SECTION9.
6 19/8/2023
PAKET PEKERJAAN JALAN TAHUN 2023
PR
PU
C
AS
IN
D
KERANGKA ACUAN KERJA
(KAK)
ENINGKATAN JALAN MASUK RUMAH
P
SAKIT PRATAMA
TAHUN ANGGARAN 2023
PR
ROGRAM
P
ROGRAM PENYELENGGARAAN JALAN
P
PU
EGIATAN
K
PENYELENGGARAAN JALAN KABUPATEN/KOTA
AS
SUB KEGIATAN
PEMBANGUNAN JALAN
IN
TAHUN ANGGARAN 2023
D
1. K erangka Acuan Kerja (KAK)/Term Of Reference (TOR) ini bersifat Colektif untuk
semua paket Pekerjaan Jalan Tahun Anggaran 2023 yang terdaftar pada Section 9.6
19/09/2023 ini.
2. Kerangka Acuan Kerja berlaku bagi Paket Yang Tercetak Merah
3. Kerangka Acuan Kerja ini menjadi pedoman informasi bagi POKJA dalam menyusun
Dokumen Tender/Lelang
4. Apabila ada perubahan atau penambahan informasi POKJA wajib membuat Berita
Acara Perubahan/Penambahan Informasi tersebut
5. POKJA berhak merevisi dan memverifikasi informasi dalam Kerangka Acuan Kerja
tanpa pemberitahuan apabila informasi tersebut tidak sesuai
6. Regulasi/Peraturan/Undang-Undang yang ada
7. Kerangka Acuan Kerja ini menjadi salah satu pedoman dan informasi tentang
Pekerjaan dalam menyusun penawaran
8. Kerangka Acuan Kerja ini menjadi salah satu pedoman dan ifnformasi awal tentang
bagaimana pelaksanaan pekerjaan dilapangan dan wajib dibawa saat peserta
PR
dinyatakan sebagai pemenang
9. Lamanya masa pelaksanaan adalah 91 (Sembilan Puluh Satu) Hari Kalender dan
berubah dapat berubah sesuai jadwal tender
10.Infromasi Paket Pekerjaan :
a. Peningkatan Jalan Ruas Wolosambi - MaUwaru
PU
c. Peningkatan Jalan Masuk Rumah Sakit Pratama Rp. [Link],00
AS
PENDAHULUAN
engembangan Infrastruktur transportasi darat sangat penting dilakukan dalam
P
IN
menunjang perkembangan suatu wilayah/Kawasan salah satunya adalah
Infrastruktur Jalan dan Jembatan. Menyadariakanpentingnyainfrastrukturinimaka
diperlukan adanyaupayapeningkatankapasitaspelayananinfrastrukturtransportasi
tersebut dalam hal ini peningkatan pelayanan infrastruktur jalan dan jembatan
semakin baik dari waktu ke waktu yang dilakukan secara berkala dan
D
berkesinambungan,untukituPeningkatankapasitaskonstruksijalanperludilakukan
secara baik dimana dimulai dari perencanaan yang baik sampai pada tahap
konstruksi, dengan adanya perencanaan yang baik maka diharapkan peningkatan
k onstruksiyangdilakukandilapangandapatmeminimilasirperbedaanyangterjadidi
lokasi saat pelaksanaan konstruksi.
MA KSUD
aksud dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pelayanan kapasitas, dan
M
jumlah tranportasi pada ruas jalan yang ditingkatkan
TU JUAN
ujuan dari kegiatan ini adalah tersedianya konstruksi Ruas jalan yang terbangun
T
sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang telah ditetapkan
PR
SASARAN
asaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya aksesibilitas dan mobilitas
S
masyarakat yang melewati dan menggunakan ruas jalan yang telah di
PU
tingkatkan/dibangun. Adapun jenis item yang dikerjakan adalah sebagai berikut:
2. D
ivisi I Umum
a. Mobilisasi (Vol. & Harga Sesuai HPS)
b. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Vol. & Harga Sesuai HPS)
2. Divisi II. Drainase
a. Saluran berbentuk U Tipe DS 1a (dengan tutup) (Vol. & Harga Sesuai
AS
HPS)
3. Divisi VII. Struktur
a. Beton strukur, fc20 MPa (Vol. & Harga Sesuai HPS)
b. Baja Tulangan Polos-BjTP 280 (Vol. & Harga Sesuai HPS)
c. Baja Tulangan Sirip BjTS 420A (Vol. & Harga Sesuai HPS)
IN
d. Anyaman Kawat Yang Dilas (Welded Wire Mesh) (Vol. & Harga Sesuai
HPS)
e. Pasangan Batu (Vol. & Harga Sesuai HPS)
D
KETENTUAN KUALIFIKASI, KLASIFIKASI
USAHA DAN SYARAT LAINNYA
. K
1 lasifikasi Usaha Kecil (K1)
2. Klasifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi Jalan Raya (Kecuali Jalan
Layang) Kode SI003
3. Klasifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi Jalan Raya (Kecuali Jalan
Layang) Kode SI003
4. Memiliki SIUJK yang masih berlaku
5. MemilikiPengalamandalambidangkonstruksiJalansetidaknya4Tahun
Terakhir
PR
6. Memiliki Tenaga Profesional dan Non profesional (Daftar Terlampir)
7. Memiliki Peralatan Yang Memadai ( Daftar Terlampir)
PU
AS
IN
D
KEBUTUHAN TENAGA PROFESIONAL DAN
NON PROFESIONAL
No. Jabatan Jml. Pendidikan Pengalaman Ijasah/Sertif Ket.
