0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan11 halaman

Karakteristik dan Sejarah Cryptocurrency

Dokumen ini membahas tentang pengertian, sejarah perkembangan, karakteristik, dan jenis-jenis kripto. Kripto adalah mata uang digital yang menggunakan teknologi blockchain dan bersifat desentralisasi tanpa perantara.

Diunggah oleh

Laili Iftinannida
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan11 halaman

Karakteristik dan Sejarah Cryptocurrency

Dokumen ini membahas tentang pengertian, sejarah perkembangan, karakteristik, dan jenis-jenis kripto. Kripto adalah mata uang digital yang menggunakan teknologi blockchain dan bersifat desentralisasi tanpa perantara.

Diunggah oleh

Laili Iftinannida
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KRIPTO

Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Etika Bisnis dan Profesi

Dosen Pengampu: Dra. Rini Nugraheni, M.M.

Oleh Kelompok 1:

1. Asyiari Arifatul Khikmah (40011423650283)

2. Laili Iftinannida Wibowo (40011423650284)

3. Afnan Aji Jatmiko (40011423650285)

4. Rini Andini (40011423650286)

PROGRAM STUDI D4 AKUNTANSI PERPAJAKAN

SEKOLAH VOKASI

UNIVERSITAS DIPONEGORO

2024
1. Pengertian Kripto

Di era modern ini, cryptocurrency adalah kata yang paling fenomenal dan
diminati dalam dunia investasi. Adapun alasan mengapa cryptocurrency sangat
diminati oleh sebagian besar orang karena nilai yang ada pada cryptocurrency selalu
mengalami peningkatan secara fluktuatif dari waktu ke waktu, sehingga nantinya
orang yang berinvestasi melalui cryptocurrency akan diberikan keuntungan yang
mencapai ratusan bahkan ribuan persen dalam waktu yang singkat.. Walaupun
mungkin bisa saja terjadi penurunan, akan tetapi para peminat cryptocurrency masih
tetap banyak karena hasilnya yang menjanjikan.

Menurut Rico Nur Ilham dkk. (146-147), cryptocurrency adalah sebuah


teknologi yang berbasis blockchain yang sering digunakan sebagai mata uang digital.
Berbeda dengan mata uang konvensional, cryptocurrency dapat dipakai untuk
transaksi virtual atau yang berbasis jaringan internet dengan perlindungan sandi-sandi
yang cukup rumit untuk menjaga keamanannya. Selain itu, mata uang digital ini
bersifat desentralisasi. Artinya, tidak ada pihak yang menjadi perantara dalam suatu
transaksi. Jadi, pembayaran dilakukan menggunakan mata uang digital secara peer-to-
peer, yaitu dari pengirim ke penerima. Meskipun demikian, seluruh transaksi yang
dilakukan tetap tercatat oleh penambang cryptocurrency dalam sistem yang ada pada
jaringan cryptocurrency sehingga perlu membutuhkan komputer dengan spesifikasi
khusus dan canggih.

Pada umumnya, cryptocurrency menggunakan platform blockchain agar mata


uang digital dapat digunakan untuk bertransaksi dan bisa memahami blockchain
seperti buku besar yang berisi basis data, siapa saja bisa mengakses platform ini
meskipun sama sekali tidak melakukan transaksi uang virtual. Kemudian untuk
mekanisme transaksi cryptocurrency pun sangat fleksibilitas karena bisa dilakukan
kapan saja dimanapun dan dari manapun, sehingga hanya cukup berbekal smartphone
atau PC yang terhubung dengan internet, semua orang bisa bertransaksi baik
mengirim atau menerima sejumlah uang tanpa perantara. Bahkan, transaksi
cryptocurrency bisa diselesaikan dalam hitungan menit tanpa khawatir terjadi
downtime.
2. Sejarah dan Perkembangan Kripto di Indonesia

Perkembangan di dunia digital sangat membawa perubahan besar bagi


masyarakat sekitar. Salah satunya adalah lahirnya mata uang kripto. Bahkan,
ketertarikan masyarakat terhadap uang kripto makin lama kian meningkat sehingga
sebagian orang menjadikan kripto sebagai instrumen investasi di era digital ini.

2.1 Sejarah Cryptocurrency

Sejarah cryptocurrency dimulai pada tahun 1983. Pada saat itu, seorang
kriptografer bernama David Chaum menciptakan alat kriptografi elektronik
anonim yang disebut e-Cash. Di tahun 1995, David kemudian mengembangkan
DigiCash sebagai sistem lain yang menggunakan kriptografi untuk membuat
sebuah transaksi rahasia. Digicash ini lah yang nantinya menjadi dasar
cryptocurrency karena sifatnya yang rahasia, anonim, dan dilakukan dalam
jaringan publik.

