SENMABIS – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
11 Juni 2022
PENGARUH FINTECH TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERBANKAN SYARIAH: Proposal Penelitian
Angga Bayu Pramana1*, Penulis Kedua2
1anggabayuaja@[Link]
2Afiliasi, e-mail
Abstract: This study aims to analyze the application of the influence of financial technology on financial performance. The
dependent variable used is financial performance (Y) and the independent variable used is fintech (X). The sample and data in this
study are companies listed on the Indonesia Stock Exchange, sub-sector of Islamic banking taken from the IDX annual report for
the 2016-2020 period. The analysis technique used is quantitative starting from the classical assumption test, normality test and
regression test to interpret the data to be carried out by researchers using E-viewsw9 software..
Kata Kunci: financial technology, financial performance, financial ratio
Klasifikasi JEL:
* E-mail penulis terkait: [Link]@[Link]
ISSN: 2686-4789 (Print); ISSN: 2686-0473 (Online)
[Link]
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
INTRODUCTION bidang lembaga keuangan saat ini adalah
Salah satu perkembangan perekonomian di adaptasi Fintech (financial technology).
Indonesia salah satunya bertumpu pada Finansial technology (fintech) digambarkan
sektor perbankan di Indonesia. Berdasarkan sebagai bentuk baru perdagangan layanan
Pasal 1 Undang-Undang Nomor 10 Tahun moneter yang menggabungkan teknologi
1998 Perubahan atas Undang-Undang informasi dengan layanan fiskal serupa
Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan untuk pembayaran, pengiriman uang, dan
bahwa keberadaan bank ditujukan untuk manajemen aset Lee, & Kim, 2007 dalam.
mendukung pembangunan nasional dalam Fintech juga dapat digambarkan sebagai
rangka meningkatkan pemerataan, solusi keuangan berbasis teknologi yang
pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas mencakup semua layanan dan berbagai
nasional menuju peningkatan standar. dari produk yang ditawarkan secara
kehidupan orang. Bank merupakan salah konvensional oleh bank (Amer, 2015).
satu lembaga keuangan yang fungsi Fintech semakin menjadi bagian penting
utamanya adalah: sebagai penghimpun dari struktur ekosistem perbankan dan jasa
dana dan penyalur dana masyarakat. keuangan. Akses ke layanan dan produk
Menjalankan usaha di bidang perbankan keuangan semakin mudah dikelola dari
merupakan usaha yang berisiko karena biasanya, terutama bagi nasabah yang saat
sebagian besar kegiatannya mengandalkan ini tinggal di pedesaan tanpa sistem
dana yang disimpan oleh masyarakat. keuangan. Teknologi keuangan tidak hanya
Besarnya peran bank dalam kegiatan dapat membuat layanan lebih mudah
perekonomian harus didukung dengan diakses, tetapi juga dapat membuat layanan
regulasi yang kuat. Hal ini sebagai upaya menjadi lebih murah dengan mengurangi
untuk mewujudkan perbankan yang sehat. biaya transaksi bagi bank. Dengan
Namun demikian, permasalahan muncul aksesibilitas yang mudah dengan
terkait dengan pemerataan jasa perbankan smartphone dan jaringan seluler yang
di Indonesia dalam melakukan intervensi murah, setiap orang tidak dapat dipisahkan
untuk meningkatkan taraf hidup dari dunia ekonomi saat ini (Barnes, 2014)..
masyarakat. Masalah ini terjadi karena letak
geografis Indonesia yang merupakan negara
kepulauan. Menjangkau masyarakat untuk LITERATURE REVIEW
layanan perbankan menjadi sulit karena Fintech
perbankan itu sendiri tidak sama. Hal inilah Fintech atau singkatan dari financial
yang menyebabkan kemakmuran di technology dalam bahasa Indonesia yaitu
Indonesia sebagai akibat dari pembangunan financial technology. Beberapa tahun
ekonomi nasional yang tidak merata. terakhir, istilah fintech menjadi istilah yang
Seiring dengan perkembangan zaman di era kini populer di masyarakat. Ketika kita
globalisasi ini, setiap aktivitas masyarakat mendengar istilah fintech, pasti yang ada di
tidak lepas dari bantuan teknologi. Begitu benak kita adalah semuanya identik dengan
pula dengan lembaga keuangan yang kini efektif dan efisien dalam setiap transaksi,
mulai bergeser ke lembaga keuangan termasuk pembayaran, peminjaman,
berbasis teknologi. Salah satu kemajuan di pengiriman, investasi, peminjaman uang,
dan lain sebagainya, dengan mudah dan
2
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
cepat. Dengan adanya fintech atau financial front office tertutup yang telah lama
technology yang memberikan berbagai dikendalikan oleh manusia.
keuntungan diantaranya menghemat waktu, Kantox – FX mendefinisikan bahwa fintech
pikiran, tenaga dan biaya Fahlefi 2018 Dalam adalah kombinasi dari “keuangan” dan
(DINAR), 2020). Hal ini dikarenakan adanya “teknologi” yang mencakup perusahaan
fasilitas yang memudahkan dan yang menyediakan layanan keuangan
mempercepat setiap transaksi yang keuangan dengan keterlibatan teknologi.
