0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
107 tayangan7 halaman

Modul Ajar Proyek IPAS Lingkungan SMK

Modul ini membahas tentang mengatasi masalah lingkungan melalui proyek IPAS khususnya pengolahan limbah non B3. Modul ini memberikan panduan kegiatan pembelajaran menggunakan model PJBL yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi proyek oleh peserta didik.

Diunggah oleh

sitirohima414
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
107 tayangan7 halaman

Modul Ajar Proyek IPAS Lingkungan SMK

Modul ini membahas tentang mengatasi masalah lingkungan melalui proyek IPAS khususnya pengolahan limbah non B3. Modul ini memberikan panduan kegiatan pembelajaran menggunakan model PJBL yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi proyek oleh peserta didik.

Diunggah oleh

sitirohima414
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN MELALUI PROJEK IPAS

Capaian Umum Pembelajaran Fase E


Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial terdiri dari tiga elemen kompetensi yang mengacu pada
kompetensi literasi saintifik, yaitu menjelaskan fenomena secara ilmiah, mendesain dan
mengevaluasi penyelidikan ilmiah, serta menerjemahkan data dan bukti-bukti secara ilmiah.
A. INFORMASI UMUM

1. Identitas Modul

Penyusun Siti Rohima


Instansi SMK
Tahun Pelajaran 2023/2024
Jenjang Sekolah SMK
Fase/Kelas E/X
Materi Mengatasi Masalah Lingkungan melalui Projek IPAS
Sub materi Pengolahan limbah non B3 (Non Bahan Berbahaya dan Beracun)
Alokasi Waktu 8 pertemuan (8x6 JP)
2. Kompetensi Awal
Peserta didik menguasai pengetehuan terkait lingkungan beserta kompoenen penyusunnya,
dan pencemaran lingkungan beserta dampaknya terhadap kesehatan makhluk hidup.

3. Profil Pelajar Pancasila

Kreatif Pembiasaan untuk siswa dapat mengeksplorasi dan


mengekspresikan pikirannya dalam bentuk karya gagasan, baik
berupa karya performa maupun produk sederhana.
Berpikir kritis Pembiasaan untuk dapat secara kritis mengklarifikasi serta
menganalisis gagasan dan informasi yang kompleks dan abstrak
dari berbagai sumber serta membangun keterkaiatan antara
berbagai informasi yang diperoleh peserta didik dengan keadaan
disekitar
Gotong royong Pembiasaan untuk dapat bekerja sama, berkomunikasi, dan
berkoordinasi melalui aktivitas kelompok.
4. Sarana dan Prasarana
Laptop/HP, Proyektor, Video Pembelajaran, Alat tulis dan buku, PPT, LKPD

5. Target Peserta Didik


Peserta didik regular pada Fase E

6. Model Pembelajaran
Model pembelajaran tatap muka dengan strategi Project based learning (PJBL)

7. Metode Pembelajaran
Projek kelompok, diskusi, tanya jawab, presentasi
B. KOMPONEN INTI

1. Tujuan Pembelaran (TP)


Peserta didik secara kolaboratif merencanakan dan melakukan penyelidikan terkait masalah
lingkungan yang diamati terkait limbah non B3.

2. Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP)


• Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan bukti ilmiah berdasarkan fenomena
yang diamati
• Peserta didik dapat menerapkan konsep-konsep IPAS untuk menentukan pemecahan
masalah lingkungan disekitar
• Peserta didik dapat merancang dan membuat prototype sebagai solusi masalah
lingkungan khususnya pengolahan limbah non B3
• Peserta didik mengkomunikasikan prototype secara lisan, tulisan dan kegiatan
• Peserta didik merefleksikan kegiatan projek IPAS yang telah dilakukan
3. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, peserta didik sadar akan pentingnya menjaga kebersihan
lingkungan, serta memahami dampak yang akan terjadi apabila timbul permasalahan
lingkungan. Selain itu peserta didik juga diharapkan mampu mengambil Tindakan atau
Langkah pencegahan apabila terjadi masalah lingkungan di sekitar tempat tinggal peserta
didik.
4. Pertanyaan Pemantik

Apa dampak terhadap kesehatan dari kondisi


sungai seperti gambar? Bagaimana cara
mengatasinya?

