Animasi Dan Multimedia
#5 Audio Dalam Multimedia
Sopian Alviana, [Link]., [Link]
Outline Perkuliahan
•Definisi Audio
•Penggunaan Audio
•Jenis Audio
Definisi suara
• Fenomena fisik yang dihasilkan oleh getaran benda.
• Getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitude
yang berubah secara kontinyu terhadap waktu.
• Suara berhubungan erat dengan rasa “MENDENGAR”.
• Suara atau bunyi merambat melalui udara.
• Suara atau bunyi tidak dapat merambat dalam ruang hampa.
Skema munculnya suara
Konsep dasar suara
• Suara dihasilkan oleh getaran suatu benda.
• Selama bergetar terjadi perbedaan tekanan di udara dan sekitarnya.
• Suara biasanya menimbulkan “GELOMBANG”.
• Gelombang merupakan pola osilasi yang terjadi.
• Setiap GELOMBANG mempunyai PERIODE.
• PERIODE merupakan pola sama yang berulang pada interval tertentu.
• Contoh suara periodic yaitu instrument music, nyanyian burung, dll.
• Contoh suara non periodic yaitu batuk, percikan ombak, dll.
Gambaran sinyal suara
Suara mempunyai kaitan erat
• Frekuensi
• Amplitudo
• Velocity
frekuensi
• Banyaknya periode dalam 1 detik
• Satuan : Heartz (Hz) atau cycles per second (cps)
• Panjang gelombang suara (wavelength) dirumuskan = c/f Dimana c = kecepatan
rambat bunyi Dimana f = frekuensi
• Contoh : Berapa panjang gelombang untuk gelombang suara yang memiliki
kecepatan rambat 100 m/s dan frekuensi 5 kHz? Jawab : Wavelength = c/f =
100/5 = 20 mm
• Berdasarkan frekuensi, suara dibagi menjadi
1. Infrasound 0 Hz – 20 Hz
2. Pendengaran Manusia 20 Hz – 20 KHz
3. Ultrasound 20 KHz – 1 GHz
4. Hypersound 1 GHz – 10 THz
frekuensi
• Manusia membuat suara dengan
frekuensi : 50 Hz – 10 KHz.
• Sinyal suara musik memiliki frekuensi : 20
Hz – 20 KHz
• Sistem multimedia menggunakan suara
yang berada dalam range pendengaran
manusia.
• Suara yang berada pada range
pendengaran manusia disebut “AUDIO”
dan gelombangnya sebagai “ ACCOUSTIC
SIGNALS”. Suara di luar range
pendengaran manusia dapat dikatakan
sebagai “NOISE” (getaran yang tidak
teraktur dan tidak berurutan dalam
berbagai frekuensi, tidak dapat didengar
manusia).
amplitudo
• Keras lemahnya bunyi atau tinggi rendahnya gelombang.
• Satuan amplitudo adalah decibel (db)
• Bunyi dapat merusak telinga jika tingkat volumenya lebih besar dari
85 db dan pada ukuran 130 db akan mampu membuat hancur
gendang telinga.
velocity
• Kecepatan perambatan gelombang bunyi sampai ke telinga
pendengar.
• Satuan yang digunakan : m/s
• Pada udara kering dengan suhu 20˚ C (68˚ F) m kecepatan rambat
suara sekitar 343 m/s
Representasi suara
• Gelombang suara analog tidak dapat langsung direpresentasikan pada
komputer.
• Komputer mengukur amplitudo pada satuan waktu tertentu untuk
menghasilkan sejumlah angka. Tiap satuan pengukuran ini dinamakan
“SAMPLE”.
• Gelombang Suara “dimanipulasi” hingga dapat diubah ke dalam
bentuk digital
Representasi suara
Analog digital conversion (ADC)
• proses mengubah amplitudo gelombang bunyi ke dalam waktu
interval tertentu (disebut juga sampling), sehingga menghasilkan
representasi digital dari suara.
• Sampling rate : beberapa gelombang yang diambil dalam satu detik.
• Contoh : jika kualitas CD audio yang dikatakan memiliki frekuensi
sebesar 441000 Hz, berarti sample sebesar 44100 per detik.
Encoder
Langkah adc
• Membuang frekuensi tinggi dari source signal.
• Mengambil sample pada interval waktu tertentu (sampling).
• Menyimpan amplitudo sample dan mengubahnya ke dalam bentuk
diskrit (kuantisasi).
• Merubah bentuk mejadi nilai biner.
Langkah adc
Digital analog converter (DAC)
• proses mengubah digital audio menjadi sinyal analog. DAC biasanya
hanya menerima sinyal digital Pulse Code Modulation (PCM).
• PCM adalah representasi digital dari sinyal analog, dimana gelombang
disample secara beraturan berdasarkan interval waktu tertentu, yang
kemudian diubah ke biner.
• Proses pengubahan ke biner disebut Quantisasi.
• PCM ditemukan oleh insinyur dari Inggris, bernama Alec Revees tahun
1937.
• Contoh DAC adalah : soundcard, CD player, MP3Player, IPod
Format audio
Advance audio coding (.m4a)
• ACC bersifat lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum
dikompres secara sempurna, karena setelah dikompres terdapat data-data yang hilang).
