Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 42
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada
Apotek (Studi Kasus : Apotek Assifa Lampung)
1
Yodhi Yuniarthe, 2Fatimah Fahurian, 3Icha Nuari
1,2,3
Program Studi Informatika, Fakultas Komputer Universitas Mitra Indonesia
Email: 1yodhi@[Link], 2fatimah_fahurian@[Link]
Abstract
Pharmacy is one of the health service facilities in helping to achieve optimal health
status for the community. Health services are every effort carried out individually or
together in an organization to improve health, prevent and cure disease and restore
individuals, families, groups and communities. Assifa Pharmacy is one of the
pharmaceutical health service units that can help the public to obtain drugs, but
currently at the Assifa pharmacy it has not been done computerized by recording,
the data processing process takes time and often experiences inaccuracies or is slow
in the search and report process. the data. With these problems, a desktop-based
application is needed for drug supplies at pharmacies that can overcome existing
problems. The results of the design of this study are desktop-based applications
using Borland Delphi programming and databases using MySQL. The presence of
this application makes it easier for users to search for sales transactions and drug
supplies. It is hoped that this new system can make it easier and more efficient for
pharmacies to process transaction data and drug stock computerized as well as to
facilitate the processing of transaction data and drug stock.
Keywords - Pharmacies, Desktop Applications, Drugs, Information Systems
Abstrak
Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan dalam membantu
mewujudkan tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan secara sendiri-
sendiri atau bersama-sama dalam suatu organisasi untuk meningkatkan kesehatan,
mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan perorangan, keluarga,
kelompok, dan masyarakat. Apotek Assifa adalah salah satu unit pelayanan
kesahatan kefarmasian yang dapat membantu masyarakat untuk memperoleh obat,
namun saat ini di apotek Assifa belum di lakukan secara terkomputerisasi dengan
cara pencatatan, proses pengolahan data tersebut membutuhkan waktu dan sering
mengalami terjadinya ketidakakuratan atau lambat dalam proses pencarian dan
laporan data tersebut. Dengan adanya permasalahan tersebut maka dibutuhkan
suatu aplikasi berbasis Dekstop untuk persediaan Obat Pada Apotek yang dapat
mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada. Hasil rancangan dari penelitian
ini berupa aplikasi berbasis dekstop menggunakan pemrograman borland delphi
dan database menggunakan mysql. Hadirnya aplikasi ini lebih memudahkan
pengguna dalam proses pencarian transaksi penjualan dan persediaan obat.
Diharapkan dengan adanya sistem yang baru ini dapat membuat pihak apotek lebih
mudah dan efisien dalam melakukan proses pengolahan data transaksi dan stok
obat secara terkomputeris sekaligus untuk mempermudah dalam melakukan proses
pengolahan data transaksi dan stok obat..
Kata Kunci - Apotek, Aplikasi Dekstop, Obat, Sistem Informasi
1 PENDAHULUAN
Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan dalam membantu
mewujudkan tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Menurut
Perkemkes No. 9 Tahun 2017 Apotek adalah sebagai tempat sarana pelayanan
kefarmasian oleh apoteker. Adapun surat izin apotek (SIA) adalah bukti yang diberikan
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 43
oleh pemerintah daerah kabupaten/kota kepada apoteker sebagai izin untuk
menyelenggarakan apotek. Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang
diselenggarakan secara sendiri-sendiri atau bersama-sama dalam suatu organisasi untuk
meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan
perorangan, keluarga, kelompok, dan masyarakat. Selain itu Apotek juga sebagai salah
satu tempat pengabdian praktek profesi apoteker dalam melaksanakan kefarmasian.
Dengan berkembangnya teknologi di era globalisasi saat ini yang semakin pesat sehingga
keberadaan komputer sangatlah penting dalam pengolahan data, karena teknologi
komputer sangat membantu dalam mempercepat, mempermudah dan keakuratan
pengolahan suatu data. Salah satunya dalam bidang kesehatan seperti farmasi, dengan
menggunakan nya teknologi komputer dapat menunjang kualitas bidang pelayanan
kesehatan pada apotek dan menjadi modal terpenting dalam persaingan dengan apotek
lainnya.
Menurut SMK Farmasi Cendikia (2013) Obat yaitu suatu bahan atau panduan
bahan-bahan yang dimasudkan untuk digunakan dalam menetapkan diagnosa,mencegah,
mengurangkan, menyembuhkan penyakit atau gejala penyakit, luka atau kelainan
badannya dan rohannya pada manusia atau hewan, memperelok bagian badan manusia.
