0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan28 halaman

Keanekaragaman Satwa di Taman Safari

Materi guide satwa taman safari indonesia-Bogor

Diunggah oleh

hesrodliyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan28 halaman

Keanekaragaman Satwa di Taman Safari

Materi guide satwa taman safari indonesia-Bogor

Diunggah oleh

hesrodliyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAHAN GUIDE

TAMAN SAFARI INDONESIA

FLAMINGGO AMERIKA
Phoenicopterus ruber
Flamingo adalah spesies burung berkaki jenjang yang hidup
berkelompok. Mereka berasal dari genus Phoenicopterus dan
familia Phoenicopteridae.
Burung ini ditemukan di belahan bumi barat dan timur, namun
lebih banyak terdapat di belahan timur. Terdapat 4 spesies
flamingo di Amerika dan 2 jenis flamingo di Dunia Lama.
Flamingo menyaring air untuk mendapatkan udang.

Paruh mereka yang berbentuk sedemikian rupa beradaptasi untuk


menyaring air dan lumpur untuk mendapatkan makanan. Struktur lamellae, yang juga
terdapat pada burung akuatik penyaring makanan lainnya, terdapat dalam paruh mereka dan
membantu proses penyaringan.
Warna merah muda cerah mereka dikarenakan beta karoten yang terdapat dalam makanan
mereka. Udang dan alga biru-hijau adalah sumber beta karoten ( senyawa yang
memberikan warna jingga ) yang umum didapatkan flamingo.

GAJAH SUMATERA
Elephas maximus sumatrana
Penyebaran :Sumetera,
Habitat: :Hutan hujan tropic yang memiliki tumbuhan
hijau sepanjang tahunnya.

Gajah jantan mempunyai gading, sedangkan gajah betina


mempunyai gading yang lebih kecil. Gajah hidup berkelompok
dipimpin oleh betinanya. Mempunyai ketebalan kulit antara 2 – 4
cm. Kulitnya sangat sensitive.

Mempunyai belalai yang terdiri dari 40.000 otot, yang merupakan perpanjangan antara hidung
dan bibir atas. Setiap harinya gajah memerlukan 20 – 50 liter air untuk minum. Gajah mampu
menghisap air dengan belalainya sebanyak 9 liter air dalam sekali hisap. Dan makan antara
10 – 15 % dari berat tubuhnya.
Berat tubuhnya bisa mencapai 5.400 kg. Usia gajah dapat mencapai 60 s.d 80 tahun. Masa
kebuntingan 22 bulan dan melahirkan 1 ekor anak. Anak gajah akan menyusui induknya
sampai 3 – 4 tahun.
Gajah mempunyai daya ingat yang sangat tajam, terkesan pendendam. dI TSI kotoran gajah
dibuat untuk menjadi bahan kertas dan pupuk kompos..
-1-
TAPIR
Tapirus indicus

Di dunia terdapat 4 jenis Tapir. 3 Jenis dijumpai di Amerika


Selatan dan 1 jenis lagi tersebar di Asia Tenggara. Sebaran
keempat species tersebut sering digunakan sebagai salah satu
bukti teori pemisahan benua.

Di Sumatera, tapir dikenal dengan beberapa nama, yaitu: tenuk, cipan, simantuang, rason,
saladang, babi ulu, kuda ayer, kuda rimbu, dan kuda arau.

Pada saat baru lahir, tapir berwarna coklat gelap kemerahan, dengan garis bintik berwarna
kuning dan putih seperti anak babi hutan. Pola warna ini mulai berganti setelah berumur 70
hari.
Secara umum Tapir berwarna hitam dan putih, tetapi pada tahun 1926 pernah
ditemukan tapir berwarna hitam.
Mempunyai penciuman dan pendengaran yang baik, tetapi pengelihatannya kurang baik.
Keunikan tapir, mempunyai kaki depan dengan 4 jari, sedangkan kaki belakangnya 3 jari.
Dapat berenang dan menyelam dalam waktu lama. Masa kebuntingan 400 hari, biasanya
melahirkan 1 ekor anak dan jarang 2 ekor.

RUSA BAWEAN
Axis kuhlii

Adalah sejenis rusa yang saat ini hanya ditemukan di


Pulau Bawean di tengah Laut Jawa, Secara administratif
pulau ini termasuk dalam Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa
Timur, Indonesia.
Spesies ini tergolong langka dan diklasifikasikan sebagai
"terancam punah" oleh IUCN ( International Union
Conservation Nation )
Populasinya diperkirakan hanya tersisa sekitar 300 ekor di alam bebas. Rusa Bawean hidup
dalam kelompok kecil yang biasanya terdiri atas rusa betina dengan anaknya atau jantan
yang mengikuti betina untuk kawin. Mereka tergolong hewan nokturnal atau aktif mencari
makan dimalam hari.
Tinggi Rusa Bawean jantan sekitar 60-70 cm. Panjang ekor 20 cm. Panjang dari kepala dan
tubuh 140 cm. Bobot dewasa 50-60 kg.
Rusa ini berwarna coklat. Pejantannya memiliki tanduk bercabang tiga yang dapat tumbuh
sepanjang 25-47 cm. Tanduk ini dipergunakan pejantan untuk memenangkan betina di musim
kawin.
-2-
MUNCAK / KIJANG
Muntiacus muntjak

Penyebaran : Terdapat 20 sub species yang tersebar India,


Jawa, China sampai ke Taiwan.

Habitat : Hutan tropis sampai pada ketinggian 10.000 kaki.

Satwa ini bukan kancil, tetapi kijang atau mencek.


Apabila

Apabila rmerasa terganggu atau khawatir dengan keberadaan musuh yang tak diduga,
maka muncak akan mengeluarkan suara khasnya seperti gonggongan anjing.
Makanannya: rumput, buah dan daun-daunan. Biasanya hidup menyendiri / soliter, aktif pada
senja dan malam hari.
Ketika musim kawin terjadi sewaktu-waktu sepanjang tahun, pejantan sering melakukan
perkelahian keras.
Pada saat perkawinan terjadi sepanjang tahun, maka antara pejantan dengan pejantan
lainnya akan melakukan perkelahian keras dengan menggunakan tanduk atau gigitan
taringnya, sampai melukai pesaingnya.
Masa kebuntingannya: 6 bulan, melahirkan 1 atau 2 ekor anak.

GUANACO
Lama guanacoe

Penyebaran : Selatan Patagonia dan Tierra del Fuego. Pegunungan


Andes. Peru, Argentina, Chili.

Habitat : Daerah kering, tandus, tidak subur. Biasanya di areal


pegunungan.

Satwa ini termasuk jenis unta. Hidup dalam kelompok kecil bercampur
antara yang jantan dengan beberapa betina dan anak-anaknya yang
masih muda. Masa kawin terjadi pada bulan November – Februari.
Saat dilahirkan, anaknya sudah mempunyai rambut dan matanya
sudah terbuka.
Setelah beberapa bulan anaknya sudah bisa hidup sendiri. Satwa ini sering diburu untuk
diambil diambil kulitnya untuk dijadikan mantel / wol.
Satwa ini kalau marah biasanya meludah. Ludahnya sejauh 2 - 4 meter. Lama bisa
mengangkut barang seberat 25% - 30 % dari berat badannya.
Mereka bisa berlari sejauh 56 km ( 35 mil ) per jam, sering di atas dataran terjal dan berbatu.
Mereka juga perenang yang sangat baik. masa hidupnya bisa mencapai 20 - 25 tahun.

-3-
KUDA NIL
Hippopotamus amphibius

Penyebaran : Sub Sahara Afrika


Habitat : Sungai dan danau yang dikelilingi padang
rumput

Hidupnya berkelompok antara 10 – 15 ekor. Tidak tahan terhadap


sengatan panas matahari. Banyak menghabiskan waktunya dalam air
/ berendam, dan mencari makan disepanjang tepi sungai pada saat
matahari terbenam.
Kuda Nil merupakan perenang yang baik. Namun biasanya berjalan di atas dasar sungai.
Sering bertengkar dengan hebat dengan kuda nil lainnya, dengan cara membuka mulutnya
lebar lebar, sebagai sinyal ancaman.
Berat anak baru lahir 40 kg, induknya merawat selama 4 – 6 bulan, dan menyusuinya di
bawah air. . 5 menit setelah lahir, anaknya sudah dapat berenang. Berat induknya 1.200 kg,
tetapi bisa mencapai 2.500 kg.
Daun telinga kuda nil dapat berputar 360 ͦ seperti kipas. Mamalia besar kedua di darat
setelah gajah.
Di Taman Safari Indonesia diberi makanan berupa: wortel, rumput yang digiling.

