0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan68 halaman

Instalasi Mail Server pada Debian 7

Diunggah oleh

auliaazizah30
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan68 halaman

Instalasi Mail Server pada Debian 7

Diunggah oleh

auliaazizah30
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DIKTAT PROGRAM KEAHLIAN GANDA

TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN


MODUL E - PROFESIONAL

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER


PADA DEBIAN 7 SERVER

Oleh :
Omar Muhammad Altoumi Alsyaibani, [Link].

PPPPTK BBL MEDAN


PB SMK NEGERI 2 BANJARBARU

JL. NUSANTARA NO. 1 LOKTABAT SELATAN


KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN 70712
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

TUJUAN
1. Pesera mampu melakukan instalasi mail server.
2. Peserta mampu mengkonfigurasi mail server.

ALAT DAN BAHAN


A. Alat
1. Komputer / Laptop
B. Bahan
1. Software VirtualBox
2. CD / DVD Instalasi Debian Server
3. Virtual Machine berisi sistem operasi Debian 7 server yang sudah
terinstal dan terkonfigurasi bind9.

DASAR TEORI
A. Mail Server
Mail server adalah perangkat lunak yang berguna untuk mengatur proses
pengiriman serta penerimaan email yang ada di Internet. Biasanya email
server sudah tersedia dalam layanan hosting yang ditawarkan provider
internet (Zainal Hakim, 2012).
Sebuah mail server adalah sebuah aplikasi yang menerima e-mail masuk
dari pengguna lokal dan pengirim remote serta mengirim email keluar.
Mail Server juga dikenal sebagai Mail Transfer Agent (MTA) atau Mail
router/Internet Router. Sebuah komputer yang didedikasikan untuk
menjalankan jenis aplikasi perangkat lunak komputer yang juga disebut
Mail Server. Hal ini dianggap sebagai jantung dari setiap sistem email.
Setiap email yang dikirimkan dibuat untuk melewati sejumlah server mail
sepanjang jalan ke penerima.
Server mail yang menawarkan solusi lengkap untuk semua kebutuhan
sistem email yang berhubungan dengan pengguna. Server mail pada
dasarnya dirancang dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dari
setiap skala organisasi. Layanan Mail Server membantu dalam
melindungi jaringan perusahaan dari ancaman keamanan (seperti virus
dan spam). Beberapa fitur canggih Mail Server memastikan perlindungan
yang maksimal dari jaringan dari segala macam ancaman eksternal.
Selain itu, beberapa server mail juga dapat melacak email yang dikelola
atau diperoleh dari ISP.

1
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Mail Servers dapat diklasifikasikan menjadi dua: Simple Mail Transfer


Protocol (SMTP) untuk mengirim email dan Post Office Protocol (POP3)
untuk menerima email.
Salah satu fitur yang banyak digunakan dari Mail Server yaitu Web Mail
Server. Menggunakan Web Server Mail, karyawan dari sebuah organisasi
dapat memiliki akses ke mail resmi mereka dari luar. Ini memungkinkan
pengguna untuk mengakses account email resmi mereka di Iinternet,
dengan menggunakan browser, dari mana saja di dunia, dan juga
memungkinkan mengirim atau menerima email. (David Putra, 2012).
B. Server SMTP
Setiap kali kita mengirim sepotong e-mail, klien e-mail kita berinteraksi
dengan server SMTP untuk menangani pengiriman. SMTP server untuk
host kita mungkin memiliki percakapan dengan server SMTP lain untuk
mengirimkan e-mail. Mari kita asumsikan bahwa saya ingin mengirimkan
sepotong e-mail. E-mail ID saya adalah omar, dan saya memiliki akun di
[Link]. Saya ingin mengirim e-mail ke jawari@[Link]. Saya
menggunakan e-mail klien yang berdiri sendiri seperti Mozilla
Thunderbird atau Outlook Express.
Ketika saya menset-up akun saya di gmail, saya mengatur Outlook
Express dengan nama mail server “[Link]”. Ketika Anda
menulis pesan dan menekan tombol Send, inilah yang terjadi:
• Outlook Express menghubungkan diri ke server SMTP di
[Link] menggunakan port 25.
• Outlook Express melakukan percakapan dengan server SMTP,
memberitahu server SMTP alamat pengirim dan alamat penerima,
serta tubuh pesan.
• SMTP server mengambil "ke" alamat (jawari@[Link]) dan
mengelompok-kannya menjadi dua bagian: nama penerima (jawari)
dan nama domain ([Link]). Jika "ke" adalah alamat pengguna lain
di [Link], server SMTP hanya akan menyerahkan pesan ke server
POP3 untuk [Link] (menggunakan program kecil yang disebut
agen pengiriman). Karena penerima di domain lain, SMTP perlu
berkomunikasi dengan domain tersebut.
• Server SMTP memiliki percakapan dengan Domain Name Server atau
DNS . Ia mengatakan, "Dapatkah Anda memberi saya alamat IP dari
server SMTP untuk [Link]?" DNS itu menjawab dengan satu atau
lebih alamat IP untuk server SMTP yang beroperasi untuk yahoo.

2
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

• Server SMTP di [Link] menghubungkan diri dengan server SMTP di


yahoo menggunakan port 25. Mereka memiliki percakapan teks
sederhana yang mengatakan bahwa klien e-mail saya telah meminta
server SMTP untuk gmail untuk memberikan pesan ke server yahoo.
Server yahoo mengakui bahwa nama domain untuk jawari adalah di
yahoo, sehingga memindahkan pesan ke server POP3 yahoo, yang
menempatkan pesan di kotak surat jawari di situ.
Jika server SMTP di gmail tidak dapat terhubung dengan server SMTP di
yahoo karena beberapa alasan, maka pesan masuk ke antrian (queue).
SMTP server pada kebanyakan mesin menggunakan program yang
disebut sendmail untuk melakukan pengiriman aktual, sehingga antrian
ini disebut antrian sendmail. Sendmail secara berkala akan mencoba
untuk mengirim pesan dalam antrian nya. Sebagai contoh, mungkin coba
lagi setiap 15 menit. Setelah empat jam, biasanya akan mengirimkan
sepotong surat yang memberitahu kita ada semacam masalah. Setelah
lima hari, kebanyakan konfigurasi sendmail menyerah dan kembali surat
kepada Anda tidak terkirim.
Server SMTP menggunakan perintah teks yang sangat sederhana seperti
HELO, MAIL, RCPT dan DATA. Perintah yang paling umum adalah:
• HELO - memperkenalkan diri .
• EHLO - memperkenalkan diri dan modus permintaan diperpanjang .
• MAIL FROM: - menentukan pengirim .
• RCPT TO: - menentukan penerima .
• DATA - menentukan batang tubuh pesan (Kepada, Dari dan Subyek
harus menjadi tiga baris yang pertama.) .
• RSET – ulang .
• QUIT - berhenti dari sesi .
• HELP - mendapatkan bantuan pada perintah .
• VRFY - memverifikasi alamat .
• EXPN - memperluas alamat .
• VERB – verbose, memperbanyak kata.

