Program Pendidikan TK PGRI MAWAR 2022
Program Pendidikan TK PGRI MAWAR 2022
JANGKA
PANJANG
JANGKA
MENENGAH
JANGKA
PENDEK
2022
PROGRAM JANGKA PANJANG
TAHUN 2022
1. Kegiatan Umum
a. Pelaksanaan PPDB
b. MOA (Masa Orientasi Anak)
c. Melaksanakan carnaval/pawai dalam
rangka menyambut HUT RI
d. Melaksanakan senam sehat ceria
setiap hari Jumat
e. Mengadakan perlombaan pada saat
agustusan
f. Mengadakan lomba menggambar
dan/atau mewarnai
g. Mengikuti kegiatan-kegiatan yang
dilaksanakan oleh panitia setempat
h. Pentas seni yang dilaksanakan pada akhir tahun
i. Membuat SOP tata tertib in door dan out door
j. Field Trip (Kunjungan ke tempat-tempat
terkait dengan tema pembelajaran; kantor
desa, kebun, kantor pos, perpustakaan,
rumah sakit/puskesmas, pasar, terminal,
kantor Polsek, camping and cooking
untuk mengimplementasikan puncak
tema)
2. Kegiatan keagamaan
anak
Membaca Iqro’
3. Kegiatan Ekstrakurikuler
• Menari
• Menyanyi
• Bermain angklung
3. Program Bidang Sarana Prasarana
c. Pengadaan UKS
Program Pendidikan Anak Usia Prasekolah merupakan salah satu usaha untuk
mengembangkan potensi anak dan salah satu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak
usia 4-6 tahun dalam aspek kesehatan yakni terpenuhinya gizi bagi anak. Psikososial dan
emosional, oleh karena itu pendidikan mempunyai peranan penting dan sangat mendasar
dalam upaya peningkatan sumber daya manusia yang berkulitas di masa yang akan datang.
Dengan demikian, setiap anak perlu dirangsang agar dapat tumbuh dan berkembang daya
pikirnya sehingga menjadi manusia yang berguna di masa depannya.
C. Peta Lokasi TK PGRI MAWARDesa Bandorasa Kulon
Peta Lokasi.
BAB II
DOKUMEN I
A. Pendahuluan
1. Latar Belakang
Pendidikan anak usia dini diyakini menjadi dasar bagi penyiapan sumber daya
manusia yang berkualitas di masa datang. Oleh karena itu layanan PAUD harus
dirancang dengan seksama dengan memperhatikan perkembangan anak, perubahan ilmu
pengetahuan dan teknologi serta budaya yang berkembang. Memahami kondisi tersebut,
maka TK PGRI MAWAR Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten
Kuningan memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan PAUD.
Kurikulum Tingkat Satuan TK PGRI MAWAR Desa Bandorasa Kulon
Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan disusun oleh Tenaga pendidik dan
kependidikan TK PGRI MAWAR Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus
Kabupaten Kuningan, keberadaannya sangat penting karena KTSP sebagai acuan
penyelenggaraan dan pengelolaan keseluruhan program dan pelaksanaan pembelajaran.
KTSP juga dijadikan sebagai patokan untuk melaksanakan pengukuran keberhasilan
pencapaian tujuan, program dan keseluruhan kegiatan pembelajaran. KTSP sebagai data
bagi peningkatan dan perbaikan mutu satuan pendidikan secara bertahap dan
berkesinambungan.
f. Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini berisikan
kemampuan dan muatan pembelajaran untuk suatu tema pembelajaran pada
PAUD yang mengacu pada Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar dikembangkan
berdasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat dan memperkaya antar
program pengembangan. Dalam merumuskan Kompetensi Dasar juga
memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari
suatu program pengembangan yang hendak dikembangkan. Kompetensi Dasar
dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan pengelompokkan kompetensi inti
sebagai berikut:
h. Muatan Pembelajaran
Muatan pembelajaran pada PAUD berisi materi-materi yang dikenalkan kepada
anak sesuai dengan program pengembangan. Muatan pembelajaran pada
program anak usia dini lebih menekankan pada pembentukan sikap, etika,
pengenalan cinta tanah air.
i. Beban Belajar
1) Beban belajar PAUD merupakan keseluruhan pengalaman belajar yang
harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu
tahun, dilakukan melalui tatap muka per minggu paling sedikit 900 menit.
2) Apabila satuan PAUD hanya melakukan tatap muka 540 menit per minggu
maka harus diperkaya dengan pengasuhan terprogram oleh orang tua/wali
peserta didik dengan durasi paling sedikit 360 menit per minggu.
B. VISI, MISI DAN TUJUAN TK PGRI MAWAR
1. Visi TK
“Membentuk amak yang cerdas, berakhlak mulia, Sholeh dan solehah sehingga
terwujud anak yang agamis, kreatif, dan mandiri”
2. Misi TK AL MUHAJIRIN
a. Melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan efektif
b. Mendidik anak secara optimal sesuai kemampuan anak
c. Menyiapkan anak didik ke jenjang pendidikan dasar dengan ketercapaian
kompetensi dasar sesuai tahap perkembangan anak.
3. Tujuan TK AL MUHAJIRIN
a. Menyediakan layanan pendidikan yang terjamgkau dan bermutu bagi anak
usia 4 – 6 tahun
b. Meningkatkan kemampuan anak bermain sambil belajar
c. Membentuk anak – anak yang cerdas, berkualitas dan berkembang sesuai
usianya
d. Menciptakan suasana sekolah yang bernuansa agamis dan disiplin
e. Menyiapkan anak didik memasuki jenjang pendidikan dasar dengan
ketercapaiannya kompetensi dasar sesuai tahapan perkembangan anak
f. Meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dalam mengelola
pendidikan yang menyenangkan dan berpotensi serta berkualitas
NOTE :
a. Sesibuk apapun manfaatkan buku komunikasi ini sebagai media untuk sama-
sama mengontrol perkembangan anak-anak
b. Tanyakan segala hal yang tidak jelas tentang kondisi putra-putrinya baik melalui
pertemuan langsung dengan kami (face to face), melalui telp (by phone), melalui
buku komunikasi (communication book)
c. Mari kita optimalkan media ini sebagai upaya kita untuk menyempurnakan misi
dan visi kita (orang tua dan sekolah) terhadap keberhasilan anak kita sebagai
tanggung jawab bersama.
Kemampuan yang ingin di capai pada lingkup ini yaitu melatih melalui
pembiasaan beribadah dengan cara yang menyenangkan,mengenal dan
mencintai Tuhan sejak dini sehingga akan terwujud perilaku akhlaqul
karimah,ikhlas,sabarjujur dan senang menjalankan perintah agama.
2. Lingkup Perkembangan Fisik/Motorik
Fisik motorik ini meliputi :
a. Motorik kasar
Memiliki kemampuan gerakan tubuh secara terkoordinasi, lentur,
seimbang, lincah dan mengikuti aturan.
b. Motorik halus.
Memiliki kemampuan menggunakan alat untuk mengeksplorasi dan
mengekspresikan diri dalam berbagai bentuk.
c. Kesehatan dan perilaku Keselamatan
Memiliki berat badan, tinggi badan, lingkar kepala sesuai usia serta
memiliki kemampuan untuk berperilaku hidup bersih, sehat dan peduli
terhadap keselamatannya.