UNTA PUNUK SATU


Camelus dromedarius

Ada 2 jenis unta, yaitu : Unta punuk satu ( Afrika, Arab, dan Timur
Tengah ), dan unta punuk dua ( hanya ada di Gurun Gobi di China,
Mongolia dan Australia ) yang jumlahnya terancam punah, dan
diduga tidak lebih dari 500 ekor yang bertahan hidup di alam. Hidup
dalam kelompok kecil antara 6 – 20 ekor.

Masa kebuntingan 13 bulan, melahirkan 1 ekor anak dalam posisi berdiri, dan jarang
melahirkan 2 ekor.
Unta tahan tidak minum selama ± 1 Minggu, tetapi sekali minum dapat menghabiskan 80 liter
air hanya dalam waktu 10 menit. Telapak kakinya lebar berfungsi agar tidak terbenam dalam
pasir.
Unta punuk satu yang ada di Taman Safari Indonesia didatangkan dari Australia. Unta
dimanfaatkan untuk diambil susunya, karena memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi
dibandingkan dengan susu sapi, dan unta juga dimanfaatkan untuk bekerja, mengangkut
beban..
Punuknya digunakan untuk menyimpan lemak khusus. Yang suatu saat bisa diubah menjadi
air dengan bantuan oksigen hasil respirasi, 1 gram lemak dapat diubah menjadi 1 gram air.

Dapat bertahan hidup antara 30 – 50 tahun. - 4 -


UNTA PUNUK DUA
Camelus bactrianus

Unta baktria

Adalah satwa berkuku belah yang asli dari stepa-stepa di Asia


Tengah (kawasan Baktria). Unta baktria mempunyai dua
punuk pada punggungnya, berbeda dengan unta arab (C.
dromedarius) yang berpunuk satu.

Populasi unta baktria yang diperkirakan berjumlah 1,4 juta


ekor Sekarang hampir semua diternakan, kecuali diperkirakan 950 ekor yang hidup liar di
Tiongkok barat laut dan Mongolia . Berdasarkan catatan Oktober 2002 dan termasuk dalam
daftar spesies terancam kritis.

Unta baktria tingginya lebih dari 2 meter. Pada punuknya dengan berat sekitar 725 kg.
Mereka tergolong herbivora, memakan rumput, daun-daunan, dan sereal, mampu minum
hingga 120 liter air sekaligus.

Mulutnya sangat kuat, memungkinkan mereka memakan tanaman-tanaman gurun yang


berduri.

Mereka mampu beradaptasi dengan baik untuk melindungi dirinya dari panas padang gurun
dan pasir, dengan telapak kaki yang lebar dan berlapis serta lapisan-lapisan kulit yang tebal
di lututnya serta dadanya, lubang hidung yang dapat membuka dan menutup, telinga yang
penuh dengan rambut-rambut pelindung, serta alis mata yang tebal dengan dua baris bulu
mata yang panjang.

Bulu yang tebal dan wol lapisan dalamnya, membuat binatang ini tetap hangat pada malam
hari di padang gurun yang dingin. Dan juga melindunginya dari cuaca panas di siang hari.

Dibandingkan dengan unta arab, unta baktria lebih kekar dan tangguh serta mampu bertahan
dipanas padang gurun yang membakar di Iran utara, hingga musim dingin yang membeku
di Tibet. Unta arab lebih tinggi dan lebih cepat bergeraknya daripada unta baktria. .

Seekor unta baktria yang membawa beban dapat berjalan dengan kecepatan sekitar 4 km per
jam.

Unta punuk dua yang ada di Taman Safari Indonesia, didatangkan dari Moldova, Negara di
Eropa Timur.

-5-
ELAND ANTELOPE
Taurotragus derbianus

Termasuk jenis satwa diurnal ( aktif pada siang hari ). Hidupnya


berkelompok yang cukup besar, antara 25 – 70 ekor, tetapi kadang-
kadang mencapai 200 ekor.

Kelompoknya dapat menyatu dengan jenis herbivora lainnya


termasuk dengan zebra.

Betina dikatakan dewasa saat berusia 5 tahun.

Baik jantan maupun betina sama-sama mempunyai tanduk. Sedangkan pada saat baru punya
anak, betinanya sangat galak, karena khawatir anaknya diganggu.
Satwa ini menyebar di Afrika bagian timur dan Afrika bagian selatan.
Masa kebuntingan 9 bulan, melahirkan 1 ekor anak. Anaknya disapih hingga usia 6 bulan.

RUSA TUTUL / CHITAL


Axis-axis

Penyebaran : India, Srilangka, Bangladesh, dam Nepal


Habitat : Hutan dekat sumber air.

Rusa tutul disebut juga chital yang dalam bahasa bengali berarti
melihat. Ciri khasnya warna coklat dengan totol-totol berwarna putih.

Hidup berkelompok antara 10 – 50 ekor, dengan didominasi oleh


betina, sedangkan jantannya hanya 2 – 3 ekor saja.
Merumput pada pagi dan sore hari, sedangkan siang hari digunakan untuk beristirahat
ditempat teduh.
Musuhnya: harimau, macan tutul
Jika diserang musuhnya ia akan berlari menuju sungai / arus air dimana rusa dapat berenang
di tempat yang aman untuk menyelamatkan diri.

Masa hamil 7 – 7.5 bulan, melahirkan 1- 3 ekor anak. Yang jantan mempunyai tanduk,
sedangkan betinanya tidak. Di Taman Safari Indonesia, rusa tutul disumbang dari Istana
Presiden di Bogor, awalnya hanya beberapa ekor saja, namun sekarang sudah berkembang
biak dengan baik..
Kelompok ini dipimpin oleh rusa betina yang paling tua. Bertugas memberikan informasi
kepada kelompoknya, bila terjadi bahaya.
Sedangkan rusa jantan yang paling kuat akan menggantikan posisinya untuk mengamankan
kelompoknya dari ancaman tersebut.

-6-
BURUNG CROWN CRANE
Belearica pavonina

Penyebaran : Afrika
Habitat : Medan terbuka dan savana

Seperti semua jenis burung crane, burung Crown Crane hitam


makan rumput, reptile, serangga dan mamalia kecil.
Bila musim bertelur akan berada di tepi rawa, sedangkan bila tidak
musim bertelur berada i sekitar padang rumput atau pertanian

Betinanya lebih kecil dari yang jantan. Bertelur di tepi rawa / semak semak dengan
jumlah 1 – 3 butir yang dierami selama 28 – 36 hari, dan bersarang di tepi rawa.

Species ini menyukai habitat basah untuk mencari makan. Satu satunya jenis crane yang bisa
bersarang di pepohonan.

Memakan serangga , reptil , dan mamalia kecil.

Populasinya terancam punah, terutama di Barat, dikarenakan hilangnya habitat dan


degradasi.

RUSA TIMORENSIS
Cervus timorensis

Penyebaran : Jawa namun juga tercatat di Timor.


Mempunyai sifat pemalu dan aktif malam hari. Mereka tidak mudah
untuk dilihat. Mempunyai tanduk bercabang digunakan sebagai senjata.

Tanduk rusa dapat patah akibat benturan benda keras,atau diakibatkan


perkelahian, namun dapat tumbuh kembali. Tanduk rusa yang baru
tumbuh berwarna merah muda tampak seperti beludru dan tampak
lunak.

Masa kehamilan adalah 8 bulan. Mereka melahirkan 1 ekor anak, dan jarang 2 ekor.
Pembiakan terjadi sepanjang tahun. Namun puncaknya anatara bulan Juli dan
September.
Rusa jawa hidup antara 15 sampai 20 tahun baik di alam liar maupun di
penangkaran. Jarang bisa hidup lebih dari 20 tahun .
Seperti kebanyakan rusa, rusa jawa terutama makan rumput dan dedaunan. Mereka
hampir tidak minum air karena mereka mendapatkan cairan dari rumput dan
dedaunan.