C. Postfix
Postfix merupakan sotfware MTA (Mail Transfer Agent) yang dapat
menerima, meneruskan, dan mengirim email. Software ini bersifat open-
source dan bekerja di OS unix dan linux, postfix tidak support windows.
Umumnya instalasi postfix dilakukan untuk menggantikan program
sendmail yang secara default telah diinstall pada sistem operasi unix
atau linux. Postfix dapat menjadi pilihan software untuk mail server

3
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

karena performa dan kecepatannya yang diklaim tinggi, selain itu postfix
juga mendukung penggunaan database yang tidak bisa didapatkan di
sendmail. (Hafidh, 2011).
D. Server POP3
Dalam implementasi sederhana POP3, server benar-benar menjaga
koleksi file teks satu untuk setiap akun e-mail. Ketika pesan tiba, server
POP3 hanya menambahkan ke bagian bawah file penerima.
Ketika Anda memeriksa e-mail Anda, klien e-mail Anda terhubung ke
server POP3 menggunakan port 110. Server POP3 membutuhkan nama
account dan password. Setelah Anda login, server POP3 membuka file
teks Anda dan memungkinkan Anda untuk mengaksesnya. Seperti server
SMTP, server POP3 mengerti satu set yang sangat sederhana dari
perintah teks. Berikut adalah perintah yang paling umum:
• USER - masukkan ID pengguna Anda.
• PASS - masukkan password Anda.
• QUIT - berhenti server POP3.
• LIST - daftar pesan dan ukuran.
• RETR - mengambil pesan, menambahkan sebuah nomor pesan.
• DELE - menghapus pesan, menambahkan sebuah nomor pesan.
• TOP - menunjukkan garis atas x pesan, meloloskan sejumlah pesan.
E-mail klien kita terhubung ke server POP3 dan mengeluarkan
serangkaian perintah untuk membawa salinan pesan e-mail kita ke
komputer lokal kita. Umumnya, ia akan menghapus pesan yang telah
diunduh dari server (kecuali kita telah mengatur melalui e-mail klien agar
tidak menghapus setelah diunduh).
Terlihat bahwa server POP3 hanya bertindak sebagai antarmuka antara e-
mail klien dan file teks yang berisi pesan kita. Kita juga dapat melihat
bahwa server POP3 sangat sederhana. Kita dapat terhubung ke server
POP3 melalui telnet pada port 110 dan menjalankan perintah sendiri jika
kita ingin (Seperti saat mengatur kerja Server Web dengan bantuan
telnet ke server).
E. Server IMAP
Seperti yang kita lihat, protokol POP3 sangat sederhana. Hal ini
memungkinkan kita untuk memiliki koleksi pesan yang disimpan dalam
sebuah file teks di server. E-mail klien kita (misalnya Outlook Express)
dapat terhubung ke POP3 server e- mail kita dan mengunduh pesan dari
file teks POP3 ke PC kita. Itu adalah tentang semua yang dapat kita
lakukan dengan POP3.

4
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Banyak pengguna yang ingin melakukan jauh lebih lagi dengan e-mail
mereka, dan mereka ingin e-mail mereka untuk tetap di server. Alasan
utama untuk menjaga e-mail kita pada server adalah agar
memungkinkan pengguna melakukan koneksi dari berbagai mesin.
Dengan POP3, setelah kita mengunduh e-mail, mereka itu akan berada
tetap pada mesin yang kita gunakan untuk mengunduh. Jika kita ingin
membaca e-mail baik pada mesin desktop kita dan atau laptop kita
(tergantung pada apakah kita akan bekerja di kantor atau di jalan), POP3
akan menyulitkan keperluan itu.
IMAP (Internet Mail Access Protocol) adalah protokol yang lebih canggih
yang memecahkan dapat masalah tersebut. Dengan IMAP, email kita
akan tetap berada di server e-mail. Kita dapat mengatur email ke dalam
folder, dan semua folder berada di server juga. Ketika kita mencari e-mail
yang diperlukan, pencarian dilakukan pada mesin server, bukan pada
mesin kita. Pendekatan ini membuat menjadi sangat mudah bagi kita
untuk mengakses e-mail dari mesin apapun, dan terlepas dari komputer
mana yang kita gunakan, kita memiliki akses ke semua mail dalam
semua folder yang telah kita buat.
E-mail Klien kita terhubung ke server IMAP menggunakan port 143. E-
mail klien kemudian mengeluarkan seperangkat perintah teks yang
memungkinkan untuk melakukan hal-hal seperti daftar semua folder di
server, daftar semua header pesan dalam folder, mendapatkan pesan e-
mail tertentu dari server, menghapus pesan pada server atau pencarian
melalui semua e-mail pada server.
F. Courier
Courier merupakan software yang digunakan untuk mengambil email
yang ada pada server mail kita. Sotware ini akan memberikan kita akses
pop3 dan imap, protokol ini merupakan protokol server-client yang
berguna untuk mengambil email dari server mail kita. Courier
mendukung mode pop3 dan imap. Pada pop3 pengambilan email akan
menghilangkan email yang ada pada server, sedangkan pada mode imap
pengambilan email tidak akan menghilangkan email pada server. (Hafidh,
2011).

5
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

G. Perbedaan postfix, courier-imap, dan courier-pop

Gambar 1. Cara kerja Mail Server

POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan


untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol
POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang
mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung surat
eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut diambil oleh
penerima yang berhak.
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk
mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan
pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di
server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail
yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office
Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua
pesan yang ada tanpa kecuali.
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang
umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol
ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat
elektronik ke server surat elektronik penerima.

6
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Gambar 2. Perbandingan POP3 dan IMAP

7
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Dari perbandingan di atas dapat dilihat bagaimana IMAP lebih baik


daripada POP3 dalam melakukan sinkronisasi Folder dan Rule terhadap
Webmail. Untuk Anda yang menggunakan HP lebih baik menggunakan
protokol IMAP, karena dengan menggunakan protokol IMAP, Anda bisa
mengatur apakah email diterima beserta attachment-nya atau cuma
header-nya saja. (Johan, 2010).
H. Permasalahan pada IMAP dan Lampiran (Attachment)
Salah satu masalah yang bisa timbul dengan IMAP berkenaan dengan
pertanyaan sederhana ini: "Jika semua e-mail saya disimpan di server,
maka bagaimana saya bisa membaca surat saya jika saya tidak
terhubung ke Internet". Untuk mengatasi masalah ini, kebanyakan e-mail
klien memiliki beberapa cara untuk melakukan cache e-mail pada mesin
lokal mereka. Sebagai contoh, klien akan mendownload/mengunduh
semua pesan dan menyimpan secara lengkap e-mail pada mesin lokal
(seperti jika sedang menggunakan server POP3). Pesan masih ada pada
server IMAP, tapi kita sekarang memiliki salinan pada mesin kita. Hal ini
memungkinkan kita untuk membaca dan membalas e-mail bahkan jika
kita tidak memiliki koneksi ke Internet. Suatu saat kita memiliki
sambungan sambungan ke internet, kita dapat mendownload semua
pesan baru yang kita terima saat terputus dengan internet dan mengirim
semua surat yang kita tulis saat terputus.
Lampiran (Attachment)
E-mail klien memungkinkan kita untuk menambahkan lampiran ke pesan
e-mail yang kita kirim, dan juga memungkinkan kita untuk menyimpan
lampiran dari pesan yang kita terima. Lampiran mungkin termasuk
dokumen pengolah kata, spreadsheet, file suara, foto, dan bagian-bagian
perangkat lunak. Biasanya, lampiran bukan teks (jika teks, kita dapat
memasukkannya dalam tubuh pesan). Karena pesan e-mail dapat berisi
informasi teks saja, dan lampiran tidak teks, ada masalah yang perlu
diselesaikan.
Pada awal-awal penggunaan e-mail, kita memecahkan masalah ini
dengan cara terpisah, menggunakan program yang disebut uuencode.
Program uuencode mengasumsikan bahwa file tersebut berisi informasi
biner. Merupakan ekstrak 3 byte dari file biner dan mengubahnya
menjadi empat karakter teks (yaitu, dibutuhkan 6 bit pada satu waktu,
menambahkan 32 dengan nilai 6 bit dan menciptakan karakter teks
(pelajari lagi Bagaimana Bits dan Bytes Bekerja untuk pemahaman lebih
lanjut tentang karakter ASCII) . Apa yang dihasilkan oleh proses
uuencode, adalah versi file biner asli yang telah dikodekan dan hanya