dilakukan dimana saja dan kapan saja Anikina dkk. Saksonova dan Merlino 2017
dengan memanfaatkan perkembangan dalam (DINAR), 2020) menyatakan bahwa
teknologi saat ini. munculnya perusahaan fintech disebabkan
Menurut National Digital Research Center oleh dua alasan utama. Pertama, krisis
(NDRC), istilah fintech merupakan inovasi keuangan global 2008 menunjukkan kepada
menggunakan teknologi modern di sektor pelanggan bahwa ada kekurangan dalam
keuangan. Pada hakikatnya fintech adalah sistem perbankan tradisional. Kedua,
layanan keuangan berbasis teknologi, adanya perkembangan teknologi baru yang
dimana fintech sebagai layanan inovatif di mampu memberikan mobilitas, kemudahan
bidang jasa keuangan yang menggunakan penggunaan (visualisasi informasi),
sistem online merupakan salah satu produk kecepatan akses, dan penggunaan biaya jasa
fintech seperti pembayaran tagihan listrik, keuangan yang lebih rendah bagi nasabah
cicilan kendaraan atau premi asuransi yang Fahlefi 2018 dalam (DINAR), 2020).
diusung. . online, baik pengiriman uang Berdasarkan pemikiran di atas, dapat
maupun pembayaran. cek saldo disimpulkan bahwa fintech adalah sebuah
menggunakan mobile banking juga inovasi dalam layanan keuangan yang
merupakan produk fintech Fahlefi 2018 menggunakan dan memanfaatkan peran
dalam (DINAR), 2020). teknologi yang bertujuan untuk membuat
Pricewaterhouse Coopers atau PwC layanan dan transaksi keuangan lebih efektif
menjelaskan, fintech merupakan segmen dan efisien.
dinamis di sektor jasa keuangan dan Perkembangan fintech telah mempengaruhi
teknologi yang fokus pada start-up yang berbagai sektor industri jasa keuangan,
berinovasi di industri produk dan jasa. antara lain perbankan, pasar modal,
Fintech weekly dalam (DINAR), 2020) asuransi, dan lembaga keuangan. Dalam
mendefinisikan fintech sebagai salah satu beberapa dekade terakhir, penerapan
bagian dari lini bisnis berbasis perangkat teknologi informasi untuk jasa keuangan
lunak untuk mendukung layanan keuangan. telah diwujudkan dalam bentuk inovasi
Secara umum, perusahaan fintech adalah dengan tingkat efisiensi infrastruktur
perusahaan rintisan yang didirikan dengan teknologi dan stabilitas sistem, ketahanan,
tujuan mengganggu sistem keuangan dan keamanan yang lebih tinggi. Dimana
perusahaan dan perusahaan yang kurang financial technology yang hadir saat ini
mengandalkan perangkat lunak. memberikan berbagai inovasi layanan baru
Value-stream mendefinisikan fintech menggunakan perangkat digital fin 2016
sebagai teknologi yang melayani nasabah di dalam (DINAR), 2020) di berbagai negara,
lembaga keuangan yang mencakup tidak perkembangan fintech semakin tumbuh dan
hanya back and middle office tetapi juga berkembang seiring dengan perkembangan
3
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
teknologi dari tahun ke tahun, salah satunya fintech dapat mendorong peran lembaga
di Indonesia. , sebelum tahun 2006 hanya keuangan untuk memberikan layanan yang
ada empat perusahaan fintech di Indonesia, memberikan layanan berkualitas tinggi yang
namun perkembangannya terus meningkat mudah dan cepat, dimanapun dan
hingga tahun 2016 lalu menjadi 165 kapanpun. Oleh karena itu, perkembangan
perusahaan fintech fintech harus dimanfaatkan sebagai peluang
Menurut fin 2016 dalam (DINAR), 2020) ada untuk kemajuan dan peningkatan layanan di
tujuh faktor penggerak utama fintech, lembaga keuangan. Selain layanan tekfin
Yakni: konvensional, terdapat juga layanan tekfin
1. Transformasi sikap dan kepentingan syariah, dimana layanan tekfin syariah
dari nasabah. menawarkan dan menggunakan mekanisme
2. Perangkat digitan dan seluler. berbasis syariah
3. Transformasi yang begitu cepat. Setiap transaksi melalui fintech syariah tidak
4. Tingkat kepercayaan nasabah pada lepas dari prinsip bisnis syariah, yaitu
lembaga keuangan yang menurun. berdasarkan landasan ekonomi syariah,
5. Semakin berkurangnya hambatan yaitu ketuhanan (ilahiah), keadilan (al-adl),
untuk menjadi digital disruptor. kenabian (an-nubwah), pemerintahan (al-
6. Memperoleh keuntungan yang kholifah), dan hasil. al-kholifah). maad)
menarik. Alwi 2018 (DINAR), 2020).