- 7-
RUSA SAMBAR
Cervus unicolor
Penyebaran : Burma, Thailand, Indichina, Semenanjung Malaya, Cina Selatan termasuk
Hainan. Taiwan. Di Indonesia terdapat di Sumatera dan Kalimantan .

Habitat : Hutan tropis


Disebut juga rusa sambur, sambhur, , adalah jenis rusa besar yang umum berhabitat di Asia.
Spesies yang umum memiliki ciri khas tubuh yang besar dengan warna bulu
kecoklatan.
Habitat : di hutan dan bergantung pada tanaman semak atau rerumputan.
Mereka umumnya hidup dalam kelompok dengan jumlah 5 - 6 ekor . Rusa Sambar (Cervus
unicolor , Cervus aristotelis) mendiami sebagian besar Asia Selatan dengan batas sampai
wilayah Himalaya.

Mereka umumnya memiliki keluwesan. Mempunyai kaki yang kuat cocok untuk medan hutan
kasar. Rusa juga merupakan satwa pelompat dan perenang yang sangat baik.

Rusa bersifat ruminansia ( mengunyah ) dan memiliki empat bilik perut. Gigi rusa disesuaikan
dengan makan pada vegetasi, dan seperti ruminansia lainnya, mereka kekurangan atas gigi
seri.

BERUANG MADU
Helarctos malayanus

Penyebaran : Sumatera, Kalimantan, Indochina, China bagian


Selatan, Peninsulla
Habitat : Sebagian besar di hutan tropis
Merupakan jenis beruang paling kecil dari beberapa jenis
beruang yang ada di dunia . Beruang ini adalah fauna khas
sekaligus simbol Provinsi Bengkulu.
Beruang madu juga merupakan maskot dar kota Balikpapan.
Beruang madu di Balikpapan dikonservasi di sebuah hutan lindung bernama Hutan Lindung
Sungai Wain.
Panjang lidahnya bisa mencapai 25 – 30 cm, yang digunakan untuk mencari madu di sarang
lebah, atau digunakan untuk mencari serangga di pepohonan.
Beruang madu aktif di malam hari atau disebut juga dengan makhluk nokturnal, mereka
menghabiskan waktu di tanah dan memanjat pepohonan untuk mencari makanan.
Kecuali betina dengan anaknya, Bersifat soliter. Mereka tidak berhibernasi sebagaimana
spesies beruang lainnya karena sumber pakannya tersedia sepanjang tahun.
Dalam satu hari seekor beruang madu berjalan rata-rata 8 km untuk mencari makanannya.
-8-
BANGAU TONG TONG
Leptoptilos javanicus

Penyebaran: Selatan Asia, mulai dari India Timur


sampai ke Pulau Jawa.

Dikenal juga dengan nama Lesser adjutant. Tingginya sekitar


110-120 cm, berat 5 kg dan rentang sayap 210 cm. Spesies
ini adalah yang terkecil dalam genus Leptoptilos.
Bagian atas tubuhnya dan sayapnya berwarna hitam, namun
perut, kalung leher dan bagian bawah ekor berwarna putih.
Kepala dan lehernya botak, dengan bulu kapas putih halus pada mahkota. Paruhnya
berwarna pucat, panjang, dan tebal. Burung muda warnanya lebih kusam daripada burung
dewasa. Makanannya: Ikan, kodok, serangga besar, kadal. serangga besar dan
vetebrata lainnya. Mereka memakan mahluk yang ,masih hidup . Jarang sekali
memakan bangkai.
Mereka memang terkenal tenang, tetapi ketika berada di sarang, mereka sering kali membuat
suara suara seperti mencicitkan paruhnya, mendesisi atau mengerang.
Meskipun pada hari hari biasa mereka senang hidup menyendiri, pada saat musim kawin
mereka akan membentuk Koloni.

SITATUNGGA / MARSHBUCK
( Tragelaphus spekii )
Adalah seekor antelop yang mendiami rawa yang
ditemukan di seluruh Afrika tengah, berpusat
pada Republik Demokratik Kongo, Kamerun, Sebagian
Sudan Selatan, Ghana, Botswana Zambia, Gabon,
Tanzania, Uganda, dan Kenya.

Species tersebut pertama kali dideskripsikan oleh penjelajah


Inggris bernama John Hanning Speke pada tahun 1863.
Sitatungga merupakan antelope berukuran menengah. Yang jantan lebih besar dibanding
betinanya.
SITATUNGGA hidup dirawa rawa dan merupakan perenang yang baik. mereka memerlukan
air di rawa rawa untuk mengindari predator seperti macan tutul atau anjimg liar.
Berbaring berendam di kolam, dengan hanya lubang hidung mereka berada di atas
permukaan.
Mereka aktif pada senja hari atau subuh. yang betina cenderung untuk tetap berada pada
kelompoknya. Sedangkan yang jantan menjadi soliter ( menyendiri ) setelah kawin.

-9-
SIAMANG
Hylobates Syndactylus

Penyebaran : Sumatera dan Malaysia


Habitat : Hutan tropis pada ketinggian 2000 – 7000 kaki.
Siamang makan buah-buahan, daun-daunan dan tanaman lainnya.
Sering bergelantungan dengan menggunakan satu t angan. Jari
kedua dan ketiga pada tangannya disatukan oleh sejenis selaput
kulit.

Rentangan tangannya dapat mencapai panjang 1,5 [Link] kebuntingan 7 bulan.


Siamang mempunyai kantung suara, pada saat bersahut-sahutan, maka kantung suara
akan bergelembung seperti setengah bola. Suara yang dikeluarkan sebagai alat
komunikasi.
Siamang adalah kera hitam yang berlengan panjang, dan hidup pada pohon-pohon. Pada
umumnya, siamang sangat tangkas saat bergerak di atas pohon, sehingga tidak ada predator
yang bisa menangkap mereka. Siamang merupakan spesies terancam,
karena deforestasi habitatnya cepat.
Siamang tidak memliki ekor dan memiliki postur tubuh yang kurang tegak. Siamang juga memiliki
perkembangan otak yang tinggi. Siamang berwarna hitam agak cokelat kemerahan.

NILGAI
Boselaphus tragocamelus

Nilgai berasal dari India yang dalam bahasa India berarti Sapi
Biru. Namun yang nampak berwarna biru adalah bagian lidahnya.

Yang jantan berwarna kebabu-abuan dan memiliki tanduk,


sedangkan betinanya berwarna coklat dan tidak bertanduk.

Aktif pada siang hari dan hidup berkelompok 8 – 10 ekor. Yang jantan akan kumpul dengan
yang jantan, sedangkan betinanya akan kumpul dengan betina, kecuali pada saat masa
kawin.
Bila Nilgai terancam bahaya, maka ia dapat berlari sejauh 300 bahkan 700 m untuk
menghindari bahaya.
Di India, banyak bangkai bangkai Nilgai yang tersebar di jalan raya. Diakibatkan terjadinya
kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat India pantang menyembelih satwa ini, karena satwa ini dianggap sakral.
Hal yang unik pada Nilgai, biasanya melahirkan anak kembar, yang terjadi pada bulan
Desember.
Populasi Nilgai banyak diketemukan di dataran rendah kaki gunung Himalaya ( India Utara ),
jarang ditemukan di Nepal, Pakistan. Dan punah di Bangladesh.

- 10 -
MACAN TUTUL
Phantera pardus

Penyebaran : Afrika dan Asia ( India dan Indonesia ) . Di


Indonesia hanya terdapat di P. Jawa.

Habitat :Hampir ditemukan disegala macam habitat, hutan


tropis, savanna, gurun, pegunungan, dan daerah
pemukiman.

Ada 2 warna, jenis macan tutul, yaitu macan tutul dengan warna kuning dengan totol-totol
kembang berwarna hitam. Dan macan tutul berwarna hitam dengan totol-totol yang agak
samar yang dikenal dengan sebutan macan kumbang . Keduanya merupakan 1 jenis.
Merupakan salah satu dari jenis empat kucing besar. Di Indonesia termasuk satwa yang
terancam punah..
Hidup soliter, aktif pada malam hari. Umumnya macan tutul menghindari manusia. Pada abad
ke 20, ada peristiwa dimana macan tutul jantan yang memangsa lebih dari 125 jiwa, dan
macan tutul betina memangsa lebih dari 400 jiwa di Rudaprayag India.
Macan Tutul merupakan pemburu oportunitis, yang menggunakan segala kesempatan untuk
mendapatkan mangsanya. Mereka memakan hampir segala mangsa dari berbagai ukuran.
Mangsa utamanya : binatang pengerat, ikan, burung,monyet dan binatang-binatang lain yang
terdapat disekitar habitatnya.
Macan tutul mempunyai kehebatan, ia mampu membawa mangsanya yang beratnya 1,5
kali dari berat tubuhnya ke atas pohon, hanya dengan menggunakan giginya.