Apotek Assifa adalah salah satu unit pelayanan kesahatan kefarmasian yang dapat
membantu masyarakat untuk memperoleh obat, namun saat ini di apotek Assifa belum di
lakukan secara terkomputerisasi tetapi masih dengan secara sederhana yaitu dilakukan
dengan cara pencatatan. Sehingga petugas harus mengecek persedian stok obat satu
persatu di catatan kartu stok obat yang di tulis tangan untuk mengetahui ada atau tidaknya
obat, dan berapa jumlah stok obat yang tersedia serta transaksi penjualan juga masih
dicatat dibuku besar. Sehingga proses pengolahan data tersebut membutuhkan waktu
yang relatif cukup lama dan sering mengalami terjadinya ketidakakuratan atau lambat
dalam proses pencarian dan laporan data tersebut.
Untuk itu maka perlu adanya suatu sistem yang baru untuk mempermudah dalam
pencatatan dan pengecekan stok obat yaitu secara terkomputerisasi dalam proses
penginputan laporan data transaksi penjualan dan stok obat agar dapat membantu dalam
pengolahan data dan informasi. Dimana Menurut Stok atau Persediaan adalah semua
barang yang ada pada perusahaan dalam kondisi tertentu dengan tujuan nantinya untuk
dijual atau dikonsumsi dalam perusahaan. Dengan adanya permasalahan tersebut maka
dibutuhkan perancangan sistem informasi yang dapat mengatasi permasalahan-
permasalahan yang ada pada apotek Assifa yaitu menggunakan bahasa pemograman
berbasis desktop Borland Delphi yang merupakan salah satu yang dipilih oleh penulis
dalam perancangan sistem informasi transaksi dan stok obat. Merancang dan Membangun
sistem pengolahan data transasksi dan stok obat pada Apotek Assifa Karang Anyar,
Lampung Selatan yang sedang berjalan saat ini masih dilakukan secara manual yaitu
dengan cara pencatatan yang tulis tangan dibuku besar. Diharapkan dengan adanya sistem
yang baru ini dapat membuat pihak apotek lebih mudah dan efisien dalam melakukan
proses pengolahan data transaksi dan stok obat secara terkomputeris sekaligus untuk
mempermudah dalam melakukan proses pengolahan data transaksi dan stok obat.
2 METODOLOGI PENELITIAN
2.1 Metode Pengembangan Sistem
Desain dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem dari
waterfall, metode ini memberikan pendekatan-pendekatan sistematis yang berurutan bagi
pengembangan sistem informasi. Berikut adalah gambar pengembangan sistem perangkat
lunak dengan metode waterfall. Menurut Pressman, Roger S. 2012 metode waterfall
disebut juga metode air terjun atau yang sering dinamakan siklus hidup klasik (Classic
life cycle), dimana hal ini menggambarkan pendekatan yang sistematis dan juga
berurutan pada pengembangan perangkat lunak, dimulai dengan spesifikasi kebutuhan
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 44
pengguna lalu beranjut melalui tahap-tahapan perencanaan (planning), permodelan
(modelling), kontruksi (construction), serta penyerahan sistemke para
pelanggan/pengguna (deployment), yang diakhiri dengan dukungan pada perangkat lunak
lengkap yang dihasilkan. Tahapan-tahapan dari metode waterfall adalah sebagai berikut :
1. Perencanaan (System Engineering)
Tahap ini pengembangan sistem diperlukan komunikasi perangkat lunak yang
diharapkan oleh pengguna dan batasan perangkat lunak tersebut. Informasi ini
biasanya dapat diperoleh melalui wawancara, diskusi atau survei langsung. Informasi
dianalisis untuk mendapatkan data yang diharapkan oleh pengguna.
2. Analisis
Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan difokuskan pada software. Untuk
mengetahui sifat dari program yang akan dibuat, maka para software engineer harus
mengerti tentang domain informasi dari software, misalnya fungsi yang dibutuhkan,
user interface.
3. System Design
Spesifikasi kebutuhan dari tahap sebelumnya akan dipelajari dalam fase ini dan
design sistem diarsipkan. Design sistem membantu dalam menentukan perangkat
keras (hadware) dan sistem persyaratan dan juga membantu dalam mendefinisikan
arsitektur sistem secara keseluruhan.
4. Impementation
Tahap ini, sistem pertama kali dikembangkan program kecil yang disebut unit, yang
terintegrasi dalam tahap selanjutnya. Setiap unit dikembangkan dan diuji untuk
fungsionalitas yang disebut sebagai unit testing.