Kemudian, pada tahun 1996, Laurie Law, Susan Sabett, dan Jerry Solinas
memublikasikan "How to Make a Mint: The Cryptography of Anonymous
Electronic Cash", yaitu sebuah artikel yang menjelaskan tentang sistem
cryptocurrency. Lalu di tahun 1998, seorang insinyur software bernama Wei Dai
menciptakan "b-money" sebagai sistem kas elektronik yang terdistribusi secara
anonim. Namun sayangnya, b-money tidak berkembang dan belum pernah
digunakan sebagai alat penukaran elektronik.

Pada krisis global tahun 2008, Satoshi Nakamoto (nama samaran)


menciptakan Bitcoin sebagai cryptocurrency pertama dengan menggunakan
fungsi SHA-256 kriptografi. Dia pun berhasil mengirimkan bitcoin kepada
sesama penggemar kriptografi bernama Hal Finney.

Setelah itu, di dalam white paper dengan judul "Bitcoin: A Peer-to-Peer


Electronic Cash System", Nakamoto menyebutkan ide jaringan blockchain pada
Bitcoin dan memperkenalkannya kepada masyarakat bahwa ada jenis mata uang
lain yang bisa digunakan sebagai alat transaksi.
Dengan demikian, fenomena bitcoin pun mulai dikenal masyarakat.
Semenjak keberhasilan penemuan bitcoin itulah para pembuat kode dan
pengembang mulai terpicu untuk mempelajari dan mengembangkan mata uang
kripto. Bahkan sampai saat ini, sudah ada ribuan mata uang kripto seperti
Ethereum, Dogecoin, Litecoin, Ripple, Tether, Stellar, Cardano, dan lain
sebagainya.

2.2 Perkembangan Uang Kripto di Indonesia

Perkembangan uang kripto di Indonesia diawali dengan masuknya Bitcoin


pada awal 2013. Pada saat itu, bitcoin masuk melalui exchanger yang
menyediakan platform bagi penggunanya untuk melakukan transaksi bitcoin.
Selain itu, sejumlah wisatawan asing juga membawa bitcoin dan menukarkannya
dengan rupiah di money changer. Penetrasi bitcoin juga dilakukan melalui
komunitas-komunitas yang pada awalnya memberikan bitcoin sebagai voucher
atau reward di website tertentu.

Bitcoin sendiri mulai booming di Indonesia pada tahun 2019 dan banyak
orang tertarik untuk memiliki nya. Hal ini karena nilai bitcoin terus naik,
sehingga para investor tertarik untuk menjadikan mata uang kripto sebagai salah
satu aset investasi. Kemudian, pada bulan Februari 2019, regulasi mengenai mata
uang kripto di Indonesia dikeluarkan oleh Badan Pengawasan Perdagangan
Berjangka Komoditi (Bappebti) dari Kementerian Perdagangan sehingga uang
kripto dinyatakan legal sebagai komoditas. Dengan demikian, regulasi ini akan
menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan cryptocurrency di
Indonesia.

3. Karakteristik Kripto

Mata uang kripto memiliki beberapa karakteristik. Salah satu ciri dari
cryptocurrency adalah bentuknya yang digital dan tidak berwujud. Selain itu, ada
beberapa karakteristik cryptocurrency lainnya, seperti berikut ini:

1. Digital
Jika uang konvensional berbentuk lembaran dan koin, bentuk
cryptocurrency adalah digital sehingga tidak ada bentuk nyata yang bisa
dipegang. Hal ini juga yang mempengaruhi proses pembelian dan penukaran
cryptocurrency, di mana semuanya dilakukan secara digital.

2. Global

Cryptocurrency bersifat global Tidak seperti mata uang konvensional yang


nilainya berbeda-beda sesuai dengan kurs yang sedang berlaku. Mata uang kripto
bernilai sama di setiap negara. Sehingga, jika kamu melakukan transaksi
menggunakan uang kripto di negara manapun nilainya tidak akan berubah.

3. Peer to Peer

Transaksi cryptocurrency bersifat peer to peer. Artinya transaksi yang


dilakukan dari satu orang ke orang lainnya secara online, tanpa perlu melewati
pihak ketiga.

4. Terenkripsi

Dalam mata uang kripto semua pengguna memiliki kode tersendiri untuk
bertransaksi. Setiap melakukan transaksi, pengguna tidak bisa melihat transaksi
tersebut dilakukan oleh siapa. Kamu tidak bisa tahu siapa nama asli dalam setiap
transaksi. Selain itu, tidak ada aturan apapun tentang siapa yang bisa
menggunakan cryptocurrency dan digunakan untuk apa.

5. Terdesentralisasi

Dalam dunia cryptocurrency, tidak ada bank atau pihak tersebut. Tanggung
jawab tentang uang digital ini seutuhnya di depan oleh pemiliknya.