JERAPAH
Giraffa camelopardalis

Penyebaran : Chad sampai Afrika Selatan.


Habitat : Tidak teratur sekitar sahara dan jarang di semak
belukar.
Jerapah atau zirafah ( bahasa Arab ) merupakan mamalia berkuku
genap. Berkerabat dengan rusa dan sapi, tetapi lebih dekat
berkerabat dengan okapi. Di dunia terdapat 9 jenis jerapah
Panjang lidahnya bisa mencapai 53 cm, yang digunakan untuk
melilit ranting kecil atau daun.
Merupakan satwa darat tertinggi di dunia. Yang jantan mencapai tinggi 6 m, dengan berat
dapat mencapai 1.360 kg, sedangkan betinanya lebih rendah dan lebih ringan. Mempunyai
leher terpanjang, lidah terpanjang jantung terbesar, dan 4 buah lambung.

Nama spesiesnya camelopardalis diambil dari nama dalam latin, karena dianggap sebagai
bastar unta (camel ) dan macan tutul (leopard). Di alam makan pucuk-pucuk daun dan
ranting-ranting kering. . Masa kebuntingan 14 bulan, dengan proses kelahiran hampir 4 jam.

- 11 -
PUMA
Felis concolar

Penyebaran : Benua Amerika


Habitat : Semua jenis habitat
Puma atau yang sering dijuluki cougar, singa gunung, atau
kucing gunung. Puma mempunyai genetic yang dekat dengan
kucing, dibanding singa. Puma merupakan kucing terberat
kedua setelah jaguar.

Hidup soliter. Puma memangsa semua jenis mamalia, tetapi


lebih menyukai rusa.
Masa kebuntingannya 90 hari, melahirkan 2 – 3 ekor anak. Tetapi kadang 6 ekor. Setelah
berusia 2 tahun, anak puma sudah bisa hidup mandiri. Puma tergolong satwa pemburu yang
ahli dan dapat melompat secara vertikal sejauh 5,4 m.
Besarnya dapat menyamai dengan jaguar, tetapi Puma kurang berotot dan kurang kuat.
Diyakini berasal dari Asia 11 juta tahun yang lalu. Dapat berenang dan mahir dalam
pendakian.
Hanya Puma betina yang mengasuh anaknya serta melindunginya. Dan Puma memegang
record Guines, dalam hal jumlah / julukan namanya. Pada Akhir tahun 1990 an, tercatat
32 jenis subspecies.

BINTURONG
Arctictis binturong
Penyebaran : Asia, Burma, Sumatera, Jawa dan Kalimantan,
Palawan.
Habitat : Hutan tropis dan sub tropis

Dialek melayu sering menyebut menturung, atau menturun.


Walau termasuk jenis carnivora pemakan daging, makanan
utamanya adalah buah buahan, hewan pengerat, burung kecil.

Mempunyai ekor berambut tebal dan panjang, sehingga terkesan gemuk. Ekor ini dapat
digunakan untuk berpegangan pada dahan, sebagai kaki kelima. Dapat hidup di atas pohon (
arboreal ) atau hidup di tanah ( terrestrial )
Pandai memanjat dan melompat dari dahan ke dahan, binturong biasanya bergerak tanpa
tergesa-gesa di atas pohon. Ekornya digunakan untuk keseimbangan, atau kadang-kadang
berpegangan manakala sedang meraih makanannya di ujung rerantingan.
Cakarnya berkuku tajam dan melengkung, memungkinkannya untuk mencengkeram dengan
kuat.
Kaki belakangnya dapat diputar ke belakang untuk memegang batang pohon, sehingga
binturong dapat turun dengan cepat dengan kepala lebih dulu.

- 12 -
LANDAK RAYA
Hystrix brachyura.

Landak adalah hewan pengerat (Rodentia) yang memiliki


rambut yang tebal dan berbentuk duri tajam. Hewan ini
ditemukan di Asia, Afrika, maupun Amerika, dan cenderung
menyebar di kawasan tropika.
Landak merupakan hewan pengerat terbesar ketiga dari segi
ukuran tubuh, setelah kapibara dan berang-berang. Hewan ini
agak membulat serta tidak terlalu lincah apabila dibandingkan
dengan tikus. Karena rambut durinya, hewan lain yang mirip
namun bukan pengerat, seperti hedgehog dan landak
semut (Echidna), juga dikenali sebagai "landak".
Landak secara umum adalah herbivora, dan menyukai daun, batang, khususnya bagian kulit
kayu.
Karena hal inilah banyak landak dianggap sebagai hama tanaman pertanian. Meskipun
demikian, orang juga menjadikan landak sebagai salah satu bahan pangan. Sate landak
merupakan salah satu menu khas dari Kabupaten Karanganyar.
Landak yang biasa dikenal orang adalah Hystrix.

BURUNG HANTU
Kebanyakan jenis burung hantu berburu di malam hari, meski
sebagiannya berburu ketika hari remang-remang di waktu
subuh dan sore (krepuskular) dan ada pula beberapa yang
berburu di siang hari.
Mata yang menghadap ke depan, sehingga memungkinkan
mengukur jarak dengan tepat; paruh yang kuat dan tajam; kaki
yang cekatan dan mampu mencengkeram dengan kuat; dan
kemampuan terbang tanpa berisik, merupakan modal dasar
bagi kemampuan berburu dalam gelapnya malam.
Beberapa jenis bahkan dapat memperkirakan jarak dan posisi mangsa dalam kegelapan total,
hanya berdasarkan indera pendengaran dibantu oleh bulu-bulu wajahnya untuk mengarahkan
suara.
Burung hantu berburu aneka binatang seperti serangga, kodok, tikus, dan lain-lain.
Sarang terutama dibuat di lubang-lubang pohon, atau di antara pelepah daun bangsa palem.
Beberapa jenis juga kerap memanfaatkan ruang-ruang pada bangunan, seperti di bawah atap
atau lubang-lubang yang kosong.
Bergantung pada jenisnya, bertelur antara satu hingga empat butir, kebanyakan berwarna
putih atau putih berbercak.

- 13 -
WATUSI
Watusi watussi

Penyebaran : Afrika
Habitat : Rerumputan luas dan savanah
Masa kebuntingan : 270-275 hari (+ 9 bulan)
Status : Dilindungi

Nama lain satwa ini adalah Ankole, dan satu jenis dengan
Sangga. Satwa khas dataran Afrika yang dipergunakan sebagai simbol perkawinan pada
beberapa suku di sana. Hidup berkelompok. Menurut catatan, darahnya dijadikan obat-obatan
tertentu pada suku tertentu di Afrika.
Baik jantan maupun betina sama-sama mempunyai tanduk yang berbentuk khas. Tanduknya
bertambah panjang hingga pada umur dewasa (+ 7-8 tahun) , setelah itu tidak bertambah
panjang lagi.
Panjang tanduknya dari ujung ke ujung bisa mencapai 2,4 meter, yang digunakan untuk
mempertahankan diri. Pada tanggal 20 September 2004 lalu, tercatat dalam Guinness World
Records diketemukan watusi yang bernama CT. Woodie mempunyai tanduk mencapai 103,5
cm.

BERANG BERANG / LINSANG


Adalah mamalia semi-akuatik (atau akuatik, pada salah
satu jenisnya) pemakan ikan.. Berang Berang baran hampir di
seluruh bagian dunia
Mereka umumnya memakan hewan-hewan akuatik,
terutama ikan dankerang-kerangan, serta hewan-
hewan invertebrata lainnya; namun juga amfibi,burung, dan
mamalia kecil.
Banyak jenis berang-berang yang menghuni perairan yang
dingin; dan karena itu memiliki metabolisme yang cepat untuk menjaga agar tubuhnya tetap
hangat.
Berang-berang utara memerlukan makanan hingga sebanyak 15% bobot tubuhnya setiap
hari, sementara kebutuhan berang-berang laut berkisar antara 20–25% bergantung kepada
temperatur lingkungannya.

