BAB 51 MERAWAT LUKA
Myro, Frize dan Tina saat ini sudah kembali berdiri didepan menara labirin. Saat ini
Tina sama sekali tidak menangis lagi dan berdiri dengan bantuan Myro, lagipula
panah Myro sebelumnya menusuk Tina. Walaupun panah yang Myro tembakan
menghindari organ penting tapi Tina masih terluka karena hal itu dan kesulitan untuk
bergerak.
Karena hal ini juga membuat Tina menjadi semakin takut pada Myro. Pada waktu itu
mereka bertarung dengan berat dan semua pihak hampir terluka dan mungkin mati,
tapi Myro masih bisa menghindari untuk menembak organ penting Tina yang
menunjukkan seberapa menakutkannya kemampuan memanah Myro.
Pemanah paling hebat bukanlah mereka yang bisa membunuh orang lain dengan
tepat saat bertarung, tapi pemanah hebat adalah mereka yang bisa menghindari
menembak organ penting musuh saat sedang bertarung. Hal ini Tina tahu dengan
sangat jelas karena Tina belum pernah melihat orang yang bisa menghindari organ
penting lawan saat menembak.
Myro sama sekali tidak tahu bahwa Tina saat ini takut padanya. Myro segera melihat
Frize dan berkata "Frize, kau kembali ke guild dan membawa para mayat ular ini
kembali dan menyelesaikan tugas kita. Lalu kau bisa membeli beberapa obat dan
perban untuk Tina sebelum kau kembali. Aku akan membawa Tina langsung ke.
rumah kita, lagipula disana ada Cyris yang bisa membantu kita merawat Tina".
"Baik", kata Frize sambil mengangguk dan setuju lalu segera pergi menuju guild
petualang untuk menyelesaikan tugas yang mereka ambil.
Saat ini, Myro membantu membawa Tina dengan menahan bahunya agar Tina tidak
terjatuh. Orang-orang di jalan sama sekali tidak aneh saat melihat Tina yang terluka
ataupun Myro yang membantu Tina, lagipula ini adalah Kota Labirin dan banyak
petualang ada disini. Setiap hari petualang pergi ke labirin dan sebagian besar dari
mereka akan terluka baik itu luka berat ataupun kecil. Bahkan menurut beberapa
orang yang melihat Tina saat berada di jalan bahwa luka Tina hanyalah luka kecil.
Mereka adalah petualang yang selalu berisiko hidup dan mati saat berada di labirin
jadi mereka dapat mengetahui dengan jelas seberapa buruk luka seseorang hanya
dengan penampilan orang tersebut. Berdasarkan apa yang mereka lihat dari Tina
adalah luka Tina sama sekali tidak berisiko pada hidupnya dan akan bisa pulih
dengan cepat setelah beberapa penyembuhan. Oleh karena itu, orang-orang yang
melihat luka Tina hanya menganggapnya sebagai luka kecil.
Myro saat ini merasa beruntung bahwa sebelum datang kesini, mereka sudah
mencabut panah pada tubuh Tina. Jika orang-orang di jalan melihat panah pada
tubuh Tina maka mereka akan mencurigai Myro karena monster tidak bisa
memanah. Mungkin beberapa monster yang cerdas bisa memanah tapi monster
seperti itu sangat sedikit.
Mereka pasti akan mencurigai Myro sebagai penjahat jika mereka melihat panah
pada tubuh Tina. Apalagi Myro saat ini membawa busur dan anak panah pada
tubuhnya dan Myro benar-benar orang yang menembak Tina dengan panah.
Myro segera membawa Tina dan mengetuk pintu rumah mereka. Tidak lama
kemudian, Cyris membuka kunci rumah tersebut dan merasa terkejut saat melihat
Myro yang membawa seorang wanita, apalagi wanita itu terluka.
Cyris melihat Myro dengan hati-hati dan berkata "Tuan, tidak baik untuk membawa
seseorang yang terluka jika anda menemuinya terbaring di tanah, apalagi saya
pernah mendengar sebelumnya bahwa banyak penipu yang menyamar menjadi
orang yang terluka dan berbaring di tanah. Setelah seseorang yang baik membawa
mereka dan berusaha menyembuhkan penipu itu maka penipu akan menyerang
orang baik itu dan mengambil semua uangnya. Anda tidak boleh percaya dengan
mudah, tuan. Hanya karena yang terluka adalah seorang wanita yang cantik
sehingga anda bahkan membiarkan diri anda ditipu. Dimana Tuan Frize, apakah ia
sama sekali tidak mengingatkan tuan bahwa tuan mungkin ditipu".
