Naskah Pembelaan Para Terdakwa
Dalam Perkara No. 66/Pid. B/2023.
Pengadilan Negeri Surabaya.
Yang mulia ketua dan anggota majelis hakim pemeriksa perkara
ini.
Yang terhormat saudara jaksa/penutut umum
Yang terhormat para hadirin dan pengunjung sidang.
Dengan segala kerendahan hati perkenankanlah kami untuk
terlebih dahulu memanjatkan kehadirat Tuhan YME yang telah
memberikan kekuatan lahir dan batin tehadap kita seluruhnya
untuk bersama-sama hadir dalam persidangan yang mulia ini,
baik hal itu dari pihak majelis hakim, Penuntut Umum maupun
pihak terdakwa beserta penasehat hukumnya.
Berikutnya perkenankanlah kami dari lubuk hati yang paling
dalam sebagai penasehat hukum dan pendamping terdakwa untuk
secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih yang tiada
terhingga terhadap MAJELIS HAKIM PEMERIKSA PERKARA ini,
dalam hal ucapan terimakasih yang tiada terhingga patut
disampaikan karena :
1. majelis hakim dengan cermat dalam memimpin pemeriksaan
dalam persidangan ini baik terhadap para saksi maupun
terhadap terdakwanya.
2. Majelis hakim telah berkenan menimbang, memberi arahan
dan nasehat hukum yang sangat berharga bagi terdakwa
khusunya dan masyarakat umumnya.
Bahwa selanjutnya ucapan terimakasih yang sedalam-
dalamnya juga tiada lupa kami sampaikan atas kesempatanya
yang diberikan oleh majelis hakim kepada kami selaku penasehat
hukum terdakwa untuk menyampaikan naskah pembelaan ini
baik kepentingan terdakwa yang awam hukum ini.
Bahwa ibaratnya kata pepatah "TIADA GADING YANG TAK
RETAK" yang mempunyai makna dan arti bahwa kiranya wajar
apabila seseorang yang namanya sekedar manusia semata
wayang ini dalam karya dan menjalankan kegiatannya selalu ada
kekurangan atau celahnya.
Bahwa pepatah diatas erat hubunganya dengan naskah
pembelaan terdakwa sekarang ini yang tiada luput pula dari
kekurangan-kekurangan atau celanya.
Bahwa akan tetapi penuh dengan optimia kami agar kita yang
terlibat dalam pemeriksaan persidangan ini mendapatkan asas
kemanfaatan bersama, sehingga nantinya putusan yang akan
dijatuhkan kepada EDI SUSILO dari sisi penuntutanya oleh
jaksa/penuntut umum, dan ataupun utamanya bermanfaat bagi
kekuatan para terdakwa khususnya, dan masyarakat pada
umunya.
Bapak/ibu Majelis hakim dan saudara jaksa/penuntut umum
yang kami hormati.
Bahwa setelah membaca dan mempelajari surat tuntutan
jaksa/penuntut umum No. 456/Pid.B/2023/[Link], tertanggal
02 Januari 2024 kami team penasehat hukum para terdakwa
mengajukan pembelaan ini dengan menyampaikan/membeberkan
fakta-fakta yang sebenarnya yang telah dikemukakan dalam
persidangan :
Bahwa dalam persidangan ini sebagai terdakwa identitasnya :
TERDAKWA:
Nama : EDI SUSILO BIN RAHMAD
Umur : 55 Tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat lahir : Surabaya
Agama : Islam
Kebangsaan : Indonesia
Pekerjaan : Supir
Alamat : Jl. Raya Kenjeran No. 181 RT. 008 RW.
