0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan8 halaman

Analisis Lalu Lintas Pasar Dock Yard

Studi ini menganalisis pengaruh aktivitas Pasar Dock Yard terhadap kinerja lalu lintas di Jalan Husni Thamrin. Volume lalu lintas terpadat terjadi pada hari Senin dan Minggu. Kinerja jalan mendapatkan nilai hambatan samping dan derajat kejenuhan yang masuk kategori level pelayanan B.

Diunggah oleh

sudiartan91
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan8 halaman

Analisis Lalu Lintas Pasar Dock Yard

Studi ini menganalisis pengaruh aktivitas Pasar Dock Yard terhadap kinerja lalu lintas di Jalan Husni Thamrin. Volume lalu lintas terpadat terjadi pada hari Senin dan Minggu. Kinerja jalan mendapatkan nilai hambatan samping dan derajat kejenuhan yang masuk kategori level pelayanan B.

Diunggah oleh

sudiartan91
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS PASAR TERHADAP

KINERJA LALU LINTAS


(Studi Kasus : Pasar Dock Yard Jalan Husni Thamrin)

Ade Kurniawan Syaputra1*, Nuryasin Abdillah2, Aidil Abrar3


1*
Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Sekolah Tinggi Teknologi, Dumai
Email: kurniawandumai1@[Link]
2
Teknik Sipil, Sekolah Tinggi Teknologi, Dumai.
3
Teknik Sipil, Sekolah Tinggi Teknologi, Dumai

ABSTRACT
The high rate of population growth in urban areas causes various problems, especially in the field
of transportation, as the population increases, the mobility of the transportation system increases.
The aim of this research is to determine the volume of traffic flow and analyze the performance of
the Jalan Husni Thamrin section on Dock Yard Market activity. The method used for calculation
reference is the 1997 Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) method. On Road Husni Thamrin
Direction 1, the heaviest traffic volume occurred on Monday at 452.1 pcu/hour and in Direction 2
it occurred on Sunday at 461.85 pcu/hour. The performance of the road section on Road Husni
Thamrin obtained a Side Obstacle Value = 616.6 occurrences (H), Degree of Saturation (DS)
Value for Direction 1 = 0.20 pcu/hour and Direction 2 = 0.20 pcu/hour, Service Level Value (
LOS) = Level B (Q/V < 0.45), Actions that can be taken include controlling parking activities on
the road so that they do not stop haphazardly, Local governments need to be firm in enforcing
driving regulations against vehicles that violate them. For further research, it is recommended to
carry out further research using the SPSS application modeling type.

Keywords: Road Side Barriers, MKJI 1997

ABSTRAK
Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk diwilayah perkotaan menimbulkan berbagai masalah
terutama dalam bidang transportasi, semakin bertambahnya penduduk akan meningkat mobilitas
sistem transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui volume arus lalu lintas dan
menganalisis kinerja ruas Jalan Husni Thamrin terhadap aktivitas Pasar Dock Yard. Metode yang
digunakan untuk acuan perhitungan adalah metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997
(MKJI). Pada Jalan Husni Thamrin Arah 1, volume lalu lintas terpadat terjadi pada hari Senin
sebesar 452,1 smp/jam dan pada Arah 2 terjadi pada hari Minggu sebesar 461,85 smp/jam. Kinerja
ruas jalan pada Jalan Husni Thamrin memperoleh Nilai Hambatan Samping = 616,6 kejadian (H),
Nilai Derajat Kejenuhan (DS) Arah 1 = 0,20 smp/jam dan Arah 2 = 0,20 smp/jam, Nilai Tingkat
Pelayanan (LOS) = Level B (Q/V < 0,45), tindakan yang dapat dilakukan antara lain dengan
menertibkan kegiatan perparkiran pada badan jalan agar tidak berhenti sembarangan, Perlu adanya
ketegasan pemerintah daerah dalam memberlakukan peraturan berkendara terhadap kendaraan
yang melanggar. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut
dengan menggunakan jenis permodelan aplikasi SPSS.