(Gambar contoh pencemaran sungai)

5. Tahapan Pembelajaran

Tahap Kegiatan Muatan Estimasi


Inovatif waktu
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam dan mengawali Religius
pembelajaran dengan berdo’a Bersama
2. Guru mengecek kesiapan peserta didik Disiplin
meliputi kehadi-ran peserta didik, dan
asesmen diagnostic kognitif dan non kognitif
• Kognitif : Guru memberikan pertanyaan T-PACK,
terkait lingkungan dan penyusunnya Critical
beserta dampak dari pencemaran thinking
lingkungan
• Non kognitif : Guru menanyakan kabar
peserta didik serta kesiapan peserta didik
untuk mengikuti kegiatan pembelajaran T-PACK,
3. Guru memberi apersepsi dengan Tecnological,
menampilkan gambar terkait materi yang
akan dipelajari, dan meberikan pertanyan Critical
berupa : thinking
• Kira-kira apa yang akan kita pelajari
setelah mengamati gambar tersebut?
• Apa dampak terhadap kesehatan dari
kondisi sungai seperti gambar?
Bagaimana cara mengatasinya?
4. Guru menyampaikan materi dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai. T-PACK,
5. Guru membagi peserta didik menjadi Pedagogical
beberapa kelompok.
Inti Pertemuan 1
(Sintak PJBL) a. Pertanyaan mendasar terkait topik terkait
masalah lingkungan
1. Memandu peserta didik dalam T-PACK,
mengamati gejala kerusakan lingkungan Tecnological
melalui video pembelajaran yang telah
disediakan Guru

(690) Mengkhawatirkan! Sampah Makanan


di Indonesia | Narasi Newsroom - YouTube
2. Peserta didik diminta untuk menganalisis Critical
video tersebut meliputi (analisis masalah thinking
lingkungan yang terjadi, dampak yang
ditimbulkan terhadap lingkungan dan
makhluk hidup, serta solusi atau
Tindakan untuk mengatasi masalah
tersebut).
3. Menghubungkan dengan kondisi masalah
lingkungan yang ada disekitar peserta
didik.
4. Membimbing peserta didik untuk T-PACK.
menyelesaikan masalah lingkungan Pedagogical
sesuai dengan kearifan lokal peserta didik
dan kemampuan peserta didik.

Pertemuan 2 dan 3
b. Mendesain perencanaan produk
1. Peserta didik membentuk kelompok, Collaboration
dimana setiap kelompok berisi 4-5 orang
2. Peserta didik melakukan kegiatan literasi Mandiri
dengan membaca berbagai sumber
belajar (buku Projek IPAS kelas X, e-
book di handphone, artikel di internet)
didampingi oleh guru untuk melengkapi
materi yang sudah dipelajari .
3. Peserta didik bersama anggota
kelompoknya merumuskan solusi yang Collaboration
dibuat dalam bentuk proyek untuk
menghasilkan Langkah dalam
menangani masalah lingkungan
khususnya limbah non B3.
4. Peserta didik digiring untuk dapat Pedagogical
menemukan ide untuk sebuah solusi
permasalahan yang disajikan.
5. Peserta didik membuat ide rancangan
solusi permasalahan sesuai kearifan lokal
peserta didik.
6. Peserta didik memaparkan ide kelompok
dan ditanggapi oleh kelompok lain.
7. Peserta didik melakukan
penyempuranaan ide berdasarkan
tanggapan dari kelompok lain dan saran
dari guru.

c. Menyusun jadwal pengerjaan proyek


1. Guru dan peserta didik membuat
kesepakatan tentang jadwal pembuatan
proyek (tahapan-tahapan dan pengumpulan).
2. Peserta didik menyusun jadwal
penyelesaian proyek dengan memperhatikan
batas waktu yang telah ditentukan bersama.

