0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan13 halaman

Formularium Obat Puskesmas Kemuning

Diunggah oleh

upf kemuning
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan13 halaman

Formularium Obat Puskesmas Kemuning

Diunggah oleh

upf kemuning
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS KEMUNING
Jln Raya Tonjong Desa Cimanggis RT 03 RW 12 Kec. Bojonggede-Bogor
Telp (0251) 8551994 Email : upfkemuning@[Link]

KEPUTUSAN
KEPALA PUSKESMAS KEMUNING

NOMOR : 445/SK- 029 /PKM-KMNG/2023

TENTANG
FORMULARIUM OBAT DI PUSKESMAS KEMUNING

KEPALA PUSKESMAS KEMUNING

Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan


kesehatan di Puskesmas KEMUNING maka perlu menjamin
aksesibilitas obat yang aman, berkhasiat, bermutu, dan
terjangkau dalam jenis dan jumlah yang cukup;

b. bahwa dalam rangka dalam rangka meningkatkan upaya


pelayanan kesehatan di Puskesmas KEMUNING diperlukan
dukungan logistik obat-obatan yang efektif, aman, efisien
sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di
bidang farmasi dan peralatan kesehatan serta tuntutan
masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud


huruf a dan b perlu menetapkan Surat Keputusan Kelapa
Puskesmas KEMUNING tentang Penetapan Formularium
Obat di Puskesmas KEMUNING;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;

2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43


Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;

3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26


Tahun 2020 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di
Puskesmas;

4. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


189 tahun 2006 tentang Kebijakan Obat Nasional;

5. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


1121/MENKES/SK/XII/2008 tentang Pedoman Teknis
Pengadaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan;

6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 514 tahun 2015


tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasyankes
Tingkat Pertama;

7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


Hk.01.07/Menkes/6477/2021 Tentang Daftar Obat Esensial
Nasional;

8. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


HK.01.07/MENKES/1970/2022 tentang Perubahan atas
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.01.07/MENKES/6485/2021 tentang Formularium
Nasional

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KEMUNING


TENTANG FORMULARIUM OBAT PUSKESMAS
KEMUNING.

Kesatu : Menetapkan daftar formularium obat yang ada di


Puskesmas KEMUNING sebagaimana tersebut dalam
lampiran yang merupakan bagian tak terpisahkan dari
keputusan ini.
Kedua : Dalam hal obat yang dibutuhkan tidak tercantum dalam
formularium obat, maka dapat digunakan obat lain secara
terbatas dengan persetujuan Kepala Puskesmas
KEMUNING.
Ketiga : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan
dengan ketentuan terdapat kekeliruan dalam penetapan
ini akan dirubah dan diperbaiki kembali sebagaimana
mestinya.

Ditetapkan di : KEMUNING
pada tanggal : 21 Maret 2023

KEPALA PUSKESMAS KEMUNING


KABUPATEN BOGOR

dr. Rika Sri Ratna


Pembina Utama Muda
NIP. 196905132003122003
LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS
NOMOR : 445/SK- /PKM-KMNG/2023
TENTANG : FORMULARIUM OBAT DI PUSKESMAS
KEMUNING

