Pemahaman Distribusi Normal dalam Statistika
Pemahaman Distribusi Normal dalam Statistika
Statistika Teknik
Distribusi Normal
Distribusi Binomial
Statistika Teknik
2
Distribusi Binomial
Statistika Teknik
3
Distribusi Binomial
Statistika Teknik
binomial
Dalam 5 kali pemilihan, n = 5
Peluang perolehan
Frekuensi sukses Jumlah cara sukses
sukses
0 1 0.237
[Link]
1 5 0.396
2 10 0.264
3 10 0.088
4 5 0.015
5 1 0.001
Σ= 1.000
5
Distribusi probabilitas kegiatan A mendapatkan dana
0.45
Statistika Teknik
0.40
0.4
0.35
0.3
0.26
Probabilitas
0.25 0.24
[Link]
0.2
0.15
0.1 0.09
0.05 0.01
0.00
0
0 1 2 3 4 5
6 Frekuensi perolehan dana
Distribusi Binomial
Statistika Teknik
• n tahun
• diperoleh n + 1 kemungkinan hasil
• Kegiatan A dapat memperoleh dana sejumlah
n kali, n – 1 kali, ... 0 kali
7
Distribusi probabilitas kegiatan A mendapatkan dana
0.45
Statistika Teknik
0.40
0.4
n=5
0.35
0.3
0.26
Probabilitas
0.25 0.24
[Link]
0.2
0.15
0.1 0.09
0.05
0.01
0.00
0
0 1 2 3 4 5
8 Frekuensi perolehan dana
Distribusi probabilitas kegiatan A mendapatkan dana
0.45
Statistika Teknik
0.4
n = 10
0.35
0.3 0.28
Probabilitas
0.25
0.25
[Link]
0.2 0.19
0.15
0.15
0.1
0.06 0.06
0.05 0.02 0.00
0.00 0.00 0.00
0
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
9 Frekuensi perolehan dana
Distribusi probabilitas kegiatan A mendapatkan dana
0.45
Statistika Teknik
0.4
n = 20
0.35
0.3
Probabilitas
0.25
[Link]
0.2
0.15
0.1
0.05
0
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
10 Frekuensi perolehan dana
Distribusi Binomial vs Kurva Normal
Statistika Teknik
Kurva Normal
11
Distribusi probabilitas kegiatan A mendapatkan dana
0.25
Statistika Teknik
n = 20
Probabilitas 0.2
0.15
[Link]
0.1
0.05
0
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
12 Frekuensi perolehan dana
Kurva Normal, Distribusi Normal
Statistika Teknik
▪ Kurva Normal
• berbentuk seperti lonceng dengan karakteristik tertentu
• tidak setiap kurva berbentuk seperti lonceng adalah kurva normal
▪ Kurva Normal menggambarkan suatu distribusi yang disebut
[Link]
Distribusi Normal
▪ Permasalahan distribusi binomial dapat diselesaikan dengan
pendekatan distribusi normal
▪ Lebih mudah dilakukan karena karakteristik distribusi normal telah
diketahui (didefinisikan)
• tabel distribusi normal
• perintah dalam MS Excel
13
Distribusi Normal
Statistika Teknik
• kisaran score tak terbatas, namun sangat sedikit yang berada di luar
kisaran 3 kali simpangan baku dari nilai rata-rata
14
Distribusi Normal
Statistika Teknik
[Link]
−∞
Luas = 0.00135
μ
Luas = 0.9973
Luas = 0.00135
+∞
1
2 −2 −1 𝑋−𝜇 /𝜎2
𝑝𝑋 𝑋 = 2𝜋𝜎 𝑒 2
𝑁 𝜇, 𝜎 2
[Link]
−∞ μ +∞
pX(x)
σ1 < σ2 < σ3
N(μ1,σ12)
N(μ2,σ22)
[Link]
N(μ3,σ32)
–∞ μ1 = μ2 = μ3 +∞
18
pdf
Statistika Teknik
pX(x)
μ1 < μ2 < μ3
σ1 = σ2 = σ3
[Link]
N(μ1,σ12) N(μ3,σ32)
N(μ2,σ22)
–∞ μ1 μ2 μ3 +∞
19
Distribusi Normal
Statistika Teknik
−∞ −∞
prob(X < x)
20
−∞ x μ +∞
21
[Link] Statistika Teknik
−∞
pdf-cdf
μ
pX(x)
cdf
+∞
0
1
PX(x)
Normal Distribution
Statistika Teknik
▪ Probabilitas
• prob(X = x) = luas di bawah kurva pdf dari x s.d. x
=0
•
[Link]
• pdf dancdf
1 2Τ2
𝑝𝑍 𝑧 = 𝑒 −𝑧 − ∞ < 𝑧 < +∞
2𝜋
𝑧 𝑧
1 2 Τ2
prob 𝑍 < 𝑧 = 𝑃𝑍 𝑧 = න 𝑝𝑍 𝑧 d𝑡 = න 𝑒 −𝑡 d𝑡
24 2𝜋
−∞ −∞
Distribusi Normal Baku
Statistika Teknik
[Link]
Z -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4
25
X μ−4σ μ−3σ μ−2σ μ−1σ μ μ+1σ μ+2σ μ+3σ μ+4σ
Distribusi Normal Baku
Statistika Teknik
• =[Link](…)
• =[Link](…)
• =[Link](…)
• =[Link](…)
• Silakan membuat sendiri tabel distribusi normal baku dengan
menggunakan MSExcel.