Kata Kunci: Hambatan Samping Ruas Jalan, MKJI 1997


8th ACE Conference. 07 November 2023, Padang, Sumatra Barat

1. PENDAHULUAN

Aktivitas Pasar Dock Yard menimbulkan permasalahan lalu lintas seperi kemacetan.
Aktivitas di pasar antara lain, kendaraan yang keluar masuk pasar, parkir becak motor,
dan mobil yang parkir di badan jalan, pedagang yang berdagang di trotoar, pejalan kaki,
dan kendaraan lambat. Adanya sedikit penyempitan jalan di depan pasar juga
mengganggu kendaraan yang lewat di depan pasar. Ditambah lagi oleh aktivitas yang
dapat menyebabkan kemacetan diantaranya orang yang berangkat kerja, berangkat
kesekolah, dan keperluan lainnya yang biasa terjadi pada pagi hari bertepatan dengan
aktivitas pasar dock yard.

2. DASAR TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

Helga Yermadona, Mira Meilisa (2020) melakukan penelitian “Pengaruh Aktivitas


Pasar Terhadap Arus Lalu lintas (Studi Kasus Pasar Baso Kabupaten Agam)” dari
penelitian tersebut didapatkan 1. Volume lalu lintas untuk dua arah pada jam sibuk
14.00 – 15.00 sebesar 1915 skr/jam. Bobot hambatan samping paling puncak pada jam
sibuk 13.00 – 14.00 WIB sebesar 1175 termasuk kategori hambatan samping sangat
tinggi. Kecepatan rata – rata kendaraan dibawah standar kecepatan yang ditetapkan
untuk jalan luar kota. 2. Tingkat kinerja jalan (level of service/ LOS) akibat aktivitas
Pasar Baso berada pada level tertinggi B dengan Q/C 0,37 pada pukul 06.00 – 07.00
WIB artinya Arus stabil, tetapi kecepatan gerak kendaraan dikendalikan. Level terendah
D pada jam sibuk 14.00 – 15.00 WIB dengan Q/C 0,84 artinya arus mendekati stabil,
kecepatan masih dapat dikendalikan.

Muhammad Fitrah Al-Haqqi (2021) melakukan penelitian "Analisis Pengaruh Pasar


Traditional Terhadap Kinerja Ruas Jalan Marelan – Pasar 5 Medan Marelan” dari
penelitian tersebut didapatkan data analisis volume jalan Sepeda Motor (MC),
Kendaraan Ringan (LV) dan Kendaraan Berat (HV) dengan total nilai = 290 Smp/Jam,
dengan nilai hambatan samping PED, PSV, EEV, dan SMV dengan total = 351,4
kejadian/jam dan derajat kejenuhan (DS) = 0,15 Smp/Jam. Dari Hasil analisa
perbandingan kapasitas jalan pada tabel kapasitas jalan perkotaan (MKJI 1997) sebesar
2900 Smp/Jam dan dari hasil analisa pada ruas jalan pasar 5 Marelan – Medan Marelan
sebesar 1823 Smp/Jam/2 arah, pada perbandingan derajat kejenuhan pagi lebih kecil
dengan nilai 0,15 Smp/Jam, derajat kejenuhan sore dengan nilai 0,18 Smp/Jam.

Dhea Amelia (2021) melakukan penelitian "Analisis Pengaruh Aktivitas Pasar


Terhadap Kinerja Lalu lintas (Studi Kasus Pasar Pulau Payung Jalan Sultan Hasanudin
dan Jalan Pangeran Diponegoro Dumai)” dari penelitian tersebut didapatkan kesimpulan
Pada Jalan Sultan Hasanudin Arah 1, volume lalu lintas terpadat terjadi pada hari
minggu sebesar 666,2 smp/jam, pada Arah 2 terjadi pada hari senin sebesar 690,75
smp/jam. Dan pada Jalan Pangeran Diponegoro Arah 3, volume lalu lintas terpadat
terjadi pada hari jum’at sebesar 618,7 smp/jam, pada Arah 4 terjadi pada hari jum’at
sebesar 597,7 smp/jam dan Arus lalu lintas pada Jalan Sultan Hasanudin masuk dalam
tingkat pelayanan pada level C dengan Q/C < 0,75, artinya kondisi arus stabil, tetapi

257
8th ACE Conference. 07 November 2023, Padang, Sumatra Barat

kecepatan dan gerak kendaraan dikendalikan, pengemudi dibatasi dalam memilih


kecepatan. Dan Jalan Pangeran Diponegoro masuk dalam tingkat pelayanan pada level
B dengan Q/C < 0,45, artinya kondisi arus stabil, tetapi kecepatan mulai dibatasi oleh
kondisi lalu lintas, pengemudi memiliki kebebasan yang cukup untuk memilih
kecepatan.