Di perairan sedingin 10 °C (50 °F), seekor berang-berang memerlukan sekitar 100 gram ikan
per jam agar tetap bertahan hidup. Kebanyakan jenis berang-berang menghabiskan 3 hingga
5 jam perhari untuk berburu mangsanya, dan induk berang-berang yang tengah mengasuh
anaknya memerlukan waktu yang lebih banyak, hingga 8 jam sehari.

Ikan merupakan makanan utama bagi kebanyakan berang-berang. Sebagai selingan, berang-
berang juga memangsa kodok, udang, dan yuyu.

- 14 -
KUDA NIL KERDIL
Choeropsis liberiensis

Penyebaran : Sub Sahara Afrika, ( Guinea dan Liberia )


kecuali bagian Selatan
Habitat : Sungai atau danau yang dikelilingi padang
Rumput.
Aktif malam hari, dan biasanya terlihat menyendiri. Banyak
menghabiskan waktunya dalam air, dan muncul ke darat pada
saat senja hari untuk mencari makan di sepanjang tepi sungai.
Beratnya mencapai 160 – 240kg.
Merupakan perenang dan penyelam yang baik Satwa ini akan memunculkan kepalanya untuk
menghirup udara dari udara bebas secara periodik 4-5 menit sekali. . Betinanya melahirkan 1
ekor anak dengan masa kebuntingan 210 hari.
Kuda nil selalu menyendiri saat mencari pakan di waktu malam hari. Berjalanmenjauhi tempat
berkubang dan akan dapat kembali dalam suasana gelap dengan cara mengetahui bekas
kotoran yang ditinggalkan.

Beberapa cerita rakyat telah dikumpulkan tentang kuda nil kerdil. Salah satu cerita
mengatakan bahwa kuda nil kerdil membawa berlian di mulut mereka untuk membantu
perjalanan melalui hutan lebat pada malam hari. dari hari ke hari kuda nil kerdil memiliki
tempat persembunyian rahasia untuk berliannya. Tetapi jika pemburu menangkap kuda nil
kerdil kerdil pada malam hari, maka berliannya dapat diambil.

JERAPAH
Giraffa camelopardalis

Penyebaran : Chad sampai Afrika Selatan.


Habitat : Tidak teratur sekitar sahara dan jarang di semak
belukar.
Jerapah jantan seringkali berkelahi dengan pejantan lainnya, dengan
cara mengadu bagian lehernya dengan benturan keras. Hal ini
dimaksudkan untuk memperebutkan betinanya.

Jerapah merupakan satwa sebagai barometer untuk mengetahui keberadaan binatang buas
di alam. Ketika ada kawanan biantang buas, mereka akan berlari. dan hal ini diikuti oleh
satwa satwa lainnya.
Baik jerapah jantan dan betina memiliki tanduk, yang terbentuk dari tulang rawan yang telah
berubah menjadi tulang .Tanduk ditutupi oleh kulit dan bulu dan bisa digunakan untuk
membedakan antara pejantan dan betinanya. Jerapah betina mempunyai jumbai di bagian
atas tanduk, sedangkan pejantannya tidak.
Jantung jerapah mempunyai berat hingga 10 kg, untuk memompa darah pada tekanan cukup
tinggi, Sehingga dapat mengalirkan darah sampai ke otak.

- 15 -
LECHWE
Kobus leche
Penyebaran : Afrika Selatan
Habitat : Dekat sungai dan rawa.
Ada 2 jenis Lechwe, yaitu Lechwe umum ( Kobus lechwe ) dan
Nile Lechwe ( kobus migaros ). Jika terganggu ia akan berlari
dengan kecepatan tinggi, dan melompat dengan lompatan yang
indah ke arah sungai, untuk menyelamatkan diri.
Makanannya rumput, tanaman air yang banyak berada di dalam air yang dangkal.
Di saat dataran terjadi banjir yang besar, maka Lechwe melakukan migrasi hingga mencapai
80 km.
Lechwe sering dimangsa oleh cheetah, singa, macan tutul, anjing liar dan burung burung
besar. Jumlahnya kini hanya beberapa ribu ekor yang hidup di Taman Nasional.

ANOA
Bubalus depressicornis

Penyebaran : Sulawesi dan Pulau terdekat Buton


Habitat : Pegunungan ( untuk Anoa gunung ) dan hutan
basah untuk jenis Anoa dataran rendah.

Anoa dijuluki sebagai kerbau kerdil atau sapi hutan. Merupakan


satwa endemik / asli Indonesia. Berasal dari Sulawesi.
Terdapat 2 jenis, yaitu: Anoa Pegunungan ( bubalus quarlesi ) dan Anoa dataran Rendah (
bubalus depressicornis ) keduanya mempunyai warna bulu yang berbeda. Anoa juga
mempunyai tanduk yang tajam.
Anoa pegunungan populasinya kian menurun sejak tahun 1990. diperkirakan tinggal 3.000 -
5.000 ekor saja. Disebabkan adanya perburuan dan kerusakan habitat.
Anoa suka sekali berkubang di air pada pagi dan sore hari. Sedangkan siang harinya
digunakan untuk mencari makanan di hutan. Satwa ini dinyatakan terancam punah sejak
tahun 1960, dan diperkirakan jumlahnya saat ini sekitar 5.000 ekor.
Kepunahan ini diakibatkan adanya perburuan liar oleh penduduk lokal untuk diambil tanduk,
kulit maupun dagingnya.
Di alam bebas, anoa memakan makanan yang berair ( aquatic feed ), seperti pakis rumput
tunas pohon. Buah buahan yang jatuh, dan jenis umbi umbian.
Anoa dataran rendah terkadang juga meminum air laut yang diduga untuk memenuhi
kebutuhan minera lmereka. Di dataran tinggi, anoa juga menjilati garam untuk memenuhi
kebutuhan mineralnya.
Taman Safari Indonesia telah berhasil mengembangbiakan anoa di luar habitat alamnya,
melalui inseminasi buatan bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor.
- 16 -
BISON
Bison bonasus

Penyebaran : Bialowieska Polandia.


Habitat : Hutan Eropa tengah dan utara.

Di alam, bison Eropa hidup berkelompok. Mempunyai kulit yang


ditumbuhi bulu-bulu tebal. Hidup di daerah berhawa dingin.

Betinanya lebih kecil dari yang jantan. Dibanding dengan bison

Amerika , Bison Eropa lebih kecil dan memiliki rambut yang lebih pendek dikepala maupun di
lehernya.
Masa hamil 9 bulan melahirkan 1 ekor anak. Termasuk satwa langka dengan jumlah saat ini
tidak lebih dari 300 ekor. Bison Eropa merupakan satwa darat terberat di Eropa.
Beratnya mencapai 800 – 1.000 kg. satwa ini terancam punah. Dimusim panas, makan pada
pagi dan sore hari, jarang pada malam hari. Di musim dingin, 30 % waktunya digunakan
untuk makan, 60 % digunakan untuk istirahat, sedangkan 10 % digunakan untuk bergerak
atau bermain.
Makanannya: rumput, daun, kulit kayu, dan lumut. Sedangkan musuhnya adalah serigala dan
lynx.

BABI RUSA
Babyrousa babyrussa
Penyebaran : Sulawesi utara
dan kepulauan sekitarnya (
Togian, Buru, dan
Sulu )
Habitat : Hutan basah,
perkebunan tebu, daerah
sepanjang sungai
Dapat bertahan hidup 20 – 25 tahun. Makanannya umbi-umbian, akar-akaran, buah beri,
tumbuhan air. Kadangkala memakan mamalia dan burung kecil.
Mereka mencari makan pada malam hari, untuk menghindari binatang buas yang sering
menyerang.
Yang jantan mempunyai taring, sedangkan betinanya tidak. Taring ini digunakan sebagai
senjata dan daya tarik betinanya.
Taring yang panjang dan mencuat ini, juga dipergunakan untuk melindungi matanya dari duri
rotan. Di Sulawesi satwa ini sering diburu untuk di konsumsi.
Disebut babi rusa karena tubuhnya seperti babi, namun organ pencernakannya menyerupai
organ pencernakan rusa.
Meskipun Babirusa hidup menyendiri, tetapi pada umumnya hidup berkelompok, dipimpin
oleh pejantannya yang paling kuat. Sejak tahun 1986 dinyatakan satwa yang langka dan
dilindungi.