7. Terdapat beberapa aturan dan
kebijakan-kebijakan yang Dasar Hukum Fintech Syariaah di Indonesia
mendukung. Financial technology (fintech) termasuk
Sedangkan, menurut Nizar 2017 dalam dalam layanan industry jasa keuangan
(DINAR), 2020) menggolongkan terdapat 2 digital. Berbicara mengenai dasar hokum
faktor yang menggerakan infoasi vinasial fintech di sebuah negara maka akan
teknologi sebagai berikut: membahas acuan hukum mengenai tata
1. Kekuatan permintaan (demand side). kelola jalannya sebuah sistem fintech, hak
2. Kekuatan penawaran (supply side). dan kewajiban bagi masing-masing subjek
Beberapa faktor pendorong inovasi tekfin hukum, termasuk perlindungan bagi
disebutkan. konsumen fintech.
Menurut Fin dan Nizar dalam (DINAR), Layanan fintech di Indonesia harusnya telah
2020) ada berbagai faktor, antara lain: yang memiliki patung hukum yang mengatur
berkaitan dengan manusia, berbagai alat secara umum jalannya fintech sebagai
pendukung, peluang, dan mengenai fintech:
kebijakan mereka. Dari beberapa faktor 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
tersebut, ada yang terjadi secara alami dan Nomor 77/POJK.01/2016
juga disengaja. Adanya faktor pendukung peraturan OJK (POJK) ini tentang
tersebut tentunya akan meningkatkan layanan berbasis teknologi informasi
pertumbuhan dan perkembangan financial untuk kegiatan pinjam meminjam
technology Fahlefi 2018 dalam (DINAR), uang. Peraturan ini menjelaskan
2020). secara umum bagaimana tata
Perkembangan fintech yang semakin pelaksanaan fintech peer to peer
canggih dari tahun ke tahun juga karena serta pembagian-pembagian
4
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
pelaksaan hak dan tanggung jawab diperdagangkan dan memakai
[Link] 1 ayat 3 produk yang tersedia dalam
menerangkan bahwa layanan masyarakat baik barang atau jasa.
berbasis tekno-logi informasi (UU No 8 Tahun 1999 Perlingungan
kegiatan pinjam meminjam uang Konsumen, 2004)
merupakan layanan untuk 5. Peraturan pemerintah Nomor 82
mempertemukan antara penerima tahun 2012
pinjaman dan pemberi pinjaman Peraturan ini diterbitkan untuk
dengan melakukan perjanjian pinjam mendukung pelaksanaan kegiatan
meminjam secara langsung mata transaksi elektronik sesuai dengan
uang rupiah. Dengan menggunakan UU no.11 tahun 2008. (PP Republik
jaringan internet melalui system Indonesia No. 82 Tahun 2012)
elektronik (Otoritas jasa keuangan, Didalamnya mencakup aturan-
2016). aturan mengenai jalannya transaksi
2. Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 elektronik beserga hak dan
UU No. 11 tahun 2008 mengenai kewajiban masing-masing pelaku
informasi dan transaksi elektronik, subjek hukum.
memaparkan bahwa kegiatan yang 6. Peraturan Bank Indonesia
dilakukan menggunakan jaringan No.19/12/PBI/2017
komputer atau media elektronik Peraturan bank Indonesia mengenai
lainnya oleh subjek hukum disebut penyelenggaraan teknologi finansial
sebagai transaksi elektronik. (UU RI ini ditetapkan sebagai acuan
Nomor 11 Tahun 2008. 2008) mengenai kewajiban bagi
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan penyelenggara teknologi finansial
Nomor1/POJK.07/2013 untuk mendaftarkan di bank
POJK nomor 1 tahun 2013 berkaitan Indonesia khususnya yang
dengan perlindungan konsumen melakukan layanan sistem
untuk sektor jasa keuangan secara pembayaran.
umum. Pada pasal 1 aya 3 Pada pasal 3 ayat (1) disebutkan
menjelaskan bahwa mencakup kategori-kategori penyelenggaraan
perilaku pelaku uasaha jasa teknologi finansial, yaitu bagi
keuangan dalam perlindungan penyelenggara sistem pembayaran;
terhadap konsumen. (Peraturan Ojk pinjaman, pembiyaan, dan
Indonesai No. 1/POJK.07/2013.2013) penyediaan modal; pendukung
4. Undang-undang No. 8 Tahun 1999 pasar; manajemen investasi dan
UU nomor 8 tahun 1999 ini tentang manajemen risiko; dan jasa kuangan
perlindungan konsumen. Pada pasal lainnya. (Peraturan Bank Indonesia
1 ayat 1 dan 2 menjelaskan bahwa Nomor 19/12/PBI/2017, 2017).
