0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan16 halaman

RPP Matematika: Operasi Matriks XI DPIB

Rencana pelaksanaan pembelajaran ini membahas tentang operasi matriks, khususnya perkalian skalar dan perkalian dua matriks. Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat menerapkan operasi matriks dalam menyelesaikan masalah. Metode pembelajaran menggunakan Problem Based Learning dengan pendekatan flipped classroom.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan16 halaman

RPP Matematika: Operasi Matriks XI DPIB

Rencana pelaksanaan pembelajaran ini membahas tentang operasi matriks, khususnya perkalian skalar dan perkalian dua matriks. Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat menerapkan operasi matriks dalam menyelesaikan masalah. Metode pembelajaran menggunakan Problem Based Learning dengan pendekatan flipped classroom.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

“MATRIKS”
IDENTITAS RPP

Sekolah : SMK Negeri 3 Merauke


Muatan : Nasional
Mata Pelajaran : Matematika (Teknik)
Kelas/Semester : XI DPIB / II
Tahun Pelajaran : 2023/2024
Pertemuan Ke- : 1 dan 2
Alokasi waktu : 2 x 4 JP

A. KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4
3.15 Menerapkan operasi matriks dalam 4.15 Menyelesaikan masalah
menyelesaikan masalah yang berkaita yang berkaitan dengan
n dengan matriks. matriks.

B. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3.15.5 Menentukan hasil operasi perkalian skalar dengan matriks.
3.15.6 Menentukan hasil operasi perkalian dua matriks.
4.15.5 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan operasi
perkalian skalar pada matriks.
4.15.6 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan operasi
perkalian dari dua matriks

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui modifikasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan
pendekatan Flipped Classroom, peserta didik dapat menerapkan operasi matriks dala
m menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan matriks, dengan rasa tanggung
jawab, displin selama proses pembelajaran dan bersikap jujur, percaya diri serta
pantang menyerah.

D. MATERI
1. Perkalian skalar dengan matriks
2. Perkalian dua matriks

E. PENDEKATAN, MODEL, DAN METODE PEMBELAJARAN


Pendekatan : Flipped Classroom
Model : PBL
Metode : Diskusi Kelompok, Tanya Jawab, Penugasan.
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan : 2 (4 ×45 menit)
Model : Problem Based Learning

A KEGIATAN PENDAHULUAN
NO URAIAN RENCANA AKTIVITAS DALAM ALOKASI WAKTU
PEMBELAJARAN
1. Salam Berbalas salam dan mengkondisikan suasana
belajar yang menyenangkan
2. Doa Menunjuk salah satu siswa pimpin doa
3. Absensi Mengabsensi Peserta didik
4. Motivasi Memberikan informasi penerapan matriks
dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
5. Apersepsi Review melalui tanya jawab tentang Video p
embelajaran yang telah dibagikan guru di clas
sroom berkaitan dengan perkalian skalar den
gan matriks. Kemudian dilanjutkan dengan 15 Menit
melakukan preetest.

Preetest:

[ ]
2 3
4 1
×(−2)=.. .

6. Tujuan Pembelaj Menyampaikan kompetensi yang akan


aran dicapai peserta didik.
7. Model Menyampaikan sintaks Problem Based
Pembelajaran Learning dan pendekatan flipped classroom
yang akan dilalui selama pembelajaran.
B KEGIATAN INTI “Problem Based Learning”
NO URAIAN RENCANA AKTIVITAS DALAM PEMBELAJARAN ALOKASI
WAKTU
1. Mengorientasikan Peserta didik (berkelompok) mengamati permasalahan
Siswa pada masala kontekstual yang berkaitan dengan Matriks.
h. Permasalahan disajikan melalui PPT yang ditampilkan gur
u melalui layar proyektor.

Masalah:
Toko “Makmur Perkasa” menjual beberapa beberapa ba
han [Link] membeli beberapa bahan bangunan
di Toko tersebut dengan rician sebagai berikut:
No Nama Jumlah Harga Satuan Total 25 Me
Barang nit
1 Paku 7 5 Rp 25.000 Rp 125.000
2 Pasir 2 Rp 2.0000.000 Rp 2.000.000
3 Semen 20 Rp 100.000 Rp 2.000.000
4

a. Buatlah dua matriks berdasarkan data pada tabel pem


[Link] matriks jumlah setiap jenis barang dan m
atriks harga setiap jenis barang
b. Hitung total penjualan setiap jenis barang dengan men
ggunakan perkalian matriks.