SUB KELAS TERAPI/NAMA KETERSE PERESEPAN KETERANGAN


GENERIK/SEDIAAN/KEKUA DIAAN MAKSIMAL
No
TAN DAN RESTRIKSI
PENGGUNAAN
1. ANALGESIK, ANTIPIRETIK, ANTIINFLAMASI NON STEROID, ANTIPIRAI
1.2 ANALGESIK NON
NARKOTIK
1 Asam mefenamat
1. kaps 500 mg 30 tab/bulan
2 Ibuprofen
1. tab 400 mg 30 tab/bulan - Untuk nyeri akut: 14
tab/kasus.
- Untuk nyeri kronis: 60
tab/bulan.
3 Natrium diklofenak
1. tab al enterik 50 mg 30 tab/bulan
4 Parasetamol
1. tab 500 mg 30 tab/bulan
2. sir 120 mg/5 ml 3 btl/kasus
1.3 ANTIPIRAI
1 Alopurinol
1. tab 100 mg 30 tab/bulan. Tidak untuk nyeri akut
2.1 ANESTETIK LOKAL, UMUM
dan OKSIGEN
1 1. Etil Klorida semprot 100
ml
2. Lidocain inj 2%
2.2 OBAT untuk PROSEDUR
PRE OPERATIF
1 Diazepam
1. Inj 5 mg/mL (i.v./i.m.)
3. ANTI ALERGI dan OBAT untuk
ANAFILAKSIS
1 Deksametason 20 mg/hari.
1. inj 5 mg/ml (i.v/i.m)
2 Epinefrin (adrenalin)
1. inj 0,1% (i.v/s.k/i.m)
3 Difenhidramin 30 mg/hari.
1. inj 10 mg/mL (i.v./i.m.)
3 Klorfeniramin
1. tab 4 mg 3 tab/hari, maks
5 hari.
4 Loratadin
1. tab 10 mg 1 tab per hari Urtikaria akut dilakukan di
maks 5 hari Faskes Tk. 1.
ANTIDOT
4.1 KHUSUS
1 Atropin
1. inj 0,25 mg/mL (i.v.)
2 Kalsium glukonat
1. inj 100 mg/ml
5. ANTIEPILEPSI-
ANTIKONVULSI
1 Diazepam
1. inj 5 mg/mL 10 amp/kasus, Tidak untuk i.m
kecuali untuk
kasus di ICU.
2. enema 5 mg/2,5 mL 2 tube/hari, bila
kejang
3. enema 10 mg/2,5 mL 2 tube/hari, bila
kejang
2 Fenobarbital
1. inj 50 mg/mL 40 mg/kgBB.
6.1 ANTELMINTIK
6.1.1 Antelmintik intestinal
1 Albendazol
1. tab 400 mg
2. susp 200 mg/5 mL
6.1.2 Antifilaria
1 Dietilkarbamazin
1. tab 100 mg Tidak digunakan untuk ibu
hamil dan menyusui
6.2 ANTIBAKTERI
6.2.1 Beta laktam
1 Amoksisilin
1. tab 250 mg 10 hari
2. Tab 500 mg 10 hari
3. sir kering 250 mg/5 ml 1 btl/kasus.
[Link] Kloramfenikol
1 Kloramfenikol
1. kaps 250 mg 4 kaps/hari
selama 5 hari
- Untuk
meningitis:
Anak: 2 g/hari
selama 14 hari.
Dewasa: 4
g/hari selama 14
hari.
2. susp 125 mg/5 ml 5 hari. - Untuk
meningitis:
maks 14 hari.
[Link] Sulfa-trimetroprim
1 Kotrimoksazol (dewasa)
kombinasi:
a. tab 400/80 mg 4 tab/hari
selama 10 hari
kecuali pada
immunocompro
mised selama
21 hari.
b. tab 800/160 mg - Profilaksis
pada pasien
HIV: 1 tab/hari
sampai CD4 >
200
sel/mikroliter. -
Infeksi yang
sensitif terhadap
kotrimoksazol: 2
tab/hari selama
10 hari. - PCP:
3-6 tab/hari
selama 21−28
hari.
2 Tiap 5 ml suspensi :
a. 200/40 mg 5 hari
[Link] Makrolid
1 Eritromisin
1. tab 500 mg - 4 tab/kaps per
hari selama 5
hari
[Link] Kuinolon
1 Siprofloksasin
1. tab 500 mg Tidak digunakan untuk pasien
usia < 18 tahun, ibu hamil,
atau ibu menyusui.
[Link] Metronidazol
1 Metronidazol Untuk infeksi akibat bakteri
anaerob
1. tab 500 mg dapat diberikan
maksimum 2
minggu/kasus,
