Pengantar Akuntansi Sewa dan Aset
Pengantar Akuntansi Sewa dan Aset
Referensi
• Intermediate Accounting - IFRS Edition,
Kieso & Weygandt. John Wiley & Sons. IFRS 3rd Ed, 2018
• PSAK 73 “Sewa”
• IFRS 16 “Leases”
• Issues dalam Praktek
Djoemarma Bede, S.E.,MBA.,Ak
21-1
LEASING ENVIRONMENT
• Pengertian leasing menurut hukum Indonesia – Perpres RI No.9 Tahun 2009 :
“Sewa Guna Usaha (Leasing) adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk
penyediaan barang modal baik secara Sewa Guna Usaha dengan hak opsi
(Finance Lease) maupun Sewa Guna Usaha tanpa hak opsi (Operating
Lease) untuk digunakan oleh Penyewa Guna Usaha (Lessee) selama jangka
waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara angsuran”
" Hak opsi (finance lease)
" Tanpa hak opsi (operating lease)
21-2
LEASING ENVIRONMENT
• Aktivitas leasing dimulai di Amerika pada 1800an dengan objek kereta api.
• Lembaga leasing di Indonesia mulai ada tahun 1974 dan berkembang pesat
pada 1980an
• Leasing (bukan rental) adalah bentuk pembiayaan bisnis sebagai alternatif
dari pembiayaan tradisional yaitu kredit perbankan.
• Advantages
• Lebih fleksibel – pembiayaan dapat sampai 100%, sale & leaseback etc
• Persyaratan lebih ringan
• Biaya lebih murah
21-3
KONSEP YANG MELANDASI AKUNTANSI SEWA
21-4 4
DEFINISI – PSAK 73/IFRS 16
• aset spesifik
• dapat diidentifikasi
21-5
POKOK PENGATURAN – PSAK 73/IFRS 16
21-6
21-7
PENGAKUAN
Seluruh aset sewa dan liabilitas sewa harus dicatat dalam laporan
posisi keuangan.
• Dapat dikecualikan untuk:
" sewa jangka-pendek, atau diakui sebagai beban sewa
" sewa yang aset pendasarnya dengan dasar garis lurus atau
bernilai rendah sistematik lain
21-8
m PSAK 73 pada
PENGECUALIAN PENGAKUAN
21-9
MENGIDENTIFIKASI SEWA
Kriteria :
# Ditetapkan secara eksplisit atau implisit dalam kontrak
$ misal adanya nomor serial yang ditetapkan
# Pemasok tidak memiliki hak substitusi yang substantif
$ misal tidak ada aset alternatif yang tersedia atau manfaat menggantinya
tidak sebanding dengan biaya
# Secara fisik dapat diidentifikasi.
$ misal lantai dari suatu gedung.
21-11
ASET IDENTIFIKASIAN
Contoh :
Kontrak antara PT A dan PT X untuk 5 unit Kontrak mengandung sewa – PT A
kendaraan direksi dengan syarat2 sbb : menerapkan PSAK 73
• Merk Toyota Harrier 4th Generation 2020 • Ada aset identifikasian
matic, 4WD (MXUA85) • PT A memiliki hak menggunakan
• Jangka waktu 2 tahun noncancellable & kendaraan tanpa pembatasan selama
dapat diperpanjang 1 tahun. masa sewa
• PT A membayar Rp450 juta/bulan • Waktu lebih dari 12 bulan
• PT A dapat menggunakan kendaraan • PT X tidak memiliki hak substitusi
sesuai dengan keinginannya tanpa ada (mengganti) dengan tipe kendaraan
pembatasan jarak dan penggunaannya. lain
• PT X tidak dapat mengganti dengan tipe • Dr. Aset hak guna/Right-of-use assets
kendaraan lain. Cr. Liabilitas sewa/Lease liability
Cr. Kas/Cash
21-12
MEMISAHKAN KOMPONEN KONTRAK
KOMPONEN KONTRAK
SEWA JASA
PELANGGAN PEMASOK
Jika suatu kontrak sewa mengandung komponen nonsewa (misal jasa), maka
penyewa :
• Memisahkan komponen sewa dan nonsewa;
• Mengalokasikan imbalan dengan menggunakan harga tersendiri relatif;
• Jika harga tersendiri tidak tersedia, penyewa mengestimasi dengan
memaksimalkan penggunaan informasi yang dapat diobservasi.