5. Pengujian
Seluruh unit yang dikembangkan dalam tahap implementasi diintegrasikankedalam
sistem setelah pengujian yang dilakukan masing-masing unit. Setelah intergarasi
seluruh sistem diuji untuk mengecek setiap kegagalan maupun kesalahan.
6. Operation & Maintenance
Tahap akhir dalam model waterfall. Perangkat lunak yang sudah jadi, dijalankan serta
dilakukan pemeliharaan. Pemeliharaan termasuk dalam memperbaiki kesalahan yang
tidak ditemukan pada langkah sebelumnya. Perbaikan implementasi unit sistem dan
peningkatan jasa sistem sebagai kebutuhan baru.
Metode air terjun (waterfall) adalah metode ini memungkinkan untuk departementasikan
dan kontrol. Proses pengembangan model fase one by one, sehingga meminimalis
kesalahan yang memungkinkan akan terjadi. Pengembangan bergerak dari konsep, yaitu
melalui design, implementasi, pengujian, instalasi, penyelesaian masalah, dan berakhir
dioperasi dan pemeliharaan.
Gambar 1. Tahapan Metode Waterfall
2.2 Metode Perancangan Sistem
Dalam sebuah sistem digunakan beberapa tool untuk melakukan perancangan
sistem informasi transaksi dan stok obat pada apotek assifa. Analisis Sistem Informasi
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 45
Transaksi dan Stok Obat yang sedang berjalan, Analisis yang sedang berjalan dilakukan
dengan tujuan untuk mengetahui proses kerja yang sedang berjalan. Pokok-pokok yang
dianalisis meliputi analis prosedur atau aliran data, diagram konteks, dan data flow
diagram. Ini dilakukan untuk mengevaluasi dan memberikan gambaran rencana
pemecahan masalah yang dihadapi. Perancangan sistem informasi transaksi dan stok obat
ini perlu dikembangkan karena yang sedang berjalan saat ini belum terdapat sistem
terkomputerisasi sehingga proses pencarian data dan transaksi penjualan yang mengalami
keterlambatan serta memerlukan waktu yang cukup lama.
Pada dasarnya usulan perancangan sistem yang dibuat tidak banyak yang berubah
dari sistem yang berjalan. Usulan sistem yang dirancang adalah proses pengolahan data
stok obat dan transaksi penjualan yang selama ini belum dilakukan secara
terkomputerisasi menjadi pengolahan data yang dilakukan dengan buatan komputer.
Perancangan sistem ini meliputi diagram konteks, diagram alir data, tahap perancangan
ini memeberikan gambaran mengenai aliran informasi dan proses yang berjalan dalam
sistem. Tujuan dari perancangan sistem ini adalah membentuk kerangka sistem
pengolahan data dengan bantuan komputer yang bertujuan untuk menghasilkan
perancangan pengolahan data stok obat dan transaksi penjualan yang berbasis komputer
dengan memberikan gambaran secara umum kepada pemakai tentang sistem yang baru
ini. Pengembangan sistem berati suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang
lama secara keseluruhan memperbaiki sistem yang telah ada. Pada prinsipnya prosedur
yang diusulkan tidak jauh berbeda dengan prosedur yang sedang berjalan, namun pada
prosedurnya penulis mengusulkan ada beberapa yang di rubah. Pada sistem yang
diusulkan diharapkan dapat memberikan hasil sebagai berikut :
1. Dapat mempermudah pekerjaan admin dalam proses pengolahan data stok obat
dengan cara menginputkan setiap obat yang masuk maupun obat yang keluar
sehingga proses penggolahan tersebut dapat lebih terjamin keakuratan sebuah data.
2. Laporan pengolahan transaksi penjualan dapat dicetak dan lebih memudahkan
konsumen dengan ada nya sebuah struk pembelian.
Sistem informasi transaksi dan stok obat pada Apotek Asiifa berbasis destop Borlan
delphi 7 yang terencana dan terprogam diharapkan dapat berjalan dengan baik
pembahasan ini menjelaskan tentang mengenai hasil perancanagan sistem informasi
seperti perangkat keras (Hadware), perangkat lunak (Software) serta kerja program.
Rancanagan Menu utama digunakan untuk menampilkan menu utama program, dalam hal
ini menu utama terdiri dari home, Login, logout, Master Data, Transaksi, Laporan.
Berikut rancangan menu utama .
