0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan5 halaman

Teknik Pembuatan Patung dan Seni Rupa

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan5 halaman

Teknik Pembuatan Patung dan Seni Rupa

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SBDP

NO. Indikator Soal


1 Disajikan teks mengenai cara pembuatan patung, peserta didik dapat menentukan susunan pembuatan
patung dengan benar.
1. Teknik butsir: Teknik ini digunakan untuk membuat patung yang berbahan dasar lunak, seperti
tanah liat dan [Link] butsir dilakukan dengan cara memijat bahan dasarnya hingga
berbentuk model patung yang [Link] itu, bisa menggunakan alat lain seperti pisau, tali
pemotong, dan lain-lain.
2. Teknik pahat : Teknik ini cocok digunakan untuk membuat patung yang bahan dasarnya keras,
seperti kayu dan [Link] ini dilakukan dengan cara, mengurangi bagian bahan dasar sedikit
demi sedikit hingga berbentuk model patung yang diinginkan.
3. Seni konstruksi: Teknik konstruksi digunakan untuk membuat patung yang bahan dasarnya berupa bahan
daur ulang, seperti kertas, kayu, logam, karet, dan bahan-bahan lainnya. Teknik ini dilakukan dengan
cara menyusun bahan-bahan tersebut menjadi model yang [Link] bisa membuat
kerangkanya terlebih dahulu, agar patung tidak mudah goyah.
4. Teknik cor : Teknik cor adalah cara yang digunakan untuk membuat patung dengan cara dicetak.
Kita bisa menggunakan gipsum, tanah liat, dan berbagai jenis logam untuk dicetak sesuai model
cetakan.
5. Teknik modeling : Teknik modeling ini sekilas mirip teknik cor, tetapi perbedaannya ada pada
bahan yang digunakan. Teknik modeling dilakukan dengan membuat model patungnya terlebih
dahulu. Baru setelahnya, dibuat patung sungguhan dengan bahan lunak, seperti plastisin atau tanah
liat.
2 Disajikan sebuah gambar alat musik, peserta didik dapat menyebutkan nama serta cara memainkannya.
3 Disajikan sebuah interval nada, peserta didik mampu menunjukkan sifat/nuansa lagu.

4 Disajikan beberapa gambar seni rupa, peserta didik dapat menentukan gambar yang termasuk seni rupa
terapan tiga dimensi.
Seni rupa tiga dimensi : memiliki volume ada panjang, lebar, dan tinggi
5 Peserta didik dapat menentukan daerah asal sebuah karya seni rupa daerah.
Wayang : jawa dan bali, batik : solo, jogja, pekalongan, daerah jawa, tenun : Palembang dan sumbar, ukir :
jepara, toraja, dan bali, patung : Dayak, bali, dan toraja, seni pahat : candi Prambanan, candi Borobudur.
6 Disajikan teks yang berisi beberapa judul lagu wajib, peserta didik dapat menentukan judul lagu yang
memiliki tangga nada minor. Beberapa lagu nasional yang menggunakan tangga nada minor, antara lain:
 Mengheningkan Cipta karya Truno Prawit.
 Syukur karya H. Mutahar.
 Gugur Bunga karya Ismail Marzuki.
 Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki.
 Rayuan Pulau Kelapa karya Ismail Marzuki.
 Tanah Airku karya Ibu Soed.
 Bagimu Negeri karya R.
7 Disajikan gambar salah satu jenis patung, peserta didik dapat menentukan gambar patung yang berjenis
sama.
Jenis patung :
 Patung religi
 Patung hiasan
 Patung arsitektur
 Patung kerajinan
 Patung monumental
 Patung seni
8 Disajikan teks pendek, peserta didik dapat menunjukkan gambar reklame yang sesuai dengan teks.

