BAB 115: SCARLET AKAN KEMBALI
Myro hari ini bangun pagi-pagi sekali karena hari ini adalah hari kembalinya Scarlet
ke akademi sihir, bagaimanapun Scarlet tidak mungkin akan tinggal lama di Kota
Labirin dan harus kembali ke akademi sihir. Setidaknya ia sudah memberikan Myro
10.000 koin emas melalui tokonya dan selama waktu berhari-hari ini juga, ia selalu
datang ke rumah Myro bersama Iris untuk bermain, Myro merasa berkeringat dingin
setiap hari karena jika Myro salah mengambil langkah maka ia mungkin akan
menjadi mayat besok.
Kenapa sampai menjadi mayat? Bukankah ini terlalu berlebihan padahal Myro hanya
berurusan dengan wanita? Tapi Myro yakin hal itu akan terjadi jika Myro membuat
Scarlet atau Iris sedih. Jika Scarlet sedih maka keluarga Iris serta gurunya mungkin
akan mencari Myro untuk memberikan pelajaran yang tidak akan terlupakan oleh
Myro, jika Myro Iris sedih maka ia mungkin akan langsung menarik pedangnya ke
arah Myro dan langsung membunuh Myro di tempat. Oleh karena itu Myro selalu
berusaha berhati-hati sebaik mungkin.
Tapi mulai hari ini Iris akan kembali ke akademi sihir sehingga sebuah bom yang
bisa meledak kapanpun akan pergi dan Iris juga tidak akan selalu mendatangi Myro
setiap hari lagi jika Scarlet tidak ada, dengan ini maka Myro bisa bebas lagi. Tapi
Myro mungkin sedikit merasa sedih juga dengan Scarlet yang akan pergi jauh,
bagaimanapun ia sudah cukup dekat bersama Scarlet selama berhari-hari ini.
Myro sedang makan sarapan di lantai bawah rumahnya karena Scarlet akan pergi
pada siang hari sehingga Myro masih memiliki banyak waktu. Tina yang juga ada di
lantai bawah itu berjalan mendekati Myro dan berkata "Myro, bisakah kita berbicara
sebentar?".
Myro yang sedang makan segera berhenti lalu mengangguk dan berkata "Ada
apa?".
Tina melihat bahwa tidak ada orang lain yang mendengarkan mereka sehingga Tina
langsung berkata "Myro, kau harus bertindak tegas dan memberitahu perasaanmu
yang sebenarnya! Aku tahu akan menyakitkan jika kau hanya memilih seseorang
baik itu Scarlet atau Iris, tapi kau masih harus melakukannya karena jika tidak ada
kau terus ragu-ragu maka itu akan berakhir dengan lebih menyakitkan".
Myro cukup terkejut karena Tina yang selama ini diam dan seperti tidak menyadari
hubungan antara Myro, Scarlet dan Iris akan berbicara hari ini dan memberinya
saran.
Tina juga melihat mata Myro yang aneh sehingga ia berkata "Aku tahu bahwa aku
selama ini tidak mengatakan apapun padamu, karena aku merasa bahwa aku tidak
seharusnya ikut masalah ini dan kalian harus bisa menyelesaikannya sendiri,
lagipula ini adalah masalah kalian dan tidak akan baik bagiku untuk ikut masalah ini.
Tetapi jika terus seperti ini maka aku takut hasil akhirnya akan lebih menyakitkan,
kau adalah temanku jadi aku tidak akan membiarkan kau mendapatkan hasil
terburuk. Setelah waktu ini maka Scarlet akan pergi ke akademi sihir dan kalian
mungkin tidak akan berkumpul lagi sebagai 3 orang untuk waktu yang lama,
masalah ini mungkin akan semakin rumit jika kalian terus mengulur-ulur waktu".
Myro menjadi ragu-ragu sebentar dan berkata "Bagaimana jika aku tidak bisa
memilih siapapun? Mungkin ini terdengar sangat bodoh tapi aku merasa tidak bisa
kehilangan siapapun".
Tina melihat Myro dengan jijik dan berkata "Kalian para pria benar-benar menjijikan
dan berpikir bahwa kalian bisa mendapatkan semuanya seperti itu".
Myro semakin malu mendengarkan perkataan Tina, lagipula Myro juga berasal dari
dunia dimana sebagian besar pria hanya memiliki seorang pasangan wanita. Oleh
karena itu, Myro juga merasa bahwa pasangan itu terdiri dari seorang pria dan
wanita bukan seorang pria dan 2 wanita. Tapi Myro merasa bahwa ia tidak bisa
kehilangan siapapun, karena itu Myro menjadi sangat ragu-ragu.
Tina memutar matanya melihat Myro yang merasa bersalah dan menjadi penuh
keraguan, Tina segera berkata "Kalau begitu maka kau hanya perlu mengatakan hal
tersebut pada mereka. Mereka mungkin akan memukulmu atau menebas mu atau
meninggalkanmu dengan penuh kebencian, tapi bukankah itu akan lebih baik
daripada membohongi perasaanmu dan membuat mereka terus menunggu.