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 46
HALAMAN MENU UTAMA
MASTER
SISTEM TRANSAKSI LAPORAN BANTUAN
DATA
LOGO
TEXT
Gambar 2. Tampilan Halaman Menu Utama
Untuk mendukung proses perancangan sistem berikut ini merupakan rancanagan
masukan yang diusulkan untuk keperluan rancangan sistem informasi transaksi danstok
obat pada Apotek Assifa berbasis Destop Borland Delphi rancangan masukan dapat
dilihat pada gambar berikut ini :
LOGO
Nama Obat
Dosis
Kemasan
Produksi
Stok
Harga Satuan
Tgl Kadaluarsa
Tambah Simpan Edit Hapus Batal
Gambar 3. Entri Tampilan Halaman Data Obat
2.3 Metode Pengujian Sistem
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 47
Menurut Selfina. 2013, Black box adalah pengujian yang memfokuskan pada
keperluan fungsional dari sistem, karena itu ujicoba black box memungkinkan
pengembangan sistem aplikasi untuk membuat himpunan kondisi input yang akan melatih
seluruh syarat-syarat fungsional suatu program.
3 HASIL PENELITIAN
3.1 Hasil Perancangan
Hasil Perancanagan program di awali dengan adanya tampilan dari aplikasi
program yang telah diselesaikan harus berjalan dengan baik pada perancangan sistem
informasi transaksi dan stok obat. Pengoperasian program dengan mengaktifkan xampp
sebagai server dari aplikasi yang dibuat selanjutnya dalam pembuatan perancangan
database menggunakan MySQL. Setelah berhasil login pengguna akan masuk kemenu
Utama atau Home yang berisikan, Master Data, Transaksi, Laporan, Bantuan.
Gambar 4. Form Menu Data Obat
Form data obat untuk menginputkan Data Obat yang Baru atau belum pernah dibeli.
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 48
Gambar 5. Form Menu Data Supplier
Form Data Supplier untuk menginputkan data yang baru dari Sales atau PBF meliputi
nama, alamat, telp, Email.
Gambar 6. Form Menu Data Stok Obat
Form Menu Stok Obat untuk memasukan data obat atau menambah obat yang dibeli
dengan cara mengupdate stok obat.
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 49
Gambar 7. Form Menu Penjualan
Fungsi dari form menu penjualan adalah untuk transaski penjualan pada konsumen agar
memudahkan konsumen bila sudah mempunyai struk atau nota.
Gambar 8. Form History Penjualan
Fungsi dari form history penjualan adalah untuk melihat data pembelian obat pada
konsumen atau pasien.
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 50
Gambar 9. Form Cetak Nota Penjualan
3.2 Rancangan Struktur Database
Rancangan Kamus data yang akan digunakan didalam perancangan sistem ini
akan menentukan struktur file database yang menunjukan struktur dari elemen-elemen
yang menyatakan panjang tipe datanya, pengembangan struktur basis data yang akan di
uraikan sebagai berikut :
Gambar 10. Relasi Antar Tabel
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 51
3.3 Pengujian Sistem
Pada tahap pengujian, peneliti menggunakan spesifikasi perangkat keras dan
lunak untuk sistem pengguna dan sistem client menggunakan perangakat yang sama
karena aplikasi ini masih diimplementasikan pada localhost dan komputer penulis sendiri.
Pengujian yang dilakukan terhadap aplikasi sistem informasi transaksi dan stok obat ini
adalah pengujian dengan metode blackbox. Pengujian dilakukan dengan menjalakan
semua fungsi dan fitur yang ada dari aplikasi ini dan kemudian dilihat apakah hasil dari
fungsi-fungsi tersebut sesuai dengan yang diharapkan. Aplikasi dijalankan melalui
aplikasi dekstop Borland Delphi. Berikut hasil dari pengujian terhadap aplikasi sistem
yang dapat ditunjukkan pada Tabel 1.