8
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

berisi karakter teks. Pada awal-awal penggunaan e -mail, kita akan


menjalankan sendiri proses uuencode dan mempaste file uuencode ke
dalam pesan e-mail kita .
I. Webmail
Webmail (atau email berbasis web) adalah klien email yang
diimplementasikan sebagai aplikasi web dan diakses melalui web
browser. Contoh penyedia webmail antara lain AOL Mail, Gmail,
[Link] dan Yahoo! Mail. Hampir setiap penyedia webmail
menawarkan akses email menggunakan klien webmail, dan banyak dari
mereka juga menawarkan akses email dengan klien email desktop
menggunakan protokol email standar, sementara banyak penyedia
layanan Internet menyedia-kan klien webmail sebagai bagian dari
layanan email termasuk dalam paket layanan Internet mereka.
Seperti halnya aplikasi web, keuntungan utama webmail dibandingkan
dengan penggunaan klien email desktop adalah kemampuan untuk
mengirim dan menerima email di mana saja dari browser web. Kerugian
utamanya adalah kebutuhan untuk terhubung ke Internet saat
menggunakan aplikasi webmail.

Implementasi awal webmail


Pada awal-awal penggunan web, sekitar tahun 1994 dan 1995, beberapa
orang bekerja agar memungkinkan email dapat diakses melalui web
browser. Di Eropa, ada tiga implementasi, Soren Vejrum dengan "WWW
Mail", Luca Manunza dengan "WebMail", dan Remy Wetzels dengan
"WebMail" lain yang berbeda, sedangkan di Amerika Serikat, Matt
Mankins membuat "WebEx". Tiga dari aplikasi awal adalah skrip perl yang
yang open source dan bebas untuk didownload. Versi Remy Wetzels
adalah sebuah program CGI yang ditulis dalam C di Unix.
Pada tahun 1994, Bill Fitler, yang sementara bekerja pada Lotus cc. Mail
di Mountain View, California, mulai bekerja pada sebuah implementasi
dari email berbasis web merupakan program CGI yang ditulis dalam C
pada Windows NT, dan menunjukkan secara terbuka di Lotusphere pada
tanggal 24 Januari 1995.
Soren Vejrum dengan "WWW Mail" yang ia ditulis ketika ia belajar dan
bekerja di Copenhagen Business School di Denmark, dan dirilis pada 28
Februari 1995. Luca Manunza dengan "WebMail" yang ditulis ketika ia
bekerja di CRS4 di Sardinia, dengan rilis sumber pertama pada 30 Maret
1995. Remy Wetzels dengan "WebMail" yang ditulis saat dia belajar di

9
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Eindhoven University of Technology di Belanda untuk DSE dan dirilis awal


Januari 1995. Di Amerika Serikat, Matt Mankins, di bawah pengawasan Dr
Burt Rosenberg di University of Miami, merilis sumber kode aplikasi
"WebEx" yang di posting ke [Link] pada tanggal 8 Agustus
1995, meskipun telah digunakan sebagai aplikasi email utama di Sekolah
Arsitektur di mana Mankins bekerja untuk beberapa bulan sebelumnya.
Sementara itu, implementasi webmail Bill Fitler telah dikembangkan lebih
lanjut sebagai produk komersial oleh Lotus, diumumkan dan dirilis pada
musim gugur tahun 1995 sebagai cc. Mail for the World Wide Web 1.0,
sehingga memberikan alternatif cara mengakses cc: penyimpanan pesan
Mail (biasa berarti menjadi cc:. aplikasi desktop Mail yang dioperasikan
baik melalui dial-up atau dalam batas-batas LAN).
Komersialisasi awal dari webmail juga dicapai ketika "WebEx" yang mulai
dijual oleh perusahaan Mankins, DotShop, Inc, pada akhir tahun 1995.
Dalam DotShop, "WebEx" berubah nama menjadi "EMUmail", yang akan
dijual ke perusahaan seperti UPS dan Rackspace sampai dijual ke Accurev
pada tahun 2001. EMUmail adalah salah satu aplikasi pertama yang
memiliki fitur versi gratis yang mengandung iklan serta versi berlisensi
yang tidak ada iklannya. Saat Hotmail mengembangkan webmail di pasar
alamat email gratis, EMUmail juga mulai mengembangkan MollyMail,
layanan untuk pengguna untuk dapat memeriksa email yang ada dari
web. Setelah akuisisi Accurev, EMUmail tidak lagi mendukung SMTP
sebagai layanan pengiriman email yang masih dijual saat ini.

Kelanjutan perkembangan webmail


Seperti saat tahun 1990-an webmail berkembang, dan sampai tahun
2000-an webmail menjadi lebih umum bagi masyarakat untuk memiliki
akses ke webmail karena:
• Banyak penyedia layanan internet (seperti EarthLink) dan penyedia
web hosting (seperti Verio) mulai mengemas layanan webmail mereka
menjadi satu (sering secara paralel dengan layanan POP / SMTP).
• Banyak perusahaan lain (seperti perguruan tinggi dan perusahaan
besar) juga mulai menawarkan webmail sebagai suatu cara bagi
masyarakat pengguna untuk mengakses email mereka (baik yang
dikelola sendiri secara lokal maupun outsourcing).
• Penyedia layanan webmail (seperti Hotmail dan Rocketmail) muncul
pada tahun 1996 sebagai layanan gratis untuk masyarakat umum dan
dengan cepat mendapatkan popularitas.

10
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Dalam beberapa kasus, perangkat lunak aplikasi webmail dikembangkan


oleh organisasi dengan menjalankan dan mengelola aplikasi sendiri, dan
dalam beberapa kasus dapat diperoleh dari perusahaan perangkat lunak
yang mengembangkan dan menjual aplikasi tersebut, biasanya sebagai
bagian dari paket server mail terintegrasi (contoh awal menjadi Netscape
Messaging Server). Pasar untuk perangkat lunak aplikasi webmail
berlanjut terus ke 2010-an.

Rendering dan kompatibilitas


Pengguna email yang menggunakan kedua aplikasi klien webmail dan
klien desktop dengan menggunakan protokol POP3 akan mendapatkan
beberapa kesulitan. Sebagai contoh, pesan email yang didownload oleh
klien desktop akan dihapus dari server akan tidak lagi tersedia bagi klien
webmail. Untuk mengatasi hal tersebut, pengguna terbatas untuk
melihat pratinjau pesan menggunakan klien webmail sebelum pesan-
pesan email didownload oleh klien email desktop.
Sebaliknya, penggunaan kedua aplikasi klien webmail dan klien desktop
yang menggunakan protokol IMAP4 memungkinkan untuk melihat isi
kotak surat yang akan ditampilkan secara konsisten baik di webmail dan
klien desktop dan tindakan pengguna melakukan pesan-pesan dalam
satu antarmuka akan tercermin ketika email diakses melalui antarmuka
lainnya. Ada perbedaan signifikan dalam hal kemampuan
penterjemahan/rendering untuk berbagai layanan webmail populer
seperti Gmail, [Link] dan Yahoo! Mail. Karena cara perlakuan
berbagai tag HTML, seperti <style> dan <head>, serta inkonsistensi
penterjemahan/rendering CSS, utamanya perusahaan pemasaran email
yang masih bergantung pada teknik pengembangan web cara lama
untuk mengirim email cross-platform.