9 Disajikan gambar tarian kreasi daerah, peserta didik dapat mengidentifikasi pola lantai tarian.
Pola lantai tarian adalah sebuah barisan, formasi, pola, atau garis yang dibentuk atau digunakan sebagai
cara berjalan oleh para penari. Pola lantai : horizontal, vertical, diagonal dan lengkung. Fungsi :
menunjukkan kekompakan tari, mempermudah pindah gerak, penari tampak energik, mencegah kekacauan.
10 Disajikan gambar tari kreasi daerah, peserta didik dapat menyebutkan manfaat dari properti tari.
memperindah penampilan, mempermudah penyampaian makna, serta pesan yang ingin disampaikan penari
melalui gerakan.
11 Disajikan sebuah tema gambar bercerita, peserta didik dapat menyebutkan unsur-unsur yang mungkin
dimasukkan dalam gambar.
tokoh, tema, alur, latar, sudut pandang, amanat, dan juga karakteristik
12 Disajikan gambar bercerita, peserta didik mampu menjelaskan isi dalam gambar.
13 Disajikan teks singkat yang menjelaskan cara pembuatan karya seni rupa teknik tempel, peserta didik dapat
menyebutkan jenisnya.
Kolase (Kolase adalah jenis karya seni rupa yang dibuat dengan menempel potongan,
pecahan), montase (menempelkan kertas atau bahan tempelan yang berisi gambar),
aplikasi dan mozaik (menempel potongan-potongan dengan main warna)
14 Peserta didik mampu menjelaskan cara menyusun patung konstruksi secara berurutan.
 Siapkan alat dan bahan, seperti kertas karton, rol bekas tisu gulung, lem, perekat, gunting, penggaris,
gunting, dan cat air.
 Potong kertas karton dengan ukuran 10 cm × 10 cm. Dirikan rol tisu di tengah kertas. Untuk
memperkuat, gunakan lem kertas untuk merekatkan rol tisu dengan kertas karton. Untuk sekeliling roll
gunakan perekat agar nanti bisa diwarnai dengan cat air.
 Potong kertas karton lainnya berbentuk kerucut. Gunakan perekat kertas kembali untuk merekatkan
kerucut dan merekatkan kerucut dengan rol tisu.
 Potong karton kardus yang lebih tebal berbentuk segitiga siku-siku sebanyak tiga buah. Gunakan
penggaris untuk membuat segitiga agar memiliki ukuran yang sama. Rekatkan segitiga di sekeliling
rol sehingga terlihat seperti kaki roket.
 Rekatkan dengan perekat kertas.
 Terakhir, warnai roket sesuai dengan keinginan.
15 Disajikan gambar beserta teks singkat mengenai interval nada, peserta didik dapat menyebutakan informasi
yang terdapat di dalam gambar.
16 Disajikan beberapa gambar reklame, peserta didik dapat menentukan jenis reklamenya.
Jenis reklame :
1. Spanduk : persegi Panjang, dibentangkan di pinggir jalan
2. Billboard : ditempel pada dinding toko/kantor
3. Poster : ditempel ditempat umum
4. Brosur: bentuk lembaran
5. Baliho : ukuran besar ditempatkan pada tempat khusus

17 Disajikan beberapa gambar reklame, peserta didik mampu menjelaskan maksud dari reklame.
18 Disajikan tabel, peserta didik dapat menentukan pasangan bahan dan teknik pembuatan patung yang sesuai.
19 Disajikan beberapa potongan gambar notasi lagu, peserta didik dapat menentukan tempo lagu yang sesuai.
20 Disajikan sebuah reklame nonkomersial, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur yang ada di
dalam reklame.
21 Disajikan sebuah teks cerita tentang ciri sebuah bentuk dua dimensi/tiga dimensi, peserta didik dapat
menentukan benar atau salah pernyataan dan memberikan alasan dengan tepat.
22 Disajikan dua buah gambar, peserta didik dapat menentukan gambar cerita dengan tepat.

23 Disajikan teks cerita yang berhubungan dengan reklame, peserta didik dapat menentukan jenis reklame
berdasarkan tujuan pembuatannya.
berdasarkan tujuannya reklame dibedakan menjadi dua, yakni reklame komersial dan nonkomersial.
1. Reklame komersial (keperluan bisnis)
2. Reklame nonkomersial (memberikan informasi berisi himbauan, ajakan)
24 Disajikan tabel nada dan jaraknya, peserta didik dapat menentukan interval nada dengan tepat.
25 Disajikan gambar salah satu tari kreasi daerah (tari kreasi dari Jawa Barat), peserta didik dapat menentukan
pendidikan karakter yang muncul dengan tepat.
26 Disajikan gambar patung, peserta didik dapat menentukan fungsi patung dengan tepat.
27 Disajikan notasi sebuah lagu, peserta didik dapat menentukan tangga nada lagu beserta sifatnya.