• AAC merupakan audio codec yang menyempurnakan MP3 dalam hal medium dan high bit rates.
• Cara kerja :
1. Bagian-bagian sinyal yang tidak relevan dibuang.
2. Menghilangkan bagin-bagian sinyal yang redundan.
3. Dilakukan proses MDCT (Modified Discret Cosine Transform) berdasarkan tingkat kekompleksitasan
sinya.
4. Adanya penambahan Internal Error Correction.
5. Kemudian, sinyal disimpan atau dipancarkan.
• Kelebihan AAC
1. Sample ratenya antara 8 Hz – 96 KHz, sedangkan MP3 16 Hz – 48 kHz.
2. Memiliki 48 Channel.
3. Suara lebih bagus untuk kualitas bit yang rendah (dibawah 16 Hz).
Software pendukung AAC “ IPod dan Itunes, Winamp.
Handphone : Nokia N91, Sony Ericsson W80, dan Motorola ROKR E1.
Hardware : Play Station Portable (PSP) pada Agustus 2005.
Waveform audio (.wav)
• WAV adalah format audio standar Microsoft dan IBM untuk PC.
• WAV biasanya menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation).
• WAV adalah data tidak terkompres sehingga seluruh sample audio
disimpan semuanya di harddisk.
• Sofware yang dapat menciptakan WAV dari analog sound misalnya
Windows Sound Recorder.
• WAV jarang digunakan di internet karena ukurannya yang relative
besar.
• Maksimum ukuran file WAV adalah 2GB.
Audio interchange file format (.aif)
• Meruapakan format standar Macintosh
• Software pendukung : Apple Quick Time
Audio cd (.cda)
• Format untuk mendengarkan CD audio
• CD Audio stereo berkualitas sama dengan PCM/WAV yang memiliki
sampling rate 44100 Hz., 2 Channel (Stereo) pada 16 bit.
• Durasi = 75 menit dan dynamic range = 95 db
Mpeg audio layer 3 (.mp3)
• Merupakan file dengan lossy compression.
• Sering digunakan di internet karena ukurannya yang cukup kecil disbanding
ukuran audio file yang tidak terkompresi.
• Distandarisasi pada tahun 1991.
• Kompresi dilakukan dengan menghilangkan bagian-bagian bunyi yang kurang
berguna bagi pendengaran manusia.
• Kompresi mp3 dengan kulaitas 128 bits 44000 Hz biasanya akan menghasilkan file
berukuran 3-4 MB, tetapi unsure panjang pendeknya lagu juga akan berpengaruh.
• Software pemutar file mp3 : Winamp.
• Software Encoder : LAME (Lame ain’t MP3 Encoder), sebuah encoder mp3 open
source dan freeware yang dibuat oleh Mike Cheng pada awal tahun 1998.
• Macam-macam bit rate : 32, 40, 48, 56, 64, 80, 96, 112, 128, 160, 192, 224, 256
dan 320 kbit/s.
Music instrument digital interface (midi)
• Standard yang dibuat oleh perusahaan alat-alat musik elektronik berupa serangkaian
spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi.
• MIDI = format data digital
• Interface MIDI terdiri dari 2 komponen :
1. Perangkat Keras Hardware yang terhubung ke peralatan (alat instrument / komputer)
2. Data Format
Pengkodean informasi
Spesifikasi instrument
Awal/akhir nada
Frekuensi
Volume suara
• MIDI device (mis. Synthesizer) berkomunikasi melalui channel
• Piranti standard memiliki 16 channel
• 128 macam instrument (termasuk noise effect), mis : 0 Accoustic piano 12 Marimba 40 Violin
Music instrument digital interface (midi)
• 1 channel dapat memainkan 3 – 16 note
• MIDI Reception Mode
1. Mode 1 : Omni On / Poly
2. Mode 2 : Omni On / Mono
3. Mode 3 : Omni Off / Poly
4. Mode 4 : Omni Off / Mono
• Komponen – komponen MIDI device
1. Sound generator ? pembangkit suara synthesizer
2. Microprosesor ? mengirim / merima MIDI message
3. Keyboard ? mengontrol synthesizer secara langsung
4. Control Panel ? mengatur fungsi – fungsi selain nada dan durasi (volume, jenis suara, dll)
5. Auxiliary Controllers ? memanipulasi nada (modulation, pitch, dll)
6. Memory
• MIDI Message
• Format MIDI message terdiri dari status byte (keterangan mengenai jenis pesan) dan data bytes.
Jenis midi message
1. Channel Message (Dikirim pada piranti tertentu)
• Channel Voice message → performance data antar MIDI device,
keyboard action, perubahan control panel
• Channel Mode Message → bagaimana MIDI device penerima
merespon channel voice message
2. System Message (dikirim pada semua piranti dalam system)
• System real time message (1 byte) → sinkronisasi waktu
• System common message →mempersiapkan sequencer/synthesizer
untuk memainkan lagu.
• System exclusive message → personalisasi message
Thank You
Next Materi ( Video Dalam Multimedia )