Microsoft Excel
Microsoft Excel merupakan salah satu perangkat lunak pengolah angka yang menjadi bagian dari
aplikasi Microsoft Office. Perangkat lunak ini sering digunakan untuk mengerjakan perhitungan,
menyimpan, mengatur, dan menganalisis informasi.
Pemanfaatan perangkat lunak ini sangat beragam, mulai dari membuat pengaturan budget bulanan,
mencatat dan merinci neraca keuangan bisnis, ataupun mengelola data dengan jumlah sangat
banyak untuk keperluan analisis statistik.
Aplikasi ini juga dikenal dengan nama Spreadsheet (Excel) (spreadsheet). Berbeda dengan perangkat
lunak pengelola kata, dokumen Excel terdiri atas kolom dan baris data, yang memuat sel data. Setiap
sel dapat berisi teks maupun nilai angka yang dapat dihitung menggunakan formula.
Fitur-Fitur di [Link] :
1. Quick Access Toolbar. Kumpulan tombol pintas yang sering digunakan untuk perintah
umum. Bisa ditambah maupun dikurangi, namun secara default terdiri dari Save, Undo, dan
Redo
2. Title. Menampilkan nama dokumen yang sedang dibuka
3. Name Box. Menampilkan lokasi atau “nama” sel yang dipilih
4. Cell. Sel adalah setiap persegi panjang di dalam workbook, yang merupakan persimpangan
antara kolom dan Baris
5. Row. Baris adalah sekumpulan sel yang bergerak dari kiri ke kanan halaman, yang
diidentifikasi dengan nomor
6. Column. Kolom adalah sekumpulan sel yang bergerak dari atas ke bawah halaman, yang
diidentifikasi dengan huruf
7. Formula Bar. Lokasi untuk memasukkan atau edit data, formula, atau fungsi yang ada pada
sel tertentu.
8. Scroll between Worksheets. Digunakan untuk menggeser worksheet. Lebar kerja
(worksheet) atau disebut juga buku kerja (workbook). Setiap lembar kerja memiliki satu atau
lebih lembar kerja, misalnya: Sheet1, Sheet2,...dst. Klik kanan untuk pilihan lainnya dan klik
tab untuk beralih di antara mereka.
9. Click to add a new worksheet. Digunakan untuk menambahkan worksheet baru
10. Normal View. Merupakan tampilan mode standar, yang menunjukkan jumlah sel dan kolom
yang tidak terbatas.
11. Page Layout View. Tampilan ini akan membagi worksheet menjadi halaman
12. Page Break View. Pilihan untuk menampilkan overview worksheet, khususnya sangat
membantu ketika ditambahkan page breaks
13. Scroll Bar. Berada di bagian bawah dan bagian kanan yang berfungsi untuk menggeser
tampilan ke atas bawah atau kanan kiri
Dengan memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia pada perangkat lunak tersebut, kita dapat
melakukan berbagai pengolahan informasi, misalnya dengan memanfaatkan fitur berikut ini.
1. Baris dan Kolom
Secara default setiap tampilan baris dan kolom yang terdapat pada workbook akan memiliki
tinggi dan Lebar yang sama. Lebar dan tinggi sel dapat dimodifikasi sesuai teks yang
dimasukkan.
2. Memodifikasi tinggi/ lebar semua baris dan kolom
Tinggi dan lebar setiap baris dan kolom dapat dilakukan pada waktu yang sama. Hal ini
Memungkinkan mengatur ukuran keseragaman setiap baris dan kolom dalam lembar kerja
3. Font, Cell Border, dan Styles
Batas sel (cell border) dapat ditambahkan ke dalam teks yang diketikkan pada lembar kerja
4. Format Nomor
Ketika menggunakan Spreadsheet (Excel), dapat menggunakan pemformatan nomor yang
sesuai dengan data yang dibutuhkan. Format tersebut memberitahu jenis data apa yang
digunakan, misalnya: tanggal, waktu, persentase (%), mata uang (IDR), dan sebagainya.
Menggunakan format nomor tidak hanya membuat Spreadsheet (Excel) mudah dibaca dan
digunakan, tetapi juga mempermudah Spreadsheet (Excel) dalam memahami data yang
dimasukan dan memastikan bahwa data yang dimasukkan konsisten dengan rumus,
sehingga akan dihitung dengan benar.
Ketika melakukan pemformatan angka, Spreadsheet (Excel) akan diberitahu, jenis nilai apa
yang disimpan di dalam sel. Misalnya, format tanggal memberitahu Spreadsheet (Excel)
bahwa Anda memasukan tanggal kalender. Dengan menggunakan format yang sesuai,
penyajian data di excel akan lebih mudah dipahami.
