0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan5 halaman

Dimensi dan Beban Angin Bangunan

Diunggah oleh

Pranata Sumarna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan5 halaman

Dimensi dan Beban Angin Bangunan

Diunggah oleh

Pranata Sumarna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Data Dimensi Struktur

a. Dimensi bangunan tegak lurus arah angin, B= 17.50 m


b. Dimensi bangunan sejajar arah angin, L= 15.00 m
c. Tinggi dinding, h dinding = 7.50 m
d. Z atap, h atap = 11.86 m
e. Tinggi effectif atap, h atap effektif = 9.24 m
f. Sudut atap, sudut atap = 15.00 °
g. Elevasi bangunan dari permukaan laut (kota indramayu), ± 3.00 mdpl

2. Parameter Beban Angin


a. Beban angin desain minimum, Dinding Pmin = 0.77 kN/m2 (Pasal 27.1.5)
Pmin = 78.52 kg/m2
Vmin = 35.44 m/s

Atap Pmin = 0.38 kN/m2


Pmin = 38.75 kg/m2
Vmin = 24.90 m/s

-Kecepatan angin dasar direncanakan, V= 47 m/s (Pasal 26.5)

b. Koefisien arah angin, Kd = 0.85 (Pasal 26.6)

c. Kategori eksposure, B (Pasal 26.7)


Keterangan "Daerah perkotaan dan pinggiran kota, daerah berhutan dengan penghalang terhadap
hembusan angin berjarak dekat"
d. Koefisien Faktor Topografi,
Efek peningkatan kecepatan angin diperhitungkan, dengan persamaan:
Kzt = (1 + K1K2K3)2
Jika kondisi yang dipersyaratkan tidak terpenuhi, nilai Kzt: Kzt = 1 (Pasal 26.8)

e. Faktor Elevasi Permukaan Tanah, Ke


Tabel interpolasi linier menentukan nilai Ke
Elevasi Mdpl Ke Ke = 1.00 (Pasal 26.9)
0 1
305 0.96
3 1.00

f. Faktor Pengaruh Hembusan Angin, G


Untuk bangunan gedung dan struktur lain yang kaku, G= 0.85 (Pasal 26.9)

g. Koefisien Tekanan Internal, (GCPi)


Klasifikasi ketertutupan: Bangunan Tertutup (Pasal 26.11-1)
Koefisien tekanan internal angin datang GCPi = 0.18
Koefisien tekanan internal angin pergi GCPi = -0.18

h. Koefisien Tekanan Eksternal, Cp (Pasal 27.4-1)


Nilai koefisien tekanan eksternal dipengaruhi oleh rasio dimensi bangunan,
- Rasio dimensi horizontal dinding L/B = 0.86
- Rasio dimensi horizontal atap h/L = 0.62

Tabel interpolasi linier menentukan nilai Cp pada dinding angin pergi


L/B Cp
0 -0.5
1 -0.5
0.86 -0.5

Permukaan dinding Cp
Permukaan dinding angin datang 0.8
Permukaan dinding angin pergi -0.5
Permukaan dinding tepi -0.7

Permukaan atap Cp
Permukaan atap angin datang -0.3
Permukaan atap angin pergi -0.6
Permukaan atap angin samping -0.7
i. Koefisien Eksposur Tekanan Velositas, Kz atau Kh, dan Tekanan Velositas, q (Pasal 26.10.2)
Nilai koefisien bervariasi tergantung jenis eksposur dan nilai ketinggian bangunan:

Tabel interpolasi linier menentukan nilai koefisien Kz eksposur (B)


+9,6 (m) Kz +10,75 (m) Kz
9.10 0.70 9.10 0.70
12.20 0.76 12.20 0.76
7.50 0.67 9.24 0.70

Ketinggian (m) Kz qz (kN/m2 qi (kN/m2


Elv. +9,60 0.67 0.77 0.81
Elv. +10,755 (atap) 0.70 0.81 0.81

j. Beban angin desain, P (Pasal 27.3-1)


KONDISI -A-

Beban angin pada permukaan atap dan dinding (Kondisi A)


Zona h (m) qz (kN/m2 P (kN/m2 P (kg/m2
1 9.24 0.81 -0.35 -35.86 -7.17252
2 9.24 0.81 -0.56 -56.89 -11.3771
3 9.24 0.81 -0.63 -63.89 -12.7786
4 7.50 0.77 0.67 68.21
5 9.24 0.81 -0.49 -49.88
6&7 9.24 0.81 -0.63 -63.89
KONDISI -B-

Beban angin pada permukaan atap dan dinding (Kondisi B)


Zona h (m) qz (kN/m2 P (kN/m2 P (kg/m2
1 9.24 0.81 -0.35 -35.86
2 9.24 0.81 -0.56 -56.89
3 9.24 0.81 -0.63 -63.89
4 7.50 0.77 0.67 68.21
5 -0.18 0.81 -0.49 -49.88
6&7 9.24 0.81 -0.63 -63.89

Anda mungkin juga menyukai