- 17 -
SINGA
Phantera leo
Berasal dari Afrika dan di Asia ( India ) yang saat ini sudah
hampir punah.
Singa dalam bahasa sangsekerta disebut
Simba. Hidup berkelompok yang disebut
prides dan dipimpin oleh yang jantan.
Tetapi yang berburu mencari makan
adalah betinanya, setelah betinanya
mendapat hasil buruannya, maka akan
diberikan kepada yang jantan, dan baru sisanya diberikan kepada
betina
dan anak anaknya.
Ciri khas singa jantan mempunyai surai / rambut. Surai tumbuh pada saat singa berusia 2 – 3
bulan. Surai ini berguna untuk melindungi tengkuknya, terutama dari perkelahian bebas
dengan jenis kucing besar lainnya, yang terkenal selalu menyerang tengkuk untuk
melumpuhkan lawannya. Auman singa dpt terdengar beberapa km jauhnya. Namun auman
bukan untuk menakut nakuti, melainkan untuk berkomunikasi.
Sedangkan betinanya tidak mempunyai surai. Seekor singa mampu makan sebanyak 23 kg
daging sekali makan. Masa hidup 10 – 15 tahun di hutan, namun dipenangkaran / kebun
binatang bisa mencapai 20 tahun. .
Di Taman Safari Indonesia 1 ekor singa diberi makan daging sebanyak 5 kg / hari. Berbeda
dengan harimau, singa tidak menyukai air.

HARIMAU
Panthera tigris tigris

Di dunia ada 9 Jenis harimau. . 3


diantaranya dari Indonesia, yaitu
harimau Bali sudah punah tahun 1935.
harimau Jawa, sudah punah
tahun 1970. Dan harimau Sumatera yang
jumlahnya diperkirakan
tinggal 200 ekor lagi di hutan hutan
Sumatera.
Yang ada di lokasi ini adalah harimau India. di India, para petani, peladang, menggunakan
topeng pada bagian belakang kepala
untuk menipu harimau, karena harimau akan menyerang mangsanya dari arah belakang.
Hidup soliter atau menyendiri.
Terdapat pula harimau putih, ( bukan albino ), yang merupakan salah satu jenis harimau yang
sangat langka di Dunia. Diperkirakan di alam jumlah populasinya hanya sekitar 80 ekor saja.
Walau berbeda warna namun masih 1 jenis dengan harimau berwarna kuning. Harimau putih
Pertama kali diketemukan di India pada tahun 1951 di Kerajaan Rewa, dan diberi nama
MOHAN yang dalam bahasa India artinya sesuatu yang menajubkan .Masyarakat India masih
percaya bahwa harimau putih masih titisan dewa.
Masa kebuntingan harimau selama 105 hari, melahirkan 3 sampai 4 ekor anak.
Harimau putih di Taman Safari Indonesia di datangkan dari salah satu Kebun Binatang
Amerika, pada tahun 1990 an. Diberi nama Manggala dan Srikandi. Dan TSI telah berhasil
mengembangbiakan harimau putih ini dengan baik, melalui program konservasi.
- 18 -
GNU / WILDEBEEST
Connochaetes taurinus

Penyebaran : Kenya, seluruh Afrika selatan


Habitat : Savana, dan tanah datar
Aktive pada siang dan malam hari. Senang mengembara sejauh
1.609 km dalam 1 tahun atau + 80 km per hari dalam jumlah
besar (lebih dari 1 juta ) ekor untuk mencari sumber makanan.
Mereka mengembara bersama sekelompok kuda zebra.

Mereka berenang menyeberangi aliran sungai dan sering menjadi mangsa buaya.
Musuhnya singa, cheetah, anjing liar, biasanya anjing liar menyerang wildebeest muda, yang
sudah tua, atau yang sedang sakit. 30 menit setelah anaknya lahir, anaknya sudah bisa
berlari cepat.

BADAK PUTIH
Ceratotherium simum
Di dunia ada 5 jenis badak, yaitu: Badak hitam Afrika, Badak
putih Afrika, Badak Jawa, Badak India, dan Badak
Sumatera Sumatera. Badak merupakan hewan darat
terbesar ke dua setelah gajah.
Badak putih disebut sebagai White Rhino, Namun pengertian
White disini bukan berarti putih, melainkan Wijk dalam bahasa
Afrika berarti si mulut lebar.
Penyebaran Badak putih adalah Selatan Sudan dan Selatan Afrika. Dibanding dengan Badak
hitam, Badak putih tidak begitu agresif.
Badak mempunyai cula yang terbuat dari bahan keratin pembuat rambut atau kuku palsu.
Cula lebih panjang dan tipis bisa mencapai 166 cm. ( Sumber buku The macdonald
Encyclopedia of Mamals ) .
Culanya jarang dipergunakan untuk perkelahian, melainkan untuk merubuhkan pohon pohon
kecil, sehingga memudahkan badak putih untuk mengambil daun daunnya. Cula badak
sering diburu untuk dibuat gagang pisau untuk upacara oleh suku Jambias.
Badak hidup soliter / menyendiri. Hidup di habitat padang rumput, savanna, juga dekat rawa
dan sungai. Mempunyai pengelihatan yang kurang baik, tetapi daya ciumnya sangat tajam.
Badak putih dijuluki si mulut lebar atau bibir persegi yang digunakan untuk merumput. Hanya
yang jantan yang terlihat dalam perkelahian pada saat musim kawin.
Masa kebuntingan Badak 17 – 18 bulan. Dan melahirkan seekor anak setiap 3 – 4 tahun.
Berat badak dapat mencapai 3.200 = 3.600 kg.

- 19 -
BURUNG UNTA
Struthio camelus

Merupakan jenis burung terbesar di Dunia yang masih hidup.


Tingginya mencapai 2,7 m dengan kecepatan lari 75 km / jam.
Telur telurnya dierami oleh yang pejantan maupun yang betinanya
secara bergantian. 1 butir telur burung unta beratnya mencapai 1,8
kg atau setara dengan 32 butir telur ayam.
Kadang burung unta mengerami lebih dari 60 butir dalam 1
sarang.

Burung unta dapat ditunggangi, bahkan di Afrika dijadikan sebagai ajang perlombaan pacuan
burung unta.

Sayap burung onta berfungsi sebagai kemudi pada waktu lari. Apabila ganti arah, maka salah
satu sayapnya dinaikan dan satunya diturunkan. Sayap ini berfungsi juga untuk bergaya
didepan pasangannya.
Makanan burung onta bermacam-macam, mulai dari tikus, serangga, rumput-rumputan, dan
biji-bijian. Kadang didalam perutnya ( khususnya yang ada di kebun binatang) ditemukan
kancing baju, uang logam, pensil.
Benda-benda ini untuk membantu pencernakan. Sehari dapat menghabiskan air sebanyak 7
liter air untuk minum.

KUDA ZEBRA
Equus burchelli
Penyebaran : Afrika Selatan, Afrika Barat dan Afrika Timur
Habitat : Savana dan hutan terbuka
Ada 3 jenis zebra, yaitu: Zebra Gunung, Zebra dataran, dan Zebra
Primitive
Betina melahirkan 1 ekor anak, setelah masa kebuntingan selama
370 hari. 1 jam setelah lahir anaknya sudah bisa berdiri.

Anak kuda zebra yang baru lahir memiliki garis garis berwarna
coklat dengan kaki yang tinggi, seperti anak kuda domestic.
Hidup berkelompok. Loreng zebra berbeda satu dengan lainnya seperti sidik jari manusia,
dan berfungsi sebagai kamuflase saat berlari agar terhindar dari serangan musuh atau
predator . Musuhnya singa, heyna, cheetah, anjing liar.
Kuda Zebra tidak dapat ditunggangi seperti halnya kuda tunggang, karena susunan tulangnya
tidak sekuat kuda tunggang. Kuda Zebra mempunyai senjata berupa gigitan dan tendangan
kaki belakangnya yang kuat.
Zebra makan rumput hanya bagian paling atasnya saja.

- 20 -
CHEETAH
Acinonyx jubatus
Penyebaran : Afrika selatan sahara kecuali hutan, Arab, Iran,
sejauh Turkestan.