2. Mengorganis Peserta didik bersama kelompoknya difasilitasi untuk 25 Meni


asikan kegiatan membuat beberapa pertanyaan mengenai informasi t
pembelajaran yang didapatkan dari hasil pengamatan berdasarkan
permasalahan kontekstual tentang operasi perkalian mat
riks lalu mengerjakan LKPD.
3. Membimbing Peserta didik disetiap kelompok berbagi tugas untuk 20 Meni
penyelidikan mencari berbagai informasi yang mendukung t
mandiri dan penyelesaian dari permasalahan kontekstual yang
kelompok disajikan berkaitan dengan operasi perkalian matriks dari
beberapa modul atau sumber lain yang relevan.
4. Mengembang kan Peserta didik merumuskan langkah-langkah dalam
dan menyajikan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi p
hasil karya erkalian matriks , kemudian menerapkannya untuk
menyelesaikan permasalahan pada [Link]
kelompok menuliskan hasil pekerjaan kelompok pada 40 Meni
karton manila, kemudian menempelnya pada dinding- t
dinding kelas (Galery Walk).

Setiap anggota kelompok akan berkeliling untuk


mengamati dan bertanya tentang hasil pekerjaan (karya)
kelompok lainnya.
5. Menganalisis dan Setelah melakukan presentasi, setiap peserta didik akan
evaluasi proses kembali kepada kelompoknya masing-masing dan 20 Meni
pemecahan diminta menganalisis beberapa permasalahan yang ada t
masalah pada operasi perkalian matriks. Guru membantu peserta
didik melakukan refleksi terhadap penyelidikan mereka
dan proses-proses yang mereka gunakan.
6. Generalization Peserta didik diminta menuliskan kesimpulan yang
(menyimpulkan didapatkan tentang syarat operasi perkalian matriks,
bagaimana membuat model matriks dari permasalahan 15 Meni
kontekstual, dan langkah-langkah yang dapat dilakukan t
untuk menentukan hasil perkalian skalar dengan matriks
dan matriks dengan matriks.

C PENUTUP
1. Membuat Guru memfasilitasi dalam menemukan kesimpulan
Rangkuman tentang konsep operasi perkalian matriks dan
penerapannya dalam permasalahan kontekstual dari
pembelajaran yang dilakukan melalui review indikator
yang hendak dicapai pada hari itu
2. Memberikan Guru menyakan perasaan peserta didik setelah mengiku
Tindak Lanjut ti pelajaran hari ini, kemudian beberapa siswa diminta 20 Meni
untuk mengungkapkan perasaan mereka. t
G. ALAT / BAHAN DAN MEDIA PEMBELAJARAN
Alat / Bahan : Laptop, LCD, Papan Tulis, Spidol, LKPD.
Media : Power Point, Google Classroom, Whatsapp Video Call

H. SUMBER BELAJAR
1. Buku Matematika Kurikulum 2013
2. Video Pembelajaran
3. Internet
4. Buku / sumber lain yang relevan

I. PENILAIAN PEMBELAJARAN REMIDIAL DAN PENGAYAAN


1. Teknik Penilaian:
a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik.

2. Bentuk Penilaian :
a. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
b. Tes tertulis : uraian dan LKPD
c. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi
3. Instrumen Penilaian (terlampir)
4. Remedial
a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum tuntas
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching
(klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
5. Pengayaan
Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan baik yang masih dalam cakupan KD dengan tambahan pendalaman
maupun diberikan materi yang melebihi cakupan KD.

Merauke, 2023
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

MARTHEN RUMMAR,[Link].,M.T CHRYSTIN NATALIA TAIDI. S,Pd


NIP. 19731006 200003 1 007 NIP.
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
OPERASI PERKALIAN MATRIKS

Satuan Pendidikan : SMk


Kelas : XI
Semester : Genap
Alokasi Waktu : 20 menit

Tujuan:
1. Peserta didik dapat menentukan hasil operasi perkalian skalar pada matriks.
2. Peserta didik dapat menentukan hasil operasi perkalian dari dua matriks atau lebih.