IV. Kognitif
A. Belajar dan 1. Mengenal benda berdasarkan 1. Menunjukkan aktivitas yang
Pemecahan fungsi (pisau untuk memotong, bersifat eksploratif dan
Masalah pensil untuk menulis). menyelidik (seperti: apa
2. Menggunakan benda-benda yang terjadi ketika aor
sebagai permainan sombolik ditumpahkan).
(kursi sebagai mobil) 2. Memecahkan masalah
3. Mengenal konsep sederhana sederhana dalam kehidupan
dalam kehidupan sehari-hari sehari-hari dengan cara
(gerimis, hujan, gelap, terang, yang fleksibel dan diterima
temaram, dsb). sosial.
4. Mengetahui jonsep banyak dan 3. Menerapkan pengetahuan
“............
antara buyi dan bentuk
huruf.
5. Membaca nama sendiri.
6. Menuliskan nama sendiri.
7. Memahami arti kata dalam
cerita.
8.
V. Sosial emosional
A. Kesadaran Diri 1. Menunjukkan sikap mandiri dalam 1. Memperlihatkan
memilih kegiatan. kemampuan diri untuk
2. Mengendalikan perasaan. menyesuaikan dengan
3. Menunjukkan rasa percaya diri. situasi.
4. Memahami peraturan dan disiplin. 2. Memperlihatkan kehati-
5. Memiliki sikap gigih (tidak mudah hatian kepada orang yang
menyerah). belum dikenal
6. Bangga terhadap hasil karya (menumbuhkan
sendiri. kepercayaan pada orang
dewasa yang tepat).
3. Mengenal perasaan sendiri
dan mengelolanya secara
wajar (mengendalikan diri
secara wajar).
➢
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum
Kompetensi Inti (KI) pada kurikulum 2014 Pendidikan Anak Usia Dini
merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai STPPA (Standar Tingkat
Pencapaian Perkembangan Anak) yang harus dimiliki peserta didik PAUD pada usia
6 tahun.
Adapun kompetensi inti mencakup :
1. KI-1 adalah sikap spiritual
2. KI-2 adalah sikap sosial
3. KI-3 adalah pengetahuan
4. KI-4 adalah keterampilan
Uraian tentang kompetensi inti PAUD yaitu :
CAKUPAN URAIAN
KI-2 Memiliki perilaku hidup sehat, rasa ingin tahu, kreatif dan estetis,
percaya diri, disiplin, mandiri, peduli, mampu bekerja sama, mampu
menyesuaikan diri, jujur, rendah hati dan santun dalam berinteraksi
dengan keluarga, pendidik dan/pengasuh dan teman.
Kompetensi Dasar pada kurikulum 2014 Pendidikan Anak Usia Dini berisikan
kemampuan dan muatan pembelajaran untuk suatu tema pembelajaran pada PAUD yang
mengacu pada kompetensi inti. Rumusan Kompetensi Dasar dikembangkan dengan
memeprhatikan karakteristrik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu
program pengembanagan. Kompetensi Dasae dibagi menjadi 4 kelompok sesuai dengan
pengelompokkan kompetensi inti sebagai berikut :
➢
Indikator Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini Lahir –6 Tahun
Indikator pencapaian anak adalah penanda perkembangan anak adalah penanda
perkembangan yang spesifik dan terukur untuk memantau/menilai perkembangan anak
pada usia tertentu. Indikator pencapaian perkembangan anak merupakan
kontinum/rentang perkembangan anak sejak lahir sampai usia 6 tahun. Indikator
pencapaian anak berfungsi untuk memantau perkembangan anak dan bukan untuk
digunakan secara langsung baik sebagai bahan ajar maupun kegiatan pembelajaran.
Indikator pencapaian perkembangan anak dirumuskan berdasarkan Kompetensi Dasar
(KD). Kompetensi Dasar dirumuskan berdasarkan Kompetensi Inti (KI). Kompetensi Inti
(KI) merupakan gambaran pencapaian standar tingkat pencapaian perkembangan anak
pada akhir layanan PAUD usia 6 tahun yang dirumuskan secara terpadu dalam bentuk KI
sikap Spiritual, KI sikap sosial, KI Pengetahuan dan KI Keterampilan. Indikator
pencapaian perkembangan anak untuk KD pada KI sikap Spiritual dan KD pada KI sikap
tidak dirumuskan secara tersendiri. Pembelajaran untuk mencapai KD-KD pada KI
pengetahuan dan KI keterampilan. Dengan kata lain, sikap positif anak akan terbentuk
ketika dia memiliki pengetahuan dan mewujudkan pengetahuan itu dalam bentuk hasil
karya dan/atau unjuk kerja. Indikator pencapaian perkembangan anak untuk KD pada
pengetahuan dan KD pada keterampilan merupakan satu kesatuan karena pengetahuan
dan keterampilan merupakan dua hal yang saling berinteraksi.
➢
INDIKATOR PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 4 –5 TAHUN
KD INDIKATOR PENCAPAIAN PERKEMBANGAN
ANAK
1.1 Mempercayai adanya Tuhan
melalui ciptaan-Nya
1.2 Menghargai diri sendiri, orang
lain, dan lingkungan sekitar
sebagai rasa syukur kepada
Tuhan
2.1 Memiliki perilaku yang
mencerminkan hidup sehat
Indikator pencapaian perkembangan anak untuk KD pada KI
2.2 Memiliki perilaku yang
Sikap Spritual dan KD pada KI Sikap Sosial tidak dirumuskan
mencerminkan sikap ingin tahu
secara tersendiri. Pembelajaran untuk mencapai KD-KD ini
2.3 Memiliki perilaku yang
dilakukan secara tidak langsung, tetapi melalui pembelajaran
mencerminkan sikap kreatif
untuk mnecapai KD-KD pada KI Pengetahuan dan KI
2.4 Memiliki perilaku yang
Keterampilan, serta melalui pembiasaan dan keteladanan.
mencerminkan sikap estetis
Dengan kata lain, sikap positif anak akan terbentuk ketika dia
2.5 Memiliki perilaku yang
memiliki pengetahuan dan mewujudkan pengetahuan itu dalam
mencerminkan sikap percaya diri
bentuk hasil karya dan/atau unjuk kerja. Contoh sikap positif itu
2.6 Memiliki perilaku yang
adalah perilaku hidup sehat, jujur, tanggung jawab, peduli,
mencerminkan sikap taat terhadap
kreatif, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, mampu bekerja
aturan sehari-hari untuk melatih
sama, mampu menyesuaikan diri dan santun.
