Pengertian Ekspor dan Impor – Grameds pasti pernah mendengar atau belajar mengenai
ekspor dan impor, bukan? Dalam suatu negara, kegiatan ekspor dan impor memiliki peranan
yang penting dan erat kaitannya dengan kegiatan ekonomi. Kemudian kegiatan ekspor dan impor
menjadi kegiatan perdagangan internasional yang dilakukan antar-negara.
Secara sederhana, suatu kegiatan menjual produk barang atau jasa ke luar negeri disebut ekspor.
Sementara kegiatan membeli suatu produk atau barang dari luar negeri disebut impor. Kegiatan
ekspor dan impor lumrah dilakukan oleh Indonesia sebagai negara berkembang.
Agar Grameds bisa mengingat kembali pengertian dari ekspor dan impor, artikel ini akan
menjelaskan secara lengkap pengertian, tujuan, manfaat, dan komoditas kegiatan ekspor dan
impor di Indonesia. Simak artikel ini sampai tuntas, ya.
Daftar Isi
Pengertian Ekspor dan Impor
o Pengertian Ekspor
o Tujuan dan Manfaat Ekspor
1. Mengendalikan Harga Produk
2. Menumbuhkan Industri Dalam Negeri
3. Menambah Devisa Negara
4. Memperbanyak Lapangan Kerja
o Komoditas Ekspor Indonesia
1. Produk Tekstil
2. Karet
3. Kelapa Sawit
4. Kakao
5. Produk Hasil Hutan
o Pengertian Impor
o Tujuan dan Manfaat Impor
o Komoditi Ekspor dan Impor
1. Faktor Alam
2. Faktor Teknologi
3. Faktor Biaya Produksi
Barang yang dilarang dalam Ekspor Impor
Prosedur-prosedur Ekspor dan Impor
o 1. Surat kontrak penjualan atau Sales Contract Process
o 2. Penerbitan Surat Jaminan Pembayaran Importir kepada Eksportir atau Letter of
Credit (L/C) Opening Process
o 3. Penerbitan Dokumen Pengapalan atau Pengiriman atau Cargo Shipment Process
o 4. Pencairan Dokumen Pengapalan atau Klaim atas Barang yang sudah dibayarkan
Importir atau Shipping Documents Negotiations Process
Contoh Kebijakan Ekspor dan Impor
o 1. Politik Dumping
o 2. Kebijakan perdagangan bebas
o 3. Tarif
o 4. Pembatasan Impor atau Impor Quota
o 5. Subsidi ekspor
Pengertian Ekspor dan Impor
Pengertian Ekspor
Suatu aktivitas mengeluarkan barang dari daerah pabean disebut ekspor. Apa itu daerah pabean?
Secara sederhana, daerah pabean merupakan suatu daerah milik Republik Indonesia yang terdiri
atas wilayah perairan, darat, dan udara di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
Sistem perdagangan dengan cara mengeluarkan barang-barang dari dalam negeri ke luar negeri
dengan memenuhi ketentuan yang berlaku juga dapat disebut sebagai kegiatan ekspor. Sebagai
salah satu sektor perekonomian, kegiatan ekspor menduduki peranan yang cukup penting melalui
perluasan pasar beberapa negara.
Dapat disimpulkan bahwa ekspor merupakan kegiatan atau aktivitas mengeluarkan produk dan
barang dari dalam negeri ke luar negeri dengan mengikuti standar peraturan beserta ketentuan
yang berlaku. Kegiatan ekspor umumnya dilakukan oleh suatu negara yang mampu
menghasilkan produk barang dalam jumlah besar dan jumlah tersebut sudah terpenuhi di dalam
negeri.
Mengapa begitu? Jika negara tersebut sudah mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, maka
ia bisa mengirimkan produk barang ke negara yang tidak mampu memproduksinya. Kemudian
dalam kegiatan ekspor memiliki istilah yang disebut eksportir.
The Architecture of Love | Di balik Pena
Apa yang dimaksud dengan eksportir? Secara umum, eksportir merupakan kegiatan badan
hukum atau perseorangan yang melakukan kegiatan ekspor. Kegiatan ekspor yang dilakukan
dalam skala besar akan melibatkan Bea Cukai sebagai pengawas lalu lintas suatu negara.
Setiap barang yang akan diekspor memiliki ketentuannya sendiri tergantung dari jenis barang
tersebut. Tidak semua individu atau masyarakat mampu melakukan kegiatan ekspor karena ada
beberapa prosedur yang harus diikuti.
Jika dibandingkan dengan kegiatan impor, maka kegiatan ekspor jauh lebih mudah untuk
dilakukan. Karena kegiatan impor memiliki banyak peraturan yang harus dipatuhi, khususnya
dalam hal pajak. Dalam kegiatan ekpor, hanya ada beberapa produk yang dikenakan pajak
ekspor, yakni ekspor rotan, kayu, dan crude palm oil.
Kegiatan ekspor mampu menciptakan permintaan efektif baru yang membuat barang-barang di
pasar dalam negeri mencari inovasi untuk menaikkan produktivitas. Kemudian kegiatan ekspor
dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperluas pasar di seberang lautan bagi
barang-barang tertentu.
Ada dua cara yang bisa dilakukan dalam kegiatan ekspor, yakni ekspor biasa dan ekspor tanpa
L/C. Apa perbedaan di antara keduanya? Perbedaan di antara keduanya terletak pada
penggunaan letter of credit sebagai alat pembayaran.
Kegiatan ekspor biasa akan melakukan penjualan ke luar negeri dengan segala ketentuan yang
berlaku. Kemudian kegiatan ekspor biasa ditujukan ke pembeli menggunakan L/C. Sedangkan
kegiatan ekspor tanpa L/C dapat dilakukan jika departemen perdagangan telah mengeluarkan
izin khusus.