Pertemuan 4-6
d. Memonitor keaktifan dan perkembangan
proyek
1. Guru memastikan ketersediaan alat dan
bahan yang dibutuhkan peserta didik
2. Mengingatkan peserta didik akan
keselamatan dan Kesehatan kerja (K3)
3. Guru memantau keaktifan peserta didik
selama melaksanakan proyek, memantau
realisasi perkembangan dan membimbing
jika mengalami kesulitan.
4. Berkoordinasi dengan orang tua peserta
didik apabila membuat projek di luar
sekolah.
5. Peserta didik melakukan pembuatan
proyek, mencatat setiap tahapan,
mendiskusikan masalah yang muncul
selama penyelesaian proyek dengan guru.

Pertemuan 7-8
e. Menguji hasil
1. Memandu peserta didik untuk
mengevaluasi prototype , memalui
pemeriksaan kesesuaian desain dengan
hasil prototype
2. Memnadu peserta didik untuk mendesain
ulang prototype berdasarkan hasil
evaluasi, dan melakukan rencana tindak
lanjut.

f. Evaluasi pengalaman belajar


1. Mengarahkan peserta didik melaksanakan
refleksi melalui pertanyaan pemandu
refleksi

Penutup 1. Guru Bersama peserta didik melakukan


refleksi untuk pembelajaran hari ini.
2. Peserta didik diberikan informasi rencana
pembelajaran berikutnya
3. Peserta didik mengikuti quiz evaluasi formatif
secara lisan
4. Peserta didik dan Guru berdo’a bersama
sebagai penutup pembelajaran yang dipimpin
oleh salah satu peserta didik
6. Asesmen
• Diagnostik : Kognitif (pertanyaan lisan ) dan non kognitif (pertanyaan seputar kesiapan
peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran)
• Penilaian sikap profil pelajar pancasila
• Formatif : Penilaian pengetahuan dan Proyek peserta didik

7. Pengayaan
Peserta didik yang memiliki pencapaian tinggi, diminta untuk melanjutkan langkah
pengembangan :
1. Mencari berbagai artikel terkait permasalahan lingkungan beserta Langkah atau solusi
dari penyelesainnya beserta gambar pendukungnya
2. Menempelkan pada masing kelas agar semua peserta didik dapat membacanya
8. Remedial
Peserta didik yang kesulitan memahami materi, diberi pendampingan khusus untuk
menyelesaikan masalah belajar yang dialaminya. Misalkan dengan :
• Meminta peserta didik untuk membuat rangkuman terkait materi
• Membuat catatan kecil terkait materi
• Menuliskan materi yang belum dipahami, sehingga Guru bisa mengulang kembali untuk
memberikan pendampingan pengajaran pada peserta didik.
9. Refleksi
Refleksi Guru
1. Apakah peserta didik sudah memahami dan dapat mengerjakan semua tugas yang
diberikan!
2. Hal baik apa yang muncul terkait kegiatan pembelajaran?
3. Apa yang perlu ditingkatkan selama kegiatan pembelajaran?

Refleksi Peserta didik


1. Apa yang kalian pelajari terkait kegiatan pembelajaran kali ini?
2. Tantangan apa yang kalian rasakan Ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran ini?
3. Hal baik kapa yang kalian peroleh setelah mempelajari materi pada kegiatan ini?
4. Pilihlah gambar dibawah ini yang mewakili perasaan kalian setelah mempelajari materi
pada kegiatan ini

DAFTAR PUSTAKA
Nuraeni, Eni. 2023. Buku Panduan Guru Projek IPAS. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Jakarta : Kompleks Kemdikbudristek.
Risa, Natlyana. 2022. Modul Ajar Projek IPAS. Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Teknologi.
Narasi Newsroom. 2021. Menghawatirkan! Sampah Makanan di Indonesia. (690)
Mengkhawatirkan! Sampah Makanan di Indonesia | Narasi Newsroom - YouTube

Anda mungkin juga menyukai