perlindungan konsumen adallah Adapun acuan hukum secara khusus untuk
segala upaya untuk melindungi fintech syariah akan berpedoman pada
konsumen dengan deitegakan majelis ulama Indonesia(MUI) yaitu: fatwa
kepastian hukum. Konsumen DSN MUI No. 117/DSN-MUI/II/2018. Fatwa
mencakup diri untuk dewan syariah nasional majelis ulama
5
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
Indonesia ini mengenai prinsip syariah pada Adalah layanan asuransi bagi
layanan pembiyaan berbasis digital.. nasabah dengan memanfaatkan
teknologi digital. Beberapa
Model-Model Fintech perusahaan asuransi telah
Secara umum, layanan keuangan berbasis memanfaatkan web portal untuk
digital yang saat ini berkembang di menawarkan produk asuransi,
Indonesia dapat dibagi menjadi beberapa menerbitkan polis, dan menerima
kelompok siregar 2016 dalam (DINAR), laporan [Link] samping itu,
2020), yaitu : banyak pula perusahaan yang
1. Payment Chanel/Sistem menawarkan jasa perbandingan
Merupakan layanan elektronik yang premi (digital consultant) dan juga
berfungsi menggantikan uang kartal keagenan (digital marketer) asuransi
dan uang giral sebagai alat melalui website atau mobile
pembayaran, antara lain alat application.
pembayaran menggunakan kartu 4. P2P Lending
atau e-money. Disamping itu, Peer to peer (P2P) Lending adalah
terdapat jenis alat pembayaran lain layanan keuangan yang
yang telah digunakan oleh sebagian memanfaatkan teknologi digital
masyarakat dunia, yaitu sistem untuk mempertemukan antara pihak
pembayaran berbasis kriptografi yang membutuhkan pinjaman dan
(blockchain) seperti bitcoin dan pihak yang bersedia memberikan
ethereum. pinjaman. Layanan ini biasanya
2. Digital Banking menggunakan website.
Merupakan layanan perbankan yang 5. Crowdfunding
memanfaatkan teknologi digital Adalah kegiatan pengumpulan dana
untuk memenuhi kebutuhan para melalui website atau teknologi
nasabah. Masyarakat Indonesia digital lainnya untuk tujuan investasi
sudah cukup lama mengenal maupun sosial.
perbankan elektronik seperti ATM, Kinerja Keuangan
EDC, internet banking, mobile Menurut Yunanto Adi Kusumo 2008 dalam
banking, sms banking, phone (Syaifullah et al., 2020) menyatakan bahwa,
banking, dan video banking. Selain “kinerja keuangan barik adalah gambaran
itu, beberapa bank juga telah keadaan keuangan suatu bank pada tahun
meluncurkan layanan keuangan tertentu, baik dalam hal penghimpunan
tanpa kantor (branchless banking) dana maupun penyaluran dana”.
sesuai kebijakan OJK dengan nama Menurut Yuli Orniati 2009 dalam (Syaifullah
Layanan Keuangan Tanpa Kantor et al., 2020) menyatakan bahwa, “kinerja
dalam rangka Keuangan Inklusif keuangan sebagai prospek atau masa depan,
(Laku Pandai) yang utamanya potensi pertumbuhan dan perkembangan
ditujukan kepada masyarakat yang yang baik bagi perusahaan”.
belum memiliki akses ke perbankan. Menurut Sucipto 2003 dalam (Syaifullah et
3. Online/Digital Insurance al., 2020) menyatakan bahwa, “kinerja
keuangan adalah hasil dari banyak
6
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
keputusan individu yang dibuat secara terus Perbankan Syariah
menerus oleh pengelolaan". Perkembangan informal lembaga keuangan
Dari beberapa pendapat di atas, dapat syariah dimulai sebelum diterbitkannya
disimpulkan bahwa, kinerja keuangan kerangka hukum formal sebagai dasar
merupakan gambaran kondisi keuangan operasional perbankan di Indonesia.
suatu bank dari masa lalu dan sebagai Beberapa badan usaha pembiayaan non
prospek masa depan, apakah meningkat bank telah berdiri sebelum tahun 1992 yang
atau menurun. Kondisi keuangan suatu telah menerapkan konsep bagi hasil dalam
perusahaan memerlukan ukuran-ukuran kegiatan operasionalnya. Hal ini
tertentu, dimana analisis rasio biasanya menunjukkan kebutuhan masyarakat akan
digunakan untuk menunjukkan antara dua keberadaan lembaga keuangan yang dapat
data keuangan. Penggunaan rasio keuangan memberikan layanan keuangan syariah.
