BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Teknologi informasi telah berkembang dengan pesat dan menjadi semakin
mudah diakses oleh masyarakat. Saat ini informasi telah menyebar melalui
berbagai media, baik media cetak (koran dan majalah), maupun media elektronik,
seperti televisi, dan internet. Dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah pengguna
internet (netter) di dunia meningkat drastis. ). Indonesia merupakan negara yang
tak lepas dari perkembangan global internet. Hal ini dapat dilihat dari warung
internet yang banyak bermunculan, dan terintegrasinya sistem wireless di
beberapa tempat, seperti di universitas, maupun di tempat umum, seperti pusat
perbelanjaan, kantor-kantor, bahkan di taman-taman. 1
Hal ini merupakan salah satu indikator bahwa Negara Indonesia
merupakan negara yang terbuka terhadap perkembangan teknologi informasi.
Dengan jumlah penduduk yang besar, potensi pengembangan jaringan akses
komunikasi dan informasi terutama internet masih sangat besar untuk
dilaksanakan.
Diharapkan dengan hadirnya infrastruktur informasi, masyarakat dapat
mengakses informasi yang setara dengan masyarakat perkotaan. Selain itu,
informasi yang berbasiskan sistem teknologi digital yang menampung seluruh
informasi penting yang berhubungan dengan usaha-usaha dimasyarakat.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari teknologi informasi ?
2. Apa saja peranan teknologi informasi ?
3. Bagaimana perkembangan sistem teknologi informasi ?
4. Apa pengaruh dari media teknologi informasi terhadap penyebaran
informasi di masyarakat ?
5. Apa saja dampak media teknologi informasi terhadap penyebaran
informasi di masyarakat ?
1
[Link]
C. Tujuan Makalah
1. Untuk mengetahui pengertian dari teknologi informasi.
2. Untuk mengetahui apa saja peranan teknologi informasi.
3. Untuk mengetahui perkembangan teknologi informasi.
4. Untuk mengetahui pengaruh media teknologi informasi di masyarakat.
5. Untuk mengetahui dampak dari media teknologi informasi terhadap
penyebaran informasi di masyarakat.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Teknologi Informasi
Teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan
proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Informasi adalah
hasil pemprosesan, manipulasi, dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok
data yang mempunyai nilai pengetahuan bagi penggunanya. Pengertian teknologi
informasi menurut beberapa para ahli teknologi informasi 2 :
1. Tenologi informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama
komputer, untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan
informasi apa saja, termasuk kata-kata bilangan dan gambar ( Kampus
Oxford, 1995).
2. Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja
dengan informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang yang berhubungan
dengan pemprosesan informasi ( Haag & Keen, 1996 ).
3. Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer
( perangkat lunak & perangkat keras ) yang digunakan untuk memproses
atau menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi
komunikasi untuk mengirimkan informasi ( Martin, 1999 ).
4. Teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk
memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis ( Lucas,
2000 ).
5. Teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi
( komputer ) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa
data, suara, dan video ( William & Sawyer, 2003 )
Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk
mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, memanipulasi
data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu
informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan
2
Tata Sutabri. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta. Penerbit andipublisher. BAB I hal 2.
pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan.
Istilah teknologi sering kali rancu dengan istilah sistem informasi itu sendiri
dan kadang menjadi bahan perdebatan. Ada yang menggunakan istilah teknologi
informasi untuk menjabarkan sekumpulan sistem informasi, pemakai, dan
manajemen ( diulas oleh Turban, McLean, dan Wetherbe, 1999 ). Pendapat ini
menggambarkan teknologi dalam perspektif yang luas. Namun, kalau didasarkan
pada definisi sistem informasi menurut Alter didepan, teknologi informasi
hanyalah bagian dari sistem informasi.
Menurut Alter ( 1992 ), teknologi informasi mencakup perangkat keras dan
perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemprosesan data
seperti menangkap, mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi,
atau menampilkan data. Secara lebih umum, ( Lucas, 2000 ) menyatakan bahwa
teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk
memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronik. Komputer
mikro, komputer besar ( mainframe mainframe ), pembaca barcode, perangkat
lunak pemproses transaksi, perangkat lunak lembar kerja, dan peralatan
komunikasi jaringan merupakan contoh teknologi informasi.
B. Peranan Teknologi Informasi
Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini memang
begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitator utama bagi kegiatan-
kegiatan di masyarakat. Berkat teknologi ini, berbagai kemudahan dapat dirasakan
oleh manusia. Secara garis besar, dapat dikatakan bahwa 3 :
1. Teknologi informasi menggantikan peran manusia. Dalam hal ini,
teknologi informasi melakukan otomasi terhadap suatu tugas atau proses.