21-13
MEMISAHKAN KOMPONEN KONTRAK
Contoh :
Kontrak antara PT A dan PT X untuk 5 unit
kendaraan direksi dengan syarat sbb :
Kontrak mengandung sewa dan jasa
• Merk Toyota Harrier 4th Generation 2020
• Harga harus dialokasikan untuk
matic, 4WD (MXUA85)
sewa dan jasa
• Jangka waktu 2 tahun noncancellable &
• Jika harga sewa saja Rp450 juta
dapat diperpanjang 1 tahun
maka jasa Rp50 juta.
• PT A membayar Rp500 juta/bulan
• PSAK 73 untuk sewa
• PT A dapat menggunakan kendaraan
• Beban untuk pemeliharaan (pesewa
sesuai dengan keinginannya tanpa ada menerapkan PSAK 72)
pembatasan jarak dan penggunaannya.
• Dr. Right-of-use assets
• PT X menanggung biaya pemeliharaan dan Dr. Expense
sopirnya & mengganti kendaraan hanya Cr. Lease liability
ketika dilakukan pemeliharaan. Cr. Cash
21-14
MASA SEWA
Entitas menentukan masa sewa sebagai periode sewa yang tidak dapat
dibatalkan (noncancelable), dan juga:
a) periode yang dicakup oleh opsi Contoh kasus dimuka, jika PT A
untuk memperpanjang sewa jika merasa pasti akan memperpanjang 1
penyewa cukup pasti untuk tahun (mengeksekusi opsi) maka
mengeksekusi opsi tersebut; dan masa sewa adalah 2 + 1 = 3.
21-15
MASA SEWA
Non-cancellable period
+
opsi untuk memperpanjang sewa jika
Masa Sewa = penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi
opsi tersebut
+
opsi untuk menghentikan sewa jika
penyewa cukup pasti untuk tidak
mengeksekusi opsi tersebut
21-16
PENGUKURAN SEWA
Liabilitas sewa
+
Pembayaran sewa dimuka
+
Biaya Perolehan
Aset Hak Guna = Biaya langsung awal
+
Estimasi biaya
pembongkaran dan restorasi
-
Insentif sewa
21-18
PENGUKURAN AWAL – LIABILITAS SEWA
Ivanhoe computes the lease liability and the amount capitalized as a right-of-use
asset as follows:
Payment € 20,711.11
Present value factor (i=4%,n=5) x 4.62990 Present value of an annuity due of 1
Ivanhoe uses CNH's implicit interest rate of 4 percent instead of its incremental
borrowing rate of 5 percent because it is known to Ivanhoe.
21-21
PENGUKURAN AWAL
Ivanhoe records the finance lease on its books on January 1, 2019, as:
21-22
PENGUKURAN SELANJUTNYA
Model biaya :
• Sesuai PSAK 16 Aset Tetap
• Periode penyusutan yang lebih pendek antara
Aset Hak Guna masa sewa dan masa manfaat (kecuali ada opsi beli)
• Penurunan nilai sesuai PSAK 48
Model revaluasian :
• Sesuai PSAK 16
21-23
SKEDUL AMORTISASI SEWA – ANNUITY DUE
21-24
ENTRIES PADA TANGGAL PELAPORAN
Entry to record accrued interest and depreciation expense at Dec. 31, 2019.