Cyris segera memarahi dan memperingatkan Myro tentang para penipu yang pernah
ia dengar sebelumnya. Cyris berani mengatakan ini karena tahu bahwa Myro adalah
tuan yang baik sehingga Cyris sangat senang bersama Myro. Walaupun Cyris harus
membuat pakaian setiap hari tapi Cyris senang melakukannya. Apalagi Myro selalu
memberikan Cyris makanan yang cukup juga dan membiarkan Cyris beristirahat
yang cukup dan jangan terlalu sibuk membuat pakaian. Oleh karena itu, Cyris
sangat berterimakasih dan peduli dengan Myro.
Mendengarkan pengingat Cyris, Tina segera menjadi malu karena ia dikatakan
sebagai penipu. Myro yang membantu Tina hanya bisa tersenyum pahit dan berkata
"Apakah aku terlihat seperti orang yang mudah ditipu hanya karena wanita cantik?".
"Anda memang terlihat seperti itu. Jika Tuan Frize tidak bersama anda maka saya
yakin bahwa tuan mungkin sudah ditipu oleh orang lain", kata Cyris dengan terus
terang.
Myro saat ini semakin tersenyum pahit dan merasa apakah ia benar-benar sebodoh
itu? Apakah jika tidak ada Frize maka ia akan dibodohi oleh orang lain?
Myro segera menggelengkan kepalanya dan berkata "Cepat, bawa wanita ini
beristirahat. la sama sekali bukan penipu, kami sudah memberitahukukan masalah
teman dan anggota baru kelompok kami, Tina. Wanita ini adalah Tina dan terluka
karena panahku".
Cyris segera menyadari bahwa wanita itu adalah anggota kelompok baru yang
sering diceritakan Myro dan Frize akhir akhir ini. Cyris juga mengetahui bahwa Tina
adalah orang yang berencana menipu Myro dan Frize tapi ia juga tahu bahwa Myro
berencana memberikan Tina kesempatan sedangkan Frize berencana langsung
membunuh Tina dan tidak mengambil resiko.
Setelah Myro bersikap keras kepala, Frize hanya bisa setuju dengan Myro dan
memberikan Tina kesempatan hanya sekali.
Saat melihat Tina yang datang ke rumah ini dengan keadaan terluka karena panah
Myro, Cyris yang cukup cerdas segera mengerti bahwa Tina sudah melewati tes
Myro dan Locke serta Tina saat ini bisa dipercaya.
Oleh karena itu, Cyris segera maju dengan cepat dan membantu Tina berdiri dan
membawanya ke kamarnya sendiri. Melihat Cyris yang membawa Tina, Myro
tersenyum karena bagaimanapun Tina adalah seorang wanita. Sebagai seorang
pria, Myro sedikit malu saat membawa Tina seperti itu.
Tidak lama kemudian, Frize segera kembali membawa obat. Myro sama sekali tidak
terkejut dengan Frize yang membawa obat, tapi ia terkejut karena Iris saat ini
bersama dengan Frize. Myro segera menunjuk Iris dengan terkejut sambil berkata
"Frize, kenapa Iris bersamamu?".
Sebelum Frize bisa menjawab, Iris segera maju dengan marah dan berkata
"Kenapa? Apakah aku tidak boleh datang kesini?".
"Tentunya boleh", kata Myro dengan cepat lalu segera berkata lagi "Aku hanya
bingung karena terlalu tiba-tiba tapi aku sangat senang".
Iris segera berkata lagi "Aku datang kesini saat melihat bahwa kau tidak datang ke
guild untuk menyelesaikan tugas. Setelah bertanya kepada Frize, aku mendengar
bahwa anggota kelompok baru kalian saat ini terluka. Apalagi anggota kelompok itu
adalah wanita dan aku sama sekali tidak tahu?".
Myro saat ini hanya bisa tersenyum pahit saat mendengar pertanyaan Iris dan
melihat Frize dengan kebencian seakan akan berkata "Kenapa kau mudah sekali
mengatakan kebenaran? Apakah kau tidak bisa berbohong?".
Frize segera melihat ke samping dan tidak langsung melihat tatapan Myro.
Melihat Myro yang menatap Frize, Iris segera berkata "Bawa aku sekarang untuk
menemui anggota baru kelompok mu itu. Aku dengar ia juga terluka karena
tembakan panahmu".
Myro hanya bisa tersenyum pahit dan membawa Iris ke lantai 2 kamar Cyris yang
merupakan tempat dimana Tina berada sekarang dan sedang dirawat oleh Cyris.