009 Kelurahan Kenjeran Kecamatan
Kenjeran Surabaya
Pendidikan : SLTA
TENTANG TUDUHAN JAKSA :
Bahwa dalam surat tuntutan jaksa / penuntut umum tertanggal
02 Januari 2024 tersebut diatas, dimana para terdakwa di dakwa
dengan tuntutan pasal 340 KUHP, yang tentunya harus dipenuhi
unsur-unsurnya sebagi berikut:
Pasal 340 KUHP
1. Barang siapa
2. Sengaja
3. Dengan rencana
4. Merampas nyawa
5. Nyawa orang lain
TENTANG FAKTA-FAKTA PERSIDANGAN
Bahwa yang telah terungkap didalam persidangan dari keterangan
saksi-saksi :
RAHMAT SUJATA, ASRIATI, RASSYT, P. DAMONO, LULUK
WIDAYANTI, ROESDI NOR, dan MOHAMMAD ANSORI.
Yang kesemua identitas dan keterangan telah terkutip
lengkap........ dan
berita acara pemeriksaan dalam perkara ini, namun dari
keterangan para
saksi tersebut diatas, tidak ada satu yang mengetahui sendiri
siapa
pelakunya dalam peristiwa peledakan di rumah saksi RAHMAT
SUJATA,
serta bahan apa yang dipergunakan timbulnya peledakan itu,
maka sudah
sepatutnya keterangan-keterangan para saksi yang demikian itu,
yang mana
sekali ...... perkara ini, haruslah .... .... (andi Toar)
KETERANGAN PARA TERDAKWA
Bahwa pada intinya keterangan para terdakwa mengakui terhadap
tuduhan jaksa/penuntut umum tersebut, melakukan perbuatan
timbulnya
peledakan di rumah RAHMAT SUJATA pada tanggal 26 Mei 2004.
Di Jl. Raya
Tlogomas No. 278 Kecamatan Lowokwaru Kodya Malang, namun
sama sekali
tidak ada unsur sengaja untuk merusak barang/orang. Ia lakukan
secara
spontanitas, sekedar menakut-nakuti, dan tidak ada unsur
ataupun motif
lain selain itu, bahkan para terdakwa telah menyesali atas
perbuatannya itu.
Karena memang tidak terbayang sebelunya jika perbuatannya itu,
akan
terjadi peristiwa seperti apa yang telah dituduhkan jaksa tersebut.
(sebagian keterangan lengkap terlah terkutip didalam berita acara
pemeriksaan dan tuntutan jaksa tertanggal 23 Oktober 2004)
TENTANG BARANG BUKTI
1. Langit-langit teras RAHMAT SUJATA rusak/berantakan.
2. Langit-langit kamar tidur depan rusak.
3. Daun pintu atau kusen depan rusak.
4. Jendela kaca pecah.
5. Korden lobang-lobang.
6. 2 kursi bambu dan meja bambu rusak.
Kerugian materiil ditafsir sebesar Rp. 3000.000,- (tiga juta rupiah)
Bapak/ibu majelis hakim yang mulia.
Tibalah kita menilai terhadap hal-hal yang terungkap dan terbukti
dimuka
persidangan ini, disatu pihak dalam relefansinya dengan dakwaan
dan
tuntutan jaksa/penuntut umum. Dipihak lain dalam rangka
penerapan
hukumnya terhadap para terdakwa.
Bahwa para terdakwa secara yuridis formil, belum dapat
dikatakan
melakukan perbuatan melanggar pasal 187 ke 1 Jo. 55 ayat (1) ke
1
KUHPidana, :
1. bahwa para terdakwa menurut pengakuanya, memang benar-
benar
melakkan perbuatan, seperti apa yang telah dituduhkan/dakwaan
Penuntut Umum, namun terlepas benar atau tidak, haruslah
dibuktikan
lebih jauh, yang didukung dengan bukti lain dan keterangan
saksi.
2. Jila benar perbuatan para terdakwa telah melakukan seperti
apa yang
dituduhkan Penuntut Umum tersebut, dari keterangannya
dapatlah kami
simpulkan tidak ada motif ingin merusak barang, hanya sekedar
surpres
atau hanya menakut-nakuti saja.
3. Bahwa dari saksi-saksi yang diajukan oleh Penuntut Umum
yang
seluruhnya berjumlah 7 tujuh (orang) dan semuanya telah
memberikan
keterangan dibawah sumpah, tidak ada satupun saksi yang
mengetahui
siapa pelakunya, atas peristiwa peledakan itu sehingga dengan
demikian
saksi-saksi tersebut sama sekali tidak relefan dengan tuntutan
Penuntut
Umum tersebut.