Tabel 1. Hasil Pengujian Sistem
No Pengujian Hasil Diharapkan Hasil Uji Kesimpulan
1 Halaman Login Setelah login Berhasil Ke menu Valid
aplikasi Admin memasukan username home
dan password berhasil
kehalaman menu
utama
2 Halaman Daftar Obat Menampilkan data Berhasil Valid
daftar obat menampilakn inputan
data obat
3 Halaman edit dan Menampilkan data Berhasil Valid
hapus data daftar obat daftar obat dan menampilkan data
menghapus data yang daftar obat yang telah
ingin di ubah di hapus dan di ubah
No Pengujian Hasil Diharapkan Hasil Uji Kesimpulan
4 Halaman daftar obat Menampilkan daftar Berhasil Valid
batal obat untuk membatalkan menampilkan daftar
bila ingin mengubah obat yang dibatalkan
jika ingin diubah
5 Halaman Pencarian Menampilkan daftar Berhasil
Daftar Obat obat untuk mencari obat Menampilkan daftar
yang akan dicari obat pencarian
6 Halaman Data Menampilkan data Berhasil Valid
Supplier supplier Menampilkan inputan
data supplier
7 Halaman Edit dan Menampilkan data Berhasil Valid
hapus data supplier supplier jika ingin menampilkan data
menghapus atau yang dihapus
megubah data supplier
8 Halaman Data Menampilkan data Berhasil Valid
supplier Batal supplier jika ingin menampilkan data
mengubah atau supplier yang
mengahpus di batalkan dibatalkan
9 Halaman Data Stok Menampikam data stok Berhasil Valid
Obat obat yang ingin menampilkan dan
diinputkan menyimpan data
10 Halaman Data Stok Menampilkan data stok Berhasil mengubah Valid
Obat Edit dan Hapus obat untuk mengubah dan menghapus data
dan menghapus data
obat yang ingin dihapus
atau diubah
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 52
11 Halaman Data Stok Menampilakan data stok Berhasil Valid
Obat Batal obat batal jika data membatalkan data
yang diinputkan ingin stok obat yang dituju
dibatalkan
12 Halaman Pencarian Menampilkan data stok Berhasil Valid
Stok Obat obat untuk mencari obat menampilakan data
yang akan dicari yang dicari
13 Halaman penjualan Menampilkan halaman Berhasil disimpan Valid
Obat penjualan obat untuk dan di cetak nota
disimpan dan dicetak pembelian
14 Halaman History Menampilkan Daftar Berhasil dilihat daftar Valid
Penjualan pejualan obat penjualan obat
15 Halaman Laporan Menampilkan data yang Berhasil Dicetak Valid
Stok Obat ingin dicetak laporan
stok Obat
4 KESIMPULAN
Setelah melakukan penelitian penulis menarik kesimpulan bahwa diapotek Assifa
telah dapat bekerja dengan baik sekaligus sistem informasi ini telah sesuai dengan tujuan
awal dari penelitian ini. Hasil rancangan aplikasi berbasis destop borland delpi dan
database menggunakan mysql, dengan demikian tentu lebih memudahkan user atau
pengguna dalam proses pencarian transaksi penjualan dan stok obat apabila user
membutuhkan untuk pendataan daftar obat, data stok obat dan transaksi penjualan bahkan
mengubah, menambah, menghapus, mencetak laporan data yang lebih mudah dan lebih
efesien.
5 DAFTAR PUSTAKA
Al Fatta, Hanif. 2012. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Untuk Keunggulan
Bersaing Dengan Perusahaan Dan Organisasi Modern. Yogyakarta: Andi Offset.
Antony dkk. 2017. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer: Vol.4, No.2, Juni
2017, HLM.136-147.
Cendikia, SMK. 2013. Fermakognisi. Bandar Lampung: Cendikia Farma Husada.
Pare, Selfina. 2013. Jurnal Ilmiah Mustek Anim Ha Vol.2 No.3. Musamus Maruke:
Universitas Musamus.
Kadir, Abdul. 2014. Pengenalan Sistem Informasi: Yogyakarta. Andi Offset.
Kusnassriyanto. 2011. Belajar Pemrograman Delphi. Bandung: Modula.
Mulyadi. 2016. Sistem Akutansi. Jakarta: Salemba Empat
Nugroho, Bunafit. 2011. Database Relasional dengan mysql. Yogyakarta: Andi.
Prihantara, Aditya, Kusuma Rianti, Berliana. 2012.”Desain dan implementasi sistem
Informasi Pada Apotek Mitra Agung Surakarta” dalam Journal Speed Volume 4
No 3 Tahun 2012. Pacitan: Universitas Surakarta.
Roger, Presman. 2012. Rekayasa Perangkat Lunak – Buku Satu, Pendekatan Praktisi
(Edisi 7), Yogyakarta: Andi. .
Suharsono, Retnoningsih Ana. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia: Semarang. Widya
Karya.
Sutabri, Tata. 2012. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Andi Offset.
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)
Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA)
ISSN: 2745-8911
Vol. 2, No. 2, Oktober 2021 53
Rancang Bangun Aplikasi Dekstop Sistem Persediaan Obat Pada Apotek
(Yodhi Yuniarthe, Fatimah Fahurian, Icha Nuari)