Masalah privasi
Meskipun setiap penyedia layanan email dapat membaca email yang
tersimpan di server-nya (kecuali dienkripsi), perlu diperhatikan hal
khusus tentang webmail. Layanan webmail paling populer cenderung
menggunakan filter online terhadap iklan yang menjengkelkan dan spam
(sebagai ganti penyaring berbasis klien). Layanan ini melalui email
mencari kata-kata target tertentu dan meskipun penyedia layanan
mengklaim bahwa tidak ada manusia lain yang membaca email beberapa
penyedia layanan webmail telah dipaksa agar memberi kemungkinan

11
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

bagi pengguna untuk memilih keluar dari fitur ini. Karena web browsing
diharapkan sebagai cara untuk melihat inbox, penyedia layanan webmail
wajib menyimpan email untuk waktu yang lebih lama dari penyedia
layanan email biasa, yang sering menghapus email dari server mereka
setelah memberitahu ke klien email pengguna.
Kekhawatiran lain adalah kenyataan bahwa banyak penyedia layanan
webmail yang berbasis di Amerika Serikat dan karena itu tunduk pada
Patriot Act, yang berarti bahwa otoritas AS dapat menuntut bahwa
perusahaan harus menyerahkan informasi apa pun yang dimiliki oleh
pengguna, tanpa harus memberitahu pengguna, terlepas dari negara
manapun di mana pengguna tinggal atau di mana informasi tersebut
disimpan.

J. Squirrelmail
Squirrelmail merupakan salah satu contoh webmail, aplikasi client mail
berbasis web. dengan menggunakan squirrelmail maka kita dapat
mengakses email kita melalui browser web kita. (Hafidh, 2011).

PRASYARAT PRAKTIKUM
1. Peserta menguasai perintah dasar linux.
2. Peserta mampu mengkonfigurasi IP Address pada Debian server.
3. Peserta mampu mengkonfigurasi DNS pada Debian server.
4. Peserta mampu menambahkan subdomain pada Debian server.

SKENARIO

Gambar 3. Skenario Praktikum

12
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

LANGKAH KERJA
A. Menambahkan subdomain baru
1. Sebelum kita melaksanakan instalasi mail server, kita perlu
menambahkan subdomain yang nantinya akan digunakan oleh mail
server.

Gambar 4. Menambahkan subdomain baru

2. Kemudian, ujilah subdomain baru tadi dengan nslookup.

Gambar 5. Pengujian subdomain

13
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

B. Menginstal mail server


1. Ada dua komponen utama yang perlu diinstal untuk membuat mail
server, yaitu postfix dan courier.
#apt-get install postfix courier-imap courier-pop

Gambar 6. Menginstal postfix dan courier

Gambar 7. Konfirmasi instalasi paket beserta dependensi

2. Berikutnya adalah petunjuk pemilihan konfigurasi yang akan


digunakan oleh Postfix. Terdapat 5 opsi, yaitu No configuration,
Internet Site, Internet with smarthost, Satellite system, dan Local only.
Nah, di sini kita akan menggunakan protokol SMTP secara sederhana
saja, jadi opsi yang paling tepat adalah Internet Site.

Gambar 8. Petunjuk pemilihan konfigurasi mail server


14
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Opsi No configuration dipilih jika Anda tidak ingin membuat perubahan


apapun pada konfigurasi bawaan Postfix. Opsi Internet site digunakan
jika Anda ingin SMTP mengirim dan menerima email secara langsung.
Sedangkan opsi Internet with smarthost dipilih jika Anda ingin
menggunakan fitur smarthost untuk mengirim email dan
menggunakan SMTP atau software lain untuk menerima email. Jika
Anda memilih Satellite system, maka semua email akan dikirim server
smarthost. Opsi terakhir dipilih jika Anda ingin email hanya dikirim
untuk user local.
3. So, let's choose “Internet Site”.

Gambar 9. Memilih konfigurasi postfix

4. Berikutnya Anda diminta untuk mengisi “mail name” berupa domain.


Isilah subdomain yang sudah dibuat sebelumnya seperti contoh di
bawah ini.

Gambar 10. Mengisi domain yang akan digunakan

15
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

5. Berikutnya proses instalasi memberi tahu bahwa pada dasarnya


courier menggunakan beberapa file konfigurasi di bawah direktori
/etc/courier. Selain itu, proses instalasi juga mau ngasih tau kita
bahwa sebenarnya beberapa konfigurasi berbasis file ini bisa diganti
dengan konfigurasi berbasis direktori. Nah, kebetulan sekarang
system lagi mau menginstal web-based administration (bawaan paket
courier-webadmin) nih, tapi web-based administration ini memerlukan
konfigurasi yang berbasis direktori. Sekarang pertanyaannya,
bolehkah proses instalasi membuat direktori untuk web-based
administration? Pilih saja Yes.

Gambar 11. Permintaan izin untuk membuat direktori bagi web-based administration

6. Setelah itu proses instalasi akan berlanjut and banzai...! Proses


instalasi selesai.

Gambar 12. Proses instalasi selesai

16
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

C. Konfigurasi Postfix
1. Alright, since we finished the installation process, let's continue to the
configuration part.
2. Postfix sebagai engine utama dari mail server bertanggung jawab
untuk menyimpan email-email milik jikalau user ingin membacanya
sewaktu-waktu. Direktori ini dikenal dengan istilah “maildir”. Nah,
konfigurasi pertama kita adalah membuatkan Postfix direktori untuk
menyimpan email-email pengguna. Kita akan membuatnya di
/etc/skel/ dengan nama Maildir.
#maildirmake /etc/skel/Maildir

Gambar 13. Membuat maildir untuk postfix


3. Now, mari kita edit file konfigurasi milik postfix yang berada di
direktori /etc/postfix/ dengan nama “[Link]”.

Gambar 14. File konfigurasi utama postfix

4. Pada baris paling bawah file konfigurasi, tambahkan lokasi maildir


yang sudah kita buat barusan.
home_mailbox = Maildir/

Gambar 15. Menambahkan konfigurasi lokasi maildir 17


MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

5. Karena kita baru saja menambahkan konfigurasi home_mailbox


(maildir) ke dalam file konfigurasi postfix, mari kita konfigurasi ulang
postfix.
#dpkg-reconfigure postfix

Gambar 16. Mengkonfigurasi ulang postfix

6. Sama seperti saat instalasi, di sini kita pilih OK.

Gambar 17. Petunjuk pemilihan konfigurasi mail server

7. Masih sama seperti saat instalasi.

Gambar 18. Memilih konfigurasi postfix

18
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

8. Pastikan “System mail name” terisi sesuai dengan subdomain yang


sudah kita siapkan.

Gambar 19. Mengisi domain yang akan digunakan

9. Di sini kita diminta mengisi akun email milik postmaster atau root
(administrator) agar semua yang email yang ditujukan ke admin dapat
diarahkan ke alamat email yang sebenarnya. Jika form isian di bawah
tidak diisi, maka email-email yang ditujukan ke administrator akan
disimpan di /var/mail/nobody dan hal ini tentu saja sangat tidak
direkomendasikan.
Ini kita kosongkan dulu saja. Namun perlu diketahui bahwa tindakan
ini tidak disarankan, terutama saat Anda membuat mail server yang
sebenarnya di dunia kerja kelak.