28 Disajikan gambar sebuah reklame, peserta didik dapat menentukan kesesuaian isi reklame.
29 Disajikan tiga potongan notasi lagu nasional, peserta didik dapat menjodohkan antara nama interval nada
dan jaraknya dengan tepat.
30 Disajikan tiga nama tari kreasi daerah (Jawa Timur, Sumatra Utara, Jawa Barat), peserta didik dapat
menjodohkan antara nama dan fungsi tari kreasi tersebut dengan tepat.
1. Tari Banjar Kemuning :Jawa Timur, yaitu Banjar Kemuning.
2. Tari Yapong : dari daerah Jakarta, tepatnya Betawi.
3. Tari Garuda Nusantara : berasal dari pulau Jawa.
4. Tari Gambyong: Surakarta, Jawa Tengah.
5. Tari Manipuren: Jawa Tengah.
6. Tari Serampang Dua Belas :Provinsi Sumatra Utara
31 Disajikan tiga macam pola lantai, peserta didik dapat menjodohkan pola lantai dengan pernyataannya yang
tepat.
32 Disajikan tiga tempo lagu, peserta didik dapat menjodohkan tempo lagu dengan potongan lagu nasional
dengan tepat.
33 Disajikan tiga bahan dalam membuat patung, peserta didik dapat menjodohkan bahan patung dengan cara
pembuatannya dengan tepat
34 Disajikan tiga jenis reklame, peserta didik dapat menjodohkan jenis reklame dengan cirinya yang sesuai
35 Disajikan sebuah pertanyaan, peserta didik dapat menyebutkan cara untuk melestarikan karya seni rupa
daerah di era digital dengan tepat
1. Mengenal dan mempelajari karya seni daerah
2. Mendokumenatsikan bentuk foto/video
3. Menyebarkan melalui media social
4. Mengajarkan karya seni daerah masing-masing
36 Disajikan pertanyaan, peserta didik dapat menentukan cara menemukan interval pada sebuah nada.
Interval (musik) adalah sebuah jarak antara nada satu ke nada yang lainnya. baik jarak nada ke atas atau
jarak nada ke bawah. Interval memiliki beberapa nama yaitu:
1. Prim: yaitu interval nada dari nada satu ke nada yang sama. Misal: dari nada do ke do
2. Sekon: yaitu interval nada dari nada satu ke nada kedua di atas atau di bawahnya. Misal nada do ke re
3. Terts: yaitu interval nada dari nada satu ke nada ketiga: Misal nada do ke mi
4. Quart/Kuart: yaitu interval dari nada kesatu ke nada keempat di atasnya. Misal nada do ke fa, re ke sol,
mi ke la, dsb.
5. Quin/Kuint: adalah interval lima nada.
6. Sekt: adalah interval enam nada.
7. Septim: adalah interval tujuh nada.
8. Oktaf: adalah interval delapan nada, dalam musik diatonis oktav mengidentifikasikan pengulangan nada
yang sama hanya dalam tingkatan yang lebih tinggi. Misal nada do rendah ke nada do tinggi, sol bawah ke
sol tinggi, dsb.
37 Disajikan pertanyaan, peserta didik dapat mendeskripsikan peran patung dalam masyarakat dengan tepat
Bahkan di beberapa kepercayaan, patung menjadi peran penting dalam ritual dan upacara-upacara
tradisional. Tak jarang sosok pahlawan atau tokoh nasional dijadikan sebuah patung di tempat-tempat
bersejarah. Hal ini berfungsi untuk mengenang jasa tokoh atau kelompok yang telah gugur
38 Disajikan pertanyaan, peserta didik dapat menentukan bahan serta cara yang digunakan dalam membuat
patung dengan terperinci
39 Disajikan deskripsi sebuah reklame, peserta didik dapat menggambar salah satu jenis reklame sederhana
sesuai deskripsi dengan tepat
40 Disajikan pernyataan tentang interval nada, peserta didik dapat meyebutkan ciri-ciri dari interval nada
tersebut

Anda mungkin juga menyukai