27
28
[Link] Statistika Teknik
Distribusi Normal
Kurva Normal
Data Pengamatan
Debit Puncak Tahunan Sungai XYZ
Statistika Teknik
1000
800
Debit (m 3/s)
[Link]
600
400
200
0
0 10 20 30 40 50 60 70
Tahun ke-
30
Debit Puncak Tahunan Sungai XYZ
Statistika Teknik
Frekuensi
Debit (m3/s) Frekuensi
relatif
100 − 200 150 1 0.02
200 − 300 250 2 0.03
300 − 400 350 3 0.05
[Link]
0.18
0.16
0.14
Frekuensi relatif
0.12
0.1
[Link]
0.08
0.06
0.04
0.02
0
Debit (m3/s)
32
Debit puncak Sungai XYZ selama 66 tahun
0.2
Statistika Teknik
data pengukuran
0.12
0.1
[Link]
0.08
0.06
0.04
0.02
0
Debit (m3/s)
33
Debit Puncak Tahunan Sungai XYZ
Statistika Teknik
𝑓𝑄 𝑞 = 250 = න 2𝜋𝑠𝑄
𝑠𝑄 = 210 m3Τs
200
300
−1Τ2 −1Τ2 𝑞−660 2 Τ2102
= න 2𝜋2102 𝑒 d𝑞
200
𝑓𝑄 𝑞𝑖 = ∆𝑞𝑖 𝑝𝑄 𝑞𝑖
𝑝𝑍 𝑧𝑖
𝑓𝑄 𝑞𝑖 = ∆𝑞𝑖
d𝑧 𝑝𝑍 𝑧𝑖 𝑠𝑄
𝑝𝑄 𝑞𝑖 = 𝑝𝑍 𝑧𝑖 =
d𝑞 𝑠𝑄
36
Data Pengukuran vs Distribusi Teoretis
Statistika Teknik
▪ Jika lebar rentang kelas 100 m3/s, maka ada satu kelas yang
memiliki frekuensi nol → perlebar rentang kelas menjadi
150 m3/s.
[Link]
39
Debit Puncak Tahunan Sungai XYZ
Statistika Teknik
3
Data pengukuran Distribusi normal
Debit (m /s)
Frek. Frek. rel. Frek. rel. Frek.
0 − 150 1 0.02 0.0067 1
150 − 300 2 0.03 0.0357 2
[Link]
40
Debit puncak Sungai XYZ selama 66 tahun
0.3
Statistika Teknik
0.2
Frekuensi relatif
0.15
[Link]
0.1
0.05
0
0-150 150-300 300-450 450-600 600-750 750-900 900-1050 1050-1200
Debit (m3/s)
41
Debit Puncak Tahunan Sungai XYZ
Statistika Teknik
data pengukuran
0.9
0.8
Frekuensi relatif kumulatif
0.7
distribusi normal teoretis
0.6
0.5
[Link]
0.4
0.3
0.2
0.1
0
0-150 150-300 300-450 450-600 600-750 750-900 900-1050 1050-1200
Debit (m3/s)
43
44
[Link] Statistika Teknik