Habitat : Savana, padang rumput terbuka

Cheetah atau citah berasal dari bahasa Sansekerta: Chitraka


yang berarti berbintik . Termasuk anggota keluarga kucing
( Felidae ) yang berburu mangsa dengan kecepatan, dan bukan taktik mengendap endap
atau bergerombol.
Merupakan satwa darat tercepat larinya. Mampu berlari 120 km / jam.
Cheetah suka sekali membuat bermacam-macam suara. Mereka sering mengerik,
mendengkur, mendengung dan mendengking. Tubuhnya ramping dengan ekor panjang yang
tebal sebagai alat keseimbangan pada saat berlari.
Cheetah mempunyai kuku seperti anjing, yaitu tidak bisa disimpan seperti yang ada pada
kuku kucing atau harimau. Pada saat lahir anak-anaknya sering bermain-main di dekat
induknya.
Cheetah mempunyai pola berburu yang berbeda dengan singa, atau satwa buas lainnya. Bila
satwa yang diburunya tidak dapat tertangkap olehnya, maka cheetah akan terengah engah
dan tidak melanjutkan perburuannya. Cheetah merubuhkan mangsanya dengan cara
menyengkatkan kakinya, agar satwa buruannya terjatuh.
Menurut cerita, satwa pemangsa besar dengan garis-garis mirip macan ditubuhnya ini sering
membawa kabur orang-orang yang berada di perbatasan Mozambique. Penduduk sering
memberi julukan "magwa".

Cerita atau isu adanya Cheetah terbukti kebenarannya ketika Paul dan Lena Bottriel berhasil
memotretnya pada tahun1975.
- 21 -
KAMBING GUNUNG
Ammotragus lervia

Penyebaran : Terisolasi di Utara Afrika


Habitat : Pegunungan daerah sahara .
Kambing gunung merupakan mamalia terbanyak yang
ditemukan hidup di habitat wilayah dataran tinggi. Mereka dapat
hidup pada dataran tinggi hingga 4.000 meter diatas permukaan
laut, atau setinggi 13.000 kaki.

Warna tubuh kambing gunung berpadu sempurna dengan warna habitat aslinya. Bergerak
pada bebatuan dengan sangat lincahnya, dan melompat panjang dengan sangat
mengesankan. Mempunyai ciri khas kaki dan bagian lehernya berjanggut.
Masa kawin terjadi pada musim gugur, namun dapat terjadi pada waktu waktu lainnya. Masa
kebuntingan terjadi antara 22 – 23 minggu. Setelah lahir, anak kambing gunung muda sangat
tangkas .
Menariknya, dalam beberapa jam setelah kelahirannya, bayi kambing gunung ini akan mulai
lari dan memanjat tebing tebing sekitarnya.
Mereka sangat mahir dalam memanjat tebing bebatuan curam. Bahkan mereka mampu
berdiri leluasa pada ketinggian hampir vertikal atau 90 derajat.
Telapak kaki kambing gunung mempunyai zat perekat. Mereka mampu berlari pada
kemiringan 90 ͦ dan tidak jatuh.
Mampu bertahan dari hembusan angin berkecepatan hingga 100 meter / jam.
Predator: Puma, beruang, serigala. Dan yang paling berbahaya adalah elang emas.

DEFASSA WATER BUCK / ANTELOPE AIR


Kobus ellipsiprymmus

Penyebaran : Sub sahara Afrika


Habitat : Belukar, savana, tidak pernah jauh dari air.

Beratnya lebih dari 273 kg. Aktif siang maupun malam hari.
Hidup berkelompok 5 – 30 ekor.
Musuh utamanya adalah singa. Makanannya rumput dan
vegetasi segar lainnya, minum dalam jumlah banyak. Sering
berdiri di dekat air. Pejantan muda dewasa sering memisahkan
diri .

Yang jantan mempunyai tanduk melengkung ke atas, yang panjangnya mencapai 76 cm.
Sedangkan betinanya tidak bertanduk.

Tubuhnya mempunyai kelenjar minyak .Satwa ini sering pula bertukar daerah teritorial.
- 22 -

BUAYA
Crocodylus porosus

Mengerami telurnya di tempat-tempat rimbun di lubang yang


digalinya, dan ditutupi daun-daunan. 1 lubang terdapat 30 – 40
butir, dengan masa pengeraman selama 80 hari.

Jenis kelamin buaya ditentukan oleh suhu pengeraman atau


suhu sarang tempat telur ditetaskan.
Pada buaya muara, suhu sekitar 31,6°C akan menghasilkan kelamin jantan, sedikit lebih
rendah atau lebih tinggi dari angka itu akan menghasilkan buaya betina
Setelah beberapa bulan anaknya menetas, anaknya disimpan di rongga mulut induknya untuk
menghindari serangan predator. Anaknya dilatih berenang dengan cara digendong di
punggung [Link] ekor yang digunakan untuk kemudi pada saat berenang.
Buaya mampu tidak makan selama 1 – 2 minggu. Sering memangsa satwa lainnya yaitu
zebra, atau antilope, pada saat satwa tersebut sedang minum di tepi sungai.

Buaya melipat kakinya ke belakang melekat pada tubuhnya, untuk mengurangi hambatan air
dan memungkinkannya menambah kecepatan pada saat berenang. Jari-jari kaki belakangnya
berselaput renang, yang meskipun tak digunakan untuk mendorong pada saat berenang.
Ukuran terbesar buaya muara hingga kini masih diperdebatkan. Buaya terbesar yang
pernah tercatat adalah seekor buaya muara raksasa sepanjang 8,6 m, yang tertembak
oleh seorang guru sekolah di Australia.
Sedangkan buaya terbesar yang masih hidup adalah seekor buaya muara sepanjang 7,1 m di
Suaka Margasatwa Bhitarkanika, Orissa, India. Pada bulan Juni 2006, rekornya dicatat
pada The Guinness Book of World Records

HARIMAU SUMATERA
Panthera tigris sumatrae

Merupakan salah 1 jenis dari 3 jenis harimau asli Indonesia


yang masih ada.
Populasinya kian menurun, diakibatkan adanya perburuan liar untuk diambil kulitnya, serta
organ organ tubuh lainnya. Dan kerusakan habitat alamnya.
Jumlahnya saat ini diperkirakan tinggal 200 ekor lagi.
Kegiatan konservasi yang dilakukan oleh TSI antara lain: Thn. 2008 Pelepasliaran harimau
sumatera bernama Pangreran & Agam di TN. Bukit Barisan Thn 2010 bernama Buyung &
Panti di TN Bukit Bariasan . Thn. 2011 bernama Putri di TN. Sembilang dan Thn. 2015
bernama Petir dan Panti di [Link] Barisan.
Status konservasi terancam punah. Dilindungi oleh Undang Undang Konservasi no. 5 tahun
1990. Di Taman Safari terdapat pusat penangkaran harimau sumatera, dan ada bank sperma
harimau sumatera.
- 23 -
BERUANG COKLAT
Ursus arctos

Habitat : Tanah hutan, padang rumput ( terutama


sebelah utara dari Rusia )

Beruang coklat merupakan salah satu species dari beberapa


jenis lainnya. Senang memanjat pohon, mencari cacing maupun
serangga.

Beruang Kodiak adalah jenis beruang coklat terbesar yang terdapat di sekitar pantai dan
kepulauan Alaska.

Beruang Kodiak berkembang dan berlimpah di kawasan Kepulauan Kodiak di Alaska. Berat
beruang kodiak bisa mencapai 685 kilogram. Beruang ini juga dikenal sebagai beruang coklat
besar/raksasa Alaska karena ukurannya.

Beruang ini mengkonsumsi blueberry gunung, bangkai ikan paus, tapi mangsa khusus
mereka adalah ikan salmon yang muncul di sungai setiap musim panas untuk bertelur.
Beruang yang besarnya sedemikian rupa, tetapi pada saat lahir anaknya hanya sebesar tikus
dewasa, dengan berat kurang dari 200 gram. Ketika lahir mata dan lubang telinganya masih
belum terbuka. Dan setelah beberapa bulan baru bisa melihat dan mendengar.
Mempunyai penglihatan yang kurang baik, namun daya penciumannya sangat tinggi. Sangat
mahir dalam menangkap ikan salmon, tetapi beruang muda kurang begitu sabar dalam
berburu ikan salmon. 1 s.d 3 ekor anak beruang hidup bersama induknya hingga musim semi.