merupakan cara yang paling umum dan Kebutuhan masyarakat telah dijawab
mudah, sehingga banyak digunakan dalam dengan terwujudnya sistem perbankan
mengukur kinerja kuantitas bank. Demikian syariah. Pemerintah telah memasukkan
juga untuk bank syariah di Indonesia, kemungkinan ini ke dalam undang-undang
analisis rasio keuangan bagi bank syariah baru. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992
menggunakan ketentuan yang berlaku tentang Perbankan secara implisit telah
berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia membuka peluang bagi kegiatan usaha
Nomor 9/24/DPbS. perbankan yang bersifat operasional untuk
Kinerja menunjukkan sesuatu yang memperoleh bagi hasil sebagaimana diatur
berhubungan dengan kekuatan dan dalam Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun
kelemahan perusahaan. Kekuatan tersebut 1992 tentang Perbankan Berdasarkan Prinsip
dipahami agar dapat dipertahankan atau Bagi Hasil. Ketentuan-ketentuan tersebut
bahkan ditingkatkan dan kelemahannya telah dijadikan dasar hukum bagi
harus diketahui agar dapat diambil langkah beroperasinya bank syariah di Indonesia.
perbaikan Kamsir 2014 dalam (Syaifullah et Dari tahun 1992 hingga 1998, hanya ada satu
al., 2020). Dengan membandingkan kinerja Bank Umum Syariah dan 78 Bank
perusahaan terhadap standar yang Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang
ditetapkan, maka akan diketahui apakah beroperasi.
suatu perusahaan mengalami kemajuan atau Pada tahun 1998, UU No. 10 Tahun 1998
[Link] bagi Bank Umum tentang Perubahan Atas Undang-Undang
Syariah (BUS) dibagi menjadi dua kategori, Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.
sebagai berikut: pertama, kualitas aset, Perubahan undang-undang tersebut telah
pendapatan, dan likuiditas memiliki lima menghasilkan beberapa perubahan yang
predikat, yaitu sangat baik, baik, cukup baik, memberikan peluang lebih besar bagi
tidak baik, dan tidak baik (Surat Edaran perkembangan bank syariah. Undang-
Bank Indonesia). ) . 24/9/DPbS, 2007: 9-10). undang ini mengatur secara rinci dasar
Kedua Kepastian Syariah (SK) tersebut hukum serta jenis-jenis usaha yang dapat
memiliki empat predikat yaitu sangat baik, dijalankan dan dilaksanakan oleh bank
baik, cukup baik, dan kurang baik Ayu syariah. Undang-undang tersebut juga
Widiastuti dan Mulyaning 2017 dalam memberikan arahan bagi bank konvensional
(Syaifullah et al., 2020) untuk membuka cabang syariah atau
7
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
bahkan menyelesaikan konversi diri menjadi dengan Bank Konvensional yang telah
bank syariah. berdiri lebih awal.
Pada akhir tahun 1999, seiring dengan Rasio Keuangan
terbitnya undang-undang perbankan, Menurut Kasmir 2014 dalam (Syaifullah et
muncul bank umum syariah dan bank al., 2020) menyatakan bahwa, “*rasio
umum membuka unit usaha syariah. Sejak keuangan adalah kegiatan membandingkan
Bank Muamalat Indonesia (BMI) beroperasi angka-angka dalam laporan keuangan
sebagai bank syariah pertama pada tahun dengan membagi satu angka dengan angka
1992, data Bank Indonesia per 30 Mei 2007 lainnya”.
menunjukkan bahwa saat ini perbankan Menurut Khaerul Umam 2013 dalam
syariah nasional telah berkembang pesat, (Syaifullah et al., 2020) menyatakan bahwa,
ketika pelakunya terdiri dari 3 Bank Umum “rasio keuangan adalah ukuran tingkat atau
Syariah (BUS). antara lain: Bank Muamalat, perbandingan antara dua atau lebih variabel
Bank Mandiri Syariah, 23 Unit Usaha keuangan”.
Syariah (UUS), dan 106 Bank Perkreditan Menurut Setia Mulyawan 2015 dalam
Rakyat Syariah (BPRS), sedangkan aset (Syaifullah et al., 2020) menyatakan bahwa,
kelolaan perbankan syariah nasional per Mei “rasio keuangan adalah angka-angka yang
2007 sebesar Rp. 29 triliun. Perkembangan diperoleh dari perbandingan suatu laporan
bank umum syariah dan bank konvensional keuangan dengan pos-pos lain yang
yang membuka cabang syariah juga mempunyai hubungan yang relevan dan
didukung oleh kegigihan bank syariah signifikan (bermakna)”.