Jalan raya adalah jalur – jalur tanah di atas permukaan bumi yang dibuat oleh
manusia dengan bentuk, ukuran – ukuran dan jenis konstruksinya sehingga dapat
digunakan untuk menyalurkan lalu lintas orang, hewan dan kendaraan yang mengangkut
barang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan mudah dan cepat. Jalan umum
adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum, jalan khusus adalah jalan yang
dibangun oleh instansi, badan usaha, perseorangan, atau kelompok masyarakat untuk
kepentingan sendiri.

2.2 Manual Kapasitas Jalan (MKJI 1997)

Hambatan samping adalah dampak dari kinerja lalu lintas dari aktivitas segmen jalan
seperti pejalan kaki bobot 0,5, kendaraan umum/kendaraan lain berhenti bobot 1,0,
kendaraan masuk/keluar sisi jalan bobot 0,7 dan kendaraan lambat bobot 0,4 (MKJI,
1997).

Table 1. Kelas hambatan samping


Kelas Hambatan
Jumlah Bobot Kejadian Kondisi Khusus
Samping (SFC)
Daerah pemukiman jalan
Sangat rendah < 100
samping tersedia
Daerah pemukiman beberapa
Rendah 100 – 299
angkutan umum, dsb
Daerah industri beberapa toko
Sedang 300 – 499
disisi jalan
Daerah komersial aktivitas
Tinggi 500 – 899
sisi jalan tinggi
Daerah komersial dengan
Sangat tinggi > 900
aktivitas pasar
Sumber : MKJI, 1997

a. Kapasitas Ruas Jalan


Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997), memberikan metoda untuk
memperkirakan kapasitas jalan di Indonesia dengan rumus Pers. 2.4 :
C = C0 x FCW x FCSP x FCSF x FCCS (smp/jam) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .(2.4)
Dimana :
C = Kapasitas (smp/jam).
C0 = Kapasitas dasar (smp/jam).
FCW = Faktor penyesuaian akibat lebar jalur lalu lintas.
FCSP = Faktor penyesuaian akibat pemisah arah.

258
8th ACE Conference. 07 November 2023, Padang, Sumatra Barat

FCSF = Faktor penyesuaian akibat hambatan samping.


FCCS = Faktor penyesuaian untuk ukuran kota.

b. Derajat Kejenuhan (D)


Derajat kejenuhan digunakan untuk menganalisis perilaku lalu lintas. Untuk
menentukan derajat kejenuhan dapat menggunakan Pers. 2.6.
DS =Q/C
Dengan:
DS = Derajat kejenuhan
Q = Arus lalu lintas (smp/jam)
C = Kapasitas (smp/jam)

c. Tingkat Pelayanan Jalan


Tingkat pelayanan di tentukan dalam skala interval yang terdiri dari enam tingkat.
Tingkat – tingkat ini disebut : A, B, C, D, E, F, dimana A merupakan tingkat pelayanan
tertinggi

Table 2. Karakteristik Tingkat Pelayanan (LOS)


Tingkat
V/C Karakteristik
Pelayanan
Arus bebas : volume rendah dan kecepatan tinggi,
A 0,00 – 0,20 pengemudi dapat memilih jalur yang
dikehendakinya
Volume stabil : kecepatan sedikit terbatas oleh lalu
B 0,20 – 0,44 lintas, volume pelayanan yang dipakai untuk design
jalur
Arus stabil : tetapi kecepatan dikontrol oleh lalu
C 0,45 – 0,74 lintas, volume pelayanan yang dipakai untuk jalan
perkotaan
Mendekati arus yang stabil : kecepatan rendah –
D 0,75 – 0,84
rendah
Arus yang tidak stabil : kecepatan yang mudah dan
E 0,85 – 1,00
berbeda – beda, volume kapasitas
Arus yang terhambat : kecepatan rendah volume di
F >1,00
atas kapasitas dan banyak berhenti
Sumber : MKJI, 1997