kedisiplinan
2.7 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap sabar (mau
menunggu giliran, mau mendengar
ketika orang lain berbicara) untuk
melatih kedisiplinan
2.8 Memiliki perilaku yang
mencerminkan kemandirian
2.9 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap peduli dan mau
membantu jika diminta bantuannya
2.10 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap menghargai
dan toleran kepada orang lain
2.11 Memiliki perilaku dapat
menyesuaikan diri
2.12 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap tanggung jawab
2.13 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap jujur
2.14 Memilik perilaku yang
mencerminkan sikap santun kepada
orang tua, pendidik dan teman
3.1 Mengenal kegiatan beribadah Mulai mengucapkan doa-doa pendek dan melakukan ibadah
sehari-hari sesuai dengan agama yang dianutnya
4.1 Melakukan kegiatan beribadah
sehari-hari dengan tuntunan orang
dewasa
3.2 Mengenal perilaku baik sebagai Bersikap sopan dan peduli melalui perkataan dan perbuatannya
cerminan akhlak mulia dengan bimbingan (misal : mengucapkan maaf, permisi,
4.2 Menunjukkan perilaku santun terimakasih)
sebagai cerminan akhlak mulia Menunjukkan sikap mau menolong orang tua, pendidik dan
teman
3.3 Mengenal anggota tubuh, fungsi, Melakukan berbagai kegiatan motorik kasar dan halus yang
dan gerakan-gerakannya untuk seimbang terkontrol dan lincah
pengembangan motorik kasar
dan motorik halus Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu melakukan
4.3 Menggunakan anggota tubuh gerakan bergelayutan (berkibar)
untuk pengembangan motorik kasar Melakukan kegitan yang menunjukkan anak mampu melakukan
dan halus gerakan melompat, dan berlari secara terkoordinasi
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu
menangkap bola dengan tepat
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu melakukan
gerakan antisipasi (misal : permainan lempar bola)
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu
menendang bola secara terarah
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu
memanfaatkan alat permainan di dalam dan luar ruang
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu
menggunakan anggota badan untuk melakukan gerakan halus
terkontrol (misal : meronce)
3.4 Mengetahui cara hidup sehat Mulai terbiasa melakukan hidup bersih dan sehat
4.4 Mampu menolong diri sendiri Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu mengenali
untuk hidup sehat bagian tubuh yang harus dilindungi dan cara melindungi dari
kekerasan, termasuk kekerasan seksual
Mulai terbiasa mengkonsumsi makanan dan minuman yang
bersih, sehat dan bergizi
Menggunakan toilet tanpa bantuan
3.5 Mengetahui cara memecahkan Mampu memecahkan masalah sederhana yang dihadapi di bantu
masalah seharihari dan oleh orang dewasa
berperilaku kreatif Melanjutkan kegiatan sampai selesai
4.5 menyelesaikan masalah sehari-
hari secara kreatif
3.6 Mengenal benda-benda di Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu mengenal
sekitarnya (nama, warna, bentuk, benda dengan mengelompokkan berbagai benda berdasarkan
ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, ukuran (misal : besara –kecil, panjang pendek, tebal-tipis, berat-
fungsi dan ciri-ciri lainnya) ringan)
4.6 Menyampaikan tentang apa dan Melakukan kegiatn yang menunjukkan anak mampu mengenal
bagaimana benda-benda di benda dengan memasngkan benda dengan pasangannya
sekitar yang dikenalnya (nama,
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu mengenal
warna, bentuk, ukuran, pola,
benda dengan mengurutkan benda berdasarkan ukuran dari yang
3.11 Memahami bahasa ekspresif Menggunakan kalimat pendek untuk berinteraksi dengan anak
(mengungkapkan bahasa secara atau orang dewasa untuk menyatakan apa yang dilihat dan dirasa
verbal dan non verbal) Menceritakan gambar yang ada dalam buku
4.11 Menunjukkan kemampuan
berbahasa ekspresif (mengungkapkan Berbicara sesuai dengan kebutuhan (kapan harus bertanya,
bahasa secara verbal dan non verbal) berpendapat
Bertanya dengan menggunakan lebih dari 2 kata kata tanya
seperti : apa, mengapa, bagaimana, dimana
3.12 Mengenal kekasaraan awal Meuliskan huruf-huruf yang dicontohkan dengan cara meniru
4.12 menunjukkan kemapuan
keaksaraan awal dalam berbagai Menceritakan isi buku walaupun tidaks ama tulisan dengan
bentuk karya bahasa yang diungkapkan
Menghubungkan benda-benda konkret dengan lambang bilangan
1 -10
➢
INDIKATOR PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 5 –6 TAHUN
KD INDIKATOR PENCAPAIAN PERKEMBANGAN
ANAK
1.3 Mempercayai adanya Tuhan
melalui ciptaan-Nya
1.4 Menghargai diri sendiri, orang
lain, dan lingkungan sekitar
sebagai rasa syukur kepada
Tuhan
2.1 Memiliki perilaku yang
mencerminkan hidup sehat
Indikator pencapaian perkembangan anak untuk KD pada KI
2.2 Memiliki perilaku yang
Sikap Spritual dan KD pada KI Sikap Sosial tidak dirumuskan
mencerminkan sikap ingin tahu
secara tersendiri. Pembelajaran untuk mencapai KD-KD ini
2.3 Memiliki perilaku yang
dilakukan secara tidak langsung, tetapi melalui pembelajaran
mencerminkan sikap kreatif
untuk mnecapai KD-KD pada KI Pengetahuan dan KI
2.4 Memiliki perilaku yang
Keterampilan, serta melalui pembiasaan dan keteladanan.
mencerminkan sikap estetis
Dengan kata lain, sikap positif anak akan terbentuk ketika dia
2.5 Memiliki perilaku yang
memiliki pengetahuan dan mewujudkan pengetahuan itu dalam
mencerminkan sikap percaya diri
bentuk hasil karya dan/atau unjuk kerja. Contoh sikap positif itu
2.6 Memiliki perilaku yang
adalah perilaku hidup sehat, jujur, tanggung jawab, peduli,
mencerminkan sikap taat terhadap
kreatif, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, mampu bekerja
aturan sehari-hari untuk melatih sama, mampu menyesuaikan diri dan santun.