kecuali pada
kasus abses
paru, otak,
hepar dan organ
lain disesuaikan
dengan
kebutuhan
pasien.
6.3 ANTIINFEKSI KHUSUS
6.3.1 Antilepra
1 Rifampisin
1. kaps 300 mg
6.3.2 Antituberkulosis
1 OAT KDT Kategori 1
Kombinasi untuk dewasa:
Paduan dalam bentuk dosis
tetap (KDT/FDC)
4 FDC mengandung Digunakan
a. rifampisin kaps 150 mg pada: a)
b. isoniazid tab 75 mg Pengobatan TB
c. pirazinamid tab 400 mg tahap awal: 1
d. etambutol tab 275 mg tab/15 kgBB,
1. tab maks selama 2
bulan pertama.
b) Pengobatan
TB tahap
lanjutan: 1
tab/15 kgBB,
maks selama 4
bulan tahap
lanjutan,
pemberian 3x
seminggu. c)
Dapat
diperpanjang
bila perlu.
2 OAT KDT Kategori 2 Digunakan
Paduan dalam bentuk pada: a)
Kombinasi Dosis Tetap Pengobatan TB
(KDT/FDC) untuk Dewasa tahap awal: 1
terdiri dari: tab/15 kgBB,
4 KDT/FDC mengandung: maks selama 3
a. rifampisin 150 mg bulan pertama.
b. isoniazid 75 mg b) Pengobatan
c. pirazinamid 400 mg TB tahap
d. etambutol 275 mg lanjutan: 1
1. tab tab/15 kgBB,
maks selama 5
bulan tahap
lanjutan,
diberikan
bersamaan
dengan
Etambutol,
pemberian 3x
seminggu
3 OAT KDT Kategori Anak Digunakan pada
Paduan dalam bentuk pengobatan TB
Kombinasi Dosis Tetap tahap awal. 1
(KDT/FDC) untuk Anak tab/5−8 kgBB,
terdiri dari: 3 KDT/FDC maks 2 bulan
mengandung pertama,
a. rifampisin kaps 75 mg pemberian
b. isoniazid tab 50 mg setiap hari.
c. pirazinamid tab 150 mg
1. tab
6.4 ANTIFUNGI
6.4.1 Antifungi Sistemik
1 Griseofulvin (micronized)
1. tab 125 mg
6.5 ANTIPROTOZOA
6.5.1 Antiamuba dan Antigardiasis
1 Metronidazol
1. tab 500 mg
6.6 ANTIVIRUS
6.6.1 Antiherpes
1 Asiklovir
1. tab 400 mg
7. ANTIMIGREN dan
ANTIVERTIGO
7.1. ANTIMIGREN
7.1. 1. Profilaksis
1 Propanolol
1. tab 10 mg
7.1.2. Serangan Akut
1 Kombinasi KDT/FDC 8 tab/minggu
mengandung
a. ergotamin 1 mg
b. kafein 8 mg
7.2. Antivertigo
1. betahistin Untuk vertigo perifer:
1. tab 6 mg - BPPV: 1 minggu.
- Non BPPV: 30
tab/bulan.
8. ANTIPARKINSON
1 Triheksifenidil Dapat digunakan pada
gangguan ekstrapiramidal
karena obat
1. tab 2 mg Dalam penanganan gangguan
ekstrapiramidal perlu dilakukan
monitoring sesuai dengan
Pedoman Penyelenggara-an
Kesehatan Jiwa di Fasilitas
Pelayanan Kesehatan Primer
Terapi awal dapat diberikan di
puskesmas yang memiliki
tenaga kesehatan terlatih dan
mempunyai surat penugasan
dari Kementerian Kesehatan
9. OBAT yang MEMPENGARUHI
DARAH
9.1 ANTIANEMI
1 Kombinasi KDT/FDC:
a. ferro sulfat 200 mg setara
dengan 60 mg Fe elemental
b. asam folat 0,4 mg
1. tablet selaput
9.2 OBAT yang
MEMPENGARUHI KOAGULASI
1 Fitomenadion (Vitamin K1)
1. tab sal 10 mg
2. inj 2 mg/ml (i.m) Dosis untuk bayi baru lahir 1
mg.
Dosis untuk bayi premature
0,5 mg.
10. ANTISEPTIK dan
DISINFEKTAN
10.1 ANTISEPTIK
1 Hidrogen peroksida