Personil ikat
Keahlian
1
PR
2 Manajer 1 Minimal Minimal 2 elaksana
P Aktif
Teknik TM/D3
S Tahun Pekerjaan
Jalan-TS0
45
PU
3 Petugas 1 S1/D3 inimal 2
M Sertifikat Aktif
K3 Jurusan ahun
T K3
Tidak
Dipersyara
tkan
4 Manajer 1 1/D3/SM
S Minimal 2 Ijasah Aktif
Keuangan A/Sederaj Tahun
AS
at
KE BUTUHAN PERALATAN UTAMA
IN
D
No. Jenis Peralatan Jumlah Kapasitas Kondisi tatus
S Ket.
epemilikan
K
1 Dump Truck 4 inimal 6
M aik/85 M
B ilik Ready
Ton % Sendiri/Sew
a
2. Concrete Mixer 4 inimal
M aik/ 85 M
B ilik Ready
0,35 M3 % Sendiri/Sew
a
3. Water Tank Truck 1 Inimal 4
M aik/85 M
B ilik Ready
M3 % Sendiri/Sew
a
4.
PR
TATA CARA PELAKSANAAN KONSTRUKSI
1. S ebelumPekerjaandimulaiPenyediajasawajibmembuatJadwal
PU
pelaksanaan Pekerjaan (Time Schedule) sesuai masa
pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan
2. Dalam pelaksanaan pekerjaan penyedia jasa harus membuat
Rencana Kerja Harian Apabila diminta), Mingguan dan Bulanan
yangdiketahui/disetujuiolehkoordinator/pengawaslapangandan
daftar yang menjelaskan pemasukan bahan dan peralatan yang
dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan
3. Rencana Kerja (Time schedule) yang dibuat harus mendapat
AS
perjsetujuan dari Pejabat Pembuat Komitmen,General
Superindent (GS)/Penanggung Jawab Proyek, PelaksanaTeknis
Pekerjaan/Kegiatan, Tim teknis dan Pengawas Lapangan
(Supervisi)
4. Rencana Kerja (Time schedule) harus sudah selesai dibuat dan
diserahkan paling lambat 14 (empatbelas)harikalendersetelah
IN
Surat Perintah Penunjukan Penyedia Jasa (SPPJ) diterima.
5. Pelaksana / Penyedia Jasa harus memberikan rencana kerja
(Time Schedule) sebanyak 5 (lima) Lembar untuk diserahkan
masing – masing kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang (PA), Pejabat Pembuat komitmen (PPK), Tim
D
Teknis, Konsultan Pengawas (Supervisi) dan 1 lembar untuk
dipasang pada direksi keet/dinding bangsal kerja.
6. Koordinator Proyek (PA, PPK dan Tim Teknis) dan Konsultan
engawas (Supervisi) akan menilai prestasi pekerjaan
P
pelaksana/penyedia jasa berdasarkan Rencana Kerja (Time
Schedule) yang telah dibuat.
7. Penyedia Jasa Wajib membuat direksi keet/kantorlapangandan
akan dihitung sebagai satu kesatuan dalam kontrak pekerjaan
8. Penyedia Jasa Wajib mengajukan Request Pekerjaan/Laporan
permintaan/pemberituhuan pelaksanaan pekerjaan konstruksi
untuk setiap item pekerjaan yang akan dikerjakan dengan
ketentuan rincian pekerjaan tersebut diuraikan volume yang
hemdak dicapai (sesuai Kontrak), gambar kerja/asbuilt drawing
denganhirarkiurutansebagaiBerikutSupervisi,PPK,TimTeknis
dan PA (sebagai bahan laporan)
9. Apabila terjadi perubahan kondisi lapangan dan konstruksi
penyedia jasa wajib mengajukan shop drawing perubahan
terlebih dahulu sebelum pekerjaan konstruksi dilakukan
10.Penyedia Jasa wajib melaporkan kemajuan pekerjaan setiap
tanggal 10 dan 20 dalam bulan pelaksanaan konstruksi dengan
PR
hirarki urutan tersebut pada point 8
11.PenyediaJasaWajibmelakukantestmututerhadapmaterialdan
hasil konstruksi pekerjaan
12.Spesifikasi yang dipakai adalah spesifikasi yang terlampir pada
lampiran kerangka acuan kerja ini
13.Ketentuan lainnya akan dibahas dan ditentukan saat Pra
Konstruktion Meeting (PCM)
PU
bay, …….., Agustus 2023
M
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Bidang Bina Marga
AS
Fransiskus P. G Dadjo, MT
IN
D