kedisiplinan
2.7 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap sabar (mau
menunggu giliran, mau mendengar
ketika orang lain berbicara) untuk
melatih kedisiplinan
2.8 Memiliki perilaku yang
mencerminkan kemandirian
2.9 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap peduli dan mau
membantu jika diminta bantuannya
2.10 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap menghargai dan
toleran kepada orang lain
2.11 Memiliki perilaku dapat
menyesuaikan diri
2.12 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap tanggung jawab
2.13 Memiliki perilaku yang
mencerminkan sikap jujur
2.14 Memilik perilaku yang
mencerminkan sikap santun kepada
orang tua, pendidik dan teman
3.1 Mengenal kegiatan beribadah Mengucapkan doa-doa pendek, melakukan ibadah sesuai
sehari-hari dengan agamanya (misal : doa sebelum memulai dan selesai
4.1 Melakukan kegiatan beribadah kegiatan)
sehari-hari dengan tuntunan orang Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang di anutnya (misal :
dewasa tidak bohong, tidak berkelahi)
Menyebutkan hari-hari besar agama
Menyebutkan tempat ibadah agama lain
Menceritakan kembali tokoh-tokoh keagamaan (misal : nabi-
nabi)
3.2 Mengenal perilaku baik sebagai Berperilaku sopan dan peduli melalui perkataan dan
cerminan akhlak mulia perbuatannya secara spontan (misal : mengucapkan maaf,
4.2 Menunjukkan perilaku santun permisi, terimakasih)
sebagai cerminan akhlak mulia Mau menolong orang tua, pendidik, dan teman
3.3 Mengenal anggota tubuh, fungsi, Melakukan berbagai gerakan terkoordinasi secara terkontrol,
dan gerakan-gerakannya untuk seimbang, dan lincah
pengembangan motorik kasar
dan motorik halus Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu melakukan
4.3 Menggunakan anggota tubuh gerakan mata, tangan, kaki, kepala secara terkoordinasi dalam
untuk pengembangan motorik kasar menirukan berbagai gerakan yang teratur (misal : senam dan
dan halus tarian)
Melakukan kegitan yang menunjukkan anak mampu melakukan
permaianan fisik dengan aturan
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu terampil
menggunakan tangan kanan dan kiri dalam berbagai aktivitas
(misal : mengancingkan baju, menali sepatu, menggambar,
menempel menggunting , makan)
3.4 Mengetahui cara hidup sehat Melakukan kebiasaan hidup bersih dan sehat (misal : mandi 2x
4.4 Mampu menolong diri sendiri sehari, memakai baju bersih, membuang sampah pada
untuk hidup sehat tempatnya)
Mampu melindungi diri dari percobaan kekerasan, termasuk
kekerasan seksual dan bullying (misal dengan berteriak dan/atau
berlari)
Mampu menjaga keamanan diri dari benda-benda berbahaya
(misal : listrik, pisau, pembasmi serangga)
Terbiasa mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersih,
sehat dan bergizi
Menggunakan toilet dengan benar tanpa bantuan
3.5 Mengetahui cara memecahkan Mampu memecahkan sendiri masalah sederhana yang di hadapi
masalah seharihari dan
berperilaku kreatif Menyelesaikan tugas meskipun menghadapi kesulitan
4.5 menyelesaikan masalah sehari-
hari secara kreatif
3.6 Mengenal benda-benda diMelakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu mengenal
sekitarnya (nama, warna, bentuk, bendadenganmengelompokkanberbagaibendadi
ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, lingkungannya berdasarkan ukuran, pola, fungsi, sifat, suara,
fungsi dan ciri-ciri lainnya) tekstur, fungsi dan ciri-ciri lainnya
4.7 Menyampaikan tentang apa dan Melakukan kegiatn yang menunjukkan anak mampu mengenal
bagaimana benda-benda dibenda dengan menghubungkan satu benda dengan benda yang
sekitar yang dikenalnya (nama, lain
warna, bentuk, ukuran, pola, Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu mengenal
sifat, suara, tekstur, fungsi dan benda dengan menghubungkan nama benda dengan tulisan
ciri-ciri lainnya) melalui berbagaisederhana melalui berbagai aktivitas (misal : menjodohkan,
hasil karya menjiplak, meniru)
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu mengenal
benda berdasarkan lima seriasi atau lebih, bentuk, ukuran,
warna, atau jumlah melalui kegiatan mengurutkan benda
Melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu mengenal
konsep besar-kecil, banyak-sedikit, panjang-pendek, berat-
ringan, tinggi-rendah dengan mengukur menggunakan alat ukur
tidak baku
3.7 Mengenal lingkungan sosial Menyebut nama anggota keluarga dan teman serta ciri-ciri
(keluarga, teman, tempat tinggal, khusus mereka secara lebih rinci (warna kulit, warna rambut,
tempat ibadah, budaya dan jenis rambut dll)
transportasi) Menjelaskan lingkungan sekitarnya secara sederhana
4.7 Menyajikan berbagai karya yang
Menyebutkan arah ke tempat yang sering dikunjungi dan alat
berhubungan dengan lingkungan
transportasi yang digunakan
sosial (Keluarga, teman, tempat
Menyebutkan peran-peran dan pekerjaan termasuk didalamnya
tinggal, tempat ibadah, budaya,
perlengkapan/atribut dan tugas-tugas yang dilakukan dalam
transportasi) dalam bentuk gambar,
pekerjaan tersebut
bercerita, bernyanyi dan gerak tubuh
Membuat dan mengikuti aturan
3.8 Mengenal lingkungan alam Menceritakan peristiwa-peristiwa alam dengan melakukan
(hewan, tanaman, cuaca, tanah, percobaan sederhana
air, batu-batuan dan lain-lain) Mengungkapkan hasil hasil karya yang dibuatnya secara
4.8 Menyajikan berbagai karya yang lengkap/utuh yang berhubungan dengan benda-benda yang ada
berhubungan dengan lingkungan alam di lingkungan alam
(hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, Menunjukkan proses perkembangbiakan makhluk hidup (misal :
batu-batuan, dan lain-lain) dalam kupu-kupu, ayam, katak)
bentuk gambar, bercerita, bernyanyi Menceritakan perkembangbiakan makhluk hidup
dan gerak tubuh
3.9 Mengenal teknologi sederhana Menggunakan cara penggunakan benda-benda teknologi
(perlatan rumah tangga, peralatan sederyhana (misal : gunting, sekop, palu, cangkul, pisau, gunting
bermain, peralatan pertukangan kuku, sikat gigi, sendok pembuka botol, spons, roda pada
dan lain-lain) kendaraan)
4.9 menggunakan teknologi Mengenali bahan-bahan pembuatan teknologi sederhana
sederhana untuk menyelesaikan tugas
dan kegiatannya (peralatan rumah Melakukan kegiatan dengan menggunakan alat teknologi
tangga, peralatan bermain, peralatan sederhana sesuai fungsinya secara aman dan bertanggungjawab
pertukangan dan lain-lain) Membuat alat-alat teknologi sederhana (misal: baling-baling,
pesawat-pesawatan, kereta-keretaapian, mobil-mobilan, telpon-
telponan dengan benang)