21-25 LO 2
PENYAJIAN PADA TANGGAL PELAPORAN
21-26
PENYAJIAN PADA TANGGAL PELAPORAN
Aset Tidak Lancar
76,712.28
Aset hak-guna – net (95,890.35 - 19,178.07)
Liabilitas Jangka Pendek
Laporan posisi Liabilitas sewa yang akan jatuh tempo 17,703.94
keuangan Bunga ymh dibayar 3,007.17
Beban
Laporan laba rugi Beban bunga – sewa 3,007.17
Penyusutan – aset hak guna 19,178.07
21-27
PENGUNGKAPAN
21-28
ENTRIES PADA TANGGAL PEMBAYARAN
Entry to reverse and record second lease payment due at Jan. 1, 2020.
Reversing entry :
Bunga ymh dibayar / Accured interest 3,007.17
Beban bunga / Interest expense 3,007.17
Payment due :
Liabilitas sewa / Lease liability 17,703.94
Beban bunga / Interest expense 3,007.17
Kas / Cash 20,711.11
21-29
EXPECTED RESIDUAL VALUE < GUARANTEED RESIDUAL VALUE
Assume in the earlier CNH/Ivanhoe example that it is probable that the residual value will
be €3,000 instead of the guaranteed amount of €5,000. If Ivanhoe estimates the residual
value of the backhoe at the end of the lease to be €3,000, Ivanhoe includes €2,000 as an
additional lease payment in determining the lease liability and right-of-use asset.
Payment € 20,711.11
Present value of an
Present value factor (i=4%,n=5) x 4.62990 annuity due of 1
PV of lease payments € 95,890.35
Probable residual value € 2,000,00 Present value of
PV factor (i=4,n=5) x .82193 a single sum
PV of probable residual value 1,643.86
Lease liability/right-of-use asset € 97,534.21
21-30
EXPECTED RESIDUAL VALUE < GUARANTEED RESIDUAL VALUE
Ivanhoe records the finance lease on its books on January 1, 2019, as:
21-31
EXPECTED RESIDUAL VALUE < GUARANTEED RESIDUAL VALUE
21-32
OTHER ISSUES
21-33
21-34
CLASSIFICATION OF LEASES BY THE LESSOR
SEWA PEMBIAYAAN
YA
mengalihkan
secara
INCEPTION Classification substantial
DATE Test risiko
dan
manfaat ?
TIDAK
SEWA OPERASI
21-35
CLASSIFICATION TEST
1. Must be non-
FINANCE cancelable, and
LEASE 2. Meet at least one
of the five tests
OPERATING
LEASE
21-36
PENGUKURAN AWAL
Pada tanggal permulaan kontrak, pesewa (lessor) mengakui piutang sewa pembiayaan
(lease receivable) dan mengkredit aset yang disewakan (aset pendasar) sebesar
investasi neto sewa aset yang disewakan, yaitu nilai kini pembayaran sewa yang belum
dibayar oleh pesewa ditambah nilai kini dari nilai residu aset yang tidak dijamin
Nilai Kini
Piutang Sewa Investasi Nilai Kini
Pembiayaan = Neto Sewa = Pembayaran + Nilai Residu
Sewa
21-37
PENGUKURAN AWAL
Illustration: CNH Financial Services Corp. and Ivanhoe Construction sign a lease agreement dated
January 1, 2019, that calls for CNH to lease a backhoe to Ivanhoe beginning January 1, 2019. The
terms and provisions of the lease agreement, and other pertinent data, are as follows.
• The term of the lease is five years. The lease agreement is non-cancelable, requiring equal rental
payments at the beginning of each year (annuity-due basis).
• The backhoe has a fair value at the commencement of the lease of €100,000, an estimated
economic life of five years, and a guaranteed residual value of €5,000 (which is less than the
expected residual value of the backhoe at the end of the lease). Further, assume the underlying
asset (the backhoe) has an €85,000 cost to the dealer, CNH.
• The lease contains no renewal options. The backhoe reverts to CNH at the termination of the
lease.
