0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Myro Menghadapi Iris dan Scarlet

Diunggah oleh

Rahmat Nur Hidayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Myro Menghadapi Iris dan Scarlet

Diunggah oleh

Rahmat Nur Hidayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 116: JAWABAN

Myro pergi ke guild petualang terlebih dulu untuk mencari Iris, setelah itu maka
mereka akan pergi ke rumah Scarlet. Tetapi saat Myro sampai ke guild petualang, ia
sama sekali tidak menemukan Iris.

Saat Myro sedang mencari, kebetulan Gerf juga sedang melihat keadaan guild.
Bagaimanapun ia sudah menjadi kepala cabang Kota Labirin dari guild petualang
dan harus sering memeriksa guild, oleh karena itu ia juga melihat Myro yang berlari-
lari disekitar guild.

"Nak Myro, apa yang kau cari disini?", kata Gerf dengan tersenyum. la sudah mulai
memanggil Myro dengan sebutan nak juga karena Gerf akan selalu memanggil
semua muridnya dengan sebutan nak seperti Jugernaut yang menjadi nak Juger.

Myro yang masih sibuk mencari segera terkejut dengan panggilan itu dan melihat
Gerf sambil tersenyum malu "Guru, aku sedang mencari Iris tapi nampaknya ia
sama sekali tidak ada disini".

Gerf melihat Myro dengan penuh arti dan berkata "Iris baru pergi bersama Scarlet
pada pagi hari sehingga ia libur hari ini. Kenapa kau mencarinya? Apakah kau sudah
memutuskan di antara 2 orang itu? Aku tidak pernah berpikir kau bisa
menghilangkan keraguanmu degan sangat cepat, aku pikir akan membutuhkan
beberapa tahun bagimu sebelum bisa membuat keputusan. Guru akan
mendukungmu jika keluarga Malt ataupun Iris marah karena keputusanmu, karena
yang paling penting adalah menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Jangan
membuat mereka menunggu terlalu lama"

Myro malu mendengarkan perkataan Gerf, ternyata Gerf juga tahu masalah ini. Myro
langsung berkata sambil tersenyum "Aku akan berusaha menyelesaikan masalah ini
sendiri, kalau begitu aku akan pergi dulu".

Setelah itu, Myro langsung pergi dari guild petualang. Gerf menyentuh janggutnya
dengan senyuman dan berkata "Menjadi muda benar-benar baik dan masih penuh
semangat".

Myro tidak tahu dimana Iris dan Scarlet sekarang dan kenapa mereka saling
bertemu, tapi Myro langsung menuju ke rumah Scarlet. Myro yakin bahwa
kemungkinan besar Scarlet dan Iris ada disini.
Rumah Scarlet merupakan sebuah villa besar di wilayah bangsawan dan para
pedagang kaya di Kota Labirin, bahkan rumahnya juga dekat dengan rumah walikota
yang menunjukkan seberapa hebatnya Scarlet karena bisa mendapatkan rumah di
tempat yang sangat baik ini. Lebih tepatnya mungkin ini adalah villa keluarga Malt
yang dipakai Scarlet.

Myro benar-benar tidak bisa berkata apa apa saat melihat sebuah gerbang besar di
depannya, rumah dimana Myro tinggal sekarang jauh lebih kecil daripada taman
milik villa Scarlet. Para penjaga juga melihat Myro di gerbang, pada awalnya mereka
akan segera memberitahu Myro untuk pergi. Lagipula selama beberapa hari ini ada
banyak orang yang berusaha menemui Scarlet untuk memberikan hadiah, tapi
Scarlet sama sekali tidak peduli dan selalu memberitahu para penjaga untuk
membiarkan orang seperti itu pergi.

Tetapi ketika kepala penjaga melihat Myro dengan lebih dekat, ia langsung terkejut
dan berkata "Buka gerbangnya!".

Penjaga di sebelah kepala penjaga terkejut lalu berkata "Kepala, nona muda sudah
memberitahu kita bahwa siapapun tidak bisa datang ke villa. Nona muda tidak
menerima hadiah apapun, jika kita membiarkan orang ini datang maka--".

"Lihat baik-baik siapa yang datang!", kata kepala penjaga itu lalu berkata lagi "Ini
adalah tuan muda!".

"Tuan muda?", kata penjaga itu dengan bingung karena penjaga ini berasal dari
keluarga Malt dan orang yang bisa mereka panggil sebagai tuan muda hanyalah
anak laki-laki dari keluarga Malt. Tapi penjaga ini yakin bahwa pria yang berada di
gerbang sekarang sama sekali tidak sama dengan kakak-kakak Scarlet, bahkan
rambut pria itu berwarna hitam.