Melakukan proses kerja sesuai dengan prosedurnya (misal:
membuat teh dimulai dari menyediakan air panas, teh, gula, dan
gelas)
3.10 Memahami bahasa reseptif Menceritakan kembali apa yang didengar dengan kosakata yang
(menyimak dan membaca) lebih
3.11 Memahami bahasa ekspresif Mengungkapkan keinginan, perasaan, dan pendapat dengan
(mengungkapkan bahasa secara kalimat sederhana dalam berkomunikasi dengan anak atau orang
verbal dan non verbal) dewasa
4.11 Menunjukkan kemampuan Menunjukkan perilaku senang membaca buku terhadap buku-
berbahasa ekspresif (mengungkapkan buku yang dikenali
bahasa secara verbal dan non verbal) Mengungkapkan perasaan, ide dengan pilihan kata yang sesuai
ketika berkomuniskasi
Menceritakan kembali isi cerita secara sederhana
3.12 Mengenal kekasaraan awal Menunjukkan bentuk-bentuk simbol (pra menulis)
4.12 menunjukkan kemapuan
keaksaraan awal dalam berbagai Membuat gambar dengan beberapa coretan/tulisan yang sudah
bentuk karya berbentuk huruf/kata
Menulis huruf-huruf dari namanya sendiri
Menyebutkan angka bila diperlihatkan lambang bilangnya
Menyebutkan jumlah benda dengan cara menghitung
3.13 Mengenal emosi diri dan orang Beradaptasi secara wajar dalam situasi baru
lain Mempertahankan hak-haknya untuk melindungi diri
4.13 Menunjukkan reaksi emosi diri
secara wajar
3.14 Mengenali kebutuhan, keinginan Memilih satu macam dari 3 kegiatan atau lebih pilihan yang
dan minat diri tersedia
4.14 mengungkapkan kebutuhan, Memilih kegiatan/benda yang sesuai dengan yang dibutuhkan
keinginan, dan minat diri dengan cara dari beberapa pilihan yang ada
yang tepat
3.15 Mengenal berbagai karya dan Menghargai penampilan karya seni anak lain dengan bimbingan
aktivitas seni (misal dengan bertepuk tangan dan memuji)
4.15 Menunjukkan karya dan
aktivitas seni dengan menggunakan
berbagai media Membuat karya seni sesuai kreativitasnya misal seni, musik,
Catatan : tidak semua anak harus visual, gerak dan tari yang dihasilkannya dan dihasilkan orang
menyukai semua jenis seni artinya lain
stimulasi/rangsangan dapat dilakukan
berdasarkan minat dan bakat anak
4
. Mengenakan ikat pinggang 4.1 Mengenakan ikat 4.1.1 Mengenakan ikat
dengan rapi pinggang dengan rapi pinggang
5
. Mencoba membuat tali sepatu 5.1 Mencoba membuat 5.1.1 Membuat tali sepatu
sendiri tali sepatu sendiri
6
. Membuat susu sendiri 6.1 Membuat susu sendiri 6.1 Membuat susu sendiri
7
. Dapat menggosok gigi sendiri 7.1 Dapat menggosok 7.1.1 Gosok gigi sendiri
gigi sendiri
8
. Dapat mencuci piring dan 8.1 Dapat mencuci piring 8.1.1 Mencuci piring dan
sendok sendiri dan sendok sendiri sendok sendiri
9
. Dapat membersihkan sendiri 9.1 Dapat membersihkan 9.1.1 Membersihkan
sendiri setelah sendiri setelah
setelah BAB/BAK BAK/BAB BAK/BAB
➢ Materi Imtaq
Lingkup Indikator Materi/konsep
Perkembangan
1. Aqidah Akhlak
a. Syahadah Mengenal dan Mengucapkan 2 kalimat syahadah
mengucapkan kalimat
syahadah
b. Asmaul Husna Mengenal dan Asmaul husna 1- 30,1-50,1-80,1-100
mengucapkan Asmaul
Husna
c. Malaikat Mengenal dan Nama-nama malaikat beserta tugasnya
mengucapkan nama-nama
Malaikat
d. Mengenal Nabi - Mengenal dan Menyebutkan nama-nama nabi dan
dan Rosul mengucapkan nama- bercerita tentang kisahnya
nama nabi
- Mengenalka
para nabi dan rosul
- Shiroh/cerita kisah-
kisah teladan dalam al
Qur‘an
e. Nama-nama Mengenal dan Nama-nama surat dal
surat dalam al mengucapkan nama-nama
Qur’an surat dalam
f. Hari besar Mengenal hari besar islam Mengenal idul fi
islam Baru Hijriyah,Is
Nabi
g. Mengenal - Akhlak terpuji dan - Jujur >< bohong
akhlak terhadap tercela - Menyayangi >< Menyakiti
manusia dan - Menyayangi tanaman - Berkata baik >< Mengejek
alam sekitar dan binatang - Memaafkan >< Pendendam
- Rajin >< Malas
h. Kalimat Mengenal,menirukan dan Kalimat
Thoyyibah mengucapkan kalimat tasbih,takbir,tahmid,tahlil,istighfar,tarji
thoyyibah ‘, hauqolah
II. IQRA‘
a. Huruf Mengenal,menirukan dan Huruf Alif –Ya‘
Hijaiyah mengucapkan huruf
hijaiyah
III. AL –QUR‘AN
a. Hafalan Mengenal,menirukan dan Surat Al Fatihah sampai Surat Al
surat-surat mengucapkan surat-surat Lumazah
pendek pendek
b. Hafalan ayat- Mengenal,menirukan dan Al Baqarah : 255 (Ayat Kursi)
ayat pilihan mengucapkan ayat-ayat
pilihan
IV. KHOT
a. Mewarnai Mewarnai Huruf Hijaiyah Mewarnai Huruf Hijaiyah
Huruf
Hijaiyah
VI. HADIST
a. Macam- Mengenalkan,mendengar Hadist Kasih sayang,senyum,Tebarkan
macam kan,menirukan dan salam,Kebersihan,Shalat,Niat,Muslim
Hadist mengucapkan hadist Bersaudara,Menuntut
Ilmu,Silahturahmi,Berkata Baik dan
menutup aurat
VII. DOA HARIAN
Macam- Mengenalkan,mendengar - Senandung Al Qur’an
macam doa kan,menirukan dan
sehari-hari mengucapkan doa sehari- - Doa sebelum belajar, pembuka
hari hati,kedua orang tua, sebelum dan
Sesudah makan dan lain-lain
➢ Materi Pilar Karakter
LINGKUP
PENGEMBANGAN MATERI
INDIKATOR PENGEMBANGAN
PILAR 1
CIPTAAN-NYA
- Anak di harapkan
mencintai Tuhan
- Berbuat baik kepada
2. Konsep Setia
siapapun dan
lingkungannya
- Membela yang benar
sesuai aturan yang ada
Menerima kesalahan
3. Konsep Tanggung Dengan lapang dada
Jawab Dapat di percaya atau
diandalkan
Anak mencintai
- Kejujuran
- Berkata dan berperilaku
1. Konsep Jujur
benar dengan penuh
kesadaran
PILAR 3 - Senantiasa menepati janji
dan melakukan tugas
KEJUJURAN/AMANAH DAN
dengan penuh
DIPLOMATIS
dedikasi/amanah
b. Kesehatan makan
Makan secukupnya/tidak
berlebihan
❖ Indikator perkembangan
a. Pengertian
Indikator perkembangan merupakan penanda perkembangan yang lebih spesifik
dan terukur pada satu program pengembangan untuk memantau/menilai
perkembangan anak. Indikator perkembangan juga merupakan gambaran minimal
mengenai ciri-ciri peserta didik yang dianggap telah mencapai kemampuan dasar
pada tingkatan usia tertentu. Untuk mempertegas kedudukan indikator, maka
indikator perkembangan harus dipahami sebagai berikut.
1) Indikator perkembangan merupakan kontinum perkembangan dan belajar
peserta didik PAUD usia lahir-6 tahun dan dijabarkan berdasarkan kelompok
usia.
2) Indikator perkembangan dirumuskan berdasarkan Kompetensi Dasar (KD).
3) Indikator perkembangan untuk KD pada KI 3 dan KI 4 menjadi satu untuk
memberikan pemahaman bahwa pengetahuan dan keterampilan merupakan dua
hal yang menyatu.
❖ Muatan Pembelajaran
Muatan pembelajaran pada PAUD berisi materi-materi yang dikenalkan
kepada anak sesuai dengan program pengembangan. Muatan pembelajaran pada
program anak usia dini lebih menekankan pada pembentukan sikap, etika,
pengenalan cinta tanah air.