ketika sistem perbankan nasional Dari beberapa pendapat di atas, dapat
mengalami krisis parah pada tahun 1998. disimpulkan bahwa rasio keuangan adalah
Sistem bagi hasil perbankan syariah yang kegiatan membandingkan akun-akun dalam
diterapkan pada produk Bank Muamalat laporan keuangan suatu organisasi dan
menjadikan bank relatif lebih mampu membagi satu angka dengan angka lain
mempertahankan kinerjanya dan tidak yang memiliki hubungan relevan dan
bergantung pada kenaikan suku bunga signifikan. Kesehatan atau kondisi keuangan
simpanan sehingga beban operasionalnya dan non keuangan bank berdasarkan prinsip
lebih rendah dibandingkan bank syariah adalah untuk kepentingan semua
konvensional. pihak yang terkait, baik pemilik manajemen
Sebagai lembaga keuangan, bank perlu bank, masyarakat pengguna jasa bank,
menjaga kinerjanya agar dapat beroperasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkewajiban
dengan baik. Apalagi bank syariah harus dan berwenang untuk memelihara dan
bersaing dengan bank konvensional yang mengendalikan bank dalam industri
dominan dan berkembang pesat di perbankan. OJK mewajibkan bank untuk
Indonesia. Persaingan yang semakin ketat menerbitkan laporan keuangan berkala
ini harus diikuti dengan manajemen yang berupa laporan terbitan bulanan, laporan
baik agar dapat bertahan di industri terbitan triwulanan, laporan terbitan
perbankan. Salah satu hal yang harus tahunan, dan laporan terbitan lainnya
diperhatikan bank agar dapat bertahan (Otoritas Jasa Keuangan). Surat Edaran
adalah kinerja (kondisi keuangan) bank Nomor 10/SEOJK.03/2017 , 2017 : 1). Besar
tersebut. pangsa pasar dalam bersaing kecilnya penilaian tingkat kesehatan bank
8
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
syariah telah ditetapkan oleh Bank Indonesia menghasilkan keuntungan dari
dan Otoritas Jasa Keuangan (OJ K). modal sendiri. Peningkatan ROE
Diantaranya tertuang dalam Surat Edaran akan ikut mendongkrak nilai jual
Bank Indonesia Nomor 9/24/DPbS tentang perusahaan yang berimbas pada
Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank harga saham, sehingga hal ini
Umum Berdasarkan Prinsip Syariah. Metode berkolerasi dengan peningkatan
penilaian tingkat kesehatan bank menurut return (Wijaya, 2019).
standar Bank Indonesia menggunakan enam 3. CAR
aspek, yaitu: permodalan, kualitas aset, Capital Adequacy Ratio (CAR)
manajemen, pendapatan, likuiditas, dan adalah rasio kecukupan modal yang
sensitivitas atau lebih dikenal dengan berfungsi menampung risiko
CAMELS. kerugian yang kemungkinan
Adapun jenis-jenis rasio keuangan adalah dihadapi oleh bank. Semakin tinggi
sebagai berikut : CAR maka semakin baik
1. ROA kemampuan bank tersebut untuk
Kasmir 2012 dalam (Wijaya, 2019) menanggung risiko dari setiap
Return On Assets (ROA) adalah rasio kredit/aktiva produktif yang
yang menunjukan hasil (return) atas berisiko. Jika nilai CAR tinggi maka
jumlah aktiva yang digunakan dalam bank tersebut mampu membiayai
perusahaan. Selain itu ROA kegiatan operasional dan
memberikan suatu ukuran tentang memberikan kontribusi yang cukup
efektivitas manajemen dalam besar bagi profitabilitas (Hidayati,
mengelola investasinya. Dan Hery 2015).
(2014) Return On Assets (ROA) 4. BOPO
merupakan rasio yang menunjukan Rasio Beban Operasional terhadap
seberapa besar kontribusi aset dalam Pendapatan Operasional (BOPO)
menciptakan laba bersih. Dengan adalah rasio yang digunakan untuk
kata lain, rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dan
mengukur seberapa besar jumlah kemampuan bank dalam melakukan
laba bersih yang akan dihasilkan dari kegiatan operasinya. Beban
setiap rupiah dana yang tertanam operasional merupakan biaya yang
dalam total aset. dikeluarkan oleh bank dalam rangka
2. ROE menjalankan aktivitas utamanya,
Return on Equity adalah rasio sedangkan pendapatan operasional
profitabilitas yang menggambarkan merupakan pendapatan utama bank
kemampuan perusahaan dalam yaitu pendapatan yang diperoleh
memberi keuntungan bagi dari penempatan dana dalam bentuk
pemegang saham biasa dengan kredit dan pendapatan operasi
menunjukkan laba bersih yang lainnya Prasnanugraha 2007 dalam
tersedia untuk modal pemegang (Wahyuningsih & Gunawan, 2017).
saham yang telah digunakan 5. FDR
perusahaan. ROE yang tinggi Financing to Deposit Ratio (FDR)
mencerminkan perusahaan berhasil merupakan rasio yang digunakan
9
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
untuk mengukur likuiditas suatu berupa angka-angka sebagai alat untuk
bank dalam membayar kembali menganalisis informasi tentang apa yang
penarikan dana yang dilakukan ingin diketahui.
deposan dengan mengandalkan Metode penelitian ini menerjemahkan data
pembiayaan yang diberikan sebagai ke dalam angka-angka untuk menganalisis
sumber likuiditasnya, yaitu dengan temuan (Rapanna, 2021).
cara membagi jumlah pembiayaan
yang diberikan oleh bank terhadap Populasi & Sampel
Dana Pihak Ketiga (DPK) (Suryani, Jadi populasi dalam penelitian ini adalah
2012). seluruh laporan keuangan yang telah
dikeluarkan oleh bank syariah yang sudah
Hipotesis mulai menggunakan fintech yaitu bank
H1. Mengetahui apakah ada perbedaan Syariah untuk periode tahun 2016 – 2020.