Gambar 20. Mengisi alamat email postmaster / root

19
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

10. Di sini Anda diminta untuk menuliskan daftar domain yang dianggap
oleh server sebagai dirinya sendiri sehingga sebuah email yang
ditujukan ke alamat tersebut tidak perlu dikirim keluar. Pastikan
bahwa subdomain yang kita gunakan ada dalam daftar.

Gambar 21. Mengisi daftar alamat atau domain yang digunakan oleh mail server

11. Pada tahap ini ditanyai, apakah kita ingin menggunakan sinkronisasi
update. Sinkronisasi update sangat berguna jika suatu saat mail
server kita crash, namun di sisi lain juga memperlambat proses
pengiriman email kita. Kita pilih saja dulu No.

Gambar 22. Tawaran untuk menggunakan sinkronisasi update

12. Pada step ini Anda diminta untuk menentukan ke blok jaringan mana
mail server menyampaikan email-email yang dikirim pengguna. Jika
Anda ingin memperbolehkan mail server mengirim email ke alamat
manapun, berarti Anda perlu menambahkan alamat “[Link]/0”. Untuk
alasan keamanan, disarankan jangan menambahkan alamat tersebut.
Lebih baik jika Anda hanya menambahkan blok jaringan (subnet) yang
dipercaya saja seperti blok jaringan lokal (contoh: [Link]/24).

20
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Gambar 23. Menambahkan blok jaringan / subnet

13. Di sini kita ditanyai apakah kita ingin menggunakan procmail untuk
mengirimkan email lokal (server yang sama) atau tidak. Yang perlu
diperhatikan jika Anda ingin menggunakan procmail, sebaiknya Anda
mengisi form isian “postmaster mail recepient” (lihat gambar 20) agar
email yang ditujukan kepada postmaster dapat diterima oleh admin
yang benar. Di sini kita tidak perlu menggunakan procmail dulu. Kita
cukup menggunakan SMTP saja.

Gambar 24. Tawaran untuk menggunakan procmail

14. Berikutnya kita diminta untuk menentukan berapa size maksimal


maildir kita. Jika kita tidak ingin membatasinya, kita isikan saja “0”.

Gambar 25. Menentukan limit besarnya direktori maildir


21
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

15. Untuk local address, kita biarkan saja nilai default-nya.

Gambar 26. Menambahkan "address extensions"

16. Pada langkah berikutnya kita ditanyai, apakah kita ingin menggunakan
protokol ipv4, ipv6, atau keduanya. Karena kita masih menggunakan
IPv4, kita pilih saja opsi ipv4.

Gambar 27. Memilih protokol IP

17. Setelah selesai pengkonfigurasian ulang, kita perlu melakukan restart


pada software-software yang sudah kita instal.
#service postfix restart
#service courier-imap restart
#service courier-pop restart

22
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Gambar 28. Merestart service postfix dan courier

D. Menyiapkan user
1. Untuk melakukan simulasi pengiriman email antar user, kita minimal
memerlukan dua buah akun user. Untuk menambahkan user pada
debian dapat digunakan perintah “adduser” diikuti username baru.
#adduser shaum

Gambar 29. Membuat user shaum

23
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

2. Isilah data-data pribadi untuk user baru ini. Perhatikan contoh di


bawah.

Gambar 30. Mengisi data pribadi user shaum

3. Kemudian mari kita tambahkan lagi user baru kedua.


#adduser jawari

Kemudian isilah data diri user kedua. Perhatikan contoh di bawah ini.

Gambar 31. Membuat dan mengisi data pribadi user jawari

24
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

E. Melakukan pengujian mail server


1. Pengujian dilakukan menggunakan perintah telnet. Untuk mencoba
mengirim email, kita akan melakukan telnet ke port 25 yang
digunakan oleh SMTP dan untuk mengecek email, kita akan
melakukan telnet ke port 110 yang digunakan oleh POP3.
2. Pertama-tama kita melakukan telnet ke port 25 terlebih dahulu.
#telnet [Link] 25

Kemudian ketikkan “mail from: jawari”, tekan tombol enter. Artinya


kita ingin mencoba mengirim email dari user jawari.

Gambar 32. Melakukan telnet ke server pada port 25

3. Kemudian ketikkan “rcpt to: shaum”, kemudian tekan tombol enter.


Artinya, penerima email yang akan kita buat adalah user shaum.

Gambar 33. Menuliskan alamat penerima

25
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

4. Setelah itu, ketikkan perintah “data”, kemudian tekan enter. Artinya


kita siap akan memasukkan isi (content) email.

5. Ketiklah isi email sesuai keinginan Anda. Jika sudah selesai, jangan
lupa diakhiri dengan tanda titik (.) di paling bawah, lalu tekan tombol
enter.

Gambar 34. Mengakhiri content email dengan tanda titik (.)

6. Untuk keluar, ketikkan perintah “quit”.

Gambar 35. Mengakhiri koneksi ke SMTP


26
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

7. Selain perintah-perintah di atas, sebenarnya masih ada banyak


perintah-perintah lain yang dapat Anda gunakan saat melakukan
telnet ke port SMTP (lihat hal. 4).
8. Berikutnya, mari kita cek apakah email yang baru saja kita buat sudah
terkirim atau belum. Kali ini kita melakukan telnet ke port 110.

Gambar 36. Melakukan telnet ke port POP3


9. Di sini kita login sebagai user shaum sebagai penerima email tadi
(rcpt to: shaum). Ketikkan perintah “user shaum”, kemudian tekan
tombol enter.

Gambar 37. Memasukkan user shaum

10. Berikutnya ketikkan perintah “pass passwordnya_user_shaum”, tekan


tombol enter. Di sini password tidak disembunyikan.

Gambar 38. Berhasil login sebagai user shaum

Jika Anda mendapati konfirmasi “logged in”, berarti Anda sudah


berhasil login ke dalam mail server.
11. Untuk mengecek inbox user shaum, ketik perintah “stat”. Pada contoh
terlihat bahwa ada sebuah (1 buah) email yang ada di dalam inbox
user shaum.

27
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Gambar 39. Mengecek jumlah email yang ada di dalam inbox

12. Untuk membuka isi email tersebut, ketik perintah “retr 1”. Perintah
“retr” berarti retrieve dan angka 1 adalah nomor ID email.

Gambar 40. Membuka email yang ada di dalam inbox

13. Sama seperti pada protokol SMTP, perintah untuk keluar dari POP3
juga quit.

Gambar 41. Keluar dari protokol POP3

28
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

F. Menginstal antarmuka mail server


1. Agar user dipermudah dalam mengakses email mereka, maka kita
perlu menginstal interface sebagai media interaksi user dengan mail
server. Pada praktikum ini akan menggunakan squirrelmail yang
berbasis web. Selain squirrelmail sebenarnya masih terdapat software-
software lain yang fungsinya sama seperti RoundCubeMail dan lain-
lain.
#apt-get install squirrelmail

Gambar 42. Instalasi squirrelmail

Gambar 43. Instalasi squirrelmail selesai

29
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

2. Setelah itu, kita perlu membuat virtualhost menggunakan subdomain


[Link]. Virtualhost ini nantinya yang akan mengarahkan
request user ke squirrelmail.
#nano /etc/squirrelmail/[Link]

Gambar 44. Mengedit file konfigurasi squirrelmail

3. Carilah baris “user will prefer simple ...”. perhatikan gambar di bawah
ini.

Gambar 45. Mencari baris konfigurasi virtualhost untuk squirrelmail

4. Hilangkanlah tanda pagar di depan 4 baris sintak di bawah baris “user


will prefer”. Perhatikan gambar di bawah ini.