Kelompok :
PERKALIAN MATRIKS __________________________
1. _________________________________________
2. _________________________________________
Petunjuk:
3. _________________________________________
1. Diskusikan dengan teman satu kelompok.
4. _________________________________________
2. Lengkapi titik - titik dan jawablah pertanyaan di temp
at yang disediakan dalam naskah LKPD ini.
3. Kerjakan dengan cermat dan teliti.

1. Jika matriks
( ) ( )
A= 3 4 , B= 2 1
1 5 6 7 . Hitunglah :

a. 3A

b. -2B

a.
( )(
3 A=3 3 4 = ....... 12
1 5 3 ........... )
−2 B=−2 ( 2 1 )=( −4 . . .. .. ..
)
b. 6 7 −12 . . .. .. ... .

()
1
A=
1 1
−4 −2 (
, B=
1 −3
3 6
dan C= −2
3
) ( )
2. Diketahui matriks Tentukan A
xB
Jawab

A x B= (−41 1
x)(
1 −3
−2 3 6 )
¿
( 1.1+ 1.3 1 (−3 )+1.6
(−4 ) .1+ (−2 )+ 3 (−4 ) (−3 ) + (−2 ) .6 )
¿ ( ………………………. . ………….
…………. )

SIFAT-SIFAT PERKALIAN MATRIKS


Sebelum kita membahas sifat-sifat perkalian matriks yaitu sifat asosiatif dan distributif. Terlebih dulu kita,
bahas sifat komutatif jika diaplikasikan pada perkalian matriks.

( ) ( )
1 −1 2 2 2 1
Dengan menggunakan matriks A= 2 2 3 , B= 1 1 3 . Tentukan:
−2 2 4 2 1 2

( )( )
1 −1 2 2 2 1
A × B= 2 2 3 × 1 1 3
−2 2 4 2 1 2

( )( )
1.2+ (−1 ) .1+2.2 1.2+ (−1 ) .1+2.1 1.1+ (−1 ) .3+2.2 … … …
A × B= … … … … … … . … … … … … … .. … … … … … … .. = … … …
… … … … … … . … … … … … … ... … … … … … … … … … …

( )( )
2 2 1 1 −1 2
B× A= 1 1 3 × 2 2 3
2 1 2 −2 2 4

( )( )
2.1+2.2+1.(−2) 2. (−1 )+ 2.2+ 1.2 2.2+2.3+1.4 … … …
B× A= … … … … … … . … … … … … … .. … … … … … … .. = … … …
… … … … … … . … … … … … … ... … … … … … … … … … …
Coba perhatikan, hasil dari operasi perkalian A × B dan B × A , apakah hasilnya sama? Apakah nilai-nilai
yang seletak mempunyai elemen yang sama? Pada operasi perkalian yang telah kalian lakukan di atas, nilai
A × B … B × A artinya elemen-elemen yang seletak berbeda. Sehingga, sifat A × B=B × A .... pada
perkalian matriks.
a. Asosiatif

Misalkan matriks A= (−11 23) , B=(23 −10 ) dan C=( 12 3


−4 )

A × ( B ×C )=
(−11 23) ×((32 −10 )× (12 3
−4
=
)) (
… … .. … …
…… … …….
×
… …
… …
=
… …
… … )( )( )
( A × B ) ×C=
((( )) (
−1 3 3 0 2 −4 )) (
………. …… … )(
1 2 × 2 −1 × 1 3 = … … .. … … .. × … … = … …
… … … … )( )( )
Dari hasil di atas dapat disimpulkan ……….

b. Distributif

Misalkan matriks A= (−11 23) B=(−12 −13 )


, dan C= ( 12 3
−4 )
, hitunglah :

( ) ((
A ( B+C )= 1 2 × 2 −1 + 1 3
−1 3 −1 3 2 −4 ) (( )))
¿(
… … ) (… … )
… … … …
×

¿(
… …)
… …

=
( −1 3 −1 3 ) ( −1 3 2
( A × B ) + ( A x C )= ( 1 2 ) ×( 2 −1 ) + ( 1 2 ) × (1 3
−4 ))
¿(
… … ) (… … )
… … … …
+

¿(
… …)
… …

Dari perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa ………….