1. cairan 3%
2 Povidon iodine
1. lar 100 mg/ml
10.2 DISINFEKTAN
1 Etanol 70%
11. OBAT dan BAHAN untuk
GIGI
11.1 ANTISEPTIK dan BAHAN
untuk PERAWATAN SALURAN
AKAR GIGI
1 Eugenol
1. cairan
2 Kalsium hidroksida
1. bubuk, pasta
3 klorfenol kamfer mentol
(CHKM)
1. cairan
8 Pasta pengisi saluran akar
1. pasta
[Link] TUMPAT
1 bahan tumpatan sementara
2 glass ionomer ART
(Atraumatic
Restorative Treatment)
1. serb
2. lar
3 Komposit resin
1. set
13. PREPARAT LAINNYA
1 anestetik lokal gigi
kombinasi :
lidokain HCl 2% + epinefrin 1
: 80.000
1. inj 2 ml
2 Etil klorida
1. semprot 100 ml
3 Pasta devitalisasi (non
arsen)
1. pasta
14. DIURETIK dan OBAT untuk
HIPERTROFI PROSTAT
14.1 DIURETIK
1 Furosemid
1. tab 40 mg
2 Hidroklortiazid
1. tab 25 mg
15. HORMON, OBAT ENDOKRIN
LAIN dan KONTRASEPSI
15.1 ANTIDIABETES
1 Glibenklamid Dosis maks 15
1. tab 5 mg mg per hari.
Maks 90
tab/bulan
2 Glimepirid
1. tab 2 mg 60 tab/bulan.
3 Metformin
1. tab 500 mg 120 tab/bulan.
16.2 HORMON KELAMIN dan
OBAT yang MEMPENGARUHI
FERTILITAS
16.2.1 kontrasepsi
1 Kombinasi:
a. levonogestrel 150 mcg
b. etinilestradiol 30 mcg
2 Linestrol
1. tab 0,5 mg
[Link] kontrasepsi parenteral
1 Medroksi progesterone
asetat
1. inj depo 150 mg
[Link] kontrasepsi, AKDR (IUD)
1 Copper T
[Link] Kontrasepsi, implant
1 Levonorgestrel
1. implant 2 rods, 75 mg (3-
4 tahun)
16.3 HORMON TIROID dan
ANTITIROID
1 Propiltiourasil
1. tab 100 mg
16.4 KORTIKOSTEROID
1 Prednisone
1. tab 5 mg
17. OBAT KARDIOVASKULER
17.1 ANTIANGINA
1 Isosorbid dinitrat
1. tab 5 mg 90 tab/bulan
17.2 ANTIARITMIA
1 Digoksin
1. tab 0,25 mg
2 Propanolol
1. tab 10 mg
17.3 ANTIHIPERTENSI
1 Amlodipin
Pemberian obat
antihipertensi harus
didasarkan pada prinsip
dosis titrasi, mulai dari dosis
terkecil hingga tercapai
dosis dengan outcome
tekanan
darah terbaik.
1. tab 5 mg 30 tab/bulan
2. tab 10 mg 30 tab/bulan
2 Hidroklortiazid
1. tab 25 mg 30 tab/bulan.
3 Kaptopril
1. tab 12.5 mg 90 tab/bulan
2. tab 25 mg 90 tab/bulan.
4 Nifedipin
1. kaps 10 mg
Hanya untuk preeklampsia
dan tokolitik
5 Propanolol
1. tab 10 mg
17.4 OBAT untuk GAGAL
JANTUNG
1 Furosemid
1. tab 40 mg 120 tab/bulan
2 Kaptopril
1. tab 12,5 mg 90 tab/bulan
2. tab 25 mg 90 tab/bulan
17.5 OBAT untuk SYOK
KARDIOGENIK dan SEPSIS
1 Epinefrin (adrenalin)
1. inj 1 mg/ml
17.6 ANTIHIPERLIPIDEMIA
1 Simvastatin
Sebagai terapi tambahan
terhadap terapi diet pada
pasien hiperlipidemia
dengan:
a) kadar LDL > 160 mg/dL
untuk pasien tanpa
komplikasi diabetes
melitus/PJK.
b) Pasien ASCVD (pasca
PCI, CABG, stroke iskemi
dan/atau PAD, pascainfark)
yang dibuktikan dengan
EKG atau MSCT atau
riwayat angiografi. Target
LDL adalah ≤ 70 mg/dL,
yang harus
diperiksa setiap 6 bulan.
c) kadar LDL > 130 mg/dL
untuk pasien diabetes