30
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Gambar 46. Menghilangkan tanda pagar di depan konfigurasi virtualhost squirrelmail

5. Agar file konfigurasi kita dibaca oleh apache2, maka kita harus meng-
include-kan file konfigurasi squirrelmail tadi ke dalam file konfigurasi
“/etc/apache2/[Link]” milik apache2.
#nano /etc/apache2/[Link]

6. Tambahkanlah baris berikut ke bagian paling bawah file konfigurasi


apache2.
Include “/etc/squirrelmail/[Link]”

Gambar 47. Meng-include-kan file konfigurasi squirrelmail

31
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

7. Simpan dan keluarlah dari file konfigurasi. Restart service apache2.


#service apache2 restart

G. Menguji coba antarmuka squirrelmail


1. Mari kita uji coba mail server melalui web browser pada client. Pada
Address Bar browser client, ketikkan [Link]

Gambar 48. Mencoba login ke dalam squirrelmail

Loginlah sebagai user shaum.


2. Berikut adalah tampilan saat Anda berhasil login. Di sana sudah
terlihat email yang kita kirim sebelumnya menggunakan user jawari.
Kliklah pada subject email untuk melihat isi email.

Gambar 49. Mengecek inbox email

3. Secara umum tampilan squirrelmail sama dengan tampilan email-


email yang gratis seperti gmail da yahoo. Untuk membalas email, klik
pada menu ‘Reply’.

Gambar 50. Melihat isi email


32
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

4. Buatlah isi email balasan terserah Anda. Jika sudah selesai, klik tombol
“Send”.

Gambar 51. Membalas email

5. Mari kita keluar dari akun shaum. Kita akan masuk ke akun jawari
untuk mengecek apakah email balasan kita sampai atau tidak. Klik
menu ‘Sign Out’.

Gambar 52. Logout dari squirrelmail

33
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

6. Untuk login kembali, klik pada menu “Click here ...” seperti pada
gambar di bawah.

Gambar 53. Berhasil logout dari squirrelmail

7. Loginlah sebagai user jawari.

Gambar 54. Login kembali sebagai


user jawari

8. Nah, di sana sudah terlihat email balasan dari user shaum. Bukalah
balasan email dari user shaum dengan mengklik subject email.

Gambar 55. Mengecek balasan email dari user shaum

9. Taraaa.... Congratulations ya. You have just finished installing and


configuring mail server.

34
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Gambar 56. Email balasan telah sampai

H. Menggunakan aplikasi email klien berbasis desktop – Ms. Outlook


(Pengayaan)
1. Pertama-tama, bukalah aplikasi Outlook terlebih dahulu.

Gambar 57. Mencari software outlook

35
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

2. Pada bagian awal wizard Ms. Outlook, klik tombol Next.

Gambar 58. Ms. Outlook Startup Wizard

3. Pada jendela berikutnya Anda akan ditanya, apakah Anda ingin


melakukan setup akun email Anda? Karena kita sebelumnya sudah
mempunyai akun, why not. Pilih Yes dan klik tombol Next.

Gambar 59. Melakukan setup akun email

36
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

4. Next, kita akan melakukan setup akun email kita. Perhatikan contoh di
bawah ini.

Gambar 60. Setup akun email

5. Ms. Outlook kemudian akan mencoba menghubungi mail server.


Tunggulah beberapa saat.

Gambar 61. Ms. Outlook mencoba menghubungi Mail Server

37
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

6. Jika Anda mendapat hasil seperti di bawah ini, klik saja tombol Next.

Gambar 62. Peringatan mengenai unencrypted connection

7. Setelah proses konfigurasi setting email selesai, tampilan wizard


Outlook menjadi seperti di bawah ini. Klik tombol Finish.

Gambar 63. Proses konfigurasi setting email selesai

38
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

8. Berikutnya Outlook akan mencoba mengunduh semua email dari akun


yang Anda masukkan dari mail server. Jika Anda mendapat Alert
seperti di bawah ini, klik tombol Install.

Gambar 64. Permintaan instalasi Outlook Addin


9. Taraa... Anda dapat mengakses email melalui Ms. Outlook.

Gambar 65. Berhasil membuka email melalui Outlook

10. Untuk membuat email baru, klik Icon “New E-mail”. Kemudian akan
muncul

39
Gambar 66. Mencoba membuat email baru
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

11. Buatlah email seperti biasanya Anda menulis email pada web mail
server (squirrelmail). Jika sudah selesai, klik tombol Send.

Gambar 67. Membuat email baru

I. Meningkatkan batasan kapasitas lampiran (Pengayaan)


1. Secara default, maksimal kapasitas file lampiran (attachment) pada
mail server adalah 2MB. Hal ini disebabkan oleh konfigurasi default
milik PHP5 yang membatasi maksimal kapasitas file untuk diupload
adalah 2MB.

Gambar 68. Kapasitas file lampiran

40
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

2. Untuk meningkatkan maksimal kapasitas file yang dapat diupload ini,


tentu saja kita harus berurusan dengan php5. File konfigurasi php5
yang harus kita edit berada di bawah direktori /etc/php5/apache2/
yang bernama [Link].

Gambar 69. Mengedit file konfigurasi [Link]

3. Lakukan pencarian sintak dengan menggunakan Ctrl + W. Ketikkan


kata pencarian “2M” sehingga ditemukanlah baris konfigurasi
“upload_max_filesize”. Perhatikan gambar di bawah ini.

Gambar 70. Mencari baris konfigurasi “upload_max_filesize”


41
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

4. Ubahlah parameter konfigurasi menjadi 10M seperti gambar di bawah


ini.

Gambar 71. Mengubah parameter konfigurasi

5. Lakukan lagi pencari sintak konfigurasi menggunakan kata pencarian


“post_max” sehingga ditemukanlah baris konfigurasi “post_max_size”.

Gambar 72. Mencari baris konfigurasi post_max_size

42
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

6. Ubahlah parameter konfigurasi menjadi 12M seperti pada gambar di


bawah ini. Lho, kok 12M pak? Kenapa tidak 10M sesuai kesepakatan
awal? Sebagai informasi awal, konfigurasi kedua ini digunakan untuk
membatasi maksimal besarnya sebuah post saat kita mensubmit
sebuah form pada php. Salah satu contoh kita mensubmit post adalah
mengirim email beserta lampirannya. Berarti, parameter konfigurasi
post_max_size harus bernilai > parameter upload_max_filesize, karena
di dalam sebuah post kemungkinan ada sebuah file attachment /
lampiran.

Gambar 73. Mengubah parameter konfigurasi post_max_size

7. Simpan file konfigurasi dan kemudian restart service apache2. Silakan


cek kembali apakah maksimal kapasitas file lampiran sudah berubah
sesuai keinginan atau belum.

43
Gambar 74. Mengecek kembali kapasitas maksimal lampiran
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

J. Menggunakan lebih dari satu domain (Pengayaan)


1. Di sini kita akan mencoba mengkonfigurasi server agar selain dapat
diakses dari domain [Link] via http, mail server juga dapat
diakses dari domain [Link] via https.
2. Pertama-tama, pastikan dulu bahwa kedua domain di atas sudah
terkonfigurasi dengan baik.