Kepala penjaga juga sadar bahwa perkataanya sedikit salah sehingga ia berkata lagi
dengan malu "Maksudku adalah calon tuan muda".

Setelah mendengarkan calon tuan muda, penjaga itu langsung mengerti dan
membuka gerbang tersebut karena hanya 1 orang yang bisa di sebut sebagai calon
tuan muda di Kota Labirin ini yang sangat terkenal di keluarga Malt baru-baru ini
yaitu Myro yang selalu di datangi Scarlet setiap hari.

Kepala penjaga juga memberitahukan penjaga lain untuk memberitahu Scarlet


bahwa Myro sudah datang, lalu setelah melakukan semua hal tersebut maka kepala
penjaga itu mendekati Myro yang baru melewati gerbang dengan bingung. Myro
tidak pernah berpikir bahwa ia bisa melewati gerbang ini dengan mudah, bahkan
Myro berpikir bahwa para penjaga disini akan memberitahu Myro untuk pergi.

"Tuan muda Myro, Nona muda ada di villa sekarang", kata kepala penjaga dengan
senyum yang sangat ramah karena jika Myro bersama Scarlet maka penjaga ini
akan bekerja untuk Myro di masa depan. Jika ia membuat Myro tidak senang maka
kepala penjaga ini yakin bahwa jabatannya akan di turunkan.

Myro mengangguk lalu berkata "Terima kasih, tapi saya sama sekali tidak tahu
dengan lokasi di villa ini".

"Ini adalah apa yang harus saya lakukan, saya akan mengantar anda secara
langsung", kata kepala penjaga itu.

Myro melihat zirah kepala penjaga ini yang jauh lebih mewah dari penjaga lain, Myro
tahu bahwa penjaga ini mungkin memiliki posisi yang penting sehingga Myro
langsung berkata "Kau pasti sibuk jadi kau bisa memberitahu penjaga lain untuk
membawaku".

"Tidak, saya sama sekali tidak sibuk", kata kepala penjaga itu dengan
menggelengkan kepalanya lalu berkata lagi "Bahkan jika saya sibuk, untuk tuan
muda Myro maka saya harus memberikan waktu saya".

Myro tidak bisa menolak lagi dengan kata kata baik kepala penjaga ini sehingga ia
mulai mengantar Myro ke villa. Setelah sampai di depan villa, kepala penjaga
berhenti membawa Myro karena ada pelayan kepercayaan Scarlet yang membawa
Myro menggantikannya.

Melihat pelayan kepercayaan itu, kepala penjaga menjadi lebih yakin tentang
pentingnya Myro.

Pelayan itu hanya membawa Myro ke depan sebuah pintu dan berkata "Tuan muda
Myro, saya hanya bisa membawa anda sampai kesini. Nona muda sudah menunggu
anda bersama nona Iris".

Myro mengangguk lalu membuka pintu dan melihat Iris dan Scarlet yang duduk di
ruangan tersebut. Melihat Myro datang, Scarlet langsung menunjuk ke kursi di
depannya dan berkata "Myro, kau bisa duduk disini".
Myro mengangguk dan mulai berjalan ke kursi itu dengan sedikit panik,
bagaimanapun ia masih merasa tidak pasti dengan hasil hari ini. Apalagi jika ia
sampai membuat mereka menangis maka Myro akan merasa bersalah.

Setelah Myro duduk dan para pelayan membuatkan minuman serta makanan maka
para pelayan pergi dan meninggalkan mereka.

Sekarang hanya ada 3 orang di ruangan tersebut dan keadaan menjadi sangat
aneh. Scarlet langsung berkata lebih dulu "Myro, kenapa kau tiba-tiba datang kesini?
Selama berhari-hari aku ada disini tapi kau tidak pernah datang kesini".

Myro menarik nafasnya dan berkata "Aku akan memperjelas semuanya hari ini".

Iris dan Scarlet yang masih makan dan tersenyum langsung berhenti. Mereka
menatap Myro dengan hati-hati karena tahu maksud Myro.

Myro menatap mereka lalu menggertakkan giginya dan berkata "Aku tidak bisa
kehilangan seorangpun dari kalian, aku menyukai kalian semua. Kalian bebeas
untuk memilih pilihan kalian sendiri, tapi jika kalian memberitahuku hanya untuk
memilih seorang yang paling aku suka maka aku tidak bisa memberikan jawaban
apapun. Kalian boleh marah dan memukuliku karena mengecewakan kalian semua,
aku juga akan menerima apapun pilihan kalian".

Anda mungkin juga menyukai