❖ Beban Belajar
2. PROSES PEMBELAJARAN
Adapun Proses pembelajaran di TK AL MUHAJIRIN adalah sebagai berikut :
a. Belajar melalui bermain
Anak di bawah usia 6 tahun berada pada masa bermain. Pemberian rangsangan pendidikan
dengan cara yang tepat melalui bermain, dapat memberikan pembelajaran yang bermakna pada
anak.
b. Berorientasi pada perkembangan anak
Pendidik harus mampu mengembangkan semua aspek perkembangan sesuai dengan tahapan usia
anak.
c. Berorientasi pada kebutuhan anak
Pendidik harus mampu memberi rangsangan pendidikan dan stimulasi sesuai dengan
kebutuhan anak, termasuk jika ada anak-anak yang berkebutuhan khusus.
e. Pembelajaran aktif
Pendidik harus mampu menciptakan suasana yang mendorong anak aktif
mencari, menemukan, menentukan pilihan, mengemukakan pendapat, dan melakukan serta
mengalami sendiri.
f. Berorientasi pada pengembangan nilai-nilai karakter
Pemberian rangsangan pendidikan diarahkan untuk mengembangkan nilai-
nilai yang membentuk karakter yang positif pada anak. Pengembangan nilai- nilai karakter tidak
dengan pembelajaran langsung, akan tetapi melalui pembelajaran untuk mengembangkan
kompetensi pengetahuan dan keterampilan serta melalui pembiasaan dan keteladanan.
g. Berorientasi pada pengembangan kecakapan hidup
Pemberian rangsangan pendidikan diarahkan untuk mengembangkan
kemandirian anak. Pengembangan kecakapan hidup dilakukan secara terpadu baik melalui
pembelajaran untuk mengembangkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan maupun
melalui pembiasaan dan keteladanan.
Menekankan pada pertanyaan yang membutuhkan pemikiran mendalam [bukan sekedar hafalan].
3. MUATAN LOKAL
Untuk kegiatan muatan lokal di TK PGRI MAWAR Desa Bandorasa Kulon
dilakukan dengan
mengadakan kegiatan pembelajaran pelestarian budaya lokal baik dalam hal seni
ataupun permainan tradisionalnya
1. P
engembangan/Pelestarian Budaya Seni Lokal
Satuan pendidikan TK PGRI MAWAR memberikan bimbingan tambahan yang
berkaitan
dengan pengembangan seni budaya setempat, salah satunya angklung dan rebana.
2. Pengembangan/Pelestarian Permainan Tradisional
Satuan pendidikan TK PGRI MAWAR memberikan bimbingan tambahan yang
berkaitan
dengan pengembangan permainan tradisional, seperti Oray-orayan, Congklak,
Bermain Kelereng, engklekan, lompat tali, Bentengan, Bekelan dan sebagainya.
[Link] hafalan surat-surat pendek dalam Al-Quran
4. Pengembangan Doa-doa Harian
5. Kalimah Thoyibah
6. Pengetahuan dasar islam
7. Pengembangan hafalan hadist-hadist pendek
8. Pengenalan huruf hijaiyah
4. PENGEMBANGAN DIRI
Pengembangan diri di Kelompok Bermain Kartikasari dikembangkan dengan
kegiatan extrakurikuler yang ada di sekolah diantaranya:
a. Tari
b. Mengaji
c. Menari
d. Menyanyi
e. Menggambar & Mewarnai
Dan sebagai pengembangan dari extra ini sekolah mengadakan lomba-lomba
sesuai dengan extra yang ada untuk mengetahui bakat dan minat anak. Disamping
mengadakan kegiatan kegiatan lomba intern di satuan pendidikan. Di satuan pendidikan
juga sering mengikuti lomba-lomba yang diadakan di luar, sehingga dengan begitu
disamping sebagai pengembangan bakat juga bisa menambah pengetahuan dan wawasan
untuk lembaga pada umumnya dan siswa pada khususnya.
5. BEBAN BELAJAR
Beban belajar yang ditetapkan di satuan pendidikan TK PGRI MAWAR dalam sehari
adalah 3 jam dengan pembagian waktu 1 sesi saja yaitu pagi, dimulai pukul 07.30 –
10.30 WIB selama 6 hari.
6. METODE PEMBELAJARAN
Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan pendidik dalam melakukan kegiatan
pembelajaran kepada anak untuk mencapai kompetensi tertentu. Metode pembelajaran
dirancang dalam kegiatan bermain yang bermakna dan menyenangkan bag ianak.
Beberapa metode pembelajaran yang dianggap sesuai untuk PAUD, diantaranya adalah
sebagai berikut.
a. Bercerita
Bercerita adalah cara bertutur dan menyampaikan cerita secara lisan. Cerita harus
diberikan secara menarik. Anak diberi kesempatan untuk bertanya dan memberikan
tanggapan. Pendidik dapat menggunakanbukusebagaialatbantubercerita.
b. Demonstrasi
Demonstrasi digunakan untuk menunjukkan atau memeragakan cara untuk membuat atau
melakukan sesuatu.
c. Bercakap-cakap
Bercakap-cakap dapat dilakukan dalam bentuk tanya jawab antara anak dengan pendidik
atau antara anak dengan anak yang lain.
d. Pemberiantugas
Pemberian tugas dilakukan oleh pendidik untuk memberi pengalaman yang nyata kepada
anak baik secara individu maupun secara berkelompok.
e. Sosio-drama/bermain peran
f. Karyawisata
7. KETUNTASAN BELAJAR
Untuk ketuntasan Belajar yang ada di TK PGRI MAWAR tentunya di
sesuaikan dengan perencanaan yang telah dibuat seperti PROTA, PROSEM, RPPM
dan RPPH. Dimana dari perencanaan itu tetap mengacu pada standar kurikulum yang
ada. Dan dalam rangka pembentukan karakter, seluruh kegiatan juga harus sesuai
dengan karakter yang ada . Adapun pelaksanaan karakter ini kita laksanakan secara
bertahap agar bisa lebih maksimal.
Penerapan karakter kepada siswa lebih kita optimalkan, bisa saja dalam satu
hari materi tidak tersampaikan karena kita laksanakan pembentukan karakter.
Misalnya: Jika anak belum siap pada saat sebelum masuk Sentra kita tunggu sampai
semua siap, jika masih belum siap juga maka materi pada saat itu tidak akan kita
sampaikan dulu dan anak tidak perkenankan bermain dulu. Sedangkan pelaksanaan
materi itu akan dimasukkan di Minggu Pengayaan. Adapun pembagian Minggu dalam
setiap semester adalah Sebagai berikut : Untuk Semester I ada 17 Minggu dan untuk
semester II ada 17 Minggu. Jadi untuk Minggu pengayaannya dilaksanakan diluar
Minggu efektif yang sudah di jadwalkan. Jadi dalam pelaksanaan pembelajaran di TK
AL MUHAJIRIN bukan target materi yang kita jadikan tujuan akhir atau kita kejar,
namun proses suatu pembelajaran yang paling penting untuk dijadikan tolak ukur
berhasil tidaknya dalam suatu kegiatan pembelajaran.
8. KELULUSAN
Untuk standar kelulusan, kita mengacu pada muatan
pembelajaran yang diambil dari pengembangan Kompetensi Dasar dalam
Kurikulum Nasional. Adapun kriteria penilaiannya adalah sebagai berikut :
Jadi, untuk menilai semua kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik adalah dengan
menggunakan istilah BB, MB, BSH, BSB, dengan mengacu pada muatan pembelajaran
yang ada pada kurikulum 2013. Sedangkan bagi siswa/siswi yang nilainya di anggap
masih kurang atau di bawah rata-rata, maka akan diadakan kegiatan pengayaan. Kegiatan
pengayaan ini akan dilaksanakan diluar miinggu efektif atau minggu pengayaan.