2. Teknologi memperkuat peran manusia, yakni dengan menyajikan
informasi terhadap suatu tugas atau proses.
3
Tata Sutabri. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta. Penerbit andipublisher. BAB I hal 17.
Peranan Teknologi Informasi
3. Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi peran manusia. Dalam
hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan
terhadap sekumpulan tugas atau proses.
C. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan sistem teknologi informasi dimulai pada tahun 1964 yaitu
pada saat IBM memperkenalkan MT/ST writer, yaitu mesin ketik elektronik yang
dapat merekam ke pita magnetic. Sistem-sistem teknologi informasi ini disebut
dengan sistem informasi manajemen (SIM) atau sistem teknologi informasi
fungsional. Sistem informasi manajemen ini dimulai diterapkan pada awal tahun
1970 di Amerika Serikat4.
Awal tahun 1970-an, teknologi juga mulai digunakan pada proses produksi,
teknologi yang dimaksud adalah teknologi komputer dan robot untuk
mengendalikan proses produksi supaya efisien dan efektif. Efisien karena
menggantikan tenaga manusia dan efektif karena lebih tepat dan dapat diandalkan
daripada manusia.
Pada tahun 1980-an, suatu sistem yang dikenal dengan nama sistem
penunjang keputusan atau decision support system (DSS) mulai dikenalkan oleh
ilmuwan dari MIT ( Massacgussets Institute Of Technology ) yaitu Michael S.
Scott Morton, G. Anthony Gorry, dan Peyer G. W. Keen.
Pada pertengahan tahun 1990-an mulai digunakan geographic information
system (GIS), yang merupakan sistem teknologi informasi apa pun baik itu SIM
atau DSS yang menggunakan tampilan peta geografis. Perkembangan terakhir dari
sistem teknologi adalah jaringan saraf tiruan atau artificial neural network (ANN).
ANN merupakan sistem teknologi informasi yang lain adalah ANN mempunyai
kelebihan proses belajar seperti halnya otak sehingga proses yang sama
selanjutnya akan dilakukan dengan lebih baik.
D. Pengaruh media teknologi informasi terhadap penyebaran informasi di
masyarakat
4
Tata Sutabri. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta. Penerbit andipublisher. BAB 6 hal
196. Perkembangan Teknologi informasi.
Segala sesuatu pasti aka nada dampak positif maupun negatif termasuk
media teknologi informasi terhadap penyebaran informasi di masyarakat. Media
teknologi informasi memudahkan untuk berinteraksi dengan siapa saja. Dampak
positif media teknologi informasi secara nyata telah membawa pengaruh terhadap
perubahan sosial masyarakat kearah yang lebih baik. Akan tetapi dampak negatif
penggunaan dari media tersebut cenderung membawa perubahan sosial
masyarakat yang menghilangkan nilai-nilai atau norma di masyarakat 5.
Dengan hadirnya media teknologi informasi, tentu saja cara hidup manusia
juga akan mengalami perubahan. Beberapa perubahan adalah semakin efektif dan
efesiennya manusia dalam memperoleh informasi tidak terhalang waktu, tempat
dan biaya yang tidak terlalu mahal
Perubahan perubahan dalam hubungan sosial ( social relation ships) atau
sebagai perubahan terhadap keseimbangan hubungan sosial dan segala bentuk
perubahan perubahan pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu kelompok
masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalam nilai
nilainya, sikap dan pola perilaku di antara kelompok kelompok masyarakat.
Pengaruh negatif terhadap perubahan sosial masyarakat di antaranya sering
terjadi konflik antar kelompok kelompok masyarakat tertentu dengan berlatar
belakang suku, ras dan [Link] langsung media teknologi informasi
berpengaruh terhadap terbentuknya social tersebut dengan menanamkan prinsip
dan nilai tertentu untuk menjadi perubah system. Bahkan dengan media teknologi
informasi masyarakat tersebut dengan mudah mempengaruhi kondisi stabilitas
sebuah negara. Adapula berlatarbelakang kesenjangan social
Jika di lihat dari si interaksi sosial masyarakat, pengaruh perubahan di
masyarakat terjadi karena semakin mudahnya manusia berinteraksi melalui media
teknologi informasi, maka ineraksi social di dunia nyata akan turut berkurang.
Manusia tidak perlu lagi bertemu secara langsung untuk mendapatkan informasi,
sehinnga hal ini akan membentuk pola hidup masyarakat yang semakin tertutup.
E. Dampak Media Teknologi Informasi Terhadap Penyebaran Informasi di
Masyarakat
5
Global [Link] 1. No 1 2020. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta.
