Training FSSC (Food System Safety Certification)
Tanggal : 02/05/24
1. Permintaan Unilever : SMETA 4 Pilar
2. GSFI (Global Safety Food International)
3. Food Safety : Berdasarkan peraturan perundang-undangan (bahaya kimia, biologi, dan
fisika)
4. Quality : Berdasarkan permintaan customer
5. ISO 22000 : Tidak membahas quality
6. Food Safety and Quality Culture
7. Logo sertifikasi tidak boleh digunakan pada CoA atau kemasan produk karena bukan
sertifikasi untuk produk
8. Correction : Tindakan yang harus segera dilakukan
9. Corrective action : Tindakan agar suatu kejadian tidak terulang Kembali
10. Preventive action : Tindakan yang dilakukan sebelum terjadi
11. Critical Control Point : HACCP
12. OPRP :
13. Sasaran Mutu dan KPI : Sama
14. Pada saat membuat manajemen risiko (lihat klausul 4.1 dan 4.2) harus memperhatikan
isu internal, manajemen risiko berhubungan dengan KPI (Klausul 8)
15. Strategi mencapai KPI :
1. Apa yang dilakukan?
2. Sumber daya yang dibutuhkan?
3. Siapa yang akan bertanggungjawab?
4. Kapan akan selesai?
5. Bagaimana hasilnya akan di evaluasi?
16. Supplier harus punya sertifikat fssc atau kita harus audit supplier
17. Wishtleblowing System : Sistem Pelaporan Pelanggaran
18. Whatsapp disarankan untuk tidak dimasukkan ke dalam matriks komunikasi, WA
hanya sebagai percepatan
19. Quality plan : parameter proses
20. PRP ISO/TS 22002-1 Food Manufacturing (GMP)
21. Permenperind No. 75 Tahun 2010 : Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang
Baik (CPPOB) sebagai pedoman umum bagi industri pengolahan pangan dalam
memproduksi pangan olahan yang bermutu dan aman.
22. CCP harus terukur, OPRP boleh tidak terukur
23. Rencana verifikasi
24. Monitoring (Pihak 1) dan Verifikasi (Pihak 2)
25. Seven Tools Quality
26. Recall local : Tidak ada aturan
27. Recall retail : BPOM
28. Recall harus konfirmasi ke badan sertifikasi selama 3x24 jam
29. Klausul 4,7,9,10 Mirip 9001
30. Klausul 8 FSSC
31. Validasi dan Stabilitas CPPOB
32. Food Defense
33. Organik, Non Organik, dan B3
34. Hygiene design
35. Cleaning In Place dan Cleaning Out Place
36. Hygiene release : Pengecekan setelah pekerjaan
37. Analisa bahaya bahan baku menjadi acuan untuk audit supplier (bahan baku
signifikan harus dilakukan audit supplier)
38. Smeta tidak ada temuan mayor dan minor tapi diposting di portal
39. SGPT Penyakit Kuning
40. HBSAG Hepatitis B
41. Permenkes jasa boga, kering < 25 ℃
42. Uji profisiensi/ uji banding
43. Lab eksternal 17025/KAN
44. Kategori C.4 : Garam
45. PRP Verification seperti GMP Patrol untuk verifikasi lingkungan produksi
46. Food Loss : Kehilangan produk di pabrik
47. Food Waste : Kehiangan produk pada saat telah dipasarkan
48. Manifest : B3
49. ISO 14159 : Hygiene requirements for the design of machinery
50. Multisite : > 21 Site