kinerja keuangan perbankan di Indonesia Jadi sampel dalam penelitian ini adalah bank
tahun 2016-2020 Syariah periode 2016-2020 dengan laporan
H2. Mengetahui Bagaimana pengaruh keuangan tahunan yang dipublikasikan.
fintech terhadap kinerja keuangan
perbankan syariah. Metode Pengambilan Sampel
Data merupakan salah satu komponen
METHODOLOGY penting dalam penelitian. Data adalah data
Sifat dan Jenis Penelitian yang diambil melalui perantara atau pihak
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan yang sebelumnya telah mengumpulkan
pendekatan kuantitatif. Metode penelitian data, dengan kata lain peneliti tidak
kuantitatif adalah metode penelitian ilmiah langsung mengambil data sendiri ke
yang sistematis tentang bagian-bagian dan lapangan. Sumber data primer dan sekunder
fenomena serta hubungan sebab-akibatnya. juga berbeda, tergantung metode apa yang
Penelitian kuantitatif didefinisikan sebagai digunakan peneliti.
penyelidikan sistematis fenomena dengan
mengumpulkan data terukur dengan Pengumpulan Data
melakukan teknik statistik, matematika atau Teknik pengumpulan data pada penelitian
komputasi (Nugraha, 2021). ini adalah dengan menggunakan metode
Sebagian besar penelitian kuantitatif dokumentasi. Metode dokumentasi adalah
dilakukan dengan menggunakan metode dengan mengambil data yang berbentuk
statistik yang digunakan untuk laporan. Data yang diperoleh berupa
mengumpulkan data kuantitatif dari studi dokumen tahunan seperti laporan keuangan
penelitian. Dalam metode penelitian ini, perusahaan.
peneliti dan ahli statistik menggunakan
kerangka dan teori matematika yang Analsisi Data
berkaitan dengan besaran yang 1. Uji Asumsi Klasik
bersangkutan (Nugraha, 2021). Tahap pertama dalam melakukan analisis
Penelitian kuantitatif dapat didefinisikan dalam penelitian ini adalah melalui uji
sebagai suatu proses menemukan asumsi klasik. Uji asumsi klasik ini
pengetahuan dengan menggunakan data merupakan uji prasyarat yang dilakukan
10
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
sebelum melakukan analisis lebih lanjut 1. sebuah. Jika jika nilai Sig. > 0,05
terhadap data yang telah terkumpul. Uji berarti tidak terjadi
asumsi klasik ini dimaksudkan untuk heteroskedastisitas
menghasilkan model regresi yang 2. Jika jika nilai Sig. < 0,05 berarti terjadi
memenuhi kriteria (Nugraha, 2021). heteroskedastisitas Ghozali 2013
a. Uji Normalitas. dalam (Nugraha, 2021).
Model regresi yang baik (Nugraha, 2021) c. Uji Multikolinearitas
adalah model yang memiliki distribusi data Uji multikolinearitas bertujuan untuk
normal atau mendekati normal. Metode menguji apakah terdapat korelasi antara
yang dapat digunakan adalah dengan variabel bebas dalam model regresi. Model
melihat plot probabilitas normal yang regresi yang baik seharusnya tidak memiliki
membandingkan distribusi kumulatif dari korelasi antar variabel independen (Ghozali,
distribusi normal. Dasar pengambilan 2013: 105). Untuk mendeteksi ada tidaknya
keputusannya adalah: multikolinearitas dalam regresi dapat dilihat
1. Jika data menyebar di sekitar garis dari nilai tolerance dan variance inflation
diagonal dan mengikuti arah garis factor (VIP). Nilai toleransi yang rendah
diagonal menunjukkan pola sama dengan nilai VIF yang tinggi (karena
distribusi normal, maka model VIF=1/toleransi). Nilai cut off yang biasa
regresi memenuhi asumsi digunakan untuk menunjukkan tingkat
normalitas. multikolinearitas adalah nilai tolerance atau
2. Jika data menyebar jauh dari sama dengan nilai VIF Ghozali 2013
diagonal dan/atau tidak mengikuti (Nugraha, 2021)
arah garis diagonal, tidak
menunjukkan pola distribusi normal, Analisis Regresi Liniear Sederhana
maka model regresi tidak memenuhi Dalam penelitian ini, menggunakan analisis
asumsi normalitas. statistik regresi linier sederhana persamaan
b. Uji Heteroskedastisitas yang digunakan adalah :
Uji heteroskedastisitas digunakan untuk
menguji apakah model regresi mengandung y=a+βx
perbedaan varians dari satu kasus
pengamatan ke kasus pengamatan lainnya. Keterangan :
Jika variance residual dari satu kasus Y = Kinerja keuangan (ROA, ROE, BOPO,
pengamatan ke kasus pengamatan lain CAR dan FDR)
memiliki nilai yang tetap, disebut a = Konstanta
homoskedastisitas dan jika memiliki β= Koefesien regresi
perbedaan disebut heteroskedastisitas. X = FinTech
Model regresi yang baik adalah model
regresi dengan homoskedastisitas dan tidak Uji Hipotesis
heteroskedastisitas. Cara mendeteksi ada Penelitian ini akan diuji menggunakan uji
tidaknya heteroskedastisitas adalah dengan parsial untuk mengetahui pengaruh masing-
melihat tabel uji glejser untuk nilai sig. Dasar masing variabel independen secara
analisisnya adalah: individual terhadap variabel dependen,
sedangkan untuk menguji kontribusi
11
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
variabel independen terhadap variabel
dependen dilakukan uji koefisien
determinasi.