Jika Anda tidak menggunakan format nomor tertentu, secara default Spreadsheet (Excel)
akan menerapkan format umum (general). Tanpa pengubahan format, angka akan
ditampilkan apa adanya, sehingga cocok untuk data yang tidak memerlukan format khusus.
5. Multiple Worksheets
Setiap workbook secara default berisi satu lembar kerja (worksheet). Ketika bekerja dengan
sejumlah Besar data, dapat membuat beberapa lembar kerja untuk membantu mengatur
buku kerja dan Membuatnya lebih mudah untuk menemukan konten. Lembar kerja juga
dapat dikelompokan, agar Dapat menambahkan informasi dengan cepat ke beberapa lembar
kerja sekaligus
6. Formula
Salah satu fitur yang paling hebat di Excel adalah kemampuan untuk menghitung informasi
numerik Menggunakan rumus (formula). Sama seperti kalkulator, Excel dapat menambah,
mengurangi, Mengalikan, dan membagi.
7. Rumus Kompleks
Rumus sederhana adalah ekspresi matematika yang berisi satu operator, seperti 4+7. Rumus
kompleks adalah rumus yang berisi beberapa operator matematika, seperti 4+ 6*7. Ketika
terdapat lebih dari satu operasi dalam formula, urutan operasi akan memberitahu Excel
operasi yang akan dihitung pertama kali. Dalam rangka menghitung rumus yang kompleks,
perlu dipahami urutan operasi sebagai berikut.
a. Operasi yang di apit tanda kurung (...).
b. Perhitungan eksponensial.
c. Perkalian dan pembagian, manasaja yang lebih dahulu.
d. Penambahan dan pengurangan, manasaja yang lebih dahulu.
8. Fill Handle
Rumus juga dapat disalin ke sel yang berdekatan menggunakan fitur fill handle, yang dapat
Menghemat banyak waktu dan usaha jika ingin melakukan perhitungan yang sama dalam
beberapa kali pada lembar kerja. Fill handle adalah kotak kecil di sudut kanan bawah sel
yang dipilih, Perhatikan contoh berikut ini.
a. Pilih sel yang berisi formula yang akan disalin. Klik dan tarik Fill Handle melalui sel-sel
yang ingin Diisi. Pada contoh berikut sel yang akan disalin adalah sel F4, yang ditarik
ke bawah sampai Dengan sel F10.
b. Setelah sampai pada sel F10, lepaskan mouse maka rumus akan disalin ke sel yang
dipilih.
Tips Menulis Huruf Kapital di Setiap Kata pada Excel
Excel menyediakan fungsi yang dapat dapat membantu mengubah teks agar menjadi kapital
pada Setiap awal kata, yaitu fungsi Proper. Fungsi ini dapat membantu bekerja lebih cepat
daripada menulis Ulang teks yang akan diubah.
Pada contoh berikut, tampilan nama siswa pada kolom C tidak mempunyai format yang
sama. Format Tersebut akan diubah menjadi kapital di setiap awal kata menggunakan
proper pada kolom D, rumus Yang dipakai adalah =Proper(C3). Tarik ke bawah untuk
mengkopi rumus.
Setelah mendapatkah hasil teks baru yang baru mempunyai format Yang sama di kolom D,
tidak bisa dilakukan copy (CTRL+C) dan Paste (CTRL+V) secara langsung terhadap teks
tersebut. Untuk Melakukan paste, klik kanan dan pilihlah Paste Values Only.
Sekarang kita memiliki kolom yang menampilkan nama-nama yang telah dikoreksi, yang
tidak Tergantung pada formula atau sel referensi. Ini berarti kita dapat menghapus kolom
asli (kolom C). Hasil lembar kerja akan terlihat rapi pada semua nama-nama menggunakan
proper.
9. Relative dan Absolute Cell References
Referensi relatif (relative) dan referensi mutlak (absolute) berbeda cara kerjanya ketika
disalin dan diisi dengan sel lainnya. Referensi relatif akan berubah ketika formula disalin ke
sel lain. Sebaliknya, referensi mutlak tetap konstan tidak peduli di mana mereka akan disalin.
10. Fungsi
Fungsi (function) adalah rumus yang telah ditetapkan untuk melakukan perhitungan dengan
Menggunakan nilai-nilai tertentu dalam urutan tertentu. Excel memiliki banyak fungsi umum
yang dapat Digunakan agar cepat menemukan jumlah (sum), rata-rata (average),
perhitungan (count), nilai Maksimum (max), dan nilai minimum (min) pada berbagai sel.
Untuk menggunakan fungsi dengan Benar, harus dipahami bagian-bagian yang berbeda dari
sebuah fungsi dan cara membuat argumen Untuk menghitung nilai-nilai dan referensi sel.