Sehingga di harapkan tujuan yang diharapkan bisa tercapai dengan baik. Namun dengan
catatan harus di sesuaikan dengan tingkat kemampuan dan kecerdasan masing - masing
siswa. Sehingga siswa yang lulus akan di berikan sertifikat sesuai dengan talenta masing-
masing.
D. KALENDER PENDIDIKAN
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta
didik selama satu tahun pelajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun
pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.
Setiap permulaan tahun pelajaran, tim penyusun program di sekolah menyusun kalender
pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran yang
mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif
dan hari libur. Pengaturan waktu belajar di sekolah/madrasah mengacu kepada Standar Isi
dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah/madrasah, kebutuhan
peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.
➢
Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun
pelajaran. Sekolah/madrasah dapat mengalokasikan lamanya minggu efektif belajar
sesuai dengan keadaan dan kebutuhannya.
➢
Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam
pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam
untuk kegiatan pengembangan diri.
➢ Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran
terjadwal. Hari libur sekolah/madrasah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri
Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari
raya keagamaan, Kepala Daerah tingkat Kabupaten/Kota, dan/atau organisasi
penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.
➢
Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antarsemester, libur akhir tahun
pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan
hari libur khusus.
➢
Libur jeda tengah semester, jeda antarsemester, libur akhir tahun pelajaran digunakan
untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun.
➢
Sekolah/madrasah-sekolah pada daerah tertentu yang memerlukan libur keagamaan lebih
panjang dapat mengatur hari libur keagamaan sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu
efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif.
➢
Bagi sekolah/madrasah yang memerlukan kegiatan khusus dapat mengalokasikan waktu
secara khusus tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran
efektif.
➢
Hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis
pendidikan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten.
JUMLA
SEMESTER
H KEGIATAN
Selasa
Jumat
Kamis
Sabtu
Senin
Rabu
BULAN
HARI
JUMLAH 135
JUMLA
SEMESTER
H KEGIATAN
Selasa
Jumat
Kamis
Sabtu
Senin
Rabu
BULAN
HARI
JUMLAH 137
TPA “.........
BAB III
DOKUMEN II
A. Program Tahunan
Program tahunan disusun oleh lembaga berisi tentang rencana kegiatan penerapan
kurikulum yang mendukung perkembangan dan belajar anak secara holistik-integratif (baik
secara langsung, maupun tidak langsung), yang akan dilaksanakan dari awal tahun ajaran
hingga akhir tahun ajaran terdiri dari:
1. Kegiatan yang terkait dengan kurikulum dan pelaksanaan pembelajaran (awal-akhir
bulan, awal-akhir semester, awal-akhir TA)
2. Kegiatan penunjang kurikulum (mendatangkan nara sumber, mengunjungi tempat yang
terkait dengan tema, kegiatan bazaar anak, pentas seni anak, dll)
B. Program Semester
Perencanaan program semester berisi daftar tema satu dan sub tema dalam satu
semester , serta Kompetensi Dasar yang dipilih pada tema tersebut, termasuk alokasi waktu
setiap tema dengan menyesuaikan hari efektif kalender pendidikan yang bersifat fleksibel.
Penentuan tema dapat dikembangkan oleh satuan PAUD atau mengacu pada contoh tema
yang ada dalam Panduan
Cara Penyusunan Program Semester
1. Tema dan sub tema dikembangkan berdasarkan potensi satuan PAUD, minat anak,
atau diambil dari contoh yang terdapat dalam Panduan.
2. KD diambil dari struktur kurikulum yang paling sesuai dengan tema-sub tema yang
ditetapkan.
3. Alokasi waktu ditetapkan sesuai dengan kedalaman dan keluasan yang ingin
dicapai sesuai dengan potensi satuan PAUD
Alokasi waktu minimal untuk satu semester adalah 17 minggu @ 900 menit
perminggu.
dengan program lembaga. Komponen RPPH, antara lain: tema/sub tema/sub-sub tema,
alokasi waktu, hari/tanggal, kegiatan pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Cara
Penyusunan RPPH:
1. Disusun berdasarkan kegiatan mingguan.
2. Pilih beberapa kegiatan yang ada di RPPM
3. Sesuaikan dengan pendekatan yang digunakan oleh lembaga (area, sentra atau sudut)
4. Kegiatan harian berisi kegiatan pembuka, inti, dan penutup.
5. Pelaksanaan pembelajaran dalam satu hari dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip
pembelajaran.
6. Penyusunan kegiatan harian disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan masing-
masing dan menggunakan pendekatan saintifik.
7. Kegiatan harian dapat dibuat oleh satuan pendidikan dengan format sesuai kebutuhan
masing-masing.
(Contoh : RPPH Ada pada Lampiran)
E. Penilaian Pembelajaran
Kemampuan pendidik untuk mengkaitkan atau menghubungkan hasil
pengamatan dengan standar penilaian yang dipersiapkan dan diterapkan dengan baik untuk
memantau kegiatan aktif anak dalam membangun pengalaman bermain yang bermakna
sesuai dengan usianya harusnya menjadi kemampuan yang dipersyaratkan bagi pendidik
PAUD. Melalui kegiatan penilaian, banyak hal yang dapat dikembangkan. .
1. Definisi Penilaian
Penilaian merupakan suatu proses pengum[ulan informasi tentang anak untuk
memahami dan mendukung kegiatan pembelajaran serta perkembangan anak yamg lebih baik.
Penilaian mencakup perilaku, keterampilan, kemampuan, kesukaan, dan interaksi anak dengan
anak, anak dengan guru, dan anak dengan bahan/alat main. Hasil penilaian dapat menjabarkan
beberapa informasi yang lebih rinci tentang apa saja yang anak ketahui dan yang dapat
dilakukan anak. Penilaian juga merupakan proses menafsirkan berbagai informasi secara
sistematis,
berkala, berkelanjutan, dan menyeluruh tentang proses dan hasil dari pertumbuhan serta
perkembangan yang telah dicapai oleh anak didik melalui kegiatan pembelajaran dan
menginterpretasikan informasi tersebut untuk membuat keputusan.
2. Manfaat
Penilaian memiliki manfaat bagi semua unsure, termasuk bagi anak itu sendiri. Di
bawah ini beberapa manfaat melakukan penilaian:
2.1 Anak-anak
- Lebih memahami kebutuhan dan perkembangan anak-anak
- Memberikan dukungan untuk anak yang lebih sesuai dengan kebutuhan
perkembangan anak.
2.2 Keluarga
- Membangun komunikasidengan orang tuauntuk memberikan informasi
tentangkemajuan perkembangan danbelajaranak-anak mereka
- Menghubungkankegiatan sekolahdengan kegiatanrumah
- Membuat keputusanbersamamengenaiapa yang sesuai dantidak sesuaiuntuk anak-
anak.
2.3 Guru Anak Usia Dini
- Memahami kemampuanketerampilan, pengetahuan, sikap, dan kebutuhananak-
anak.