A. Uji Parsial (Uji – t)
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui
seberapa jauh pengaruh variabel
independen secara parsial (individual)
terhadap variasi variabel dependen Ghozali,
2013 . Kriteria pengambilan keputusan
adalah:
1. Jika nilai t hitung < t tabel dan sig 0,05
maka artinya variabel bebas secara
parsial tidak mempengaruhi variabel
terikat secara signifikan.
2. Jika nilai t hitung > t tabel dan sig <
0,05, maka artinya variabel bebas
secara parsial tidak mempengaruhi
variabel terikat secara signifikan.
Uji Koefisien Determinasi
Koefisien determinasi digunakan untuk
menggambarkan kekuatan asosiatif antara
variabel bebas dan variabel terikat secara
keseluruhan. Nilai korelasi berkisar antara 0
dan 1 yang menunjukkan bahwa nilai 0
adalah hubungan yang sangat lemah, dan 1
menunjukkan hubungan yang sangat kuat.
Untuk mengetahui besarnya kontribusi
variabel bebas terhadap variabel terikat
dapat dilihat dari R square yang disesuaikan
oleh Sarwono dan Ely (Nugraha, 2021).
Koefisien determinasi (R2) pada dasarnya
mengukur seberapa jauh kemampuan suatu
model dalam menjelaskan variasi variabel
terikat. Nilai R2 yang kecil berarti
kemampuan variabel bebas dalam
menjelaskan variabel terikat sangat terbatas.
Nilai yang mendekati satu berarti variabel
independen menyediakan hampir semua
informasi yang dibutuhkan untuk
memprediksi variasi variabel dependen
Ghozali 2013 dalam (Nugraha, 2021).
12
2nd SENMABIS 2022 – Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis
EXPECTED RESULTS
Profil Perusahaan
Table 1. Propil Perusahaan.
No Kode Saham Nama Saham
1 BRIS PT. Bank syariah Indonesia Tbk
2 BTPS PT. Bank BTPN Syariah Tbk
3 PNBS PT. Bank Panin Dubai Syariah Tbk
4 BANK PT. Bank Aladin Syariah Tbk
Rencana penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan laporan keuangan tentang fintech
apakah berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini juga semoga menjadi referensi
bagi peneliti lain dan para investor yang ingin mengetahui kondisi perusahaan terutama dalam
dunia perbankan.
REFERENCE
DINAR), (TIM. (2020). FINTECH SYARIAH: TEORI DAN TERAPAN (S. A. Amirui & Lah (Eds.)). Scropindo Media
Pustaka.
Hidayati, L. N. (2015). PENGARUH KECUKUPAN MODAL (CAR), PENGELOLAAN KREDIT (NPL), DAN
LIKUIDITAS BANK (LDR) TERHADAP PROBABILITAS KEBANGKRUTAN BANK (STUDI PADA BANK
UMUM SWASTA DEVISA YANG TERCATAT DI BEI TAHUN 2009 – 2013). Jurnal Ilmu Manajemen, 12, 38–50.
Nugraha, B. (2021). PENGEMBANGAN UJI STATISTIK (M. A. Susanto (Ed.)). [Link] Pustaka Grup.
Rapanna, P. (Ed.). (2021). Metode Penelitian Kualitatif (1st ed.). CV. syakir Media Press.
Suryani, S. (2012). ANALISIS PENGARUH FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) TERHADAP
PROFITABILITAS PERBANKANSYARIAH DI INDONESIA (Rasio Keuangan pada BUS dan UUS Periode
2008-2010). Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 2(2), 153–170.
Syaifullah, M., Anwari, K., & Akmal, M. (2020). Kinerja Keuangan Syariah (A. Avia (Ed.); 1st ed.). [Link]
Persada.
Wahyuningsih, D., & Gunawan, R. (2017). Pengaruh Tingkat Efisiensi (Bopo) Dan Kemampuan Likuiditas (Ldr)
Dalam Menilai Kinerja (Roa) Perbankan Yang Terdaftar Di Bei. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan BIsnis, 3(3), 420–
431.
Wijaya, R. (2019). Analisis Perkembangan Return On Assets (ROA) dan Return On Equity (ROE) untuk Mengukur
Kinerja Keuangan. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(1), 40.
13