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

Berikut ini adalah data geometrik ruas jalan pasar tradisional pasar dock yard sebagai
berikut :
Tipe Jalan :2/2 UD (Dua jalur dua arah tak terbagi)
Bahu Jalan :1,5 meter
Lebar Jalan :3 meter untuk satu lajur

259
8th ACE Conference. 07 November 2023, Padang, Sumatra Barat

Gambar 4.1 Volume Lalu Lintas Arah 1


Sumber : Penulis, 2023

MC x EMP = 762 Kend/jam x 0,25 = 190,5 smp/jam


LV x EMP = 240 Kend/jam x 1,00 = 240 smp/jam
HV x EMP = 18 Kend/jam x 1,20 = 21,6 smp/jam
Jadi total dalam smp didapat : 190,5 + 240 + 21,6 = 452,1 smp/jam

Gambar 4.2 Volume Lalu Lintas Arah 2


Sumber : Penulis, 2023

MC x EMP = 817 Kend/jam x 0,25 = 204,25 smp/jam


LV x EMP = 242 Kend/jam x 1,00 = 242 smp/jam
HV x EMP = 13 Kend/jam x 1,20 = 15,6 smp/jam
Jadi total dalam smp didapat : 204,25 + 242 + 15,6 = 461,85 smp/jam

Table 3. Hasil analisis hambatan samping arah 1 hari minggu jam 07.30 – 08.30

Pejalan Kendaraa Kendaraan Masuk / Kendaraan


Waktu Kaki n Parkir Keluar Sisi Jaln Lambat
(PED) (PSV) (EEV) (SMV)
43 23 27 29
48 27 31 27
07.30 - 08.30
36 17 36 27
32 20 38 22
159 87 132 105
Faktor Bobot 0,5 1 0,7 0,4
Total 79,5 87 92,4 42

260
8th ACE Conference. 07 November 2023, Padang, Sumatra Barat

Sumber : Penulis, 2023


d. Derajat Kejenuhan
Analisis derajat kejenuhan pada Arah 1 :
Volume Kendaraan (Q) = 452,1 smp/jam
Kapasitas (C) = 2255,04 smp/jam
𝑄 452,1
DS = 𝐶 = 2255,04 = 0,20 smp/jam
Analisis derajat kejenuhan pada Arah 2 :
Volume Kendaraan (Q) = 461,85 smp/jam
Kapasitas (C) = 2255,04 smp/jam
𝑄 461,85
DS = 𝐶 = 2255,04 = 0,20 smp/jam

Table 4. Hasil Analisis Tingkat Pelayanan Jl. Husni Thamrin


Ruas Q C DS Tingkat
Waktu
Jalan smp/jam smp/jam (Q/C) pelayanan
06.30 - 07.30 Arah 1 452,1 2255,04 0,20 B
Senin
16.00 - 17.00 Arah 2 433,55 2255,04 0,19 A
16.00 - 17.00 Arah 1 441,9 2255,04 0,20 B
Jum'at
07.30 - 08.30 Arah 2 456,3 2255,04 0,20 B
16.00 - 17.00 Arah 1 370,7 2255,04 0,16 A
Sabtu
06.30 - 07.30 Arah 2 414,7 2255,04 0,18 A
Mingg 16.00 - 17.00 Arah 1 415,7 2255,04 0,18 A
u 07.30 - 08.30 Arah 2 461,85 2255,04 0,20 B
Sumber : Penulis, 2023

Dari Tabel 4.5 terlihat bahwa derajat kejenuhan pada Jalan Husni Thamrin 0,20 – 0,44
(V/C), berarti tingkat pelayanan pada Jalan Husni Thamrin termasuk dalam kategori B
pada Tabel 2.16 yaitu kondisi arus stabil, tetapi kecepatan mulai dibatasi oleh kondisi
lalu lintas, pengemudi memiliki kebebasan yang cukup untuk memilih kecepatan.