BURUNG KASUARI
Casuarius spp

Penyebaran : Utara Australia, Papua


Habitat : Hutan . dataran tinggi dan dataran rendah. Sebagian
kecil berada di daerah pegunungan dengan ketinggi
an mencapai 300 m.
Berasal dari Papua. Tingginya bisa mencapai 1.5 m, dengan kecepatan
lari 40 km / jam. Senjatanya berupa tendangan kakinya yang kuat,
kukunya panjang dan sangat tajam.

Sering kali terjadi kasus kematian manusia akibat serangan burung [Link] hidup di
hutan karet dan perkebunan terbuka. Telurnya sebanyak 3 – 8 butir.
Daerah sebaran ketiga spesies ini adalah di hutan tropis dan pegunungan di
pulau Papua. Kasuari Gelambir-ganda adalah satu-satunya spesies burung kasuari yang
terdapat di Australia.
Kasuari diperlengkapi tanduk di atas kepalanya, yang membantu burung ini sewaktu berjalan
di habitatnya di hutan yang lebat. Yang betina berukuran lebih besar dan berwarna lebih
terang dibanding pejantannya.
- 24 -

EMU
Dromaius novaehollandiae

Penyebaran : Australia, Tasmania


Habitat : Padang rumput luas bersemak.

Merupakan burung terbesar kedua di dunia dari genus dromairus.


Mereka merupakan burung yang aneh yang mengikuti, dan menonton
hewan lain maupun manusia.

Emu jantan mengerami telur-telurnya dan menetaskannya. Sarangnya


dibangun di atas tanah dan dapat menampung 15 – 20 butir dari beberapa induk emu. Masa
dewasa umur 2 – 3 tahun. Status bahaya terhadap kepunahan.
Emu menelan batu, pecahan logam untuk menggiling makanan dalam system
pencernakannya. Mereka dapat berenang dan berjalan dengan cepat.

Jantan dan betina sulit dibedakan secara visual, tetapi dapat dibedakan oleh jenis suara
keras.
Emu dapat bertahan hidup 10 – 20 tahun di alam liar.

IMPALA
Aepyceros melampus
Impala berasal dari bahasa Zulu, yang berarti gazele.
Ditemukan di Kenya, Tanzania, Swaziland, Mozambik, Namibia,
dll. Di Afrika terdapat 1.600.000 ekor. Impala dapat beradaptasi
pada lingkungan yang berbeda. Hidup tergantung pada sumber
air, dan dapat hidup pada siang maupun malam hari.

Jantan mempunyai tanduk sedangkan betinanya tidak


bertanduk. Satwa ini dapat membentuk kelompok mencapai 100
ekor.
Terdapat 2 sub species, yaitu: Black Faced Impala aepyceros melampus Comon impala
aepyceros melampus.

Pada saat ketakutan atau kaget, impala dapat melompat untuk membingungkan pemangsa /
predator, yaitu Cheetah, singa, jaguar, dan anjing liar. Mereka dapat melompat sejauh 10 m
dengan tinggi 3 m. Kecepatan larinya 90 km /jam.

Pada saat banyak makanan, maka pejantannya akan mengumpulkan betinanya untuk
berkelopok dalam satu wilayahnya / teritorialnya, dan akan mengusir pejantan muda yang
mendekati wilayahnya.
Impala secara simbiosis berhubungan dengan larva, yang memakan kutu dari bagian
tubuhnya yang tidak dapat diakses oleh satwa itu sendiri, yaitu bagian telinga, leher, kelopak
mata. dahi, dan perut bagian bawah.

- 25 -
ORANG UTAN KALIMANTAN
Pongo pygmaeus
Orang utan berasal dari Sumatera dan Kalimantan. Namun
orang Kalimantan lebih besar dari orang utan Sumatera.

Secara umum, orang utan mempunyai sidik jari seperti sidik jari
manusia. Rahangnya lebih besar dari rahang manusia. Gigi
gerahamnya sangat kuat dan bahkan dapat menghancurkan
kacang yang paling keras sekalipun. Orang utan biasa mencicipi
dulu buah yang akan di makan sebelum digigit.
Orang utan bisa juga mengalami sakit gigi, influenza seperti manusia.
Dia dapat menirukan tingkah laku manusia, serta dapat dilatih makan dengan menggunakan
sendok dan garpu maupun mencuci dengan air dan sabun.
Orang hutan hidup semi soliter ( tidak hidup berkelompok dalam jumlah banyak ). Orang utan
hidup arboreal ( di atas pohon ). Berbeda dengan Gorila maupun simpanse, yang hidup
berkelompok dan banyak menghabiskan waktunya di tanah ( terrestrial ) .
Di alam, tidur di atas pohon, dan berpindah dari satu pohon lainnya untuk menghindari dari
serangan binatang buas, berupa ular python, babi , elang hitam, dan buaya.
Orang utan Kalimantan dapat mencapai usia 35 – 40 tahun, tetapi di penangkaran dapat
mencapai usia 50 - 60 tahun.

WALABI
Macropus agilis
Marsupialia ( hewan berkantung ) ini hidup di savana
berdataran rendah dan bersarang di vegetasi yang rimbun.
Walabi hidup berkelompok hingga 10 individu.
Walabi merupakan marsupialia terbesar yang ditemukan di
Papua. Pejantannya lebih besar dari betina. Bewratnya hanya
26 kg saja.
Walabi berbeda dengan kangguru. Kangguru berbadan tegak,sedangkan walabi sedikit
membungkuk. kangguru langsing, sedangkan walabi gendut. kangguru jenis tertentu bisa
mencapai tinggi 2 m, sedangkan walabi lebih kecil. Wajah kangguru lebih mirip manusia,
sedangkan walabi lebih mirip tikus.
Menurut para ahli, ada 2 kemungkinan pesebaran Walabi. Yang pertama yakni lepasnya
walabi yang dibawa dari Australia dan kemudian berkembangbiak di alam bebas Papua.
Kemungkinan kedua adalah ketika permukaan air laut surut sekitar 14.000 - 17.000 tahun
yang lalu, sehingga pada rumput membentang dari Australia menuju dataran rendah di
selatan Papua.
Menurunnya populasi Walabi, disebabkan terjadi peningkatan perburuan. Selain diambil
dagingnya, kulit walabi dijadikan bahan pembuat dompet. Telapak kakinya dibuat gantungan
kunci, bahkan tulangnya dijadikan sendok.
- 26 -
BANTENG JAWA
Bos javanicus

Banteng jawa merupakan satwa asli Asia Tenggara ditemukan


di Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam.
Banteng jenis ini juga ditemukan Australia Utara sejak masa
kolonisasi Britania Raya tahun 1849.
Di Indonesia, satwa ini ditemukan di jalimantan, Jawa dan Bali.
satwa endemik Indonesia, dan merupakan Ikon Taman Nasional
( TN ) Baluran Jawa Timur. Banteng jawa atau tembadau adalah satwa sekerabat dengan
sapi.
Mengalami penurunan populasi dan terancam punah, karena kerusakan habitat, juga
perburuan liar.
Banteng di Jawa Timur ini bahkan sering kali diburu karena merusak lahan pertanian dan
perkebunan.

CAPYBARA
Hydroschaerus hydrochaeris
Berasal dari Amerika Selatan. Penyebarannya dari Panama
Selatan sampai ke utara Argentina dan Uruguay.
Senang berada di dekat air. Species social yang mempunyai
100 individu. Hidup berkelompok antara 10 – 20 ekor, tertapi
kadang juga hidup soliter. Menyendiri. Mempunyai berat 50 kg.

Capybara merupakan satwa perenang yang baik , dan mampu


menyelam selama 5 menit, yang berguna untuk menghindari dari serangan predator. Jika
diperlukan, capybara bisa tidur di air.
Satwa ini sering diburu untuk diambil kulit dan dagingnya. Masa hidup: 8 – 10 tahun, tetapi
dipenangkaran bisa mencapai usia 12 tahun.
Satwa ini sering diburu oleh jaguar, puma, ocelot, dan anaconda. Bahkan juga sering diburu
oleh para perternak , kerena dianggap pesaing dalam mencari rumput untuk ternaknya. .
Masa kebuntingannya: 130 – 150 hari.

- 27 -

Revisi: 15 Juni 2019. dari berbagai sumber.

Anda mungkin juga menyukai