Gambar 75. Domain sudah terkonfigurasi

3. Berikutnya, kita perlu mengkonfigurasi ulang postfix.


#dpkg-reconfigure postfix

Pada bagian destinations, tambahkan domain [Link].

Gambar 76. Menambahkan domain tkj

44
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

4. Karena kita ingin menggunakan https, jangan lupa untuk file sertifikat
dulu.

Gambar 77. Membuat file sertifikat https

5. Jangan lupa juga untuk mengaktifkan ssl pada web server. Kemudian
restart service apache2.

Gambar 78. Mengaktifkan ssl pada apache2


45
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

6. Next, kita juga perlu menambahkan konfigurasi virtualhost untuk


domain tkj.

Gambar 79. Menambahkan virtualhost baru

Jangan lupa atur portnya menggunakan 443 karena protokol yang


ingin digunakan adalah https.
7. Restart service apache2.

Gambar 80. Me-restart service apache2

46
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

8. Cobalah untuk mengakses domain [Link] via https menggunakan


web browser.

Gambar 81. Mengakses domain tkj via https

Gambar 82. Login ke dalam mail server

47
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

9. Cobalah mengirim email ke alamat: akun_email@[Link]

Gambar 83. Mengirim email menggunakan domain baru

K. Disable akses user ke dalam system (Pengayaan)


1. Ketika Anda bermaksud ingin menguji postfix, Anda tentu saja
membuat user menggunakan perintah “adduser”. Nah,
permasalahannya adalah user yang kita buat itu tidak hanya
mempunyai akses ke mail server saja, namun juga mempunyai akses
ke dalam system secara langsung. Perhatikan gambar di bawah ini.

Gambar 84. Mensimulasikan login oleh user jawari

48
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

2. Sebagai antisipasi terhadap ancaman keamanan, lebih baik kita


disable akses tersebut.
3. Mari kita edit file /etc/passwd.

Gambar 85. Isi file /etc/passwd


Carilah baris yang memuat user shaum dan jawari.
4. Ubahlah alamat bash kedua user ke /bin/false. Akibat dari pengubahan
ini adalah setiap kali user login ke dalam system, ia akan logout
secara langsung.

Gambar 86. Mengubah alamat bash user


49
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

L. Perintah Dasar POP3 (Pengayaan)


1. Seperti yang dijelaskan pada bagian dasar teori bahwa terdapat
beberapa perintah dasar POP3 yang dapat kita gunakan. Kita telah
menggunakan sebagian perintah dasar ini pada saat melakukan
pengujian postfix.
2. Mari kita login ke mail server via pop3 terlebih dahulu.

Gambar 87. Login ke dalam mail server

3. Gunakan perintah “list” untuk melihat semua email yang ada di dalam
inbox.

Gambar 88. Melihat email yang ada di dalam inbox


50
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

4. Untuk menghapus salah satu email yang ada di dalam inbox, gunakan
perintah “dele” yang diikuti id email.

Gambar 89. Menghapus email

5. Untuk membuka email, gunakan perintah “retr” (retrieve) yang diikuti


id email yang ingin dibuka.

Gambar 90. Membuka email menggunakan perintah “retr”

51
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

6. Untuk keluar dari pop3, gunakan perintah “quit”.

Gambar 91. Keluar dari pop3

M. Menolak akses dari luar via telnet (Pengayaan)


1. Menolak akses dari luar ini sangat penting untuk mengantisipasi dari
penyalahgunaan server kita oleh spammer. Pada gambar di bawah
didemokan bagaimana caranya mengirim email tanpa perlu login.
Selain dapat dimanfaatkan oleh spammer, hal ini juga dapat
digunakan untuk keperluan penipuan.

Gambar 92. Mengirim email via telnet


52
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

2. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ubahlah parameter konfigurasi


inet_interfaces menjadi “loopback-only”. Pengubahan parameter ini
agar server hanya merespon permintaan dari local saja (loopback-
only) seperti permintaan yang dilakukan oleh squirrelmail.

Gambar 93. Mengubah parameter konfigurasi inet_interfaces

3. Restart service postfix.


4. Lakukan pengujian menggunakan telnet seperti pada gambar di
bawah ini.

Gambar 94. Akses ke mail server menggunakan telnet ditolak


53
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

5. Telnet ke mail server yang melalui domain akan ditolak sedangkan


telnet melalui alamat localhost diterima oleh server.

Gambar 95. Pengujian menggunakan telnet

N. Menentukan quota per-user (Pengayaan)


1. Ada beberapa cara yang digunakan untuk membatasi kapasitas email
seorang user. Cara pertama, yaitu dengan menggunakan aplikasi
tambahan “PostfixAdmin” yang juga memerlukan MySQL. Cara
pertama ini agak panjang dan membutuhkan kesabaran untuk
membuatnya. Cara kedua menggunakan aplikasi tambahan juga, yaitu
“quota”. Nah, aplikasi kedua inilah yang menurut penulis paling cocok
untuk digunakan oleh siswa SMK.
2. Referensi yang lebih lengkap mengenai aplikasi quota ini dapat Anda
temukan pada buku Sistem Operasi Jaringan Kelas XI Semester 2,
Kegiatan Belajar 8.
3. Sebenarnya aplikasi quota ini tidak digunakan untuk membatasi
kapasitas email seorang user secara langsung. Namun, aplikasi ini
digunakan untuk membatasi kapasitas home directory seorang user.
Ketika kita menambahkan seorang user menggunakan perintah
adduser, system tidak hanya membuat user-nya saja, tetapi system
juga membuat home directory, group user atas nama user tersebut,
memberikan user dan group id, dan lain-lain. Lho... trus apa

54
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

hubungannya mailbox seorang user dengan home directory?


Perhatikan gambar di bawah ini.

Gambar 96. Melihat isi directory masing-masing user

4. Dari gambar di atas dapat kita ketahui bahwa directory mailbox


(Maildir) masing-masing user ditempatkan di dalam directory masing-
masing user. Dengan demikian, ketika Anda membatasi kapasitas
home directory seorang user, Anda pun secara tidak langsung juga
membatasi kapasitas mailbox user tersebut. It's brilliant, right? :-D
5. Alright, mari kita lakukan instalasi software tersebut.
#apt-get install quota quotatool

6. Pertama-tama, kita buka dulu file /etc/fstab. Pada gambar di bawah


terlihat bahwa system hanya mempunyai dua partisi, yaitu /home
dan / dengan tipe ext4. Seperti yang sudah di bahas di atas bahwa
directory Maildir masing-masing user berada di dalam home directory,
jadi yang kita obok-obok di sini adalah partisi /home.

Gambar 97. Melihat isi file fstab

55
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

7. Tambahkan sytax “usrquota” dan “grpquota” setelah sytax default


pada baris partisi /home seperti pada gambar di bawah.

Gambar 98. Menambahkan syntax quota

8. Simpan file dan kemudian restart server.


9. Setelah login kembali, cek isi partisi /home, maka Anda akan
mendapati dua file baru, yaitu [Link] dan [Link].

Gambar 99. Mengecek isi directory /home

Pada kedua file inilah disimpan aturan quota untuk masing-masing


user. Kedua file tersebut tidak dapat diedit secara langsung.

56
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

10. Untuk mengedit file tesbut, gunakan perintah:


#edquota -u jawari

jawari merupakan username yang ingin diedit quotanya.