Perhitungan Kecepatan Rata-rata


𝐿
V = 𝑇𝑇
Contoh perhitungan Jalan Husni Thamrin pada Arah 1 Jum’at, 07 Juli 2023 Jam 06.30 –
09.30
L = 295 m = 0,295 Km
TT = 45,10 detik = 0,0125 jam
𝐿 0,295
V = 𝑇𝑇
= 0,0125
= 23,55 Km/jam

261
8th ACE Conference. 07 November 2023, Padang, Sumatra Barat

4. KESIMPULAN

Dari hasil pengolahan data dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat diperoleh
kesimpulan sebagai berikut :

1. Pada Jalan Husni Thamrin Arah 1, volume lalu lintas terpadat terjadi pada hari
Senin sebesar 452,1 smp/jam dan pada Arah 2 terjadi pada hari Minggu sebesar
461,85 smp/jam.
2. Kinerja ruas jalan pada Jalan Husni Thamrin sebagai berikut :
a. Nilai Hambatan Samping = 616,6 kejadian (H)
b. Nilai Derajat Kejenuhan (DS) = Arah 1= 0,20 smp/jam = Arah 2 = 0,20
smp/jam
c. Nilai Tingkat Pelayanan (LOS) = Level B (Q/V < 0,45)
3. Dalam menangani permasalahan kinerja ruas Jalan Husni Thamrin, didapat
solusi antara lain :
a. Menertibkan kegiatan perparkiran yang sembarangan dan membuat lahan
yang cukup untuk parkir kendaraan.
b. Menertibkan kendaraan angkutan umum yang berhenti sembarangan untuk
menaik – turunkan penumpang di badan jalan.
c. Relokasi pedagang kaki lima ke tempat yang disediakan oleh pemerintah
Kota Dumai. Perlu adanya ketegasan dari pemerintah daerah dalam
memberlakukan peraturan berkendara terhadap kendaraan yang melanggar
dengan memberikan peringatan berupa penempelan stiker yang bertuliskan
informasi pelanggaran dan informasi mengenai dampak kegiatan parkir
sembarangan pada badan jalan.

5. DAFTAR PUSTAKA

Al-Haqqi, Muhammad Fitrah. 2021. “Analisis Pengaruh Pasar Traditional Terhadap


Kinerja Ruas Jalan Marelan – Pasar 5 Medan Marelan.” Universitas Muhammadiyah
Sumatra Utara, Medan.

Amelia, Dhea. 2021. “Analisis Pengaruh Aktivitas Pasar Terhadap Kinerja Lalulintas
(Studi Kasus Pasar Pulau Payung Jalan Sultan Hasanudin Dan Jalan Pangeran
Diponegoro Dumai).” Sekolah Tinggi Teknologi Dumai, Dumai.

Departemen Pekerjaan Umum. 1997. “Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI),


Direktorat Jenderal Bina Marga Dan Departemen Pekerjaan Umum Jakarta.”

James, A., Timboeleng, and Elisabeth Lintong. 2015. “Pengaruh Hambatan Samping
Terhadap Kinerja Pada Ruas Jalan Panjaitan .”

Joetata, Hadihardaja. 1997. “Sistem Transportasi.”

262
8th ACE Conference. 07 November 2023, Padang, Sumatra Barat

Ridwan, M. 2015. “Analisis Hambatan Samping Terhadap Kapasitas Dan Kineja Ruas
Jalan (Studi Kasus Jalan Prof. M. Yamin Kota Dumai).” Sekolah Tinggi Teknologi
Dumai, Dumai.

Syahputra, A. 2018. “Studi Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Karakteristik Lalu


Lintas Pada Ruas Jalan Sisingamangaraja.”

Yermadona, Helga, and Mira Meilisa. 2020. “Pengaruh Aktivitas Pasar Terhadap Arus
Lalulintas (Studi Kasus Pasar Baso Kabupaten Agam).” Universitas Muhammadiyah
Sumatra Barat, Padang.”

263

Anda mungkin juga menyukai