Berikut dampak positif dari media teknologi informasi terhadap penyebaran
informasi di masyarakat :
1. Memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan jarak
jauh maupun dekat
2. Media teknologi informasi dapat memperluas jejaring social atau bisa
memiliki banyak koneksi dan jaringan yang luas.
3. Dengan adanya media teknologi informasi, jarak dan waktu bukan lagi
masalah bagi masyarakat. Hubungan jarak jauh dalam mendapatkan
informasi bukan lagi menjadi halangan [Link] informan tetap dapat
berineraksi atau mendapakan informasi dengan orang lain kapan saja
waalaupun di pisahkan oleh jarak yang cukup jauh.
4. Sejak ada media teknologi informasi, informan merasa lebih mudah
dalam mengespresikan menjadi sarana baru.
Berikut dampak negatif dari media teknologi informasi
1. Media teknologi informasi bisa menjauhkan kelompok masyarakat yang
sudah dekat dan sebaliknya. Orang orang yang terjebak dalam media
teknologi informasi ini biasanaya memiliki kelemahan besar yaitu
berisiko mengabaikan orang orang di kehidupannya sehari hari.
2. Melalui media teknologi informasi biasanya kelompok masyarakat
berinteraksi secara tatap muka cenderung menurun, karena mudahnya
mendapatkan informasi melalui media teknologi informasi. Maka
kelompok masyarakat akan semakin malas untuk bertemu secara
langsung dengan masyarakat lainnya
3. Media teknologi informasi membuat orang orang menjadi kecanduan
terhadap media ini. Karena kepraktisan dan kemudahan dalam
menyebarkan atau mendapatkan infoermasi, maka kelompok masyarakat
akan semakin bergantung kepada teknologi ini
4. Menumbuhkan individualisme, fitnah, sikap anti sosial dan lebih kepada
penjajahan didaerah masyarakat setempat. Memang bagus dalam
mempelajari budaya asing. Akan tetapi, akibat yang ditimbulkan adalah
orang-orang akan lebih mencintai budaya asing ketimbang budayanya
sendiri. Jika seperti itu, secara tidak langsung budaya lokal akan terjajah
oleh budaya asing. Akibatnya nilai-nilai budaya yang sudah turun
temurun akan hilang dari identitas budaya masyarakat setempat juga akan
hilang.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Teknologi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer,
untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan informasi apa saja,
termasuk kata-kata bilangan dan gambar. Pengertian teknologi informasi
menurut beberapa para ahli yang menolong manusia menyelesaikan
masalahnya.
C. Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini memang
begitu besar, yakni dengan menyajikan informasi terhadap sekumpulan
tugas atau proses. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa yang berbagai
kemudahan dapaat dirasakan oleh perubahan-perubahan di masyarakat.
Dalam hal ini, Teknologi Informasi telah menjadi fasilitator utama bagi
kegiatan-kegiat an-derecukan di kesuksesan.
D. Sistem informasi manajemen ini dimulai diterapkan pada awal tahun 1970
di Amerika Serikat. Teknologi juga mulai digunakan pada proses produksi
atau artificial neural network (ANN) Ann mempunyai kelebihan proses
belaj, karena lebih tepat dan dapat diandalkan daripada manusia.
Perkembangan terakhir dari sistem teknologio adalah jaringan saraf tiruan
atau geografis.
E. Beberapa perubahan adalah semakin efektif dan efesiennya manusia dalam
memperoleh informasi tidak terhalang waktu, tempat dan biaya. Dampak
positif media teknologi informasi secara nyata telah membawa pengaruh
terhadap perubahan social masyarakat kearah yang lebih baik.
F. Media teknologi informasi dapat memperluas jejaring social atau bisa
memiliki banyak koneksi dan jaringan yang luas. Hubungan jarak jauh
dalam mendapatkan informasi bukan lagi menjadi halangan besar yaitu
berisiko mengabaikan orang orang di kehidupannya sehari hari.
B. Saran
Kami sebagai pemakalah meminta maaf apabila pembuatan makalah ini
masih jauh dari kata kesempurnaan. Maka dengan ini, kami mengharapkan kritik
dan saran dari para pembaca. Dengan tujuan agar kami bisa lebih teliti dalam
pembuatan makalah.
DAFTAR PUSTAKA
[Link]
Tata Sutabri. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta. Penerbit andipublisher.
BAB I hal 2.
Tata Sutabri. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta. Penerbit andipublisher.
BAB I hal 17. Peranan Teknologi Informasi
Tata Sutabri. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta. Penerbit andipublisher.
BAB 6 hal 196. Perkembangan Teknologi informasi.
Global [Link] 1. No 1 2020. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN
Veteran Jakarta.