AYO
MENYIMPULKAN

INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN


Petunjuk:
1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal
2. Jawablah pada lembar jawaban yang telah disediakan
3. Selesaikan soal berikut dengan jelas

Satuan Pendidikan : SMK Negeri Merauke


Tahun Pelajaran : 2023/2024
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XI / Ganjil

KOMPETENSI DASAR DARI KI 3


3.15 Menerapkan operasi matriks dalam menyelesaikan masalah yang berkai
tan dengan matriks.
3.15.5 Menentukan hasil operasi perkalian skalar dengan matriks.
3.15.6 Menentukan hasil operasi perkalian dua matriks.

Materi Pokok : Matriks


Tabel 2. Kisi-kisi Soal Uraian
Bentuk Jumlah
No. Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal
Soal Soal
Menjelaskan matriks
dan kesamaan matriks 1. Menentukan ha
Perkalian
dengan menggunakan sil operasi perka
matriks dengan
masalah kontekstual lian skalar pada
sklar
dan melakukan operasi matriks
1 Uraian 2
pada matriks yang 2. Menentukan ha
Perkalian
meliputi penjumlahan, sil operasi perka
matriks dengan
pengurangan, perkalian lian skalar pada
matriks
skalar, dan perkalian, matriks
serta tranpose
Tabel 3 Pedoman Penskoran
No.
Langkah-langkah Penyelesaian Skor
Soal
2. Diketahui matriks-matriks:

A= ( 42 −13 ) , B=(13 24) , dan C=(52).Tentukan


a . AC−Bt C !

(13 24) , B =(12 34)


B=
t

AC−B =( )( )−(
2 4 )(2 )
t 4 3 5 1 3 5
2 −1 2

¿ ( )−( )
26 11
8 18

¿( )
15
−8
3
b . ( A+ B ) C

((
) ( ))(52)
( A+ B ) C= 4 3 + 1 2
2 −1 3 4

¿(
−1 0 )(2 )
13 20 5

¿(
−5 )
105

Diketahui A=( ) , B=(


1 −2)
5 0 0 5
dan N adalah matriks berordo 2 ×2.
−3 1
Tentukan matriks N yang memenuhi 3 N−2 B=N + 8 A !
3.

4
A= ( 5 0
−3 1 ) ( )
, B=
0 5
1 −2

3 N−2 (
1 −2)
=N +8 (
−3 1 )
0 5 5 0

⟺ 3 N−( ) =N +(
−24 8 )
0 10 40 0
−2 4

⟺ 3 N=N + (
−24 8 ) (−2 4 )
40 0 0 10
+

⟺ 2 N=(
−22 4 )
40 10

⟺ N=(
−11 2 )
20 5

Jumlah 11

Tabel 4. Lembar penilaian pengetahuan pada bagian penutup


No. Nama Peserta Didik Skor Nilai Akhir
1
2
3

dst

Jumla h Skor siswa


Nilai siswa= × 100
Jumla h Skor maksimal

INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN


Petunjuk:
1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal
2. Jawablah pada lembar jawaban yang telah disediakan
3. Selesaikan soal berikut dengan jelas

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 3 Merauke


Tahun Pelajaran : 2023/2024
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XI / Ganjil

KOMPETENSI DASAR
4.15 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan matriks.
4.15.5 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan operasi
perkalian skalar pada matriks.
4.15.6 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan operasi
perkalian dari dua matriks

Materi Pokok : Matriks

Tabel 5. Aspek Penilaian Keterampilan


No Aspek yang Dinilai
1 Menyelesaikan masalah kontekstual dari operasi perkalain skalar
2 Menyelesaikan masalah kontekstual dari operasi perkalain matriks dengan matriks
3

Tabel 6. Lembar Penilaian Keterampilan


Aspek yang dinilai Nilai
No Nama Siswa Kriteria
1 2 3 Keterampilan
1
2
3
4
5

dst

skor yang diperole h


Nilai Keterampilan = ×100
12
Kriteria Nilai Keterampilan:
75,01 – 100,00 = Sangat Terampil (A)
50,01 – 75,00 = Terampil (B)
25,01 – 50,00 = Cukup Terampil (C)
00,00 – 25,00= Kurang Terampil (K)