Setidaknya jika mereka membencimu karena hal ini dan meninggalkanmu maka
mereka bisa mencari pria lain, tidak terus menunggumu karena ketidakpastian.
Mereka bisa hidup dengan senang meskipun itu bersama orang lain, jadi aku
sarankan untuk mengatakan apa yang memang kau pikirkan kepada mereka tanpa
kebohongan apapun".
Mendengar itu, Myro akhirnya membuang keraguan miliknya dan mengangguk
dengan tegas. Bagaimanapun Myro sama sekali tidak tertarik melihat mereka terus
menunggu dirinya lalu berakhir dengan sedih saat sudah tua karena terlalu lama
menunggu. Myro berkata dengan penuh ketegasan di matanya "Aku akan
melakukannya!".
Tina tersenyum melihat Myro yang sudah setuju dengan tegas lalu berkata "Kau
harus menemui mereka sekarang dan mengatakan hal tersebut, aku akan
mengalihkan Frize dan Liras serta beberapa orang bodoh lainnya yang bisa
menganggu. Lalu untuk masalah Lisie yang selalu di samping Scarlet maka kau
sama sekali tidak perlu khawatir, aku sudah memberitahu pekerja wanita mu tentang
masalah ini kemarin untuk membawa Lisie pergi dari Scarlet selama beberapa
waktu".
"Woark?", kata Myro dengan terkejut bahwa Tina ini benar-benar siap.
Tina tersenyum dan berkata "Woark itu sudah setuju untuk menarik Lisie pergi
dengan cara bahwa ada sedikit masalah pada toko pekerja itu, aku yakin itu bisa
menariknya. Jika itu pria lain maka aku pasti tidak akan pernah membantunya untuk
melakukan hal ini, bahkan aku akan memukulnya karena menjadi pria yang
menjijikan. Tapi kau adalah temanku, aku juga berhutang banyak padamu".
Myro berkata sambil tersenyum "Terima kasih".
Setelah itu, Myro berjalan pergi dari rumah ini. Tina tersenyum lalu berkata "Liras!
Jangan pergi dan mencoba mengikutinya secara diam-diam".
Sosok Liras muncul dari balik tembok dan berkata "Kakak, aku tidak tahu bahwa kau
menyadari keberadaan ku. Sejak kapan kau menyadarinya?".
Tina menggelengkan kepalanya dan benar benar merasa aneh dengan tindakan
aneh adiknya ini. Tapi Tina masih berkata "Aku akan mengawasi mu selama di
waktu ini, jadi jangan berpikir untuk diam-diam mengikuti lagi. Aku sudah
mengetahui dari awal bahwa kau sudah mengikuti mereka hampir setiap hari".
Liras benar-benar malu bahwa dirinya sudah ketahuan dari awal oleh kakaknya, ia
selalu merasa bahwa ia sangat ahli bersembunyi karena Myro dan yang lainnya
sama sekali tidak pernah menyadari keberadaannya tapi kakaknya ternyata dapat
mengetahui keberadaannya dengan mudah.
Tina tahu pikiran adiknya sehingga ia berkata "Aku adalah seorang pembunuh yang
paling ahli bersembunyi, jadi menemukan keberadaan mu sangatlah mudah bagiku.
Kau harus diam di rumah ini".
Liras hanya bisa mengangguk karena ia selalu mendengarkan perkataan kakaknya.
Frize baru turun dari lantai atas setelah membersihkan tubuhnya sehabis latihan.
Melihat Myro yang tidak ada, Frize menjadi aneh dan berkata "Dimana tuan?
Bukankah Scarlet akan pergi pada siang hari? Kenapa ia pergi begitu cepat?".
Tina tersenyum dan hanya berkata "Myro akan pergi menemui Scarlet lebih awal,
bagaimanapun mereka sangat dekat sekarang".
Frize mengangguk dan tidak bertanya lagi lalu berkata "Kalau dipikir-pikir aku
melihat sesuatu yang aneh tadi pagi. Ketika aku membeli bahan makanan untuk
sarapan, aku melihat Scarlet dan Iris yang berjalan bersama. Aku sama sekali tidak
dekat dengan mereka jadi aku tidak memanggil sama sekali, tapi bukankan mereka
seharusnya saling bermusuhan? Tapi kenapa mereka begit dekat? Apakah mereka
berusaha menyelesaikan masalah tentang tuan tanpa sepengetahuan tuan?".
Mendengarkan hal itu, Tina tersenyum dan berkata "Kau tidak perlu banyak berpikir,
lagipula kau tidak akan mengerti apa yang mereka pikirkan. Biarkan Myro, Iris dan
Scarlet yang menyelesaikan masalah ini sendiri dan yang perlu kita lakukan adalah
mendukung Myro sebagi temannya selama ia tidak melakukan sesuatu yang hal
yang salah".