11. Jika Anda cermati, tampilan saat pengeditan quota ini berbentuk tabel.
Yang perlu kita ubah adalah bagian blocks, khususnya kolom soft dan
hard (Jangan mengubah parameter blocks-nya, yang diubah adalah
parameter soft dan hard pada bagian blocks). Seperti yang dapat
dilihat bahwa pengeditan ini juga menggunakan teks editor nano.

Gambar 100. Menentukan quota untuk user jawari

Pada gambar di atas terlihat bahwa ada dua macam quota, yaitu soft
quota dan hard quota. Pada gambar juga terlihat bahwa soft quota
nya diberikan parameter 18MB dan untuk hard quota adalah 20MB.
Nilai parameter soft quota harus selaludi bawah hard quota. Ketika
user melewati batas soft quota, maka user akan mendapatkan
warning, namun user masih bisa melakukan penambahan data ke
dalam home directory nya hingga mencapai parameter hard quota.
Ketika sudah mencapai hard quota, user tidak bisa melakukan
penambahan data lagi.
12. Simpan file, kemudian keluar.

57
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

13. Untuk mengecek konfigurasi quota, gunakan perintah:


#repquota -a

repquota berarti report quota.

Gambar 101. Melihat hasil konfigurasi quota

Pada bagian File limits sudah terlihat bahwa user jawari mempunyai
data dengan kapasitas 277KB, mendapatkan soft quota 18MB dan
hard quota 20MB.
14. Cobalah lakukan pengiriman email yang menggunakan attachment
atau lampiran, kemudian cek kapasitas home directory tersebut
menggunakan perintah du.
#du -sh /home/jawari/Maildir

Gambar 102. Mengecek kapasitas directory

15. Lakukan pengiriman berulang-ulang agar kapasitas home directory


user melewati batas soft limit dan hard limit, kemudian amati proses
pengiriman email selanjutnya.

58
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

16. Kita juga dapat menduplikasi konfigurasi quota pada user jawari ke
user shaum menggunakan perintah edquota.

Gambar 103. Menduplikasi konfigurasi quota menggunakan edquota

O. Menginstal RoundCube
1. RoundCube merupakan interface yang digunakan untuk mengakses
email dari mail server. Aplikasi ini sama fungsinya dengan
squirrelmail. Sebelum menginstal roundcube, pastikan dulu pada
server sudah terinstal postfix dan courier sudah terkonfigurasi dengan
benar. Selain itu, diperlukan juga web server, database mysql, dan
php5.
2. Tanpa banyak basa-basi, mari kita langsung instal aplikasinya.
#apt-get install roundcube

59
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Gambar 104. Menginstal roundcube

3. Sama seperti saat menginstal phpmyadmin, pada proses instalasi


roundcube ada juga tawaran untuk mengkonfigurasi database
menggunakan dbconfig-common. Pilih saja Yes.

Gambar 105. Konfigurasi database menggunakan dbconfig-common

60
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

4. Kemudian Anda juga akan ditanya, database mana yang akan


digunakan untuk menyimpan data-data milik roundcube. Pilih
database mysql, kemudian pilih OK.

Gambar 106. Memilih engine database yang digunakan

5. Masukkan password dataabase mysql Anda di bagian ini.

Gambar 107. Memasukkan password mysql

61
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

6. Proses instalasi akan membuat sebuah database yang nantinya akan


digunakan oleh roundcube. Masukkanlah password untuk database
baru tersebut di sini.

Gambar 108. Membuat password untuk database baru

7. Berikutnya adalah konfirmasi password yang sama.

Gambar 109. Konfirmasi password


8. Tunggulah proses instalasi hingga selesai.
9. Setelah proses instalasi selesai, kita perlu merekonfigurasi beberapa
hal terlebih dahulu sebelum roundcube dapat digunakan.
#dpkg-reconfigure roundcube-core

62
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

10. Pertama-tama, Anda akan ditanya alamat dari IMAP Server. Masukkan
domain milik mail server Anda.

Gambar 110. Memasukkan alamat mail server

11. Lalu Anda diminta memilih bahasa yang akan digunakan oleh
roundcube.

Gambar 111. Memilih bahasa


63
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

12. Pada step ini Anda akan ditanya, apakah database roundcube perlu
diinstal kembali. Karena tujuan awal kita hanya ingin merekonfigurasi
saja, jadi databasenya tidak perlu diinstal ulang.

Gambar 112. Tawaran untuk menginstal kembali database roundcube

13. Proses instalasi ini dapat mengkonfigurasi web server secara otomatis,
dan konfigurasi otomatis ini hanya mendukung dua macam web
server, yaitu apache2 dan lighttpd. Beri tanda web server yang
terinstal pada server Anda kemudian pilih OK.

Gambar 113. Memilih web server untuk dikonfigurasi secara manual


64
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

14. Step terakhir, Anda ditawari apakah web servernya direstart sekarang
(agar konfigurasi diload). Well, it depends. Jika web server Anda
adalah web server yang sudah menangani banyak client, tentu saja
Anda tidak ingin sembarang dalam merestart web server.

Gambar 114. Merestart web server

15. Setelah web server direstart, kita perlu membuat shortcut (link) dari
direktori roundcube ke dalam /var/www.
#ln -s /usr/share/roundcube/ /var/www/roundcube

16. Nah, sekarang akseslah alamat IMAP Server/roundcube dan taraa...


roundcube sudah siap digunakan. Cobalah untuk login ke dalam
roundcube.

Gambar 115. Login ke dalam roundcube

65
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

17. Beginilah tampilan depan roundcube. Cobalah untuk mengirim email


dari satu akun ke akun yang lain, kemudian balas email tersebut.
Cobalah juga untuk menambahkan attachment ke dalam email Anda.

Gambar 116. Tampilan depan roundcube

An ounce of patience is worth a pound of brains – Deutsch Proverb

TUGAS
Buatlah tutorial langkah-langkah konfigurasi SSH Server baik dalam
bentuk video ataupun dalam bentuk dokumen yang disertai penjelasan!

DAFTAR PUSTAKA
Hafidh. 2011. Postfix, Courier-imap, Squirrelmail installation.
[Link]
squirrelmail-installation/. Diakses pada tanggal 17 April 2014.
Hakim, Zainal. 2012. Apa itu web server, email server, database server.
[Link]
server-database- [Link]. Diakses pada tanggal 17 April 2014.

66
MENGADMINISTRASI LAYANAN JARINGAN PPPPTK BBL MEDAN
PADA SERVER TINGKAT LANJUT PB SMKN 2 BANJARBARU

INSTALASI DAN KONFIGURASI MAIL SERVER

Johan. 2010. Perbedaan POP3, IMAP & SMTP.


[Link] pop3-imap-smtp/.
Diakses pada tanggal 17 April 2014.
Putra, David. 2012. Apa itu Mail Server?.
[Link]
Diakses pada tanggal 17 April 2014.
Natarajan, Ramesh. 2010. 5 Steps to Setup User and Group Disk Quota on
UNIX / Linux. [Link]
Diakses pada tanggal 27 Januari 2015 pukul 15:25.
Siyamta. 2013. Administrasi Server Untuk SMK/MAK Kelas XI Semester 2.
PPPPTK BOE. Malang.
Supriyanto. 2013. Sistem Operasi Jaringan Untuk SMK/MAK Kelas XI
Semester 2. PPPPTK BOE. Malang.

67

Anda mungkin juga menyukai