Bagian-Bagian Fungsi
Supaya bekerja dengan cara yang benar, fungsi harus ditulis Dengan cara tertentu, yang
disebut sintak (syntaks). Sintak dasar Untuk fungsi adalah tanda sama dengan (=), nama
fungsi (misalnya SUM), dan satu atau lebih argumen. Argumen berisi Informasi yang ingin
dihitung. Contoh di bawah ini adalah fungsi Yang menambah nilai dari rentang sel B2:B8.
Argumen dapat merujuk pada sebuah sel atau rentang sel, dan Harus ditutup dengan tanda
kurung. Dapat melakukan penyertaan Satu argumen atau beberapa argumen, tergantung
pada sintaks Yang diperlukan untuk fungsi. Jika ingin menggunakan beberapa Argumen
pisahkan dengan koma. Contoh, fungsi = SUM(B2:B4, C2:C3, D2), yang akan menambahkan
nilai-nilai semua sel dalam Tiga argumen.
Menggunakan Fungsi
Terdapat berbagai fungsi yang tersedia di Excel. Berikut adalah beberapa fungsi yang paling
umum Yang akan digunakan.
a. SUM: Fungsi ini menambahkan semua nilai dari sel-sel dalam argumen.
b. AVERAGE: Fungsi ini menentukan nilai rata-rata yang ada dalam argumen, dengan cara
Menghitung jumlah dari sel-sel kemudian membagi nilai tersebut dengan jumlah sel
dalam Argumen.
c. COUNT: Fungsi ini menghitung jumlah sel dengan data numerik dalam argumen. Paling
cocok Digunakan untuk menghitung dengan cepat nilai dalam rentang sel.
d. MAX: Fungsi ini menentukan nilai sel tertinggi yang terdapat dalam argumen.
e. MIN: Fungsi ini menentukan nilai sel terendah yang terdapat dalam argumen.
Untuk menggunakan rumus di atas, ketik secara langsung atau menggunakan fitur AutoSum
yang Terdapat pada tab Home atau tab Formulas.
11. Freeze Panel dan View Option
Setiap kali bekerja dengan banyak data, kemungkinan akan mengalami kesulitkan untuk
Membandingkan informasi dalam buku kerja. Untungnya, Excel mencakup beberapa alat yang dapat
Mempermudah untuk melihat konten dari berbagai bagian lembar kerja pada saat yang sama,
Termasuk kemampuan untuk membekukan panel (freeze panes) dan membagi (split) lembar kerja.
12. View Option
Jika buku kerja berisi banyak konten, terkadang bisa sulit untuk membandingkan bagian yang
Berbeda. Excel memiliki piliha tambahan untuk membuat lembar kerja lebih mudah untuk dilihat
dan Dibandingkan. Untuk memilih tampilan tersebut klik tab View, dan pilih mode yang diinginkan.
Misalnya, buka jendela baru (New Window) untuk membukan jendela baru pada buku kerja atau
Membagi lembar kerja ke panel terpisah (Split).
13. Sorting Data
Ketika menambahkan lebih banyak konten ke worksheet, pengorganisasian informasi akan menjadi
Sangat penting. Lembar kerja dapat dengan cepat diatur ulang dengan mengurutkan (sorting) data.
Misalnya, ingin mengatur daftar informasi kontak berdasarkan nama lengkap. Konten dapat
diurutkan Berdasarkan abjad, numerik, dan dengan banyak cara lain. Jenis pengurutan terdiri dari
dua bagian sebagai berikut.
a. Pengurutan Sheet
Pengurutan sheet akan mengatur semua data di lembar kerja berdasarkan satu kolom.
Informasi Terkait di setiap baris akan diurutkan bersama ketika pengurutan diterapkan.
b. Pengurutan Range
Pengurutan range akan mengurutkan data dalam rentang sel, yang akan sangat membantu
ketika Mengerjakan lembar yang berisi beberapa tabel. Pengurutan range tidak akan
mempengaruhi konten Lainnya pada lembar kerja.
14. Filltering Data
Jika lembar kerja berisi banyak konten, bisa jadi sulit untuk menemukan informasi dengan cepat.
Filter Dapat digunakan untuk mempersempit data dalam lembar kerja, sehingga dapat melihat
hanya Informasi yang dibutuhkan.
15. Group dan Subtotal
Lembar kerja dengan konten yang banyak kadang-kadang menjadi luar biasa dan bahkan menjadi
sulit Ketika dibaca. Untungnya, Excel dapat mengatur data ke dalam kelompok/grup (group),
sehingga Dapat dengan mudah menampilkan dan menyembunyikan bagian tertentu dari lembar
kerja. Untuk Meringkas kelompok yang berbeda dapat menggunakan perintah subtotal dan
membuat garis besar Pada lembar kerja.