Indikator terampil apabila dapat Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan


dengan operasi perkalian skalar pada matriks dan operasi perkalian dari dua matriks atau
lebih.
1. Kurang Terampil jika sama sekali tidak dapat menyelesaikan masalah kontekstual d
ari operasi perkalian scalar dengan matriks dan matriks dengan matriks
2. Cukup Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha (25,01 – 50,00) dalam menyele
saikan masalah kontekstual dari operasi perkalian scalar dengan matriks dan matriks
dengan matriks
3. Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha (50,01 – 75,00)dalam menyelesaikan
masalah kontekstual dari operasi perkalian scalar dengan matriks dan matriks dengan
matriks
4. Sangat Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha (75,01 – 100,00) dalam menyel
esaikan masalah kontekstual dari operasi perkalian sklar dengan matriks dan matriks
dengan matriks

Soal Keterampilan

1. Suatu perusahaan yang bergerak pada bidang jasa akan membuka tiga cabang
besar di pulau Sumatera, yaitu cabang 1 di kota Palembang, cabang 2 di kota
Padang, dan cabang 3 di kota Pekanbaru. Untuk itu, diperlukan beberapa
peralatan untuk membantu kelancaran usaha jasa tersebut, yaitu handphone,
komputer, dan sepeda motor. Di sisi lain, pihak perusahaan mempertimbangkan
harga per satuan peralatan tersebut. Rincian data tersebut disajikan sebagai
berikut.
Tabel 1
Handpone(unit) Komputer(unit) Sepeda
motor(unit)
Cabang 1 7 8 3
Cabang 2 5 6 2
Cabang 3 4 5 2
Tabel 2
Harga handpone(jutaan) 2
Harga komputer(jutaan) 5
Harga sepeda motor(jutaan) 15

Berapakah total biaya percabang yang diperlukan?

Diketahui :
Menentukan bentuk matriks dari tiap-tiap tabel, misal matriks A dalah tabel 1 dan
matriks B adalah tabel 2, sehingga dapat disajikan:

( )
7 8 3
Matriks A= 5 6 2 ,
4 5 2

()
2
Matriks B= 5
11
Ditanya : Total biaya percabang yang dibutuhkan
Jawab :

( )( )( )( )
7 8 3 2 14+ 40+ 45 99
Sehingga: A × B= 5 6 2 × 5 = 10+30+30 = 70
4 5 2 11 8+25+30 63
Jadi, total biaya tiap cabangnya:
Cabang 1 : Rp.99.000.000
Cabang 2: Rp.70.000.000
Cabang3:Rp.63.000.000
INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP

NAMA SATUAN : SMK NEGERI 3


PENDIDIKAN MERAUKE
TAHUN
: 2023/2024
PELAJARAN
KELAS/SEMESTER : XI / GANJIL
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA

WA NA BUTIR TINDAK
NO PERILAKU
KTU MA SIKAP LANJUT
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
PETA KONSEP

OPERASI PERKALIAN MATRIKS

Tujuan Pembelajaran
Melalui pengamatan, tanya jawab dan diskusi kelompok, dengan menggunakan
model Problem Base Learning peserta didik diharapkan dengan benar dapat:
1. Menentukan hasil operasi perkalian skalar pada matriks.
2. Menentukan hasil operasi perkalian dari dua matriks atau lebih.
PERKALIAN SKALAR PADA MATRIKS
Hasil kali skalar k dan matriks A dituliskan dengan notasi k.A
Matriks kA adalah suatu matriks yang elemen – elemennya merupakan hasil kali dari k
dengan elemen – element matriks A.