4. Bahwa barang bukti yang diajukan dan disampaikan dalam
tuntutan
Penuntut Umum, serta ditujukan dalam persidangan, tidaklah
dapat
dipaksakan sebagai kekuatan pembuktian, para terdakwa telah
melanggar sebagaimana pasal-pasal yang dituduhkan tersebut
diatas
karena tidak didukung alat bukti lain keterangan saksi.
Bahwa dengan demikian ternyata para terdakwa tidak terbukti
secara sah
dan menyakinkan telah melanggar pasal 187 ke-1 jo ayat (1)
KUHP, seperti
apa yang telah disampaikan dakwaan maupun tuntutan Penuntut
Umum,
oleh karenanya baik terhadap dakwaan maupun tuntutan, kami
menolak.
HAL-HAL YANG MERINGANKAN TERDAKWA
1. Bahwa secara yuridis tersangka tidak dapat dituntut melanggar
Pasal 187
ke 1 jo 55 ayat 1 KUHP karena selain tidak memenuhi unsur-
unsur yang
terurai tersebut diatas, jaksa/penuntut umum tidak dapat
membuktikan
dakwaan maupun tuntutannya.
2. Bahwa para Terdakwa mempunyai karakter dan kredibilitas
yang baik
didaerahnya, dan bukan orang-orang yang latar
belakang/mempunyai
tampang kriminal.
3. Bahwa jika benar para Terdakwa yang melakukan, tidak
melebihi dari
sekedar perbuatan yang menakut-takuti saja, tidak ada motif lain
dan
kriminal.
4. Bahwa para Terdakwa tidak pernah dihukum, serta masing-
masing
mempunyai keluarga/istri dan anak yang masih kecil yang
tentunya para
Terdakwa sebagai tumpuan dan harapan bagi keluarganya dimasa
depan.
5. Bahwa para Terdakwa dalam persidangan berlaku sopan serta
tidak
menyulitkan pemeriksaan.
Akhirnya berdasarkan fakta-fakta yang telah terungkap dalam
persidangan,
serta mempertimbangkan hal-hal tersebut diatas selanjutnya kami
tim
penasehat hukum para Terdakwa mohon dengan hormat
kehadapan Majelis
Hakim Yang Mulia, agar Para Terdakwa:
I. DILEPASKAN DARI SEGALA TUDUHAN atau
II. SETIDAK-TIDAKNYA DILEPASKAN DARI SEGALA TUNTUTAN
HUKUM
(Ontslag Van Rechta Vervolging)
III. DAN MEMULIHKAN HAK PARA TERDAKWA DALAM
KEMAMPUAN,
KEDUDUKAN DAN HARKAT SERTA MARTABATNYA.
Dengan suatu harapan semoga Majelis hakim yang terhormat
sependapat
dan sejalan dengan pemikiran kami, sebagai akhir dari pembelaan
kami, tak
lupa kami panjatkan do`a semoga Majelis Hakim didalam
mempertimbangkan dan memberikan putusan nantinya diberikan
Rahmat,
Taufik dan Hidayat dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga
putusan yang
diambil nanti benar-benar obyektif tepat penerapan hukumnya,
sempurna
serta mencerminkan keadilan sebagai mana keadilan yang
diberikan oleh
Tuhan Yang Maha Esa, karena apapun yang terjadi terhadap diri
para
Terdakwa ataupun putusan yang akan diambil nantinya, semua
tidak lepas
dari tanggung jawab kita bersama, yang akan kita
pertanggungjawabkan
kelak dikemudian hari, dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Demikian pembelaan kami, atas perhatian bapak/ibu Majelis
Hakim
Yang Terhormat, serta saudara jaksa/penuntut umum dan hadirin
yang
kami hormati, tak lupa kami sampaikan minta maaf dan terima
kasih.
Malang, 26 Oktober 2004
Hormat Kami
Para Penasehat Hukumnya
1. PERDANA SH,MH
2. ZAMRONI, SH