- Memudahkan dalam pembuatan rencana pembelajaran yang tepat
- Pengaturanruang kelasdan pemilihan kegiatan yang tepat
- Memberikan dukungan yang tepat selama anak berkegiatan.
3. Prinsip
Prinsip-prinsip umum berikut ini harusmemandukebijakan dan praktikuntuk
penilaian:
3.1 Penilaian dilakukan melalui observasi atas perilaku dan kinerja yang anak
tunjukkan pada saat mereka melakukan kegiatan.
3.2 Fokus pada apa yang dapat dilakukan anak, kekuatan, minat, hal yang perlu
diperkuatkan, dan potensi-potensi anak.
3.3 Penilaian didasarkan pada hasil observasi yang berulang dengan kegiatan
anak yang beragam.
3.4 Mengakomodasi seluruh anak yang memilki keragaman budaya, bahasa,
sosial ekonomi, termasuk anak yang berkebutuhan khusus.
3.5 Penilaianharus memilikimanfaatbaikjelas dalampelayanan langsungkepada
anakataupeningkatan kualitasprogram pendidikan.
3.6 Penilaian harusdisesuaikan dengantujuan secara tepatdan adil.
3.7 Penilaian harussesuai dengan anak usiabaik isidanmetodepengumpulan data.
3.8 Orang tua harusmenjadi sumberinformasipenilaian yang sangat berharga.
4. Aspek Penilaian
Penilaian mencakup seluruh aspek perkembangan anak. Aspek yang dinilai oleh pendidik
mencakup semua program pengembangan yang ada dalam Kompetensi Dasar (KD) terdiri dari 4
ranah yakni: kompetensi sikap religius, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan sesuai
dengan usia dan tahap perkembangan anak.
Indikator merupakan penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang
dapat diukur mencakup sikap, pengetahuan, dan [Link]-indikator inilah
yang membantu pendidik untuk mengetahui apakah sebuah KD telah dimiliki oleh peserta
didik. Indikator akan muncul
5. Tipe Penilaian
Penilaian pada anak usia dini berupa penilaian otentik. Penilaian otentik adalah
jenis penilaian yang berhubungan dengan kondisi nyata dan dalam konteks yang
bermakna. Penilaian otentik dilakukan pada saat anak terlibat dalam kegiatan bermain
(tugas) secara mandiri atau bersama anak lain. Dengan demikian penilaian anak usia
dini harus dilakukan secara alami, pada saat anak terlibat dalam kegiatan (tugas)
selama bermain sehari-hari.
Contoh: Guru ingin mengetahui kemampuan anak mengenal bentuk-bentuk geometri, maka
guru menyiapkan kegiatan bermain dengan alat main berbagai bentuk di semua kegiatan main.
- Perencanaan:
1. Pemilihan Kompetensi Dasar
a. Sebelum penilaian dilakukan langkah pertama adalah menetapkan dahulu
aspek apa yang akan dinilai. Tahap ini seharusnya sudah masuk saat
menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH). Dalam
RPPH ada bagian yang disebut dengan Rencana penilaian yang isinya sikap,
pengetahuan, dan keterampilan apa yang akan dilihat pada anak.
b. Pada tahap awal, sebagai latihan jumlah unsure yang dinilai cukup satu satu
indicator dari setiap domain sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Seiring
dengan terbiasa dengan proses penilaian otentik tersebut, maka jumlah
indicator yang dinilai mulai bertambah. Misalnya 1 unsur dari sikap, 1
indikator dari keterampilan, dan 2 indikator pengetahuan.
2. Menentukan waktu dan tempat yang terbaik.
Seringkali pertanyaan guru adalah bagaimana mungkin dapat mengobservasi
dan mencatat banyak informasi saat anak main, sebab banyak yang harus
dikerjakan dengan member dukungan saat anak bermain. Untuk mengatasi
kondisi tersebut maka:
a. Tentukan waktu yang paling cocok untuk melihat indicator tertentu,
misalnya untuk melihat anak dapat bekerja sama, maka waktu observasi
yang lebih tepat disaat membereskan mainan. Saat ingin melihat seberapa
sabarnya anak mengantri maka pilih waktu saat anak menunggu waktu
mengantri ke kamar kecil atau saat mau mencuci tangan.
b. Ketika guru sudah menentukan apa yang akan dilihat, maka ia hanya perlu
beberapa menit untuk mengamati anak, maka ia akan dapat informasi yang
lebih banyak disbanding bila guru tidak menyiapkan tentang apa yang
akan diobservasi.
c. Apabila guru sudah menetapkan indicator apa yang diobservasi maka
memudahkan ia melakukannya karena diberbagai tempat dia dapat
mengobservasi anak dengan waktu yang lebih singkat, sehingga lebih
banyak anak yang dapat diobservasi.
- Pelaksanaan
1. Observasi/Pengamatan
Hal yang paling penting dalam melakukan penilaian terhadap anak adalah
melakukan pengamatan (observasi). Observasi adalah cara pengumpulan
data/informasimelalui pengamatan langsung terhadap sikap, pengetahuan dan
keterampilan anak.
Observasi dilakukan guru saat anak bermain atau melakukan suatu kegiatan
sekalipun tidak sedang bermanin di dalam ruangan.
2. Pencatatan
d. Karya anak
- Catatan harian
2. FUNGSI
2.1 Memperlancar tim dalam melaksanakan tugasnya msing-masing dan tugas
secara kelompok.
2.2 Mempermudah mengetahui hambatan yang mungkin muncul dalam
pelaksanaan tugas baik hambatan tersebut datangnya dari dalam maupun
dari luar.
2.3 Membiasakan semua pendidik dan tenaga kependidikan berdisiplin sesuai
dengan aturan yang disepakati bersama.
2.4 Upaya untuk membangun cara kerja yang kelih tertata, disiplin, dan adil.
3. MANFAAT
3.1 Semua orang yang ada di satuan PAUD memiliki standar yang sama dalam
melayani dan memfasilitasi anak belajar.
3.2 Memudahkan dalam pengkaderan bagi pendidik yunior untuk mengenal cara
memberikan layanan.
3.3 Sebagai informasi terbuka bagi tenaga pendidik, kependidikan dan orang tua
tentang layanan yang baik dan sistematis
4. SYARAT
4.1 Mudah dilakukan oleh seluruh pendidik
4.2 Memuat sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang ingin dikembangkan
4.3 Langkah-langkah jelas yang harus dilakukan.
5. CARA PENYUSUNAN
5.1 Identifikasi semua ketentuan harus dilakukan petugas dalam hal ini pendidi
dalam melaksanakan tugasnya
5.2 Identifikasi kemampuan yang ingin dibangun pada saat kegiatan ini
dilakukan.
5.3 Susunlah ke dalam langkah-langkah kegiatan yang teratur dan jelas.
STANDAR OPERASIONAL PELAYANAN (SOP)
LEMBAGA PAUD
A. SOP Umum
Sebelum pendidik melaksanakan pembelajaran, diharapkan
pendidik memahami tahapan-tahapan pelaksanaan sebagai
berikut :
PENUTUP
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini diharapkan dapat
dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga kegiatan
pembelajaran di TK PGRI MAWAR menjadi lebih menyenangkan,
menantang, mencerdaskan dan sesuai kebutuhan peserta didik.