6. Truthless

Karakteristik cryptocurrency satu ini masih berkaitan dengan poin ketiga.


Dalam menggunakan cryptocurrency, transaksi antar pengguna tidak perlu
melewati pihak ketiga. Dengan demikian, kamu tidak perlu percaya oleh siapapun
dalam sistem ini.
4. Jenis Kripto

Ada lebih dari 2.200 cryptocurrency yang tersedia untuk dibeli dan memiliki
peminat yang tinggi pada mata uang ini, sehingga hal tersebut menjadi alasan
mengapa cryptocurrency semakin populer. Berikut ini beberapa cryptocurrency yang
sering digunakan antara lain:

1. Bitcoin (BTC)

Cryptocurrency tertua dan terpopuler adalah Bitcoin. Sebenarnya, banyak


orang mengenal nama Bitcoin sebelum mata uang virtual. Mata uang digital ini
pertama kali diperkenalkan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Sejak
pertama kali muncul, Bitcoin telah menjadi mata uang pilihan bagi banyak orang
karena dapat dengan mudah ditukar dengan mata uang fiat seperti Rupiah dan
Dollar. Selain itu, biaya transaksi yang ditawarkan relatif rendah dan banyak
perusahaan e-commerce menerima mata uang ini sebagai alat tukar ekonomi.

2. Litecoin (LTC)

Jenis ini menjadi topik hangat selain Bitcoin. Tanpa berkurang, jumlah LTC
yang saat ini beredar di pasar virtual telah meningkat sekitar 84 juta. Ini
membuktikan bahwa orang senang dengan kinerja Litecoin. Diperkenalkan oleh
Charlie Lee pada tahun 2011, Litecoin sebenarnya merupakan turunan dari
Bitcoin Core QT. Dengan kata lain, mata uang ini adalah versi Bitcoin yang
“diperpanjang”. Ada beberapa perbedaan dengan Litecoin. Ini murah, cepat, dan
nyaman.

3. Ethereum

Pada tahun 2013, seorang pengembang Rusia berusia 19 tahun bernama


Vitalik Buterin mulai mengembangkan Ethereum. Dua tahun kemudian, pada
tahun 2015, Ethereum secara resmi memasuki pasar crypto sebagai mata uang
digital.
Ethereum sangat populer di kalangan masyarakat umum karena relatif
mudah dan cepat dalam penarikan. Selain itu, Ethereum juga memiliki fitur hebat
yang disebut kontrak pintar. Fitur ini adalah kontrak yang melindungi penjual dan
pembeli. Karakteristik ini membuat Ethereum lebih fleksibel dan memungkinkan
untuk digunakan di luar fungsinya sebagai cryptocurrency.

4. Dogecoin

Dogecoin diciptakan oleh Billy Markus. Niat aslinya adalah lelucon,


terinspirasi oleh meme terkenal Doge. Namun, Dogecoin telah berhasil menarik
perhatian banyak investor. Dikombinasikan dengan dukungan dari Elon Musk,
yang menerima pembayaran untuk beberapa produk Tesla di Dogecoin. Harga
Bitcoin adalah Rp 331.711.190,88 per koin, Ethereum adalah Rp 17.901.675,79
per koin, Litecoin adalah Rp 651.651,70 per koin dan Dogecoin adalah Rp.
827.22 per koin.

5. Fungsi Kripto

Cryptocurrency adalah untuk menyediakan sistem transaksi dan investasi yang


terdesentralisasi dan aman, dengan potensi untuk mengganggu sistem keuangan
tradisional.

1. Cryptocurrency dapat digunakan sebagai alat tukar, penyimpan nilai, dan


sebagai sarana investasi
2. Sebagai alat pembayaran, dengan beberapa toko dan website e-commerce
mulai menerima cryptocurrency seperti Bitcoin.
3. Sebagai investasi, dengan nilai cryptocurrency yang dapat meningkat tajam
dan menjadi instrumen investasi yang populer.
6. Kelebihan dan Kekurangan Kripto

Cryptocurrency kini menjadi semakin populer di masyarakat karena dengan


cryptocurrency, para investor bisa mendapatkan manfaat yang sangat besar. Berikut
ini adalah kelebihan cryptocurrency, yaitu :

1. Profit Investasi sangat besar dan transfer uang lebih murah


Cryptocurrency menghasilkan keuntungan yang besar bagi para
investornya dan memungkinkan transfer uang lebih murah dan lebih cepat,
sehingga dapat mempengaruhi cara berbisnis.

2. Bersifat Universal

Cryptocurrency dianggap bersifat universal dikarenakan tidak


diperlukan syarat untuk menjadi penggunanya.

3. Transparansi

Setiap pengguna dapat melihat berbagai aktivitas transaksi yang


pernah dilakukan. Namun tetap diberikan batasan berupa kerahasiaan
identitas orang yang bertransaksi.

