Analisis Keselamatan Kerja PT Vadhana
Analisis Keselamatan Kerja PT Vadhana
No. PPHA:
No. General PTW:
No. Specialized Permit:
Informasi Bahaya (Hazard) Safeguard / Mitigasi
Covid 19 Prevention
- Pengisian form declaration secara konsisten ( per minggu )
- Melakukan thermal scan setiap hari
- Menggunakan masker N95 / Surgical mask
- Sering melakukan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
- Melakukan penyemprotan desinfektan pada ruangan kantor, bus, kendaraan operasional dan
fasilitas yang sering digunakan.
Pandemi Covid-19 - Menerapkan Physical Distancing minimal 2 meter baik dikantor, dikendaraan /bus, mess
maupun di lokasi kerja.
- Menahan diri bepergian ketempat umum ( mall, pasar, supermarket dll )
- Menahan diri untuk tidak melakukan travelling ke luar kota.
- Jika merasa kurang sehat ( batuk , pilek , demam , sesak nafas ) lakukan SWA/SSWA dan
segera periksakan diri ke dokter.
Informasi Bahaya (Hazard)
Lengkapi hal berikut untuk setiap langkah Tandai semua
tugas (task step): langkah kerja
• Tulis potensi bahaya yang dianggap
Pekerja yang Pekerja yang kritis dimana
• Bagaimana anggota team kerja dapat mengalami
Langkah-langkah Tugas cedera serius atau fatal saat melakukan langkah ini? bertanggung jawab bertanggung jawab Pekerjaan
Safeguard / Mitigasi
(Task steps) sesuai urutan • Dapatkah bahaya terkait langkah ini mengakibatkan untuk pelaksanaan untuk verifikasi HARUS
kerusakan aset? Bagaimana? safeguard safeguard dihentikan jika
• Dapatkah bahaya terkait langkah ini mengakibatkan pelaksanaannya
tumpahan (loss of containment)? Bagaimana? tidak sesuai
• Tuliskan potensi benda jatuh terkait dengan langkah dengan rencana.
ini.
Install Pipe Support
LANGKAH 1: Gerakan
Melakukan pengukuran dan 1.1 Tangan berpotensi terluka karena sisi meter tajam 1.1.1 Pakai sarung tangan pada saat melakukan
dan bisa juga terjepit diantara dua material pengukuran pipa
penandaan pipe pile sudah
1.1.2 Perhatikan fasilitas di sekitar area kerja pada
dipancang , pipa cross saat melakukan pengukuran
member dan end plate 1.1.3 Pastikan material berada di tempat yang rata
sesuai dengan drawing 1.1.4 Masukan meter secara perlahan ketika
melakukan secara auto
1.1.5 Hindari Pinch point/titik jepit pada tangan atau
jari.
LANGKAH 2 : Tekanan
Melakukan pemotongan 1.2 Tabung gas bertekanan bisa menjadi proyektil 1.2.1 Kondisi tabung baik tidak berkarat dan tidak ada
dapat merusak material, tools dan equipment, kebocoran
pipe pile , pipa cross dapat menyebabkan luka pada pekerja dan 1.2.2 Tabung gas ditempatkan didalam trolly dan diikat
member dan end plate yang kematian serta ledakan dengan rantai atau bracket
sudah ditandai 1.2.3 Tabung gas diposisikan ditempat yang rata dan
bebas dari genangan air dan minyak
1.2.4 Pastikan flashback arrestor dan regulator sudah
terpasang dan berfungsi
1.2.5 Pastikan kondisi selang dalam keadaan bagus
dan layak di pakai (tidak bocor)
1.2.6 Letakan botol Oxigen dan acetylene min 6m dari
sumber panas
1.2.7 Apabila Oxigen dan Acetylene tidak akan
terpakai dalam waktu yang cukup lama maka
pisahkan Oxigen dan Acetylene sejauh 6m atau
di skat oleh bahan yang tidak mudah terbakar
setinggi 1,5m
Suhu
1.3 Percikan api berpotensi kebakaran dapat 1.3.1 Bersihkan area kerja dari bahan2 yang mudah
menyebabkan kerusakan pada fasilitas, luka bakar terbakar
pada pekerja bahkan kematian 1.3.2 Cek /periksa kadar LEL di area kerja dan
pastikan < 10%
1.3.3 Sediakan racun api dekat area kerja dan beri
tanda yang jelas
1.3.4 Gunakan double protector (face shield & kaca
mata safety) dan baju FRC pada saat
pemotongan
1.3.5 Fire watcher selalu berada di site
Gravitasi
1.4 Pipa yang dipotong tumbang bisa mengenai 1.4.1 Gunakan tali (tali tag line) untuk mengarahkan
pekerja dan fasilitas dapat menyebabkan pipa yang dipotong ke arah yang aman
kerusakan pada fasilitas, patah tulang dan 1.4.2 Pastikan orang yang tidak berkepentingan
kematian (Jika pipa di piling) berada diluar radius pemotongan pipa piling,
diluar line of fire
Gerakan
1.5 Ruang kerja terbatas bisa membuat terjatuh dan 1.6.1 Jauhkan material yang tidak diperlukan dari area
terpeleset dapat menyebabkan luka dan keseleo kerja
1.6.2 Susun material dengan rapi ditempat yang aman
1.6.3 Selalu fokus dalam bekerja dan melangkah
Gerakan
4.2 Tangan bisa terjepit dapat menyebabkan tangan 4.2.1 Hindari Pinch point / titik jepit pada tangan atau
terluka jarI.