16. Tabel
Setelah memasukkan informasi ke dalam lembar kerja, dapat dilakukan pemformatan data
sebagai Sebuah tabel. Tabel digunakan untuk meningkatkan tampilan dan nuansa dari buku
kerja, membantu Mengatur konten, dan membuatnya menjadi lebih mudah digunakan.
Excel memiliki beberapa alat dan Gaya tabel yang telah ditetapkan, yang memungkinkan
untuk membuat tabel dengan cepat dan Mudah.
Menghapus Tabel
Setelah Tabel selesai dibuat, dapat dilakukan modifikasi jika diperlukan. Misalnya dapat
ditambahkan Kolom atau baris, memilih styles yang lain, atau ingin menghilangkan tabel.
17. Diagram Tabel
Tidak mudah untuk menafsirkan lembar kerja Excel yang berisi banyak data. Penyajian dalam
bentuk Grafik/diagram (chart) memungkinkan untuk menggambarkan lembar kerja secara
grafis, yang Membuat mudah dalam memvisualisasikan perbandingan dan tren.
Proses pembuatan grafik dapat dibagi menjadi 4 tahap, yaitu menentukan data yang ingin
Disampaikan, mengatur data, menyiapkan grafik, dan format diagram. Hal yang paling
penting adalah Mengetahui dengan jelas alasan dan tujuan membuat diagram/grafik, lalu
memilih jenis diagram/grafik Yang sesuai. Setidaknya terdapat 6 alasan umum sebagai
pertimbangan dalam menyajikan data Dalam bentuk diagram/grafik.
Alasan – alasan tersebut adalah untuk:
● melakukan perbandingan data
● menunjukkan distribusi data
● menjelaskan bagian dari keseluruhan
● menunjukkan kecenderungan dari waktu ke waktu
● mengetahui penyimpangan dan
● memahami hubungan antara data yang satu dengan lainnya
Alasan pembuatan grafik dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan
jenis grafik Yang akan dibuat. Excel memiliki beberapa jenis diagram/grafik yang berbeda,
yang memungkinkan untuk memilih salah satu yang paling sesuai dengan data.
Masing-masing memiliki keuntungan tersendiri, untuk menggunakan secara efektif, harus
memahami bagaimana grafik yang berbeda Digunakan. Berbagai jenis grafik yang disediakan
yaitu Kolom (Column), Garis (Line), Pie, Batang (Bar), Area, dan Permukaan (Surface).
a. Grafik Kolom
Grafik kolom menggunakan batang vertikal untuk merepresentasikan data. Grafik jenis ini
dapat Bekerja dengan berbagai jenis data, akan tetapi yang paling sering digunakan untuk
membandingkan Informasi.
b. Grafik Garis
Grafik garis ideal untuk menampilkan tren. Terdapat titik data saling yang terhubung dengan
garis-garis, yang membuat mudah untuk melihat apakah nilai meningkat atau menurun dari
waktu ke waktu.
c. Diagram Pie
Diagram pie mempermudah dalam membandingkan proporsi. Setiap nilai ditampilkan
sebagai sepotong kue, sehingga mudah untuk melihat nilai-nilai yang membentuk
persentase keseluruhan. Jenis ini hanya menerima sebuah data series.
d. Diagram Batang
Grafik batang hampir seperti grafik kolom, namun jenis ini menggunakan batang horizontal
sedangkan grafik kolom menggunakan batang vertikal.
e. Grafik Area
Grafik area menyerupai grafik garis, kecuali daerah bawah garis yang terisi.
f. Grafik Permukaan
Grafik permukaan memungkinkan untuk menampilkan data pada tampilan 3 Dimensi. Grafik
ini sangat Tepat digunakan untuk data dalam skala besar, yang memungkinkan untuk
melihat berbagai informasi Pada saat yang sama.
18. Conditional Formatting
Jika memiliki lembar kerja dengan ribuan baris data. Hal ini akan menyulitkan apabila ingin
melihat pola dan tren pada informasi yang ada. Serupa dengan grafik, format bersyarat
(conditional formatting) menyediakan cara lain untuk memvisualisasikan data dan membuat
lembar kerja lebih mudah untuk dipahami.
Format bersyarat menerapkan pemformatan seperti warna, ikon, dan data bar pada satu sel
atau lebih Berdasarkan nilai sel. Untuk melakukan ini, harus membuat aturan format
bersyarat. Misalnya, jika nilai Tugas mempunyai nilai lebih dari 90, maka sel akan berwarna
hijau. Dengan menerapkan aturan ini, Dapat melihat dengan cepat sel yang berisi nilai lebih
dari 90.
Menghapus Conditional Formatting
Menghapus format bersyarat dapat dilakukan dengan
Pada menu Clear Rules dan pilih salah satu:
Clear Rules from Selected Cells, untuk
Menghapus aturan dari teks yang dipilih
Clear Rules from Entire Text, untuk menghapus aturan dari lembar kerja yang
digunakan