( )(
k a b = ka kb
Dapat dituliskan : c d kc kd )
Contoh:

( )
4 2
Jika diketahui matriks A= 1 3 maka
−1 0

( )( )
4 2 8 2
2 A=2 1 3 = 1 3 dan
−1 0 −1 0

( )( )
4 2 −4 −2
(−1 ) A=−1 1 3 = −1 −3 .
−1 0 1 0

PERKALIAN DUA MATRIKS

Untuk memperoleh gambaran mengenai perkalian dua buah matriks kita tinjau
contoh berikut ini. Dua toko olahraga, P dan Q ingin memberikan hadiah kepada tiap
pembeli selama satu bulan. Tiap pembeli bola basket diberi hadiah 2 pensil dan 3 buku
tulis, sedangkan tiap pembeli bola voli diberi hadiah 1 pensil dan 2 buku tulis.
Setelah satu bulan, took P telah menjual 20 buah bola basket dan 25 buah bola voli,
sedangkan toko Q telah menjual 15 buah bola basket dan 30 buah bola voli. Keadaan ini
dapat kita tulis dalam bentuk tabel seperti berikut.
Banyaknya bola yang terjual
Bola Basket Bola Voli
Toko P 20 25
Toko Q 15 30

Hadiah
Pensil Buku Tulis
1 bola basket 2 3
1 bola voli 1 2

Sekarang yang ditanyakan, berapa banyaknya pensil dan buku tulis yang telah
dihadiahkan oleh toko P dan toko Q?
Jawab:
(1) Toko P telah menghadiahkan sebanyak:
( 20 ×2 ) + ( 25 × 1 )=65 pensil, dan
( 20 ×3 )+ ( 25× 2 )=110 buku tulis.
(2) Toko Q telah menghadiahkan sebanyak:
( 15 ×2 ) + ( 30 ×1 )=60 pensil, dan
( 15 ×3 )+ (30 × 2 )=105 buku tulis.
Dalam hal ini dapat dilihat jelas pada tabel berikut.

Banyaknya hadiah yang diberikan


Pensil Buku Tulis
Toko P 65 110
Toko Q 60 105

Jika tabel-tabel di atas kita tulis dalam bentuk matriks maka berturut-turut kita
mempunyai tiga buah matriks:

A= (2015 2530), B=(21 32), dan C=( 6560 110


105 )
Sekarang kita pikirkan suatu cara mengkomposisikan matriks A dengan matriks B,
sehingga menghasilkan matriks C. Caranya adalah sebagai berikut.
Langkah 1

(2015 2530) (21 32) = (65… ……)


Unsur 65 pada baris 1 dan kolom 1 matriks C diperoleh dari komposisi baris 1 matriks A
dengan kolom 1 matriks B menurut aturan ( 20 ×2 ) + ( 25 × 1 )=65.
Langkah 2

(2015 2530) (21 32) = (…… 110


… )
Unsur 110 pada baris 1 dan kolom 2 matriks C diperoleh dari komposisi baris 1 matriks
A dengan kolom 2 matriks B menurut aturan ( 20 ×3 )+ ( 25× 2 )=110 .
Langkah 3
Perhitungan-perhitungan untuk mendapatkan unsur-unsur lainnya pada matriks C
sama sperti langkah 1 dan 2, yaitu sebagai berikut.
( 15 ×2 ) + ( 30 ×1 )=60 (unsur baris 2 dan kolom 1 matriks C)
( 15 ×3 )+ (30 × 2 )=105 (unsur baris 2 dan kolom 2 matriks C)
Komposisi dua matriks seperti dalam contoh di atas disebut perkalian dua matriks,
yang didefinisikan sebagai berikut. Dua matriks dapat dikalikan jika dan hanya jika
banyaknya kolom matriks pertama sama dengan banyaknya baris matriks kedua.
Jika A matriks berordo m ×n dan B matriks n × p maka AB adalah matriks berordo
m × p.
Contoh :

2. Diketahui matriks 3 4 ( )
A= 1 2 dan B= 5 7
6 8 ( )
Jawab :

AxB= (13 24) x (56 78)=( 13 xx 5+2 x6


5+4 x 6
1 x 7 +2 x 8
3 x 7+ 4 x 8 )
¿(
15+24 21+32)
5+12 7 +26

¿(
39 53 )
17 34

Sifat – sifat perkalian Matriks :


1. Asosiatif Ax( B x C ) = (A x B ) x C
2. Distributif A ( B + C ) = ( A x B ) + ( A x C )
3. Perkalian berulang pada suatu matriks An = A x A x A x A … sebanyak n faktor

Anda mungkin juga menyukai