4.2.2 Gunakan sarung tangan
4.3 Ruang kerja terbatas bisa membuat terjatuh dan 4.3.1 Jauhkan material yang tidak diperlukan dari area
terpeleset dapat menyebabkan luka dan keseleo kerja
4.3.2 Susun material dengan rapi ditempat yang aman
4.3.3 Selalu fokus dalam bekerja dan melangkah
LANGKAH 5 : Gravitasi
Lanjutkan dengan pengelasan 5.1 Pipa bisa menggelinding/ jatuh dapat menyebabkan 5.1.1 Pipa diletakan pada posisi yang benar dan telah
setelah hasil fit up benar-benar luka dan patah tulang diberi penahan.
step by step sesuai dengan WPS 5.1.2 Hindari posisi line of fire dan titik jepit (pinch
point)
Suhu
5.2 Percikan api berpotensi kebakaran dapat 5.2.1 Bersihkan area kerja dari bahan2 yang mudah
menyebabkan kerusakan pada fasilitas, luka bakar terbakar
pada pekerja bahkan kematian 5.2.2 Cek /periksa kadar LEL di area kerja dan
pastikan < 10%
5.2.3 Sediakan racun api dekat area kerja dan beri
tanda yang jelas
5.2.4 Fire watcher selalu berada di site
5.2.5 Gunakan welding apron, welding sleeve, kap las
dan sarung tangan welding saat pengelasan
Kimia
5.3 Asap dari pengelasan bisa menyebabkan 5.3.1 Gunakan masker saat pengelasan
gangguan pernafasan dan tenggorokan
Listrik
5.4 Kabel yang terbuka bisa mengakibatkan sengatan 5.4.1 Inspeksi semua peralatan dan kabel power /
listrik dan kematian extension sebelum digunakan. Pastikan tidak
ada kabel listrik yang terkelupas/ terbuka. Jika
ditemukan segera di isolasi/ di ganti
5.4.2 Kabel Listrik diberi penyangga sehingga tidak
terendam air (jika area kerja tergenang air
5.4.3 Grounding sudah terpasang
5.4.4 GFCI terpasang dan berfungsi
Mekanika
5.5 RPM batu gerinda lebih kecil dari RPM mesin 5.5.1 Gunakan batu gerinda yang sesuai, RPM batu
dapat menyebabkan batu gerinda pecah/lepas dan gerinda harus lebih besar dari RPM mesin
dapat membuat pekerja luka serius 5.5.2 Mesin gerinda yg di gunakan sudah memiliki
safety cup dan digunakan oleh pekerja yg sudah
terlatih
5.5.3 Gunakan APD yang telah di syaratkan face
shield dan safety glass
Bunyi
5.6 Suara yang ditumbulkan saat menggerinda dapat 5.6.1 Gunakan Ear plug ketika menggerinda atau
merusak pendengaran bekerja dekat area bising
Radiasi
5.7 Cahaya las bisa membuat radiasi mata 5.7.1 Gunakan kap las yang diberi kaca hitam dan
putih saat pengelasan
LANGKAH 6 : Gravitasi
Melakukan pengelasan end 6.1 Pipa bisa menggelinding/ jatuh dapat 6.1.1 Pipa diletakan pada posisi yang benar dan telah
plate yang telah menyebabkan luka dan patah tulang diberi penahan.
Hindari posisi line of fire dan titik jepit (pinch
dipersiapkan point)
Suhu
6.2 Percikan api berpotensi kebakaran dapat 6.2.1 Bersihkan area kerja dari bahan2 yang mudah
menyebabkan kerusakan pada fasilitas, luka terbakar
bakar pada pekerja bahkan kematian 6.2.2 Cek /periksa kadar LEL di area kerja dan
pastikan < 10%
6.2.3 Sediakan racun api dekat area kerja dan beri
tanda yang jelas
6.2.4 Fire watcher selalu berada di site
6.2.5 Gunakan welding apron, welding sleeve, kap las
dan sarung tangan welding saat pengelasan
Kimia
6.3 Asap dari pengelasan bisa menyebabkan 6.3.1 Gunakan masker saat pengelasan
gangguan pernafasan dan tenggorokan
Listrik
6.4 Kabel yang terbuka bisa mengakibatkan sengatan 6.4.1 Inspeksi semua peralatan dan kabel power /
listrik dan kematian extension sebelum digunakan. Pastikan tidak
ada kabel listrik yang terkelupas/ terbuka. Jika
ditemukan segera di isolasi/ di ganti
6.4.2 Kabel Listrik diberi penyangga sehingga tidak
terendam air (jika area kerja tergenang air
6.4.3 Grounding sudah terpasang
GFCI terpasang dan berfungsi
Mekanika
6.5 RPM batu gerinda lebih kecil dari RPM mesin 6.5.1 Gunakan batu gerinda yang sesuai, RPM batu
dapat menyebabkan batu gerinda pecah/lepas dan gerinda harus lebih besar dari RPM mesin
dapat membuat pekerja luka serius 6.5.2 Mesin gerinda yg di gunakan sudah memiliki
safety cup dan digunakan oleh pekerja yg sudah
terlatih.