• Collectibility of payments by CNH is probable.
• CNH sets the annual rental payment to earn a rate of return of 4 percent per year (implicit rate)
on its investment.
21-38
PENGUKURAN AWAL
Classification test :
• Kontrak non-cancelable, dan
• Nilai kini pembayaran sewa (€100,000) sama Finance lease
dengan nilai wajar (atau investasi neto) aset
pendasar (backhoe).
Present value of a
single sum
Present value of an
annuity due of 1
21-39
PENGUKURAN AWAL
Perhitungan Piutang Sewa
21-40
PENGUKURAN AWAL
21-41
PENGUKURAN AWAL
21-42
SKEDUL AMORTISASI SEWA – ANNUITY DUE
21-43
ENTRIES PADA TANGGAL PELAPORAN
Mereklasifikasi bagian piutang sewa yang akan jatuh tempo pada 1 jan :
21-44
PENYAJIAN PADA TANGGAL PELAPORAN
Sales-type (Dealer)
Aset Lancar
Piutang sewa pembiayaan – bagian lancar 17,539.55
Laporan posisi Piutang bunga 3,171.56
keuangan
Aset Tidak Lancar
Piutang sewa pembiayaan 61,479.34
Penjualan 100,000.00
Beban pokok penjualan 85,000.00
Laporan laba rugi
Pendapatan keuangan
Pendapatan bunga – sewa pembiayaan 3,171.56
21-45
PENYAJIAN PADA TANGGAL PELAPORAN
Direct Finance
Aset Lancar
Piutang sewa – bagian lancar 17,539.55
Laporan posisi Piutang bunga 3,171.56
keuangan
Aset Tidak Lancar
Piutang sewa 61,479.34
Pendapatan
Laporan laba rugi Pendapatan bunga – sewa pembiayaan 3,171.56
21-46
MASA SEWA BERAKHIR
Ketika aset sewa dikembalikan pada akhir masa sewa 1 Januari 2024 :
21-47
GUARANTEED VS UNGUARANTED RESIDUAL VALUE
% Baik pendapatan penjualan maupun harga pokok penjualan dikurangi dengan nilai
sekarang dari nilai sisa yang tidak dijamin.
% Laba kotor yang dihitung akan tetap sama dengan nilai residu yang dijamin
21-48
GUARANTEED VS UNGUARANTED RESIDUAL VALUE
E4,109.65 is
present value of the
unguaranteed
residual value
21-49
21-50
GUARANTEED VS
UNGUARANTED RESIDUAL VALUE
bunga
termasuk
21-51
TRANSAKSI JUAL DAN SEWA BALIK
mengalihkan aset
PENJUAL - PENYEWA PEMBELI - PESEWA
menyewa aset
21-52
TRANSAKSI JUAL DAN SEWA BALIK
21-53
TRANSAKSI JUAL DAN SEWA BALIK
Accounting Issue
If control has passed from seller to buyer, If control has not passed from seller to
then a sale has occurred. buyer, the transaction is recorded as a
• Recognize gain or loss financing (“failed sale”).
• Derecognizing the underlying asset
• Accounts for the leaseback in accordance
Sales-type or direct financing
with lease accounting guidance
21-54
TRANSAKSI JUAL DAN SEWA BALIK
Assume Stora Enso (FIN) sells one of its buildings having a carrying value of €580,000
(cost €800,000 less accum. depreciation €220,000) to Deutsche Bank (DEU) for
€623,110. It then leases the building back for €50,000 a year, for eight of the building’s 15
years of remaining economic life. The present value of these lease payments is equal to
€310,000, such that the lease is classified as an operating lease by Deutsche Bank.
21-55
TRANSAKSI JUAL DAN SEWA BALIK
Latihan :
Cari kasus lengkap di Kieso dimana transaksi diakui sebagai finance lease dan
financing (pembiayaan) saja.
TERIMA KASIH
21-56
21-57