dan dosen-dosen agar terus maju 14(18): 209–19.
dan berinovasi dalam melakukan penelitian. NINGSIH, SRI RESTU, AND IMAM SAFII.
2018. “Pengembangan Model Pembelajaran
6. DAFTAR PUSTAKA
Cooperative Learning Berbasis Multimedia
A.S, ROSA, AND M SHALAHUDDIN. 2015. Interaktif Pada Pendidikan Agama.” 3: 268–
“Rekayasa Perangkat Lunak.” : 43–157. 77.

BALAN, YOHANES ADIO, SUDARMIN, AND PENDIDIKAN, MENTERI, D A N


KUSTIONO. 2017. “Pengembangan Model KEBUDAYAAN, AND REPUBLIK
Computer Based Test (CBT) Berbasis INDONESIA. 2016. “Menteri Pendidikan
Adobe Flash Untuk Sekolah Menengah Dan Kebudayaan Republik Indonesia.”
Kejuruan.” Innovative Journal of
STUDI, PROGRAM ET AL. 2016.
Curriculum and Educational Technology
“Implementasi Ujian Nasional Berbasis
6(1): 36–44.
Komputer Atau Computer Based Test (
[Link]
CBT ).” : 1–16.
t/article/view/15574.
SUBJECTS, PROJECT MANAGEMENT. 2019.
DWI, PETRUS, AND ANANTO
“Aplikasi E-Task Berbasis Student Center
PAMUNGKAS. 2017. “Computer Based
Learning Pada Matakuliah Manajemen
Test ( Cbt ) Pada Sekolah Tinggi Tarakanita
Proyek Sistem Informasi.” 18(1): 37–49.
Jakarta Menggunakan Metode
Computerized Fixed-Form Test ( Cft ).” IV: TEDYYANA, AGUS. 2017. “Computer Based
54–61. Test Untuk Seleksi Masuk Politeknik
Negeri Bengkalis.” x(x): 114–24.
ENGINEERING, INFORMATICS, AND SRI
RESTU NINGSIH. 2018. “Perancangan
Media Latihan UN Matematika Dengan
model Computer Based Test.” 1(1).
KARFINDO, KARFINDO, AND FIRLAN
MUSTAFA. 2017. “Pengembangan
Aplikasi Computer Based Test ( CBT )
Untuk Sekolah Menengah Atas ( SMA ).”
3(1): 42–48.
M TEGUH PRIHANDOYO. 2018. “Unified
Modeling Language (UML) Model Untuk
Pengembangan Sistem Informasi Akademik

Anda mungkin juga menyukai