6.5.3 Gunakan APD yang telah di syaratkan face
shield dan safety glass
Bunyi
6.6 Suara yang ditumbulkan saat menggerinda dapat 6.6.1 Gunakan Ear plug ketika menggerinda atau
merusak pendengaran bekerja dekat area bising
Radiasi
6.7 Cahaya las bisa membuat radiasi mata 6.7.1 Gunakan kap las yang diberi kaca hitam dan
putih saat pengelasan
7 Bersihkan hasil pengelasan Electrical
dengan menggunakan 7.1 Kabel yang terbuka bisa mengakibatkan sengatan 7.1.1 Inspeksi semua peralatan dan kabel power /
gerinda & wire brush listrik dan kematian extension sebelum digunakan. Pastikan tidak
ada kabel listrik yang terkelupas/ terbuka.
Jika ditemukan segera di isolasi/ di ganti
7.1.2 Kabel Listrik diberi penyangga sehingga tidak
terendam air (jika area kerja tergenang air
7.1.3 Grounding sudah terpasang
7.1.4 GFCI terpasang dan berfungsi
Mekanika
7.2 RPM batu gerinda lebih kecil dari RPM mesin 7.2.1 Gunakan batu gerinda yang sesuai, RPM
dapat menyebabkan batu gerinda pecah/lepas dan batu gerinda harus lebih besar dari RPM
dapat membuat pekerja luka serius mesin
7.2.2 Mesin gerinda yg di gunakan sudah memiliki
safety cup dan digunakan oleh pekerja yg
sudah terlatih
7.2.3 Gunakan APD yang telah di syaratkan face
shield dan safety glass
Bunyi
7.3 Suara yang ditumbulkan saat menggerinda dapat 7.3.1 Gunakan Ear plug ketika menggerinda atau
merusak pendengaran bekerja dekat area bising
House Keeping
1. Bersihkan semua peralatan Gerakan
atau tool yang digunakan 1.1. Perkerja berpotensi terluka karena sisi tajam dari 1.1.1. Gunakan sarung tangan yang sesuai
peralatan/tool 1.1.2. Hindari tangan dari sisi yang tajam/runcing
Biologi
1.2. Bahaya kotoran/kuman berpotensi mendapatkan 1.2.1. Gunakan sarung tangan yang sesuai
bermacam penyakit karena kotoran yang ada di 1.2.2. Cuci tangan setelah membersihkan tools
peralatan /tool
2. Kembalikan peralatan/tool ke Gravitasi
tempat penyimpanan 2.1. Pekerja berpotensi tersandung karena peralatan 2.1.1. Kumpulkan semua peralatan ke dalam
yang berserakan tempat yang telah di sediakan
2.1.2. Susun dengan rapi peralatan agar tidak
menimpa peralatan yang mudah pecah,
retak, dan patah
3. Mengumpulkan dan Biologi
membuang sampah (sisa 3.1. Sampah sisa makanan dan pekerjaan dapat 3.1.1. Buang sisa hasil makanan dan pekerjaan ke
makanan dan pekerjaan) merusak lingkungan tempat yang di sediakan sesuai dengan
jenisnya
3.1.2. Pakai sarung tangan pada saat bersih-bersih
Diskusik an dan tuliskan potensi kejadian dan kondisi yang memicu dilakukannya Stop Work Authority.
1. Apabila salah satu dari 14 pertanyaan KINERJA MANUSIA yang ada pada buku panduaan “PENCEGAHAN CIDERA SERIUS & KECELAKAAN FATAL (SIFP) yang terdiri dari
a. Faktor individu
b. Tuntutan tugas
c. Faktor organisasi
d. Lingkungan kerja
Dijawab dengan “YA” maka harus dilakukan SSWA/SWA kepada pekerja yang menjawab “YA” tersebut harus segera menghubungi PMCoW atau Supervisor atau PHR Leaders untuk meminta BANTUAN,
KLARIFIKASI atau PENJELASAN lebih lanjut agar bisa melakukan pekerjaan dengan selamat
2. Setiap saat tempat kerja ditinggalkan
3. Hasil pengujian gas menunjukkan nilai yang melibihi ambang batas
4. Peralatan pengujian gas portabel mengalami kegagalan
5. Fire Watch meninggalkan area hot work
6. LEL ≥ 10% terdeteksi
7. Terjadi incident dan/atau near miss (seperti benda jatuh)
Persetujuan JSA oleh Person Managing Control of Work:
Nama: Tanda Tangan dan Tanggal:
Dalam hal Person Managing Control of Work berganti, Person Managing Control
of Work yang baru harus menandatangani JSA ini:
Nama: Tanda Tangan dan Tanggal: