Nama/NIM anggota 1: Agung Santosa
Nama/NIM anggota 2: Agustina
Nama/NIM anggota 3: Eva Lusiana
Nama/NIM anggota 4: Henisa Rosulawati
Nama/NIM anggota 5: Kartika Dwi Wahyuning
Nama/NIM anggota 6: Winda Cindy Antika
Fase (A/B/C/D/E/F) B
Pada akhir fase B, peserta didik mampu menerapkan berpikir
komputasional dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari
dengan membandingkan, memilih, memilah, menyusun,
CP mengelompokkan, dan mengurutkan himpunan data kecil hasil
abstraksi benda konkrit menggunakan berbagai cara untuk
menghasilkan beberapa solusi dengan memanfaatkan perkakas
yang disediakan.
Istilah dan makna dari kata-kata yang sudah disepakati oleh kelompok:
1. Membandingkan
2. Memilih
3. Memilah
4. Menyusun
5. Mengelompokkan
6. Mengurutkan benda konkrit
Kata-kata yang dipahami sebagai makna yang berbeda oleh anggota kelompok. Diskusikan
lebih lanjut tentang perbedaan makna tersebut! Diskusikan juga dengan konsep pada saat
eksplorasi konsep!
1. Membandingkan
Membandingkan merupakan kegiatan untuk menemukan perbedaan dan persamaan
dari suatu hal dengan cara membaca dan mengetahui terlebih dahulu objek yang akan
dibandingkan.
2. Memilah
Memilah merupakan kegiatan membedakan atau memisahkan.
3. Memilih
Memilih merupakan kegiatan dalam menentukan sesuatu yang sesuai dengan kehendak
kita.
4. Menyusun
Menyusun merupakan kegiatan dalam mengatur dengan
5. Mengelompokkan
Mengelompokkan merupakan kegiatan dalam memisahkan dan menempatkan sesuatu
menjadi satu bagian.
6. Mengurutkan
Mengurutkan benda konkrit merupakan kegiatan dalam mengurutkan suatu benda yang
benar-benar dapat terlihat oleh mata.
Tuliskan pemaknaan mengenai CP yang dibahas di kelompok, sesuai pemahaman bersama
seluruh anggota kelompok!
Berdasarkan hasil diskusi kelompok kami, Capaian Pembelajaran (CP) merupakan
kompetensi pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap fase
perkembangan baik dari Fase A maupun sampai fase C untuk Sekolah Dasar. Capaian
pembelajaran mencakup sekumpulan kompetensi dan lingkup materi yang disusun secara
komprehensif dalam bentuk narasi.
Contohnya yaitu (1) elemen membaca dan memirsa, peserta didik dapat membandingkan
ciri-ciri watak setiap tokoh fiksi pada sebuah teks bacaan, (2) elemen berbicara dan
mempresentasikan, peserta didik dapat memilih watak tokoh untuk bermain peran
berdasarkan isi cerita yang ada pada dongeng, (3) elemen menulis, peserta didik dapat
memilah pesen moral yang terkandung pada dongeng, peserta didik dapat menyusun kata
yang membentuk sebuah kalimat yang berisi pesan yang ada pada dongeng, peserta didik
dapat mengelompokkan tokoh-tokoh dalam cerita, peserta didik dapat mengurutkan kata
yang membentuk sebuah kalimat yang berisi pesan yang ada pada dongeng.