Meskipun banyak kelebihan yang didapat, namun tidak bisa dipungkiri pula
bahwa masih ada beberapa kekurangan dari cryptocurrency. Beberapa kekurangan
yang dimaksud seperti :

1. Celah Keamanan

Cryptocurrency memiliki celah yang dapat digunakan untuk kegiatan


ilegal ataupun kejahatan.

2. Perizinan

Di beberapa negara, masih belum meregulasi mata uang digital dan


masih menganggap ilegal transaksi yang menggunakan uang digital.

3. Harga sangat fluktuatif

Harga cryptocurrency sangat fluktuatif sehingga hal ini tentu


mempengaruhi nilai investasi.

4. Di luar kendali pemerintah dan otoritas pusat

Cryptocurrency tidak dikendalikan oleh pemerintah dan otoritas pusat,


yang dapat mempengaruhi stabilitas sistem.
7. Etika dalam praktik investasi kripto

Pada dasarnya tidak ada investasi yang dapat memberikan jaminan 100%
berhasil, karena semua investasi berisiko. Salah satu penyebabnya, karena perusahaan
yang menerapkan etika dan berkelanjutan tidak rentan terhadap adanya masalah
hukum terkait pelanggaran. Dengan begitu, bisnis dapat berjalan dengan lebih stabil.

Cara melakukan investasi etis pada dasarnya tidak berbeda dengan


berinvestasi pada umumnya. Seperti menganalisa kinerja beberapa tahun sebelumnya
untuk melakukan prakiraan kinerja di masa depan. Namun, pada perusahaan etis
investor tetap harus memperhatikan kinerja perusahaan pada aspek utama yang akan
jadikan pedoman etika. Apakah terkait dengan agama, sosial, lingkungan, dan
lainnya. Jika sudah menemukan beberapa perusahaan dengan kinerja yang baik,
selanjutnya investor tinggal menyaring kembali perusahaan mana saja yang memiliki
nilai sejalan.

8. Kasus Investasi Kripto

Subdit IV Tindak Pidana Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus


(Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan
dan atau manipulasi data melalui elektronik seolah-olah autentik dari perusahaan
perdagangan (trading) mata uang crypto PT INDODAX. Kedua tersangka
menggunakan modus yang hampir mirip yaitu menawarkan investasi trading kepada
korban melalui akun media sosial. Tersangka menjanjikan korban akan langsung
mendapatkan keuntungan 80% akan diberikan kepada korban dan 20% kepada
perusahaan setelah tiga jam jika telah mentransfer sejumlah uang kepada tersangka.
Pihak kepolisian menjelaskan nilai kerugian sementara dari para korban yakni dari
tersangka L adalah Rp25 juta dan dari tersangka B adalah Rp600 juta. Barang bukti
yang telah diamankan dari tersangka L adalah dua buah unit ponsel, dan nomor
rekening BNI. Kemudian barang bukti tersangka B adalah satu unit ponsel, dua buah
rekening Bank BNI dan Bank BTPN.

Polisi mengenakan para tersangka dengan Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45 A ayat
(1) dan atau Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) dan atau Pasal 36 jo Pasal 51 Ayat (2) UU
Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang
Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Keduanya diancam dengan pidana penjara
paling lama 12 tahun dan denda maksimal Rp12 miliar.

REFERENSI

Antara. 2023. Polda Metro Jaya ungkap kasus penipuan dengan modus perdagangan crypto
diakses melalui [Link]
kasus-penipuan-dengan-modus-perdagangan-crypto

Ervinda, Meilisa Dwi. 2023. Mengenal Cryptocurrency: Risiko, Jenis, Kelebihan, dan
kekurangannya diakses melalui [Link]
cryptocurrency-risiko-jenis-kelebihan-dan-kekurangannya

FWD Insurance. 2024. Apa Itu Investment Ethics dan Cara Berinvestasinya? diakses melalui
[Link]
Ethics-dan-Cara-Berinvestasinya/

Misael and Partners. Cryptocurrency, Bisakah digunakan sebagai alat pembayaran yang sah
di Indonesia? diakses melalui [Link]
digunakan-sebagai-alat-pembayaran-yang-sah-di-indonesia/

Prima, Putri. 2024. Apa itu Cryptocurrency? Ini Pengertian, Karakteristik, Kegunaan, dan
Jenisnya diakses melalui [Link]
cryptocurrency/

Rico Nur Ilham dkk. 2020. Manajemen Investasi (Legal Investment Versus Fake
Investment). Sukabumi: CV Jejak

Rosyda. Pengertian Cryptocurrency: Jenis, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangan diakses


melalui [Link]
[Link]. 2023. Sejarah Cryptocurrency dan Perkembangannya di Indonesia diakses
melalui [Link]
indonesia/

Anda mungkin juga menyukai