melitus. Setelah 6 bulan
dilakukan evaluasi ketaatan
pasien terhadap control diet
dan pemeriksaan
laboratorium LDL
dilampirkan setiap 6 bulan.
1. tab sal 10 mg 30 tab/bulan
18. OBAT TOPIKAL untuk KULIT
18.1 ANTI BAKTERI
1 antibakteri, kombinasi
KDT/FDC mengandung:
a. basitrasin 500 IU/g
b. polimiksin B 10.000 IU/g
1. salep kulit 2%
2 Framisetin sulfat
1. tulle 1%
18.2 ANTIFUNGI
1 Antifungi, kombinasi:
a. asam benzoat 6%
b. asam salisilat 3%
1. salep
2 Mikonazol
1. krim 2%
3 Nistatin
1. tab vaginal 100.000
UI/tab
18.3 ANTIINFLAMASI dan
ANTIPRURITIK
1 Betametason
1. krim 0,5 mg/g
2 Hidrokortison
1. krim 2,5%
18.4 ANTISKABIES dan
ANTIPEDIKULOSIS
1 Salep 2-4, kombinasi:
a. asam asetilsalisilat 2%
b. belerang endap 4 %
1. salep
2 Salep Antifungi
18.5 LAIN-LAIN
1 Bedak salisil
1. serb 2%
19. LARUTAN ELEKTROLIT,
NUTRISI, dan LAIN-LAIN
19.1 ORAL
1 Garam oralit kombinasi
1. serb untuk 200 ml air
2 Zinc
Untuk anak usia < 2 tahun
1. sir 10 mg/ml
20. PARENTERAL
Larutan Mengandung
Elektrolit
1. Larutan Garam Fisiologis
Larutan Mengandung
Karbohidrat + Elektrolit
20.1 Lain-lain
1 Air untuk injeksi
1. amp 25 ml
21. ANTIMIKROBA
1 Gentamisin
1. salep mata 0.3%
2. tts mata 0.3%
2 Kloramfenikol
1. tts mata 0.5%
2. salep mata 1%
3 Oksitetrasiklin
1. salep mata 1%
22. OKSITOSIK
1 Metilergometrin
1. tab salut 0,125 mg
2. inj 0,2 mg/ml
2 Oksitosin
1. inj 10 UI/ml
23. PSIKOFARMA
23.1 ANTIANSIETAS
1 Diazepam
1. tab 2 mg 30 tab/bulan
2. injeksi 5mg/mL
23.2 ANTI DEPRESI
1 Amitriptilin
1. tab 25 mg 60 tab/bulan
23.3 ANTIPSIKOSIS
1 Haloperidol
1. tab 5 mg 90 tab/bulan
2 Klorpromazin
1. tab sal 100 mg 90 tab/bulan Terapi awal dapat diberikan
di puskesmas yang memiliki
tenaga kesehatan terlatih dan
mempunyai surat penugasan
dari Kementerian Kesehatan
3 Klozapin
Hanya untuk pengobatan
psikosis yang sudah resisten
terhadap antipsikotik lain.
1. tablet 25 mg 60 tab/bulan
4 Risperidon Terapi awal dapat diberikan
Untuk skizofrenia di puskesmas yang memiliki
Adjunctive treatment pada tenaga kesehatan terlatih dan
pasien bipolar yang tidak mempunyai surat penugasan
memberikan respons dari Kementerian Kesehatan
dengan pemberian litium
atau valproat.
1. tablet 2 mg 90 tab/bulan
25. OBAT untuk SALURAN CERNA
24.1 ANTASIDA dan ANTIULKUS
1 Antasida, kombinasi :
1. tab kunyah
2. susp
2 Ranitidin
1. tab 150 mg 30 tab/bulan.
3 Omeprazol
1. kaps 20 mg 30 kaps/bulan.
a) untuk terapi jangka
pendek pada kasus tukak
lambung, tukak duodenum
dan refluks esofagitis
b) diberikan 1 jam sebelum
makan
25.1 ANTIEMETIK
1 Domperidon
1. tab 10 mg
2 Klorpromazin
1. tab 100 mg
3 Metoklorpamid
1. tab 10 mg
26. ANTIHAEMOROID
1 Antihaemoroid, kombinasi:
a. bismuth subgalat
b. heksaklorofen
c. lidokain
d. seng oksida
1. sup 5 sup/kasus
27. ANTISPASMODIK
1 Atropine
1. inj 0,25 mg/mL (i.v./s.k.)
28. OBAT untuk DIARE
1 Atapulgit
1. tab
2 Catatan: Dilarutkan
dalam 200 mL air.
Garam oralit, kombinasi:
1. serb untuk 200 ml air
3 Zinc
Harus diberikan bersama
oralit selama 10 hari
1. tab disp 20 mg
4 Kombinasi KDT/FDC
mengandung:
Kaolin 550 mg
Pektin 20 mg
1. tab
29. OBAT untuk SALURAN
NAPAS
29. ANTIASMA
1 Aminofillin
1. tab 150 mg
2 Epinefrin (adrenalin)
1. inj 1 mg/ml
3 Prednison
1. tab 5 mg
4 Salbutamol
1. tab 2 mg
2. cairan ih 0,1% Hari pertama
maks 8 vial/hari,
selanjutnya maks
4 vial/hari.
30. ANTITUSIF
1 Kodein
1. tab 10 mg
2 n-asetil sistein
1. kaps 200 mg Maks 10
kaps/kasus.
31. OBAT yang
MEMPENGARUHI SISTEM IMUN
31.1 SERUM dan
IMUNOGLOBULIN
1 hepatitis B imunoglobulin Untuk bayi baru lahir dengan
(human) ibu HBsAg positif.
1. inj 100-220 IU
2 serum anti bisa ular :
khusus untuk daerah
tertentu
A.B.U. I (khusus ular dari
luar Papua)
1. inj (i.m/i.v)
2 serum antitetanus (A.T.S)
Untuk pencegahan :
1. inj 1500 UI/amp (i.m.)
32. VAKSIN
Disediakan oleh Kemenkes
Disimpan pada suhu 2-8oC
1 Vaksin BCG
Disimpan dekat evaporator
Vaksin yang telah dilarutkan
tetapi tidak segera
digunakan maka harus
disimpan pada suhu 2−8 0C
tidak lebih dari 3 jam
Penyimpanan
1. serb inj 0,75
mg/mL+pelarut (i.k.)
2 Vaksin DPT-HB-HiB
1. inj (i.m.)
3 Vaksin hepatitis B
Rekombinan
Diberikan pada bayi < 24
jam pascalahir dengan
didahului suntikan vitamin
K1 2−3 jam sebelumnya.
1. Prefilled Injection Device
(Uniject) (i.m)
4 vaksin jerap difteri tetanus Untuk anak < 7 tahun.
(DT)
1. inj 40/15 lf/mL (i.m.)
5 Vaksin jerap tetanus difteri Untuk anak < 7 tahun.
(TD)
1. inj 15/4 lf/mL (i.m.)
6 vaksin measles rubella (MR) a. Disimpan
dekat evaporator.
b. Vaksin yang telah
dilarutkan disimpan pada
suhu 2−8 0C selama dan
harus digunakan sebelum
lewat 6 jam.
c. Digunakan pada usia 9
bulan, 18 bulan, dan kelas 1
SD
1. inj (s.k)
7 Vaksin polio
1. inj (i.m.)
8 vaksin polio oral (b-OPV)
1. drops
33. OBAT untuk TELINGA,
HIDUNG, dan TENGGOROKAN
1 Karbogliserin
1. Tts telinga 10%
2 Kloramfenikol Untuk infeksi telinga dengan
membran timpani yang utuh.
1. tts telinga
34. VITAMIN dan MINERAL
1 Asam askorbat (vitamin C)
1. tab 50 mg
2 Kalsium glukonat
1. inj 100 mg/ml
3 Kalsium laktat (kalk) Untuk hipoparatiroidisme
1. tab 500 mg
4 Kombinasi :
a. fero sulfat 200 mg
b. asam folat 0,25 mg
1. tab salut
5 Piridoksin (vitamin B6)
1. tab 10 mg 30 tab/bulan.
6 Retinol (Vitamin A)
1. kaps lunak 100.000 UI
2. kaps lunak 200.000 UI
7 Tiamin (vitamin B1)
1. tab 50 mg 30 tab/bulan
8 Vitamin B kompleks 30 tab/bulan.
1. tab

Kepala Puskesmas Kemuning

dr. Rika Sri Pembina


Utama Muda
NIP. 196905132003122003

Anda mungkin juga menyukai